belajar forex, forex trading

Memanfaatkan Fitur-Fitur “Rahasia” MetaTrader (Bagian-1)

MetaTrader merupakan platform yang paling populer di dunia forex trading. Platform ini memiliki fitur-fitur yang sangat lengkap untuk membantu trader dalam melakukan analisa teknikal. Karena itu, kebanyakan trader forex online lebih suka mempergunakan MetaTrader untuk menjalankan strategi forex mereka.

Anda mungkin telah mengetahui fitur-fitur dasar MetaTrader seperti melakukan transaksi, memasukkan indikator, menarik trendline, Fibonacci retracement dan lain-lain. Namun ada beberapa fitur yang tidak ditampilkan secara eksplisit, sehingga kita harus mau mengeskplorasi MetaTrader untuk mengetahui fitur-fitur yang “tersembunyi” itu.

Fitur-fitur yang akan kita bahas kali ini memang tidak bersentuhan langsung dengan teknik analisa teknikal, namun ada beberapa fitur yang justru akan mempermudah kita dalam melakukan analisa teknikal maupun mengeksekusi transaksi.

Yuk, kita mulai.

Mengatur posisi chart­

Dalam keadaan normal, biasanya Anda melihat tampilan chart di MetaTrader seperti ini:

belajar forex, forex trading

Gambar 1: Tampilan normal chart MetaTrader

Nah, untuk mengatur tampilan chart, Anda bisa meng-klik “Window” di toolbar menu yang berada di bagian atas platform, kemudian pilih Tile Windows. Jadi, langkahnya adalah Window à Tile Windows.

belajar forex, forex trading

Gambar 2: Menu Window à Tile Windows

Hasilnya, Anda akan melihat tampilan seperti di bawah ini.

belajar forex, forex trading

Gambar 3: Tampilan chart setelah Tile Windows diaktifkan

Jumlah window chart yang terlihat tentu tergantung pada berapa banyak chart yang Anda buka. Jika misalnya Anda hanya membuka dua atau tiga chart, maka yang akan terlihat hanya dua atau tiga chart saja. Untuk mengembalikan tampilan chart seperti di Gambar 1, Anda tinggal meng-klik tombol “Maximize” di chart yang Anda kehendaki.

belajar forex, forex trading

Gambar 4: Klik tombol Maximize untuk memperbesar tampilan chart

Anda bisa memanfaatkan fitur ini untuk memantau beberapa currency pair sekalius tanpa harus berpindah-pindah layar. Tentu saja nanti jumlah chart yang bisa Anda pantau sekaligus harus disesuaikan dengan lebar layar monitor yang Anda miliki, agar tidak menjadi terlalu kecil untuk bisa Anda lihat.

Fitur ini juga sering dimanfaatkan oleh trader yang sering menggunakan multi time-frame dalam melakukan analisa teknikalnya. Biasanya, mereka menggunakan tiga time-frame yang dijajarkan sekaligus. Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan fitur “Tile Vertically”. Langkah mengaktifkannya adalah menu Windows à Tile Vertically. Tampilannya nanti akan menjadi seperti berikut ini:

belajar forex, forex trading

Gambar 5: Tile Vertically

Template

Template merupakan fitur yang bisa membantu kita untuk mengaplikasikan warna, indikator dan pengaturan-pengaturan lain dengan cepat. Misalnya, Anda selalu mempergunakan Moving Average, Stochastic Oscillator dan CCI dalam melakukan analisa. Nah, Anda bisa menyimpan pengaturan tersebut dalam Template, agar bisa Anda “panggil” secara cepat di kemudian hari.

Cara menyimpannya mudah saja. Pertama kali tentu Anda harus mem-plot indikator-indikator yang Anda inginkan di chart. Setelah itu, klik kanan di layar chart lalu sorot Template, kemudian klik Save Template.

belajar forex, forex trading

Gambar 6: Menyimpan Template

Berikutnya, Anda tinggal menyimpan Template yang telah Anda buat. Dalam contoh pada gambar di bawah ini, Template tersebut disimpan dengan nama “Template-ku”.

belajar forex, forex trading

Gambar 7: Menyimpan Template

Untuk memanggil template yang telah Anda simpan dan buat tadi, cukup dengan meng-klik kanan di layar chart, kemudian sorot Template lalu pilih Load Template.

belajar forex, forex trading

Gambar 8: Memanggil Template

Terakhir, pilih nama Template yang sudah Anda simpan tadi lalu klik Open, maka chart Anda akan segera memiliki tampilan seperti yang telah Anda atur di Template tersebut. Anda tak perlu lagi memasang indikator satu per satu.

belajar forex, forex trading

Gambar 9: Memanggil Template

Profile

Jika Template bisa membantu Anda untuk mengatur tampilan chart dan indikator di dalamnya, maka Profile menawarkan cara yang mudah untuk bekerja dengan beberapa chart. Ketika sebuah Profile diaktifkan, setiap chart akan berada di tempat yang sama seperti yang telah diatur sebelumnya.

Anda bisa membuat beberapa Profile. Misalnya, jika Anda memiliki sistem trading khusus untuk GBP/USD menggunakan multi time-frame, Anda bisa membuat Profile khusus untuk itu. Atau jika Anda ingin membuat Profile khusus untuk memantau Indeks Saham Asia, Anda juga tinggal membuatnya.

Langkah awal adalah menetapkan chart apa saja yang akan dipergunakan. Misalnya Anda telah mengatur chart dan indikator untuk trading GBP/USD seperti dalam contoh yang ditampilkan di Gambar 5: Tile Vertically di atas. Selanjutnya, Anda tinggal meng-klik menu File, lalu sorot Profiles kemudian klik Save As.

belajar forex, forex trading

Gambar 10: Menyimpan Profile

Selanjutnya Anda tinggal mengetik nama untuk Profile tersebut, lalu klik OK.

belajar forex, forex trading

Gambar 11: Memberi nama Profile

Anda bisa membuat Profile dengan nama lain dengan cara yang sama. Misalnya untuk EUR/USD, atau jika Anda mau Anda bisa membuat Profile yang menampilkan semua currency pairs dengan nama “Market Overview”.

Untuk berpindah-pindah Profile, Anda tinggal masuk ke menu File à Profile à pilih Profile yang ingin ditampilkan.

belajar forex, forex trading

Gambar 12: Memanggil Profile

Nah, untuk sementara cukup sekian dulu. Di tulisan berikutnya, akan saya informasikan beberapa fitur “rahasia” lainnya dari MetaTrader.

Sampai jumpa.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 5 =