forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Analisa Forex Mingguan : 29 Jan – 2 Feb 2018

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan bahwa “dolar yang melemah bagus untuk AS.” Tetapi, sementara itu Presiden Trump memiliki lebih banyak komentar bullish mengenai mata uang yang membantu dolar kembali pulih. Kekhawatiran perang dagang yang juga terkait dengan tarif dan NAFTA dan penutupan pemerintah federal AS telah membuat dolar semakin sulit untuk mendapatkan kekuatan. PDB AS yang dirilis sedikit mengecewakan juga tidak banyak membantu. BOJ tidak mengubah kebijakan dovish tetapi itu tidak membantu mata uang yen pulih. Loonie akhirnya mengambil keuntungan dari kenaikan harga minyak ketika Aussie memperpanjang pergerakan penguatannya.

Minggu ini, data ekonomi akan menampilkan keputusan terakhir Yellen sebagai gubernur bank sentral AS, data kepercayaan konsumen, dan data Non-Farm Payrolls.

Berikut adalah sorotan untuk minggu ini :

  1. Indeks Harga Core PCE: Senin, 20:30 WIB. Data inflasi ini dirilis setelah data CPI dikeluarkan, dimana Federal Reserve mempunyai kepentingan tambahan pada data ini. Core PCE tahunan naik 1,5% di bulan November, lebih tinggi dari 1,4% dibanding bulan Oktober. CPI yang baru-baru ini yang dirilis untuk bulan Desember menunjukkan uptick kecil: dari 1,7% menjadi 1,8%. Akankah CPI inti masih akan tetap naik menjadi 1,6% ? Data ini akan membantu The Fed bergerak maju dengan kemungkinan kenaikan tiga suku bunga di tahun 2018. Diperkirakan ada kenaikan bulanan sebesar 0,2%.
  2. PDB zona Eropa: Selasa, 17:00 WIB. Zona Eropa telah tumbuh dengan kecepatan tinggi dan pasar akan melihat kuartal keempat tahun 2017. PDB Eropa bertumbuh sebesar 0,6% pada Q3. Diperkirakan ada pengulangan ke kisaran 0,6%.
  3. Keyakinan Konsumen CB AS: Selasa, 22:00 WIB. Ukuran kepercayaan konsumen Conference Board berada pada skor 122,1 di bulan Desember, di atas titik tertinggi namun masih menunjukkan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Rilis awal ukuran yang sama oleh University of Michigan di bawah ekspektasi dimana ukuran CB juga dapat turu. Diperkirakan ada kenaikan kecil hingga 123,2.
  4. CPI Australia: Rabu, 07:30 WIB. Australia menerbitkan laporan inflasi hanya sekali per kuartal, dan membuat publikasi memiliki dampak yang lebih kuat. Kali ini, data akan dirilis menjelang pertemuan RBA yang pertama untuk tahun 2018 pada awal Februari. Pada Q3, headline CPI naik 0,6% sementara itu CPI Trimmed Mean tertinggal di belakang di kisaran 0,4%. Diperkirakan akan meningkat ke 0,7% dan 0,5% pada Trimmed Mean CPI.
  5. Laporan inflasi zona-Eropa: Rabu, 17:00 WIB. ECB terus mengungkapkan kekhawatiran tentang inflasi. Pasar akan mendapatkan data terbaru untuk bulan Januari. Pada bulan Desember, harga naik 1,4% dan core CPI masih berada di bawah 1% sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa inflasi masih akan melunak.
  6. PDB Kanada: Rabu, 20:30 WIB. Perekonomian Kanada tetap bergerak datar di bulan Oktober, namun ekspektasi untuk bulan November sudah jauh lebih tinggi, berkat pertumbuhan pekerjaan yang sangat baik pada bulan itu. Laporan tersebut harus mengkonfirmasi kemajuan ekonomi yang baik.
  7. Keputusan Fed: Kamis, 02:00 WIB. Ini adalah keputusan tingkat terakhir yang diketuai oleh Janet Yellen, tepat sebelum Jay Powell menggantikannya. Keputusan tingkat suku bunga ini tidak disertai dengan konferensi pers maupun perkiraan baru dan the Fed sepertinya tidak akan menaikkan suku bunga pada saat ini. Kenaikan suku bunga kemungkinan akan terjadi pada bulan Maret ketika Powell akan membuat keputusan perdananya dan juga akan mengadakan konferensi pers. Pernyataan pertemuan bulan Januari masih penting: update pandangan tentang pertumbuhan dan inflasi setelah pasar menerima angka terbaru.
  8. ADP Non-Farm Payrolls AS: Kamis, 20:15 WIB. Laporan ADP merupakan data perubahan pekerjaan sektor swasta yang tidak selalu berkorelasi dengan baik dengan data resmi dari BLS. Untuk bulan Desember, perusahaan di AS melaporkan ada lonjakan 250K pekerjaan namun NFP keluar di bawah ekspektasi. Kita bisa melihat revisi terhadap data tersebut sekarang namun pasar akan tetap fokus pada angka baru untuk bulan Januari. Diperkirakan ada kenaikan pekerjaan di sektor swasta sebanyak 191K.
  9. ISM Manufacturing PMI AS: Kamis, 22:00 WIB. Petunjuk kedua untuk NFP adalah indeks manajer pembelian ISM yang berpandangan ke depan pada sektor manufaktur. Pada bulan Desember, data keluar di kisaran 59,7 poin di atas ekspektasi dan mencerminkan pertumbuhan yang kuat. Sekarang diperkirakan data akan dirilis di 59.
  10. US Non-Farm Payrolls: Jumat, 20:30 WIB. Perekonomian Amerika hanya memperoleh 148K pekerjaan pada bulan Desember, di bawah rata-rata ~ 200K, dan di bawah ekspektasi. Meski begitu, data ini masih merupakan kenaikan posisi yang sehat. Kekecewaan yang lebih besar berasal dari sektor upah, yang tertahan di 2,5% meskipun meningkat 0,3% pada bulan Desember. Tingkat pengangguran tetap 4,1%. Headline NFP diperkirakan akan menunjukkan kenaikan dari 184K pekerjaan, tingkat pengangguran tetap di 4,1% dan rata-rata penghasilan per jam naik 0,3% sekali lagi.

Tinjauan Teknikal

USD/JPY

Secara umum, pergerakan mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berusaha melakukan rebound ke atas. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di antara resistan 109.35 – 110.08 maka cari sinyal SELL yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 108.27- 106.45. Tetapi jika resistan 110.08 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 111.21.

EUR/USD

Bias mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi dan berkonsolidasi di area support. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga kembali bergerak ke bawah atau tertahan di sekitar support 1.23064 – 1.23942 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.25364 – 1.27664. Waspadai, jika support 1.23064 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.21642.

USD/CHF

Bias mingguan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area support. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Waspadai, jika harga masih bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 0.94222 – 0.95052 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.92877 – 0.90702. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus resistan 0.95052 maka ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.96397.

GBP/USD

Bias pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi ke area support. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga tertahan kuat di sekitar support 1.40309 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.43434 – 1.46559. Sebaliknya jika support 1.40309 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.38377.

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.80144 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju area 0.81337 – 82530. Tetapi, jika support 0.80144 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.79406.

NZD/USD

Bias mingguan pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang terkoreksi dan berkonsolidasi di area support. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak bertahan kuat di sekitar support 0.73100 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.74347 – 0.75594. Tetapi, jika harga menembus support 0.73100 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.72330.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1340.07 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1365.89 – 1391.71. Sebaliknya jika support 1340.07 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1324.11.


0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 17 =