dollar, USD

Dolar Memperpanjang Pelemahannya

Dolar memperpanjang pelemahannya terhadap mata uang utama lainnya dalam perdagangan yang tenang pada hari Jumat. Risalah rapat kebijakan terbaru Federal Reserve terus meredam permintaan untuk greenback.

Volume perdagangan diperkirakan akan tetap tipis dikarenakan pasar AS hanya buka setengah hari pada hari Jumat setelah liburan Thanksgiving pada hari Kamis.

Greenback berada di bawah tekanan jual yang luas setelah risalah pertemuan terakhir Fed yang menunjukkan bahwa beberapa pembuat kebijakan tetap prihatin atas inflasi yang terus-menerus rendah.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa the Fed mengharapkan untuk menaikkan suku bunga dalam “jangka pendek”, menambah ekspektasi kenaikan suku bunga Desember.

Namun, bank sentral menambahkan bahwa data ekonomi akan menentukan waktu kenaikan suku bunga di masa depan, yang berarti kenaikan diperkirakan terjadi pada 2018.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,13% 92,92.

EUR / USD naik sebanyak 0,24% menjadi 1,1878, sementara GBP / USD naik tipis 0,10% diperdagangkan pada kisaran 1,3323.

Lembaga riset Ifo Jerman melaporkan bahwa Indeks Iklim Bisnis naik menjadi 117,5 pada bulan ini dibanding data bulan Oktober di 116,7.

Di tempat lain, yen tetap melemah terhadap USD / JPY yang naik 0,10% pada kisaran 111,31, sementara USD / CHF turun 0,08% menjadi 0,9811.