Dollar AS Menguat Menjelang Pertemuan The Fed

Dollar AS naik lebih tinggi terhadap mata uang utama pada hari Kamis karena investor mengalihkan perhatian mereka ke pengumuman kebijakan moneter dari Federal Reserve, sementara pound tetap mendapatkan dukungan di atas level 1,30 seiring optimisme Brexit.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0.18% menjadi 95.98. Dollar AS kembali menguat setelah sempat melemah di sesi sebelumnya karena hasil pemilihan sela AS yang tampaknya cenderung secara signifikan mengurangi agenda legislatif Presiden Donald Trump.

Greenback telah menguat secara luas tahun ini, didorong oleh ekonomi domestik yang kuat, meningkatnya suku bunga dan dampak kebijakan fiskal AS. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada hari Kamis, dengan kenaikan suku bunga berikutnya yang diharapkan pada bulan Desember, tetapi pandangannya tentang prospek ekonomi AS yang ditunggu oleh pasar.

Dolar terdorong lebih tinggi terhadap yen, dengan USD / JPY naik 0.14% menjadi 113.68. Euro sedikit berubah terhadap greenback, dengan EUR / USD berada pada 1.1432.

Di zona euro, data menunjukkan bahwa ekspor Jerman turun 0.8% pada bulan September, yang merupakan penurunan terbesar sejak Februari. Laporan itu menambahkan kekhawatiran bahwa ekonomi terbesar di kawasan euro sedang dilanda ketegangan perdagangan global.

Permintaan pound terus bertambah seiring dengan ekspektasi adanya kesepakatan Brexit antara Uni Eropa dan Inggris, dengan GBP / USD terakhir di 1.3135. Pound berada di tertinggi lima bulan terhadap euro, dengan EUR / GBP di 0.8701.

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.