Analisa Forex Mingguan: 26-30 Nov 2018

Pasar saham global dan harga minyak dunia kembali jatuh tajam. Pergerakan tersebut menguntungkan USD dan yen Jepang.

Sementara itu Perdana Menteri Inggris, Theresa May, berhasil kembali menguasai situasi politik Inggris tetapi ia tidak memiliki cukup dukungan dari parlemen untuk mendukung kesepakatan Brexit-nya. Ia harus terlebih dahulu menghadapi para pemimpin Uni Eropa di konferensi tingkat tinggi (KTT) Uni Eropa.

Komisi Eropa kembali menolak rencana anggaran Italia dan hal tersebut menekan euro.

Berikut adalah faktor fundamental yang perlu diperhatikan sepanjang pekan ini:

  1. KTT Uni Eropa terkait Brexit: Minggu (25/11/2018)-Senin (26/11/2018)

Inggris dan Uni Eropa mencapai beberapa kesepakatan terkait “perceraian” mereka. Kesepakatan tersebut kemungkinan akan ditandatangani oleh semua negara terkait. Masih ada ketidakpastian terkait kesepakatan politik di masa mendatang. Pihak-pihak terkait akan tetap merundingkan beberapa topik seperti status selat Gibraltar yang telah menyinggung Spanyol.

Perdana Menteri Theresa May akan mencoba untuk mencapai beberapa kesepakatan untuk meraih kembali dukungan dari parlemen ketika hal ini dibawa ke sidang parlemen pada bulan Desember mendatang.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (27/11/2018), 22.00 WIB

Tingkat keyakinan konsumen berhasil naik ke kisaran angka tertinggi 18 tahun dalam beberapa bulan terakhir ini. Setelah tercatat di angka 137.9 poin di bulan Oktober, angka untuk bulan November diperkirakan akan melambat ke level 136.2.

  1. US GDP (rilis ke-2): Rabu (28/11/2018), 20.30 WIB

Perkiraan pertama pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal ke-3 tercatat di angka 3,5%. Tidak secepat pertumbuhan kuartal ke-2 tetapi masih memperlihatkan pertumbuhan yang baik. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang mengkhawatirkan seperti menurunnya ekspor. Rilis ke-2 ini diperkirakan akan mengalami reviisimenjadi 3,6%.

  1. US New Home Sales: Rabu (28/11/2018), 22.00 WIB

Penjualan rumah baru memicu aktivitas perekonomian dan berdampak pada perekonomian secara umum. Angka penjualan rumah baru tercatat sebesar 553.000 di bulan September.

  1. FOMC Meeting Minutes: Jumat (30/11/2018), 01.00 WIB

Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan FOMC di bulan November, sesuai dengan perkiraan pasar. Notulen pertemuan tersebut akan memberikan petunjuk mengenai seberapa besar kekhawatiran FOMC terhadap pelambatan yang terjadi di sektor bisnis, juga tentang kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Desember.

  1. Inflasi Euro-zone: Jumat (30/11/2018), 17.00 WIB

Mirip dengan yang terjadi di AS, harapan akan kenaikan suku bunga akhir-akhir ini mereda di kawasan euro, terutama setelah beberapa angka inflasi tidak dianggap cukup menjadi alasan bagi ECB untuk menaikkan suku bunga. Di bulan Oktober, CPI naik sebesar 2,2% sementara core CPI naik ke 1,1% setelah sempat jatuh ke bawah 1%. Inflasi kali ini diperkirakan turun ke 2,1% sementara core CPI kemungkinan tidak akan mengalami perubahan.

  1. KTT G-20: Jumat (30/11/2018)-Sabtu (1/12/2018)

Para pemimpin dunia akan berumpu di Buenos Aires akhir pekan ini untuk mendiskusikan beberapa hal. Peristiwa yang paling penting mungkin adalah pertemuan bilateral antara presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan presiden China, Xi Jinping. Kedua raksasa ekonomi dunia tersebut masih berkutat di seputar perang tarif. Trump sempat terdengar optimis akan tercapainya kesepakatan, tetapi tampaknya perundingan yang dilakukan belum berhasil mencapai kemajuan yang berarti.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi dan mendekati area acuan di area 1.28552– 1.29377. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 1.28041-1.27216. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 1.29377 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat GBPUSD ke kisaran 1.29888– 1.30713.

=================

EURUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan EURUSD minggu ini masih dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 1.13239– 1.13910. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 1.14325-1.14995. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 1.13239 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan EURUSD ke kisaran 1.12824– 1.12154.

==========================

USDCHF

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan USDCHF minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi dan mendekati area acuan di area 0.99926– 1.00445. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 0.99605-0.99087. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 1.00445 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat USDCHF ke kisaran 1.00766– 1.01284.

====================

USDJPY

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan USDJPY minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 113.030– 113.478. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 112.752-112.303. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 113.478 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat USDJPY ke kisaran 113.756– 114.205.

=========================

AUDUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan AUDUSD minggu ini masih dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 0.72295– 0.72699. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 0.72949-0.73354. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 0.7295 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan AUDUSD ke kisaran 0.72045– 0.71640.

==========================

NZDUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan NZDUSD minggu ini masih dalam tekanan bullish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 0.68156– 0.67736. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 0.68415-0.68834. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 0.67736 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan NZDUSD ke kisaran 0.67477– 0.67058.

==========================

GOLD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan emas minggu ini masih dalam tekanan bullish. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal buy jika nanti terjadi koreksi ke area acuan di kisaran 1217.12-1209.16 dengan potensi target hingga kisaran 1222.05-1230.02. Alternatif lain, penembusan ke atas 1230.02 berpotensi mendorong harga emas naik ke kisaran 1237.99-1246.90. Namun waspadai apabila ternyata support di kisaran 1209.16 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bearish dan menekan harga emas ke kisaran 1204.33– 1196.26.

==========================

XAGUSD

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan XAGUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish, dari grafik H4 menunjukkan harga terkoreksi ke area acuan di area 14.283– 14.524. Untuk minggu ini cari konfirmasi sinyal sell di area acuan tersebut dengan potensi target hingga kisaran 14.134-14.524. Namun waspadai apabila ternyata resistance di kisaran 14.524 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi bullish dan mengangkat XAGUSD ke kisaran 14.673– 14.914.

Intermarket Analysis Untuk Trading Forex? Apa Itu?

Mungkin istilah “intermarket analysis” cukup asing di telinga Anda. Oke, maafkan saya. Untuk menebus kesalahan tersebut, saya berjanji setelah selesai membaca artikel ini Anda justru akan bahagia karena saya mengangkat topik ini untuk dimanfaatkan dalam trading forex.

Orang-orang yang sudah mengenal saya tentu paham bahwa saya tidak menyukai kerumitan. Maka kali ini pun saya akan mencoba membedah istilah “intermarket analysis yang terdengar sangat ilmiah itu dengan cara saya: cara yang sederhana.

Apa sih “intermarket analysis” itu?

Intinya, intermarket analysis adalah cara kita memahami pasar dengan memperhatikan dan membandingkan lebih dari satu komoditi perdagangan. Tujuannya adalah untuk mengetahui penguatan atau pelemahan komoditi yang akan kita transaksikan. Karena kita trading forex, berarti nanti yang akan kita bandingkan adalah currency pairs. Agar mudah mengetiknya, selanjutnya kita sebut “pairsaja, ya?

Jika kebanyakan metode analisa hanya melihat satu pair saja, maka intermarket analysis melihat beberapa pair atau komoditi yang memiliki korelasi yang kuat.

Contoh paling mudah adalah seperti yang saya jelaskan di artikel Tips Trading Forex Memanfaatkan Indeks Dolar. Di artikel itu, saya membandingkan indeks dolar (DXY) dengan pair EURUSD. Perubahan yang terjadi pada indeks dolar atau yang memiliki korelasi yang kuat dengan EURUSD akan berdampak pada EURUSD, demikian juga sebaliknya.

Intermarket analysis sebenarnya juga bisa dikategorikan sebagai analisa fundamental. Metode ini bisa membantu kita untuk memperoleh gambaran perkiraan arah pergerakan harga. Begitupun, ada beberapa metode intermarket analysis, termasuk model yang mempergunakan metode mechanical trading system.

Ups, saya sudah berjanji tidak akan membuat rumit. Jadi, informasi yang Anda peroleh di paragraf di atas cukup Anda ketahui sebagai tambahan wawasan saja.

Korelasi intermarket analysis

Di atas disebut-sebut tentang “korelasi”. Apa sih itu?

Gampangnya, kita sebut saja “korelasi” itu adalah “hubungan”. Dalam analisa teknikal, “hubungan” itu diimplentasikan dengan “indeks korelasi” yang nilainya berkisar dari +1 hingga -1. Semakin positif indeks korelasi antara dua pair, maka keduanya cenderung akan bergerak ke arah yang sama. Artinya, jika harga sebuah pair atau komoditi bergerak naik, maka pair atau komoditi lain yang memiliki indeks korelasi positif dengannya cenderung akan bergerak naik juga.

Sebaliknya, semakin negatif indeks korelasi antara dua pair atau komoditi, maka keduanya cenderung akan bergerak ke arah yang berlawanan.

Bagaimana jika indeks korelasinya di kisaran nol? Itu artinya tidak ada korelasi yang signifikan antara kedua pair atau komoditi tersebut.

Sebenarnya, indeks korelasi yang sempurna antara dua pair atau komoditi tertentu jarang terjadi.

Sebentar, yang seperti apa itu “indeks korelasi sempurna”?

Indeks korelasi sempurna itu adalah jika indeks korelasinya adalah +1 atau -1. Ini jarang ada. Tetapi, kebanyakan analis sepakat bahwa indeks korelasi di atas +0.7 atau di bawah -0.7 dianggap signifikan.

Oh iya, hampir lupa. Jika indeks korelasinya berubah dari negatif menjadi positif atau sebaliknya, biasanya hubungan antara keduanya akan menjadi tidak stabil dan biasanya tidak terlalu berguna untuk dipakai sebagai referensi trading.

Cara praktisnya ada?

Tentu saja ada! Seperti yang saya janjikan, saya tidak suka yang rumit-rumit. Untuk itu, demi memenuhi janji, berikut ini ada contekan yang bisa Anda manfaatkan dengan berpatokan pada metode intermarket analysis. Enjoy!

JIKA: MAKA: KOK BISA?
 Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading  Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading Jika perekonomian mengalami gejolak, para pelaku pasar cenderung akan menukar USD dengan emas. Tidak seperti aset lain, emas tetap bisa mempertahankan nilai intrinsiknya.
 Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading  Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading Australia merupakan produsen emas terbesar ke tiga di dunia. Produksinya mencapai sekitar $5 milyar per tahun.
 Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading  Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading New Zealand juga merupakan produsen emas yang cukup besar di dunia (rangking 25 dunia).
 Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading  Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading Lebih dari 25% cadangan devisa Swiss adalah emas. Jika harga emas naik, maka USD/CHF akan turun (CHF menguat).
 Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading  Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading Kanada merupakan produsen emas terbesar ke-5 di dunia. Jika harga emas naik, USD/CAD cenderung turun (CAD menguat).
 Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading  Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading Kanada merupakan produsen minyak top dunia. Ekspornya mencapai sekitar 2 juta barel per hari dan diekspor ke AS.
 Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading  Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading Emas dan euro dianggap komoditi “anti-dollar”. Jika harga emas naik, EUR/USD cenderung akan ikut naik.
 Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading  Intermarket Analysis, Trading Forex, forex trading Para pelaku pasar menganggap yen sebagai aset safe-haven dan cenderung akan berburu yen jika terjadi gejolak ekonomi.

Analisa Forex Mingguan, 19 – 23 Nov 2019

Analisa forex mingguan, Dolar AS memperpanjang kenaikannya atas kekuatannya sendiri dan pada masalah Brexit dan Italia. Namun, itu kemudian kehilangan landasan karena pejabat Fed menyatakan keprihatinan. Apa berikutnya? ada banyak hal yang tidak diketahui dalam adegan politik. Inilah sorotan untuk minggu depan.

Italia tetap menantang karena batas waktu untuk menanggapi Komisi Eropa mengenai anggaran datang dan pergi. Negosiasi Brexit dalam masalah besar karena pemerintah Inggris tidak dapat setuju di antara mereka sendiri. Dolar AS terus menguat. Namun, Fed mengirim Dolar AS lebih rendah. Ketua Jerome Powell mencatat headwinds global tetapi tetap relatif percaya diri. Namun kemudian muncul Kaplan, Clarida, dan Harker yang tampaknya bukan hanya mengungkapkan kekhawatiran tetapi juga tidak terburu-buru menaikkan suku bunga.

Berikut data ekonomi penting yang dirilis dan diperkirakan bisa menjadi penggerak pasar minggu ini :

  1. Pertemuan Eurogroup: Senin. Pertemuan para menteri keuangan zona euro adalah acara tingkat atas di masa kejayaan krisis Yunani dan kemudian memudar. Ini semakin penting sekarang karena Italia dan Komisi Eropa tetap berselisih soal anggaran. Pertemuan antara Italia FinMin Giovanni Tria dan rekan-rekannya di Eropa adalah kesempatan untuk membuang ketidaksetujuan mereka atau melanjutkan bentrokan dan menghasilkan lebih banyak berita utama untuk Euro.
  1. Pidato Anggota FOMC John Williams Senin, 22:45 WIB. Presiden Fed New York dianggap No. 3. Setelah belokan dovish pada hari Jumat, akan menarik untuk mendengar jika Williams, biasanya seorang optimis, juga khawatir tentang headwinds global, utang fiskal AS, dan jika dia melihat perlunya untuk memperlambat kenaikan suku bunga.
  1. Pesanan Barang Tahan Lama AS: Rabu, 20:30WIB. Pesanan barang tahan lama naik 0,7% pada bulan September menurut pembacaan akhir. Namun, pesanan inti tetap datar. Data dimasukkan ke dalam perhitungan PDB dan diawasi ketat oleh Federal Reserve. Angka tersebut memberikan pembaruan pada investasi, bagian dari ekonomi yang belum terangkat.
  1. Risalah Pertemuan ECB: Kamis, 19:30 WIB. Bank Sentral Eropa merilis rekening kebijakan moneternya empat minggu setelah keputusan suku bunga. Saat itu, Presiden Mario Draghi tetap yakin tentang situasi inflasi dan tentang pertumbuhan. Namun, pertumbuhan secara signifikan melambat dan tanda-tanda ekonomi lainnya mengecewakan. Akankah kita melihat sikap yang lebih dovish dan khawatir oleh lembaga yang berbasis di Frankfurt? Publikasi ini mungkin memiliki dampak yang cukup besar karena dirilis pada hari Thanksgiving dan banyak orang Amerika mungkin pergi, menyebabkan likuiditas pasar yang rendah.
  1. Penjualan ritel dan inflasi Kanada: Jumat, 20:30. Kedua top-tier dirilis pada saat yang sama dan mungkin memiliki dampak yang besar karena likuiditas rendah. Headline Consumer Price Index (CPI) turun 0,4% pada bulan September. CPI inti tetap datar, juga merupakan hasil yang tidak menarik. Namun, ukuran lain dari CPI Inti, yang Dipangkas, Media, dan Umum, tetap stabil sekitar 2%. Kembali pada bulan Agustus, Kanada memadatkan pengeluaran mereka: penjualan ritel turun 0,1% pada headline dan 0,4% pada intinya.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish. Dari grafik TF H4 harga masih bergerakan di bawah moving average. Strategi trading minggu ini perhatikan Resistance di area 1.28515 – 1.29311 untuk mencari peluang Sell dengan potensi GBPUSD kembali turun hingga kisaran 1.28023 – 1.27226. Waspadai apabila ternyata Resistance dikisaran 1.29311 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.29797 – 1.30600.

===========================

EURUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

Bias pergerakan EURUSD minggu ini masih dalam tekanan bearish. Dari grafik TF H4 terlihat harga tertahan trendline. Strategi trading minggu ini perhatikan Resistance di kisaran 1.14319 untuk mencari peluang Sell dengan potensi EURUSD kembali turun hingga kisaran 1.12824 – 1.12154. Waspadai apabila ternyata Resistance dikisaran 1.14319 atau trendline pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.14995 – 1.15665.

=======================

USDCHF

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

Bias pergerakan USDCHF minggu ini masih dalam tekanan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat harga tertahan trendline atau Support dikisaran 0.99942. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 0.99942 untuk mencari peluang Buy dengan potensi USDCHF kembali naik hingga kisaran 1.00868 – 1.01284. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 0.99942 atau trendline pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.99523 – 0.99107.

==========================

USDJPY

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

Pergerakan USDJPY minggu ini menunjukkan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat stochastic dan cci berada di area oversold dan harga sudah masuk area referensi. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 113.124 – 112.456 untuk mencari peluang Buy dengan potensi USDJPY kembali naik hingga kisaran 113.537 – 114.205. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 112.456 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 112.049 – 111.375.

============================

AUDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

Pergerakan AUDUSD minggu ini menunjukkan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat moving average masih mengarah keatas dan haga bergerak di atasnya, meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 0.72699 – 0.72295 untuk mencari peluang Buy dengan potensi AUDUSD kembali naik hingga kisaran 0.72949 – 0.73354. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 0.72295 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.72048 – 0.71640.

=========================

NZDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

Pergerakan NZDUSD minggu ini menunjukkan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat moving average masih mengarah keatas dan haga bergerak di atasnya, meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 0.68156 – 0.67736 untuk mencari peluang Buy dengan potensi NZDUSD kembali naik hingga kisaran 0.68415 – 0.68834. Sebagai alternatif peluang Buy juga bisa diambil jika Resistance dikisaran 0.68834 pecah dengan target NZDUSD naik hingga kisaran 0.69253 – 0.69722. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 0.67736 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.67058.

===========================

XUL

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Pergerakan Emas minggu ini menunjukkan bullish. Dari grafik TF H4 terlihat moving average masih mengarah keatas dan haga bergerak di atasnya, meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Strategi trading minggu ini perhatikan Support di kisaran 1214.20 – 1207.35 untuk mencari peluang Buy dengan potensi Emas kembali naik hingga kisaran 1218.38 – 1225.29. Sebagai alternatif peluang Buy juga bisa diambil jika Resistance dikisaran 1225.29 pecah dengan target Emas naik hingga kisaran 1232.14 – 1236.38. Waspadai apabila ternyata Support dikisaran 1207.35 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan Emas lebih lanjut hingga kisaran 1203.11 – 1196.26.


Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.

 

ANALISA FOREX MINGGUAN : 12 – 16 NOVEMBER 2018

Analisa Forex MingguanDolar AS berada di dalam minggu yang bergejolak melihat pemerintah yang terbagi dalam pemilu sela AS, keputusan Fed, perkembangan Brexit, dan banyak lagi. Demokrat memenangkan DPR dan Republik mempertahankan Senat. Dolar AS sempat kehilangan beberapa kekuatan sejenak setelah beberapa volatilitas, tetapi pergerakannya tetap terbatas. PMI Manufaktur ISM AS mengalahkan ekspektasi dan bertahan di atas 60 poin, menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Di Inggris, laporan tentang kesepakatan Brexit yang akan segera terjadi sejak akhir pekan, nyatanya kurangnya mengalami kemajuan nyata yang akhirnya membebani pound. Krisis Italia terus melanda euro. Harga minyak jatuh karena produksi minyak AS mencapai titik tertinggi baru. Lalu bagaimana berikutnya? Inflasi AS dan penjualan ritel menonjol dalam seminggu mendatang. Inilah sorotan untuk minggu depan ke depan :

Laporan pekerjaan Inggris : Selasa, 16:30 WIB. Inggris menikmati percepatan pertumbuhan upah pada bulan Agustus: 2.7% y / y. Gaji memiliki dampak paling signifikan dalam laporan pekerjaan Inggris karena tingkat pengangguran berada pada titik terendah 4% per September. Upah membawa harapan untuk percepatan hingga 3% y / y sementara tidak ada perubahan yang diperkirakan dalam tingkat pengangguran. The Claimant Count Change, atau klaim pengangguran, naik 18.5K pada bulan September, sebuah kekecewaan. Kenaikan moderat 4.3K diproyeksikan untuk Oktober.

GDP Jepang: Rabu, 06:50 WIB. Jepang menikmati tingkat pertumbuhan 0.7% q / q di Q2 2018 menurut pembacaan akhir. Tingkat pertumbuhan yang optimis beriringan dengan tingkat pengangguran yang rendah tetapi inflasi tidak terpengaruh oleh Bank of Japan. Angka awal untuk Q3 dirilis sekarang. Penurunan 0.2% diproyeksikan.

GDP Jerman: Rabu, 14:00 WIB. Ekonomi zona euro melambat di Q3: 0.2% menurut rilis pertama. Namun, publikasi itu tidak termasuk Jerman, negara terbesar yang tumbuh sebesar 0.5% di Q2 dan pelambatan kemungkinan di Q3 dengan potensi kontraksi langsung 0.3%. Penyimpangan yang signifikan akan berdampak pada pembaruan untuk PDB zona-eropa yang dijadwalkan pada pukul 17:00 WIB.

Inflasi Inggris: Rabu, 16:30 WIB. Inflasi telah mendingin dan melambat dalam beberapa bulan terakhir. Upah yang lebih tinggi dan laju kenaikan harga yang lebih lambat telah menghasilkan pertumbuhan dalam upah riil. Indeks Harga Konsumen mencapai 2.4% pada bulan September. Akselerasi kecil diproyeksikan sekarang: 2.5% y / y. CPI inti berada pada 1.9% dan diperkirakan masih sama pada pembacaan kali ini. Indeks Harga Ritel (RPI) berdiri di 3.3% dan 3.4% untuk Oktober.

Inflasi AS: Rabu, 20:30 WIB. Indeks Harga Konsumen AS hampir tidak bergerak pada bulan September: CPI dan CPI Inti naik hanya 0.1%. Perubahan bulanan yang kecil menghasilkan CPI Inti tahunan, ukuran yang paling penting, terjebak pada 2.2%. Apakah inflasi meningkat pada bulan Oktober? Inflasi utama diproyeksikan meningkat sebesar 0.3% m / m dan CPI inti sebesar 0.2%.

Laporan Pekerjaan Australia: Kamis, 07:30 WIB. Australia hanya melihat sedikit perolehan pekerjaan pada bulan September: 5.6K, hasil mengecewakan yang membebani Aussie. Dan sementara tingkat pengangguran turun menjadi 5%, itu seiringan dengan penurunan tingkat partisipasi, sehingga tidak menjadi pertanda baik bagi perekonomian. Peningkatan substansial 20.3 ribu diharapkan untuk Oktober dengan tingkat pengangguran bergerak hingga 5.1%.

Penjualan Ritel AS: Kamis, 20:30 WIB. Konsumsi sangat penting untuk ekonomi AS. Pembeli berhati-hati pada bulan September dengan kenaikan hanya 0.1% dan penjualan ritel inti turun 0.1%. Kami sekarang akan menerima angka segar untuk bulan September. Menurut angka kepercayaan konsumen baru-baru ini, peningkatan volume penjualan kemungkinan besar. Pada pembacaan kali ini diproyeksikan meningkat sebesar 0.6% dan penjualan inti sebesar 0.5%.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bearish dan saat ini tengah menguji area support 1.28772. Jika support 1.28772 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.28072 – 1.26940. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1.28772, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBPUSD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.29903 – 1.30603

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bearish. Jika support 1.13012 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.12260 – 1.11795. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1.13012, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EURUSD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.13764 – 1.14980

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat masih kondisi bullish dan sedang berada disekitar area support 0.71840 dimana yang merupakan area trendline. Jika harga terus tertahan di atas trendline dan support 0.71840, hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.72459 – 0.73012. Waspadai jika trendline atau support 0.71840 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.71221 – 0.70668.

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

NZD/USD

Pergerakan NZDUSD pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bullish. Perhatikan area di kisaran 0.67002 – 0.67421 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.67681 – 0.68101. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.67002, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZDUSD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.66742 – 0.66322

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

USD/JPY

Pergerakan USDJPY pada grafik 4-jam terlihat berpotensi melanjutkan pegerakan bullish setelah berhasil menembus resistance 114.072. Resistance yang pecah tersebut menjadi indikasi bahwa harga membuka kemungkinan bergerak bullish ke kisaran 114.431 – 114.834. Waspadai jika harga kembali turun ke bawah 114.072 dan menembus support 113.713, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDJPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 113.311 – 112.549

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

USD/CHF

Pergerakan USDCHF pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak naik dan sedang berada di sekitar resistance 1.00922. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.01254 –1.01625. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.00922, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USDCHF kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.00385 – 1.00054

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah berupaya bergerak turun dan sedang menguji support 1204.53. Jika support 1204.53 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga emas bergerak bearish ke kisaran 1195.38 – 1180.60. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1211.92, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1228.46 – 1243.24

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

—————

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.

Tips Trading Forex Memanfaatkan Indeks Dolar

Di artikel sebelumnya, saya sudah membahas mengenai apa itu indeks dollar. Kalau Anda sudah baca artikelnya, mudah-mudahan Anda masih ingat simbolnya. Apa, hayo? Ya. Simbolnya biasanya USDX, DX, atau DXY.

Nah, setelah membaca artikel tersebut, mungkin Anda jadi bertanya-tanya, “OK, saya sudah tahu apa itu indeks dolar, lalu untuk apa?”

Kata orang, janji adalah hutang. Di artikel sebelumnya, saya berjanji akan membahas bagaimana cara memanfaatkan indeks dolar dalam trading forex. Maka di artikel ini saya akan melunasi hutang itu.

Anda pasti tahu kan, bahwa sangat banyak currency pair yang ditransaksikan dengan melibatkan USD. Yang terkenal di antaranya adalah EURUSD, GBPUSD, USDJPY, USDCHF, USDCAD, NZDUSD, AUDUSD.

Artinya jika kita mentransaksikan currency pairs tersebut, indeks dolar bisa kita manfaatkan untuk melengkapi analisa kita. Indeks dolar bisa memberikan perspektif lain tentang kondisi USD, apakah dia menguat atau cenderung melemah terhadap mata uang dunia. Dalam dunia forex, pergerakan indeks dolar bisa kita pergunakan sebagai “indikator kekuatan” USD.

EURUSD vs DXY

Ada yang menarik dan tidak banyak yang mengetahui hal ini: pergerakan EURUSD dan indeks dolar (selanjutnya kita sebut DXY) itu secara umum berlawanan arah.

Eh, kok bisa begitu?

Karena, seperti yang telah kita bahas di artikel sebelumnya, lebih dari 50% dari komposisi DXY itu adalah euro! Tepatnya 57,60%.

Coba lihat perbandingan grafik berikut ini:

indeks dolar, trading forex, forex trading

Grafik di sebelah atas adalah pergerakan DXY, sementara grafik yang ada di sebelah bawah adalah pergerakan EURUSD. Pergerakan yang terekam adalah sejak 26 Oktober 2018 hingga 5 November 2018, dalam timeframe H1.

Perhatikan garis merah yang saya gambar. Tiap kali DXY naik, EURUSD turun dan sebaliknya. Seakan-akan dua gambar itu seperti bayangan dalam cermin.

Fakta ini bisa kita manfaatkan ketika kita akan trading EURUSD. Bahkan ada trader yang memanfaatkan DXY sebagai indikator teknikal untuk EURUSD.

Jika DXY bergerak dengan signifikan, hampir bisa kita pastikan bahwa para pelaku pasar akan bereaksi pada pergerakan tersebut. Bahkan sebenarnya, baik DXY maupun para pelaku pasar saling bereaksi satu sama lain. Misalnya, jika terjadi penembusan (breakout) yang signifikan atas sebuah major currency pair (misalnya EURUSD dan/atau GBPUSD), maka biasanya DXY juga akan bergerak signifikan.

Intinya, para pelaku pasar menganggap DXY merupakan indikator kunci bagi arah USD terhadap mata uang utama dunia.

“OK, Pak Eko. Jadi cara tradingnya bagaimana?”

Sabar dong. Saya baru mau membahas hal itu.

Jadi, karena EURUSD dan DXY itu ibarat saudara kembar tetapi beda tabiat, maka ketika kita akan mentransaksikan EURUSD, ada baiknya pantau juga kondisi DXY.

Katakanlah kita melihat ada sinyal sell di EURUSD, maka coba intip juga DXY. Jika pada saat yang sama muncul sinyal bullish di DXY, maka kekuatan sinyal sell di EURUSD itu akan bertambah kuat. Dengan kata lain, sinyal sell tersebut; yang mungkin biasanya akurasinya hanya 70%; bisa meningkat menjadi 80%.

DXY vs Major Currency Pairs, Bagaimana?

Nah, sekarang bagaimana dengan mata uang lain?

Sama saja dengan trik pada EURUSD di atas, hanya saja mungkin tidak sesignifikan pada EURUSD.

Tetapi setidaknya bisa kita manfaatkan juga, mengingat DXY adalah indikator bagi kekuatan USD secara umum.

Yang perlu kita ingat adalah di mana posisi USD pada currency pair yang akan kita transaksikan? Apakah ia sebagai base currency, atau counter currency?

Eh, sebentar, Anda tahu kan apa itu base dan counter currency?

Dalam currency pair (pasangan mata uang), base currency itu adalah mata uang yang ditulis di sebelah kiri. Sebagian orang menyebutnya first currency.

Sebaliknya counter currency ditulis di sebelah kanan. Ada juga yang menyebutnya second currency atau quote currency.

Jadi, misalnya kita mentransaksikan USDCHF, maka USD bertindak sebagai base currency dan CHF adalah counter currency. Pada EURUSD, misalnya, adalah kebalikannya.

Jadi, jika kita mentransaksikan pair yang USD-nya sebagai base currency (seperti USDCHF, USDJPY, atau USDCAD), kenaikan DXY kemungkinan besar juga diikuti oleh kenaikan pair tersebut.

Gampangnya, begini:

  • Jika USD adalah base currency (USD/XXX), maka arah pair tersebut cenderung searah dengan DXY.
  • Jika USD adalah counter currency (XXX/USD), maka arah pair tersebut cenderung berlawanan arah dengan DXY.

Nah, dengan ini “hutang” saya dianggap lunas, ya?

Oh, menurut Anda belum? Kalau masih ada yang ingin Anda tanyakan, silakan hubungi saya melalui Live Chat yang tersedia di website kami ini.

Salam.

Analisa Forex Mingguan, 5 – 9 Nov 2018

Analisa forex mingguan, Saham awalnya terus berjuang di tengah laporan bahwa AS akan mengumumkan tarif baru di China. Segalanya berubah pada akhir pekan setelah Trump berbicara dengan mitranya dari Tiongkok Xi dan kemudian meminta kabinetnya untuk menyusun perjanjian perdagangan. Berita itu mengirim mata uang berisiko melonjak terhadap safe haven USD dan JPY. Pada awal minggu, euro berada di bawah tekanan. Italia melaporkan tidak ada pertumbuhan di Q3, membuat krisis lebih sulit untuk diselesaikan. Kanselir Jerman Angela Merkel mengumumkan dia tidak akan berjalan lagi setelah hasil mengecewakan dalam pemilihan regional. Di Inggris, anggaran pemerintah optimis tetapi dirasakan oleh banyak pelaku pasar sebagai langkah menuju pemilihan dan lebih banyak ketidakpastian.

Dolar AS mengalami minggu yang bergejolak di tengah laporan pekerjaan, pergerakan saham, dan sebagai kesepakatan perdagangan antara AS dan China tampak nyata. Pemilu Jangka Menengah AS menonjol dalam minggu yang sibuk yang juga termasuk keputusan Fed dan beberapa angka papan atas.

Berikut data data ekonomi penting yang diperkirakan bisa menjadi penggerak pasar minggu ini :

1. UK Services PMI: Senin, 16:30 WIB. Indeks kedepan Markit untuk ekonomi Inggris memuncak dalam publikasi untuk sektor jasa. Sektor terbesar di negara itu telah melihat pertumbuhan OK pada bulan September, dengan skor 53,9 poin. Kita dapat melihat penurunan sekarang karena ketidakpastian Brexit meningkat. Skor 53,4 diperkirakan untuk saat ini.

2. ISM Non-Manufacturing PMI: Senin, 22:00 WIB. ISM biasanya menerbitkan laporan sektor layanannya sebelum Non-Farm Payrolls. Kali ini, publikasi yang terlambat tidak berfungsi sebagai petunjuk tetapi berdiri sendiri. Kembali pada bulan September, indeks untuk sektor ini melonjak menjadi 61,6 poin, mencerminkan pertumbuhan yang cepat dan kuat. Angka itu bisa mendinginkan sedikit: 59,3 diperkirakan untuk saat ini.

3. Keputusan tingkat suku Australia: Selasa, 10:30 WIB. Reserve Bank of Australia belum mengubah suku bunga sejak pertengahan 2016. Ia mempertahankan sikap netral tetapi menyatakan beberapa kekhawatiran tentang pertumbuhan global, pasar perumahan, dan isu-isu lainnya. Di sisi lain, situasi pekerjaan baik-baik saja. Akan menarik untuk melihat apakah RBA mengubah pendiriannya mengingat data inflasi baru-baru ini.

4. Pemilu Jangka Menengah AS: Selasa dan Rabu. Amerika pergi ke tempat pemungutan suara untuk memilih semua 435 anggota DPR, majelis rendah, dan 36 dari 100 Senator. Pemilihan tersebut dilihat sebagai referendum tentang Presiden Donald Trump. Jajak pendapat saat ini memberi oposisi Demokrat kesempatan yang baik untuk membalik DPR sementara Partai Republik diproyeksikan untuk mempertahankan Senat. Pasar senang dengan pemotongan pajak dan de-regulasi Trump sementara mereka tidak senang dengan tarif tersebut. Pemerintahan terpisah berarti tidak ada legislasi yang signifikan yang mungkin terjadi dalam dua tahun ke depan. Jika Partai Republik mempertahankan kedua kamar, Dolar AS kemungkinan akan naik karena pemotongan pajak lebih lanjut dapat meningkatkan ekonomi dan memicu kenaikan suku bunga lebih lanjut. Selain itu, Trump akan merasa berani melanjutkan perang dagangnya, dan greenback menikmati arus safe haven. Kemenangan Demokrat di DPR kemungkinan akan membebani greenback karena alasan yang berlawanan. Ada peluang tipis bagi Demokrat memenangkan Senat. Hasilnya akan dipublikasikan saat pemungutan suara ditutup di negara bagian Amerika, mulai dari Timur dan terus ke Hawaii. Volatilitas tinggi diperkirakan terjadi di sesi Asia pada Rabu pagi. Gambar harus menjadi jelas menjelang sesi Eropa.

5. Laporan pekerjaan Selandia Baru: Rabu, 04:45 WIB. Selandia Baru menerbitkan data ketenagakerjaan hanya sekali per kuartal, sehingga setiap publikasi memiliki dampak yang besar terhadap mata uang. Selandia Baru menikmati tingkat pengangguran rendah sebesar 4,5% di Q2 sementara jumlah total orang dalam pekerjaan meningkat 0,5%. Indeks Biaya Tenaga Kerja juga menarik. Ini meningkat 0,6%. Angka-angka untuk Q3 cenderung menunjukkan ekspansi yang sedang berlangsung. Pekerjaan diproyeksikan meningkat 0,5% dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,4%.

6. Keputusan tarif Selandia Baru: Kamis, 03:00 WIB, konferensi pers pukul 04.00 WIB. Reserve Bank of New Zealand diperkirakan akan meninggalkan Official Cash Rate tidak berubah pada 1,75% sekali lagi. Gubernur Adrian Orr dan rekan-rekannya didampingi oleh perwakilan dari pemerintah sesuai dengan kebijakan baru, tetapi mereka tidak mungkin menurunkan suku bunga. Pernyataan itu diharapkan untuk menekankan ketegangan perdagangan global sebagai faktor risiko dan juga kepercayaan bisnis yang lebih rendah. Konferensi pers Gubernur juga akan mengungkapkan.

7. Keputusan Fed: Jumat, 02:00 WIB. The Federal Reserve mengumumkan keputusannya pada Kamis bukan Rabu karena pemilihan Jangka Menengah. Ini adalah keputusan tarif terakhir yang tidak terdiri dari konferensi pers. Ketua Fed Jerome Powell dan rekan-rekannya diharapkan untuk meninggalkan Federal Funds Rate tidak berubah pada tingkat maksimum 2,25% tetapi ditetapkan untuk mengisyaratkan bahwa mereka akan menaikkan suku pada bulan Desember, kenaikan keempat pada 2018. Pelepasan PDB baru-baru ini optimis dan mereka ukuran yang lebih disukai dari inflasi, Indeks Harga PCE Inti, berada pada 2%, tepat pada target. Presiden Trump telah menekan Fed untuk melambat karena pasar saham terseok-seok, tetapi ini hanya dapat memperkuat kebijakan mereka. Setiap perubahan pada prospek inflasi atau pekerjaan akan diawasi secara hati-hati oleh pasar.

8. PDB Inggris: Jumat, 16:30 WIB. Inggris mempublikasikan data PDB secara bulanan, tetapi publikasi ini tidak hanya untuk bulan September tetapi untuk semua kuartal ketiga. Perekonomian tumbuh 0,4% q / q pada kuartal kedua. Sejauh ini di Q3, ekonomi Inggris berkembang sebesar 0,4% pada bulan Juli tetapi stagnan pada bulan Agustus. Tingkat pertumbuhan yang sama 0,4% q / q kemungkinan untuk Q3. Ketidakpastian tentang masa depan membebani. Kenaikan 0,6% q / q diperkirakan.

9. PPI AS: Jumat, 20:30 WIB. Indeks Harga Produsen berfungsi sebagai pemanasan hingga Indeks Harga Konsumen pada minggu berikutnya. Kembali pada bulan September, PPI dan juga PPI Inti naik 0,2% bulan ke bulan, tingkat yang stabil dan lebih rendah dari beberapa bulan sebelumnya. PPI diprediksi naik 0,3% dan PPI inti 0,2%.

10. Sentimen Konsumen AS: Jumat, 22:00 WIB. Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan lebih bernuansa daripada ukuran Conference Board, yang telah mencapai rekor tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Skor akhir untuk bulan September mencapai 98,6 poin pada pembacaan akhir. Kami sekarang akan mendapatkan nomor awal untuk bulan November.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

Pergerakan GBPUSD minggu ini menunjukkan bias Bullish, dari grafik TF H4 diatas harga mulai bergerak di atas moving average. Strategi trading minggu ini perhatikan jika Resistance dikisaran 1.30406 pecah karena berpotensi mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.31224 – 1.32139. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 1.29082 – 1.28263 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi GBPUSD kembali rebound ke atas hingga kisaran 1.29581 – 1.30406. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.28263 pecah karena hal ini berpotensi mengubah bias pergerakan GBPUSD minggu ini menjadi Bearish dan menakan GBPUSD hingga kisaran 1.26939.

============================

EURUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

Pergerakan EURUSD minggu ini masih dalam tekanan Bearish, harga sempat rebound namun tertahan resistance dikisaran 1.14554 atau 61.8% dari fibo. Saat ini harga berpotensi kembali turun hingga kisaran 1.13606 – 1.13021. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 1.13021 pecah karena berpotensi menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.12436 – 1.11781. Namun waspadai apabila resistance dikisaran 1.14554 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.14916 – 1.15500.

===============================

USDCHF

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

Pergerakan USDCHF minggu ini masih dalam tekanan Bullish. Saat ini harga menguji Resistance dikisaran 1.00947, perhatikan jika Resistance tersebut pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 1.01530 – 1.02182. Sebagai alternatif perhatikan Support diarea 1.00000 – 0.99421 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi USDCHF kembali rebound hingga kisaran 1.00359 – 1.00947. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.99421 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.99061 – 0.98478.

=================================

USDJPY

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

Pergerakan USDJPY minggu ini menunjukkan tekanan Bullish. Saat ini harga menguji Resistance dikisaran 113.383, perhatikan jika Resistance tersebut pecah karena berpotensi mengangkat USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 113.857 – 114.387. Sebagai alternatif perhatikan Support diarea 112.616 – 112.142 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi USDJPY kembali rebound hingga kisaran 112.905 – 113.383. Namun waspadai apabila Support dikisaran 112.142 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 111.849 – 111.375.

===============================

AUDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

Bias pergerakan AUDUSD minggu ini menunjukkan Bullish, dari grafik TF H4 menunjukkan harga bergerak di atas Moving Average. Strategi trading minggu ini perhatikan jika Resistance dikisaran 0.72583 pecah karena berpotensi mengangkat AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.73144 – 0.73771. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 0.71675 – 0.71115 untuk mencari konfirmasi sinyal Buy dengan potensi AUDUSD kembali rebound hingga kisaran 0.72018 – 0.72583. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.71115 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.70768 – 0.70207.

================================

NZDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

Bias pergerakan NZDUSD minggu ini menunjukkan Bullish, dari grafik TF H4 menunjukkan harga bergerak di atas Moving Average. Strategi trading minggu ini perhatikan jika Resistance dikisaran 0.66894 pecah karena berpotensi mengangkat NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.67310 – 0.67775. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 0.66221 – 0.65804 untuk mencari konfirmasi sinyal Buy dengan potensi NZDUSD kembali rebound hingga kisaran 0.66475 – 0.66984. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.66804 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.65549 – 0.65133.

=============================

XUL

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Bias pergerakan Emas minggu ini menunjukkan Bullish, dari grafik TF H4 menunjukkan harga bergerak di atas Moving Average. Strategi trading minggu ini perhatikan jika Resistance dikisaran 1237.30 pecah karena berpotensi mengangkat Emas lebih lanjut hingga kisaran 1243.28 – 1249.97. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 1227.62 – 1221.63 untuk mencari konfirmasi sinyal Buy dengan potensi Emas kembali rebound hingga kisaran 1231.27 – 1237.30. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1221.63 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan Emas lebih lanjut hingga kisaran 1217.93 – 1211.95.

================================

Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.