Analisa Forex Mingguan : 29 Jan – 2 Feb 2018

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin mengatakan bahwa “dolar yang melemah bagus untuk AS.” Tetapi, sementara itu Presiden Trump memiliki lebih banyak komentar bullish mengenai mata uang yang membantu dolar kembali pulih. Kekhawatiran perang dagang yang juga terkait dengan tarif dan NAFTA dan penutupan pemerintah federal AS telah membuat dolar semakin sulit untuk mendapatkan kekuatan. PDB AS yang dirilis sedikit mengecewakan juga tidak banyak membantu. BOJ tidak mengubah kebijakan dovish tetapi itu tidak membantu mata uang yen pulih. Loonie akhirnya mengambil keuntungan dari kenaikan harga minyak ketika Aussie memperpanjang pergerakan penguatannya.

Minggu ini, data ekonomi akan menampilkan keputusan terakhir Yellen sebagai gubernur bank sentral AS, data kepercayaan konsumen, dan data Non-Farm Payrolls.

Berikut adalah sorotan untuk minggu ini :

  1. Indeks Harga Core PCE: Senin, 20:30 WIB. Data inflasi ini dirilis setelah data CPI dikeluarkan, dimana Federal Reserve mempunyai kepentingan tambahan pada data ini. Core PCE tahunan naik 1,5% di bulan November, lebih tinggi dari 1,4% dibanding bulan Oktober. CPI yang baru-baru ini yang dirilis untuk bulan Desember menunjukkan uptick kecil: dari 1,7% menjadi 1,8%. Akankah CPI inti masih akan tetap naik menjadi 1,6% ? Data ini akan membantu The Fed bergerak maju dengan kemungkinan kenaikan tiga suku bunga di tahun 2018. Diperkirakan ada kenaikan bulanan sebesar 0,2%.
  2. PDB zona Eropa: Selasa, 17:00 WIB. Zona Eropa telah tumbuh dengan kecepatan tinggi dan pasar akan melihat kuartal keempat tahun 2017. PDB Eropa bertumbuh sebesar 0,6% pada Q3. Diperkirakan ada pengulangan ke kisaran 0,6%.
  3. Keyakinan Konsumen CB AS: Selasa, 22:00 WIB. Ukuran kepercayaan konsumen Conference Board berada pada skor 122,1 di bulan Desember, di atas titik tertinggi namun masih menunjukkan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Rilis awal ukuran yang sama oleh University of Michigan di bawah ekspektasi dimana ukuran CB juga dapat turu. Diperkirakan ada kenaikan kecil hingga 123,2.
  4. CPI Australia: Rabu, 07:30 WIB. Australia menerbitkan laporan inflasi hanya sekali per kuartal, dan membuat publikasi memiliki dampak yang lebih kuat. Kali ini, data akan dirilis menjelang pertemuan RBA yang pertama untuk tahun 2018 pada awal Februari. Pada Q3, headline CPI naik 0,6% sementara itu CPI Trimmed Mean tertinggal di belakang di kisaran 0,4%. Diperkirakan akan meningkat ke 0,7% dan 0,5% pada Trimmed Mean CPI.
  5. Laporan inflasi zona-Eropa: Rabu, 17:00 WIB. ECB terus mengungkapkan kekhawatiran tentang inflasi. Pasar akan mendapatkan data terbaru untuk bulan Januari. Pada bulan Desember, harga naik 1,4% dan core CPI masih berada di bawah 1% sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa inflasi masih akan melunak.
  6. PDB Kanada: Rabu, 20:30 WIB. Perekonomian Kanada tetap bergerak datar di bulan Oktober, namun ekspektasi untuk bulan November sudah jauh lebih tinggi, berkat pertumbuhan pekerjaan yang sangat baik pada bulan itu. Laporan tersebut harus mengkonfirmasi kemajuan ekonomi yang baik.
  7. Keputusan Fed: Kamis, 02:00 WIB. Ini adalah keputusan tingkat terakhir yang diketuai oleh Janet Yellen, tepat sebelum Jay Powell menggantikannya. Keputusan tingkat suku bunga ini tidak disertai dengan konferensi pers maupun perkiraan baru dan the Fed sepertinya tidak akan menaikkan suku bunga pada saat ini. Kenaikan suku bunga kemungkinan akan terjadi pada bulan Maret ketika Powell akan membuat keputusan perdananya dan juga akan mengadakan konferensi pers. Pernyataan pertemuan bulan Januari masih penting: update pandangan tentang pertumbuhan dan inflasi setelah pasar menerima angka terbaru.
  8. ADP Non-Farm Payrolls AS: Kamis, 20:15 WIB. Laporan ADP merupakan data perubahan pekerjaan sektor swasta yang tidak selalu berkorelasi dengan baik dengan data resmi dari BLS. Untuk bulan Desember, perusahaan di AS melaporkan ada lonjakan 250K pekerjaan namun NFP keluar di bawah ekspektasi. Kita bisa melihat revisi terhadap data tersebut sekarang namun pasar akan tetap fokus pada angka baru untuk bulan Januari. Diperkirakan ada kenaikan pekerjaan di sektor swasta sebanyak 191K.
  9. ISM Manufacturing PMI AS: Kamis, 22:00 WIB. Petunjuk kedua untuk NFP adalah indeks manajer pembelian ISM yang berpandangan ke depan pada sektor manufaktur. Pada bulan Desember, data keluar di kisaran 59,7 poin di atas ekspektasi dan mencerminkan pertumbuhan yang kuat. Sekarang diperkirakan data akan dirilis di 59.
  10. US Non-Farm Payrolls: Jumat, 20:30 WIB. Perekonomian Amerika hanya memperoleh 148K pekerjaan pada bulan Desember, di bawah rata-rata ~ 200K, dan di bawah ekspektasi. Meski begitu, data ini masih merupakan kenaikan posisi yang sehat. Kekecewaan yang lebih besar berasal dari sektor upah, yang tertahan di 2,5% meskipun meningkat 0,3% pada bulan Desember. Tingkat pengangguran tetap 4,1%. Headline NFP diperkirakan akan menunjukkan kenaikan dari 184K pekerjaan, tingkat pengangguran tetap di 4,1% dan rata-rata penghasilan per jam naik 0,3% sekali lagi.

Tinjauan Teknikal

USD/JPY

Secara umum, pergerakan mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berusaha melakukan rebound ke atas. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di antara resistan 109.35 – 110.08 maka cari sinyal SELL yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 108.27- 106.45. Tetapi jika resistan 110.08 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 111.21.

EUR/USD

Bias mingguan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi dan berkonsolidasi di area support. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga kembali bergerak ke bawah atau tertahan di sekitar support 1.23064 – 1.23942 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.25364 – 1.27664. Waspadai, jika support 1.23064 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.21642.

USD/CHF

Bias mingguan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area support. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Waspadai, jika harga masih bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 0.94222 – 0.95052 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.92877 – 0.90702. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus resistan 0.95052 maka ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.96397.

GBP/USD

Bias pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi ke area support. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga tertahan kuat di sekitar support 1.40309 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.43434 – 1.46559. Sebaliknya jika support 1.40309 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.38377.

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.80144 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju area 0.81337 – 82530. Tetapi, jika support 0.80144 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.79406.

NZD/USD

Bias mingguan pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang terkoreksi dan berkonsolidasi di area support. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak bertahan kuat di sekitar support 0.73100 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.74347 – 0.75594. Tetapi, jika harga menembus support 0.73100 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.72330.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1340.07 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1365.89 – 1391.71. Sebaliknya jika support 1340.07 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1324.11.

Analisa Forex Mingguan : 22 – 29 Januari 2018

Dolar tertekan ketika ancaman shutdown pemerintah dan data perumahan AS dirilis ketika komentar beberapa pejabat Fed pada umumnya tetap bernada bullish terhadap perekonomian. China mungkin akan melakukan diversifikasi pada Treasuries AS dimana ada potensi pasar akan melihat koreksi, terutama pada pergerakan USD/JPY. Dari zona Eropa, pejabat ECB mencoba untuk membahas mata uang euro yang menguat sangat parsial. Inflasi Inggris dirilis seperti yang diharapkan ditambah beberapa ketenangan di bagian depan Brexit yang membantu menstabilkan mata uang pound. Di Kanada, dewan gubernur bank sentral telah menaikkan suku bunga namun loonie masih tetap terikat pada kekhawatiran NAFTA.

Berikut adalah sorotan untuk minggu ini :

  1. Keputusan tingkat suku bunga jepang: Selasa pagi. Bank of Japan baru-baru ini memicu “tarikan gelombang kecil” di pasar obligasi Jepang. Di antara negara maju, Jepang memiliki kebijakan moneter yang paling akomodatif. Kondisi inflasi yang masih terlalu rendah sehingga membuat BOJ lebih memilih mempertahankan nilai tukar yang rendah untuk yen selama mungkin. BoJ cenderung akan mempertahankan program pembelian obligasi dan tingkat bunga negatif tidak berubah.
  2. Existing home sales AS: Rabu, 22:00 WIB. Penjualan rumah yang ada terdiri dari bagian terbesar dari transaksi real estat. Angka tersebut mengalahkan ekspektasi dalam tiga bulan terakhir dan mencapai tingkat tahunan sebesar 5,81 juta di bulan November. Pasar akan mendapatkan data untuk bulan Desember. Diperkirakan akan ada tekanan kecil sampai 5,72 juta.
  3. Laporan inflasi Selandia Baru: Rabu, 04:45 WIB. Selandia Baru merilis laporan inflasi hanya sekali per kuartal dan membuat setiap publikasi memiliki dampak yang luar biasa terhadap RBNZ dan NZD / USD. Pada Q3, inflasi naik sebesar 0,5%. Meski begitu, inflasi sepertinya tidak terkendali. Pasar akan menerima data untuk Q4 dan untuk keseluruhan tahun 2017. Diperkirakan ada peningkatan yang lebih moderat sebesar 0,4%.
  4. Keputusan suku bunga Eropa : Kamis, 19:45 WIB, konferensi pers pukul 20.30 WIB. Bank Sentral Eropa telah mengumumkan pada bulan Oktober bahwa program QE akan berjalan setidaknya sampai September 2018. Presiden ECB Mario Draghi membiarkan pintu terbuka untuk pembelian obligasi lebih lanjut di luar bulan September, dengan kondisi ketidaksepakatan beberapa anggota Dewan Gubernur yang bernada lebih hawkish. Risalah rapat dari pertemuan bulan Desember menunjukkan lebih banyak optimisme mengenai ekonomi dan kemungkinan adanya perubahan dalam komunikasi. Dengan latar belakang ini, Draghi kemungkinan akan menahan diri untuk melakukan pengumuman besar dengan membiarkan pintu terbuka untuk memperpanjang program di luar bulan September.
  5. Penjualan Rumah Baru AS: Kamis, 22:00 WIB. Sementara kebanyakan transaksi dilakukan di tangan kedua, penjualan baru memicu aktivitas ekonomi lebih banyak dan juga berkorelasi dengan ekonomi yang lebih luas. Penjualan tahunan melonjak sebanyak 733K di bulan November. Diperkirakan ada penurunan signifikan ke 676K.
  6. PDB Inggris: Jumat, 16:30 WIB. Perekonomian Inggris dipastikan melambat pada 2017 setelah membaik pada tahun 2016. Ekonomi Inggris tertinggal di belakang negara maju lainnya dalam tiga kuartal pertama tahun 2017. Pasar akan melihat data untuk Q4 dan data keseluruhan untuk tahun 2017. Diperkirakan ada kenaikan 0,4% .
  7. PDB AS: Jumat, 20:30 WIB. Perekonomian AS terbangun dari pola pertumbuhannya yang lamban dan tumbuh di atas 3% di Q2 dan di Q3. Menurut data yang telah dipublikasikan untuk Q4, pasar akan melihat tingkat pertumbuhan yang sama di kuartal terakhir. Diperkirakan untuk Q4 tetapi di 3%.
  8. Pesanan barang tahan lama AS: Jumat, 20:30 WIB. Penjualan barang tahan lama masuk ke data PDB. Pada bulan November, data pesanan utama meningkat sebesar 1,3% namun pesanan inti turun sebesar 0,1%. Pasar sekarang akan mendapatkan data untuk bulan Desember, namun agak dibayangi oleh laporan PDB yang akan dilepaskan secara bersamaan. Pesanan diproyeksikan akan naik 0,9% dan pesanan inti sebesar 0,6%.

program referral, program afiliasi, afiliate program

Tinjauan Teknikal

USD/JPY

Secara umum, pergerakan mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berada dalam fase konsolidasi di area support. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke atas dan bertahan di antara resistan 111.40 – 112.15 maka cari sinyal SELL yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 110.18 – 108.96. Tetapi jika resistan 112.15 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 113.37.

USD/CHF

Bias pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang mencoba rebound dengan menguji area resistan. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Waspadai, jika harga masih bergerak ke atas dan tertahan di sekitar resistan 0.97260 – 0.96530 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.95347 – 0.94164. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus resistan 0.97707 maka ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.98443.

EUR/USD

Bias mingguan, pergerakan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga kembali bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 1.20703 – 1.21163 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.23219 – 1.24775– 1.24396. Waspadai, jika support 1.20703 ditembus maka ada potensi EUR/USD akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.19147.

GBP/USD

Bias pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area resistan. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga tertahan kuat di sekitar support 1.36430 – 1.37580 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.39441 – 1.41302. Sebaliknya jika support 1.36430 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.34569.

AUD/USD

secara umum, pergerakan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang mencoba rebound. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.78952 – 0.79496 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju area 0.80376 – 0.81256. Tetapi, jika support 0.78952 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.78072.

NZD/USD

Secara umum, pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang berkonsolidasi. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.72113 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.73295 – 0.74477. Tetapi, jika NZD/USD menembus support 0.72113 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.71382.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1322.02 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1344.53 – 1358.45. Sebaliknya jika support 1322.02 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1308.10.

Analisa Forex Mingguan : 15 – 19 Januari 2018

Dolar tertekan terhadap seluruh mata uang utama pada minggu kedua 2018. Apakah masih akan tetap berada di bawah tekanan pada minggu ini ?

Pasar akan menunggu rilis data perumahan dan kepercayaan konsumen dari AS, GDP China. Berita yang mengatakan bahwa China akan memperlambat atau menghentikan pembelian Treasuries AS telah mengirim dollar bergerak turun. Dolar AS turun lebih tajam lagi pada akhir minggu ini, meski laporan inflasi AS sedikit membaik.

Euro juga menguat setelah pertemuan ECB sementara pound tetap stabil meskipun data ekonomi bernada mengkhawatirkan dari Inggris.

Berikut adalah sorotan untuk minggu yang akan datang.

  1. Laporan Inflasi Inggris : Selasa, 16:30 WIB. Kenaikan inflasi Inggris paling menonjol di antara negara-negara maju. CPI tahunan terus melampaui ambang batas 3% pada bulan November. Kenaikan inflasi tersebut telah memicu kenaikan suku bunga di bulan November, namun BOE nampaknya enggan melakukan pengetatan tambahan mengingat ketidakpastian akibat Brexit dan perlambatan ekonomi. Diperkirakan ada penurunan kecil menjadi 3%.
  2. Indeks Manufaktur Empire State AS : Selasa, 13:30 WIB. Ini adalah laporan awal tentang sektor manufaktur, untuk bulan Januari 2018. Diperkirakan indeks akan berada di 18,5.
  3. Keputusan suku bunga Kanada : Rabu, 22:00 WIB. Bank of Canada diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya, dari 1% menjadi 1,25%. Dalam keputusan suku bunga sebelumnya, sepertinya Dewan Gubernur dan timnya berada dalam jeda yang panjang setelah normalizing rates kembali ke 1% pada pertengahan 2017.
  4. Laporan pekerjaan Australia: Kamis, 07:30 WIB. Australia mendapatkan penguatan yang sangat baik dalam sektor pekerjaan sebanyak 61.6K di bulan November, setelah naik tipis di bulan Oktober. Tingkat pengangguran masih tetap di 5,4%. Diperkirakan ada kenaikan tipis dari sektor pekerjaan 15,2K dengan tingkat pengangguran masih di 5,4%.
  5. PDB China: Kamis, 09:00 WIB. China adalah negara ekonomi terbesar kedua di dunia dan perkembangan pertumbuhan ekonominya berdampak pada seluruh dunia. Perhatikan juga bahwa China juga akan merilis data output industri. Diperkirakan data akan tertekan kecil hingga 6,7%.
  6. Data perumahan AS: Kamis, 20:30 WIB. Izin mendirikan bangunan dan housing starts pada tingkat tahunan berada di 1,3 juta pada bulan November. Kedua data tersebut mengalahkan perkiraan dengan mencapai tingkat tertinggi baru. Data yang positif membantu dollar pada saat itu. Izin bangunan diproyeksikan turun menjadi 1,29 juta sementara hosuing starts diperkirakan turun menjadi 1,27 juta unit.
  7. Persediaan Minyak Mentah: Kamis, 23:00 WIB. Persediaan minyak mentah telah jatuh dalam 8 minggu terakhir dan berkontribusi terhadap kenaikan harga minyak, bahkan saat sulingan tidak terlalu terlihat banyak beraktifitas. Harga minyak mencapai level tertinggi, seringkali ada korelasi terbalik antara harga minyak dan greenback.
  8. Sentimen konsumen AS: Jumat, 22:00 WIB. Rilis data sentimen konsumen oleh University of Michigan akan menjadi perhatian ketika konsumen sedikit kurang percaya diri dalam dua bulan terakhir, dengan indeks mencapai 95,9 poin pada akhir Desember. Publikasi awal untuk bulan Januari memberi kita gambaran pertama di tahun 2018. Perhatikan bahwa konsumsi tidak selalu berkorelasi baik dengan kepercayaan konsumen. Diperkirakan data akan dirilis menjadi 97,2.

program referral, program afiliasi, afiliate program

Tinjauan Teknikal

USD/JPY

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/JPY

Secara umum, pergerakan mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan jika diperhatikan saat ini harga terus berada dalam tekanan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke atas dan bertahan di antara resistan 111.62 – 112.30 maka cari sinyal SELL yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 110.56 – 108.83. Tetapi jika resistan 112.30 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 113.37.

USD/CHF

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang menguji area support. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Waspadai, jika harga masih bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.97252 – 0.97707 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.96516 – 0.95235. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus resistan 0.97707 maka ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.98443.

EUR/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal, prediksi forex hari ini, EUR/USD

Bias mingguan, pergerakan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang menguji area resistan. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga kembali bergerak ke bawah dan tertahan di antara support 1.20386 – 1.21162 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.22391 – 1.24396. Waspadai juga, jika support 1.20386 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.19147.

GBP/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, GBP/USD

Bias mingguan, pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang menguji area resistan. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan kuat di support 1.35702 – 1.36403 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.37536 – 1.39370. Sebaliknya waspadai jika support 1.35702 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.34569.

AUD/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, AUD/USD

Bias mingguan, pergerakan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang melakukan penetrasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.78654 – 0.79014 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju area 0.79596 – 0.80538. Tetapi, jika support 0.78654 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.78072.

NZD/USD

Analisa Forex, Analisa forex hari ini, analisa teknikal forex, prediksi forex hari ini, NZD/USD

Secara umum, pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang menguji area resistan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.71514 – 0.72006 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.72803 – 0.74902. Tetapi, jika harga menembus support 0.71514 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.70717.

EMAS

Analisa Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Cara Investasi Emas, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas, XAU/USD

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang menguji area resistan. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1320.58 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1344.53 – 1368.48. Sebaliknya jika support 1320.58 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1306.78.

Analisa Forex Mingguan : 8 – 12 Januari 2018

Awal tahun 2018, dolar masih tetap berada di bawah tekanan walaupun tidak benar-benar tertekan. Akankah dollar akan terus tertekan? Angka inflasi dan penjualan ritel AS akan menjadi data penting di minggu kedua pada tahun ini.

Berikut data data ekonomi yang dirilis dan diperkirakan bisa menjadi menggerakkan pasar minggu ini :

  1. Pidato John Williams, Selasa, 01:35 WIB. Presiden Fed San Francisco akan berpidato dalam sebuah panel tentang inflasi di Washington. Williams tidak akan berbicara pada topik yang sangat relevan untuk dolar tetapi kemungkinan akan mengungkapkan kekhawatiran tentang kenaikan upah yang lambat? Apakah pernyataan tetap optimis seperti biasanya?
  2. JOLTS Job Openings AS : Selasa, 22:00 WIB. Merupakan data jumlah lowongan pekerjaan yang dilihat oleh the Fed, sehingga data ini akan menjadi penting meski terjadi lag. Setelah menunjukkan ada 6 juta lowongan pekerjaan tahunan di bulan November, dan diperkirakan ada kenaikan kecil menjadi 6,05 juta.
  3. Persediaan Minyak Mentah AS : Rabu, 22:30 WIB. Harga minyak menjadi lebih penting karena lonjakan harga yang terjadi baru-baru ini. Penting juga untuk dicatat bahwa ada korelasi terbalik antara harga minyak dan dolar. Keuntungan lebih lanjut pada harga minyak akan menyiratkan tekanan lebih lanjut pada greenback. Laporan persediaan mingguan adalah penggerak untuk harga minyak.
  4. Pertemuan ECB Eropa : Kamis, 19:30 WIB. Bank Sentral Eropa akan memulai untuk mengurangi skema pembelian obligasi pada bulan Januari, menurut sebuah keputusan yang dibuat pada bulan Oktober. Namun, masih ada perbedaan di antara anggota ECB mengenai kondisi inflasi yang masih rendah. Pada pertemuan Desember, Draghi berusaha untuk menekan mata uang euro lebih melemah tetapi masih gagal. Risalah pertemuan ini dapat mengungkapkan kemana arah angin bertiup mengenai potensi QE.
  5. PPI AS: Kamis, 20:30 WIB. Harga produsen kadang-kadang dilihat sebagai “inflasi” tetapi kenaikan baru-baru ini tidak membuat harga konsumen naik lebih tinggi. PPI telah naik sebesar 0,4% di bulan November dan diperkirakan ada kenaikan 0,2%. PPI inti diperkirakan akan naik ke kisaran 0,2%.
  6. Pidato William Dudley, Kamis, 03:30 WIB. Presiden New York Fed akan berbicara dimana pandangannya sering mencerminkan pandangan Ketua Fed Janette Yellen. Sedangkan, calon ketua Fed Jay Powell selalu memilih konsensus, jadi ada kemungkinan pemikiran Dudley juga mencerminkan pendapat Ketua yang akan memimpin.
  7. CPI AS: Jumat, 20:30 WIB. The Fed masih terlihat khawatir dengan kondisi inflasi yang rendah, walaupun pertumbuhan PDB yang dirilis optimis dan kenaikan lapangan kerja yang kuat, mambawa model ekonomi mengarah ke harga yang lebih tinggi. Pada bulan November, CPI naik sebesar 0,4% namun CPI inti dirilis hanya 0,1% dan bukan untuk pertama kalinya. Pasar akan mendapatkan laporan terakhir kondisi inflasi untuk tahun 2017 dan jika CPI inti yang masih tetap terjebak. CPI dan CPI inti diperkirakan akan naik 0,2%.
  8. Penjualan Ritel AS: Jumat, 20:30 WIB. Ekonomi Amerika berfokus pada konsumsi sehingga membuat laporan ini menjadi penggerak. Data inflasi semakin penting ketika penjualan ritel masih akan bergerak di pasar meski dirilis bersamaan. Pada bulan November, volume penjualan meningkat sebesar 0,8% sementara penjualan inti melonjak sebesar 1%. Apakah orang Amerika telah melakukan banyak belanja Natal? Penjualan ritel utama diprediksi meningkat sebesar 0,5% sementara penjualan inti diperkirakan akan berada di + 0,4%.

program referral, program afiliasi, afiliate program
Tinjauan Teknikal

USD/JPY

Secara umum, pergerakan mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi sideways tetapi jika diperhatikan saat ini harga sedang melakukan fase rebound dengan bergerak ke atas. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan bertahan di antara support 112.52 – 112.81 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 113.29 – 113.76. Tetapi jika support 112.52 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 112.04.

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Waspadai, jika harga masih bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.97805 – 0.98313 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.96984 – 0.96163. Sebaliknya, waspadai jika USD/CHF menembus resistan 0.98313 maka ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.99134.

EUR/USD

Bias mingguan, pergerakan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga kembali bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 1.18709 – 1.19637 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.1.20877 – 1.22217. Waspadai juga, jika support 1.18709 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.17369.

GBP/USD

Bias mingguan, pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan kuat di support 1.34383 – 1.35046 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.36120 – 1.37194. Sebaliknya waspadai jika support 1.34383 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.33309.

AUD/USD

Bias mingguan, pergerakan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang tertahan di area resistan. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.77273 – 0.77831 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju area 0.78736 – 0.79641. Tetapi, jika support 0.77273 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.76368.

NZD/USD

Secara umum, pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang menguji area resistan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.70411 – 0.70960 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.71847 – 0.72734. Tetapi, jika harga menembus support 0.70411 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.69624.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahan di area resistan. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1272.88 – 1293.10 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1325.85 – 1358.60. Sebaliknya jika support 1272.88 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1240.13.

Dua Fakta Tak Terelakkan Dalam Forex Trading

Ada dua fakta yang tak terelakkan dalam forex trading, namun sayangnya tidak banyak yang menyadari dua fakta ini. Padahal jika Anda benar-benar mengingat dua hal ini maka Anda akan memiliki kemampuan psikologis untuk menanggulangi kegalauan pasca loss.

Apa saja dua hal itu? Ini dia:

  1. Hal Tak Terduga Bisa Terjadi Kapan Saja

Ini fakta. Hadapi saja. Sebesar apa pun usaha Anda dalam melakukan analisa, secanggih apa pun teknik analisa yang Anda pergunakan, Anda tidak akan bisa benar-benar yakin serratus persen bahwa pasar akan bergerak persis seperti yang Anda inginkan. Akuilah.

Pasar selalu menemukan cara untuk mengejutkan Anda, dalam arti positif maupun negatif. OK, kita tidak akan membahas kejutan positifnya karena semua orang pasti akan bahagia jika mendapatkan kejutan yang positif dari pasar. Yang kita bicarakan adalah kejutan dalam bentuk pergerakan yang berlawanan dengan kehendak Anda, mungkin dilatarbelakangi oleh intervensi bank sentral, atau mungkin salah seorang gubernur bank sentral utama entah karena angin apa mengeluarkan pernyataan yang dovish. Siapa tahu?

Sebagai contoh, masih ingatkah Anda dengan kejadian di bulan Januari 2015, ketika Swiss National Bank memberi “kejutan” pada pasar dengan menghapus patokan kurs Swiss franc  terhadap euro? Belum lagi kalau kita membicarakan bencana alam, atau jika seandainya Korea Utara tiba-tiba meluncurkan rudal nuklir ke arah Amerika Serikat. Kim Jong Un tidak mungkin akan menggelar konferensi pers dulu sebelum menyerang musuhnya kan?

Hal-hal tak terduga seperti ini bisa menimbulkan gejolak pasar dan sangat-sangat kecil kemungkinannya Anda akan mengetahui hal itu akan terjadi meskipun Anda sangat detil dalam memperhatikan grafik, kalender ekonomi dan memantau berita setiap saat.

  1. Trading Adalah Bentuk Nyata Teori Peluang

Ada dua hal penting dalam “memainkan” teori peluang dalam forex trading :

Pertama, Anda harus “memastikan” bahwa posisi yang akan Anda ambil searah dengan trend yang sedang berlangsung.

Kedua, Anda harus menyadari bahwa tetap ada kemungkinan harga akan bergerak berlawanan dengan posisi yang Anda ambil, meskipun berdasarkan riset peluang bahwa posisi yang Anda ambil akan membuahkan profit – katakanlah – sebesar 70%. Artinya, ada 30% peluang bahwa posisi Anda akan berakhir dengan kerugian. Untuk itulah pembatasan resiko diperlukan.

Contoh kasusnya, katakanlah Anda melihat bahwa GBPUSD saat ini  bergerak di kisaran 1.00000. Anggaplah level tersebut – berdasarkan analisa – merupakan level support yang kuat sekaligus level support psikologis.

Anda sudah menyadari bahwa tidak mungkin Anda bisa 100% yakin GBPUSD akan mengalami rebound, tetapi pada saat yang sama Anda bisa memperkirakan bahwa peluang untuk rebound (bullish) saat itu lebih besar daripada peluang bearish karena level 1.00000 itu adalah strong support.

Dalam situasi seperti ini, tidak terlalu penting apakah Anda akan untung atau rugi, karena Anda sangat paham bahwa keputusan yang Anda ambil betul-betul berdasarkan kemungkinan.

Anda mungkin akan mengalami kerugian dan itu tidak akan menjadi masalah berarti bagi Anda, karena toh Anda sudah menyadari kemungkinan tersebut. Mungkin juga Anda akan mendapatkan keuntungan, yang tentu memang Anda harapkan.

Jadi, apa pun kondisi yang akan Anda dapati, tidak akan menjadi masalah yang terlalu berarti. Kalau untung, ya syukur. Kalau rugi, Anda akan move on dengan mudah.

Mengapa bisa move on dengan mudah?

Karena sejak awal Anda sudah membatasi resiko. Anda menempatkan stop loss dengan baik serta membatasi volume transaksi dengan menyesuaikan jumlah lot berdasarkan perhitungan position sizing. Anda sudah punya trading plan yang matang. Anda sudah siap untuk segala kemungkinan.

Jika Anda sudah siap untuk menerima segala kemungkinan, tidak akan ada hal yang bisa membuat Anda terlalu kecewa.

Jadi, jangan pernah lupakan tips yang kami bagikan ini agar Anda senantiasa bisa trading forex tanpa dihantui rasa kecewa yang terlalu dalam.

Analisa Forex Mingguan : 2 – 5 Januari 2018

Risalah pertemuan Fed dan rilis data Non-Farm Payrolls AS akan menjadi penggerak harga dan membuat volume perdagangan meningkat. Dolar AS mengalami penyesuaian portofolio di akhir tahun 2017 ketika respons “sell the fact” terus berlanjut karena persetujuan reformasi tagihan pajak. Keyakinan konsumen yang melemah, klaim pengangguran dan berita ekonomi lainnya yang tidak terlalu bagus tidak membantu pergerakan greenback.

Berikut data data ekonomi yang dirilis dan diperkirakan bisa menjadi menggerakkan pasar minggu ini :

  1. PMI Manufaktur ISM AS: Rabu, 22:00 WIB. Survei sektor manufaktur ini akan menjadi petunjuk pertama untuk data Non-Farm Payrolls yang akan dirilis pada hari Jumat. Pada bulan November, indikator pembelian manajer mencapai 58,2 poin, jauh di atas batas 50 poin yang memisahkan kondisi kontraksi dari ekspansi. Diperkirakan indeks akan 58,3.
  2. Pertemuan FOMC AS: Kamis, 02:00 WIB. Pertemuan ini adalah notulen dari keputusan the Fed untuk bulan Desember ketika suku bunga dinaikan seperti yang diharapkan. Risalah rapat dapat mengungkapkan seberapa banyak FOMC khawatir pada kondisi inflasi yang masih rendah.
  3. PMI Services Inggris: Kamis, 16:30 WIB. Sektor jasa sejauh ini adalah sektor terbesar ekonomi Inggris dan data ini biasanya dapat memicu sedikit volatilitas. Pada bulan November, indeks dirilis mengecewakan dengan kembali turun menjadi 53,8 poin sehingga menggambarkan pertumbuhan moderat. Diperkirakan ada peningkatan kecil hingga 54,1.
  4. ADP Non-Farm Payrolls AS: Kamis, 20:15 WIB. Laporan ADP untuk pekerjaan sektor swasta biasanya keluar pada hari Rabu, tetapi kali ini sedikit berbeda karena liburan Tahun Baru. Laporan untuk November dirilis sesuai dengan harapan dengan kenaikan 190 ribu pekerjaan dan berkorelasi dengan baik dengan pertumbuhan pekerjaan sektor swasta menurut laporan resmi. Diperkirakan ada keuntungan dari sektor pekerjaan menjadi 192K.
  5. Inflasi zona-eropa: Jumat, 17:00 WIB. Laporan inflasi awal untuk bulan Desember memberikan gambaran umum tentang kondisi tahun 2017 dan akan berdampak pada keputusan ECB di akhir bulan ini. Pada bulan November, CPI mencapai 1,5%, yang sama dengan bulan-bulan sebelumnya dengan tidak terlalu jauh dari target ECB di kisaran 2% atau sedikit di bawah. Melemahnya data CPI inti yang masih tetap tertahan di 0,9%. CPI diperkirakan akan turun menjadi 1,4% sementara CPI inti akan naik menjadi 1%.
  6. Non-Farm Payrolls AS: Jumat, 20:30 WIB. Laporan pekerjaan untuk bulan Desember juga mungkin akan melihat kondisi tahun 2017, yang telah melihat kenaikan yang cukup solid dimana rata-rata pendapatan per jam hampir tidak beranjak di 2,5%. Laporan NFP untuk bulan November menjadi 228K. Tingkat pengangguran tetap berada di level terendah di kisaran 4,1%. NFP diperkirakan akan menjadi 189K dan tingkat upah naik sebesar 0,3%. Tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap tidak berubah sebesar 4,1%.
  7. Laporan pekerjaan Kanada: Jumat, 20:30 WIB. Pasar kerja Kanada mengalami kondisi optimis pada bulan November menjadi 79,5K dan tingkat pengangguran turun menjadi 5,9%. Diperkirakan ada penurunan posisi menjadi 2.5K dengan tingkat pengangguran diperkirakan akan naik menjadi 6%.
  8. PMI Non-Manufaktur ISM AS: Jumat, 22:00 WIB. Laporan ISM kedua lebih penting karena berkaitan dengan sektor jasa yang lebih besar. Diperkirakan ada kenaikan kecil hingga 57,8.

Tinjauan Teknikal

USD/JPY

Pergerakan mingguan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang tertekan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga bergerak ke atas dan bertahan di sekitar resistan 112.90 – 113.17 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 112.46 – 112.01. Tetapi jika resistan 113.17 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 113.62.

USD/CHF

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang menguji area support. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Waspadai, jika harga masih bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.97994 – 0.99430 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada area 0.97290. Sebaliknya, waspadai jika harga menembus resistan 0.99430 maka ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.99134.

EUR/USD

Bias mingguan, pergerakan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang menguji area resistan. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga kembali bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 1.18954 – 1.19447 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.20243 – 1.21532. Waspadai juga, jika support 1.18954 ditembus maka ada potensi EUR/USD akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.18158 dan merubah bias mingguan menjadi bearish.

GBP/USD

Bias mingguan, pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga masih melakukan penetrasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan kuat di support 1.34118 – 1.34618 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju area 1.34257 – 1.36736. Sebaliknya waspadai jika support 1.34418 ditembus, karena ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.33309 dan merubah bias mingguan menjadi bearish.

AUD/USD

Pergerakan mingguan, AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang melakukan penetrasi ke atas. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.77150 – 0.77632 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju area 0.78418 – 0.79678. Tetapi, jika support 0.77150 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju area pada kisaran 0.76368.

NZD/USD

Secara umum, pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini jika diperhatikan harga sedang menguji area resistan. Waspadai, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.70172 – 0.70573 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.71221 – 0.72772. Tetapi, jika harga menembus support 0.70172 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.69524.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang mencoba menguji resistan. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1273.07 – 1287.12 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1309.85 – 1346.63. Sebaliknya jika support 1273.07 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1260.34.