forex, analisa forex, analisa forex mingguan

ANALISA FOREX MINGGUAN : 13 – 17 NOVEMBER 2017

Dollar AS tampak kurang menunjukkan taringnya dalam seminggu terakhir. Apakah akan terus meluncur? Pada seminggu mendatang akan dirilis beberapa data penting seperti angka inflasi dan penjualan ritel serta perumahan. Berikut ini adalah fokus untuk sepekan yang akan datang.

Rencana pajak AS bergerak relatif lambat dan kekhawatiran tentang penundaan pemotongan pajak perusahaan telah membebani dollar AS. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan pendapat antara Senate dan House of Representative (DPR), di tengah sepinya rilis data dari AS minggu lalu. Minggu ini pasar masih akan fokus pada RUU Perpajakan AS. Parlemen dijadwalkan mengadakan pemungutan suara mengenai RUU tersebut di minggu ini.

Anggota Fed yang berbicara selama seminggu terakhir masih condong untuk kenaikan suku bunga di bulan Desember. Laporan lowongan kerja JOLTs mengalahkan ekspektasi tapi ini tidak cukup untuk membantu greenback. Krisis Catalonia kembali memanas dalam minggu terakhir. Pound stabil di tengah masalah politik di Inggris dan saat pembicaraan Brexit terus berlanjut. RBNZ agak lebih hawkish, memberikan dukungan kepada kiwi, sementara RBA tidak demikian. RBA merevisi turun target inflasi dan target inflasi 2.0% diproyeksikan baru akan tercapai pada tahun 2019.

Berikut adalah perkiraan untuk berita utama dalam seminggu ini :

Data Inflasi Inggris: Selasa, 16:30 WIB. Inflasi utama mencapai 3% di Inggris. Kenaikan tersebut mendorong BOE untuk menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Dalam keputusan suku bunga tersebut, Carney mengatakan bahwa inflasi diperkirakan akan mencapai puncaknya pada bulan Oktober 2017, yang merupakan penutup laporan ini. Pada pembacaan kali ini diperkirakan lebih tinggi dari 3% yakni 3.1%.

Pidato Yellen, Draghi, Carney, dan Draghi : Selasa, pukul 17.00 WIB. Gubernur Fed AS, ECB, BOE dan BOJ semuanya akan berbicara di konferensi ECB di Frankfurt. Topiknya adalah komunikasi, yang selama ini menjadi bagian penting dari kebijakan bank sentral. Komentar tentang kebijakan bank sentral akan menjadi sangat penting dan dapat berdampak pada USD, EUR, GBP, dan JPY.

Data PPI AS: Selasa, 20:30 WIB. Harga produsen telah meningkat sebesar 0.4% pada bulan September, dan begitupun dengan data core PPI. Kenaikan yang lebih kecil kemungkinannya akan terjadi pada pembacaan berikutnya. Data tersebut berfungsi sebagai pelengkap untuk rilis data CPI. Headline PPI diperkirakan naik sebesar 0.1% dan core PPI sebesar 0.2%.

Data CPI AS : Rabu, 20:30 WIB. Secara bulanan, core CPI naik hanya 0.1% di bulan September. Headline CPI melonjak 0.5%. The Fed masih menetapkan untuk menaikkan suku bunga di bulan Desember, namun prospek kenaikan tiga tahun 2018 dapat berubah jika inflasi tetap terjaga. Headline CPI diperkirakan naik 0.1% dan core CPI sebesar 0.2%.

Penjualan Ritel AS: Rabu, 20:30 WIB. Penjualan ritel utama naik 1.6% sementara penjualan inti naik sebesar 1% pada pembacaan sebelumnya. Penjualan ritel headline diperkirakan untuk tetap tidak berubah dan penjualan inti diprediksi meningkat sebesar 0.2%.

Laporan Pekerjaan Australia: Kamis, 07:30 WIB. Pembacaan 19.8K di bulan September, sebuah hasil yang layak. Tingkat pengangguran turun menjadi 5.5%. Seperti AS, lapangan kerja optimis tidak berarti inflasi. Kenaikan 18.9K diperkirakan dan tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap tidak berubah sebesar 5,5%.

Data Perumahan AS: Jumat, 20:30 WIB. Izin bangunan dan permulaan perumahan bisa mengarah ke arah yang berlawanan, namun jika kedua figur tersebut masuk ke arah yang sama, itu berdampak pada dolar. Data untuk bulan September menunjukkan penurunan izin bangunan menjadi 1,23 juta (disetahunkan) sementara perumahan mulai turun menjadi 1,13 juta. Kenaikan kecil kemungkinan pada pembacaan berikutnya : izin bangunan menjadi 1.25 juta dan perumahan mulai 1.19 juta.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD terlihat dalam kondisi bearish setelah tertahan di area resistance 1.32121 pada grafk 4-jam. Jika harga kembali menembus support 1.30380 maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan pound bergerak bearish ke kisaran 1.29715 – 1.29304. Hati-hati jika harga ternyata tertahan di atas support 1.30380 karena hal tersebut berpotensi mendorong pound hingga kisaran 1.31456 – 1.32121.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam fase koreksi. Perhatikan area 1.16610 – 1.17277 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka EUR/USD berpotensi bergerak ke kisaran 1.16198 – 1.15531. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.17277, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.17689 – 1.18356

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat terus berkonsolidasi. Perhatikan area 0.76239 dimana jika support tersebut kembali pecah, maka aussie berpotensi bergerak ke kisaran 0.75628 – 0.75250. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.77228, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.77838 – 0.78827

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat berada dalam fase koreksi. Jika di area 112.819 – 113.546 ditemukan konfirmasi sinyal beli, maka USD/JPY berpotensi bergerak ke kisaran 113.996 – 114.724. Waspadai jika harga turun ke bawah support 112.369, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 112.369 – 111.641

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada di persimpangan jalan. Jika resistance 0.69379 kembali pecah, maka kiwi berpotensi bergerak ke kisaran 0.69532 – 0.69780. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.69131, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan kiwi kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.68978 – 0.68730

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF terlihat terus berkonsolidasi pada grafik 4-jam. Perhatikan area 1.00369 dimana jika resistance tersebut kembali pecah, maka USD/CHF berpotensi bergerak ke kisaran 1.01080 – 1.01520. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.99218, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.98507 – 0.97356

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

XAU/USD

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terpantau berada dalam fase koreksi. Jika support 1274.13 kembali pecah, maka emas berpeluang turun ke kisaran 1270.78 – 1265.37. Hati – hati jika emas terus tertahan di atas support 1274.13 dan menembus resistance 1279.54, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1282.89 – 1288.30

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + 13 =