analisa forex

Analisa Forex Mingguan: 8 – 12 Desember 2014

Non-Farm Payrolls AS Luar Biasa, Akankah Penguatan Dollar AS Berlanjut ?

Pekan sebelumnya, zona euro melalu ECB masih menahan diri dari mengumumkan detail QE dalam pertemuan terakhirnya di tahun ini, namun laporan-laporan yang dirilis sedikit banyak memberikan tekanan pada euro. Sementara itu laporan PDB Australia sedikit mengecewakan dan diharapkan adanya pemangkasan suku bunga lanjutan di 2015. Lalu pelemahan yen tetap tak terbendung terus melemah menuju diatas level 120.

Namun, yang paling menggemparkan pekan kemarin adalah data non-farm payrolls yang membukukan penambahan pekerjaan luar biasa sebesar 321.000 pada bulan November. Rilis ini juga menunjukkan kenaikan 0.4% upah. Lalu, tingkat pengangguran tetap tidak berubah pada 5.8%. Ini merupakan yang terbesar sejak Januari 2012, jauh di atas rata-rata 224.000 per bulan selama setahun.

Hal ini menyebabkan dollar AS menyelesaikan minggu kemarin dengan sangat baik dimana mencapai level tertinggi baru terhadap mata uang utama lainnya. Dapatkah dollar AS terus melanjutkan trend positif ini atau akan jeda terlebih dahulu ? Untuk minggu ini terdapat beberapa data – data ekonomi yang di tunggu oleh para pelaku pasar dimana di antaranya adalah mengenai keputusan suku bunga di Selandia Baru dan di Swiss, penjualan ritel AS dan sentimen konsumen dan ECB TLTRO. Berikut ini adalah rangkuman data – data penting pekan ini.

1. Keputusan Suku Bunga Selandia Baru :  Kamis, 03:00 WIB. Bank sentral Selandia Baru diperkirakan masih mempertahankan suku bunganya di level 3.50%, yang menyiratkan bahwa mereka akan mempertahankan kebijakan moneternya sampai akhir tahun depan, berlawanan dengan rencana Federal Reserve AS yang akan segera menaikkan suku bunga. Inflasi yang rendah dan perlambatan pertumbuhan global adalah alasan di balik keputusan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Diperkirakan harga akan tetap tidak berubah.

2. Data Ketenagakerjaan Australian : Kamis, 08:30 WIB. Pasar tenaga kerja Australia berhasil menambahkan 24.100 pekerjaan pada bulan Oktober. Pekerjaan fulltime diperluas 33.400 sedangkan paruh waktu menurun 9.400. Tingkat pengangguran tetap tidak berubah yakni pada level tertinggi 12-tahun dari 6.2%, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lemah di tengah transisi ekonomi. Angka-angka ini menunjukkan perbaikan sederhana dan tren positif. Australia diperkirakan akan memperoleh 15.200 pekerjaan pada bulan November, sementara tingkat pengangguran diperkirakan mencapai 6.3%.

3. Keputusan Suku Bunga Switzerland : Kamis, 15:30 WIB. Swiss National Bank masih mempertahankan suku bunga Libor pada level rendah minimum 0.0% hingga 0.25%, sejalan dengan prediksi pasar. Pembuat kebijakan SNB diperkiraan akan memperbaharui perkiraan pertumbuhan dan inflasi dalam beberapa bulan mendatang. Bank sentral memperkirakan pertumbuhan PDB mencapai 2% pada tahun 2015. Inflasi diperkirakan akan mencapai 2% pada tahun 2014 dan hanya 0.6% pada tahun 2015.

4. Euro-zone TLTRO Results : Kamis, 17.15 WIB. CB melaporkan hasil tahap kedua pinjaman yang ditargetkan: pinjaman yang ditujukan kepada ekonomi riil. Tahap pertama kecewa dengan hanya € 82.6 miliyar. Ekspektasi besar diharapkan sekarang, tapi selama masih di bawah € 200 miliar, maka tekanan untuk memberikan QE kemungkinan akan berlanjut. Hal ini adalah penting bagi pergerakan euro.

5. US Retail Sales :  Kamis, 20:30 WIB. Peningkatan pengeluaran konsumen AS meningkat pada bulan Oktober, mencapai $ 444.5 miliar. Secara musiman, naik 0.3% dibandingkan dengan penurunan 0.3% bulan September. Para ekonom memperkirakan kenaikan lebih kecil sebesar 0.2%. Konsumen lebih optimis dan membuat lebih banyak pembelian. Penjualan inti bulan Oktober, termasuk otomotif, naik tipis 0.3% dari penurunan 0.2% pada bulan September. Analis memperkirakan kenaikan 0.2% pada bulan Oktober. Penurunan harga bensin membantu meningkatkan pengeluaran domestik yang mengarah ke penjualan saat liburan. Penjualan ritel diperkirakan mendapatkan 0.3% pada bulan November, sementara penjualan inti diperkirakan akan naik 0.1%.

6. US Unemployment Claims : Kamis, 20:30 WIB. Jumlah pengajuan klaim untuk tunjangan pengangguran turun kembali di bawah garis 300.000 pekan lalu, menunjukkan pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja. Pembacaan secara luas sejalan dengan perkiraan pasar. Namun, penurunan tajam dapat dikaitkan dengan hari libur Thanksgiving. Jumlah klaim pengangguran baru diharapkan akan 299.000 kali ini.

7. US PPI : Jumat, 20.30 WIB. Indeks harga produsen naik 0.2% pada bulan Oktober di tengah inflasi. Harga untuk banyak produk meningkat meskipun penurunan biaya gas grosir. Mobil memberikan sumbangan inflasi terbanyak karena memperkenalkan model mobil tahun 2015. Harga daging sapi melonjak 6% dan harga daging babi melonjak 8.1%. Sementara itu, PPI inti tidak termasuk kategori volatile food dan energi, meningkat 0.4%. Namun, kenaikan PPI tidak mencerminkan tren, karena penurunan berkelanjutan dalam harga bahan bakar meningkatkan penjualan meningkatkan inflasi. Indeks harga produsen diperkirakan turun 0.1% pada bulan November.

8. US UoM Consumer Sentiment : Jumat, 21:55 WIB. Sentimen konsumen AS naik tipis pada bulan November ke level tertinggi lebih dari tujuh tahun dari 88.8 poin, dibandingkan dengan 86.9 yang diposting pada bulan September. Pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar kerja dan penurunan tajam harga bensin, mendorong sentimen. Kondisi ekonomi saat ini meningkat menjadi 103.0 dari 98.3 mengalahkan perkiraan 98.8. Ekspektasi konsumen naik ke 80.6 dari 79.6, melebihi perkiraan 80.2. Namun, harapan untuk perolehan pendapatan tetap rendah meskipun naik dan datang di bawah perkiraan inflasi. Satu tahun ekspektasi inflasi menurun menjadi 2.6% dari 2.9%, sementara untuk prospek inflasi lima tahun juga di 2.6%. Sentimen konsumen AS diperkirakan akan meningkatkan lebih lanjut untuk 89.6 kali ini.

Technical Outlook :

GBP/USD

Harga GBP/USD dalam grafik 4 jam-an terlihat kembali berada dalam bias bearish. Saat ini harga sedang berada di area support. Dengan mewaspadai kondisi indicator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas, ada dua scenario yang mungkin akan muncul jika harga bergerak ke bawah.

Skenario pertama jika harga langsung bergerak ke bawah dan menembus support 1.55401 maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah untuk melakukan pergerakan bearish menuju support berikutnya pada kisaran 1.54627. Skenario kedua yang mungkin akan muncul jika harga bergerak ke atas. Perhatikan resistan di sekitar 1.56072-1.56488 jika muncul sinyal jual di sekitar area tersebut maka ada kemungkinan harga akan kembali bergerak ke bawah dengan menguji support 1.55401.

Sebaliknya waspadai jika sterling menguat terhadap dollar maka resistan 1.56488 harus terlih dahulu ditembus maka ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.57159 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bullish.

 Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

EUR/USD

Pergerakan harga EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam bias bearish dimana ada kemungkinan harga masih akan bergerak bearish. Ada dua scenario yang mungkin akan muncul jika harga bergerak ke bawah.

Secara teknikal indicator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan kuat di bawah resistan 1.23475-1.23956 maka cari sinyal jual yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 1.22697 dan itu merupakan scenario yang pertama.

Skenario kedua adalah Jika euro melemah terhadap dollar dan menembus support 1.22697 maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah untuk melakukan pergerakan bearish lanjutan menuju support berikutnya pada kisaran 1.21800.

Sebaliknya waspadai jika resistan 1.23956 ditembus maka ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.24734 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bullish.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/CHF

Harga USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam bias bullish dengan kemungkinan harga masih akan bergerak bullish. Perhatikan, ada dua scenario yang mungkin akan muncul jika harga bergerak ke atas.

Scenario yang pertama adalah perhatikan karena secara teknikal indicator stochastic berada dalam kondisi jenuh beli dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan kuat di atas support 0.96956-0.97349 maka cari sinyal beli yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 0.97984.

Skenario kedua adalah Jika dollar menguat terhadap swisss franc dan menembus resistan 0.97984 maka ada peluang harga akan bergerak ke atas untuk melakukan pergerakan bullish lanjutan menuju resistan berikutnya pada kisaran 0.98716.

Sebaliknya waspadai jika support 0.96956 ditembus maka ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 0.95929 dan bias intraday diperkirakan akan berubah menjadi bearish.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas.

Perhatikan skenario pertama, indicator stochastic berada dalam kondisi jenuh beli dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah. Jika harga terkoreksi ke bawah menuju support pada kisaran 120.07-120.74 dan muncul sinyal beli yang terkonfirmasi maka ada peluang harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 121.83.

Skenario kedua yang mungkin terjadi jika resistan 121.83 ditembus maka ada peluang harga akan melakukan pergerakan bullish lanjutan menuju resistan berikutnya pada kisaran 123.09.

Sebaliknya waspadai jika dollar melemah terhadap yen dan support 120.07 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 118.98 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bearish.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

AUD/USD

Pergerakan harga AUD/USD pada grafik 1 jam-an berada dalam kondisi bearish dan harga terlihat berada di bawah dua indicator moving average sehingga membuka kemungkinan ada dua scenario bearish yang akan muncul.

Skenario pertama adalah kondisi indicator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas. Waspadai juga jika harga bergerak ke atas dan tertahan di bawah resistan 0.83678-0.84354 maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 0.82586.

Skenario kedua dengan memperhatikan jika support 0.82586 langsung ditembus maka ada potensi harga akan terus melanjutkan pergerakan bearish support berikutnya pada kisaran 0.81327.

Sebaliknya jika resistan 0.84354 ditembus maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 0.85447 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bullish.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

NZD/USD

Pergerakan harga NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam tekanan bearish tetapi saat ini jika kita perhatikan harga sedang tertahan di area support dimana ada kemungkinan harga akan melakukan fase pullback.

Secara teknikal indicator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika kiwi menguat terhadap dollar dan menembus resistan 0.76896 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 0.77657.

Waspadai jika harga bergerak ke bawah langsung menembus support 0.76216 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support 0.75432.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 9 =