gold, emas, XAU/USD

Harga Emas Lanjutkan Penguatan

Harga Emas terus melanjutkan penguatannya dengan mencapai level tertinggi 3 bulan pada hari Senin, menegaskan kembali dirinya sebagai nilai lindung pilihan terhadap ketegangan geopolitik, jatuhnya pasar ekuitas dan ketidakpastian makro global.

Dalam beberapa bulan terakhir, emas selalu jatuh terhadap dolar karena dolar AS mendapat manfaat dari kebijakan Federal Reserve mengenai rencana suku bunga yang lebih tinggi dalam waktu lama.

Namun setelah kenaikan suku bunga ketiga Fed pada bulan September dan nada yang semakin hawkish ditambah imbal hasil obligasi AS melonjak justru membawa kekhawatiran akan adanya perlambatan ekonomi global, mengubah dolar menjadi keuntungan emas.

Tren penguatan berlanjut pada hari Senin dengan emas berjangkadi bursa AS COMEX dengan kenaikan 0.7%, di $ 1,230.30 per ounce. Puncak untuk hari itu adalah tertinggi sejak 15 Juli di $ 1,236.90.

Indeks dollar, sebuah ukuran greenback terhadap enam mata uang utama, merosot setelah data penjualan ritel AS untuk September meleset dari ekspektasi para ekonom. Meningkatnya ketegangan antara kekuatan Barat dan Arab Saudi atas lenyapnya jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, menambah keunggulan safe haven emas.

“Ada banyak faktor saat ini yang memicu rally emas, risiko geopolitik yang signifikan, suku bunga yang lebih tinggi dan harga minyak, tetapi menurut saya faktor yang paling signifikan adalah pasar ekuitas yang lebih lemah,” kata Walter Pehowich, wakil presiden eksekutif di Dillon Gage Metals.

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.