KEMANA HARGA EMAS BERIKUTNYA ?

Di awal tahun 2018, emas sempat mencatatkan level tertingginya di $1366 per troy ounce, merespon situasi yang terus memanas antara Korea Utara dan Amerika Serikat, meningkatnya kekhawatiran perang dagang yang dapat terjadi antara AS dan China, dan kurang agresifnya The Fed terhadap kenaikan suku bunga. Hal tersebut cukup membebani dollar AS dan pasar ekuitas yang berakibat para pelaku pasar pun melarikan aset mereka ke emas sebagai safe haven yang dikenal dengan istilah risk aversion.

Namun seiring berjalannya waktu, situasi pun sedikit mereda setelah diadakannya pertemuan antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Pulau Sentosa, Singapura. Hasil penting dalam pertemuan bersejarah itu Trump berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan bagi Korut. Sementara Kim berkomitmen untuk menuntaskan denuklirisasi Semenanjung Korea. Selain itu, pada pertemuan The Fed bulan Juni, bank sentral cenderung hawkish dengan kembali menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 2 persen, sekaligus menunjukkan prospek bahwa akan ada dua kenaikan suku bunga lagi untuk dieksekusi sepanjang tahun ini, yang jika ditotalkan ada empat kenaikan suku bunga sejak bulan Maret 2018. Hal tersebut melampaui ekspektasi pasar yang hanya memperhitungkan 3 kali kenaikan suku bunga. Inilah yang menjadi pendorong emas terjun bebas, menyentuh level terendah di tahun 2018, yang saat artikel ini dibuat emas berada dikisaran $1261 per troy ounce.

google-review-foreximf

Meskipun demikian, untuk pandangan jangka panjang harga emas secara umum masih bisa bergerak dalam tren naik seiring secara fundamental pun situasi perang dagang antara AS dan China yang masih terus berlanjut, ditambah dengan AS yang belum menemukan kesepakatan mengenai permasalahan perdagangan North American Free Trade Agreement (NAFTA) dan Uni Eropa. Area yang perlu diperhatikan untuk mencari peluang beli di sekitar trendline naik yang berada di area kisaran $1244/troy ounce. Hanya saja masih diperlukan konfirmasi peluang tersebut berdasarkan analisa teknikal. Jika peluang beli sudah benar-benar terkonfirmasi, maka harga emas akan kembali berpeluang untuk mengalami rebound dengan sasaran hingga kisaran $1308-1366/troy ounce.

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Potensi rebound harga emas ini kemungkinan besar akan terhambat jika harga emas justru jatuh ke bawah $1244/troy ounce atau dengan kata lain trendline naik pecah. Dengan demikian justru akan terbuka peluang pelemahan lebih jauh ke kisaran $1215-1122.72/troy ounce jika hal tersebut terjadi.

Jika Anda membutuhkan analisa untuk pergerakan harga emas ini bisa berkonsultasi dengan tim Market Analyst FOREXimf.com yang berkantor di Jalan Sunda no. 57 Bandung, atau melalui Live Chat dari website www.FOREXimf.com.

ANALISA FOREX MINGGUAN : 18 – 22 JUNI 2018

Dollar AS kembali menguat ketika data yang optims yang ditambah dengan pernyataan yang bernada hawkish dari Fed. Sementara itu, euro berada dalam fase penurunan. KTT Trump-Kim telah diamati dunia tetapi pasar hampir tidak bereaksi. Kenaikan inflasi AS tidak seheboh ketika The Fed kembali menaikkan suku bunga dan mengisyaratkan dua tambahan kenaikan suku bunga pada tahun ini. Selain itu, Ketua Fed Powell sangat optimis tentang ekonomi. Namun kenaikan suku bunga dan pernyataan yang sangat hawkish ini tidak memiliki efek langsung atau membuat Dolar AS meledak seperti ketika penjualan ritel mengalahkan ekspektasi.

Selain itu, ECB mengumumkan bahwa pembelian obligasi akan dikurangi dengan dipotong hingga 15 miliar euro sebulan dan kemudian berakhir pada akhir tahun. Namun, mereka juga berjanji untuk tidak merubah suku bunga hingga musim panas 2019 sehingga menambahkan kekhawatiran dan mengirim euro bergerak turun.

Kemudian, Pecahnya KTT G-7 tanpa kesepakatan telah membebani Dolar kanada ketika AS memberlakukan tarif pada barang ekspor China. Beijing berjanji untuk membalas. Efek dari perang perdagangan dengan skala penuh dapat berdampak buruk pada saham, mata uang euro dan pound, Sementara itu yen dan dolar menguat.

Lalu bagaimana berikutnya? Berikut beberapa berita yang akan disorot untuk minggu ini :

Pidato Mario Draghi: Selasa, 00:30 WIB, Selasa jam 15:00 WIB, dan Rabu pukul 20:30 WIB. Presiden Bank Sentral Eropa akan mengadakan konferensi di Portugal dan akan membuat beberapa penampilan publik. Yang paling penting adalah pada hari Selasa. Akan menarik untuk dilihat apakah Draghi mengulangi pesan dovish yang dia sampaikan dalam keputusan terakhir. Pidato lain yang terkait, mungkin kali ini berfokus pada perdagangan, yang dapat membebani euro. Fokus pada pertumbuhan dapat membantu memulihkan mata uang euro.

Data Perumahan AS: Selasa, 19:30 WIB. US Building Permits telah mencapai tingkat 1,36 juta unit pada bulan April dan sekarang diperkirakan akan turun menjadi 1,35 juta. Housing Starts yang berada di 1,29 juta diproyeksikan akan naik ke 1,31 juta pada bulan Mei.

Panel Bankir: Rabu, 20:30 WIB. Ketua Fed Jerome Powell, Presiden ECB Mario Draghi, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda, dan Gubernur RBA Phillip Lowe semua akan berpartisipasi dalam diskusi panel di Portugal, pada konferensi ECB. Akan menarik untuk mendengar jika ada di antara mereka dan terutama Powell, menyatakan keprihatinannya atas hubungan perdagangan yang memburuk di dunia.

US Existing Home Sales: Rabu, 21:00 WIB. Sektor perumahan AS berjalan cukup baik, dengan stabil di 5.46 juta unit yang terjual pada bulan April. Pada bulan Mei diperkirakan akan berada di 5.55 juta.

PDB Selandia Baru: Kamis, 05:45 WIB. Selandia Baru hanya mempublikasikan versi terakhir dari pertumbuhan PDB, tanpa revisi apa pun. Pada Q4 2017, Wellington melaporkan tingkat pertumbuhan 0.6% dan diperkirakan akan ada perlambatan menjadi 0.5% pada saat sekarang. Setiap penyimpangan bisa berdampak signifikan pada NZD / USD dengan beberapa efek potensial pada AUD / USD.

Keputusan Swiss Rate: Kamis, 14:30 WIB. Swiss National Bank membuat keputusan suku bunga hanya sekali per kuartal. Saat ini, tingkat Libor berada di – 0,75% dan mereka kadang-kadang melakukan intervensi untuk melemahkan franc. SNB diproyeksikan untuk mempertahankan kebijakan yang sama juga dalam keputusan ini karena target inflasi masih jauh dari target. Setiap kenaikan tingkat negatif yang mendalam juga dapat mempengaruhi euro.

Keputusan Suku Bunga Inggris : Kamis, 18:00 WIB. Bank of England berpotensi akan menahan suku bunga tidak berubah pada bulan Mei dan akan mengubah niatnya setelah data keluar lebih buruk dari yang diperkirakan. BOE diharapkan untuk meninggalkan kebijakannya tidak berubah sekali lagi dalam pertemuan ini yang tidak termasuk publikasi Laporan Inflasi Triwulanan atau konferensi pers. Bank juga menerbitkan risalah rapat pada saat yang bersamaan dan ini akan mengungkapkan pola pemberian suara. Pada bulan Mei, dua anggota dewan memilih untuk menaikkan suku bunga sementara tujuh anggota, termasuk Gubernur Carney, memilih untuk tidak merubah.

Pidato Mark Carney : Jumat, 03:15 WIB. Gubernur BOE akan menyampaikan pidato penting di Mansion House. Di masa lalu, ia menggunakan kesempatan itu untuk memberi isyarat perubahan dalam kebijakan moneter, yang kadang-kadang tidak sejalan dengan pemikiran anggota dewan gubernur. Carney akan berbicara pada saat likuiditas berada dalam keadaan rendah, sehingga setiap kejutan bisa memiliki dampak yang besar.

Inflasi dan Penjualan Ritel Kanada : Jumat, 19:30 WIB. Bank of Canada optimis tentang inflasi dan data upah baru-baru yang cukup menjanjikan. Pada bulan April, CPI headline naik 0,3% tetapi CPI Inti hanya meningkat 0,1%. Kanada akan menerbitkan laporan penjualan ritel untuk bulan April pada waktu yang bersamaan. Sementara inflasi utama diperkirakan meningkat sebesar 0.6%, penjualan inti, tidak termasuk otomotif, turun 0.2%.

google-review-foreximf
Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bearish. Jika support 1.32101 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.31546 – 1.31203. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1.32999 – 1.33554 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 1.32656 – 1.32101. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.33554, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.33897 – 1.34452

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bearish. Jika support 1.15422 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 1.14696 – 1.14246. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1.16598 – 1.17324 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 1.16148 – 1.15422. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.17324, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.17774 – 1.18500

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bearish. Jika support 0.74246 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bearish ke kisaran 0.73814 – 0.73547. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 0.74945 – 0.75377 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 0.74678 – 0.74246. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.75377 atau trendline pecah, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.75644 – 0.76076

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 110.889 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 111.291 – 111.539. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 109.837 – 110.239 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal beli, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 110.487 – 110.889. Waspadai jika harga turun ke bawah support 109.837, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 109.589 – 109.187

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bearish. Jika support 0.69183 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan kiwi bergerak bearish menuju area support dikisaran 0.68870 – 0.68676. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 0.69690 – 0.70004 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target sasaran dikisaran 0.69496 – 0.69183. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.70004, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.70198 – 0.70511

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat sedang menguji area resistance 0.99868. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF bergerak bullish menuju area resistance dikisaran 1.00252 – 1.00680. Waspadai jika harga terus tertahan dibawah resistance 0.99868, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.99247 – 0.98864

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah tertahan di sekitar area support 1275.25. Jika support 1275.25 pecah, maka emas berpotensi bergerak bearish ke kisaran 1267.26 – 1262.32. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area kisaran 1292.17 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target sasaran dikisaran 1283.24 – 1275.25. Waspadai jika resistance 1296.17 pecah, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1301.11 – 1309.10

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

ANALISA FOREX MINGGUAN : 11-15 JUNI 2018

Seminggu yang akan datang adalah minggu yang cukup sibuk dengan keputusan suku bunga dari The Fed, ECB, dan tentunya KTT antara Kim-Trump yang bersejarah. Administrasi Trump berpegang pada kebijakan proteksionisnya tentang perdagangan, memperparah hubungan dengan UE dan juga mitra Amerika Utara. Data PMI Non-Manufaktur AS keluar di atas ekspektasi dan sebagian besar lainnya positif. Euro mendapat dorongan dari laporan bahwa ECB akan membahas jalan keluar dari program QE. Pound menderita dari berita utama Brexit yang menunjukkan bahwa tidak ada kemajuan nyata telah dibuat. Dolar Australia menikmati pertumbuhan PDB yang kuat sebesar 1% sementara loonie memiliki angka pekerjaan yang mixed dengan kehilangan pekerjaan tetapi adanya lonjakan upah. Inilah sorotan pasar untuk seminggu mendatang :

Trump-Kim Summit: Selasa, 08:00 WIB. Pemimpin AS dan Korea Utara akan bertemu di Singapura untuk menghadiri KTT bersejarah. Masalah utamanya adalah denuklirisasi Korea Utara yang juga menginginkan jaminan untuk melindungi rezimnya. Sebuah pertemuan yang sukses akan positif untuk pasar dan dapat mengirim yen Jepang yang lebih aman, sementara kegagalan bisa membebani pasar dan meningkatkan yen safe-haven. Para pelaku pasar akan memantau hasil dari pertemuan ini.

Laporan Pekerjaan Inggris Selasa, 15:30 WIB. Laporan pekerjaan sebelumnya sedikit mengecewakan karena lonjakan jumlah klaim pengangguran (Claimant Count Change) naik 31,2 ribu pada bulan April. Peningkatan 11.3K diperkirakan untuk pembacaan kali ini. Lebih penting lagi, Average Hourly Earnings mencapai 2.6% pada bulan Maret, menunjukkan bahwa upah berada pada 2.6%. Untuk pembacaan kali ini diperkirakan menjadi 2.5%. Tingkat pengangguran mencapai 4.2% pada bulan Maret dan diperkirakan akan tetap tidak berubah.

Inflasi AS: Selasa, 19:30 WIB. Data ini tepat dirilis sebelum keputusan Fed. Tingkat kenaikan yang lebih rendah dapat mempengaruhi Fed untuk lebih berhati-hati merilis kebijakannya. CPI inti diproyeksikan meningkat sebesar 0.1% m / m di bulan Mei, seperti di bulan April. Headline CPI membawa harapan untuk mengulang kenaikan 0.2% m / m.

Inflasi Inggris: Rabu, 15:30 WIB. Bank of England dapat menaikkan suku bunga pada bulan Agustus, tetapi hanya jika inflasi naik. Setelah melambat menjadi 2.4% pada bulan April, headline CPI diproyeksikan untuk mengulang tingkat yang sama pada bulan Mei. CPI inti juga diperkirakan akan mengulang level sebelumnya yang mencapai 2.1% sementara Input PPI diprediksi melonjak 1.8% setelah 0,4% terakhir kali.

US PPI: Rabu, 19:30 WIB. Indeks Harga Produsen tidak sepenting IHK, tetapi karena ini adalah ukuran inflasi terakhir yang dirilis sebelum Fed membuat keputusannya yang bisa menyebabkan beberapa kegugupan di detik – detik terakhir. Headline PPI diharapkan meningkat sebesar 0.3% pada bulan Mei setelah 0.1% pada bulan April. Inti PPI diperkirakan naik sebesar 0.2%, mengulangi level sebelumnya.

Keputusan Fed: Kamis, 01:00 WIB, konferensi pers jam 01:30 WIB. Federal Reserve akan menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini, memenuhi harapan yang telah diciptakannya. Pertanyaan yang lebih besar adalah: berapa banyak lagi? Saat ini hanya diperkirakan satu kenaikan lagi dan kemungkinan akan tetap tidak berubah, dengan kemungkinan bahwa kenaikan suku bunga berikutnya hanya akan datang pada bulan Desember. Peningkatan kedua ini dapat meningkatkan greenback. Pejabat FOMC Brainard dan Williams menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang akomodatif mungkin telah menjadi tidak relevan dan dapat dijatuhkan. Ketua The Fed Jerome Powell akan perlu mengklarifikasi setiap perubahan pada Pernyataan FOMC. Perubahan apa pun dalam perkiraan the Fed juga akan perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar.

Laporan Pekerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Setelah menikmati laporan PDB yang optimis, minggu ini menampilkan angka laporan kerja. Setelah melaporkan peningkatan 22.6K pada bulan April, keuntungan yang sama dari posisi 19.2K ada untuk bulan Mei. Pengangguran diperkirakan akan tetap di 5.6%.

Keputusan suku bunga ECB: Kamis, 18:45 WIB, dengan konferensi pers pada pukul 19:30 WIB. Ekspektasi sekarang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya setelah laporan keluar tentang diskusi langsung mengenai langkah-langkah berikutnya dalam program Pelonggaran Kuantitatif, topik yang dikeluarkan oleh Dewan Pengurus dari pertemuan sebelumnya. Program QE saat ini berjalan hingga September dan memiliki kecepatan 30 miliar euro per bulan. Pasar mengharapkan pembelian obligasi lebih lanjut pada tiga bulan yang tersisa tahun ini, meskipun pada kecepatan yang lebih lambat, sebelum pembelian berakhir. Kenaikan suku bunga awal diproyeksikan pada pertengahan 2019. ECB mungkin memang mengumumkan pengurangan dan akhir pembelian obligasi, tetapi rinciannya sedikit belum jelas. Komitmen yang jelas untuk mengakhiri QE dengan tanggal berakhirnya dapat meningkatkan euro, sementara pernyataan yang lebih samar tentang langkah-langkah ke depan dapat membebani euro. Jika Draghi hanya mengatakan bahwa diskusi diadakan tetapi tidak membuat pengumuman, penurunannya bisa lebih tajam. Prakiraan untuk inflasi dan pertumbuhan juga bisa berdampak.

Penjualan Ritel AS: Kamis, 19:30 WIB. Perekonomian AS berpusat di sekitar konsumsi dan laporan penjualan ritel bulanan adalah publikasi kunci. Data dirilis setelah hasil pertemuan The Fed, kemungkinan dampaknya tidak kuat. Headline penjualan ritel diproyeksikan meningkat sebesar 0.4%, lebih cepat dari 0.3% yang terlihat pada bulan April. Penjualan ritel inti Mei diperkirakan meningkat sebesar 0.3%, tingkat yang sama seperti di bulan sebelumnya.

Keputusan Bank Sentral Jepang: Jumat, tentatif. Bank of Japan tidak akan keluar dari stimulusnya dalam waktu dekat. Angka inflasi baru-baru ini telah suram dan menahan setiap harapan untuk keluar dari stimulus pada tahun fiskal 2019. Tingkat bunga saat ini -0,10% dan janji untuk mempertahankan imbal hasil obligasi 10-tahun di 0% kemungkinan akan tetap tidak berubah.

google-review-foreximf

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 1.34712 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 1.35131 – 1.35599. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 1.33616 – 1.34034 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 1.34293 – 1.34712. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1.33616, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.33357 – 1.32938

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish membidik resistance 1.18387. Jika resistance 1.18387 pecah, maka euro berpotensi bergerak bullish menuju area dikisaran 1.18830 – 1.19326. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.18387, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1.17670 – 1.17226

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat tampak berada di persimpangan jalan. Jika resistance 0.76131 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD bergerak bullish ke kisaran 0.76368 – 0.76751. Waspadai jika harga kembali turun ke bawah support 0.75748, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.75511 – 0.75128.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 110.255 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY bergerak bullish menuju area resistance dikisaran 110.763 – 111.331. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 110.255, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 109.747 – 109.178.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 0.70582 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan kiwi bergerak bullsih menuju area dikisaran 0.70818 – 0.71081. Waspadai jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.70582 dan menembus area neckline, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.69820 – 0.69584 dan bisa dikatakan pola head n shoulders terkonfirmasi.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat berada dalam fase koreksi. Perhatikan area 0.98615 – 0.99075 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 0.98330 – 0.97870. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.99075, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.99360 – 0.99820

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EMAS

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat terus tertahan di bawah area resistance 1300.41. Melihat kondisi saat ini, dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1303.14 – 1307.56 jika berhasil menembus resistance 1300.41. Waspadai jika harga kembali turun ke bawah support 1296.00, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1293.27 – 1288.85

Analisa Forex Mingguan : 4 Juni – 8 Juni 2018

Italia telah menjadi berita utama setelah Presiden Italia menolak menteri keuangan yang berhaluan Euroskeptic. Langkah ini memicu kekhawatiran bahwa pemilu baru dapat dilakukan sebagai cara untuk keluar dari keanggotaan zona Eropa. Kekhawatiran tersebut telah membawa harga saham turun.

Tetapi krisis di Italia telah memiliki perubahan positif setelah terjadi kompromi politik. Kebijakan Donald Trump yang menerapkan tarif impor kepada Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa yang telah memicu kemarahan dan pembalasan perang tarif. Sementara itu, kemajuan dalam negosiasi antara Korea Utara dan AS memberikan support kuat di pasar. Sedangkan, laporan Non-Farm Payrolls AS yang dirilis di atas ekspektasi dan upah bulanan yang mengalami + 0,3% telah menjadi supporr bagi dollar.

Berikut adalah data yang menjadi sorotan untuk minggu ini :

  1. Keputusan Tingkat Suku Bunga Australia: Selasa, 11.30 WIB. Reserve Bank of Australia belum mengubah suku bunganya sejak pertengahan 2016 dan pada kali ini sepertinya tidak akan berubah ketika Phillip Lowe dan rekan-rekannya diperkirakan akan tetapp memegang Cash Rate sebesar 1,50%. RBA baru-baru ini menaikkan perkiraan pertumbuhannya dengan tidak terburu-buru untuk menaikkan suku bunga.
  2. UK Services PMI: Selasa, 15:30 WIB. Indeks untuk pembelian sektor layanan yang diterbitkan di Inggris juga merupakan data yang paling penting dan terbesar di Inggris. Pada bulan April data dirilis di 52,8 poin, yang masih mencerminkan tingkat pertumbuhan moderat. Data untuk Mei diperkirakan akan ada penurunan ke 52,9.
  3. PMI Non-Manufaktur AS: Selasa, 21:00 WIB. Data pengukur ekonomi AS terlihat turun pada bulan April sebanyak 2 poin menjadi 56,8, tetapi ini masih berada di tingkat optimis. Kali ini, publikasi akan mendapatkan perhatian dan tidak akan berfungsi sebagai petunjuk untuk laporan Non-Farm Payrolls yang sudah keluar. Diperkirakan data akan naik menjadi 57,9.
  4. US JOLTS Job Openings: Selasa, 21:00 WIB. Laporan ini sedikit tertinggal dan data baru untuk bulan April akan dirilis sementara itu laporan pekerjaan untuk bulan Mei sudah dirilis. Namun demikian, Federal Reserve menunjukkan banyak minat dalam publikasi ini. Pada bulan Maret, tingkat lowongan pekerjaan tahunan melonjak menjadi 6,55 juta, yang merupakan level tertinggi dalam beberapa tahun. Diproyeksikan data akan mencapai 6,49 juta.
  5. GDP Australia: Rabu, 08:30 WIB. Australia menerbitkan laporan PDB sedikit terlambat. Ekonomi cukup mengecewakan dengan tingkat pertumbuhan yang melambat sebanyak 0,4%. Diperkirakan tingkat pertumbuhan jauh lebih kuat menjadi 0,8%.
  6. Laporan Pekerjaan Kanada, 19:30 WIB. Laporan pasar tenaga kerja Kanada akan menjadi pusat perhatian, memiliki pengaruh eksklusif pada USD / CAD karena laporan Non-Farm Payrolls AS telah diterbitkan. Pada bulan April, Kanada telah kehilangan 1.100 pekerjaan dan menjadi hasil yang mengecewakan. Sedangkan tingkat pengangguran tetap di 5,8% untuk bulan ketiga berturut-turut.

google-review-foreximf

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, EUR/USD

Pergerakan mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound dengan menguji area resistan. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga kembali bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 1.16945 – 1.18092 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.15087. Waspadai, jika resistan 1.18092 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.19950.

—–

GBP/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

Bias mingguan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang mencoba melakukan fase rebound. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan kuat di sekitar resistan 1.34526 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada area 1.33574 – 1.32031. Sebaliknya jika resistan 1.34526 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.36089.

—–

AUD/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang mencoba menembus area resistan. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support pada kisaran 0.75065 – 0.75438 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada area 0.76041 – 0.76644. Tetapi, jika support 0.76056 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.74462.

—–

NZD/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

Bias mingguan pergerakan NZD/USD terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang melakukan fase rebound. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi bullish. Waspadai, jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support pada kisaran 0.69348 – 0.69680 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.70219 – 0.71090. Tetapi, jika harga menembus support 0.69348 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.68809.

—–

USD/JPY

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

Bias mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 109.74 – 110.12 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 108.87 – 108.10. Tetapi jika resistan 110.12 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 111.37.

—–

USD/CHF

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

Bias mingguan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di bawah area resistan. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Waspadai, jika harga masih bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 0.99073 – 0.99582 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.98250. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus resistan 0.99582 maka ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.00405.

—–

EMAS

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga terlihat sedang mendapatkan tekanan. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1298.73 – 1309.06 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1282.03 – 1265.33. Sebaliknya jika resistan 1309.06 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1325.76.