Analisa Forex Mingguan : 30 April – 4 Mei 2018

Dolar AS memperpanjang kenaikannya karena imbal hasil obligasi bergerak lebih tinggi. Bisakah ini berlanjut? Satu minggu penuh berisi semua keputusan penting Fed dan Non-Farm Payrolls. Inilah sorotan pelaku pasar untuk minggu ini.

US Treasury 10 tahun akhirnya pecah di atas level 3%. Hasil yield memang tidak tinggal di sana terlalu lama tetapi kenaikan hasil dalam semua jatuh tempo mengirim Dolar AS ke level tertinggi baru. PDB AS naik 2,3% per tahun, lebih baik dari yang diharapkan meskipun lebih lemah daripada di Q4 2017. KTT Korea meningkatkan mood di pasar. Pound turun tajam setelah GDP Inggris sangat mengecewakan dengan 0,1%. q / q di Q1. EUR / USD jatuh ke level terendah sejak Januari pada pidato campuran dari Draghi, yang mengakui penurunan tetapi melihatnya sebagai sementara.

Berikut data data penting yang perlu diperhatikan untuk minggu ini :

  1. US Core PCE Price Index: Senin, 19:30 WIB. Ini adalah ukuran inflasi favorit oleh Federal Reserve dan memiliki formula yang berbeda dari CPI. CPI Core naik pada bulan Maret ke tingkat tahunan 2,1% dari 1,8% sebelumnya sebagai efek dasar telah dihapus. Oleh karena itu, kenaikan tingkat y / y PCE Inti kemungkinan dari 1,6% sebelumnya. Kkenaikkan sebesar 1,8% diperkirakan untuk saat ini. Bulan ke bulan, pengulangan 0,2% diharapkan. Target Fed adalah 2%.

  1. Keputusan tingkat suku Australia: Selasa, 11:30 WIB. Reserve Bank of Australia diharapkan untuk meninggalkan suku bunga tidak berubah pada 1,50% sekali lagi. Lembaga yang dipimpin oleh Gubernur Phillip Lowe belum mengubah suku sejak 2016 dan telah mengatakan bahwa itu ditahan untuk sementara waktu. RBA kemungkinan akan senang dengan slide baru-baru ini di A $ tetapi kecewa dengan inflasi kuartalan yang tidak mengesankan dan laporan pekerjaan yang tidak begitu bagus. Pesannya mungkin agak lebih prihatin, tetapi pemotongan suku bunga tidak ada untuk saat ini.

  1. GDP Kanada: Selasa, 19:30 WIB. Kanada dalam menerbitkan laporan PDB bulanan. Ekonomi secara mengejutkan menyusut di Januari sebesar 0,1% dan sekarang diperkirakan akan rebound pada bulan Februari sebesar 0,3%. Bank of Canada mengharapkan pertumbuhan yang lambat di Q1: 1,3% tahunan sesuai dengan perkiraan terbaru.

  1. PMI Manufacturing ISM AS: Selasa, 21:00 WIB. Sektor manufaktur berjalan dengan baik sesuai dengan indeks manajer pembelian berorientasi ke depan. Skor 59,3 pada bulan Maret secara signifikan di atas ambang batas 50 poin yang memisahkan ekspansi dari kontraksi. Satu slide ke 58,6 ada di perkiraan untuk April. Publikasi ini juga berfungsi sebagai petunjuk terhadap laporan pekerjaan hari Jumat.

  1. Pekerjaan Selandia Baru melaporkan Selasa, 05:45 WIB. Selandia Baru menerbitkan statistik tenaga kerja hanya sekali per kuartal, memberikan publikasi dampak yang kuat. Setelah kenaikan 0,5% dalam pekerjaan di Q4 2017, keuntungan sebesar 0,6% pada kartu untuk Q1 2018. Tingkat pengangguran diproyeksikan tetap tidak berubah pada level terendah 4,5%.

  1. PDB zona Euro: Rabu, 16:00 WIB. Pertumbuhan zona euro telah melambat atau “dimoderasi” menurut Presiden ECB Mario Draghi. Setelah beberapa negara yang lebih besar telah melaporkan angka campuran, zona euro secara keseluruhan diperkirakan akan menunjukkan tingkat pertumbuhan triwulanan 0,4% q / q pada kuartal pertama 2018 setelah 0,6% lebih kuat di Q4. Pelambatan lebih lanjut dapat memperlambat keluarnya ECB dari program QE.

  1. ADP Non-Farm Payrolls: Rabu, 19:15 WIB. Laporan ADP dari sektor swasta tidak selalu berkorelasi baik dengan angka resmi yang keluar dua hari kemudian. Ini adalah kasus di bulan Maret ketika ADP mempublikasikan perolehan posisi sektor swasta 241K dan NFP resmi sangat kecewa. Kali ini, keuntungan rata-rata lebih dari 194K diharapkan untuk bulan April. Meskipun tidak ada korelasi yang konsisten, angkanya selalu merupakan penggerak pasar.

  2. Keputusan Fed: Kamis, 01:00 WIB. Federal Reserve diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah pada kisaran 1,50% hingga 1,75% saat ini. Pertemuan FOMC ini tidak termasuk konferensi pers atau perkiraan baru. Namun demikian, Fed menerbitkan pernyataan dan memberikan data terbaru, mungkin cukup optimis. Kenaikan suku bunga pada bulan Juni benar-benar ada di kartu. Jerome Powell dan rekan-rekannya kemungkinan akan memperkuat kenaikan Juni dengan menurunkan petunjuk-petunjuk tebal tentang tindakan semacam itu.

  3. UK Services PMI: Kamis, 15:30 WIB. Sektor jasa adalah yang terbesar di Inggris seperti di negara maju lainnya. Indeks forward-looking Markit memiliki dampak signifikan pada pound. Angka itu jatuh ke 51,7 poin pada Maret, menunjukkan perlambatan besar. perkiraan akan memantul kembali ke 53,3 poin untuk April.

  4. Inflasi zona euro: Kamis, 16:00 WIB. ECB memiliki “jarum tunggal dalam kompas” – inflasi utama. Pada Maret, itu berdiri di 1,3% y / y dan diperkirakan akan tetap tidak berubah dalam pembacaan awal untuk bulan April. Namun, inflasi inti diproyeksikan menurun dari 1% menjadi 0,9%. Ini mungkin membebani euro dan memperlambat keluarnya ECB dari pembelian obligasi.

  5. ISM Non-Manufacturing PMI: Kamis, 21:00 WIB. Laporan untuk sektor jasa adalah petunjuk terakhir terhadap acara besar hari Jumat. Angka itu tetap pada 58,8 poin skor yang kuat pada bulan Maret, menunjukkan pertumbuhan yang lebih kuat. Pelambatan kecil menjadi 58,1 poin diperkirakan untuk saat ini. Komponen pekerjaan memberikan wawasan lebih jauh tentang perekrutan.

  6. US Non-Farm Payrolls: Jumat, 19:30 WIB. Laporan pekerjaan di ekonomi No. 1 dunia selalu menggerakkan pasar keuangan. Pada bulan Maret, figur headline mengecewakan dengan kenaikan moderat 103K, jauh di bawah ekspektasi dan level rata-rata 200K tetapi itu terjadi setelah kenaikan besar sebelumnya. A bangkit kembali dengan posisi 185K pada bulan April. Fokusnya ditetapkan untuk tetap pada upah. Bulan ke bulan, kenaikan 0,2% diharapkan setelah 0,3% sebelumnya. Namun dari tahun ke tahun, kenaikan gaji 2,7% yang sama terjadi pada kartu. Setiap kenaikan menuju 3% dapat mengirim US Dollar menembak lebih tinggi sementara perlambatan rata-rata 2,5% dapat membebani greenback.

Analisa Teknikal

EUR/USD

Bias mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga kembali bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 1.21912 – 1.22757 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.20543 – 1.19174. Waspadai, jika resistan 1.22757 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.24125.

GBP/USD

Bias mingguan GBP/USD yang terlihat pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang tertahan di area support. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan kuat di sekitar resistan 1.39865 – 1.41350 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada area 1.37461. Sebaliknya jika resistan 1.41350 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.43754.

AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan pada kisaran 0.76381 – 0.77044 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.75309. Tetapi, jika resistan 0.77044 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.78116.

NZD/USD

Bias mingguan pergerakan NZD/USD yang terlihat pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga masih bergerak bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan pada kisaran 0.71738 – 0.72766 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.70381. Tetapi, jika harga menembus resistan 0.72756 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.73933.

USD/JPY

Bias mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area resistan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di antara support 107.88 – 108.51 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 109.52. Tetapi jika support 107.88 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 106.87.

USD/CHF

Bias mingguan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area resistan. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Waspadai, jika harga masih bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.97078 – 0.97884 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.99190. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus support 0.97078 maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.95772.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang tertekan. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1344.13 – 1345.89 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1315.08. Sebaliknya jika resistan 1345.89 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1364.94.

Analisa Forex Mingguan : 23 April – 27 April 2018

Penyataan dari pembicara the Fed terdengar memberikan optimisme tentang pertumbuhan ekonomi AS dan membuat kontribusi pada kebijakan yang akan diambil. Di Inggris, kondisi upah yang stagnan telah membuat aksi reli pada pound, apalagi ketika zona Eropa terus menunjukkan ada tanda-tanda perlambatan. Selain itu, dewan gubernur bank sentral Australia terlihat berhati-hati untuk melakukan pekerajaanya sehingga membebani loonie ketika laporan pekerjaan Australia dirilis mengecewakan dan menekan AU $. Menjelang akhir minggu, dilaporkan imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun naik di atas 2,90% dan membuat Dolar AS bergerak bersamaan.

Berikut adalah data yang menjadi sorotan untuk minggu ini :

  1. US Existing Home Sales: Senin, 21:00 WIB. Sebagian besar penjualan rumah di AS adalah bekas pakai dan rumah yang ada. Pada bulan Februari, data dirilis cukup stabil sebesar 5,54 juta. Diperkirakan pada bulan Maret akan menjadi 5,55 juta.
  2. Inflasi Australia: Selasa, 08:30 WIB. Australia merilis angka inflasi hanya sekali per kuartal. Pada kuartal terakhir 2017, inflasi headline naik 0,6% di tingkat yang solid dan stabil. Untuk Q1 2018 diperkirakan akan menjadi 0,5% dan pada inflasi inti juga di 0,5%.
  3. Penjualan Rumah Baru AS: Selasa, 21:00 WIB. Penjualan rumah baru hanya sebagian kecil dari penjualan, tetapi data ini dapat memicu aktivitas ekonomi yang lebih luas. Pada bulan Februari data berhasil mencapai tingkat tahunan di 618K dan diperkirakan ada kenaikan kecil menjadi 625K.
  4. Kepercayaan Konsumen AS : Selasa, 21:00 WIB. Data keyakinan konsumen dirilis lebih kuat pada bulan Maret di kisaran 127,7. Diperkirakan kepercayaan konsumen akan berada di 126 poin.
  5. Keputusan suku bunga Euro-zone: Kamis, keputusan akan keluar pada jam 18:45 WIB dan konferensi pers akan dilakukan pada jam 19:30 WIB. ECB menghapus potensi untuk meningkatkan volume pembelian obligasi dalam pertemuan terakhir pada bulan Maret. Sejak keputusan pada bulan Maret, data ekonomi agak memburuk. Pada pertemuan bulan April, ECB tidak merilis prakiraan baru dan mungkin tidak akan mengubah suku bunga tetapi akan lebih fokus pada potensi pelambatan yang dapat menekan euro.
  6. Pesanan barang Tahan Lama AS: Kamis, 19:30 WIB. Data pesanan barang tahan lama melonjak sebesar 3% pada bulan Februari. Diperkirakan data masih akan meningkat sebesar 1,3% dan pesanan inti sebesar 0,6%.
  7. Keputusan suku bunga Jepang: Jumat pagi. Jepang tidak lagi mengalami deflasi tetapi untuk mencapai tujuan inflasi ke 2% adalah tugas yang sulit. Pada pertemuan ini, BOJ kemungkinan akan meninggalkan Kebijakan Tingkat di -0,10% dan melanjutkan membeli obligasi untuk menjaga imbal hasil 10 tahun pada 0%. Kebijakan moneter yang sangat longgar kontras dengan negara ekonomi maju lainnya. Kebijakan baru apa pun yang dimabil akan mengejutkan pasar.
  8. Data PDB zona Euro: Jumat: Spanyol pukul 12:00 WIB dan Perancis pada pukul 12:30 WIB. Perancis merupakan negara ekonomi terbesar kedua di zona euro, telah menikmati peningkatan pertumbuhan, karena disebabkan kepercayaan presiden Macron. Spanyol, merupakan negara ekonomi terbesar keempat di Eropa, mulai membaik pada tahun 2017, dan tingkat pertumbuhan 0,7% di Q4 relatif lambat untuk dirinya sendiri. Perancis diproyeksikan akan melihat pelambatan menjadi 0,4% dan Spanyol diperkirakan akan mencetak 0,7% .
  9. GDP Inggris: Jumat, 15:30 WIB. Ekonomi Inggris terus bertumbuh dengan pesat pada tahun 2016 dengan mengalahkan negara maju lainnya Setelah menikmati ekspansi 0,4% pada kuartal terakhir 2017, pelambatan kemungkinan akan terjadi untuk Q1 2018 di 0,3%.
  10. PDB AS : Jumat, 19:30 WIB. Ekonomi AS bertumbuh sekitar 3% pada tingkat tahunan di Q2, Q3, dan Q4 2017. Namun seperti yang sering terjadi dengan ekonomi Amerika maka pada kuartal pertama akan dirilis lebih lambat. Diperkirakan tingkat pertumbuhan tahunan akan berada di 2%.

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

Bias mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase konsolidasi. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga kembali bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 1.23114 – 1.23501 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.22489 – 1.21864. Waspadai, jika resistan 1.23501 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.24128.

——-

google-review-foreximf

GBP/USD

Bias mingguan GBP/USD yang terlihat pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berusaha melakukan fase rebound. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan kuat di sekitar resistan 1.41377 – 1.42285 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada area 1.39908 – 1.37531. Sebaliknya jika resistan 1.42285 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.43754.

——-

AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan pada kisaran 0.77143 – 0.77614 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.76541 – 0.75568. Tetapi, jika resistan 0.77514 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.78116.

——-

NZD/USD

Bias mingguan pergerakan NZD/USD yang terlihat pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga masih bergerak bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan pada kisaran 0.72719 – 0.73182 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.71968 – 0.71217. Tetapi, jika harga menembus resistan 0.73182 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.73933.

——-

USD/JPY

Bias mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area resistan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di antara support 106.49 – 107.02 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 107.87 – 109.25. Tetapi jika support 106.49 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 105.64.

——-

USD/CHF

Bias mingguan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahan di area resistan. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Waspadai, jika harga masih bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.96479 – 0.96916 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.97623 – 0.98767. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus support 0.96479 maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.95772.

——-

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase konsolidasi. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1344.52 – 1352.32 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1331.90 – 1319.28. Sebaliknya jika resistan 1352.32 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1364.94.

Strategi Trading Forex 100% Berhasil, Mungkinkah?

Sebentar. Sebelum Anda melanjutkan membaca artikel ini, saya mau bertanya. Siapa di antara Anda yang menafsirkan bahwa strategi yang akan saya paparkan kali ini adalah strategi trading forex tanpa loss? Jika Anda menafsirkan demikian, bersiaplah untuk kecewa.

Eits, tunggu dulu. Anda perlu tahu bahwa meskipun ada transaksi yang mengalami loss, strategi yang akan saya paparkan kali ini tetap sering dipergunakan untuk meraih potensi keuntungan. Apa nama strategi itu? Namanya adalah: MARTINGALE.

Apa Itu Martingale?

Sebenarnya strategi ini sangat sering dipraktekkan di meja judi semacam kasino (tempat judi) di Las Vegas. Konon, strategi inilah yang menyebabkan kasino-kasino jaman now menerapkan aturan berupa pembatasan jumlah taruhan maksimun dan minimum. Masalah utama dalam menerapkan strategi ini adalah bahwa Anda mutlak memerlukan dana yang sangat – sangatBESAR. Bahkan saya sendiri sering mengatakan bahwa untuk menerapkan strategi ini agar bisa bekerja 100%, Anda membutuhkan sumber dana yang “tidak terhingga”.

google-review-foreximf

Strategi martingale dibangun di atas teori (setidaknya hipotesa) bahwa harga akan senantiasa mengalami koreksi. Saya ingatkan sekali lagi: tanpa sokongan modal yang cukup besar, penerapan strategi ini hanya akan membawa Anda menuju kegagalan.

Strategi ini sendiri mulai dipopulerkan di abad ke-18. Pertama kali diperkenalkan oleh ahli matematika Perancis bernama Paul Pierre Levy. Aslinya, strategi ini berasal dari teknik bertaruh “doubling down”.

Di meja judi, dengan sistem doubling down, jumlah “taruhan” justru akan digandakan tiap kali mengalami kekalahan. Dengan demikian pada suatu saat semua kekalahan akan tertutup oleh satu kali kemenangan.

Mari kita ambil contoh. Anggaplah Anda sedang “bertaruh” dengan saya. Kita bertaruh lempar koin, yang memiliki dua sisi yaitu sisi “gambar” dan sisi “angka”. Anggaplah besar taruhan kita adalah $1 untuk tiap kali tos (lempar koin). Ingat, tiap kali kalah, Anda akan menggandakan taruhan Anda.

Ingat juga bahwa Anda akan konsisten bertaruh hanya untuk kemunculan sisi “angka”. Meskipun Anda bisa jadi akan beberapa kali kalah, tetapi pada suatu waktu semua kekalahan Anda itu akan terbayar.

Hasil dari “permainan” kita akan saya ilustrasikan dalam tabel berikut:

Dari tabel di atas bisa Anda lihat bahwa dari tos ke-2 hingga ke-6 Anda selalu kalah. Tetapi pada tos ke-7, pilihan Anda muncul dan Anda memenangkan $32. Ketika ditotal, semua kekalahan Anda langsung terbayar dan hasilnya Anda untung sebesar $2.

Tetapi itu asumsinya adalah pada tos ke-10 Anda menang. Jika ternyata sisi “angka” tak kunjung muncul, maka pertanyaannya adalah, “Masih cukupkah uang Anda untuk melanjutkan permainan?”

Aplikasi Martingale Sebagai Strategi Trading

Contoh di atas adalah ilustrasi hasil yang mungkin muncul jika Anda berjudi. Kemunculan sisi “angka” atau “gambar” murni karena keberuntungan (atau kesialan) semata. Tetapi ketika trading, Anda akan melihat bahwa pergerakan harga mata uang cenderung bergerak dalam trend tertentu (price moves in trend) dan trend tersebut bisa berlangsung cukup panjang. Kunci pertama Anda adalah menentukan posisi pertama yang benar (buy atau sell).

Selain itu, trend juga memiliki “koreksi”. Jadi meskipun posisi pertama Anda salah, Anda masih memiliki kesempatan untuk membayar kesalahan tersebut ketika terjadi koreksi.

Trend dan koreksi sendiri merupakan sebuah keniscayaan dalam pergerakan harga. Dengan demikian, unsur “spekulatif” dalam penerapan martingale dalam trading bisa dihilangkan, atau setidaknya diminimalisir. Apalagi jika dikombinasikan dengan analisa teknikal dalam menentukan pembukaan posisi.

Coba Anda simak ilustrasi berikut ini:

strategi trading forex, martingale

Anda bisa melihat bahwa ketika harga naik ke 1.50500 maka si Trader sudah mengalami kerugian sebesar 500 pips (-$500). Dengan sistem martingale, di level tersebut si Trader kembali membuka posisi sell sebesar dua lot, digandakan dari  posisi sebelumnya yang hanya 1 lot. Ketika harga naik lagi ke 1.51000, si Trader sudah mengalami kerugian sebesar -$2,000 dan di level tersebut si Trader kembali membuka posisi sell sebesar 4 lot.

Ketika harga kembali ke 1.50500, barulah kerugiannya berubah menjadi keuntungan sebesar 1500 pips atau $1,500.

Pertanyaan yang sama kembali muncul, “Sampai sejauh mana modal Anda kuat menahan pergerakan harga?”

Saya lantas membuat hitung-hitungan sederhana. Jika Anda ingin menerapkan martingale dengan memulai transaksi dengan besaran 0.1 lot dengan multiplier (pengali) dua, kira-kira modal yang Anda butuhkan akan seperti ilustrasi di bawah ini:

Interval (jarak) antar posisi : 500 pips
Lot awal : 0.1
Multiplier (pengali) : 2
Deposit awal : USD 50,000
Posisi : Sell

 

Output:

Dari ilustrasi di atas, terlihat bahwa dengan modal $50,000 Anda bisa menahan pergerakan harga hingga 3500 pips. Jika harga tak mengalami koreksi dan terus naik, maka modal sebesar itu bisa habis.

Maka jika Anda ingin menjalankan strategi trading forex ini, modal yang Anda butuhkan sangatlah besar. Bahkan mungkin Anda harus menyiapkan sumber dana yang tak terbatas, seperti yang saya sampaikan di awal. Artinya, resikonya pun mungkin unlimited.

So, the choice is yours. Choose wisely.

Analisa Forex Mingguan : 16 April – 20 April 2018

Dolar AS sedikit goyah di tengah ketegangan geopolitik yang terjadi. Analisa Forex Minggu ini, sejumlah data seperti penjualan ritel AS, data perumahan, keputusan suku bunga Kanada, pekerjaan Australia akan menjadi perhatian pelaku pasar.

Serangan udara AS, Inggris dan Prancis yang menyerang instalasi militer Suriah terkait dengan senjata kimia telah menjadi perhatian pasar. Walaupun, serangan tersesbut lebih banyak menghindar untuk memukul tentara Rusia. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut tindakan tersebut merupakan agresi dan membuat ketegangan masih berjalan tinggi. Banyak negara lain yang juga ikut terlibat, paling jelas Iran dan Israel yang sedang bentrok di sekitar Suriah.

Berkurangnya ketegangan perdagangan antara Cina dan AS. Di zona Eropa, pesan campuran dari ECB membantu euro pulih. Sementara itu, produksi manufaktur Inggris yang lemah hanya sedikit melukai pound.

Berikut adalah data yang menjadi sorotan untuk minggu ini :

  1. Penjualan Ritel AS: Senin, 19:30 WIB. Konsumsi adalah bagian yang sangat penting dari ekonomi AS dan konsumen telah menahan sebagian pengeluaran pada akhir-akhir ini. Dalam dua bulan terakhir, data dirilis jatuh jauh dari perkiraan. Sedangkan pada bulan Februari naik naik 0,2%. Diperkirakan ada bounce menjadi 0,4% dan 0,2% pada data inti.
  2. Laporan pekerjaan Inggris: Selasa, 15:30 WIB. Laporan pekerjaan terakhir dirilis cukup beragam. Sektor upah naik 2,8% untuk bulan Januari tetapi Claimant Count Change naik sebesar 9.200 pada bulan Februari, lebih buruk dari yang diperkirakan. Tingkat pengangguran kembali ke 4.3% di bulan Januari. Fokus pasar masih tetap pada upah dengan akselerasi yang sedang berlangsung dalam upah menyiratkan kasus yang berkembang untuk kenaikan suku bunga pada bulan Mei. Deiprkirakan ada kenaikan hingga 3%. Namun, kenaikan klaim pengangguran lainnya dapat memicu kekhawatiran dengan perkiraan 13,3 ribu.
  3. Data perumahan AS: Selasa, 19:30 WIB. Izin membangun berada di 1,30 juta pada Februari sementara itu housing starts tertinggal di 1,24 juta. Agar memiliki dampak yang berarti, kedua data harus mengarah ke arah yang sama. Izin bangunan diperkirakan akan meningkat menjadi 1,33 juta sementara itu housing starts sesuai dengan perkiraan.
  4. Pidato John Williams Selasa, 20:15 WIB. Saat ini, Presiden San Francisco Fed, Williams dinominasikan akan menjadi Presiden New York Fed yang mempunyai peran kuat yang secara de facto sebagai orang nomor 2 di the Fed. Williams telah menyatakan optimisme yang tumbuh pada perekonomian. Dalam pidatonya di Madrid, ia memberikan petunjuk bahwa Fed condong ke arah empat kali kenaikan suku bunga pada tahun 2018 karena inflasi bergerak lebih tinggi. Pejabat Fed lainnya juga akan berbicara dalam minggu ini, tetapi pidato ini akan menjadi yang paling penting.
  5. Inflasi Inggris: Rabu, 15:30 WIB. Inggris akan melaporkan data penting pada minggu ini. Inflasi melambat dengan laju tahunan 2,7% pada Februari, di luar target 1-3% yang dimandatkan oleh Bank of England. Pound yang menguat memiliki harga barang impor yang lebih rendah. Pelambatan lain dapat dilihat pada data untuk bulan Maret. Diperkirakan CPI inti akan berada di 2,4%.
  6. Keputusan Suku Bunga Kanada: Rabu, 21:00 WIB. Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz mengatakan bahwa Kanada mungkin akan melihat pertumbuhan yang lebih tinggi tanpa terpicu oleh inflasi. Dewan Komisaris diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah pada 1,25% dalam pertemuan bulan April ini, dan meletakkan fokus pada prakiraan baru yang akan terlihat pada konferensi pers.
  7. Laporan Pekerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Australia telah mengalami peningkatan pekerjaan yang moderat pada bulan Februari sebanyak 17,5 ribu, sejalan dengan perkiraan. Tingkat pengangguran mencapai 5,6%. Gubernur RBA Phillip Lowe mengatakan bahwa suku bunga tidak mungkin berubah dalam waktu dekat, tetapi perubahan dalam pasar tenaga kerja pasti akan berdampak. Diperkirakan ada keuntungan sebanyak 20,3 ribu pekerjaan dan tingkat pengangguran 5,5%.

google-review-foreximf

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

Analisa forex mingguan, analisa EURUSD mingguan

Pergerakan mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan fase koreksi ke bawah. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga kembali bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 1.22831 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.23951 – 1.24643. Waspadai, jika support 1.22831 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.22139.

GBP/USD

Analisa forex mingguan, analisa GBPUSD mingguan

Bias mingguan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahan di area resistan. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan kuat di sekitar support 1.40910 – 1.41689 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada area 1.42951 – 1.44213. Sebaliknya jika support 1.40910 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.39648.

AUD/USD

Analisa forex mingguan, analisa AUDUSD mingguan

Pergerakan mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support pada kisaran 0.77112 – 0.77485 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada area 0.78087 – 0.79062. Tetapi, jika support 0.77112 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.76510.

NZD/USD

Analisa forex mingguan, analisa NZDUSD mingguan

Pada grafik 4 jam-an, bias mingguan pergerakan NZD/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang terkoreksi. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga masih bergerak bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support pada kisaran 0.72992 – 0.73352 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.73933 – 0.74514. Tetapi, jika harga menembus support 0.72982 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.72411.

USD/JPY

Analisa forex mingguan, analisa USDJPY mingguan

Secara umum, bias mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang terkoreksi ke bawah. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di antara support 106.45 – 106.95 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 107.76 – 109.07. Tetapi jika support 106.45 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 105.64.

USD/CHF

Analisa forex mingguan, analisa USDCHF mingguan

Bias mingguan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahan kuat di area resistan. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Waspadai, jika harga masih bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.95698 – 0.95997 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.96481 – 0.97264. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus support 0.95698 maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.95214.

EMAS

Analisa forex mingguan, analisa emas mingguan

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan fase koreksi. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1337.26 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1354.37 – 1364.94. Sebaliknya jika support 1337.26 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1320.16.

Analisa Forex Mingguan : 9 April – 13 April 2018

Dolar AS memperpanjang pemulihannya pada awal kuartal baru, setidaknya terhadap mata uang utama. Apakah penguatan ini akan berlanjut? Data inflasi AS dan risalah rapat FOMC akan menjadi data yang menonjol pada minggu kedua di bulan April.

AS hanya menambah sekitar 103 ribu pekerjaan pada bulan Maret, lebih sedikit dari yang diperkirakan. Namun, pertumbuhan upah bergerak cepat menjadi 2,7%, sejalan dengan proyeksi awal.

Berikut adalah data yang menjadi sorotan untuk minggu ini :

  1. PPI AS : Selasa, 19:30 WIB. Indeks Harga Produsen sering dianggap sebagai indikator utama terhadap Indeks Harga Konsumen. Harga Data PPI diharapkan naik sebesar 0,1% pada bulan Maret, setengah meningkat pada bulan Februari, sementara PPI inti diperkirakan akan mendapatkan keuntungan sebesar 0,2%.
  2. Pidato Mario Draghi Rabu, 18:00 WIB. Presiden Bank Sentral Eropa akan muncul di depan konferensi mahasiswa di Frankfurt. Dia akan menanggapi tanda-tanda perlambatan ekonomi zona Eropa. Setiap komentar tentang inflasi akan menarik untuk menggerakan harga.
  3. Inflasi AS: Rabu, 19:30 WIB. Inflasi tetap menjadi data pentung pada pertumbuhan AS. Meskipun mendapatkan keuntungan yang sehat di sektor pekerjaan dan pertumbuhan PDB yang layak tetapi inflasi masih tetap rendah. CPI inti tetap terjebak pada 1,8% di bulan Februari dengan kenaikan bulanan 0,2%. Diperkirakan CPI mengalami peningkatan sebanyak 0,2% dan CPI inti diproyeksikan tetap tidak berubah pada bulan Maret.
  4. Risalah Pertemuan FOMC: Kamis, 01:00 WIB. The Fed akan merilis meeting minute dari pertemuan pertama yang dipimpin oleh Jerome Powell. FOMC telah menaikkan suku bunga dan meningkatkan prospek untuk 2019 dan 2020. Risalah pertemuan dapat memberi titik terang. Apakah sentimen akan tumbuh lebih hawkish dan apakah suku bunga akan dinaikkan sebanyak empat kali?
  5. Risalah Pertemuan ECB: Kamis, 18:30 WIB. Pertemuan ini merupakan pertemuan dewan ECB pada bulan Maret, di mana perkiraan hampir tidak berubah dan Draghi berusaha untuk mengecilkan sikap sedikit lebih hawkish dalam pernyataan. Namun, pertempuran sedang berlangsung antara pernyataan hawkish dan dovish tentang potensi untuk mengakhiri QE dan potensi kenaikan suku bunga.
  6. Kepercayaan Konsumen AS: Jumat, 21:00 WIB. Rilis data kepercayaan konsumen dari Universitas Michigan memberikan pandangan terhadap penjualan ritel. Pada bulan Maret, data telah mencapai 101,4 poin, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya. Diperkirakan data kana dirilis menjadi 100,8 poin pada bulan ini.

google-review-foreximf

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

Pergerakan mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang mencoba melakukan fase rebound. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga kembali bergerak ke atas dan tertahan di sekitar area 1.23137 – 1.23753 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.22139 – 1.21141. Waspadai, jika resistan 1.23753 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.24751.

GBP/USD

Bias mingguan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga tertahan kuat di sekitar resistan 1.41369 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada area 1.40306 – 1.39648. Sebaliknya jika resistan 1.41369 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.42433.

AUD/USD

Pergerakan mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang tertekan. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.76969 – 0.77291 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju area 0.76421 – 0.75883. Tetapi, jika resistan 0.77291 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.77829.

USD/JPY

Secara umum, bias mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berusaha melakukan rebound ke atas. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 106.34 – 106.77 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 107.47 – 108.61. Tetapi jika support 106.34 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 105.64.

USD/CHF

Bias mingguan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Waspadai, jika harga masih bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.95698 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.96481 – 0.97264. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus support 0.95698 maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.95214.

USD/CAD

Bias mingguan USD/CAD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area support. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Waspadai, jika harga masih bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 1.28612 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.27314 – 1.26016. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus resistan 1.28612 maka ada potensi akan bergerak ke atas menuju area pada kisaran 1.29415.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang tertekan. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1334.08 – 1342.69 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1320.15 – 1306.22. Sebaliknya jika resistan 1342.69 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1356.62.

Analisa Forex Mingguan : 2 April – 6 April 2018

Dolar AS mendapatkan kembali sebagian keuntungan pada kuartal pertama 2018 terakhir. Pertanyaannya sekarang, apakah penguatan dollar akan bertahan lama atau apakah itu hanya sebuah koreksi? Minggu pertama pada Q2 akan menampilkan data Non-Farm Payrolls dan beberapa data penting lainnya. Berikut data yang menjadi sorotan pada minggu ini.

Berikut adalah data yang menjadi sorotan untuk minggu ini :

  1. ISM Manufacturing PMI AS: Senin, 21:00 WIB. Data ini merupakan alat untuk mengukur sektor manufaktur yang akan memberikan petunjuk pertama terhadap rilis data laporan non farm Payrolls AS. Pada bulan Februari, data mencapai skor 60,8 poin yang mencerminkan pertumbuhan yang kuat. Diproyeksikan untuk bulan Maret, ada sebuah koreksi kecil ke 60,1.
  2. Keputusan tingkat suku Australia: Selasa, 11:30 WIB. Reserve Bank of Australia belum mengubah suku bunganya sejak 2016 dan keputusan pada bulan Maret tidak mungkin berbeda dengan perkiraan tingkat bunga tetap di 1,50%. Phillip Lowe kemungkinan akan terus mengatakan bahwa nilai mata uang menguat akan membebani pencapaian tujuan inflasi meskipun ada pelemahan A $ baru-baru ini terhadap greenback. Pasar memprediksi tidak ada kenaikan suku bunga pada tahun 2018.
  3. Pidato Lael Brainard: Rabu, 01:30 WIB. Brainard merupakan gubernur di Federal Reserve yang merupakan anggota tetap. Pidatonya di New York dapat membantu meyakinkan pasar bahwa the Fed condong untuk menaikan suku bunga sebanyak empat kali pada tahun 2018.
  4. Inflasi zona Eropa: Rabu, 16:00 WIB. Pembacaan awal untuk inflasi Maret diperkirakan akan menunjukkan peningkatan CPI dari 1,1% menjadi 1,4% dan CPI inti dari 1% menjadi 1,1%. Namun, dipekirakan telah berkurang setelah angka Jerman keluar di bawah ekspektasi. ECB kemungkinan akan mengurangi pembelian obligasi pada bulan September dan mengakhirinya sepenuhnya pada akhir tahun.
  5. ADP Non-Farm Payrolls: Rabu, 19:15 WIB. Laporan ADP untuk sektor swasta berfungsi sebagai petunjuk terhadap NFP meskipun korelasi antara laporan tidak selalu jelas untuk dilihat. Pada bulan Februari, ADP melaporkan keuntungan yang kuat sebanyak 235 ribu pekerjaan dan untuk bulan Maret diprediksi ada keuntungan yang lebih rendah sebanyak 206 ribu.
  6. ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu, 21:00 WIB. Petunjuk terakhir untuk NFP berasal dari indeks dari sektor jasa. Skor mencapai level tinggi 59,5 poin pada bulan Februari dengan perkiraan ada tekanan ke 59,2.
  7. UK Services PMI: Kamis, 15:30 WIB. Seperti di AS dan sebagian besar negara maju, sektor jasa adalah yang paling penting. Setelah melihat pertumbuhan sebanyak 54,5 poin pada bulan Februari, diperkirakan untuk bulan Maret akan menjadi 54,2.
  8. US Non-Farm Payrolls: Jumat, 19:30 WIB. Setelah awal yang kuat untuk tahun ini, pertumbuhan upah melambat menjadi 2,6% pada bulan Februari. Kali ini, diperkirakan ada kenaikan kecil sebanyak 2,8%. Pertumbuhan pekerjaan diperkirakan akan meningkat sebanyak 190K setelah mengalami kenaikan kekalahan 313K pada bulan Februari. Mungkin ada revisi yang signifikan setelah data yang kuat. Tingkat pengangguran, sudah di bawah 4,1%, dan diperkirakan akan turun menjadi 4%.
  9. Laporan Pekerjaan Kanada: Jumat, 19:30 WIB. Kanada akhirnya memiliki laporan pekerjaan “normal” pada bulan Februari, dengan keuntungan sebanyak 15,4 ribu pekerjaan setelah mengalami kecelakaan pada bulan Januari. Diperkirakan untuk bulan Maret, data akan mendapatkan keuntungan 20,3 ribu. Tingkat pengangguran diperkirakan tetap tidak berubah pada 5,8%.
  10. Pidato Mark Carney Jumat, 22:15 WIB. Gubernur Bank of England akan berbicara di Konferensi Risiko Iklim Internasional dan fokusnya adalah pada perubahan iklim. Namun, setiap komentar tentang ekonomi global atau Inggris dalam pidatonya di Amsterdam dapat menggerakan pound.
  11. Pidato Jerome Powell Jumat, 20:30. Ketua Fed, Powell akan berbicara di Chicago dan memiliki kesempatan untuk menanggapi laporan Non-Farm Payrolls. Powell agak berhati-hati dalam konferensi pers dan mengungkapkan beberapa kekhawatiran tentang pertumbuhan upah dan topik perdagangan.

google-review-foreximf
Tinjauan Teknikal

EUR/USD

Bias mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang mencoba melakukan fase rebound. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga kembali bergerak ke atas dan tertahan di sekitar area 1.23563 – 1.24016 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.22828 – 1.22093. Waspadai, jika resistan 1.24016 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.24751.

GBP/USD

Bias pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi ke area support. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga tertahan kuat di sekitar support 1.40235 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.41589 – 1.42425. Sebaliknya jika support 1.40235 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.38882.

AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.77465 – 0.78109 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju area 0.76421 – 0.75377. Tetapi, jika resistan 0.78109 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.79153.

NZD/USD

Pada grafik 4 jam-an, bias mingguan pergerakan NZD/USD berada dalam kondisi bearish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak bergerak ke atas dan tertehan di sekitar resistan 0.72759 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.71991 – 0.71516. Tetapi, jika harga menembus resistan 0.72759 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan 0.73528.

USD/JPY

Secara umum, bias mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berusaha melakukan rebound ke atas. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga tertahan di antara support 105.52 – 106.68 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 106.99 – 107.90. Tetapi jika support 105.52 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 104.61.

USD/CHF

Bias mingguan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area support. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Waspadai, jika harga masih bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.94894 – 0.95248 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.95822 – 0.96396. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus support 0.94894 maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.94320.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan rebound. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1326.00 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1344.93 – 1356.62. Sebaliknya jika support 1326.00 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1307.07.

Strategi Trading Forex ”London Breakout”

Strategi trading forex “London breakout” merupakan salah satu strategi yang cukup populer dalam forex. Dalam perkembangannya, masing-masing trader/analis yang mengembangkan strategi ini memberikan nama yang berbeda-beda, tetapi konsepnya sama yaitu memanfaatkan pergerakan menjelang pembukaan market London.

Strategi yang termasuk dalam kategori mechanical trading system ini didesain untuk “menangkap” pergerakan cepat yang terjadi menjelang pembukaan pasar London. Untuk bisa mempergunakan strategi ini Anda membutuhkan kemampuan dasar mempergunakan MetaTrader, minimal menggambar kotak dan garis horizontal di chart, plus beberapa jam memantau sesi London.

google-review-foreximf

Saya kira tidak perlu saya beritahu lagi bahwa sebelum pasar London buka sudah ada pasar di sesi Asia yang telah berjalan. Biasanya memang aktivitas pasar yang paling tinggi terlihat pada sesi Eropa, maka dengan strategi ini kita akan mencoba untuk mencari peluang dengan berpatokan pada range harga yang tercipta pada saat sesi Asia.

Sebenarnya Anda tidak perlu mempergunakan indikator apa pun untuk menjalankan strategi trading forex “London Breakout” ini. Meskipun demikian, kalau Anda bisa menemukan indikator “market hour” di internet atau marketplace MetaTrader, itu akan cukup membantu. Tetapi, indikator itu sifatnya opsional, tak ada pun tidak masalah. Yang penting Anda tahu bagaimana cara membuat kotak dan garis horizontal di MetaTrader.

Strategi

Jadi, menjelang memasuki sesi London, Anda telah memiliki range harga sebagai acuan yang terbentuk dari pergerakan di sesi Asia. Adapun range yang dimaksud sebenarnya bukanlah range sesi Asia secara keseluruhan, melainkan tiga jam terakhir saja. Currency pair yang paling cocok untuk strategi ini adalah GBPUSD, EURUSD dan NZDUSD.

Agar penjelasannya lebih mudah, strateginya akan saya rangkum sebagai berikut:

  1. Pergunakan time frame
  2. Buat kotak di chart dengan tiga candlestick terakhir yang muncul sebelum sesi London dimulai. Jika Anda mempergunakan FOREXimf Trader berplatform MetaTrader, maka candlestick yang menjadi acuan adalah candlestick dari pukul 07:00 sampai 09:00 waktu MetaTrader.
  3. Berdasarkan “kotak” tersebut di atas, gambarlah dua garis horizontal yang masing-masing berfungsi sebagai support dan resistance. Artinya Anda harus menggambar satu garis horizontal di sisi atas “kotak” tersebut dan satu garis horizontal lainnya di sisi bawah “kotak”.
  4. Tempatkan Stop Order:
    1. Buy Stop kira-kira 5 pips di atas resistance, tempatkan SL di level Sell Stop
    2. Sell Stop kira-kira 5 pips di bawah support, tempatkan SL di level Buy Stop
  5. Jika salah satu Stop Order tereksekusi (done), Anda harus segera menghapus (cancel) Stop Order yang menjadi lawannya. Artinya jika Buy Stop yang tereksekusi maka segeralah batalkan oder Sell Stop dan sebaliknya.

Gambar di bawah ini bisa memperjelas strategi yang saya paparkan di atas:

strategi trading forex, strategi london breakout

 

 

 

Kelebihan dan Kekurangan

Sebagaimana mechanical trading system lain, strategi trading forex “London Breakout” ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihannya adalah:

  • Tidak memerlukan indikator teknikal yang rumit
  • Relatif mudah untuk dimengerti dan diterapkan
  • Murni mempergunakan price action, sehingga mengurangi resiko terlambat masuk posisi

Kelemahannya adalah:

  • Ada potensi “terjebak” oleh bull trap atau bear trap
  • Pada hari Senin atau Jumat sering muncul pergerakan yang “tidak biasa”, sehingga peluang yang muncul di hari tersebut cenderung kurang akurat.

Seperti biasa, saya menyarankan Anda untuk mempelajari dan melatih strategi ini terlebih dahulu di demo account sebelum menjalankannya di real account Anda, sebab belum tentu strategi ini cocok untuk Anda.

Jangan lupa, meskipun mempergunakan demo account Anda tetap harus memperlakukannya seperti real account, terutama dalam hal penempatan SL. Pembiasaan melalui demo account akan membentuk habit yang baik sebagai seorang trader.

Selamat mencoba.