Dolar AS Naik Terhadap Yen, Euro, Pound

Di tengah perdagangan yang tipis pekan ini menjelang liburan Tahun Baru, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama naik 0.1% di 103.12, tidak jauh dari puncak tertinggi 14-tahun minggu lalu di level 103.62.

Terhadap yen, dollar naik 0.2% pada 117.63, merangkak kembali mendekati level tertinggi 10-1/2 bulan di 118.65 minggu lalu. Sementara itu, euro merosot 0.1% ke terhadap greenback di 1.0445, tidak jauh dari terendah 13 tahun minggu lalu di 1.0352. Di tempat lain, pound Inggris turun 0.1% ke 1.2255 terhadap dollar, mendekati level terendah tujuh minggu 1.2229 yang disentuh akhir pekan lalu, di tengah ketidakpastian atas proses dimana Inggris akan meninggalkan Uni Eropa.

Greenback tetap didukung dengan baik setelah data hari sebelumnya yang menunjukkan kepercayaan konsumen AS mencapai level tertinggi dalam lebih dari 15 tahun pada bulan Desember. Data tersebut membantu menggarisbawahi harapan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada kecepatan yang lebih di tahun depan.

Sejak pemilu AS pada awal November, dollar telah menguat hampir 6% berkat harapan pertumbuhan AS yang lebih tinggi dan kenaikan suku bunga yang lebih cepat di bawah presiden yang baru Donald Trump.

Saat ini pasar menunggu The National Association of Realtors untuk merilis data pending home sales untuk bulan November. Laporan ini diharapkan untuk menunjukkan penjualan rumah yang tertunda naik 0.5% bulan lalu, setelah beringsut naik 0.1% pada bulan Oktober.