forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Analisa Forex Mingguan : 24 – 28 April 2017

Dolar AS bergerak cukup lincah setelah mendapat support di saat Trump berada di dekat pemerintahan seratus hari pertamanya di Gedung Putih. Pemilu Presiden Perancis, keputusan suku bunga Jepang, suku bunga Eropa, GDP Inggris, AS akan membuat pergerakan mingguan cukup sibuk.

Dugaan serangan teroris di Paris sebelum putaran pertama Pemilu Presiden Prancis telah menempatkan masalah keamanan yang berpotensi akan mengubah peluang bagi dua kandidat presiden yang dapat membuat pemilih Marine Le Pen kehilangan tekanan.

Berikut data data penting pada minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan dapat menggerakkan harga di pasar :

  1. Iklim Bisnis Ifo Jerman : Senin, 15:00 WIB. Bisnis di Jerman melonjak pada bulan Maret ke tingkat tertinggi dalam hampir enam tahun, menunjukkan bahwa bisnis tidak terlalu memperhatikan proteksionisme Trump yang baru. Indeks iklim bisnis Jerman naik menjadi 112,3 menyusul kenaikan 111,1 di bulan Februari. Kenaikan ini didorong oleh sentimen yang membaik di bidang manufaktur, konstruksi dan ritel. Menurut angka tersebut, pertumbuhan tahunan diperkirakan akan mencapai 2% pada tahun ini.
  2. Keyakinan Konsumen AS : Rabu, 21:00 WIB. Keyakinan konsumen di AS naik tipis menjadi 125,6 di bulan Maret, mencapai tingkat tertinggi sejak Desember 2000, di tengah sikap positif terhadap kondisi saat ini. Kondisi bisnis naik menjadi 32,2% dari 28,2%. Selanjutnya, indeks berprospek akan optimis dalam jangka waktu pendek.
  3. Keputusan suku bunga Jepang : Kamis, Tentative. Bank of Japan telah mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah pada bulan Maret setelah Federal Reserve AS menaikkan tingkat suku bunga untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir. Meningkatnya sentimen proteksionis global dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS membuat Gubernur Haruhiko Kuroda akan melanjutkan kebijakan ultra-longgar dengan target suku bunga jangka pendek minus 0,1 dengan janji akan memandu yield obligasi pemerintah 10 tahun di sekitar nol persen untuk pembelian aset yang agresif. Kuroda menyatakan bahwa ekonomi akan terus membaik dan mengharapkan pertumbuhan akan berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.
  4. Keputusan suku bunga Eropa : Kamis, 18:45 WIB, Konferensi pers akan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Bank Sentral Eropa kembali mempertahankan kebijakan stimulus pada bulan Maret dan berniat untuk melakukannya setidaknya sampai akhir 2017. Namun, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa urgensi untuk pelonggaran lebih lanjut telah memudar ketika deflasi tidak lagi menjadi ancaman. Jerman yang merupakan negara ekonomi terbesar Eropa telah mengurangi skema pembelian obligasi 2,3 triliun euro sejak inflasi dan pertumbuhan telah menguat. Namun Draghi masih percaya bahwa risiko pertumbuhan masih tetap bergerak ke sisi negatif.
  5. Core Durable Goods Orders AS : Kamis, 19:30 WIB. Pesanan untuk barang tahan lama meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Februari dengan meningkat 1,7% setelah mengalami kenaikan 2,3% di bulan sebelumnya. Ini merupakan kenaikan keenam berturut-turut yang mengindikasikan meningkatnya permintaan domestik yang dapat memperluas pertumbuhan ekonomi AS dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu, pesanan inti tidak termasuk peralatan transportasi naik tipis 0,4% setelah mengalami kenaikan 0,2% di bulan Januari.
  6. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah pencari kerja baru telah meningkat di bulan April menjadi 244.000, menyusul kenaikan 234.000 di minggu sebelumnya. Analis memperkirakan klaim mencapai 241.000. Namun demikian, pasar tenaga kerja terus mendekati lapangan kerja penuh, dengan tingkat pengangguran pada level terendah 10 tahun di bawah 4,5%. Kenaikan ini dimungkinkan karena perbedaan waktu liburan musim semi dan Paskah. Klaim 4 week’s average turun sebanyak 4.250 menjadi 243.000.
  7. GDP Inggris : Jumat, 15:30 WIB. Perekonomian Inggris bertumbuh 0,6% pada kuartal terakhir 2016. Belanja konsumen yang kuat telah membuat pertumbuhan bertahan meskipun ada tekanan pada Brexit. Meski demikian, banyak analis yakin perlambatan akan terjadi pada tahun ini karena inflasi diperkirakan naik dua kali lipat di tahun ini sehingga akan mengurangi pengeluaran rumah tangga. Sektor jasa bertumbuh 0,8%, sementara produksi industri tetap datar dan konstruksi naik 0,1%.
  8. GDP Kanada : Jumat, 19:30 WIB. Perekonomian Kanada pada tahun ini bernada optimis ketika laporan GDP meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,3% dengan kenaikan 0,6% untuk bulan tersebut. Namun, Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz tetap berhati-hati mengatakan bahwa risiko ekonomi masih ada dalam bentuk proteksionisme AS.
  9. GDP AS : Jumat, 19:30 WIB. Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal terakhir 2016, gagal memenuhi ekspektasi dengan naik 2,1% dimana pertumbuhan tahunan masih berada di bawah 3% selama sebelas tahun berturut-turut. Tingkat ekspansi melambat dari 3,5% pada kuartal ketiga dan lebih rendah dari pertumbuhan 2,1% yang diperkirakan oleh analis. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia akan meningkatkan ekonomi dengan kombinasi pemotongan pajak yang agresif, mengurangi peraturan dan meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk proyek publik.

Tinjauan Teknikal

GBP/USD

Secara umum, bias mingguan GBPUSD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi dengan potensi akan melakukan pergerakan bullish lanjutan. Skenario yang harus diperhatikan jika harga tertahan di support 127767 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas dengan target menyentuh resistan 1.29040 – 1.31100. Namun jika support 1.27767 ditembus maka ada potensi GBP/USD akan bergerak ke bawah menuju support 1.25708.

EUR/USD

Bias mingguan, EUR/USD berada dalam kondisi BULLISH dan saat ini harga sedang terkoreksi. Skenario yang harus diperhatikan adalah jika EUR/USD tertahan atau bergerak ke bawah ke sekitar area 1.07850 – 1.08361 maka cari sinyal BUY yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan 1.09187 – 1.10524. Namun waspadai, jika support 1.07850 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BEARISH dan membuat harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.06613.

AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada minggu ini berada dalam kondisi BEARISH. Waspadai karena saat ini harga sedang mendapatkan tekanan. Oleh karena itu perhatikan support di kisaran 0.75206 – 0.74719 karena ada potensi akan disentuh oleh pergerakan harga. Namun, jika resistan 0.75885 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BULLISH dan membuat AUD/USD bergerak ke atas menuju resistan di kisaran 0.76783.

NZD/USD

Bias mingguan NZD/USD berada dalam kondisi BULLISH. Melihat kondisi stochastic yang berpotensi sedang jenuh beli maka waspadai jika harga bergerak ke bawah menuju support 0.69964 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 0.70513 – 71062. Namun waspadai juga jika support 0.69864 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BEARISH dan membuat NZD/USD bergerak ke bawah menuju support 0.69415.

USD/CHF

Bias mingguan, USD/CHF berada dalam kondisi BEARISH dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Waspadai, jika harga begerak ke atas dan tertahan di resistan 1.00008 maka cari sinyal SELL yang valid di sekitar area tersebut dimana ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.98951. Namun waspadai jika resistan 1.00008 ditembus maka ada potensi USD/CHF akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.1.1064 dan mengubah bias mingguan menjadi BULLISH.

USD/JPY

Secara umum, bias mingguan USD/JPY berada dalam kondisi BEARISH dan saat ini harga sedang mendapatkan tekanan. Perhatikan jika harga terus bergerak ke bawah maka support 109.43 – 108.12 akan disentuh oleh pergerakan harga. Tetapi, jika resistan 110.75 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dimana USD/JPY akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 111.57.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas berada dalam kondisi BULLISH dan saat ini harga emas sedang terkoreksi. Perhatikan jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1267.49 maka cari sinyal buy yang valid di area terebut dimana ada potensi harga emas akan kembali rebound dengan bergerak ke atas hingga kisaran 1282.22 – 1295.39. Namun waspadai jika support 1267.49 ditembus maka ada potensi harga emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1252.77.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − two =