Mengapa Pengumuman Suku Bunga Penting Bagi Trader Forex?

Tingkat suku bunga merupakan salah satu data ekonomi yang bisa menggerakkan pasar. Bahkan mungkin bisa dikatakan bahwa pengumuman tingkat suku bungalah yang sebenarnya menjadi “primadona” pasar. Mungkin merupakan faktor terbesar dalam menentukan nilai sebuah mata uang.

Jadi, dengan mengetahui bagaimana bank sentral sebuah negara menetapkan kebijakan moneter, seperti tingkat suku bunga, merupakan hal penting yang perlu Anda ketahui.

Salah satu hal yang paling mempengaruhi tingkat suku bunga bank sentral adalah stabilitas harga, atau “inflasi”. Secara sederhana, inflasi bisa diterjemahkan sebagai kenaikan harga barang dan jasa yang konstan.

Gampangnya, inflasi adalah hal yang menyebabkan harga barang yang biasa kita konsumsi mengalami kenaikan dari waktu waktu. Lima tahun yang lalu mungkin Anda hanya membutuhkan uang sebesar Rp 15.000,- untuk membeli sebungkus rokok, tetapi sekarang mungkin Anda harus mengeluarkan uang setidaknya sebesar Rp 20.000,- untuk rokok yang sama.

Sebenarnya laju inflasi yang tidak terlalu tinggi bisa dimaklumi seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Tetapi jika laju inflasi menjadi terlalu tinggi, bisa-bisa perekonomian negara yang bersangkutan akan terganggu. Itulah mengapa bank sentral selalu mengawasi berbagai indikator yang terkait dengan inflasi seperti CPI dan PPI.

Negara Bank Sentral
Amerika Serikat The Federal Reserve System (The Fed)
Australia Reserve Bank of Australia (RBA)
Inggris Bank of England (BoE)
Jepang Bank of Japan (BOJ)
Kanada Bank of Canada (BOC)
New Zealand Reserve Bank of New Zealand (RBNZ)
Swiss Swiss National Bank (SNB)
Uni Eropa European Central Bank (ECB)

Sebagai upaya untuk menjaga agar laju inflasi tetap berada di angka yang “nyaman”, bank-bank sentral biasanya mengatur tingkat suku bunga acuan. Jika suku bunga dinaikkan, biasanya inflasi melambat, demikian pula pertumbuhan ekonomi secara umum.

Hal ini terjadi karena dengan menerapkan suku bunga yang lebih tinggi, biasanya akan mengurangi minat konsumen dan pebisnis untuk mengajukan kredit pinjaman dan sebaliknya akan menaikkan minat menabung, sehingga ini akan berdampak pada aktivitas ekonomi.

Mengapa orang jadi kurang suka mengajukan kredit? Karena biaya (bunga) untuk pinjaman akan menjadi lebih tinggi, sementara bunga untuk simpanan menjadi lebih menarik.

Di sisi lain, apabila suku bunga berkurang alias diturunkan, konsumen dan pebisnis cenderung mengajukan kredit pinjaman karena bunganya akan menjadi lebih murah, sehingga akan mendorong belanja masyarakat dan ini akan membantu pertumbuhan ekonomi.

suku bunga fed

Jadi apa hubungannya dengan pasar forex?

Jadi begini. Mata uang itu bergantung pada suku bunga karena menentukan aliran dana secara global, masuk dan keluar dari negara tertentu. Suku bunga merupakan salah satu pertimbangan investor asing untuk memutuskan apakah mereka akan berinvestasi di negara tersebut, atau tidak.

Sederhananya begini: jika Anda dihadapkan pada pilihan antara menabung di bank yang menawarkan jasa/bunga sebesar 1%, sementara bank yang lain menawarkan bunga 0,25%; bank mana yang Anda pilih?

Ya, memang bisa saja Anda memilih untuk menyimpan uang di bawah kasur… tetapi normalnya orang akan memilih opsi pertama: 1%, karena 1 jelas lebih besar daripada 0,25.

Nah, di mata uang pun berlaku hal seperti itu.

Semakin tinggi tingkat suku bunga sebuah negara, semakin besar potensi mata uangnya akan menguat. Sebaliknya mata uang negara yang memiliki tingkat suku bunga rendah akan rentan mengalami pelemahan. Tentu saja, ini bukan satu-satunya alasan mata uang menguat atau melemah, tetapi suku bunga adalah salah satu hal yang bisa memicu penguatan atau pelemahan mata uang tertentu.

Sederhana kan?

Rencana Kenaikan Suku Bunga Fed

Hari Kamis mendatang (2/8/2018) pukul 01.00 WIB, atau di hari Rabu (1/8/2018) pukul 14.00 waktu New York, Federal Reserve (Fed) akan mengumumkan tingkat suku bunga. Diperkirakan Fed kali ini akan menahan suku bunga di angka 2 persen.

Kalau kita pantau perkembangan berita terkait suku bunga Fed, ada peluang kenaikan suku bunga sebanyak dua kali lagi di tahun ini. Tetapi masih segar dalam ingatan ketika Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dalam wawancaranya dengan CNBC tanggal 19 Juli 2018 mengatakan bahwa ia khawatir penguatan USD akan mengganggu eskpor AS. Ia juga kkhawatir Fed akan terlalu agresif dalam menaikkan suku bunga yang bisa menghambat pertumbuhan ekonomi AS.

Pernyataan tersebut melemahkan USD saat itu, kendati kemudian juru bicara Gedung Putih memberikan “klarifikasi” bahwa Presiden tidak akan mengintervensi kebijakan Fed.

Seperti telah disampaikan, kali ini Fed diperkirakan akan menahan suku bunga di 2 persen. Ada kemungkinan USD akan melemah jika suku bunga Fed kali ini bertahan di angka tersebut, karena ekspektasi pasar sebenarnya adalah kenaikan suku bunga setidaknya dua kali lagi di tahun ini.

Bagaimana Peluang Pasar?

Secara umum hingga saat ini USD masih berada dalam trend penguatan untuk jangka panjang meskipun terjadi koreksi-koreksi merespon kondisi pasar dan fundamental terkini.

Kalaupun Fed memutuskan untuk menahan suku bunga kali ini, pelemahan yang terjadi pada USD kemungkinan hanya berupa koreksi (untuk view jangka panjang).

Untuk memanfaatkan hal tersebut, kami tertarik pada USDJPY yang menurut view jangka menengah sedang bergerak di area support. Jika yang terjadi adalah skenario pelemahan USD, maka penembusan ke bawah 110.575 kemungkinan besar akan diikuti oleh pergerakan turun dengan potensi sasaran di kisaran 109.964-109.

Sebaliknya, jika ternyata USD tidak jadi melemah, penembusan ke atas 111.564 kemungkinan akan membawa USDJPY naik menuju kisaran 112.174-112.552.

suku bunga fed pada USDJPY

Analisa Mingguan 30 Juli 2018-3 Agustus 2018

Data Fundamental:

  1. Suku Bunga Bank of Japan: Selasa (31/7): Bank of Japan masih belum mencapak target inflasi inti di 2%. Meskipun demikian, mereka telah secara bertahap membatasi pembelian obligasi. Keputusan mendatang merupakan kesempatan untuk memeperjelas kebijakan mereka dan menganalisa situasi terkini. BOJ diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga.
  2. Data Inflasi Euro-zone: Selasa (31/7), 16.00 WIB: Data terkini bulan Juni memperlihatkan perbedaan antara inflasi dan inflasi inti. CPI meningkat ke 2% y/y, didukung oleh meningkatnya harga minyak mentah dunia. Di sisi lain, inflasi inti turun ke 0,9%. Untuk data Juli, CPI diperkirakan 2% sementara core CPI di 0,9%.
  3. GDP Euro-zone: Selasa (31/7), 16.00 WIB: pertumbuhan ekonomi kawasan euro melambat di kuartal pertama 2018. Sepertinya akan melambah lagi di kuartal ke-2.
  4. US Core PCE Price Index: Selasa (31/7), 19.30 WIB: Ini adalah salah satu data inflasi favorit Fed. Data ini akhirnya mencapai target 2% di bulan Mei. Core PCE is diperkirakan hanya akan naik 0.1% dan mungkin akan turun dari 2% y/y dari data Juni.
  5. CB Consumer Confidence: Selasa (31/7), 21.00 WIB: Data Conference Board’s Consumer Confidence masih tetap tinggi di 126.4 poin di bulan Juni. Untuk bulan Juli diperkirakan 126.5.
  6. US ADP Non-Farm Payrolls: Rabu (1/8), 19.15 WIB: Automated Data Processing merupakan pemasok terbesar untuk data gaji di AS. Di bulan Juni, data ADP NFP dirilis sedikit di bawah perkiraan di 177K, tetapi masih sejalan dengan trend besarnya. Di bulan Juli diperkirakan berada di angka 186K.
  7. Keputusan suku bunga Fed: Kamis (2/8), 01.00 WIB: Federal Reserve menaikkan suku bunga di bulan Juni dan memberikan komentarh hawkish, menyiratkan kemungkinan kenaikan dua kali lagi di tahun 2018. President Donald Trump meredam ekspektasi tersebut dengan berkomentar khawatir USD terlalu kuat. Keputusan kali ini diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga.
  8. Keputusan suku bunga Bank of England: Kamis (2/8), 18.00 WIB: Bank of England diperkirakan akan menaikkan suku bunga dari 0.50% ke 0.75%.
  9. US Non-Farm Payrolls: Jumat (3/8), 19.30 WIB: Di bulan Juni angka NFP tercatat 213K. tingkat pengangguran naik menjadi 4%, tetapi itu juga kerna naiknya tingkat partisipasi. NFP diperkirakan turun ke 193K sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan berada di angkat 3.9%.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk kembali naik dan saat ini harga tertahan di sekitar area support 1.30842. Jika resistance 1.31634 berhasil di tembus oleh harga, ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.32123 – 1.32914. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.30842, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBPUSD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.30353 – 1.29562


EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat tertahan di sekitar area resistance 1.16817. Jika harga terus tertahan di bawah resistance tersebut, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.16150 – 1.15737. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.16817, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.17072 – 1.17485


AUD/USD

Pergerakan AUDUSD pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk kembali naik dan membidik resistance 0.74071. Jika resistance 0.74071 berhasil di tembus oleh harga, ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.74284 – 0.74629. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.73725, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUDUSD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.73512 – 0.73167


USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bearish. Perhatikan area di kisaran 111.664 – 112.174 untuk mencari konfirmasi sinyal jual, dimana ada kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 111.186 – 110.575. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 112.174, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 112.552 – 113.163


NZD/USD

Pergerakan NZDUSD pada grafik 4-jam terlihat sedang menguji resistance 0.67966. Jika resistance tersebut berhasil di tembus oleh harga, ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.68165 – 0.68488. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.67643, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZDUSD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.67444 – 0.67121


USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bearish. Perhatikan area di kisaran 0.99635 – 1.00030 untuk mencari konfirmasi sinyal jual, dimana ada kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.99391 – 0.98997. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.00030, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.00274 – 1.00668


EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah berada dalam kondisi bearish. Jika support 1211.34 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bearish ke kisaran 1202.60 – 1197.20. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1225.48 – 1234.22 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal jual, maka emas berpotensi bergerak bearish ke kisaran 1220.08 – 1211.34. Waspadai jika resistance 1234.22 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1239.62 – 1248.36

Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.

 

ANALISA FOREX MINGGUAN : 23 -27 JULI 2018

Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Vladimir Putin pemimpin Rusia, di Helsinki dalam sebuah pertemuan yang menghasilkan senyum dan kontroversi, tetapi tidak mengguncangkan pasar. Kekhawatiran tentang perang dagang meningkat setelah adanya peringatan dari IMF dan Larry Fink, investor terkemuka, tetapi pasar tampaknya tidak terlalu terganggu, setidaknya hingga saat ini. Lebih penting lagi, Trump langsung mengkritik Federal Reserve yang menaikkan suku bunga dan mengatakan dia lebih suka mata uang yang lebih rendah dan dolar AS melemah. Di Inggris, kekacauan di parlemen, pembicaraan Brexit yang belum berakhir dan data yang lemah sangat membebani pound. Dolar AS menguat seiring pernyataan hawkish dari Powell tetapi jatuh seiring kritik Trump terhadap kebijakan ini. Lalu bagaimana berikutnya? Keputusan ECB dan rilis pertama GDP AS merupakan pembacaan yang di tunggu pelaku pasar pekan ini. Inilah sorotan untuk seminggu depan :

US Existing Home Sales: Senin, 21:00 WIB. Sebagian besar transaksi di pasar perumahan adalah bekas pakai dan rumah yang telah ada. Penjualan tahunan mencapai 5.43 juta pada bulan Mei dan angka yang serupa kemungkinan terjadi pada bulan Juni adalah 5.46 juta.

CPI Australia: Rabu, 08:30 WIB. Bertentangan dengan kebanyakan negara lain, Australia menerbitkan data inflasi hanya sekali per kuartal. Laju kenaikan harga melambat menjadi 0.4% q / q pada kuartal pertama 2018. Inflasi inti, yang dikenal di Australia sebagai Mean CPI Rata-rata, naik 0.5%, lebih cepat dari sebelumnya. Kami sekarang akan mendapatkan data baru untuk Q2 2018. Publikasi berdampak pada kebijakan Reserve Bank of Australia yang tidak mengubah suku bunga dalam hampir dua tahun. Kedua pembacaan tersebut diproyeksikan naik 0.5%.

Penjualan Rumah Baru AS: Rabu, 21:00 WIB. Penjualan rumah baru memicu berbagai kegiatan ekonomi, seperti belanja infrastruktur. Laporan untuk Mei mengejutkan dengan penjualan tahunan 689 ribu. Pembacan sebesar 671 ribu diperkirakan untuk Juni.

Keputusan ECB: Kamis, 18:45 WIB, konferensi pers jam 19:30 WIB. Bank Sentral Eropa mengirim EUR / USD jatuh dalam keputusan sebelumnya pada 14 Juni. Sementara mereka mengumumkan awal dari berakhirnya skema pembelian obligasi, mereka menambahkan banyak persyaratan untuk setiap langkah pengetatan dan berjanji untuk meninggalkan suku bunga tidak berubah. Klarifikasi atau ketiadaan apa pun pada pembacaan kali ini dapat menggerakan euro. Komentar tentang perang dagangjuga akan sangat diperhatikan.

Pesanan Barang Tahan Lama AS: Kamis, 19:30 WIB. Pesanan barang tahan lama mencerminkan investasi dan diawasi oleh The Fed. Publikasi khusus ini untuk bulan Juni, mengakhiri kuartal kedua dan memberikan informasi ke dalam laporan PDB pada hari berikutnya. Pembacaan sebelumnya turun 0.4% dan angka volatil ini dapat bangkit kembali pada bulan Juni: dengan lonjakan 2.7%.

US Advance GDP: Jumat, 19:30 WIB. Ekonomi No. 1 di dunia menerbitkan rilis pertama PDB Q2. Pembacaan akhir untuk kuartal pertama mencapai 2.3%, lebih baik dari kuartal pertama tahun lalu. Ekspektasi untuk kuartal kedua sudah jauh lebih tinggi, dengan berbagai perkiraan berdiri di sekitar 4% dan diperkirakan sebesar 4.1%. Penting untuk dicatat bahwa pesanan barang tahan lama dapat memodifikasi proyeksi pada saat-saat terakhir.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBPUSD pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bearish. Perhatikan area di kisaran 1.30842 – 1.31634 untuk mencari konfirmasi sinyal jual, dimana ada kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.30353 – 1.29562. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.31634, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBPUSD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.32123 – 1.32914

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak naik dan sedang berada di sekitar resistance 1.17485. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.17898 – 1.18153. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.17485, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.16817 – 1.16405

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat tertahan di area resistance 0.74364. Melihat kondisi tersebut secara teknikal aussie berpotensi terkoreksi ke kisaran 0.73624 – 0.73907 dimana jika di area tersebut ditemukan sinyal beli maka aussie berpotensi bergerak ke kisaran 0.74082 – 0.74364. Sebagai skenario alternatif, jika resistance 0.74364 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie bergerak bullish ke kisaran 0.74646 – 0.74821. Waspadai jika harga berbalik turun dengan menembus support 0.73624 secara valid, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD bergerak bearish membidik area dikisaran 0.73449 – 0.73167

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bearish. Jika support 110.740 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 110.168 – 109.814. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 110.740, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 111.666 – 112.237

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat masih kondisi bearish dan sedang berada disekitar area resistance 0.68387 dimana yang merupakan area trendline. Jika harga terus tertahan di bawah trendline dan resistance 0.68387, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.67903 – 0.67605. Waspadai jika trendline atau resistance 0.68387 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.68686 – 0.69020.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bearish. Jika support 0.98997 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.98661 – 0.98453. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 0.98997, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.99333 – 0.99541

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah berada di sekitar area referensi dari fibonacci. Perhatikan area 1225.48 – 1234.22 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal jual, maka emas berpotensi bergerak bearish ke kisaran 1220.08 – 1211.34. Waspadai jika resistance 1234.22 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1239.62 – 1248.36

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.

Analisa Forex Mingguan : 16 Juli – 20 juli 2018

AS terus bergerak maju dengan menyiapkan tarif baru pada barang-barang Cina senilai $ 200 miliar. Di sisi lain, Cina dan AS akan memasuki fase negosiasi. Berita itu mengirim mata uang berisiko bergerak lebih rendah dan akhirnya memukul mata uang lainnya juga. USD/JPY membuat terobosan besar karena pasar saham di luar China berhasil melewati badai. Dollar juga menikmati kenaikan inflasi, ketika CPI Inti mencapai kisaran 2,3% seperti yang diperkirakan. Risalah pertemuan ECB bernada dovish ketika Inggris mengalami drama politik. Bank of Canada menaikkan suku bunga dan mengisyaratkan akan melakukan lebih banyak.

Dolar AS terus mendapatkan keuntungan dari perang perdagangan dan kondisi ekonomi yang optimis. Pelaku pasar sedang menunggu testimoni Ketua Fed Jerome Powell, penjualan ritel AS, dan pertemuan antara Trump dan Putin.

Berikut adalah data yang menjadi sorotan untuk minggu ini :

  1. Trump-Putin Summit: Senin, pagi waktu Eropa. Presiden AS Donald Trump dan Vladimir Putin akan bersidang di Helsinki untuk melakukan pertemuan pertama setelah hanya bertemu di sela-sela konferensi multilateral. Ada banyak topik panas yang dipertaruhkan: aneksasi Rusia atas Krimea, sanksi yang dihasilkan, kecurigaan intervensi Rusia dalam pemilihan AS, dan banyak lagi. Setiap pelonggaran sanksi terhadap Rusia mungkin mengkhawatirkan bagi sekutu Barat Amerika tetapi juga akan membuka peluang komersial dan mungkin mengarah pada pengurangan ketegangan perdagangan global, yang positif bagi pasar.
  2. Penjualan Ritel AS: Senin, 19:30 WIB. Perekonomian AS berpusat di sekitar sektor konsumsi, dan rilis data ini akan selalu memiliki dampak yang signifikan. Penjualan ritel naik dengan baik di bulan Mei dan memicu reli USD. Penjualan diperkirakan akan naik ke 0,4% setelah naik 0,8% pada bulan sebelumnya, dan penjualan ritel inti diperkirakan akan berada di 0,4% setelah naik 0,9% pada bulan sebelumnya.
  3. Laporan pekerjaan Inggris Selasa, 15:30 WIB. Sektor pekerjaan dilaporkan naik tetapi upah tidak meningkat. The Claimant Count Change diperkirakan akan meningkat 2,3 K pada bulan Juni setelah mengalami penurunan 7,7 K pada bulan Mei. Fluktuasi dalam klaim pengangguran cukup sering terjadi. Tingkat pengangguran untuk bulan Mei diperkirakan akan tetap stabil pada 4,2%. Data penghasilan per jam rata-rata merupakan data yang paling penting. Setiap perubahan upah akan mengguncang pound.
  4. Jerome Powell akan memberi testimoni pada hari Selasa dan Rabu pada pukul 21:00 WIB. The Fed Chair akan berbicara di Capitol Hill selama dua hari di depan komite perbankan dan Kongres. Pernyataan yang dirilis pada hari Selasa, cenderung akan memiliki dampak terbesar, tetapi sesi Tanya Jawab juga dapat menghasilkan komentar yang menggerakkan pasar.
  5. Laporan inflasi Inggris: Rabu, 15:30 WIB. Indeks harga konsumen Inggris turun akhir-akhir ini dengan memberikan kontribusi terhadap keputusan tidak menaikkan suku bunga pada bulan Mei. CPI tahunan turun menjadi 2,4% pada bulan Mei dan sekarang diproyeksikan meningkat menjadi 2,6%. CPI inti diperkirakan akan tetap stabil pada 2,1%. Indeks Harga Ritel (RPI) yang juga dimata, membawa harapan untuk peningkatan dari 3,3% menjadi 3,5% y / y. Bertentangan dengan AS, headline CPI cenderung memiliki dampak paling signifikan.
  6. Data perumahan AS: Rabu, 19:30 WIB. Building Permits AS tingkat tahunan berada di 1,30 juta pada bulan Mei dan diperkirakan akan meningkat menjadi 1,33 juta pada bulan Juni. Housing strats dengan perkiraan 1,35 juta menjadi 1,32 juta.
  7. Laporan pekerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Australia melaporkan data pekerjaan yang relatif mengecewakan pada bulan Mei di 12K. Diperkirakan ada kenaikan di kisaran 16.6K. Tingkat pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah pada kisaran 5,4%.
  8. Penjualan ritel dan inflasi Kanada: Jumat, 19:30 WIB. Data Kanada selalu menggerakan Dollar Kanada bahkan jika angka-angka tersebut saling mengimbangi. CPI naik sebesar 0,1% pada bulan Mei dengan sedikit peningkatan. Penjualan ritel turun tajam pada bulan April di kisaran 1,2% dan saat ini kemungkinan akan rebound. Fokus yang lebih besar terletak pada penjualan inti, yang turun sebesar 0,1% dan diperkirakan akan mengalami perubahan yang lebih tipis.

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

Bias mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual dengan potensi harga akan terkoreksi. Jika harga kembali bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 1.16266 – 1.16888 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.16888 – 1.17894. Waspadai, jika support 1.162666 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 1.15260 dan merubah bias harian menjadi bearish.

GBP/USD

Bias mingguan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang bergerak ke atas. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan kuat di sekitar resistan 1.32008 – 1.32621 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.32008 – 1.31014. Sebaliknya jika resistan 1.32621 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.33615.

AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang mencoba melakukan pergerakan rebound dengan bergerak ke atas. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga tertahan di sekitar area 0.74062 – 0.74354 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju support pada area 0.73690. Tetapi, jika resistan 0.74354 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.74826.

NZD/USD

Pada grafik 4 jam-an, bias mingguan pergerakan NZD/USD terlihat berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berusaha rebound dengan bergerak ke atas. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga tertahan di sekitar area 0.67745 – 0.68059 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.67235. Tetapi, jika harga menembus resistan 0.68059 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.68569.

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang tertahan di area resistan. Perhatikan, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 111.27 – 111.85 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 112.78. Tetapi jika support 111.27 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 110.33.

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi ke bawah. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Waspadai, jika harga masih bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.99370 – 0.99865 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.00668. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus support 0.99370 maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.98567.

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga terlihat mencoba melakukan fase rebound. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1247.50 – 1254.46 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1236.24. Sebaliknya jika resistan 1254.46 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1265.72.

ANALISA FOREX MINGGUAN : 9 – 13 JULI 2018

Data AS cenderung tetap optimis. Lebih penting lagi, greenback menikmati arus safe haven terkait dengan kekhawatiran yang berkembang tentang perang perdagangan. Krisis politik di Jerman mendominasi berita utama di awal pekan tetapi dengan cepat diselesaikan. Di Inggris, pemerintah kesulitan untuk memutuskan dan terus melakukan pendekatannya bernegosiasi dengan Uni Eropa terkait brexit. Suasana pasar membaik karena tarif AS di China mulai berlaku tanpa gembar-gembor.

Selain itu, Kanselir Jerman Merkel membuka pintu untuk mengurangi tarif Uni Eropa untuk mobil sebagai langkah yang dimaksudkan untuk meredakan ketegangan dengan AS. Hasil minutes rapat FOMC menunjukkan optimisme tentang ekonomi AS tetapi juga memperingatkan mengenai perang dagang. US Non-Farm Payrolls keluar lebih baik dari yang diharapkan dengan 213K tetapi upah tetap stagnan di 2.7% YoY. Apakah pasar akan terus mengabaikan tarif dan ketegangan perdagangan?

Minggu pertama Q3 dibuka dengan kembalinya kekuatan Dollar AS, tetapi dollar AS pelahan melemah. Inflasi AS dan kepercayaan konsumen menjadi salah satu berita dalam seminggu mendatang yang ditunggu oleh pelaku pasar. Inilah sorotan untuk seminggu mendatang :

GDP Inggris : Selasa, 15:30 WIB. Ini adalah rilis pertama GDP Inggris secara bulanan. Publikasi ini untuk bulan Mei dan akan mendapatkan data untuk bulan-bulan sebelumnya. Karena merupakan yang pertama, perhatian dan reaksinya mungkin relatif kuat, meskipun ini bukan angka kuartalan.

US PPI: Rabu, 19:30 WIB. Laporan ini berfungsi sebagai pemanasan menjelang data IHK. PPI Headline meningkat dengan kuat 0.5% pada bulan Mei sementara PPI inti naik pada 0.3% lebih sederhana. Diperkirakan untuk headline menjadi 0.2% dan untuk inti sebesar 0.2%.

Keputusan Tingkat Kanada: Rabu, 21:00 WIB, konferensi pers jam 22:15 WIB. Bank of Canada diperkirakan akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan bulan Juli ini, yang juga terdiri dari adanya perkiraan baru dan konferensi pers oleh Gubernur Stephen Poloz dan Wakil Carolyn Wilkins. Perekonomian telah menunjukkan tanda-tanda meningkat pada kuartal kedua dan yang paling mendorong adalah peningkatan upah. Namun, hubungan perdagangan dengan AS telah memburuk sejak pertemuan terakhir mereka. AS memberlakukan tarif untuk baja dan aluminium dan Kanada membalas. Namun demikian, tampaknya Dewan Komisaris akan mengabaikan sumber ketidakpastian saat ini dan akan menaikan suku bunga dari 1.25% menjadi 1.50%. Pelaku pasar juga akan memantau konferensi pers. Sebuah petunjuk bahwa siklus pengetatan sudah berakhir, untuk saat ini, dapat mengirim C $ turun meskipun ada kenaikan suku bunga. Optimisme tentang ekonomi dapat mengirim loonie lebih tinggi.

Pertemuan ECB: Kamis, 18:30 WIB. Bank Sentral Eropa membuat pengumuman besar dalam keputusan bulan Juni dan akan mengungkapkan lebih banyak data tentang pertimbangannya tersebut. ECB menetapkan rencananya untuk mengurangi pembelian obligasi hingga € 15 miliar pada Q4 2018 dan mengakhiri QE di 2019. Namun, mereka juga berjanji untuk mempertahankan suku bunga pada tingkat saat ini hingga musim panas 2019 dan Presiden Mario Draghi menekankan persyaratan yang dilekatkan. untuk setiap perubahan dalam kebijakan. Akan menarik untuk melihat seberapa luas dukungan Draghi dan kekuatan hawkish yang dipimpin oleh Presiden Bundesbank Jens Weidmann. Dokumen ini juga dapat berisi petunjuk tentang tindakan lebih lanjut. Keprihatinan perang dagang juga dapat menjadi fokus yang menyatakan bahwa ECB khawatir tentang implikasi perang perdagangan pada perekonomian.

CPI AS: Kamis, 19:30 WIB. Harga konsumen berangsur-angsur meningkat, dengan IHK Inti mencapai 2.2% y / y di bulan Mei. Baik angka pokok dan inti CPI meningkat 0.2% saat itu. Data untuk Juni akan menunjukkan jika harga inti terus meningkat atau jika kita melihat kemunduran setelah akselerasi. Headline dan CPI inti keduanya diharapkan naik 0.2% m / m.

Sentimen Konsumen AS UoM: Jumat, 21:00 WIB. Data terakhir minggu ini adalah survei yang dikeluarkan oleh University of Michigan dan Reuters. Versi terakhir untuk survei Juni menunjukkan skor 98.2 poin, dalam kisaran yang terlihat dalam beberapa bulan terakhir. Setiap perubahan juga akan berfungsi sebagai petunjuk untuk laporan penjualan ritel pada minggu berikutnya. Kenaikan kecil menjadi 98.3 diperkirakan pada pembacaan kali ini.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 1.33136 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.33761 – 1.34148. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.33136, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.32124 – 1.31499

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak naik dan sedang menguji resistance 1.17663. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.18079 – 1.18336. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.17663, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.16990 – 1.16574

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat cenderung bullish dan sudah menembus resistance 0.74424. Melihat kondisi tersebut secara teknikal aussie berpotensi bergerak bullish ke kisaran 0.74738 – 0.75089. Waspadai jika harga kembali berbalik turun dengan menembus support 0.74110 secara valid, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD bergerak bearish membidik area dikisaran 0.73759 – 0.73602

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bullish. Perhatikan area di kisaran 110.239 untuk mencari konfirmasi sinyal beli, dimana ada kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 110.705 – 111.122. Waspadai jika harga turun ke bawah support 110.239, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 109.773 – 109.356

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish dan sedang menguji resistance 0.68429. Jika resistance 0.68429 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.68799 – 0.69213. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.68429, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.67830 – 0.67645

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat tengah membidik area support 0.98546. Jika harga mendekati area tersebut dan berhasil menembusnya, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF bergerak bearish menuju dikisaran 0.98224 – 0.97863. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 0.98546, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.99067 – 0.99390

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah berupaya bergerak naik dan sedang menguji resistance 1259.17. Jika resistance 1259.17 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1264.22 – 1272.39. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1250.99, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1245.94 – 1237.77

 

Jika Anda menginginkan analisa real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.

Bagaimana Cara Membaca Hasil Backtest Strategi Forex?

Menguji sebuah sistem atau strategi trading forex, atau Expert Advisor (EA) yang biasa dikenal dengan “robot trading”, bisa sangat memakan waktu. Tetapi untunglah ada sebuah alat yang bernama Strategy Tester di MetaTrader, sehingga kita bisa menguji sebuah sistem trading dengan mempergunakan data rekaman pergerakan harga dari beberapa tahun sebelumnya. Dengan demikian kita tidak perlu menguji sebuah sistem trading secara real time. Metode pengujian seperti ini disebut “backtesting”, yang bisa mempercepat proses pengujian sebuah sistem trading secara signfikan.

Kami biasa merekomendasikan pengujian dengan metode backtesting sebelum melakukan pengujian secara real time (biasa disebut forward testing). Tentu saja, setelah backtesting dijalankan, kita tetap memerlukan forward testing di pasar yang sesungguhnya, tetapi tujuan backtesting adalah untuk memberikan “informasi awal” mengenai sebuah sistem trading yang akan kita uji dan kemudian – jika hasilnya cukup memuaskan – kita pergunakan.

Perlu diingat bahwa untuk mendapatkan hasil backtesting yang berkualitas, kita memerlukan rekaman data pergerakan harga yang kualitasnya baik pula untuk menghindari overfitting. Overfitting adalah sebuah “kesalahan” yang disebabkan olah terbatasnya data yang dipergunakan. Oleh karena itu, untuk melakukan backtesting sebaiknya kita memiliki rekaman data pergerakan harag setidaknya tiga atau empat tahun.

Setelah melakukan backtesting, kita harus menganalisa hasil pengujian tersebut agar kita tahu apakah sistem trading atau EA tersebut sesuai dengan yang kita inginkan atau tidak. Ada beberapa parameter yang harus kita lihat dan pahami dari hasil backtest tersebut.

Sekarang mari kita coba cermati contoh hasil backtest berikut ini:

strategi trading forex

Tenang, Anda tidak perlu mengetahui makna setiap angka dari hasil ini. Yang perlu Anda perhatikan adalah beberapa parameter kunci yang bisa dipergunakan apakah strategi ini adalah strategi pemenang atau bukan.

Berikut ini adalah beberapa parameter kunci dan apa yang bisa kita ketahui dari sistem trading tersebut.

Total net profit

Ini merupakan hasil total dari semua transaksi yang dilakukan oleh sistem trading yang kita uji. Sebuah strategi pemenang seharusnya menghasilkan keuntungan, bukannya kerugian. Parameter ini memberi tahu kita apa yang bisa terjadi jika Anda mempergunakan sistem ini sesuai dengan aturan yang melekat padanya. Ingat, ini bukanlah sebuah jaminan bahwa di masa datang sistem ini akan bekerja persis seperti hasil pengujiannya. Meskipun demikian, setidaknya parameter ini bisa memperlihatkan berapa besar keuntungan yang mungkin bisa kita dapatkan dengan mempergunakan sistem ini.

Maximal drawdown

Maximal drawdown memperlihatkan kerugian terbesar yang mungkin bisa terjadi. Angka ini sebaiknya tidak terlalu besar. Tentu saja, besar atau kecil itu relatif, tergantung pada berapa besar modal kita dan berapa besar toleransi resiko kita. Sebagai contoh, jika modal kita adalah $10,000 dan toleransi resiko kita hanya 20% dari modal tersebut, maka maximal drawdown-nya sebaiknya tidak lebih dari $2,000. Sederhananya, semakin kecil maximal drawdown-nya, semakin bagus.

Total trades

Ini adalah total transaksi yang dilakukan. Kita bisa menganalisa apakah sistem ini agresif atau tidak dengan membandingkan angka ini dengan jangka waktu yang kita pergunakan.

Contohnya, jika total transaksi yang terjadi adalah 200 transaksi dalam tiga bulan, artinya sistem trading ini menghasilkan rata-rata tiga transaksi per hari (dengan asumsi bahwa ada dua puluh hari kerja dalam sebulan). Artinya, strategi ini tidak terlalu agresif dan mungkin cocok untuk strategi trading intraday. Jika angkanya semakin kecil, maka mungkin akan lebih cocok untuk strategi trading jangka menengah atau mungkin jangka panjang.

Profit trades

Parameter ini menunjukkan jumlah transaksi yang menghasilkan keuntungan dan berapa persen porsinya dari seluruh transaksi yang dilakukan. Sederhananya, parameter ini memperlihatkan win ratio dari sistem yang kita uji. Semakin besar angkanya, semakin baik.

Bottomline

Seperti yang disebutkan di atas, backtesting sebaiknya diikuti dengan forward testing di pasar sesungguhnya. Hal ini perlu untuk memvalidasi semua hasil yang kita peroleh dari backtesting, juga penting untuk memperoleh bukti nyata bahwa kita berhasil menghindari overfitting selama proses backtest.

Metode backtest bisa membantu kita untuk mempercepat proses pengujian, tetapi pastikan Anda memiliki rekaman data pergerakan harga yang kualitasnya cukup baik.

Demikian cara membaca backtest strategi trading forex. Selamat mencoba dan silakan kemukakan pendapat Anda tentang artikel kami ini di kolom komentar.

ANALISA FOREX MINGGUAN : 2 – 6 JULI 2018

Analisa Forex Minggu Ini : Kekhawatiran tentang hubungan perdagangan antara AS dan China masih terus mendominasi. Informasi terbaru, ada sedikit kelegaan karena Trump lebih suka menggunakan lembaga, CIFUS, untuk menangani investasi China daripada menggunakan undang-undang darurat. Ini membuat pasar stabil dan atmosfir “risiko” berpotensi terjadi. Data AS tampak bervariasi pekan kemarin, dengan data inflasi PCE Inti yang stabil, data GDP yang lebih rendah dari perkiraan dan pesanan barang tahan lama inti yang lebih rendah dari perkiraan namun ada revisi ke atas untuk data sebelumnya.

KTT Uni Eropa menghasilkan kesepakatan tentang migrasi dan ini memberikan dorongan ke Euro karena menjinakkan krisis politik yang dihadapi Merkel di Jerman. Pound didukung oleh peningkatan GDP Q1 menjadi 0.2% tetapi awan Brexit masih melingkupi setelah KTT Uni Eropa. Dolar Kanada berhasil pulih di tengah kenaikan harga minyak dan juga data PDB yang lebih baik dari perkiraan.

Lalu bagaimana berikutnya? Pekan ini pasar amerika akan merayakan Hari Kemerdekaan AS, lalu disambung dengan Non-Farm Payrolls, FOMC meeting minutes, dan banyak lagi. Inilah sorotan untuk seminggu mendatang :

Data ISM Manufacturing PMI AS: Senin, 21:00 WIB. Petunjuk pertama menuju NFP diperkirakan akan turun dari 58.7 menjadi 58.2 poin, namun masih mencerminkan pertumbuhan yang kuat di sektor ini. ISM manufacturing prices, yang merupakan ukuran lain dari inflasi dan diawasi oleh pasar, diprediksi akan meluncur dari tingkat tertinggi 79.5 poin ke 74.3.


Keputusan tingkat suku Australia: Selasa, 11:30 WIB. Reserve Bank of Australia tidak mengubah suku bunganya dalam hampir dua tahun. Untuk pembacaan kali di perkirakan masih belum berubah. Phillip Lowe dan rekan-rekannya diharapkan untuk mempertahankan sebesar 1.50%. Pernyataan itu hampir tidak berubah dalam beberapa bulan terakhir. Peringatan apa pun tentang hubungan perdagangan dapat membebani Dolar Australia. The Reserve Bank of New Zealand keluar dengan pernyataan sedikit dovish dan RBA bisa mengikuti.

UK Services PMI: Rabu, 15:30 WIB. Pada pembacaan sebelumnya berada di 54 poin pada bulan Mei dan diharapkan ke 53.9 poin dalam pembacaan untuk bulan Juni. Peningkatan pertumbuhan selama musim semi dapat meningkatkan indikator dan pound, sementara kekhawatiran tentang Brexit bisa mendorongnya turun.

ADP Non-Farm Payrolls AS : Kamis, 19:15 WIB. Laporan pekerjaan untuk sektor swasta ini telah ditunda hingga Kamis karena libur 4 Juli pada hari Rabu. ADP melaporkan tingkat perolehan pekerjaan yang relatif rendah pada bulan Mei: 178K, namun masih dalam kisaran normal selama beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan yang sedikit lebih kuat di pembacaan kali ini : 190K. Setiap penyimpangan yang signifikan tidak hanya akan memindahkan dollar AS tetapi juga akan membentuk ekspektasi untuk laporan Payrolls di hari Jumat.

ISM Non-Manufacturing PMI AS : Kamis, 21:00 WIB. Serupa dengan laporan sektor jasa, publikasi untuk sektor jasa menunjukkan tingkat pertumbuhan yang sama pada bulan Mei: 58.6 poin. Dan juga di sini, slide kecil ke 58.3 diperkirakan untuk pembacaan kali ini. Judul dan komponen pekerjaan adalah petunjuk terakhir sebelum data non farm payrolls AS nanti.

Pertemuan FOMC: Jumat, 01:00 WIB. The Fed merilis hasil minutes dari keputusan Juni yang menyampaikan kenaikan hawkish. Selain menaikkan suku bunga, the Fed menjadi bullish pada ekonomi dan mengisyaratkan dua kenaikan suku bunga tambahan tahun ini. Akan menarik untuk melihat seberapa optimis the Fed dan seberapa peduli mereka tentang perdagangan. Ketua Fed Jerome Powell secara singkat mengomentari perdagangan dalam konferensi pers. Hasil ini dapat mengungkapkan lebih banyak tentang itu. Topik lainnya adalah upah, yang “membingungkan” menurut Ketua Fed.

US Non-Farm Payrolls: Jumat, 19:30 WIB. Jumat pertama bulan ini menampilkan raja indikator ekonomi. Laporan pekerjaan untuk Mei optimis dengan kenaikan 223K, lebih baik dari yang diharapkan, dan kenaikan bulanan sebesar 0.3% dalam upah, yang tidak kalah pentingnya. Tahun ke tahun, gaji naik 2.7% pada bulan Mei. Angka serupa diperkirakan untuk Juni: peningkatan 200 ribu pekerjaan dan kenaikan gaji lainnya 0.3% m / m. Setiap pergerakan menuju pertumbuhan upah 3% y / y akan mendapatkan dukungan dari Dolar AS, sementara jika penurunan ke arah 2,5% akan menjadi sebaliknya.

Pekerjaan Kanada : Jumat, 19:30 WIB. Kanada menderita dua bulan berturut-turut jatuh dalam pekerjaan, dengan kehilangan posisi 7,5K pada bulan Mei. Rebound mungkin terjadi sekarang. Pengangguran diproyeksikan akan tetap pada 5.8%. Penting untuk dicatat bahwa pertumbuhan upah menjadi lebih penting di Kanada. Kenaikan 3.9% y / y pada bulan Mei mendukung loonie meskipun penurunan pekerjaan mengecewakan.

google-review-foreximf
Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat masih berada dalam kondisi bearish. Jika support 1.32101 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.31112 – 1.30487. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.32124, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.32511 – 1.33136

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat mencoba untuk bergerak naik. Jika resistance 1.17193 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.17694 – 1.18253. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1.16132 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 1.16692 – 1.17193. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.16132, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.15573 – 1.15072

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat kembali mendekati area support 0.73683. Jika support 0.73683 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.73508 – 0.73225. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.73966, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.74141 – 0.74424

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 111.050 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 111.450 – 111.697. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 111.050, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 110.650 – 110.403

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bearish. Jika support 0.67344 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan kiwi bergerak bearish menuju area support dikisaran 0.66906 – 0.66635. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 0.68053 – 0.68491 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target sasaran dikisaran 0.67782 – 0.67344. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.68491, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.68762 – 0.69200

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat telah menembus support 0.99067. Jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.99390 dan ditemukan konfirmasi sinyal jual, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF bergerak bearish menuju area support dikisaran 0.99067 – 0.98546. Waspadai jika naik ke atas resistance 0.99390, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.99589 – 0.99911

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah membidik support 1245.76. Jika support 1245.76 pecah, maka emas berpotensi bergerak bearish ke kisaran 1239.48 – 1232.44. Waspadai jika harga terus tertahan di atas support 1245.76, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1255.93 – 1262.22

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD