forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Analisa Forex Mingguan: 15-19 Agustus 2016

USD pekan lalu sangat volatil. Setelah data AS cukup baik di pekan sebelumnya, namun data penjualan eceran menjadi semacam kekecewaan terbesar di pekan lalu. Tampaknya para konsumen di AS tidak terlalu banyak membelanjakan uangnya, di samping tingkat keyakinan masyarakat juga hampir tidak mengalami kenaikan. Hal ini menyebabkan harapan akan kenaikan suku bunga Fed dalam waktu dekat kembali menipis.

Data inflasi dari AS dan Inggris, data tenaga kerja dari Inggris, Selandia Baru dan Australia juga minutes dari pertemuan Fed merupakan fokus kita untuk pekan ini.

Berikut adalah data ekonomi penting yang dijadwalkan akan diumumkan di pekan ini:

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (16/8), 15.30 WIB

    Indeks harga konsumen Inggris naik di bulan Juni sebesar 0,5%. Naiknya tarif penerbangan dan mahalnya permainan komputer merupakan faktor utama naiknya indeks tersebut. Menyusul Brexit dan menguatnya harga komoditi, para analis memperkirakan inflasi akan menyentuh target resmi di 2% di tahun 2017.

    Perkiraan CPI Inggris untuk bulan Juli adalah 0,5%.

  2. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (16/8), 16.00 WIB

    Indeks sentimen investor Jerman merosot tajam di bulan Juli menjadi minus 6.8 poin dari 19.2 yang tercatat di bulan Juni. Ini merupakan angka terendah sejak November 2012. Angka itu juga lebih buruk daripada perkiraan analis yaitu 8.2 poin. Ketidakpastian ekonomi dan politik pasca Brexit merupakan penyebab utama penurunan ini, karena para responden merasa khawatir akan prospek dan stabilitas perbankan Eropa.

    Lebih jauh lagi, indikator ini telah mengalami penurunan yang cukup berarti sebesar 34.9 poin menjadi -14.7. Angka di bulan Juli diperkirakan mencapai 2.1.

  3. US Building Permits: Selasa (16/8), 19.30 WIB

    Izin mendirikan bangunan di AS mengalami kenaikan di bulan Juni, masih solid di akhir kuartal ke-2. Bulding permit naik 1,5% menjadi 1,153 juta unit setelah mengalami penurunan selama dua bulan. Proyek pembangunan rumah baru juga mengalami kenaikan di bulan yang sama, naik sebesar 4,8% menjadi 1.189 juta unit.

    Menguatnya sektor tenaga kerja telah memperkuat pertumbuhan sektor perumahan, namun proses pembangunan tertahan oleh kurangnya tenaga kerja dan lahan.

    Jumlah izin yang dikeluarkan di bulan Juli diperkirakan naik menjadi 1.16 juta unit.

  4. US CPI: Selasa (16/8), 19.30 WIB

    Indeks harga konsumen AS naik di bulan Juni, sehingga merupakan kenaikan dalam empat bulan berturut-turut di tengah naiknya biaya perumahan, bensin dan layanan kesehatan, mengindikasikan kenaikan inflasi yang stabil. CPI naik 0,2% di bulan Juni menyusul kenaikan yang sama di bulan sebelumnya. Untuk basis tahunan, CPI naik 1 persen di bulan Juni.

    Selama ini Fed menahan diri dari menaikkan suku bunga karena rendahnya inflasi. Inflasi saat ini adalah 1,6%, masih di bawah target 2%. Inflasi bulan Juli diperkirakan tidak berubah.

  5. Data tenaga kerja New Zealand: Rabu (17/8), 05.45 WIB

    Sektor tenaga kerja New Zealand mengalami perbaikan di kuartal pertama di tengah bertambahnya lapangan pekerjaan di kuartal ke-4 sebesar 1,2%. Sementara itu tingkat pengangguran naik men jadi 5,7% dari 5,4% karena banyaknya penduduk yang memasuki usia tenaga kerja. Tingkat partisipasi meningkat pesat dan merupakan peningkatan tercepat dalam lebih dari 11 tahun. Para ekonom percaya bahwa pasar tenaga kerja masih memiliki ruang untuk menampung tenaga kerja baru. Meskipun demikian, pertumbuhan upah masih tertekan.

    Lapangan pekerjaan di New Zealand diperkirakan mengalami kenaikan 0,6% di kuartal II sementara tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 5,3%.

  6. Data tenaga kerja Inggris: Rabu (17/8), 15.30 WIB

    Jumlah warga Inggris yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran naik di bulan Juni meskipun tidak sebesar yang diperkirakan. Kenaikan terjadi sebesar 0,4% menyusul kenaikan sebesar 12.200 di bulan sebelumnya. Hal ini menandakna bahwa ada perkembangan yang positif di sektor ketenagakerjaan Inggris.

    Lebih jauh lagi, di kuartal II, jumlah pekerja naik sebesar 176.000 ke level tertinggi 74,4%. Upah, termasuk bonus, naik sebesar 2,2% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sektor tenaga kerja terus menguat di sepanjang musim semi 2016, di mana tingkat pekerja dan pengangguran berada di level terendah sejak tahun 2005.

    Jumlah pengangguran kali ini diperkirakan naik sebesar 5.200.

  7. US Crude Oil Inventories: Rabu (17/8), 19.30 WIB

    Stok minyak mentah AS naik sebesar 1,1 juta barel pekan lalu, padahal diperkirakan akan turun sebesar 1,3 juta barel. Para ekonom khawatir naiknya stok ini bisa berujung pada kembali jatuhnya harga minyak.

    Selama lebih dari dua tahun, tingginya produksi minyak dari OPEC dan non-OPEC telah menyebabkan harga minyak dunia jatuh ke bawah $30 di awal tahun ini. Sejak itu, produksi telah kembali stabil dan harga minyak berhasil rebound. Meskipun demikian, dengan terus naiknya stok minyak ada kekhawatiran harga akan kembali jatuh meskipun OPEC menyatakan akan mengambil langkah untuk menstabilkan harga minyak.

  8. US FOMC Meeting Minutes: Kamis (18/8), 01.00 WIB

    Ini merupakan publikasi hasil rapat FOMC di bulan Juli, ketika Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Fed tetap bersikap hati-hati hingga mereka melihat ada perbaikan yang signifikan pada perekonomian AS. Di publikasi ini akan dibeberkan perdebatan internal yang terjadi sepanjang rap[at tersebut. Sebagai informasi, publikasi ini terus mengalami penyuntingan hingga menit-menit terakhir publikasi, dan bisa menjadi rujukan untuk mengetahui sikap Fed.

  9. Data tenaga kerja Australia: Kamis (18/8), 08.30 WIB

    Pasar tenaga kerja Australia tumbuh di bulan Juni namun tidak setinggi perkiraan, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 5,8% dari 5,7%. Jumlah lapangan pekerjaan di Australia hanya bertambah sebesar 7.900 di bulan Juni, sementara perkiraan adalah 10.000.

    Bulan Juli, lapangan pekerjaan diperkirakan akan bertambah sebesar 10.200 sementara tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 5,8%.

  10. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (18/8), 19.30 WIB

    Indeks manufaktur di wilayah Philadelphia mengalami penurunan ke minus 2.9 di bulan Juli setelah sempat naik 4.7 di bulan sebelumnya. Indeks di bulan Agustus diperkirakan akan mencapai 1.4 poin.

  11. US Unemployment claims: Kamis (19/8), 19.30 WIB

    Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS pekan lalu turun menjadi 266.000. Ini mencerminkan bahwa sektor lapangan pekerjaan masih kuat di awal Agustus dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Klaim pengangguran di pekan sebelumnya direvisi turun sebesar 2.000 menjadi 267.000. Klaim tunjangan pengangguran ini telah berada di bawah 300.000 selama 75 pekan berturut-turut. Pasar tenaga kerja yang kuat dalam teorinya akan mempertinggi tingkat belanja masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

    Klaim tunjangan pengangguran pekan ini diperkirakan naik menjadi 269.000.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

AUD/USD menguji area support kisaran 0.76583-0.75964. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish jika di area support tersebut dengan target di kisaran 0.76966-0.77202. Hati-hati jika support 0.75694 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.75581-0.75153.

—-

EUR/USD

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

EUR/USD menguji area resistance kisaran 1.11882-1.12326. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell di area resistance tersebut dengan target di kisaran 1.10890-1.10446. Hati-hati jika resistance 1.12326 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.12770-1.13266.

—-

GBP/USD

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

GBP/USD menguji support di area 1.28992. Jika support tersebut tembus, sterling diperkirakan akan terus melemah hingga kisaran 1.27880-1.26635. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.30792-1.31905 dengan target di kisaran 1.30104-1.28992. Hati-hati jika resistance 1.31905 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.32593-1.33705.

—-

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

USD/JPY bergerak di area support di kisaran 101.137-100.672. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut dengan potensi target di kisaran 102.179-102.644. Hati-hati jika support 100.672 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 100.207-99.686.

—-

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

NZD/USD bergerak di kisaran 0.71806-0.72398. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area tersebut dengan target di kisaran 0.727640.73355. Hati-hati jika support 0.71806 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 0.714400.70849.

—-

OIL

OIL ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

MInyak mentah menguji resistance di 44.92. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke atas resistance tersebut dengan target di kisaran 45.83-46.84. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 43.45-42.55 dengan target di kisaran 44.01-44.92. Hati-hati jika support 42.55 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 41.99-41.08.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + 19 =