ANALISA FOREX MINGGUAN : 21 – 25 Mei 2018

Dolar AS mengakhiri koreksi dan naik lebih tinggi di samping imbal hasil obligasi. Apakah ini akan berlanjut? Imbal hasil obligasi, naik menuju 3,10% pada yield 10-tahun, tertinggi sejak 2011. Ini menunjukkan kematangan tertinggi sejak 2008 dan 2009. Penjualan Ritel AS keluar seperti yang diharapkan dan dengan adanya revisi ke atas. Data ekonomi lainnya baik-baik saja dan greenback mengambil keuntungan dari semuanya. Pemerintah populis baru di Italia membebani euro sementara kenaikan klaim pengangguran Inggris melukai pound. Dolar Australia menerima dukungan dari laporan pekerjaan yang optimis sementara dolar Kanada berjuang setelah inflasi dan angka penjualan ritel lemah. FOMC meeting minutes akan menjadi fokus pekan ini dan pasar juga berhati-hati terhadap data pesanan barang tahan lama. Inilah sorotan untuk seminggu mendatang :

Data Inflasi Inggris: Rabu, 15:30 WIB. Bersamaan dengan tanda-tanda perlambatan lainnya, inflasi Inggris melambat menjadi 2.5% pada bulan Maret, lebih dari yang diperkirakan. Ini menurunkan harapan untuk kenaikan suku bunga. Tingkat inflasi tahunan yang sama diproyeksikan untuk bulan April. Perlambatan lain dalam inflasi dapat membebani pound. CPI inti diproyeksikan melambat dari 2.3% menjadi 2.2%. Indeks Harga Ritel (RPI) membawa ekspektasi untuk kenaikan dari 3.3% menjadi 3.4% sementara PPI Input diperkirakan melompat sebesar 0.1% m / m setelah turun 0.1% terakhir kali.

Penjualan Rumah Baru AS: Rabu, 21:00 WIB. Penjualan rumah baru memicu aktivitas ekonomi yang lebih luas seperti pengeluaran untuk infrastruktur dan berkorelasi dengan ekonomi yang lebih luas. Setelah tingkat penjualan tahunan 694.000 pada bulan Maret, pelambatan kecil menjadi 680 ribu untuk bulan April.

FOMC Meeting Minutes: Kamis, 01.00 WIB. The Federal Reserve menerbitkan minutes dari pertemuan pada awal Mei ketika memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah dan membuat beberapa perubahan halus pada pernyataannya, seperti menggambarkan target inflasi sebagai simetris, kata-kata yang memicu spekulasi bahwa Fed akan mentoleransi kenaikan lebih tinggi dalam harga setelah periode inflasi rendah yang panjang. Pasar juga ingin mendengar pesan bahwa kenaikan Juni sudah di jalurnya.

ECB Monetary Policy Meeting Accounts : Kamis, 18:30 WIB. Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakannya pada bulan April dan tidak mau membuat pengumuman apa pun. Presiden ECB Mario Draghi menggambarkan perlambatan ekonomi sebagai faktor moderasi dan bersifat sementara. Hasil pertemuan dari acara itu akan menjadi fokus pasar. Seberapa khawatir para anggota tentang tingkat pertumbuhan yang lebih rendah dan inflasi yang menurun? Program QE dilihat akan berakhir pada akhir tahun dengan kenaikan suku bunga sekitar tahun 2019. Hasil ini akan membantu membentuk ekspektasi dan akan bisa mengerakan euro.

US Existing Home Sales: Kamis, 21:00 WIB. Sementara penjualan rumah yang sudah ada memiliki dampak ekonomi yang lebih kecil daripada salah satu rumah baru, mayoritas transaksi berada di pasar sekunder. Tingkat yang sama dengan 5,60 juta unit tahunan yang terlihat pada bulan Maret diproyeksikan untuk bulan April.

Inflasi Tokyo Jepang: Jumat, 06:30 WIB. Inflasi melambat di Jepang, dengan angka inti bergerak lebih jauh dari target 2% yang berusaha dicapai BOJ. Setelah angka inflasi nasional untuk bulan April dibawah ekspektasi, yakni kenaikan tahunan sebesar 0.6% pada bulan April, untuk pembacaan kali ini pun diperkirakan akan ada pengulangan seperti hasil bulan sebelumnya.

UK GDP (rilis kedua): Jumat, 15:30 WIB. Laporan pertama GDP Inggris di Q1 adalah kekecewaan besar: 0.1% q / q dan 1.2% y / y, jauh di bawah ekspektasi. Rilisan kedua diharapkan menunjukkan peningkatan hingga 0.2% q / q dan 1.3% y / y. Bank of England mengharapkan ekonomi naik di Q2.

Pesanan Barang Tahan Lama AS: Jumat, 19:30 WIB. Indikator ini mencerminkan investasi dan juga memberi masukan ke PDB. Pada bulan Maret, pesanan utama melonjak 2.6% diatas dari penurunan 1.4% yang diperkirakan. Pesanan inti naik sebesar 0.1% dan kemungkinan akan mencetak pembacaan sebesar 0.5% untuk pembacaan kali ini.

Fed Chair Powell Speaks : 20:20 WIB. Ketua Federal Reserve akan berpartisipasi dalam panel yang disebut “Masa depan pusat perbankan?” Di Stockholm, Swedia, bersama Gubernur BOE Mark Carney. Setiap petunjuk tentang keputusan Juni mendatang akan pantau oleh pasar.

google-review-foreximf

Analisa Teknikal
GBP/USD
Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bearish setelah harga berhasil menembus area 1.34501. Melihat kondisi saat ini, dapat membuka kemungkinan pound bergerak bearish ke kisaran 1.33669 – 1.33472. Waspadai jika harga kembali naik ke atas resistance 1.34501 yang merupakan area yang telah di tembusnya, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.34894 – 1.35137

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD
Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bearish setelah harga berhasil menembus area 1.17626. Melihat kondisi saat ini, dapat membuka kemungkinan euro bergerak bearish ke kisaran 1.16738 – 1.16464. Waspadai jika harga kembali naik ke atas resistance 1.17626 yang merupakan area yang telah di tembusnya, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.18174 – 1.18514

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia
AUD/USD
Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat tengah berupaya untuk membidik area resistance 0.75655. Jika resistance 0.75655 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.76019 – 0.76244. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 0.74884 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 0.75291 – 0.75655. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.74884, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.74477 – 0.74113

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/JPY
Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bullish setelah harga berhasil menembus area 111.069. Melihat kondisi saat ini, dapat membuka kemungkinan USD/JPY bergerak bullish ke kisaran 111.467 – 111.712. Waspadai jika harga kembali turun ke bawah support 111.069 yang merupakan area yang telah di tembusnya, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 110.671 – 110.426

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia


NZD/USD
Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat berpotensi terbentuk pola symmetrical triangle. Konfirmasi dari pola ini adalah lowerlinenya dimana jika harga berhasil menembus lowerline dan di ikuti dengan penembusan support 0.68493 maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan kiwi bergerak ke kisaran 0.68172 – 0.67974. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.69333, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.69531 – 0.69852

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF
Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bullish dan saat ini berada dalam fase koreksi. Perhatikan area 0.99630 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka USD/CHF berpotensi bergerak ke kisaran 1.00118 – 1.00554. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.99630, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.99142 – 0.98706

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia


XAU/USD
Pergerakan emas pada grafik 4-jam terpantau tengah menguji support 1285.02. Jika support tersebut pecah, maka emas berpotensi bergerak ke kisaran 1275.41 – 1269.46. Waspadai jika terus tertahan di atas support 1285.02 atau gagal menembusnya, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1294.63 – 1305.38.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

ANALISA FOREX MINGGUAN : 14 – 18 MEI 2018

Dolar AS mengalami minggu yang menarik di tengah data inflasi dan data pasar lainnya. Setelah mencapai puncak baru apakah akan kembali turun? Bagaimana berikutnya? Saat ini para pelaku pasar menanti data penjualan ritel AS, data perumahan, dan beberapa angka PDB.

Inflasi inti AS dirilis pada 2.1% dibawah dari 2.2% yang diharapkan. Ini melukai greenback dan membuat penguatan dollar AS terhenti terhadap euro dan pound. Data zona euro yang mixed tidak menyebabkan terlalu banyak kerugian sementara Bank of England memiliki keputusan yang dovish yang mengirimkan pound lebih rendah. Penolakan Trump atas kesepakatan Iran memberikan dukungan lebih lanjut untuk harga minyak tetapi tidak memicu pergerakan lainnya di pasar. Sementara itu dolar Selandia Baru melemah setelah terbukanya kemungkinan untuk memangkas suku bunga oleh RBNZ.

Inilah data – data penting untuk seminggu mendatang :

GDP Jerman: Selasa, Pk 13:00 WIB. Pertumbuhan zona euro turun menjadi 0.4% q / q di Q1 terhadap 0.6% di Q4 2017. Namun demikian, prospek untuk jatuh dari level 0.6% terbuka karena data – data yang mendasarinya cenderung mengecewakan. Tingkat pertumbuhan 0.4% diperkirakan pada pembacaan kali ini.

Laporan Pekerjaan Inggris: Selasa, 15:30 WIB. Laporan pekerjaan baru-baru ini mengecewakan di banyak bidang. Klaim pengangguran naik 11.6K, lebih buruk dari yang diperkirakan di bulan Maret. Dan sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4.2% pada bulan Februari, upah tetap tertahan di 2.8% dan tidak naik menjadi 3% seperti yang diharapkan. Sementara BOE belum berada di jalur untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat dan laporan lain yang mengecewakan, terutama tentang upah. Upah diperkirakan melambat menjadi 2.7% pada bulan Maret sementara klaim pengangguran membawa harapan untuk kenaikan 13.3 ribu pada bulan April. Tingkat pengangguran diproyeksikan akan tetap di posisi terendah 4.2%.

Penjualan Ritel AS: Selasa, 19:30 WIB. Pada bulan Maret, penjualan ritel utama mengalahkan ekspektasi dengan kenaikan 0.6%. Namun, penjualan inti naik dengan tingkat yang lebih sederhana 0.2%. Konsumsi adalah bagian penting dari ekonomi AS dan laporan untuk April akan mulai membentuk harapan untuk pertumbuhan Q2. Laporan April diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 0.4% dalam penjualan ritel dan peningkatan 0.5% dalam penjualan ritel inti.

GDP Jepang: Rabu, 06:50 WIB. Ekonomi terbesar ketiga di dunia tumbuh 0.4% q / q pada kuartal terakhir 2017 menurut rilis final. Jepang kadang-kadang melihat kontraksi tetapi tidak sering masuk ke dalam resesi. Pembacaan datar 0% ada untuk pembacaan awal ini di Q1.

Data Perumahan AS: Rabu, 19:30 WIB. US Building Permits mencapai 1,35 juta unit tahunan sementara housing starts berada di 1.32 pada bulan Maret. Agar laporan untuk April memiliki dampak yang signifikan, kedua indikator harus bergerak ke arah yang sama: baik mengalahkan ekspektasi atau keduanya mengecewakan. Di masa lalu mereka sering mengimbangi satu sama lain. Izin bangunan diproyeksikan di 1,35 juta dan perumahan di 1,33 juta unit untuk tahunan.

Laporan Pekerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Laporan pekerjaan Australia untuk Maret mengecewakan dengan sedikit peningkatan hanya pada posisi 4,9K. Tingkat pengangguran tetap di 5.5%. Gambaran yang lebih luas positif untuk Australia dan RBA mengharapkan pertumbuhan untuk berakselerasi. Laporan pekerjaan April dapat memberikan beberapa jawaban. Kembalinya ke pertumbuhan yang kuat diharapkan dengan kenaikan 20.3 ribu pekerjaan. Tingkat pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah pada 5.5%.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Pergerakan GBP/USD pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bearish meskipun saat ini tampak pound bergerak sempit. Jika support 1.35376 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan pound bergerak bearish ke kisaran 1.35075 – 1.34589. Waspadai jika harga kembali naik ke atas resistance 1.35861, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan GBP/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.36162 – 1.36648

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam fase koreksi. Perhatikan area 1.19423 – 1.20168 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka EUR/USD berpotensi bergerak ke kisaran 1.18962 – 1.18216. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 1.20168, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan EUR/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 1.20629 – 1.21375

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 0.75655 pecah, maka hal tersebut membuka kemungkinan harga bergerak bullish ke kisaran 0.76019 – 0.76426. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area 0.74702 – 0.75066 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka harga berpotensi bergerak ke kisaran 0.75291 – 0.75655. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.74702, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.74477 – 0.74113

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/JPY

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4-jam terlihat tampak berada di persimpangan jalan. Jika resistance 109.491 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY bergerak bullish ke kisaran 109.694 – 110.021. Waspadai jika harga kembali turun ke bawah support 109.164, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/JPY kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 108.961 – 108.634

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat berada dalam fase koreksi. Perhatikan area 0.69581 – 0.69936 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bearish, maka NZD/USD berpotensi bergerak ke kisaran 0.69362 – 0.69008. Waspadai jika harga naik ke atas resistance 0.69936, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan NZD/USD kembali bergerak bullish membidik area dikisaran 0.70155 – 0.70509

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4-jam terlihat masih dalam kondisi bullish dan saat ini berada dalam fase koreksi. Perhatikan area 0.99411 – 0.99847 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka USD/CHF berpotensi bergerak ke kisaran 1.00116 – 1.00552. Waspadai jika harga turun ke bawah support 0.99411, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan USD/CHF kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 0.99142 – 0.98702

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

XAU/USD

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terpantau berada dalam fase koreksi. Perhatikan area 1312.38 – 1317.49 dimana jika ditemukan konfirmasi sinyal bullish, maka emas berpotensi bergerak ke kisaran 1320.65 – 1325.75. Waspadai jika harga turun ke bawah support 1312.38, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas kembali bergerak bearish membidik area dikisaran 1309.22 – 1304.12.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Analisa Forex Mingguan : 7 – 11 Mei 2018

Dolar AS menikmati satu minggu kenaikan signifikan, kadang-kadang menentang berita yang bisa membalikkan keadaan. Bisakah itu terus meningkat atau apakah itu akan kembali ke bawah? Laporan inflasi berdiri dalam seminggu yang juga menampilkan dua keputusan tingkat. Inilah sorotan untuk minggu mendatang.

US Non-Farm Payrolls kecewa dengan kenaikan hanya 164K dan perlambatan upah: 2,6% YoY dan 0,1% MoM. Greenback awalnya berjuang tetapi pulih dengan cepat. Dari meeting the Fed terakhir ini tidak akan menghentikan Fed menaikkan suku bunga pada bulan Juni. Itu juga mengikuti reaksi terhadap keputusan Fed Mei. Seperti yang diharapkan, Powell dan rekan-rekannya meninggalkan suku bunga tidak berubah tetapi mengubah karakterisasi mereka dari target inflasi dan menyebutnya simetris. Pasar memahami itu sebagai petunjuk bahwa Fed dapat mentoleransi inflasi yang lebih tinggi dan dolar turun pada awalnya sebelum naik. Greenback memiliki jalur yang lebih mudah terhadap euro, dengan konfirmasi moderasi ekonomi di Q1, pertumbuhan 0,4%, dan inflasi yang lebih rendah. Dolar juga membuat keuntungan besar terhadap pound, yang sebagian besar mengecewakan data PMI serta kekhawatiran tentang sikap yang lebih keras dari pemerintah Inggris menyusul pengunduran diri Menteri Dalam Negeri Rudd.

Berikut data ekonomi penting minggu ini yang bisa menggerakkan pasar :

  1. Pidato Jerome Powell Selasa, 14:15 WIB. Ketua Fed Jerome Powell menyampaikan pidato berjudul “Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Kondisi Keuangan Global dan Aliran Modal Internasional” di Zurich. Ketika ia keluar dari AS dan berbicara tentang kondisi global, berbicara tentang kebijakan moneter dapat menghasilkan komentar yang menggerakkan pasar, terutama jika ia berbicara tentang inflasi. Pasar juga akan memperhatikan petunjuk tentang kenaikan suku bunga Juni yang diharapkan.

  1. US PPI: Rabu, 19:30 WIB. Indeks Harga Produsen memberikan wawasan tentang inflasi konsumen di dalam pipeline. Kembali pada bulan Maret, baik PPI maupun PPI Inti naik pada tingkat yang solid sebesar 0,3%. Laporan untuk bulan April diproyeksikan menunjukkan laju kenaikan harga yang lebih lambat: 0,2%.

  1. Keputusan Suku Bunga Selandia Baru: Rabu, 04:00 WIB. Reserve Bank of New Zealand diharapkan untuk meninggalkan suku bunga tidak berubah pada 1,75% sekali lagi. Namun, Gubernur RBNZ yang relatif baru Adrian Orr akan memiliki kesempatan untuk membentuk harapan dalam pernyataan yang menyertainya, konferensi pers pada pukul 05:00 WIB dan kesaksian berikut di 08:10 WIB. Laporan pekerjaan baru-baru ini memberikan alasan mengapa bank sentral menjadi ceria karena tingkat pengangguran tetap rendah. Jatuhnya dolar Selandia Baru baru-baru ini juga dapat membuktikan keuntungan bagi perekonomian. Apakah kita akan mendengar pesan yang optimis? Masih ada banyak ketidakpastian tentang arah bank sentral dan NZD / USD bisa pergi dua arah.

  1. Keputusan Suku Bunga UK: Kamis, 18:00 WIB. Ini adalah salah satu acara “Super Thursday” Bank of England sebagai tambahan terhadap keputusan suku bunga dan Risalah Rapat MPC, BOE juga menerbitkan Laporan Inflasi Triwulan yang sangat penting. Sampai beberapa minggu yang lalu, BOE diharapkan menaikkan suku bunga dalam keputusan Mei ini. BOE memberikan petunjuk tebal bahwa itu akan datang. Namun data baru-baru ini sangat mengecewakan: PDB tumbuh hanya 0,1% q / q di Q1, angka PMI menunjukkan perlambatan yang akan datang dan Gubernur Mark Carney mengisyaratkan bahwa suku bunga tidak datang begitu cepat. Akumulasi peristiwa ini menghasilkan harapan bahwa BOE meninggalkan suku bunga tidak berubah pada 0,50% pada kesempatan ini. Fokusnya adalah pada perkiraan inflasi (yang juga melambat menjadi 2,5%) dan pesan tentang menaikkan suku bunga pada sisa tahun ini. Jika Carney menyampaikan pesan bahwa situasi telah memburuk dan bahwa tidak ada kenaikan yang diharapkan tahun ini, pound dapat memperpanjang penurunannya. Jika mereka melihat perlambatan baru-baru ini sebagai sementara, seperti Draghi ketika mengacu pada zona euro, Sterling bisa pulih.

  1. Inflasi AS: Kamis, 19:30 WIB. Inflasi inti akhirnya melonjak di atas 2% pada bulan Maret. Ini maju ke 2,1% y / y setelah dikisaran1,8% untuk waktu yang lama. Kali ini, penurunan baru hingga 1,9% diharapkan. Hasil hingga 1,8% dapat menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga dan dapat mengirim dolar ke bawah. Berpegang pada 2% akan menjadi berita baik untuk greenback. Dalam basis bulanan, CPI Inti sebesar 0,2% seperti pada bulan Maret. Headline CPI membawa harapan untuk peningkatan 0,3% setelah jatuh pada bulan sebelumnya.

  1. Pekerjaan Kanada, Jumat, 19:30 WIB. Kanada menerbitkan laporan pekerjaan bulan April satu minggu setelah AS, memberikannya tahap penuh. Pasar tenaga kerja Kanada menikmati kenaikan kuat dalam pekerjaan kembali pada Maret: 32,2 ribu. Kali ini, peningkatan yang lebih moderat ada diperkirakan sebesar 19.5K, lebih dekat dengan rata-rata biasa. Dewan Komisaris mengharapkan kembali ke tingkat normal pertumbuhan setelah kuartal pertama yang lemah. Tingkat pengangguran diproyeksikan tetap tidak berubah pada 5,8%.

  1. Pidato Mario Draghi hari Jumat, 20:15 WIB. Presiden Bank Sentral Eropa akan berbicara di Florence, Italia, negara asalnya. Dalam konferensi pers terakhirnya pada akhir April, Draghi baru-baru ini menggambarkan perlambatan Q1 sebagai moderasi yang disebabkan oleh faktor-faktor sementara. Sejak membuat pidato itu kami belajar bahwa pertumbuhan memang lebih lemah dan juga inflasi melambat. Akankah dia mengungkapkan lebih banyak kekhawatiran tentang situasi atau apakah dia masih melihatnya sebagai sementara? Setiap referensi ke ekonomi dan inflasi akan diawasi dengan ketat dan diatur untuk memindahkan pasar.

  1. Sentimen konsumen AS: Jumat, 21:00 WIB. Indeks Sentimen Konsumen awal Universitas Michigan ditetapkan untuk menunjukkan skor 98,4 poin pada bulan Mei, sangat mirip dengan angka 98,8 yang merupakan pembacaan akhir untuk bulan April. Sentimen konsumen yang lebih tinggi mengimplikasikan peningkatan pembelanjaan, tetapi korelasinya tidak selalu ada.

google-review-foreximf

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini masih dalam tekanan Bearish, saat ini harga tertahan dikisaran 1.34853 yang menjadi Support terdekat untuk minggu ini, perhatikan jika Support tersebut pecah karena berpotensi menekan GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.33645 – 1.32898. Sebagai alternatif perhatikan Resistance di area 1.36808 – 1.38017 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi GBPUSD kembali turun hingga kisaran 1.36061 – 1.34853. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 1.38017 pecah karena berpotensi mengubah bias menjadi Bullish dan berpotensi mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.38764 – 1.39972.

EURUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal, prediksi forex hari ini, EUR/USD

Bias pergerakan EURUSD minggu ini dalam tekanan Bearish, saat ini harga tertahan dikisaran 1.19104 yang menjadi Support terdekat minggu ini. Perhatikan jika Support tersebut pecah karena berpotensi menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.18568 – 1.17969. Sebagai alternatif perhatikan Resistance di area 1.19972 – 1.20507 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi EURUSD kembali turun hingga kisaran 1.19640 – 1.19104. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 1.20507 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.20839 – 1.21375.

=====================================

USDCHF

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

Bias pergerakan USDCHF minggu ini dalam tekanan Bullish, saat ini harga tertahan dikisaran 1.00214 yang menjadi Resistance terdekat minggu ini. Perhatikan jika Resistance tersebut pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 1.00698 – 1.01240. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 0.99430 – 0.98946 untuk mencari konfirmasi sinyal Buy dengan potensi USDCHF kembali naik hingga kisaran 1.00698 – 1.01240. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.98948 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.98646 – 0.98162.

=======================================

USDJPY

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

Bias pergerakan USDJPY minggu ini dalam tekanan Bullish, harga sempat terkoreksi. Perhatikan Support di area 108.825 – 108.082 untuk mencari konfirmasi sinyal Buy dengan potensi USDJPY kembali naik hingga kisaran 109.284 – 110.0256. Sebagai alternatif Perhatikan jika Resistance dikisaran 110.026 tersebut pecah karena berpotensi mengangkat USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 110.768 – 111.599. Namun waspadai apabila Support dikisaran 108.082 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 107.623 – 106.881.

===============================

AUDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

Pergerakan AUDUSD minggu ini dalam tekanan Bearish, saat ini harga tertahan dikisaran 0.74715 yang menjadi Support terdekat minggu ini. Perhatikan jika Support tersebut pecah karena berpotensi menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.73910 – 0.73010. Sebagai alternatif perhatikan Resistance di area 0.76018 – 0.76822 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi AUDUSD kembali turun hingga kisaran 0.73910 – 0.73010. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 0.76822 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.77320 – 0.78125.

===============================

NZDUSD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

Pergerakan NZDUSD minggu ini dalam tekanan Bearish, saat ini harga terkoreksi dan sudah masuk area referensi, peluang sell bisa diambil saat ini dengan target pertama harga akan turun menguji Support dikisaran 0.69866. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 0.69833 pecah karena berpotensi menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.69405 – 0.69140. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 0.70526 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.70954.]

==============================

XAUUSD

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Pergerakan emas mulai menunjukkan tekanan Bullish setelah gagal menembus level psikologis di 1300. Dari grafik TF H4 diatas terlihat harga mulai bergerak di atas moving average dan juga harga berhasil menembus trendline. Saat ini harga berusaha menguji Resistance dikisaran 1320.69, perhatikan jika Resistance tersebut berhasil tertembus karena berpotensi mengangkat emas lebih lanjut hingga kisaran 1325.21 – 1332.51. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 1313.38 – 1308.86 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi emas kembali rebound ke atas hingga kisaran 1320.69 – 1325.21. Hati hati jika ternyata harga berbalik turun dan berhasil menembus Support kunci dikisaran 1301.56 karena berpotensi merubah bias menjadi Bearish dan menekan emas hingga kisaran 1289.74 – 1282.43.

=====================================

XAGUSD

Analisa Perak, Trading Perak, Investasi Perak, Trading Perak Online, Investasi Perak Online, Grafik Harga Perak, XAG/USD

Pergerakan perak terpantau kembali mengalami rebound setelah sempat turun hingga kisaran psikologis 16.000, dari stochastic dan cci terlihat sudah berada di area overbought. Strategi trading saat ini perhatikan Resistance di area 16.545 – 16.855 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi perak kembali turun hingga kisaran 16.354 – 16.044. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 16.044 pecah karena berpotensi menekan Perak lebih lanjut hingga kisaran 15.732 – 15.383. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 16.855 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias menjadi Bullish dan mengangkat perak lebih lanjut hingga kisaran 17.046 – 17.356.

================================

3 Penyebab Kegagalan Mencapai Target Trading Forex

Mungkin sudah cukup sering saya mengungkapkan melalui tulisan atau seminar, webinar, atau workshop yang saya bawakan bahwa yang terpenting bagi seorang trader bukanlah hasil, melainkan proses.

OK, mungkin terdengar terlalu idealis, tetapi disukai atau tidak memang itulah intinya. Karena dalam prosesnya, seorang trader setidaknya harus memiliki cukup pengetahuan dan disiplin. Seorang trader yang disiplin dan berpengalaman bisa dengan mudah mengantisipasi setiap pergerakan pasar yang tidak sesuai dengan harapannya. Tanpa hal-hal dasar ini, tidak mungkin seseorang bisa tiba-tiba menjelma menjadi trader yang kompeten. Pengetahuan, pengalaman dan kedisiplinan membutuhkan proses.

Lebih penting lagi adalah proses dalam mengambil keputusan trading. Seorang trader tidak mengambil keputusan dengan cara menghitung jumlah kancing bajunya. Tidak berdasarkan ramalah zodiaknya. Tidak pula berdasarkan perasaan. Trader kok baper….

Berdasarkan pengalaman pula saya bisa menemukan bahwa ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seorang trader gagal dalam mencapai target-targetnya dalam trading forex. Tiga di antaranya adalah berikut ini:

  1. Tidak memiliki trading plan yang jelas

Silakan menetapkan target setinggi mungkin yang Anda inginkan, tetapi ingatlah bahwa target tanpa perencanaan yang jelas sama dengan mimpi.

Buatlah target-target berdasarkan trading plan yang terencana dengan baik. Semakin detil trading plan Anda, semakin baik. Masukkan detil-detil seperti pembatasan resiko per transaksi, strategi/sistem trading yang dipergunakan, hingga strategi berupa risk management tool yang akan Anda pergunakan (cut loss, switching, averaging dan sebagainya).

  1. Tidak menjalankan trading plan dengan baik

Banyak trader yang begitu bersemangat ketika menyusun trading plan namun kendur ketika melaksanakannya. Akhirnya trading plan yang ia buat hanya menjadi “monument” belaka yang nasibnya mirip dengan resolusi tahun barunya yang ia buat dengan penuh semangat menjelang akhir tahun, namun akhirnya terlupakan begitu saja.

Jadi, setelah Anda menyusun trading plan, laksanakanlah dengan disiplin bahkan sampai ke hal-hal “kecil”. Jangan melakukan pelanggaran sekecil apa pun terhadap trading plan Anda karena itu akan menjadi kebiasaan dan pada gilirannya Anda akan menjadi semakin permisif dalam mengingkari trading plan tersebut, sehingga Anda akan terbiasa melakukan pelanggaran yang berakibat fatal.

Contohnya, seorang trader tadinya telah menetapkan bahwa resiko per transaksi tidak boleh lebih dari 10% dari modalnya. Misalkan ia memiliki modal sebesar $1,000 maka resiko untuk setiap transaksi yang ia lakukan tidak boleh lebih dari $100.

Suatu ketika ia melihat sinyal trading berdasarkan sistem yang ia miliki. Dengan perhitungan position size, katakanlah semestinya ia hanya membuka 0.1 lot. Tetapi kala itu ia merasa yakin bahwa sinyal trading yang ia lihat sangat akurat, sehingga ia tergoda untuk membuka transaksi lebih besar lagi, misalnya 0.5 lot, dengan cita-cita ia bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Salah satu alasan mengapa resiko perlu dibatasi adalah untuk menghindari resiko yang terlalu besar. Ketika si Trader memutuskan untuk membuka transaksi sebesar 0.5 lot dengan batasan SL yang tidak berubah, itu artinya ia membiarkan modalnya untuk menghadapi resiko yang lebih besar daripada seharusnya.

Perilaku seperti ini cenderung berulang dan ketika si Trader menyadari kesalahannya, biasanya sudah terlambat. The end has come.

  1. Tidak terbiasa membuat jurnal trading

Ini yang paling sering diabaikan trader. Anda sebaiknya mencatat setiap hal yang terkait dengan transaksi yang Anda lakukan. Anda sebaiknya melakukan pencatatan tersebut setiap kali Anda melakukan transaksi.

Anda bisa mengisi jurnal Anda misalnya seperti ini:

forex trading, trading forex

Ketika transaksi tersebut ditutup, catat juga hasilnya (profit atau loss, tidak perlu detil hingga besaran profit/loss karena sudah ada di Account History). Catat juga apa kira-kira yang menyebabkan transaksi Anda berakhir untung atau rugi.

Jurnal seperti ini akan sangat membantu Anda dalam mengevaluasi hasil trading Anda. Jika total transaksi Anda menghasilkan keuntungan, Anda tinggal mengulang apa yang Anda lakukan. Sebaliknya jika hasilnya merugi, Anda bisa tahu apa yang menyebabkan kerugian itu agar bisa Anda hindari di kemudian hari.

Selamat mencoba.