forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Analisa Forex Mingguan : 16 Juli – 20 juli 2018

AS terus bergerak maju dengan menyiapkan tarif baru pada barang-barang Cina senilai $ 200 miliar. Di sisi lain, Cina dan AS akan memasuki fase negosiasi. Berita itu mengirim mata uang berisiko bergerak lebih rendah dan akhirnya memukul mata uang lainnya juga. USD/JPY membuat terobosan besar karena pasar saham di luar China berhasil melewati badai. Dollar juga menikmati kenaikan inflasi, ketika CPI Inti mencapai kisaran 2,3% seperti yang diperkirakan. Risalah pertemuan ECB bernada dovish ketika Inggris mengalami drama politik. Bank of Canada menaikkan suku bunga dan mengisyaratkan akan melakukan lebih banyak.

Dolar AS terus mendapatkan keuntungan dari perang perdagangan dan kondisi ekonomi yang optimis. Pelaku pasar sedang menunggu testimoni Ketua Fed Jerome Powell, penjualan ritel AS, dan pertemuan antara Trump dan Putin.

Berikut adalah data yang menjadi sorotan untuk minggu ini :

  1. Trump-Putin Summit: Senin, pagi waktu Eropa. Presiden AS Donald Trump dan Vladimir Putin akan bersidang di Helsinki untuk melakukan pertemuan pertama setelah hanya bertemu di sela-sela konferensi multilateral. Ada banyak topik panas yang dipertaruhkan: aneksasi Rusia atas Krimea, sanksi yang dihasilkan, kecurigaan intervensi Rusia dalam pemilihan AS, dan banyak lagi. Setiap pelonggaran sanksi terhadap Rusia mungkin mengkhawatirkan bagi sekutu Barat Amerika tetapi juga akan membuka peluang komersial dan mungkin mengarah pada pengurangan ketegangan perdagangan global, yang positif bagi pasar.
  2. Penjualan Ritel AS: Senin, 19:30 WIB. Perekonomian AS berpusat di sekitar sektor konsumsi, dan rilis data ini akan selalu memiliki dampak yang signifikan. Penjualan ritel naik dengan baik di bulan Mei dan memicu reli USD. Penjualan diperkirakan akan naik ke 0,4% setelah naik 0,8% pada bulan sebelumnya, dan penjualan ritel inti diperkirakan akan berada di 0,4% setelah naik 0,9% pada bulan sebelumnya.
  3. Laporan pekerjaan Inggris Selasa, 15:30 WIB. Sektor pekerjaan dilaporkan naik tetapi upah tidak meningkat. The Claimant Count Change diperkirakan akan meningkat 2,3 K pada bulan Juni setelah mengalami penurunan 7,7 K pada bulan Mei. Fluktuasi dalam klaim pengangguran cukup sering terjadi. Tingkat pengangguran untuk bulan Mei diperkirakan akan tetap stabil pada 4,2%. Data penghasilan per jam rata-rata merupakan data yang paling penting. Setiap perubahan upah akan mengguncang pound.
  4. Jerome Powell akan memberi testimoni pada hari Selasa dan Rabu pada pukul 21:00 WIB. The Fed Chair akan berbicara di Capitol Hill selama dua hari di depan komite perbankan dan Kongres. Pernyataan yang dirilis pada hari Selasa, cenderung akan memiliki dampak terbesar, tetapi sesi Tanya Jawab juga dapat menghasilkan komentar yang menggerakkan pasar.
  5. Laporan inflasi Inggris: Rabu, 15:30 WIB. Indeks harga konsumen Inggris turun akhir-akhir ini dengan memberikan kontribusi terhadap keputusan tidak menaikkan suku bunga pada bulan Mei. CPI tahunan turun menjadi 2,4% pada bulan Mei dan sekarang diproyeksikan meningkat menjadi 2,6%. CPI inti diperkirakan akan tetap stabil pada 2,1%. Indeks Harga Ritel (RPI) yang juga dimata, membawa harapan untuk peningkatan dari 3,3% menjadi 3,5% y / y. Bertentangan dengan AS, headline CPI cenderung memiliki dampak paling signifikan.
  6. Data perumahan AS: Rabu, 19:30 WIB. Building Permits AS tingkat tahunan berada di 1,30 juta pada bulan Mei dan diperkirakan akan meningkat menjadi 1,33 juta pada bulan Juni. Housing strats dengan perkiraan 1,35 juta menjadi 1,32 juta.
  7. Laporan pekerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Australia melaporkan data pekerjaan yang relatif mengecewakan pada bulan Mei di 12K. Diperkirakan ada kenaikan di kisaran 16.6K. Tingkat pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah pada kisaran 5,4%.
  8. Penjualan ritel dan inflasi Kanada: Jumat, 19:30 WIB. Data Kanada selalu menggerakan Dollar Kanada bahkan jika angka-angka tersebut saling mengimbangi. CPI naik sebesar 0,1% pada bulan Mei dengan sedikit peningkatan. Penjualan ritel turun tajam pada bulan April di kisaran 1,2% dan saat ini kemungkinan akan rebound. Fokus yang lebih besar terletak pada penjualan inti, yang turun sebesar 0,1% dan diperkirakan akan mengalami perubahan yang lebih tipis.

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

Bias mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual dengan potensi harga akan terkoreksi. Jika harga kembali bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 1.16266 – 1.16888 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.16888 – 1.17894. Waspadai, jika support 1.162666 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 1.15260 dan merubah bias harian menjadi bearish.

GBP/USD

Bias mingguan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang bergerak ke atas. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan kuat di sekitar resistan 1.32008 – 1.32621 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.32008 – 1.31014. Sebaliknya jika resistan 1.32621 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.33615.

AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang mencoba melakukan pergerakan rebound dengan bergerak ke atas. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga tertahan di sekitar area 0.74062 – 0.74354 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju support pada area 0.73690. Tetapi, jika resistan 0.74354 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.74826.

NZD/USD

Pada grafik 4 jam-an, bias mingguan pergerakan NZD/USD terlihat berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berusaha rebound dengan bergerak ke atas. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga tertahan di sekitar area 0.67745 – 0.68059 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.67235. Tetapi, jika harga menembus resistan 0.68059 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.68569.

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang tertahan di area resistan. Perhatikan, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 111.27 – 111.85 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 112.78. Tetapi jika support 111.27 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 110.33.

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi ke bawah. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Waspadai, jika harga masih bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.99370 – 0.99865 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.00668. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus support 0.99370 maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.98567.

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga terlihat mencoba melakukan fase rebound. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1247.50 – 1254.46 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1236.24. Sebaliknya jika resistan 1254.46 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1265.72.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − seven =