forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Analisa Forex Mingguan: 19-23 Desember 2016

USD menguat terutama terhadap euro dan yen setelah Federal Reserve (Fed) menaikkan suku bunga pekan lalu. Menurut Fed, perekonomian Amerika Serikat tumbuh dengan sehat. Kejutan besar datang bersama rencanan kenaikan suku bunga yang akan dilaksanakan pada tahun 2017.

Updates:

1. German Ifo Business Climate: Senin (19/12), 16.00 WIB
Indeks iklim bisnis Jerman hampir tidak mengalami perubahan di bulan November yaitu 110.4, tidak terpengaruh oleh kemenangan Donald Trump pada pilpres AS. Kondisi bisnis mengalami perbaikan namun proyeksi pertumbuhan enam bulan ke depan tidak terlalu menggembirakan. Sentimen di antara para produsen menurun di tengah prediksi ekspor. Para ekonom memperkirakan Brexit dan kemenangan Trump akan berdampak pada ekonomi nantinya.
Indeks sentimen bisnis Jerman bulan ini diperkirakan naik menjadi 110.7.

2. Keputusan suku bunga Jepang: Selasa (20/12)
Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga pada pertemuannya di bulan November, meskipun kembali menunda deadline pencapaian target inflasi. BOJ akan mempertahankan suku bunga kecuali jika terjadi ancaman yang besar atas pemulihan ekonomi yang masih rapuh. BOJ juga memperingatkan resiko pelemahan karena momentum pergerakan harga melemah. Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda mengatakan bahwa perjuangan mengatasi deflasi memakan waktu lebih lama daripada yang direncanakan. Meskipun demikian, BOJ memperkirakan target inflasi akan tercapai pada tahun 2018.

3. US Crude Oil Inventories: Rabu (21/12), 22.30 WIB
Persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 2,6 juta barrel di pekan yang berakhir pada tanggal 9 Desember. Angka tersebut melebihi perkiraan yang hanya 1,4 juta barrel. Meskipun demikian, para ekonom mengklaim bahwa angka tersebut tidak mencerminkan keadaan sesungguhnya karena penurunan terbesar terjadi di PADD 5, yang didominasi oleh West Coast sementara impor dari Gulf Coast sebenarnya meningkat.

4. GDP New Zealand: Kamis (22/12), 04.45 WIB
Perekonomian New Zealand tumbuh 0,9% di kuartal ke-2, sedikit lebih rendah daripada perkiraan. Ekspor dan permintaan domestik terus bertambah. Angka ekspor naik 4% dan permintaan dari sektor rumah tanggak naik 3,6%. Angka positif ini kemungkinan akan menjadi salah satu penyebab Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) tidak akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Pertumbuhan ekonomi New Zealand untuk kuartal ke-3 diperkirakan di angka 0,8%.

5. US Durable Goods Orders: Kamis (22/12), 20.30 WIB
Tingkat pemesanan barang tahan lama mengalami kenaikan sebesar 4,8% di bulan Oktober terutama karena tingginya permintaan pesawat komersil. Angka tersebut melebihi perkiraan di 3,3%. Meskipun demikian, jika tidak menyertakan pesawat dan industri kendaraan bermotor, tingkat pemesanan barang tahan lama di bulan Oktober hanya mengalami kenaikan sebesar 1%, namun angka ini tetap dianggap solid. Angka positif ini mencerminkan bahwa sektor manufaktur secara perlahan mulai menguat.
Kali ini, tingkat pemesanan barang tahan lama diperkirakan naik 0,2%.

6. GDP AS: Kamis (22/12), 20.30 WIB
Pembacaan GDP akhir untuk kuartal ke-2 secara mengejutkan memperlihatkan pertumbuhan 1,4%, setelah sebelumnya tercatat tumbuh 1,1%. Sektor ekspor mengalahkan impor dan investasi bisnis meningkat, memberikan sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi.
Pertumbuhan GDP AS untuk kuartal ke-3 diperkirakan mencapai 3,3%.

7. US Unemployment claims: Kamis (22/12), 20.30 WIB
Angka klaim tunjangan pengangguran turun 4.000 ke angka 254.000 di pekan yang berakhir tanggal 10 Desember. Dengan demikian, angka klaim pengangguran ini telah berada di bawah 300.000 untuk 93 pekan berturut-turut (terpanjang sejak tahun 1970) yang mengindikasikan sehatnya sektor lapangan pekerjaan.
Klaim pengangguran pekan ini diperkirakan naik menjadi 255.000.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

audusd-analisa-forex-mingguan-foreximf-19-23-desember-2016

AUD/USD menguji area support di kisaran 0.73648. Jika support tersebut tembus, Aussie diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.72037-0.71354. Perhatikan bahwa CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.73637-0.74247 dengan potensi target di kisaran 0.73259-0.72648. Hati-hati jika resistance 0.74247 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.74625-0.75236.

—-

EUR/USD

eurusd-analisa-forex-mingguan-foreximf-19-23-desember-2016

EUR/USD menguji area resistance di kisaran 1.04812-1.05529. Stochastic overbought di chart H4. Pekan ini, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell di chart H4 jika terjadi pull-back ke area resistance tersebut di atas dengan potensi target di kisaran 1.04369-1.03652. Hati-hati jika resistance 1.05529 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1.05972-1.06689.

—-

GBP/USD

gbpusd-analisa-forex-mingguan-foreximf-19-23-desember-2016

GBP/USD menguji area resistance di kisaran 1.25093-1.25923. Stochastic overbought di chart H4. Pekan ini, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell di chart H4 jika terjadi pull-back ke area resistance tersebut di atas dengan potensi target di kisaran 1.24579-1.23748. Hati-hati jika resistance 1.25923 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1.26437-1.27268.

—-

USD/JPY

usdjpy-analisa-forex-mingguan-foreximf-19-23-desember-2016

USD/JPY menguji area support di kisaran 117.152-116.224. Pekan ini, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy di chart H4 jika terjadi koreksi ke area support tersebut di atas dengan potensi rebound di kisaran 117.726-118.653. Hati-hati jika support 116.224 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 115.650-114.723.

—-

USD/CHF

usdchf-analisa-forex-mingguan-foreximf-19-23-desember-2016

USD/CHF menguji area support di kisaran 1.02430-1.01815. Pekan ini, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy di chart H4 jika terjadi koreksi ke area support tersebut di atas dengan potensi rebound di kisaran 1.02810-1.03424. Hati-hati jika support 1.01815 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1.01435-1.00821.

—-

NZD/USD

nzdusd-analisa-forex-mingguan-foreximf-19-23-desember-2016

NZD/USD menguji area support di kisaran 0.69292. Jika support tersebut tembus, Kiwi diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.68566-0.67753. Perhatikan bahwa CCI oversold di chart H4, sehingga ada kemungkinan pull-back ke resistance 0.70467-0.71194. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell di chart H4 jika terjadi pull-back ke area resistance tersebut dengan potensi target di kisaran 0.70018-0.69292. Hati-hati jika resistance 0.71194 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.71643-0.72369.

—-

GOLD

gold-analisa-forex-mingguan-foreximf-19-23-desember-2016

Harga emas menguji area resistance di kisaran 1138.84-1148.88. Pekan ini, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell di chart H4 di dalam area resistance tersebut di atas dengan potensi target di kisaran 1132.62-1122.57. Hati-hati jika resistance 1148.88 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1155.10-1165.15.

—-

OIL

oil-analisa-forex-mingguan-foreximf-19-23-desember-2016

Harga minyak mentah menguji area resistance di kisaran 53.32-54.47. Pekan ini, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell di chart H4 di dalam area resistance tersebut di atas dengan potensi target di kisaran 52.03-50.74. Hati-hati jika resistance 54.47 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 55.62-56.91.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 2 =