analisa forex

WEEKLY OUTLOOK ForexIMF 24- 28 MARET 2014

weekly_outlook

FUNDAMENTAL ISSUES

Pekan lalu merupakan pekan yang luar biasa bagi USD. Mata uang Amerika Serikat tersebut berhasil menguat terhadap sebagian besar mata uang utama dunia lainnya berkat langkah hawkish dari Federal Reserve yang memutuskan untuk kembali memangkas stimulus. Ketua Fed Janet Yellen, mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga di musim semi 2015. Ini memberikan tenaga tambahan bagi penguatan USD, didukung pola oleh positifnya data-data ekonomi AS di akhir pekan lalu.

Namun poundsterling melemah pekan lalu. Euro juga terpukul oleh buruknya data Jerman.

Berikut ini adalah data-data besar di pekan ini yang bisa menjadi penggerak pasar.

1. German IFO Business Climate: Selasa, 16.00 WIB

Sentimen bisnis Jerman naik tipis di bulan Februari menjadi 111,3, lebih tinggi daripada data bulan Januari yaitu 110,6. Rilis ini lebih tinggi daripada perkiraan analis yaitu 110,7. Naiknya data ini mencerminkan berlanjutnya pemulihan ekonomi. Di hari Selasa ini, data sentimen bisnis Jerman diperkirakan akan dirilis dengan penurunan kecil menjadi 110,9.

2. UK Consumer Price Index (CPI): Selasa, 16.30 WIB

Tingkat inflasi Inggris jatuh di bulan bulan Januari menjadi 1,9%, turun dari data bulan sebelumnya yaitu 2,0% akibat turunnya harga tembakau. Tingkat inflasi ini turun ke bawah target Bank of Englad (yaitu 2%) untuk pertama kalinya sejak lebih dari empat tahun terakhir. Perdana Menteri David Cameron berkomentar bahwa tingkat inflasi ini merupakan bukti lebih lanjut bahwa rencana ekonomi Inggris berhasil. Data inflasi ini diperkirakan akan turun lagi menjadi 1,7%.

3. US CB Consumer Confidence: Selasa, 21.00 WIB

Menurut survei Conference Board, tingkat kepercayaan konsumen turun menjadi 78,1 dari 79,4 pada bulan Januari. Responden khawatir atas prospek jangka pendek untuk kondisi bisnis, pekerjaan, dan penghasilan. Sementara itu, penilaian kondisi saat ini telah membaik. Tingkat kepercayaan konsumen diperkirakan akan membaik menjadi 78,7.

4. US New Home Sales: Selasa, 21.00 WIB

Penjualan rumah baru tahunan di AS naik tipis ke 468.000 di bulan Januari, melebihi perkiraan yaitu 406.000. Peningkatan yang terjadi sejak Desember menjadi indikasi bahwa sektor perumahan tetap kuat meskipun sempat menurun baru-baru ini, bahkan di tengah-tengah musim dingin yang parah. Jika sektor tenaga kerja terus membaik, maka pertumbuhan sektor perumahan pun akan semakin membaik. Data penjualan rumah baru yang akan dirilis Selasa ini diperkirakan akan menjadi 447.000.

5. US Core Durable Goods Orders: Rabu, 19.30 WIB

Di bulan Januari, pesanan untuk barang tahan lama AS di luar sektor transportasi secara mengejutkan naik 1,1% setelah sebelumnya sempat turun 1,9% pada bulan Desember. Kondisi cuaca yang buruk mempengaruhi penurunan industri tersebut. Sektor manufaktur diharapkan akan membaik dalam beberapa bulan mendatang. Data selanjutnya diperkirakan hanya akan bertambah 0,3%.

6. US Unemployment Claims: Kamis, 19.30 WIB

Membaiknya data klaim pengangguran AS mencerminkan bahwa turunnya data non-farm payrolls memang lebih disebabkan oleh cuaca dingin yang parah. Kamis ini, jumlah warga negara AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran diperkirakan akan mencapai 326.000 orang.

7. US Pending Home Sales: Kamis, 21.00 WIB

Kontrak pembelian rumah AS naik tipis 0,1% pada bulan Januari setelah sempat turun 5,8% akibat buruknya cuaca musim dingin serta keterbatasan jumlah rumah yang dijual. Kenaikan yang tipis ini lebih rendah daripada perkiraan analis yaitu 2,9%. Meskipun demikian, dalam beberapa bulan mendatang para analis memperkirakan akan terjadi peningkatan kendati kondisi kredit saat ini cukup ketat. Data berikutnya diperkirakan akan ada peningkatan sebesar 0,2%.

 

TECHNICAL OUTLOOK

EUR/USD

EURUSD

 

Euro berhasil menguat terhadap USD hingga mencapai area 1.3966 Kamis lalu. Level tersebut menjadi resistance kunci mingguan yang jika tembus diperkirakan akan mampu memicu momentum bullish lanjutan yang berpotensi akan memperpanjang uptrend hingga kisaran 1.4027- 1.4096.

Meskipun demikian, perhatikan bahwa stochastic hampir overbought di chart 4 jam. Maka dari itu, waspadai kemungkinan koreksi pekan ini. Sebagai skenario bullish alternatif, perhatikan area support di kisaran level 1.3836 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1.3905-1.3966. Namun berhati-hatilah jika pekan ini harga tembus ke bawah 1.3836 karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan euro setidaknya hingga kisaran 1.3767-1.3706.

USD/JPY

USDJPY

 

Penguatan yen terjadi hingga mencapai level 101.20. Level tersebut merupakan support kunci pekan ini. Penguatan yen diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, berpotensi hingga kisaran 100.56-99.92.

Meskipun demikian, perhatikan bahwa stochastic mulai bergerak naik diikuti CCI. Berdasarkan penampakan tersebut maka waspadailah kemungkinan koreksi di pekan ini. Sebagai skenario bearish alternatif, Anda bisa memperhatikan area support acuan Fibonacci di kisaran 102.17-102.78 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 101.80-101.20. Namun berhati-hatilah jika resistance 102.78 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/JPY setidaknya hingga kisaran 103.15-103.75.

GOLD

GOLD

 

Harga emas berhasil menguat hingga menyentuh level 1391.97 yang saat ini menjadi resistance kunci mingguan. Saat analisis ini ditulis, harga emas masih bergerak menguji resistance tersebut. Jika tembus, maka harga emas berpotensi akan melanjutkan penguatan dengan sasaran di kisaran 1407.20-1424.24.

Meskipun demikian, perhatikan bahwa CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 4 jam. Maka dari itu waspadailah kemungkinan koreksi di pekan ini. Sebagai skenario bullish alternatif, perhatikan area support acuan Fibonacci di kisaran 1367.31-1352.08 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1376.74-1391.97. Namun berhati-hatilah jika support 1391.97 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga emas hingga kisaran 1342.65-1327.42 pekan ini.

NIKKEI

NIKKEI

 

Nikkei tertekan hingga level support 14040 seiring penguatan yen. Jika level support tersebut tembus, Nikkei diperkirakan akan melanjutkan pelemahan di pekan ini dengan sasaran hingga kisaran 13850-13638.

Meskipun demikian, perhatikan bahwa indikasi bullish telah terlihat di stochastic dan CCI 4 jam. Maka dari itu, waspadai kemungkinan pullback di pekan ini. Sebagai skenario alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran level 14443 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 14230-14040. Sebaliknya, berhati-hatilah jika resistance 14443 tembus sebab bisa jadi hal tersebut akan diikuti oleh pergerakan bullish mengincar area 14655-14845.

KOSPI

KOSPI

 

Kospi tertekan hingga area 249.05 yang menjadi level support mingguan. Pelemahan Kospi ini diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 246.74-245.25.

Sebagai strategi alternatif, perhatikan juga area resistance di kisaran level 253.95 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 251.36-249.05. Namun berhati-hatilah jika resistance 253.95 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat Kospi hingga kisaran 256.54-258.85.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − seventeen =