dollar, USD

Dollar Menghapus Pelemahan Setelah Data

US Dolar memangkas kerugian terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis, namun tetap di bawah tekanan setelah rilis laporan ekonomi A.S. yang suram dan karena ketegangan geopolitik di seluruh dunia terus berlanjut.

Departemen Tenaga Kerja A.S. mengatakan klaim pengangguran awal meningkat sebesar 10.000 dalam pekan yang berakhir 15 April menjadi 244.000 dari jumlah minggu sebelumnya yang berjumlah 234.000. Analis memperkirakan klaim pengangguran naik 8.000 menjadi 242.000 minggu lalu.

Selain itu, Federal Reserve Bank of Philadelphia mengatakan indeks manufaktur turun menjadi 22,0 bulan ini dari pembacaan bulan Maret terhadap 32,8. Analis memperkirakan indeks akan turun menjadi 25,0.

Sementara itu, sentimen pada greenback tetap rentan setelah Sekretaris Negara Rex Tillerson mengatakan pada hari Rabu bahwa AS sedang mencari cara untuk menekan Korea Utara mengenai program nuklirnya.

Komentar tersebut muncul setelah media pemerintah Korea Utara memperingatkan orang Amerika akan sebuah “serangan pendahuluan yang sangat hebat” dan mengatakan jangan “mainkan dengan kita”.

Secara terpisah, Wakil Perdana Menteri Taro Aso, yang mengepalai Jepang untuk dialog ekonomi bilateral yang baru dibuat dengan A.S., mengatakan pada hari Rabu bahwa Jepang memiliki sedikit ruang untuk berkompromi dengan Washington di bawah kesepakatan perdagangan bilateral.

Pelaku pasar juga memusatkan perhatian pada pemilihan presiden Prancis yang akan datang, dengan pemilihan putaran pertama dijadwalkan pada hari Minggu tanggal 23 April.

Jajak pendapat terbaru di Prancis menunjukkan bahwa kandidat Centrist Emmanuel Macron masih memimpin, meski hasil pemungutan suara hari Minggu masih terlalu dekat untuk ditelepon.