Dolar Tertatih-Tatih

Dolar tertatih-tatih dan berada di posisi terendah terhadap mata uang utama pada hari Selasa ketika pada hari sebelumnya menerima kekalahan. Mata uang AS tetap goyah dengan banyak tekanan dari “perdagangan Trump” yang sekarang hilang.

Dollar telah mengalami tekanan karena pelaku pasar melihat prospek pengeluaran fiskal AS dari Presiden Donald Trump secara signifikan telah berkurang karena kegagalan untuk meloloskan RUU reformasi kesehatan.

Dolar tetap berada pada bias downside ketika harapan pemerintahan Trump akan dapat memberikan pada reformasi pajak dan belanja infrastruktur menjadi surut.

Indeks dolar naik sebanyak 0,1 persen terhadap sekeranjang mata uang utama pada kisaran 99,249 setelah sempat jatuh ke 98,858 pada sesi sebelumnya.

Dolar naik 0,1 persen di kisaran 110,800 terhadap yen. Sedangkan, Euro berada di level yang lebih rendah pada kisaran $ 1,0861 terhadap dollar.

Poundsterling stabil di kisaran $ 1,2559 setelah melonjak hampir satu persen ke level delapan minggu tertinggi $ 1,2615 karena dolar melemah.

Dolar Australia dan Selandia Baru naik sebanyak 0,1 persen menjadi $ 0,7627 dan $ 0,7047.