forex, analisa forex, analisa forex mingguan

ANALISA FOREX MINGGUAN : 12 – 16 FEBRUARI 2018

Greenback mengalami awal yang buruk tahun ini: pertumbuhan dan skandal yang buruk melukai dolar AS. Harapan untuk stimulus fiskal memudar dengan kegagalan berulang untuk mencabut Obamacare. Pertumbuhan ekonomi mencapai 3% tahunan dan the Fed nampaknya berpegang pada rencananya menaikkan suku bunga tiga kali.

Inflasi rendah juga membebani dolar. Jika inflasi bertahan dan upah tidak dipercepat, The Fed bisa menahan diri dari pengetatan lebih lanjut. Ketua Fed baru Jerome Powell akan mulai menjabat pada Februari 2018, dan dia mungkin tidak mengikuti rencana kenaikan suku bunga tiga kali.

Pasar saham jatuh menjadi berita utama dan memicu sentimen risk-off yang memiliki implikasi yang jelas untuk mata uang. Akankah berlanjut? Fokus bergeser kembali ke AS dengan laporan inflasi dan penjualan eceran. Disamping itu, safe haven yen dicari dan dollar AS mengikuti. Pound berdiri dengan keuntungan di tengah sikap hawkish dari BOE. Euro menerima pesan beragam dari pejabat ECB. RBA myang meninggalkan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan namun data Australia yang lemah menambah aksi jual. Loonie juga mengalami masalah: harga minyak berbalik turun. Akankah aksi jual berlanjut?

Berikut ini adalah data – data ekonomi yang patut diperhitungkan minggu ini :

UK Inflation Report: Selasa, Pk 16:30 WIB. Setelah BOE berbalik hawkish, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga di bulan Mei telah meningkat cukup besar. Namun, tergantung pada inflasi yang terjaga. Headline CPI berdiri pada 3% y / y pada bulan Desember dan sekarang kami mendapatkan rilis pertama untuk 2018. Diperkirakan sebuah penurunan menjadi 2.9%. CPI inti adalah 2.5% dan diperkirakan akan mencapai hingga 2.6% sekarang.

PDB Jerman: Rabu, Pk 14:00 WIB. Kita sudah memiliki perkiraan awal PDB zona euro, tapi itu tidak termasuk ekonomi terbesar: Jerman. Zona euro melihat tingkat pertumbuhan yang sangat kuat sebesar 0.8% pada Q3 2017. Sekarang kita akan mendapatkan perkiraan untuk Q4 dan setahun penuh. Q4 membawa ekspektasi untuk 0.6%.

Inflasi AS: Rabu, Pk 20:30 WIB. Inflasi adalah perpaduan dengan pertumbuhan yang solid, pasar kerja yang optimis dan upah yang lebih tinggi lagi. Tidak adanya inflasi adalah “misteri” seperti yang pernah dikatakan oleh mantan Ketua Fed Janet Yellen di masa lalu. Core CPI naik 0.3% m / m di bulan Desember dengan 0.2% diperkirakan sekarang. Tahun ke tahun, harga inti naik 1.8%. Kenaikan di sini adalah kuncinya. Inflasi utama hanya 0.1% dan saat ini diperkirakan akan meningkat sebesar 0.3%.

Penjualan Ritel AS: Rabu, Pk 20:30 WIB. Perekonomian AS difokuskan pada konsumsi, menjadikannya indikator tingkat atas. Namun, seiring dengan semakin pentingnya inflasi dan publikasi simultan,”seperti yang diharapkan” pada CPI akan dibutuhkan untuk lebih menekankan pada penjualan. Pada bulan Desember, headline dan core sales naik 0,4%. Penjualan headline diproyeksikan akan meningkat sebesar 0.5% dan penjualan inti sebesar 0.2%.

Laporan Pekerjaan Australia: Kamis, Pk 07.30 WIB. Australia memperoleh 34.7K pekerjaan pada bulan Desember dalam sebuah laporan pekerjaan yang sangat baik. Kali ini, kenaikan yang lebih moderat sebesar 15.2K diperkirakan sementara tingkat pengangguran diprediksi tetap tidak berubah sebesar 5/5%.

PPI AS: Kamis, Pk 20:30. Indeks Harga Produsen biasanya memiliki dampak yang lebih besar bila dilepaskan sebelum CPI, namun masih memiliki banyak bobot. PPI dan Core PI keduanya tergelincir sebesar 0.1% pada bulan Desember. Headline PPI diperkirakan meningkat sebesar 0.4% m / m dan core PPI sebesar 0.2%.

Data Perumahan AS: Jumat, 20:30 WIB. Izin bangunan dan permukiman mulai memiliki dampak signifikan saat mereka bergerak bersamaan tapi juga bisa saling mengimbangi. Pada bulan Desember, izin mendirikan bangunan berada pada tingkat tahunan yang tinggi sebesar 1,30 juta dan diperkirakan akan mencapai 1,31 juta.

Sentimen Konsumen AS: Jumat, 22:00 WIB. Ukuran kepercayaan konsumen University of Michigan mencapai 95,7 poin pada akhir ujian untuk bulan Januari. Akan menarik untuk melihat apakah penurunan pasar saham akan berdampak pada sentimen dalam pembacaan awal untuk bulan Januari. Hanya sedikit penurunan sampai 95.6 yang diperkirakan.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bearish. Jika support 1.37635 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan pound bergerak bearish ke kisaran 1.36424 – 1.35675. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1.39595 – 1.40806 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka GBP/USD berpotensi bergerak ke kisaran 1.38846 – 1.37635. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.40806, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.41555 – 1.42766

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bearish. Jika support 1.22046 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan euro bergerak bearish ke kisaran 1.21299 – 1.20837. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1.23255 – 1.24002 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka EUR/USD berpotensi bergerak ke kisaran 1.22793 – 1.22046. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.24002, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.24464 – 1.25211

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bearish. Jika support 0.77581 pecah, maka aussie berpotensi bergerak ke kisaran 0.76692 – 0.76142. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 0.79020 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal jual, maka aussie berpotensi bergerak ke kisaran 0.77581. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.79020, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.79908 – 0.81347.

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bearish. Perhatikan area 108.694 – 109.103 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka USD/JPY berpotensi bergerak ke kisaran 108.442 – 108.034. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 109.103, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 109.355 – 109.763

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bearish. Perhatikan area 0.72413 – 0.72825 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka USD/JPY berpotensi bergerak ke kisaran 0.72159 – 0.71747. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.72825, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan kiwi kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.73079 – 0.73491.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF terlihat masih berada dalam kondisi bullish pada grafik 4-jam. Melihat kondisi saat ini, USDCHF telah menembus resistance 0.93857 dan berpotensi bergerak ke kisaran 0.94174 – 0.94687. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.93345, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bearish membidik support dikisaran 0.93028 – 0.92515

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

XAU/USD

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terpantau berada dalam kondisi bearish. Perhatikan area 1321.82 – 1331.02 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka emas berpotensi bergerak ke kisaran 1316.12 – 1306.91. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1331.02, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1336.72 – 1345.93.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × three =