4 Tanda Perubahan Trend Dalam Trading Forex

Trading Forex

Sangat penting memiliki sahabat. Ia bisa menguatkan Anda saat Anda lemah, mendukung Anda menjalani hidup, serta mengingatkan Anda tatkala Anda melakukan kesalahan.

Dalam dunia trading, sahabat Anda adalah trend.
Istilah “the trend is your friend” adalah postulat dalam trading forex.

Trend merupakan representasi kekuatan pasar. Anda tidak mungkin bisa melawan pasar.

Jika tidak bersahabat dengan trend, itu artinya Anda mengumumkan permusuhan dengan pasar. Ini berbahaya!

Karena Anda tidak mungkin melawan pasar, maka satu-satunya jalan adalah mengikuti ke mana pasar bergerak. “If you can’t beat them, join them”, kata orang Inggris.

Mengikuti arus pasar ibarat berenang di sungai yang deras. Kepiawaian mengikuti arus akan membawa Anda sampai ke seberang sungai dengan selamat.

Kata orang Jawa, “Ngéli ning ora kéli.” Artinya “menghanyutkan diri, namun tidak sampai terhanyut (maksudnya celaka).”

Namun tidak seperti arus sungai yang selalu bergerak ke satu arah, pasar memiliki dinamikanya sendiri. Kadang harga bergerak naik, kadang turun. Pergerakannya pun seringkali ekstrim.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: “Bagaimana saya bisa mengenali potensi perubahan arah pasar?”

Ya, Anda harus bisa mengenali potensi perubahan arah pasar agar tidak merasa “tertipu”. Bisa jadi suatu ketika Anda mengira harga akan tetap naik, namun ternyata arahnya berubah menjadi turun. Atau, Anda mengira pasar akan segera berbalik arah, namun ternyata masih melanjutkan arah sebelumnya.

Untuk itu, inilah beberapa tips untuk melihat tanda-tanda perubahan trend dalam trading forex yang perlu Anda ketahui.

Harus Tahu #1: Manfaatkan Trendline

Anda tentu mengenal “trendline” kan?
Belum? Wah… jika belum, pelajarilah trendline sekarang.

Trendline merupakan alat yang sangat lazim digunakan sebagai alat analisis teknikal dalam trading forex. Selain berfungsi sebagai support (dalam uptrend) dan resistance (dalam downtrend), trendline merupakan salah satu alat yang paling sederhana untuk dapat mengenali arah tren.

Kesalahan dalam mengenali tren adalah awal dari kegagalan Anda meraih keuntungan dalam trading. Syarat untuk menarik garis trendline yang valid adalah paling tidak terdapat dua puncak atau lembah yang dapat dihubungkan.

Trading Forex

Tembusnya trendline dapat dijadikan indikasi awal bahwa harga berpotensi berubah arah trennya.

Trendline dianggap tembus jika seluruh body candlestick yang terbentuk berada diluar garis trendline.

Harus Tahu #2: Skenario Non-Failure Swing

Dalam buku “Technical Analysis of the Financial Markets” karya John J. Murphy, disebutkan bahwa ada dua kondisi yang bisa memberikan petunjuk berakhirnya sebuah trend. Kedua kondisi tersebut adalah kondisi non-failure swing dan failure swing.

Kondisi non-failure swing adalah sebuah pergerakan harga yang langsung menembus titik top atau bottom terakhir, setelah mencapai titik terjauh dari trennya. Ilustrasinya kira-kira begini:

Trading Forex

Kita mulai dari gambar sebelah kiri dulu.
Gambar itu memperlihatkan perubahan arah tren dari naik ke turun.

Konfirmasinya adalah sewaktu harga berhasil menembus bottom terakhir (A) dan membentuk bottom yang lebih rendah (C). Setelah itu, pasar membentuk puncak lagi (D) yang tidak lebih tinggi dari puncak sebelumnya (B), baru kemudian turun dan menembus support (C) dan bergerak menuju titik E.

Bagaimana dengan gambar sebelah kanan?
Gambar itu adalah proses pembalikan dari turun menjadi naik.

Konfirmasinya adalah sewaktu harga berhasil menembus puncak terakhir (A) dan membentuk puncak yang lebih tinggi (C). Setelah itu, pasar membentuk lembah lagi (D) yang tidak lebih tinggi dari puncak sebelumnya (B), baru kemudian naik dan menembus resistance (C) dan bergerak menuju titik E.

Harus Tahu #3: Skenario Failure Swing

Bedanya dengan non-failure swing, di skenario failure-swing ini tidak ada “pull-back”.

Supaya lebih gampang menjelaskannya, ada baiknya lihat gambar berikut ini:

Trading Forex

Jadi, setelah tembus titik C, harga langsung bergerak menuju E, tanpa ada koreksi atau pull-back lagi.

Namun perhatikan bahwa titik D pada saat uptrend tak pernah lebih tinggi daripada titik B.

Sebaliknya titik D pada saat downtrend tak pernah lebih rendah daripada titik B.

Harus Tahu #4: Kenali Reversal Pattern

“Sejarah selalu berulang”. Itulah salah satu prinsip dasar analisa teknikal.

Pengulangan yang dimaksud adalah berupa pola-pola pergerakan harga. Dengan mempelajari pola pergerakan harga di masa lalu, kita bisa memperkirakan ke mana arah pasar selanjutnya, jika pola yang sama kembali muncul.

Untuk mengenali pembalikan arah, Anda pun bisa memanfaatkan pola yang disebut reversal pattern. “Reversal” sendiri berarti “pembalikan”, maka “reversal pattern” artinya kira-kira adalah “pola pembalikan (arah).”

Ada beberapa pola yang dapat mengindikasikan bahwa trend berakhir dan berpotensi berbalik arah, yaitu:

  • Double top,
  • Double bottom,
  • Triple top,
  • Triple bottom,
  • Head and shoulders, dan
  • Inverse head and shoulders.

Anda ingin mempelajari pola-pola tersebut lebih detail lagi?
Gampang, masuk saja ke laman edukasi kami di sini.

Jadi, Kesimpulannya?

Meskipun Anda harus bisa mengikuti trend dan memanfaatkannya untuk melakukan transaksi dalam trading forex, Anda harus tahu kapan Anda keluar dari pasar.

Mengenali potensi pembalikan arah trend merupakan hal yang mutlak harus Anda ketahui agar bisa segera mengamankan keuntungan yang sempat Anda peroleh, atau segera membuang transaksi yang merugi agar tak terseret lebih jauh.

Selamat trading.

Cara Mudah Menggunakan Strategi Trendline

Trendline dalam istilah trading forex merupakan salah satu alat yang paling sederhana dalam analisis teknikal.

Namun jangan tertipu pada penampilannya yang sederhana itu, sebab di balik kesederhanaannya tersimpan potensi yang besar untuk menghasilkan keuntungan bagi transaksi Anda.

Strategi Trendline

“Trendline? Sungguh?”
Mungkin pertanyaan itu yang berkecamuk di pikiran Anda saat ini.

Ya. Trendline.
Sungguh. Percayalah.

Pernah dengar ungkapan “the trend is your friend”?
Trend harga adalah teman Anda.

Jangan bermusuhan dengan trend, karena itu hanya akan membuat Anda kepayahan dalam trading, bahkan berujung kehancuran. Anda tak akan pernah bisa mengalahkan pasar.

Yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti ke arah mana pasar bergerak. Itulah satu-satunya cara yang paling aman.

Sesuai dengan namanya, trendline tentu saja adalah alat yang bisa Anda gunakan untuk mengenali arah trend. Selain itu, trendline ini juga berfungsi sebagai support (dalam uptrend) dan resistance (dalam downtrend).

Kali ini, Anda akan mempelajari cara mengombinasikan trendline dengan indikator teknikal yang juga sederhana sebagai sebuah sistem atau strategi trading.

Yang pertama kali perlu Anda lakukan adalah tentu saja mengenali trend itu sendiri.

Secara kasat mata, sebenarnya Anda sudah bisa mengetahui trend apa yang tengah berlangsung di pasar saat itu. Jika Anda telah mengenali trend yang berlangsung saat itu, Anda bisa menarik trendline.

Pada contoh di bawah ini, terlihat chart GBP/USD bergerak dalam uptrend. Anda bisa melihat trendline di chart tersebut.

STRATEGI TRENDLINE

Oke. Biasanya kemudian muncul pertanyaan: apa yang selanjutnya harus dilakukan?

Prinsipnya sederhana saja. Anda tinggal menunggu koreksi terjadi hingga ke area trendline tersebut dan mencari konfirmasi sinyal bullish sebelum trendline tersebut tembus.

Permasalahannya kemudian adalah sinyal seperti apakah yang harus Anda cari?

Solusi untuk permasalahan tersebut adalah: indikator teknikal. Dalam hal ini, Anda bisa memasang indikator teknikal yang bersifat oscillator di chart Anda.

Analis teknikal di FOREXimf.com menyarankan untuk menggunakan stochastic dan CCI sebagai “filter” untuk mencari sinyal buy atau sell (baca di sini: stochastic dan CCI).

Sebagai penguat, Anda juga bisa menggunakan konfirmasi pola candlestick, atau nama kerennya: candlestick pattern (baca: mengenal pola-pola candlestick).

Tentu saja Anda bebas bereksperimen menggunakan berbagai macam indikator yang sesuai dengan karakter Anda sebagai trader, namun sebaiknya Anda tetap menjaga prinsip “simplicity” atau kesederhanaan.

Jangan sampai – saking kompleksnya – justru Anda dibingungkan oleh sistem yang Anda buat sendiri. Jika Anda mau, silakan kunjungi halaman edukasi kami yang khusus membahas indikator teknikal dan cara menggunakannya di sini.

STRATEGI TRENDLINE 1

Nah, setelah Anda selesai memasang “setup” tersebut di chart Anda, maka Anda tinggal mengikuti aturan-aturan yang dipaparkan berikut ini.

Aturan Skenario Buy

  • Pastikan trend yang sedang berlangsung adalah Uptrend (trend naik).
  • Tunggu koreksi terjadi ke area trendline.

STRATEGI TRENDLINE 2

  • Jika koreksi sudah terjadi, tunggu konfirmasi sinyal bullish dari stochastic dan CCI. Jika konfirmasi sinyal stochastic dan CCI diikuti oleh kemunculan candlestick pattern, maka sinyal bullish akan semakin kuat.

STRATEGI TRENDLINE BUY 1

  • Tempatkan target (TP) di resistance yang terdekat, serta stoploss (SL) di bawah trendline (10-20 pips di bawah trendline).

STRATEGI TRENDLINE BUY 2

“Ending” dari skenario di atas:

STRATEGI TRENDLINE BUY 3

Aturan Skenario Sell

  • Pastikan trend yang berlangsung adalah Downtrend (trend turun).
  • Tunggu koreksi terjadi ke area trendline.

STRATEGI TRENDLINE SELL 1

  • Jika koreksi sudah terjadi, tunggu konfirmasi sinyal bearish dari stochastic dan CCI. Jika konfirmasi sinyal stochastic dan CCI diikuti oleh kemunculan candlestick pattern, maka sinyal bearish akan semakin kuat.

STRATEGI TRENDLINE SELL 2

  • Tempatkan target (TP) di support yang terdekat, serta stoploss (SL) di atas trendline (10-20 pips di atas trendline).

STRATEGI TRENDLINE SELL 3

Nah, “ending” skenario sell di atas ternyata seperti ini:

STRATEGI TRENDLINE SELL 4

Contoh-contoh chart di atas kebetulan menggunakan time frame Daily (harian) dan H4 (4 jam), namun tentu saja Anda tidak perlu terpaku pada time frame yang dicontohkan. Silakan bereksperiman mencoba time frame lain yang sesuai dengan style atau tipe trading Anda.

Anda juga bebas melakukan uji coba dengan indikator teknikal yang lain dengan konsep trendline yang sama.

Terakhir, ingatlah bahwa tidak ada sistem trading yang sempurna. Maka dari itu pergunakanlah modal Anda dengan bijak. Terapkan manajemen resiko dan manajemen modal yang baik. Agar lebih mantap, cobalah dahulu di demo account.

Selamat mencoba.

Yuk, Belajar Mengenal Seluk-Beluk Trading Forex

Trading forex bukanlah hal yang mudah.
Tetapi bukan berarti tidak bisa dipelajari.

Tak sedikit dari para trader forex hebat sekarang yang awalnya hanya orang biasa yang buta akan dunia forex. Namun dengan semangat pantang menyerah untuk belajar forex, ternyata bisa membawa mereka meraih keuntungan besar melalui trading forex.

Siapa sih yang bisa trading forex?
Apakah hanya seorang trader kelas dewa yang bisa?

Wah, Anda salah.
Di sini everyone can trade
Siapapun orangnya dan apapun latar belakangnya.

Jadi, untuk para pemula jangan ragu untuk mendalami ilmu trading.

Nah, untuk Anda para pemula yang masih belajar forex tidak ada salahnya Anda mengenal dulu forex itu seperti apa, memahami karakteristik produk forex, jam perdagangan nya, dan faktor yang mempengaruhi perubahan harga.

Apa itu forex?

Pasar mata uang atau forex (Foreign Exchange) adalah pasar investasi terbesar di dunia yang terus berkembang pesat setiap tahunnya.

Berdasarkan data 2013 Triennial Central Bank Survey of Foreign Exchange and OTC Derivatives Markets Activity dari Bank for International Settlements menunjukkan bahwa perdagangan di pasar forex rata-rata $5.3 trilyun per hari pada bulan April 2013.

Perdagangan forex ini mengalami peningkatan dari yang tadinya $4.0 trilyun pada April 2010, dan $3.3 trilyun pada April 2007.

Volume perdagangan yang besar ini menyebabkan likuiditas yang tinggi pada pasar forex. Semakin mudahnya trading forex online, dan likuiditas pasar forex yang terus meningkat, sehingga menarik partisipasi yang lebih besar dari berbagai jenis kalangan.

Kapan Anda bisa trading forex?

Anda bisa trading forex kapan saja kecuali weekend, yaitu 24 jam sehari dan 5 hari seminggu, dengan tiga sesi perdagangan terbesar yaitu sesi perdagangan Eropa, Asia, dan Amerika Serikat.

Tinggal sekarang Anda yang menentukan akan trading dengan rentang waktu jangka pendek (short term) atau jangka panjang (long term), semuanya tergantung tipe seorang trader.

Tentunya strategi forex yang akan Anda gunakan juga harus memperhatikan waktu perdagangan.

Bagaimana bentuk produk forex?

Forex diperdagangkan dalam bentuk pasangan mata uang (currency pair). Tidak seperti pasar saham, di mana Anda dapat membeli atau menjual saham tunggal, Anda harus membeli satu mata uang dan menjual mata uang lain di pasar forex.

Menurut 2013 Triennial Survey, pasangan mata uang yang paling sering diperdagangkan adalah sebagai berikut:

  1. EURUSD: 24,1%
  2. USDJPY: 18,3%
  3. GBPUSD: 8,8%

Dimana mata uang dollar AS terlibat dalam 87.0% dari transaksi, diikuti oleh euro (33,4%), kemudian yen (23,0%), dan sterling (11,8%).

‘Siapa’ yang bisa menyebabkan perubahan nilai tukar mata uang?

Salah satu penyebabnya adalah supply and demand. Ketika dunia membutuhkan lebih banyak dollar, maka akan mengakibatkan nilai dollar meningkat dan ketika ada terlalu banyak beredar, maka harganya turun.

Kekuatan yang menggerakkan pasar saham juga dapat berimbas pada perubahan nilai mata uang. Faktor-faktor lain seperti tingkat suku bunga, data ekonomi baru dari negara-negara terbesar dan ketegangan geopolitik juga dapat mempengaruhi harga mata uang.

Di mana sih kita bisa trading forex?

Anda pemula yang masih belajar forex, sekarang dimana pun Anda berada Anda bisa trading forex yang penting Anda terkoneksi dengan jaringan internet.

Kok bisa? mungkin Anda berpikiran demikian.
Perkembangan market forex yang sangat pesat dan diiringi oleh tumbuhnya pialang forex online yang menjadi mitra Anda dalam trading menjadi paduan yang sangat pas.

Sistem trading forex online ini tentunya sangat membantu, tetapi Anda juga harus berhati-hati dalam memilih pialang online yang teregulasi resmi untuk keamanan Anda dalam melakukan trading.

Banyak pialang online seperti FOREXimf.com yang sangat welcome pada para pemula di dunia trading forex.

Selain sebagai mitra trading, mereka juga membantu dan tidak segan membagi ilmu kepada para pemula yang sedang belajar forex.

Kenapa sih harus trading forex?

Pemula yang sedang belajar forex mungkin banyak yang bertanya apa sih keunggulan trading forex dibanding produk lainnya?

Seperti yang sudah dijelaskan di awal bahwa, market forex merupakan pasar yang sangat potensial di lihat dari tingkat likuiditas yang tinggi dan tentunya terus berkembang pesat dari waktu ke waktu.

Dilihat dari waktu perdagangan, forex sangat cocok untuk semua orang di seluruh belahan dunia. Trading forex tidak perlu menunngu pembeli ketika kita akan menjual ataupun penjual ketika kita akan membeli.

Mata uang juga diperdagangkan dalam berbagai ukuran dengan satuan lot, semakin besar ukuran transaksi maka semakin besar peluang keuntungannya ataupun kerugiannya.

Sesuai dengan prinsipnya ‘high risk-high return’.

Penggunaan leverage sebagai pengungkit untuk meningkatkan nilai transaksi laba ruginya. Dalam forex seorang trader bisa memetik keuntungan saat harga naik ataupun turun (two ways opportunity).

Semua potensi ini pastinya sangat sayang untuk Anda lewatkan, bergabunglah dan jadilah salah satu trader di market forex.

Apakah bisa seorang pemula sukses di dunia trading forex?
Tentu saja sangat mungkin, asalkan mau belajar dan berlatih.

Semoga bermanfaat dan happy trading.

5 Langkah Mudah Melakukan Analisa Teknikal

Analisa teknikal itu sulit!

Pernahkah Anda mendengar kalimat seperti itu?

Sering? Baiklah.

Pada kesempatan ini biar saya tegaskan, diketik dengan huruf kapital nan tebal, ITU BOHONG!

Analisa teknikal tidak serumit seperti yang terlihat. Tidak percaya?

Coba lihat gambar dibawah ini, dan katakan ke mana arah pergerakan harga pada umumnya. Naik, atau turun?

5 Langkah Mudah Analisa Teknikal TRENDLINE

Apakah jawaban Anda?
Turun?

Hei! Anda baru saja melakukan analisa teknikal dan jawaban Anda BENAR. Jadi, tidak sulit kan?

Yang baru saja Anda lakukan adalah aplikasi dasar analisa teknikal, yaitu menentukan arah atau TREND, dan Anda sudah melakukannya dengan baik.

Artinya, Anda sudah memiliki dasar yang cukup kuat untuk bisa melakukan analisa teknikal yang lebih canggih.

Lalu, sebenarnya apa yang Anda butuhkan dalam analisa teknikal ini?

Salah satu hal yang paling penting adalah “kesabaran”, dan yang kedua adalah sumber belajar yang tepat untuk Anda.

Dan, selamat! Anda sudah menemukannya sejak pertama kali Anda mengunjungi website FOREXimf.com

Langkah Mudah Analisa Teknikal

5 Langkah Mudah Analisa Teknikal LEARNING

Sekarang, Anda mungkin sudah tidak sabar untuk mengetahui apa saja langkah-langkah penting dalam melakukan analisa teknikal.

Tetapi sebelumnya, Anda harus mengetahui dulu 3 hal penting dalam analisa teknikal, yaitu:

  1. Konsep dasar analisa teknikal
  2. Konsep mengenai trend
  3. Konsep support dan resistance.

Baca juga: Konsep Dasar Analisa Teknikal yang Perlu Anda Ketahui

Setelah Anda memahami ketiga hal tersebut, barulah Anda bisa melakukan lima langkah sederhana untuk melakukan analisa teknikal dengan baik yang akan dibahas dalam artikel berikut ini.

1. Buka chart dan kenali trend yang tengah berlangsung

Langkah pertama yang harus Anda lakukan tentu saja adalah membuka chart, kemudian lihat trend yang sedang berlangsung. Anda bisa memilih, trend yang mana yang ingin Anda ikuti dan manfaatkan.

Kenalilah trend yang sedang berlangsung, mulai dari trend jangka panjang, baru kemudian mundur ke trend jangka menengah atau jangka pendek.

Meskipun Anda boleh memilih trend mana yang akan Anda manfaatkan, disarankan untuk mencari trend jangka panjang (major trend) dan mengikutinya. Ingat, “trend is your friend”.

5 Langkah Mudah Analisa Teknikal TREND IS YOUR FRIEND

Jika Anda telah mengenali trend-nya, maka strategi yang terbaik bagi Anda adalah mengambil posisi (transaksi) yang searah dengan trend yang sedang berlangsung.

Jika trend saat itu adalah naik (uptrend), maka sebaiknya Anda mencari peluang “buy”. Sebaliknya, jika trend-nya adalah turun (downtrend), maka carilah peluang “sell”.

2. Tentukan support dan resistance

Setelah Anda bisa mengenali trend yang sedang berlangsung, langkah selanjutnya adalah menentukan di mana level support dan resistance.

Anda bisa mencari peluang “buy” di area support atau “sell” di area resistance. Tentu saja Anda tak boleh melupakan langkah pertama di atas, yaitu mengambil posisi yang searah dengan trend.

Dengan kata lain, jika Anda melihat trend saat itu adalah uptrend, maka carilah posisi “buy” di area support, demikian sebaliknya.

5 Langkah Mudah Analisa Teknikal BUY SELL

Level-level support dan resistance juga bisa Anda manfaatkan sebagai “peringatan” jika ternyata harga tidak bergerak seperti yang Anda harapkan.

Jika misalnya support tembus padahal Anda sebelumnya sudah membuka posisi “buy”, maka tembusnya support tersebut seharusnya menjadi peringatan untuk melakukan cut-loss.

3. Manfaatkan Moving Average

Anda juga bisa memanfaatkan indikator moving average (MA) untuk mengenali trend yang berlangsung.

Jika Anda mengalami kesulitan untuk menggambar trendline, Anda bisa melihat pergerakan MA untuk membantu Anda mengidentifikasi trend.

Sederhananya, jika Anda melihat MA bergerak turun dan harga bergerak di bawah MA, maka trend saat itu adalah downtrend. Sebaliknya, jika Anda melihat MA bergerak naik dan harga bergerak di atas MA, maka trend saat itu adalah uptrend.

Selain itu, MA juga bisa berfungsi sebagai support dan resistance. Jika MA berada di atas pergerakan harga, ia berfungsi sebagai resistance. Jika MA berada di bawah pergerakan harga, fungsinya adalah sebagai support.

4. Filter dengan indikator osilator

Indikator osilator bisa memberikan gambaran apakah pasar sedang berada dalam keadaan jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold).

Kondisi overbought artinya adalah keadaan ketika harga dianggap sudah cukup tinggi pada saat itu. Kondisi ini seringkali diikuti oleh penurunan harga.

Sebaliknya, kondisi oversold berarti harga dianggap sudah cukup rendah pada saat itu, dan seringkali diikuti oleh naiknya harga.

Ketika indikator osilator sudah memperlihatkan indikasi overbought, maka yang perlu Anda lakukan adalah menunggu konfirmasi sinyal sell.

Sebaliknya, jika osilator memperlihatkan indikasi oversold, tunggulah konfirmasi sinyal buy.

Namun perlu Anda catat bahwa tidak selalu kondisi overbought atau oversold diikuti oleh pembalikan arah pergerakan harga. Ada kalanya indikator terus berada di area overbought atau oversold untuk beberapa waktu, namun harga terus bergerak melanjutkan arah sebelumnya.

Untuk menyiasatinya, Anda harus menyesuaikan sinyal yang diberikan oleh indikator dengan trend yang sedang berlangsung.

Dalam kondisi uptrend, carilah hanya sinyal buy saja, sebaliknya dalam kondisi downtrend carilah hanya sinyal sell saja. Cara ini relatif lebih aman.

5 Langkah Mudah Analisa Teknikal SIMPLEIndikator yang bisa Anda gunakan di antaranya adalah stochastic dan CCI.

Oh ya, ada hal penting yang perlu Anda ingat, “JANGAN TERLALU BANYAK MENGGUNAKAN INDIKATOR”.

Sebab justru “kelatahan” itulah yang membuat analisa teknikal menjadi rumit.

Gunakanlah satu atau dua indikator teknikal saja, maksimal tiga.

Di blog ini, sudah ada artikel yang membahas teknik analisa sederhana dengan hanya menggunakan trendline, stochastic dan CCI. Silakan Anda baca di sini.

5. Tentukan stop loss dan target profit

Langkah terakhir, tentukanlah level stop loss dan target profit dari transaksi yang Anda lakukan.

Dalam menentukan stop loss dan target profit, Anda tidak boleh lupa pada aturan risk-reward-ratio, di mana stop loss (resiko kerugian) tidak boleh lebih besar daripada target profit. Ini aturan yang tak boleh dilanggar.

Anda pun harus menentukan seberapa besar volume transaksi yang Anda lakukan. Sesuaikan dengan trading plan Anda. Sehingga, seandainya Anda mengalami kerugian, maka resiko yang Anda terima tidak melebihi toleransi resiko Anda.

Baca juga: Manajemen Modal yang Baik untuk Trading

 


Setelah Anda mengikuti 5 langkah mudah melakukan analisa teknikal ini, mudah-mudahan Anda tak lagi akan berpikir bahwa analisa teknikal itu sulit.

Justru sebenarnya para trader sendirilah yang membuat analisa yang dilakukannya menjadi semakin rumit, karena tidak mengikuti lima langkah mudah seperti yang telah dipaparkan dalam artikel ini.

Jadi, selamat melakukan analisa teknikal dengan gembira. 🙂

Rahasia Trading Forex Menggunakan Berita Fundamental

Analisa fundamental merupakan suatu proses analisa terkait dengan hal-hal yang mewakili ekonomi suatu negara secara umum.

Analisa ini biasanya diwakili oleh berita (news) yang berulang secara periodik, dan mampu mengerakan pasar pada saat itu.

Berita fundamental ini cukup berpengaruh meskipun pada umumnya bersifat sementara. Namun adanya berita fundamental ini terkadang bisa mempengaruhi trend secara makro di waktu mendatang.

Berbeda dengan analisa teknikal yang memanfaatkan “history” pergerakan harga, dalam analisa fundamental; Anda justru akan mencoba untuk “menangkap” peluang yang mungkin akan muncul mengiringi berita atau data ekonomi terkait negara tertentu yang tentu akan mempengaruhi mata uang negara tersebut.

Dengan mengamati dan mempelajari data-data ekonomi tersebut, seakan-akan Anda mencoba untuk “mengintip” kemungkinan pergerakan harga selanjutnya.

Cara Melakukan Analisa Berita

Ada banyak cara.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkan informasi yang terdapat dalam website Forex Factory.

Website tersebut menyajikan sejumlah data-data ekonomi dari beberapa negara penting yang dianggap dapat menggerakkan pasar.

Namun Anda harus ingat bahwa hal tersebut bukan berarti tanpa resiko.

Anda harus tetap ingat bahwa tingkat pergerakan volatilitas harga meningkat saat berita di rilis, dan cukup sulit untuk menduga kemana harga akan bergerak. Perlu adanya strategi untuk menghadapi situasi seperti ini.

Forex Factory & Analisa Fundamental

Dengan memanfaatkan informasi yang ada pada forexfactory.com, kita bisa mencoba melakukan analisa untuk menghadapi situasi tersebut. Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Menyamakan Zona Waktu

6-2-2014 2-41-16 PM

Pertama-tama, klik link untuk angka jam di sebelah tombol “Login”.

*Anda bisa melihat link tersebut dalam bentuk jam yang terletak dekat dengan date & today calendar.

6-2-2014 2-45-41 PM

 

  • Pada bagian Time Zone, Pilih “(GMT+7:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta”
  • Kemudian pada bagian DST, pilih “DST Off”
  • Lalu klik “Save Settings”

2. Filter (Menyaring) Berita

Secara default, forexfactory.com akan menampilkan semua berita yang terkait dengan sejumlah mata uang utama yang cukup panjang dan rumit.

Jika Anda hanya menginginkan berita-berita yang terkait dengan mata uang yang sedang Anda trading-kan, Anda bisa melakukan filter berita seperti contoh dibawah ini:

  • Klik menu “Filter” yang terdapat pada bagian kanan website

6-2-2014 2-47-20 PM

  • Pilih mata uang yang ingin Anda amati

6-2-2014 2-49-08 PM

  • Pilih tingkat pengaruh dari berita

Tingkatan pengaruh berita:
– Merah (High Impact)
– Orange (Medium Impact)
– Kuning (Low Impact)
– Putih (Non Economic)

  • Pilih Tipe Berita
  • Kemudian klik tombol “Apply Filter”

3. Melakukan Analisa Berita

Setelah menerapkan filter berita diatas, daftar berita selama satu minggu yang ditampilkan pun akan jauh lebih mudah dan cepat untuk diamati.

Sebelum melangkah ke cara melakukan analisa berita fundamental, sebaiknya Anda pahami dulu menu-menu yang terdapat didalamnya. Berikut penjelasan:

  1. Date & Time: Tanggal dan waktu dari berita
  2. Currency: Mata uang yang dipengaruhi berita
  3. Impact: Tingkat pengaruh berita
  4. Detail: Menampilkan detail berita. Pengaruh dari berita ini dapat dipelajari dari informasi “usual  impact”
  5. Actual: angka yang akan dirilis
  6. Forecast: Prediksi berdasarkan analisis para ahli
  7. Previous: Angka periode sebelumnya untuk data yang sama

 

6-2-2014 2-52-06 PM

 

4. Mengartikan Berita dan Dampaknya

Untuk dapat mengerti arti dari berita yang ada dan dampaknya, Anda dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

 

5-29-2014 7-22-36 PM 1

 

  • Klik gambar folder (kolom “Detail”)

new 5-29-2014 7-23-31 PM

 

  • Kolom “Specs” untuk mengetahui detail berita
  • Kolom history untuk melihat hasil rilis data sebelumnya
  • “Usual Effect” merupakan dampak berita terhadap pergerakan mata uang negara yang bersangkutan.

Jika data rilis berwarna hijau berarti bagus untuk mata uang tersebut, jika data rilis berwarna merah berarti buruk untuk mata uang tersebut.

Strategi Trading Berdasarkan Berita Fundamental

Setelah Anda mengerti bagaimana cara menggunakan fitur-fitur yang dimiliki forexfactory, sekarang kita akan membahas bagaimana caranya memanfaatkan berita dalam strategi trading.

Perlu diingat bahwa sebaiknya Anda hanya memanfaatkan data-data ekonomi yang mempunyai dampak besar terhadap pergerakan harga, yaitu data yang memiliki icon yang berwarna merah.

123 5-29-2014 9-13-01 PM

6-2-2014 3-04-51 PM (icon berwarna merah) merupakan data-data ekonomi yang tergolong kedalam “data penting”, atau istilah lainnya adalah “big figure”.

Contoh yang paling populer adalah data non-farm payrolls Amerika Serikat (di Forexfactory.com namanya adalah Non-Farm Employment Change).

Dibawah ini adalah contoh strategi yang bisa Anda manfaatkan saat data non-farm payrolls akan dirilis.

Perhatikan grafik USD/JPY di bawah ini sebelum data di rilis:

5-30-2014 4-25-40 PM

  • Tentukan harga tertinggi dan harga terendah dari candle – candle pada hari bersangkutan. (sangat baik jika kondisi harga dalam keadaan sideways sebelum data di rilis)

12345 5-30-2014 4-25-40 PM

  • Pasang Pending Order Buy Stop di harga 103.157 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)
  • Pasang Pending Order Sell Stop di harga 102.828 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)
  • Jika salah satu pending order kena, maka tutuplah pending order lawannya.
  • Ternyata hasil data rilis bagus untuk USD (berwarna hijau) dan USD menguat dratis sekitar 50 point. Dalam contoh di bawah terlihat datanya naik dari 129K menjadi 175K, padahal “forecast”-nya hanya 151K.

new123 5-29-2014 9-13-01 PM

1asd 5-30-2014 4-25-40 PM

Efek data Non-farm Payrolls AS yang dirilis pada tanggal 9 Maret 2014 pukul 20.30 WIB terhadap pergerakan USD/JPY

Selain dari strategi ini, ada beberapa strategi lain yang mungkin cocok dengan gaya trading Anda nantinya, misalnya seperti:

  1. Strategi Trading Double Bollinger Bands
  2. Strategi Trading Scalping 1-Minute
  3. Strategi Short-Term Reversal Bollinger
  4. Strategi London Breakout
  5. Strategi Camarilla Pivot

Menurut Anda, bagaimana strategi trading berdasarkan analisa dari berita fundamental yang sudah dijelaskan dalam artikel ini?

Jika Anda ingin mencoba strategi ini, Anda bisa langsung mempraktikannya dengan menggunakan demo account yang ada di website FOREXimf.

Bagi Anda yang ingin bertanya langsung, Anda dapat menghubungi tim FOREXimf di nomor 0821-1505-1612.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berguna bagi Anda.

Selamat menganalisa.

 

 

Article by Garry Adrian

 

Editing & proofreading by Eko Trijuni

ANALISA FOREX MINGGUAN : 18 – 22 FEBRUARI 2019

Perdagangan awal di pekan ini di buka tanpa rilis data ekonomi penting, sehingga fokus utama masih tetap tertuju pada negosiasi  perdagangan antara AS – China. Kedua negara akan melanjutkan pembicaran perang dagang di pekan ini di Washington setelah pekan lalu berlangsung di China. Jika ada pernyataan – pernyataan penting dari hasil pembicaraan tersebut dari pejabat terkait maka akan berpotensi direspon oleh pasar.

Jika ada sinyal positif ke arah tercapainya kesepakatan, kemungkinan yang bisa dapat terjadi adalah aset-aset berisiko akan menguat dan aset safe haven cenderung melemah. Sementara jika negosiasi semakin alot, aset safe haven kembali menjadi primadona.

Lalu apa saja yang bisa menjadi perhatian pasar diminggu ini? The Fed akan kembali menjadi pusat perhatian dengan notulen rapatnya. Di sini sorotan untuk seminggu ke depan :

Laporan pekerjaan Inggris : Selasa, 16:30 WIB. Meskipun Brexit tidak pasti, pasar tenaga kerja berkembang pesat. Tingkat pengangguran berada pada titik terendah 4% di bulan November sementara pertumbuhan upah tahunan meningkat menjadi 3.4%, lebih baik dari yang diperkirakan. Data untuk Desember adalah naik sebesar 20,8 ribu. Sekarang akan menerima angka untuk Januari dengan perkiraan 12.3 ribu.

FOMC Meeting Minutes: Kamis, 02:00 WIB. Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada akhir Januari dan juga membuat perubahan kebijakan yang signifikan untuk “bersabar” alih-alih bias menaikkan suku bunga. The Fed juga membuka pintu untuk mengubah program pengurangan neraca. Pertemuan itu akan menjelaskan lebih lanjut tentang seberapa khawatir Ketua Jerome Powell dan rekan-rekannya tentang situasi ekonomi, di AS dan luar negeri. Komentar diskusi pada neraca akan berdampak pada saham dan komentar pada inflasi kemungkinan akan lebih menarik bagi greenback.

Laporan Pekerjaan Australia: Kamis, 07:30 WIB. Laporan pekerjaan Australia mengalahkan ekspektasi dalam tiga laporan terakhir, dengan peningkatan posisi 21.6 ribu pada bulan Desember. Tingkat pengangguran turun menjadi 5%, juga merupakan perkembangan yang menggembirakan. Pembacaan kali ini diperkirakan tingkat pengangguran tidak berubah dan laporan pekerjaan bertambah 15.2 ribu.

PMI Zona Euro: Kamis, 15:15 WIB untuk Prancis, 15:30 WIB untuk Jerman, dan 16:00 WIB untuk semua zona euro. Indeks manajer pembelian adalah survei berwawasan ke depan dan menjadi lebih penting akhir-akhir ini ketika kekhawatiran tentang resesi. Data data PMI dapat memberikan tanda peringatan dini. Kembali pada bulan Januari, Perancis memiliki PMI Manufaktur di 51.2 poin, hampir di atas ambang batas 50 poin yang memisahkan ekspansi dari kontraksi. Sektor layanan sudah berkontraksi sesuai dengan ukuran Markit: 47.8 poin. Jerman memiliki gambaran yang berlawanan: kontraksi dalam manufaktur dengan 49.7 dan ekspansi dalam layanan: 53. PMI manufaktur zona euro berada di 50.5 sedangkan PMI jasa adalah 51.2.

Pesanan Barang Tahan Lama AS: Kamis, 20:30 WIB. Data telah tertunda karena shutdown AS. Penjualan headline naik 0.8% di bulan November dan peningkatan skala yang sama akan terjadi pada bulan Desember. Pesanan inti, yang memiliki bobot lebih, diproyeksikan naik 0.2% setelah penurunan 0.3% sebelumnya.

Penjualan Rumah AS: Kamis, 22:00 WIB. Sektor perumahan AS menunjukkan tanda-tanda melambat. Jumlah penjualan tahunan turun menjadi 4,99 juta pada bulan Desember, memperpanjang penurunan. Data untuk Januari akan dirilis dengan perkiraan 5.01 juta.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area referensi dari fibonacci. Perhatikan area di kisaran 1.29208 – 1.30122 untuk mencari konfirmasi sinyal jual, dimana ada kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.28642 – 1.27728. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.30122, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.30688 – 1.31602.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EURUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area resistance 1.13410. Perhatikan jika resistance tersebut pecah maka ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.14071 –1.15141. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.12340, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.11679 – 1.11270.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUDUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area referensi dari fibonacci. Perhatikan area di kisaran 0.71461 – 0.72030 untuk mencari konfirmasi sinyal jual, dimana ada kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.71108 – 0.70539. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.72030, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.72383 – 0.72952.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZDUSD pada grafik 4-jam terlihat sedang berada disekitar area resistance 0.68934. Jika resistance tersebut pecah, maka kiwi berpotensi bergerak naik ke kisaran 0.69344 – 0.69598. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area di kisaran 0.67860 – 0.68270 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.68524 –0.68934. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.67860, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.67606 – 0.67196.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat berada di sekitar area referensi dari fibonacci. Perhatikan area di kisaran 110.157 –110.528 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 110.757 – 111.127. Waspadai jika harga turun ke bawah support 110.157, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDJPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 109.928 – 109.558.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USDCHF pada grafik 4-jam terlihat membentuk pola head & shoulders yang telah terkonfirmasi. Melihat kondisi saat ini, besar kemungkinan harga akan bergerak bearish ke kisaran 1.00029  – 0.99804. Waspadai jika harga kembali berbalik dengan menembus resistance 1.00532, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDCHF kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.00981

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

EMAS

Pergerakan EMAS pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish. Jika resistance 1326.26 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1331.91 – 1335.40. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1326.26, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1317.12 – 1314.30

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui Quickpro Trading Assistant dan aplikasi Whatsapp.

Berpikir Ala Militer Dalam Forex Trading

Saya sering – dan suka – mempergunakan analogi komandan tempur ketika menjelaskan strategi forex trading. Terutama ketika “mendongeng” tentang trading plan, money management dan psikologi trading.

Pelajari ketiga hal penting diatas melalui panduan belajar berikut ini:

Nggak tahu kenapa. Mungkin karena saya suka menonton film-film perang. Mungkin juga karena menjadi tentara adalah cita-cita masa kecil yang seiring perjalanan waktu terkubur entah di mana….

Yang jelas, analogi komandan tempur atau panglima perang sampai saat ini masih menjadi selingan favorit saya dalam workshop atau seminar yang saya bawakan. Yang juga jelas adalah bahwa forex trading memiliki resiko dan ketidakpastian. Mirip-miriplah seperti medan perang.

Karena itu, sama seperti pertempuran, yang tampil sebagai pemenang pastilah mereka yang bisa berpikir dan bertindak berani, sistematis, strategis dan disiplin. Mirip kan?

Jadi, sepertinya masuk akal kalau pendekatan strategi ala militer bisa diaplikasikan dalam trading.

Siklus OODA

Ada seorang pilot tempur di Angkatan Udara Amerika Serikat. Namanya adalah Kolonel John R. Boyd (23 Januari 1927 – 9 Maret 1997). Saat berkecamuk perang Korea pada tahun 1953, ia bertugas menerbangkan pesawat F-86 Sabre dan sering harus bermanuver menghadapi pesawat-pesawat MiG-15 milik Korea Utara. Ia selalu berhasil mengalahkan musuh-musuhnya di udara dalam waktu kurang dari 40 detik. Karena itu ia mendapatkan julukan “Forty Second Boyd”.

Boyd kemudian memperkenalkan pola pengambilan keputusan yang disebut siklus OODA, singkatan dari Observe, Orient, Decide and Act. Tadinya konsep ini diterapkan oleh Boyd dalam dogfight alias pertempuran pesawat di udara, namun kemudian diterapkan dalam operasi tempur darat dan laut. Dalam perkembangannya, konsep ini juga diperkenalkan di dunia bisnis.

Singkatnya, siklus OODA menjelaskan bagaimana manusia bereaksi dalam situasi tertentu. Menurut Boyd,  respon manusia itu bisa dibagi menjadi beberapa tahapan.

Tahap pertama adalah observasi (observe), di mana informasi dikumpulkan dengan mengandalkan panca indera.

Tahapan ke dua adalah orientasi (orient). Di tahap ini, orang akan menganalisis informasi yang diperoleh di tahap observasi lalu diinterpretasikan. Hasil interpretasi ini nanti akan mengarah langsung ke tahap ke tiga: decide.

Nah, tahap ke tiga ini adalah tahap pengambilan keputusan (decide). Di tahap ini orang akan akan memutuskan akan mengambil tindakan apa.

Terakhir, adalah tahap melakukan tindakan (act). Di sini orang akan menerapkan keputusan yang sudah dibuat. Lalu kembali lagi ke siklus observe untuk menilai efek dari tindakan yang dilakukan.

Bagaimana aplikasi OODA dalam forex trading?

Oke, sebelumnya tolong pahami ini: sangat penting bagi trader untuk TIDAK merasa bingung atau tidak yakin. Bahkan ini lebih penting daripada mengendalikan fear and greed, lho!

Orang Jawa mengenal filosofi: ojo kagetan. Jangan gampang terkejut. Juga, ojo gumunan. Jangan gampang heran, atau bingung.

Seringkali trader forex kaget ketika terjadi pergerakan yang lebar dan tiba-tiba, terutama jika arahnya melawan posisinya. Karena kaget, kemudian bingung, “Harus ngapain nih gue?” Panik. Ketika ia sudah bisa menguasai diri, pasar mungkin sudah bergerak ke mana-mana dan ia tinggal menyesali yang sudah terjadi.

Ada pameo di dunia perang yang berbunyi, “Pertahanan adalah inti dari setiap peperangan.” Jadi, harusnya pasukan yang baik bisa melindungi bentengnya dan tahu persis apa yang harus dilakukan untuk itu.

Nah, sebagai trader pun harus demikian. Kita harus bisa melindungi modal kita dan tahu apa yang harus dilakukan jika seandainya pasar sewaktu-waktu membombardir kita dengan fluktuasi liar.

Untuk itu kita memerlukan latihan. Nah, berikut ini ada tiga tips untuk membantu program latihan Anda. Get ready, Cadet!

  1. Biasakan berpikir, “Bagaimana jika saya salah?”

    Kita tidak akan pernah bisa senantiasa 100% akurat memperkirakan arah harga. Makanya kita harus bersiap seandainya perkiraan kita salah. Dengan demikian kita akan selalu terbiasa mempersiapkan “plan B” jika seandainya pasar tidak bergerak sesuai dengan keinginan kita. Contoh “plan B” paling mudah adalah mempersiapkan startegi stop loss, atau strategi lainnya.

  1. Selalu pelajari kondisi dan perilaku pasar 

    Selalu amati pasar (observe) hingga Anda bisa mengenali potensi arah pasar. Ini bisa membantu Anda untuk lebih cepat menginterpretasi pasar (orient), mengambil keputusan (decide) dan tindakan (act) dengan cepat dalam berbagai situasi. Miriplah dengan yang dilakukan John Boyd ketika mengecoh pilot tempur Korea Utara di tahun

  2. Jangan malu minta bantuan

    Need backup!

    Kalimat itu sering saya dengar waktu masih kecanduan main game Counter Strike. Hehe. Biasanya kalimat itu terdengar ketika seseorang membutuhkan bantuan ketika ingin melakukan serangan, atau sedang kewalahan menghadapi musuh.

    (Bagi Anda yang tidak tahu, game itu adalah permainan simulasi pertempuran melawan teroris.)

    Sepintar-pintarnya kita sebagai trader, tetap saja informasi yang kita miliki terbatas. Ada kalanya juga kita merasa tidak bisa melihat gambaran pasar dengan jelas. Jadi, tidak ada salahanya meminta pendapat dari orang lain. Mungkin ada beberapa celah yang tidak terlihat oleh kita tetapi bisa dilihat oleh rekan kita.

Ingatlah selalu: trader yang sukses adalah trader yang siap secara mental untuk mengambil keputusan strategi dalam kondisi seperti apa pun, meskipun sehari-harinya senantiasa menghadapi ketidakpastian.

Trader yang sukses selalu bisa mengamati kondisi pasar, cepat melakukan interpretasi sehingga bisa mengambil keputusan yang cepat tetapi tetap dalam koridor kehati-hatian, dan tidak ragu mengambil keputusan.

Anda siap?

Bagaimana menurut Anda mengenai strategi trading forex menggunakan pola berfikir ala militer?

Apakah Anda juga berfikir ala militer?

Ceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.

ANALISA FOREX MINGGUAN: 11-15 Februari 2019

Analisa forex mingguan – USD terus menguat. Data inflasi dan penjualan eceran dari AS (Amerika Serikat) akan menjadi fokus, juga kemungkinan akan kembali terjadi shutdown.

Kekhawatiran akan pelambatan ekonomi global terus menghantui pasar. European Commission dan Bank of England menurunkan proyeksi pertumbuhan mereka. Perundingan dagang antara China dan AS tidak berlangsung mulus dan Presiden Trump sendiri telah menyatakan bahwa ia tidak menjadwalkan pertemuan dengan presiden China, Xi Jinping.

Dolar Australia melemah merespon kemungkinan Reserve Bank of Australia menurunkan suku bunga. Tetangganya, dolar New Zealand juga melemah karena meningkatnya pengangguran di New Zealand.

Berikut adalah data ekonomi penting yang layak dipantau pekan ini.

GDP Inggris: Senin (11/2/2019), 16.30 WIB
Inggris setiap bulan mempublikasikan data GDP, namun data kali ini merupakan laporan untuk bulan Desember 2018 yang termasuk data untuk kuartal ke-4 tahun 2018 sehingga menjadi data yang penting. Setelah sempat menguat sebesar 0,6% di kuartal ke-3, diperkirakan terjadi pelambatan di kuartal ke-4, yaitu hanya sebesar 0,3%. Untuk bulan Desember sendiri diperkirakan tidak ada pertumbuhan. Jika data tersebut sesuai dengan perkiraan, maka fokus pasar akan bergeser ke data manufaktur, yang diperkirakan akan naik sebesar 0,2% di bulan Desember.

Suku bunga RBNZ: Rabu (13/2/2019), 08.00 WIB
Menyusul laporan tingkat pengangguran yang mengecewakan di New Zealand, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) kemungkinan akan bersikap dovish. Suku bunga diperkirakan akan tetap berada di kisaran 1,75% meskipun data ekonomi serta kondisi ekonomi global memburuk. Melemahnya NZD justru mendukung ekspor. Gubernur RBNZ, Adrian Orr, dijadwalkan akan memberikan keterangan pers pada pukul 09.00 WIB dan RBNZ juga akan mempublikasikan laporan perkiraan inflasinya.

Laporan inflasi Inggris: Rabu (13/2/2019), 16.30 WIB
Inflasi berada di angka 2,1% di bulan Desember, sedikit di atas target 2%. Laporan untuk bulan Januari diperkirakan akan turun ke angka 1,9%, sedikit di bawah target. Jatuhnya harga energi berada di balik melambatnya inflasi. CPI inti diperkirakan tidak akan berubah. Di saat sikap Bank of England masih tergantung pada Brexit, data inflasi masih tetap menjadi data penting meskipun setelah Brexit.

Laporan inflasi AS: Rabu (13/2/2019), 20.30 WIB
Federal Reserve (Fed) mungkin masih bisa tenang karena inflasi masih rendah. CPI inti berada di angka 2,2% y/y di bulan Desember dan diperkirakan tidak ada perubahan yang signifikan. CPI bulanan diperkirakan naik sebesar 0,1% di bulan Januari setelah turun sebesar 0,1% juga di bulan Desember. CPI inti diperkirakan akan naik 0,2% m/m, sama seperti sebelumnya.

GDP Jepang: Kamis (14/2/2019), 06.50 WIB
Data ekonomi Jepang biasanya jarang mengalami perubahan yang signifikan, kecuali GDP. Perekonomian Jepang mengalami kontraksi sebesar 0,6% di kuartal ke-3 2018, tetapi kontraksi seperti itu bukanlah hal yang aneh di Negeri Matahari Terbit itu. Tidak ada tanda-tanda resesi, dengan perkiraan pertumbuhan GDP sebesar 0,4% di kuartal ke-4 2018.

GDP Jerman: Kamis (14/2/2019), 14.00 WIB
Menurut perkiraan bank sentral, negara dengan ekonomi terbesar di kawasan euro tersebut hampir tidak bisa lolos dari ancaman resesi. Setelah mengalami kontraksi di kuartal ke-3 sebesar 0,2%, kebanyakan karena regulasi emisi, pertumbuhan ekonomi “lokomotif” kawasan euro tersebut diperkirakan akan naik sebesar 0,1% di kuartal ke-4. Meskipun demikian, data ekonomi masih mengecewakan.

Penjualan eceran AS: Kamis (14/2/2019), 20.30 WIB
Setelah sempat ditunda karena shutdown, data penjualan eceran (retail sales) AS akhirnya diumumkan. Penjualan eceran meningkat sebesar 0,2% di bulan November, demikian juga data penjualan eceran inti. Data untuk bulan Desember diperkirakan hanya naik 0,1%, sementara data penjualan eceran inti tidak berubah.

PPI AS: Kamis (14/2/2019), 20.30 WIB
Berbeda dengan data penjualan eceran, angka PPI yang dilaporkan ini merupakan data untuk Januari, sehingga lebih up to date. Angka PPI melemah sebesar 0,2% di bulan Desember dan diperkirakan naik sebesar 0,1% di bulan Januari. PPI inti juga turun sebesar 0,1% di bulan Desember dan data Januari diperkirakan naik sebesar 0,2%.

Voting parlemen Inggris tentang Brexit: tentative, kemungkinan ditunda hingga akhir Februari
Perdana Menteri Inggris, Theresa May, terus berusaha meyakinkan pihak Uni Eropa untuk membatalkan beberapa poin kesepakatan Brexit yang terdahulu dan mengganti pasal terkait Irlandia. Permintaannya tersebut berkali-kali ditolak. Inisiatif Partai Buruh yang menawarkan dukungan sebagai balasan kerja sama yang lebih dekat dengan Uni Eropa, mirip dengan Norwegia, juga akan dibicarakan. Jika ada kesepakatan baru, maka hal itu akan kembali dibawa ke Parlemen. Tenggat waktu untuk Brexit semakin dekat, yaitu 29 Maret 2019, meskipun ada kemungkinan akan diperpanjang.

Tenggat waktu government shutdown AS: Jumat (15/2/2019)
Pemerintah AS kembali membuka beberapa fasilitas publik yang sempat ditutup dalam shutdown terpanjang dalam sejarah, tapi hanya hingga 15 Februari 2019. Parlemen AS akan berupaya mencapai kesepakatan agar terjadi shutdown lagi. Presiden Trump bersikukuh untuk membangun tembok di perbatasan dengan Meksiko, yang ditentang oleh kubu Demokrat. Kubu Republik mengalami kebuntuan. Negosiasi dilakukan dan para analis memperkirakan hasil yang positif, tetapi apa pun bisa terjadi dan mengubah sentimen pasar.

ANALISA TEKNIKAL

GBPUSD

GBPUSD bergerak di bawah EMA 50 dan 100 di chart 4 jam. Bias mingguan cenderung bearish. Perhatikan area 1.29710-1.30432 untuk mencari konfirmasi sinyal sell jika harga terkoreksi ke area tersebut. Potensi targetnya adalah kisaran 1.29263-1.28540. Hati-hati jika harga tembus ke atas 1.31602 karena berpotensi akan diikuti oleh pergerakan naik hingga kisaran 1.30879-1.31602.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

 


AUDUSD

Aussie masih terus bergerak di bawah tekanan sehingga masih bergerak dalam bias bearish saat analisa ini ditulis. Stochastic 4 jam memperlihatkan indikasi overbought. Kita bisa mencari konfirmasi sinyal sell jika terjadi koreksi ke area 0.71384-0.71866. Potensi targetnya adalah hingga kisaran 0.71086-0.70605. Hati-hati jika harga tembus ke atas 0.71866 karena berpotensi menggagalkan skenario bearish ini dan membuka peluang bagi penguatan aussie hingga kisaran 0.72164-0.72645.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

 


EURUSD

Euro masih terus bergerak di bawah tekanan sehingga masih bergerak dalam bias bearish saat analisa ini ditulis. EMA 50 telah memotong ke bawah EMA 100 di chart H4. Kita bisa mencari konfirmasi sinyal sell jika terjadi koreksi ke area 1.13836-1.14237. Potensi targetnya adalah hingga kisaran 1.13588-1.13188. Jika harga tembus ke bawah 1.13188, euro kemungkinan akan terus melemah hingga kisaran 1.12788-1.12339. Hati-hati jika harga tembus ke atas 1.14237 karena berpotensi menggagalkan skenario bearish ini dan membuka peluang bagi penguatan euro hingga kisaran 1.14485-1.14885.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

 


USDCHF

USDCHF terkoreksi namum masih terus bergerak dalam bias bullish saat analisa ini ditulis. EMA 50 dan EMA 100 masih naik di chart H4. Kita bisa mencari konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area 0.99826-0.99540. Potensi targetnya adalah hingga kisaran 1.00003-1.00289. Hati-hati jika harga tembus ke bawah 0.99540 karena berpotensi menggagalkan skenario bullish ini dan membuka peluang bagi pergerakan turun hingga kisaran 0.99363-0.99077.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

 


USDJPY

USDJPY terkoreksi namum masih terus bergerak dalam bias bullish saat analisa ini ditulis. EMA 50 dan EMA 100 masih naik di chart H4. Kita bisa mencari konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area 109.525-109.133. Potensi targetnya adalah hingga kisaran 109.768-110.161. Hati-hati jika harga tembus ke bawah 109.133 karena berpotensi menggagalkan skenario bullish ini dan membuka peluang bagi pergerakan turun hingga kisaran 108.890-108.497.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

 


NZDUSD

Kiwi masih terus bergerak di bawah tekanan sehingga masih bergerak dalam bias bearish saat analisa ini ditulis. Kita bisa mencari konfirmasi sinyal sell jika terjadi koreksi ke area 0.67964-0.68379. Potensi targetnya adalah hingga kisaran 0.67708-0.67294. Hati-hati jika harga tembus ke atas 0.68379 karena berpotensi menggagalkan skenario bearish ini dan membuka peluang bagi penguatan kiwi hingga kisaran 0.68635-0.69049.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

 


EMAS

Harga emas terkoreksi namum masih terus bergerak dalam bias bullish saat analisa ini ditulis. EMA 50 dan EMA 100 masih naik di chart H4. Kita bisa mencari konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area 1307.37-1295.71. Potensi targetnya adalah hingga kisaran 1314.59-1326.26. Hati-hati jika harga tembus ke bawah 1295.71 karena berpotensi menggagalkan skenario bullish ini dan membuka peluang bagi pergerakan turun hingga kisaran 1288.49-1276.82.

Analisa Emas, Analisa emas hari ini, analisa teknikal emas, prediksi emas hari ini, XAU/USD


Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui Quickpro Trading Assistant dan aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.

ANALISA FOREX MINGGUAN : 4 – 8 Februari 2019

Analisa forex mingguan, The Fed akan menunda kenaikan suku bunganya dan sekarang berjanji untuk lebih bersabar dalam membuat kebijakan. FOMC juga terbuka untuk memodifikasi program pengurangan neraca. Ini mengirim Dollar AS lebih melemah. Langkah ini dilakukan di atas perlambatan yang terjadi di China, penutupan pemerintah AS, dan juga Brexit. Parlemen Inggris menginstruksikan pemerintah untuk menegosiasikan kembali hambatan kontroversial Irlandia dan juga menyerukan agar keluar dari Uni Eropa dengan kesepakatan, meskipun tidak secara mengikat. UE menolak pembicaraan baru. Saat ini, jam terus berdetak menuju 29 Maret, dan hard Brexit bisa saja terjadi. Italia secara resmi dalam resesi dan penjualan ritel Jerman juga tidak membantu.

Statement Federal Reserve cenderung dovish dan menjatuhkan Dolar AS. Apakah akan terus jatuh? Keputusan Bank sentral Inggris akan menjadi sorotan pekan ini. Berikut ini ulasan untuk seminggu depan :

Keputusan suku bunga Australia: Selasa, 07:30 WIB. Reserve Bank of Australia membuat keputusan suku bunga pertama tahun ini setelah menikmati liburan musim panas di bulan Januari. Lembaga yang berbasis di Canberra tidak berubah sejak pertengahan 2016. Para pejabat mengatakan bahwa langkah selanjutnya kemungkinan akan naik daripada turun, tetapi mereka sangat netral. Tidak ada perubahan yang diharapkan sekarang, tetapi sejak pertemuan terakhir, gambaran global telah memburuk. Akan menarik untuk mendengar pendapat Phillip Lowe dan rekan-rekannya tentang permintaan China, sektor perumahan, dan pasar pekerjaan lokal, yang berjalan cukup baik. Setiap petunjuk tentang perubahan suku bunga dapat berdampak pada Aussie.

ISM Non-Manufacturing PMI AS: Selasa, 22:00 WIB. Laporan sektor jasa, seperti yang manufaktur, diterbitkan setelah Non-Farm Payrolls. Angka tersebut keluar di 57.6 poin pada Desember, di bawah ekspektasi. Gambaran global yang memburuk dan penutupan pemerintah AS mungkin menyeretnya kali ini. Skor 57 di perkirakan pada pembacaan kali ini.

Laporan Pekerjaan Selandia Baru : Rabu, 04:45 WIB. Selandia Baru menerbitkan laporan ketenagakerjaan hanya sekali per kuartal, membuat percikan substansial pada setiap publikasi. Kuartal ketiga 2018 sangat baik, dengan peningkatan 1.1% dalam keseluruhan pekerjaan dan penurunan tingkat pengangguran menjadi 3.9%. Peningkatan lapangan kerja yang lebih sederhana kemungkinan saat ini: 0.3% diproyeksikan. Tingkat pengangguran 4.1% diproyeksikan.

Keputusan Suku Bunga UK: Kamis, data pukul 19:00 WIB, konferensi pers pukul 19:30 WIB. Selain keputusan suku bunga reguler dan rapat, ini adalah “Super Kamis” di mana Bank of England juga menerbitkan Laporan Inflasi Triwulanan. Gubernur Mark Carney akan mengadakan konferensi pers setelah acara tersebut. Ketidakpastian yang berkembang di sekitar Brexit membayangi segalanya. BOE akan menaikkan suku dari level saat ini 0,75% jika masalah Brexit diselesaikan. Upah riil terus meningkat dan meningkat, lapangan kerja sangat banyak, dan inflasi di atas 2%. Namun, jika Inggris pergi tanpa kesepakatan, ekonomi dapat jatuh, itu adalah skenario paling buruk bagi BOE. Tidak ada perubahan yang diharapkan dalam kebijakan dan pemungutan suara di Komite Kebijakan Moneter kemungkinan akan bulat: kesembilan mendukung tidak membuat perubahan. QIR memiliki proyeksi untuk inflasi dan pertumbuhan. Sejauh ini, BOE mengasumsikan Brexit lancar. Apakah masih demikian? Topik panas kemungkinan akan mendominasi konferensi pers. Carney dapat mempertahankan asumsi optimis tetapi dapat mengejutkan dengan persiapan untuk Brexit tanpa kesepakatan.

Laporan Pekerjaan Kanada Jumat, 20:30 WIB. Laporan pekerjaan Kanada diterbitkan pada hari Jumat berbeda dari AS, memungkinkan USD / CAD bergerak semata-mata pada hasilnya. Kanada mengakhiri tahun dengan peningkatan sederhana dalam pekerjaan: 9.3K setelah lonjakan 94.1K pada bulan Oktober. Tingkat pengangguran terkejut dengan tetap di 5.6% bukannya kenaikan yang diharapkan.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area referensi dari fibonacci. Perhatikan area di kisaran 1.29784 –1.30697 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.31261 –1.32174. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.29784, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.29220 – 1.28307.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

EUR/USD

Pergerakan EURUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area referensi dari fibonacci. Perhatikan area di kisaran 1.13752 –1.14283 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.14611 – 1.15141. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.13752, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.13424 – 1.12894.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

AUD/USD

Pergerakan AUDUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area referensi dari fibonacci. Perhatikan area di kisaran 0.71981 – 0.72351 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.72581 – 0.72952. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.71981, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.71751 – 0.71380.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

NZD/USD

Pergerakan NZDUSD pada grafik 4-jam terlihat mendekati area referensi dari fibonacci. Perhatikan area di kisaran 0.68214 – 0.68673 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.68958 – 0.69417. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.68214, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.67929 – 0.67470.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish. Jika resistance 109.999 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 110.525 –110.850. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 109.999, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDJPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 109.148 – 108.621

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

USD/CHF

Pergerakan USDCHF pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish. Jika resistance 0.99950 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.00409 – 1.00693. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.99950, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDCHF kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.99207 – 0.98978

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

EMAS

Pergerakan EMAS pada grafik 4-jam terlihat mendekati area referensi dari fibonacci. Perhatikan area di kisaran 1295.71 – 1307.37 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1314.59 – 1326.26. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1295.71, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan Emas kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1288.49 – 1276.82.

Analisa Emas, Analisa emas hari ini, analisa teknikal emas, prediksi emas hari ini, XAU/USD

 


Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui Quickpro Trading Assistant dan aplikasi Whatsapp.