Saham-Saham Asia Lanjutkan Pelemahan Akibat Pelambatan China

Pelemahan saham-saham Asia berlanjut setelah dirilisnya data bahwa pasar perumahan China terus mengalami perlambatan. Pelemahan saham-saham Asia tersebut juga dilatarbelakangi oleh menguatnya yen Jepang.

China Overseas Land & Investment Ltd., sebuah perusahaan pengembang, melemah sebesar 1,5 persen di Hong Kong. Mazda Motor Corp., yang merupakan produsen mobil Jepang, jatuh 1,9 persen. Tokyo Electron Ltd., produsen barang-barang elektronik untuk industri, justru menguat 5,5 persen.

Indeks MSCI Asia Pacific melemah 0,3 persen ke level 139.33 pada pukul 10.49 waktu Tokyo setelah pekan lalu sempat menguat sejauh 1,3 persen, yang mana merupakan penguatan terbesar dalam enam minggu.

“Secara umum, orang bisa melihat sejumlah pelemahan, yang cukup untuk membuat mereka waspada akan prospek investasi,” kata Angus Gluskie, manajer investasi di White Funds Management yang berkantor di Sydney.

Indeks HangSeng melemah sekitar 0,5 persen, sementara Shanghai Composite Index melemah 1 persen. Dari Korea Selatan, Indeks Kospi melemah 0,2 persen.

Sumber: Bloomberg