forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Analisa Forex Mingguan: 13 September – 16 September 2016

Pasar forex akan berfokus pada data ekonomi besar terutama pada rilis data AS yang dapat menggerakan dolar AS di pasar. Data inflasi dari Inggris dan AS, serta data GDP di Selandia Baru akan menjadi perhatian pasar. Keputusan suku bunga Inggris, data ketenagakerjaan Inggris dan Australia juga ikut menjadi perhatian pasar dan menjadi peristiwa penting yang ditunggu para pelaku pasar pada minggu ini.

Berikut adalah beberapa data ekonomi penting di pekan ini :

CPI Inggris : Selasa, 15:30 WIB. Inflasi Inggris bergerak seperti yang diharapkan pada bulan Juli, dengan naik pada tingkat tahunan sebesar 0,6% dibandingkan data bulan sebelumnya yang diposting pada kisaran 0,5%. Bank of England kemungkinan akan menurunkan suku bunga lebih lanjut untuk merangsang pertumbuhan. Para ekonom memperkirakan CPI akan meningkat lebih lanjut menjadi 0,7%.

ZEW Economic Sentiment Jerman : Selasa, 16:00 WIB. Sentimen ekonomi Jerman pulih kurang dari yang diperkirakan pada bulan Agustus setelah terjun ke level terendah empat tahun di minus 6,8 pada bulan Juli. Laporan ini juga memberitahukan bahwa risiko politik di dalam dan di luar Eropa dapat mencegah pandangan yang optimis untuk Jerman. Sentimen ekonomi diperkirakan akan meningkat menjadi 2,8% pada bulan September.

Data Ketenagakerjaan Inggris : Rabu, 15:30 WIB. Jumlah pencari kerja di Inggris turun secara tak terduga sebanyak 8.600 pada bulan Juli, meski ada kekhawatiran bahwa Brexit akan meningkatkan resiko kehilangan pekerjaan. Jumlah pengangguran diperkirakan akan meningkat sebanyak 1.700 pada bulan Agustus.

GDP New Zealand : Kamis, 05:45 WIB. Pertumbuhan ekonomi Selandia Baru pada kuartal pertama naik melampaui perkiraan, naik 0,7% dalam tiga bulan pertama. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan tingkat ekspansi 0,9% yang dibuat pada kuartal terakhir 2015. GDP pada kuartal kedua diperkirakan naik sebesar 1,1%.

Data ketenagakerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Pasar kerja Australia berhasil menambah 26.200 pekerjaan baru pada bulan Juli. Tingkat pengangguran turun menjadi 5,7% dari 5,8% yang diposting pada bulan Juni. Analis memperkirakan sektor pekerjaan akan positif 15.200 pekerjaan pada bulan Agustus, sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap 5,7%.

Suku Bunga Inggris : Kamis, 18:00 WIB. Bank of England memutuskan untuk mengambil kebijakan baru pada bulan Juli dengan sepakat untuk menurunkan suku bunga menjadi 0,25%. Bank sentral juga meluncurkan empat-langkah paket stimulus yang dirancang untuk meningkatkan perekonomian dan mencegah resesi setelah Brexit. Langkah ini akan mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Inggris.

Penjualan Retail AS : Kamis, 19:30 WIB. Penjualan ritel terlihat datar pada bulan Juli, dibandingkan dengan kenaikan 0,8% pada bulan sebelumnya, penjualan di pengecer dan restoran tetap stabil. Belanja konsumen tetap hangat meskipun pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja dan kenaikan upah. Penjualan ritel diperkirakan akan menurun sebesar 0,1% pada bulan Agustus, sedangkan penjualan inti diperkirakan akan meningkat sebesar 0,3%.

PPI AS : Kamis, 19:30 WIB. Harga produsen AS turun secara tak terduga pada bulan Juli ketika biaya jasa dan produk-produk energi menurun sehingga inflasi terlihat terdiam. Tren inflasi yang terkendali akan membuat sulit bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Harga produsen mengalami penurunan sebesar 0,4% dibandingkan dengan kenaikan 0,5% pada bulan Juni.

Indeks US Philly Fed Manufacturing AS : Kamis, 19:30 WIB. Aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia rebound pada bulan Agustus, naik menjadi 2,0 dari minus 2,9 pada bulan Juli. Angka itu secara luas sejalan dengan perkiraan pasar dengan peningkatan 1,4. Indeks aktivitas Philly Manufacturing diperkirakan akan mencapai 1,1 pada bulan September.

Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran turun secara tak terduga sebanyak 4000 pada pekan lalu menjadi 259.000 klaim. Jumlah klaim baru diperkirakan akan mencapai 262.000 pada pekan ini.

Inflasi AS : Jumat, 19:30 WIB. Harga konsumen AS tetap datar pada bulan Juli karena harga BBM turun untuk pertama kalinya dalam lima bulan dan tekanan inflasi dimoderasi. Sementara itu, CPI inti, tidak termasuk biaya makanan dan energi, naik tipis 0,1% pada bulan Juli, CPI diperkirakan akan meningkat sebesar 0,1% pada bulan Agustus, sementara CPI inti diperkirakan akan menyentuh 0,2%.

Sentimen Consumer AS : Jumat, 21:00 WIB. Sentimen konsumen AS meningkat pada awal Agustus untuk 90,4 dari 90 pada bulan Juli. Sebagian besar pelemahan terjadai pada keuangan rumah tangga. Sentimen konsumen diharapkan akan meningkat menjadi 91 pada bulan Agustus.

ANALISA TEKNIKAL

AUD/USD

analisa-teknikal-mingguan-audusd-foreximf-13-sep-2016

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam tampak sedang bearish dan saat ini harga berpotensi membentuk formasi double bottom. Waspadai karena harga berada di bawah indikator moving average. Jika aussie tertahan di bawah resistan 0.75838 dan muncul sinyal sell yang terkonfirmasi maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 0.74978 – 0.73737. Waspadai jika ternyata harga menembus resistance 0.75838 karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD bergerak naik ke kisaran 0.76747. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli.

USD/JPY

analisa-teknikal-mingguan-usdjpy-foreximf-13-sep-2016

USD/JPY pada grafik 4 jam-an terlihat tertahan kuat di atas area support psikologis dimana ada kemungkinan harga berpeluang untuk melakukan fase rebound. Indikator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual. Jika konfirmasi sinyal bullish muncul di sekitar area 101.05 maka akan membuka peluang USD/JPY bergerak hingga ke kisaran 102.17 – 103.30. Waspadai jika harga menembus support 101.05 maka ada potensi pergerakan bearish lanjutan akan terjadi hingga kisaran 100.04.

USD/CHF

analisa-teknikal-mingguan-usdchf-foreximf-13-sep-2016

Secara umum pergerakan USD/CHF berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga bergerak di atas garis tren. Perhatikan, konfirmasi sinyal buy yang mungkin muncul jika harga melakukan pull-back ke area garis tren dan support 0.96610 dimana ada potensi harga akan bergerak ke kisaran 0.97723 – 0.98835. Tetatpi hati-hati jika support 0.96610 tembus karena momen tersebut akan membuat harga semakin jatuh dengan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.95923.

EUR/USD

analisa-teknikal-mingguan-eurusd-foreximf-13-sep-2016

Pada grafik 4 jam-an, EUR/USD bergerak di dalam bullish channel dimana ada kecenderungan harga akan bergerak ke atas. Perhatikan jika resistan 1.12993 ditembus maka euro diperkirakan akan melanjutkan pergerakan hingga kisaran 1.13540. Sebaliknya jika support 1.12107 ditembus maka akan membuat bias mingguan berubah menjadi bearish dimana ada potensi harga akan bergerak hingga kisaran 1.11221. Indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish.

NZD/USD

analisa-teknikal-mingguan-nzdusd-foreximf-13-sep-2016

Bias mingguan, pergerakan NZD/USD terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan pullback ke garis tren. Jika harga tertahan kuat di bawah resistan 0.73760 dan muncul sinyal sell yang valid maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support 0.72586 – 0.72023.

Sebaliknya jika resistance 0.73760 ditembus maka ada kemungkinan NZD/USD bergerak ke kisaran 0.74834. Kondisi indikator stochastic berada di area jenuh beli pada grafik 4 jam-an.

GBP/USD

analisa-teknikal-mingguan-gbpusd-foreximf-13-sep-2016

GBP/USD pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam kondisi bullish dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistance 1.34446. Jika resistance tersebut kembali ditembus maka pound berpotensi akan bergerak ke atas hingga kisaran 1.35918. Hati-hati jika support 1.32974 ditembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dimana ada potensi harga bergerak ke kisaran 1.31502. Indikator stochastic berada dalam kondisi jenuh beli.

EMAS

analisa-teknikal-mingguan-emas-foreximf-13-sep-2016

Emas pada grafik 4 jam-an terlihat terkoreksi dan saat ini harga sedang tertahan di resistan dimana ada kecenderungan emas akan kembali mendapatkan tekanan jika muncul sinyal sell yang valid di area tersebut maka ada potensi support 1314.20 – 1302.39 akan disentuh oleh pergerakan harga. Jika resistance 1333.31 ditembus maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak ke kisaran 1352.43. Indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × four =