Dollar Terkoreksi Tunggu Keputusan The Fed

Dolar mengambil nafas dengan terkoreksi tipis pada hari Rabu, karena investor sedang menilai apakah Federal Reserve akan berakselerasi dengan membuat kebijakan peningkatan suku bunga AS sesuai dengan janji kampanye belanja fiskal dari Presiden terpilih Donald Trump.

Dalam pertemuan kebijakan berakhir pada hari ini, the Fed berpotensi akan menaikkan target suku bunga sebesar 0,25 persentase poin menjadi 0,50-0,75 persen, yang merupakan kebijakan kenaikan suku bunga sejak krisis keuangan di 2007-08.

“Pasar berpikir kenaikan suku bunga adalah sesuatu yang pasti sehingga fokusnya adalah pada prospek ekonomi tahun depan. Pasar berpikir the Fed akan mempertahankan proyeksi sebelumnya untuk menaikkan suku bunga sebanyak dua kali dalam setahun.

Indeks dolar terlihat stabil di sekitar 101.05 di awal perdagangan Asia, setelah tergelincir dari 101,78 pada Senin pagi.

Euro diperdagangkan sedikit berubah pada $ 1,0628, yang merupakan level terendah satu minggu.

Terhadap yen, dolar diperdagangkan pada kisaran 115,20 ¥, terkoreksi dari level tertinggi pada hari Senin di ¥ 116,12.

Beberapa trader yang ingin mengambil keuntungan dari reli besar-besaran dolar sekitar 10 persen terhadap yen sejak pemilihan AS.

Harapan bahwa Trump akan memotong pajak, meningkatkan pengeluaran fiskal dan menaikkan pertumbuhan AS dalam jangka pendek telah mengangkat imbal hasil obligasim harga saham AS dan membuat dolar lebih menarik.