Dollar Tergelincir Jelang Pertemuan The Fed dan BOJ

Dollar jatuh dari level tertinggi dua minggu pada perdagangan hari Senin, dengan harga minyak yang lebih kuat menjelang pertemuan kebijakan bank sentral di Jepang dan Amerika Serikat.

Mata uang komoditas termasuk Kanada, Australia dan Selandia Baru semuanya naik setengah persen lebih tinggi pada awal perdagangan di Eropa ditengah spekulasi kontrol produksi OPEC memicu kenaikan minyak mentah 1.5 persen.

Euro, yen dan dolar bergerak terbatas, dengan investor melirik peluang dari dirilisnya kebijakan Bank of Japan dan pernyataan Federal Reserve. Ekspektasi kenaikan suku AS minggu ini sedikit menguap, mendorong dolar lebih rendah

Indeks dolar, yang mengukur terhadap enam mata uang utama, turun 0.2 persen menjadi 95.888. Kenaikan Jumat adalah gain harian terbesar dolar sejak akhir Juni. Euro berada datar di $ 1.1159.

Bank of Japan akan melakukan kajian komprehensif dari kerangka kebijakan saat ini yang menggabungkan suku bunga negatif dengan program pembelian aset besar-besaran.

Satoshi Okagawa, analis senior pasar global untuk Sumitomo Mitsui Banking Corporation di Singapura, mengatakan bahwa kejutan BOJ dengan mengadopsi beberapa bentuk kebijakan pelonggaran radikal, yen mungkin akan menguat. Kecuali mereka mengatakan bahwa mereka akan membeli obligasi asing atau sesuatu seperti itu, yen mungkin akan naik, katanya.