belajar forex, forex trading, strategi forex

Memanfaatkan Fitur-Fitur “Rahasia” MetaTrader (Bagian-2)

Di bagian-1, kita telah membahas beberapa fitur yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah kita melakukan modifikasi terhadap chart, mengatur tampilan dan susunan chart dan mempermudah mengatur indikator teknikal pada chart. Fitur-fitur tersebut diharapkan akan mempermudah Anda dalam melakukan analisa yang diperlukan untuk menjalankan strategi trading forex Anda.

Di artikel ini kita kembali akan mempelajari beberapa fitur lain yang bisa membantu kita dalam melakukan transaksi dengan lebih mudah dan praktis.

One-click trading

Fitur one click trading memungkinkan Anda untuk membuka posisi lebih cepat daripada cara konvensional. Dengan cara konvensional, Anda perlu menekan tombol New Order atau menekan tombol F9 di keyboard Anda.

Dengan one click trading, Anda cukup meng-klik ikon segitiga kecil yang ada di sudut kiri atas chart Anda untuk memunculkan pilihan SELL dan BUY (Trade Panel) di currency pair tersebut. Atau, Anda juga bisa menekan Alt+T dari keyboard Anda.

belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 1: Memunculkan Trade Panel

Untuk membuka posisi, cukup klik tombol SELL atau BUY di Trade Panel tersebut. Tentu saja sebelumnya Anda juga perlu mengatur besaran LOT yang Anda inginkan di kotak yang berada di antara SELL dan BUY.

belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 2: Trade Panel

Jika Anda baru pertama kali menggunakan one click trade, Anda harus melakukan semacam konfirmasi. Check kotak “I Accept these Terms and Conditions” lalu klik OK. Selanjutnya, Anda tinggal melakukan SELL dan BUY dengan mudah dan cepat.

belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 3: Konfirmasi menggunakan one-click trading

Menempatkan dan mengubah stop-loss/take-profit dengan cepat

Ketika Anda mempergunakan one click trading, Anda tidak bisa langsung memasang stop-loss (SL) dan take-profit (TP). Anda tidak perlu khawatir karena dengan fitur baru MetaTrader Anda bisa segera menempatkan SL dan TP langsung dari chart. Caranya sangat mudah, cukup “click and drag”.

Pada contoh berikut ini, Anda melihat bahwa seorang trader telah membuka posisi BUY pada currency pair NZD/USD, namun belum ada SL dan TP yang dipasang.

belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 4: Posisi BUY NZD/USD tanpa SL dan TP

Untuk memasang stop-loss, Anda tinggal meng-klik level BUY yang ditandai dengan garis horizontal putus-putus berwarna hijau yang terlihat di chart. Sambil menahan tombol mouse Anda, geserlah mouse tersebut ke bawah hingga level yang Anda inginkan, lalu lepaskan tombol mouse Anda.

Perhatikan gambar di bawah ini:

belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 5: Menempatkan SL dan TP

Shortcut untuk pending order

Dengan cara konvensional, Anda bisa menempatkan pending order seperti cara melakukan transaksi langsung (instant execution) yaitu dengan menekan tombol New Order atau tombol F9 di keyboard Anda. Hanya saja di tab Type Anda harus memilih Pending Order,setelah itu barulah Anda bisa memilih Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, atau Sell Stop. Kemudian Anda juga harus mengetik di harga berapa Anda ingin menempatkan pending order tersebut.

belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 6: Memasang pending order cara konvensional

MetaTrader menyediakan fitur khusus yang memungkinkan Anda untuk memasang pending order dengan cara yang lebih praktis. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Tempatkan kursor Anda di area level harga yang Anda inginkan. Untuk mempermudah menandainya, bisa pergunakan crosshair terlebih dahulu. Crosshair bisa Anda aktifkan dengan meng-klik tombol  belajar forex, forex trading, strategi forex di toolbar MetaTrader Anda. Letaknya biasanya berada di atas chart.
belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 7: Posisi tombol Crosshair

  1. Setelah itu, bawa kursor Anda ke area level yang Anda inginkan untuk menempatkan stop order, kemudian klik kanan DUA KALI di area tersebut. Catatan: level yang diperoleh mungkin tidak sama persis dengan yang diinginkan, namun perbedaannya tidak signifikan. Sebaiknya tidak perlu dipermasalahkan, sebab level stop order seharusnya berpatokan pada level support dan resistance yang juga sebenarnya bukan angka pasti. Level support dan resistance adalah “area”, bukan angka yang pasti sekian.
belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 8: Bawa crosshair ke level yang diinginkan

Setelah itu sorot Trading lalu tentukan pending order yang Anda inginkan, apakah itu Buy Limit, Sell Stop, Sell Limit, atau Buy Stop. Pada contoh di Gambar 9 di bawah ini, pilihannya adalah Buy Limit atau Sell Stop, karena memang saat pilihan pending order ini dilakukan, kursor berada di bawah running price. Jika kursor berada di atas running price, maka pilihan yang akan muncul adalah Sell Limit dan Buy Stop.

belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 9: Memilih jenis pending order

Namun sayangnya dengan fitur ini Anda tidak bisa langsung memasang SL dan TP, jadi untuk memasang SL dan TP, Anda harus kembali memodifikasi pending order tersebut dan memasang level SL dan TP yang dikehendaki. Caranya adalah klik dua kali pada level pending order yang telah Anda pasang.

belajar forex, forex trading, strategi forex

Gambar 10: Atur SL dan TP

Nah, demikianlah beberapa fitur “rahasia” MetaTrader yang mungkin tidak banyak diketahui, namun cukup membantu karena praktis untuk dipergunakan dalam aktivitas forex trading Anda.

Selamat mencoba.

9 replies
      • eko says:

        ketika order buy /sell sudah di set SL atau Tp sesuai aturan…tapi selalu muncul notifikasi SL/TP tidak sesuai…bagaimana solusinya?..mohon penjelasan..

        Reply
        • Eko Trijuni
          Eko Trijuni says:

          Ada beberapa kemungkinan, di antaranya:
          – Jarak SL/TP yang Anda tempatkan tidak sesuai dengan aturan broker yang Anda gunakan (jaraknya terlalu dekat dengan running price)
          – Salah penempatan SL/TP. Misal: Anda BUY di 1.23000 namun menempatkan SL di 1.23400 dan/atau TP di 1.22600.

          Reply
  1. eko says:

    bagaimana cara menentukan sl atau tp jika terdapat harga tertinggi atau harga tetendah ?
    yang dibuat. patokan harga tertinggi atau harga terendah?..

    Reply
    • Eko Trijuni
      Eko Trijuni says:

      Harga tertinggi atau terendah bisa dijadikan acuan untuk menentukan support atau resistance.
      Jika posisi Anda adalah Buy, maka disarankan menempatkan SL sedikit di bawah support.
      Jika posisi Anda adalah Sell, disarankan untuk menempatkan SL sedikit di atas resistance.

      Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + 3 =