Analisa Forex Mingguan : 31 – 4 Agustus 2017

US Dollar sedang menyusut dan sempat mencetak posisi terendah 13 bulan terhadap mata uang utama, tertekan lebih rendah oleh ketidakpastian politik yang terus berlanjut di Washington dan keraguan mengenai apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini.

Indeks telah turun sekitar 2,2% sejauh bulan ini dan turun sekitar 9% untuk tahun ini. Dolar tetap berada dalam tekanan setelah data pada hari Jumat menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS lebih cepat pada pertumbuhan upah kuartal kedua dan inflasi tetap lamban.

Prospek inflasi yang tertekan telah menimbulkan keraguan apakah Fed akan dapat mempertahankan rencana kenaikan suku bunga ketiga tahun ini. Untuk minggu ini pasar menunggu beberapa data penting seperti data kebijakan moneter dari BoE serta data Non Farm payroll yang akan dirilis akhir pekan nanti.

Berikut data data ekonomi penting yang dirilis yang diperkirakan bisa menggerakkan pasar minggu ini :

RBA Rate Statement: Selasa, 07:30 WIB. RBA akan merilis suku bunga acuan bulanannya. Bank telah menahan suku bunga 1,50% sejak Juli 2016, dan tidak ada perubahan yang diharapkan untuk kali ini

UK Manufacturing PMI: Selasa, 15:30 WIB. Indeks telah melambat selama dua data terakhir, namun terus menunjukkan ekspansi. Pembacaan bulan Juni sebesar 54,3 dibawah harapan, dan sedikit perubahan yang diharapkan pada bulan Juli.

AU Trade Balance: Rabu, 08:30 WIB. Surplus perdagangan Australia meningkat menjadi A $ 2,47 miliar di bulan Mei, dengan mudah mengalahkan estimasi A $ 1,00 miliar. Perkiraan untuk Juni diperkirakan surplus A $ 1,77 miliar.

UK Construction PMI : Rabu, 15:30 WIB. Indeks merosot ke 54,8 di bulan Juni, lebih rendah dari perkiraan 55,0 poin. Perkiraan untuk Juli mencapai 54,2 poin.

RBA Monetary Policy Statement: Kamis, 08:30. Pernyataan ini dilepaskan setiap tiga bulan. Analis akan menyisir laporan tersebut, mencari petunjuk terkait kebijakan moneter RBA di masa depan.

AU Retail Sales : Kamis, 08:30 WIB. Penjualan Eceran adalah ukuran utama belanja konsumen, dan harus diperlakukan sebagai penggerak pasar. Pada bulan Mei, indikator melambat menjadi 0,6%, mengalahkan estimasi 0,2%. Indikator ini diperkirakan akan turun hingga 0,2% di bulan Juni.

UK Monetary Policy Summary : Kamis, 18:00 WIB. Laporan bulanan ini membahas prospek ekonomi bank dan bisa memberi petunjuk tentang pergerakan moneter di masa depan

UK Official Bank Rate: Kamis, 18:00 WIB. BoE diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di 0,25%, di mana telah dipatok sejak Juli 2016. Perkiraan untuk pemungutan suara pada pertemuan terakhir adalah 3-0-5 (tiga anggota yang mendukung kenaikan, lima di antaranya mendukung tidak ada perubahan).

Tinjauan Teknikal :

GBPUSD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan GBPUSD untuk minggu ini masih dalam tekanan Bullish meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan Support di area 1.30178 – 1.30712 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi harga kembali rebound hingga kisaran 1.31042 – 1.31575. Sebagai alternatif perhatikan jika Resistance dikisaran 1.31575 pecah karena berpotensi mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.32108 – 1.32705. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.30178 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu menjadi Bearish dan menekan harga lebih lanjut hingga kisaran 1.29315 – 1.29484.

——

EURUSD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan EURUSD minggu ini menunjukkan Bullish meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan Support di area 1.16742 – 1.17130 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi harga kembali rebound hingga kisaran 1.17369 – 1.17757. Sebagai alternatif perhatikan jika Resistance dikisaran 1.17757 pecah karena berpotensi mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.18145 – 1.18578. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.16742 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan harga lebih lanjut hingga kisaran 1.16115 – 1.16503.

——

USDCHF

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Pergerakan USDCHF minggu ini menunjukkan Bullish meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan Support di area 0.95793 – 0.96351 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi harga kembali rebound ke atas hingga kisaran 0.97256. Sebagai alternatif perhatikan jika Resistance dikisaran 0.97256 pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.97815 – 0.98440. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.95793 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan harga lebih lanjut hingga kisaran 0.94888 – 0.95447.

—–

USDJPY

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Pergerakan USDJPY minggu ini menunjukkan Bearish meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan Resistance di area 111.018 – 111.462 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi harga kembali rebound ke bawah hingga kisaran 110.300. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 110.300 pecah karena berpotensi menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 109.360 – 109.856. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 111.462 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat harga lebih lanjut hingga kisaran 112.180.

—-

AUDUSD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias pergerakan AUDUSD minggu ini menunjukkan Bullish meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan Support di area 0.78937 – 0.79583 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi harga kembali rebound ke atas hingga kisaran 0.79989 – 0.80646. Sebagai alternatif perhatikan jika Resistance dikisaran 0.80646 pecah karena berpotensi mengangkat AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.81303 – 0.82037. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.78927 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan harga lebih lanjut hingga kisaran 0.77864.

——

NZDUSD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias NZDUSD minggu ini menunjukkan tekanan Bullish meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan Support di area 0.73740 – 0.74438 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi harga kembali rebound ke atas hingga kisaran 0.74869 – 0.75567. Sebagai alternatif perhatikan jika Resistance dikisaran 0.75567 pecah karena berpotensi mengangkat NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.76265 – 0.77045. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.73740 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan harga lebih lanjut hingga kisaran 0.72611 – 0.73309.

—–

XAUUSD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias XAUUSD minggu ini menunjukkan tekanan Bullish meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan Support di area 1254.05 – 1260.48 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi harga kembali rebound ke atas hingga kisaran 1264.46 – 1270.89. Sebagai alternatif perhatikan jika Resistance dikisaran 1270.89 pecah karena berpotensi mengangkat XAUUSD lebih lanjut hingga kisaran 1277.32 – 1284.52. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1254.05 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan harga lebih lanjut hingga kisaran 1243.63 – 1250.06.

Analisa Forex Mingguan : 24 – 28 Juli 2017

Dolar AS tertekan selama satu minggu dan membuat pergerakan yang signifikan di beberapa mata uang. Terlepas keputusan the Fed pada minggu ini, rilis data kepercayaan konsumen, PDB, dan barang tahan lama akan menjadi sorotan para pelaku pasar.

Kegagalan Partai Republik Senat untuk mengeluarkan kebijakan tagihan kesehatan yang baru telah memicu USD terjatuh dan kejadian politik Donald Trump. Berita tersebut memicu signifikan aksi jual USD yang signifikan.

Berikut adalah data penting pada minggu ini :

  1. Existing Home Sales AS : Senin, 21:00 WIB. Sebagian besar transaksi rumah adalah rumah bekas. Pada tingkat tahunan pada bulan Mei terlihat sebesar 5,62 juta. Diperkirakan untuk bulan Juni akan silde ke 5,59 juta.
  2. CB Consumer Confidence AS : Selasa, 21:00 WIB. Angka CB telah mencapai 118,9 poin di bulan Juni. Diperkirakan ada penurunan hingga 116,2 poin.
  3. CPI Australia : Rabu, 08:30 WIB. Australia merilis data inflasi resmi hanya sekali per kuartal, dan membuat setiap data dirilis akan membuat pergerakan yang signifikan. Headline dan ukuran inflasi meningkat sebesar 0,5% pada Q1 2017. Inflasi headline diperkirakan akan naik ke 0,4% sementara inflasi inti diperkirakan akan bertahan pada laju yang sama sebesar 0,5%.
  4. Prelim GDP Inggris : Rabu, 15:30 WIB. Tingkat pertumbuhan pada paruh kedua tahun 2016, tepat setelah Referendum UE, masih tetap menguat. Pada tahun 2017 ada penurunan yang signifikan hanya 0,2%. Tanda untuk Q2 masih belum cukup menjanjikan. Diperkirakan tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi sebesar 0,3%.
  5. New Home Sales AS : Rabu, 21:00 WIB. Tepat sebelum the Fed membuat keputusan, maka data ini akan menjadi indikator yang menarik. Penjualan rumah baru berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Bulan Mei terlihat berakselerasi ke 610K. Diperkirakan ada peningkatan kecil hingga 615K .
  6. FOMC Statement AS : Kamis, 01:00 WIB. Apakah inflasi yang rendah masih bersifat sementara? Ini merupakan pertanyaan utama yang ingin didengar oleh para pelaku pasar. Dalam keputusan suku bunga sebelumnya, the Fed menaikkan suku bunga menjadi 1-1,25%. Tidak ada perubahan yang diharapkan pada saat ini. Pasar akan menganalisis setiap kata dalam pernyataan tersebut.
  7. Core Durable Goods Orders AS : Kamis, 19:30 WIB. Pesanan untuk barang tahan lama turun 0,8% di bulan Mei, sementara penjualan inti naik 0,3%. Order inti mencerminkan investasi, yang akan dilihat oleh Fed untuk melihat pertumbuhan di masa depan. Order diprediksi akan melonjak 3,2% sementara order inti diekspektasikan akan naik sederhana sebesar 0,4%.
  8. GDP AS: Jumat, 19:30 WIB. Pertumbuhan GDP AS untuk Q2 2017 diperkirakan akan menunjukkan kenaikan ketika perekonomian AS bertumbuh sebesar 1,6% pada tahun 2016 dan 1,4% pada Q1 2017. Diperkirakan ada bouncing tingkat pertumbuhan ke 2,5%.
  9. GDP Kanada : Jumat, 19:30 WIB. Kanada merilis angka GDP sekali per bulan, yang memungkinkan pengamatan ekonomi lebih dekat. Pertumbuhan yang kuat baru-baru ini terlihat mendorong kenaikan suku bunga. Secara bulanan, ekonomi bertumbuh sebesar 0,2% di bulan April dan untuk bulan Mei diperkirakan akan berada di 0,2%.

Analisa Teknikal

EUR/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia Secara umum, pergerakan EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahan di resistan. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish. Waspadai, jika harga bergerak ke bawah dan bertahan di sekitar support 1.14893 – 1.16633 maka cari sinyal bullish yang terkonfirmasi valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.16831 – 1.18029. Perhatikan juga, jika support 1.1.14893 ditembus akan ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.13695.

GBP/USD

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pada grafik 4 jam-an GBP/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan kuat di support 1.29303 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi GBP/USD akan bergerak ke atas menuju area 1.30503 – 1.31244. Tetapi jika area 1.29303 ditembus, maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support 1.

USD/JPY

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Secara umum, USD/JPY berada dalam kondisi bearish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang berada di area support. Perhatikan, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke atas dan bertahan di resistan 112.18 – 113.06 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 110.75. Tetapi jika resistan 113.06 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 114.48.

USD/CHF

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area support. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Waspadai. jika harga tertahan di resistan 0.95373 – 0.95992 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi USD/CHF bergerak ke bawah menuju support pada area 0.94372 – 0.93371. Waspadai juga, jika harga menembus resistan 0.95992 maka ada kemungkinan akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.96993.

NZD/USD

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pada grafik 4 jam-an NZD/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berada dalam fase koreksi. Perhatikan, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar support 0.73359 – 0.73822 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju area 0.74570 – 0.75318. Tetapi, jika harga menembus support 0.73359 maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju area pada kisaran 0.72611.

AUD/USD

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias mingguan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga menembus resistan 0.79874 maka ada peluang akan bergerak ke ats menuju resistan 0.81464 tetapi jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.77301 – 0.78284 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan 0.79874 – 0.81464. Tetapi, waspadai jika support 0.77301 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju kisaran 0.75711.

EMAS

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

 

Harga emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area resistan. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1237.03 – 1124.68 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1257.02 0 – 1277.01. Sebaliknya jika support 1224.68 ditembus, maka ada kemungkinan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1204.69.

Minyak Mentah Berpotensi Turun (Lagi)?

Harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) telah mengalami penurunan sekitar 13 persen dalam satu tahun terakhir ini, masih dilatarbelakangi oleh kekhawatiran kelebihan pasokan minyak dunia. Ini juga berarti bahwa upaya OPEC untuk mendongkrak kembali harga minyak melalui program pemangkasan produksi belum terlalu berhasil.

Menurut data COT (Commitments of Traders) yang disediakan oleh CFTC (Commodity Futures Trading Commission), posisi short di bulan Juni telah meningkat hampir dua kali lipat. Dengan demikian posisi net long atas kontrak berjangka minyak mentah mencapai angka terkecil sejak Agustus 2016. Nah, data market positioning seperti ini sering dipergunakan sebagai “indikator” bahwa ada kemungkinan banyak pelaku pasar yang akan “tergoda” untuk membuka posisi long alias beli.

program referral, program afiliasi, afiliate program

Memang harga minyak kemudian sempat mengalami rebound dari kisaran $43/barrel yang dicapai di tanggal 10 di bulan ini, sejalan dengan data COT tersebut di atas. Akan tetapi penguatan tersebut juga dilatarbelakangi oleh menurunnya jumlah produksi dari beberapa titik pengaboran minyak. Meskipun demikian, ternyata produksi minyak Amerika Serikat (AS) mengalami peningkatan yang berpotensi akan menahan penguatan harga minyak.

Dalam survey terakhir yang diadakan CNBC, sekitar setengah (lebih sedikit) dari jumlah responden yang berpendapat bahwa Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) telah kehilangan kemampuan untuk mengontrol pasar. Mereka juga berpendapat bahwa ada kemungkinan harga minyak mentah akan kembali ke kisaran $40 per barrel. Sementara itu ada 60 persen responden berpendapat bahwa OPEC sepertinya akan terus berupaya untuk mendongkrak harga minyak.

Tinjauan Teknikal

minyak mentah, crude oil

Sekarang mari kita lihat fakta teknikalnya.

Dari chart (daily) yang saya tampilkan di atas, kita bisa melihat bahwa sejak Januari 2017 harga minyak cenderung bergerak dalam downtrend. Beberapa kali harga sempat “piknik” ke atas MA 20 dan 50 di chart daily, namun tidak bertahan terlalu lama dan kembali turun.

Sementara itu harga sudah melakukan pull-back ke area resistance yang berada di kisaran 45.84-48.18 (perhatikan area yang diberi highlight kuning pada chart). Terlihat pula pola bearish divergence pada stochastic daily.

Jadi, fakta-fakta teknikalnya adalah sebagai berikut:

  1. Harga minyak mentah dalam downtrend sejak Januari 2017
  2. Harga minyak saat ini berada di area resistance
  3. Bearish divergence terlihat

Maka berdasarkan penampakan teknikal tersebut, ada kemungkinan harga minyak mentah akan kembali mengalami penurunan menuju kisaran $44.39 per barrel hingga $42.04 per barrel.

Akan tetapi kami sarankan untuk berhati-hati jika ternyata harga minyak mampu tembus ke atas $49.63 per barrel, sebab hal tersebut berpotensi akan diikuti oleh pergerakan bullish untuk jangka panjang dengan potensi menuju kisaran $51.98 hingga $54.33 per barrel.

Laporan Khusus: Sampai di Mana Penguatan Euro?

Sejak awal tahun 2017 kita bisa melihat bahwa euro berhasil menguat terhadap USD bahkan hingga menyentuh level tertinggi dalam 13 bulan. Apakah penguatan euro ini akan berlanjut? Bagaimana peluang yang bisa Anda manfaatkan dalam forex trading?

Rally harian EUR/USD yang terakhir terjadi pada tanggal 11 Juli 2017, dilatarbelakangi oleh pelemahan USD yang salah satunya disebabkan oleh skandal email putra sulung Presiden Donald Trump yang memperlihatkan bahwa ia berterima kasih pada bantuan Rusia saat kampanye presiden ayahnya di tahun lalu.

Pantauan Teknikal

euro, EUR/USD

Rally EURUSD telah terjadi bahkan sejak pekan pertama tahun 2017. Penguatan euro terus terjadi hingga kembali mencapai area resistance di kisaran 1.14600-1.17150. Secara teknikal, area resistance tersebut terbentuk dari pergerakan sebelumnya yang tercatat mulai Mei 2015, Agustus 2015 hingga pergerakan antara Maret-April 2016.

Kita bisa melihat juga bahwa pergerakan chart mingguan (weekly) secara umum berada dalam kondisi sideways sejak Maret 2015. Berdasarkan pergerakan tersebut, rally terakhir terjadi dari area support di kisaran 1.05200-1.03400 sejak permulaan tahun 20117.

Saat ini EURUSD berada di area resistance seperti yang disebutkan di atas. Jika saat ini kita memperhatikan chart weekly, terlihat bahwa indikasi jenuh beli (overbought) telah diperlihatkan oleh stochastic dan CCI.

Jadi, fakta-fakta teknikalnya adalah:

  1. EURUSD berada di area resistance tahunan
  2. Indikasi overbought terlihat dari stochastic dan CCI chart weekly

Maka dari itu secara teknikal ada kemungkinan euro akan melemah terhadap USD apabila stochastic dan CCI mingguan berhasil mengonfirmasi sinyal jual. Dengan kata lain, ada kemungkinan EURUSD akan bergerak bearish untuk jangka panjang.

program referral, program afiliasi, afiliate program

Ke Mana Targetnya?

Secara teknikal, target penurunan EURUSD untuk jangka panjang berdasarkan analisa teknikal di atas adalah kisaran 1.10250, dengan catatan jika sinyal bearish terkonfirmasi di chart weekly.

Euro bahkan berpotensi terus melemah ke kisaran 1.05200 jika berhasil tembus ke bawah 1.10250.

Meskipun demikian, skenario bearish ini akan gagal jika harga justru berhasil tembus ke atas 1.17150. Jika penembusan yang terjadi valid, hal tersebut akan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga kisaran 1.20350-1.24000.

Analisa Forex Mingguan : 17 – 21 Juli 2017

Saat ini, dolar AS berada pada bayang bayang-bayang isu-isu politik dan kebijakan moneter. Kondisi Donald Trump yang masih berada dalam tekanan politik dan penyataan Janet Yellen yang mengungkapkan kekhawatiran atas inflasi telah menyisakan ruang untuk spekulasi. Data inflasi yang masih lemah, ditambah melemahnya penjualan eceran di AS menjadi sorotan pelaku pasar.

Dolar Kanada kembali menguat cukup tajam setelah dewan gubernur bank sentral menaikkan suku bunga. Demikian juga, Poundsterling menguat karena laporan pekerjaan yang dirilis sedikit lebih baik dari perkiraan di tengah pesan yang bercampur dari BOE.

Berikut adalah data penting pada minggu ini :

  1. Laporan inflasi Inggris: Selasa, 15:30 WIB. Jatuhnya pound merupakan efek dari Brexit sehingga membuat harga konsumen semakin mahal. Inflasi Inggris menonjol dan lebih tinggi di antara negara maju. Dengan pertumbuhan upah yang berjalan di bawah kenaikan harga telah membuat standar kehidupan menurun. Diperkirakan CPI akan meningkat sebesar 2,9%.
  2. Data perumahan AS: Rabu, 19:30 WIB. Izin bangunan naik dan berada di kisaran 1,17 juta di bulan Mei, sementara itu perumahan turun menjadi 1,09 juta. Angka-angka itu sering mengejutkan karena membuat data yang berbeda atau saling mengimbangi. Izin bangunan diperkirakan akan meningkat menjadi 1,20 juta dan perumahan baru akan menjadi 1,16 juta.
  3. Persediaan minyak mentah: Rabu, 21:30 WIB. Persedian minyak mingguan turun tajam dalam rilis data terakhir, namun pasokan sedang melimpah. Indikator tersebut berpotensi akan menggerakkan dolar Kanada.
  4. Laporan pekerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Laporan sektor pekerjaan Australia naik menjadi 42K di bulan Meidan menyebabkan tingkat pengangguran turun menjadi 5,5%. Diperkirakan ada kenaikan tipis sebesar 15,3K dan tingkat pengangguran diprediksi akan mencapai 5,6%.
  5. Keputusan suku bunga Jepang: Kamis, konferensi pers pukul 13.30 WIB. Bank of Japan melanjutkan kebijakan baru-baru ini untuk mempertahankan yield obligasi 10 tahun di sekitar 0%. Meskipun tidak ada perubahan kebijakan oleh Kuroda, tetapi penilaian terbaru tentang ekonomi dan terutama inflasi (tetap sangat rendah), akan menjadi sangat menarik.
  6. Keputusan suku bunga ECB: Kamis, keputusan pukul 18.45 WIB, konferensi pers pukul 19.30 WIB. Dalam keputusan suku bunga terakhirnya di bulan Juni, ECB menggambarkan risiko yang menjadi bahan pertimbangan dengan tidak lagi menyebutkan pilihan untuk menurunkan suku bunga dalam forward guidance. Setiap pernyataan tentang inflasi dan pertumbuhan akan menjadi positif untuk euro.
  7. Indeks Manufaktur Fed Filly AS: Kamis, 19:30 WIB. Indikator untuk sektor manufaktur diterbitkan sangat awal pada bulan Juli dan pada bulan Juni, data tersebut mengalahkan ekspektasi dengan 27,6 poin. Diperkirakan data akan jatuh ke 23,8.

Analisa Teknikal

EUR/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias mingguan EUR/USD terlihat dalam kondisi bullish walaupun saat ini harga sedang tertahan di area resistan. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 1.13295 – 1.13670 maka cari sinyal bullish yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju kisaran 1.14884 – 1.16098. Waspadai juga, jika ternyata support 1.13295 ditembus dimana ada kemungkinan harga akan tertekan dengan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.12457.

GBP/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi setelah melakukan pergerakan rally. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Waspadai jika GBP/USD bergerak ke bawah dan tertahan kuat di sekitar support 1.29259 maka cari sinyal buy yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.31127 – 1.32282. Tetapi jika support 1.29259 ditembus, maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.28104.

USD/JPY

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Pada grafik 4 jam-an, pergerakan USD/JPY berada dalam tekanan bearish dan jika diperhatikan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Waspadai, indikator stochastic sedang berpotensi berada dalam kondisi bullish dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas. Oleh karena itu, perhatikan resistan 113.63 dan cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 112.26 – 111.40. Tetapi jika resistan 113.63 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 114.48.

USD/CHF

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias mingguan, pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berada dalam kondisi sideways. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Perhatikan. jika harga tertahan di support di 0.95952 – 0.96223 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju kisaran 0.96932 – 0.97930. Waspadai jika harga menembus support 0.95952 dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.95514.

NZD/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi. Perhatikan, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.72833 maka cari sinyal buy yang valid di sekitar area tersebut dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju area 0.73668 – 0.74306. Tetapi, jika support 0.72833 ditembus maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.71998.

AUD/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area resistan. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.76711 – 0.77328 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan 0.78328 – 0.79328. Tetapi, jika support 0.76711 ditembus maka ada kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.75711.

EMAS

Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Trading Emas Online, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas

Pergerakan emas pada grafik 4-jam berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan rebound dengan bergerak ke atas. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1238.09 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1217.46 – 1204.69. Hati – hati jika resistan 1238.09 ditembus, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1258.74.

NZDUSD Kembali Terkoreksi Uji Support

Waktunya Beli Emas (Lagi)?

Harga emas mungkin memang sedang berada di bawah tekanan seiring sentimen “risk-on” di sektor pasar modal dan naiknya suku bunga. Meskipun demikian, cukup banyak analis yang berpendapat bahwa ada kemungkinan harga emas akan mengalami recovery karena logam mulia tersebutlah yang benar-benar bisa memberikan “perlindungan” terhadap resiko.

Saat artikel ini mulai ditulis, harga emas saat diperdagangkan di kisaran $1217 per troy ounce. Sejak 6 Juni 2017, harga emas terlihat mengalami penurunan hingga kisaran $1204 per troy ounce, yang merupakan level terendah sejak 16 Maret 2017. Dari sudut pandang analisa fundamental, ada beberapa faktor yang menyebabkan pelemahan tersebut, salah satunya adalah kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve yang kemudian ternyata menambah sentimen positif untuk USD. Akibatnya, harga logam mulia yang nota bene dalam denominasi USD pun mendapat tekanan.

Meskipun demikian, laju inflasi Amerika Serikat  (AS) berpotensi memberikan keuntungan tersendiri bagi harga emas, mengingat emas hingga saat ini masih dipandang sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi.

Nitesh Shah, seorang analis komoditi di ETF Securities, berpendapat bahwa inflasi AS berpotensi terus melaju hingga ke atas dua persen. Plus, ketegangan AS-Korea Utara masih berlangsung. Hal ini akan memberikan peluang bagi harga emas untuk kembali pulih setidaknya hingga akhir tahun 2017.

Posisi Para Investor

Menurut UBS, posisi transaksi para pelaku pasar saat ini mendukung untuk recovery harga emas. Posisi Net long – yang artinya para investor masih berkeyakinan bahwa harga emas masih akan bergerak naik – pada emas telah mengalami penurunan sebesar 53%, atau 12 juta troy ounce, dalam empat pekan terakhir. Sementara posisi net short – yang mana investor berkeyakinan harga akan turun – telah mengalami peningkatan.

Jangan tertipu, kondisi ini justru berpotensi membatasi “kekuatan jual” pasar. Kondisi ini berpotensi membuat pasar beranggapan bahwa harga telah mengalami penurunan yang signifikan dan berpikir bahwa mungkin inilah saat yang tepat untuk membeli.

Waktunya Beli?

Harga emas cenderung akan kembali naik ketika sektor lain dianggap buruk. Performa terbaik harga emas biasanya adalah ketika bank-bank sentral kehilangan kepercayaan dari para investor (pelaku pasar) atas langkah-langkah kebijakan yang mereka ambil.

Sebagai contoh, harga emas dan perak (terlepas dari flash crash yang terjadi baru-baru ini) kemungkinan akan mengalami peningkatan signifikan jika European Central Bank (ECB) dan bahkan mungkin Bank of England (BoE) mengikuti langkah Federal Reserve (Fed) memangkas stimulus.

Bagaimana potensi pergerakan harga emas dari sudut pandang analisa teknikal?

Harga Emas, trading emas, investasi emas

Dari sisi analisa teknikal kita bisa melihat bahwa harga emas saat ini berada di area support jangka panjang di kisaran 1194.88-1218.73. Kita bisa melihat di chart Daily (D1) bahwa stochastic dan CCI cenderung memperlihatkan indikasi bullish. Ini berarti ada peluang bagi harga emas untuk mengalami rebound untuk jangka panjang.

Secara teknikal, selama harga emas bertahan di atas 1194.88 maka ada potensi rebound ke area resistance yang berada di kisaran $1245 hingga 1272.02 per troy ounce. Seandainya Anda membuka posisi sebesar 1 lot pada kontrak XAUUSD saat ini (harga berada di kisaran $1217 per troy ounce) maka resiko kerugian yang akan Anda hadapi hanya sebesar $2500 per lot, sedangkan potensi keuntungan Anda adalah sekitar $3000 hingga $5000 per lot.

Perbandingan potensi resiko dengan keuntungan (risk to reward ratio) saat ini cukup baik, asalkan Anda benar-benar memperhitungkan kekuatan modal dan menerapkan strategi risk management yang tepat. Untuk hal itu, tim Market Analyst FOREXimf.com siap membantu Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan analisa dan strategi lebih detil terkait peluang ini.

Misteri Jatuhnya Harga Perak

Tanggal 7 Juli 2017 ketika pasar Jepang belum lama dibuka, harga perak mengalami kejatuhan – yang disebut “flash crash– sejauh kira-kira 7 hingga 10 persen sebelum kemudian berhasil pulih dan mengalami rebound tajam mendekati harga sebelum tragedi itu terjadi. Ditengarai, ada yang melakukan transaksi jual pada kontrak futures perak senilai lebih dari $450 juta.

Harga perak sempat tertekan ke kisaran $14.34 sebelum kembali mengalami rebound.

Pernyataan tidak resmi dari sumber terkait mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan sebuah “kesalahan” dan mereka sedang “mengerahkan semua tenaga” untuk menyelesaikannya. Jika memang benar demikian, maka dugaan fat finger syndrome mungkin bisa dikesampingkan.

Ada pula kemungkinan bahwa aksi jual yang agresif tersebut – senilai $450 juta – dilakukan oleh pihak yang memang menginginkan harga perak jatuh. Mungkin ada hedge fund atau siapa pun yang memiliki posisi short pada kontrak perak sehingga posisi mereka itu berhasil meraup keuntungan yang besar.

Apa saja kemungkinannya?

Jatuhnya harga perak telah menjadi topik perdebatan yang hangat dalam beberapa hari terakhir pasca flash crash yang terjadi. Seperti biasa, muncul berbagai spekulasi – bahkan tuduhan – mengenai apa sebenarnya penyebab kejatuhan tersebut.

harga perak

Dugaan pertama adalah kemungkinan “fat finger syndrome sebagai penyebab. Fat finger adalah istilah yang dipergunakan ketika seseorang melakukan kesalahan input yang kemudian menyebabkan terjadinya transaksi yang keliru dalam jumlah besar. Biasanya kesalahan yang terjadi adalah memasukkan angka nol terlalu banyak.

Dugaan lain adalah terjadinya penurunan likuiditas yang terjadi secara tiba-tiba hingga memicu kepanikan (panic selling). Jika kita perhatikan, harga memang telah bergerak dalam range yang relatif tipis sejak tanggal 4 hingga 6 Juli. Hal ini dianggap bisa memupuk kekhawatiran bahwa perak telah menjadi aset yang tidak likuid sejak akuisisi JP Morgan baru-baru ini. Konon, ada yang mencurigai JP Morgan melakukan praktek yang melanggar undang-undang antimonopoli.

Teori stop loss order juga diajukan oleh sementara pihak sebagai pemicu kejadian luar biasa tersebut. Secara spesifik, tercapainya stop loss order secara cepat dalam beberapa kali dapat dengan mudah memperbesar efek sell-off, meskipun awalnya mungkin tidak memicu terjadinya pelemahan. Apalagi banyak trader komiditas di Amerika Serikat yang saat itu sedang berlibur saat itu, maka sangat mungkin mereka menerapkan strategi “set and forgetpada transaksi yang mereka lakukan.

Sebenarnya ada banyak kemungkinan yang berpotensi menjadi penyebab terhantamnya harga perak Jumat lalu, namun mungkin kita tidak akan bisa membahasnya satu per satu. Bahkan mungkin saja kejadian tersebut merupakan akibat dari kombinasi beberapa kemungkinan yang dibahas di atas.

Meskipin demikian, setidaknya saat ini harga perak terlihat mulai bergerak stabil sehingga akan menjadi lebih mudah dalam melakukan analisa terhadap pergerakan harga perak secara teknikal.

Analisa Forex Mingguan : 10 – 14 Juli 2017

Dolar adalah mata uang untuk harga minyak dan komoditas. Keputusan dan pernyataan pejabat Federal Reserve dan perkembangan ekonomi di AS berpotensi akan membuat gelombang pergerakan mata uang. Dolar AS sempat bergerak rally kuat menyusul terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS ketika Federal Reserve sudah memulai menaikkan suku bunga.

Stimulus fiskal yang dijanjikan presiden AS baru mendukung greenback dan diperkuat dengan pandangan optimis dari Chair’s Fed Janet Yellen. Namun, angin berubah pada tahun 2017 ketika “kekecewaan terhadap Trump” yang akhirnya melukai dolar. Skandal politik Trump telah mencapai titik didih di mana impeachment dapat dimungkinkan. Perekonomian AS tidak terlihat baik, dengan pertumbuhan buruk di Q1 tahun 2017.

Secara jangka pendek, pulihnya dolar AS terlepas dari reaksi lanjutan dari NFP AS telah membuat data lain seperti inflasi, data konsumsi, dan testimoni Janet Yellen akan menjadi perhatian pasar.

Berikut adalah data penting pada minggu ini :

  1. Testimoni Brainard di FOMC: Selasa, 23:00 WIB. Lael Brainard adalah anggota tetap di FOMC. Di masa lalu, dukungannya terhadap kenaikan suku bunga AS akan diberikan dalam bentuk konfirmasi kepada pasar. Apakah penyataan Brainard akan bernada skeptis terhadap inflasi atau tetap optimis ?
  2. Laporan pekerjaan Inggris: Rabu, 15:30 WIB. Inggris mempunyai tingkat pekerjaan yang tinggi ketika tingkat pengangguran mencapai 4,6% pada bulan April. Namun, sektor upah terjebak pada kisaran 2,1%, di bawah tingkat inflasi. Pada bulan Mei, klaim pengangguran yang dikenal dengan Claimant Count Change naik ke 7,3K. Diperkirakan pada bulan Juli akan ada kenaikan ke 10.4K.
  3. Testimoni Janet Yellen pada hari Rabu dan Kamis pukul 21:00 WIB. Ketua Fed akan bertemu dengan anggota parlemen AS untuk membicarakan kondisi ekonomi. Pasar ingin tahu apa langkah selanjutnya dari the Fed ketika asumsi yang paling umum adalah the Fed akan mulai mengurangi neraca pada bulan September dan menaikkan suku bunga sekali lagi pada tahun 2017. Pernyataan Yellen kemungkinan akan mempunyai dampak kepada pasar.
  4. Keputusan suku bunga Kanada: Rabu, 21:00 WIB. Stephen Poloz dan rekan-rekannya kemungkinan akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan bulan Juli, namun kenaikan suku bunga pada bulan Oktober juga akan menjadi pilihan. Perekonomian yang tumbuh dengan baik dan harga minyak stabil akan menjadi perhatian ketika kekhawatiran tentang pasar perumahan dan inflasi yang masih belum bergerak. Poloz akan bertemu dengan pers pukul 22.15 WIB.
  5. PPI AS: Kamis, 19:30 WIB. Harga produsen berfungsi sebagai pemanasan bagi harga konsumen dan akan berdampak pada data CPI di masa depan. Pada bulan Mei, inflasi masih tetap datar, seperti yang diharapkan. Core PPI naik 0,3%, mengalahkan ekspektasi. PPI diperkirakan akan tetap datar sedangkan Core PPI kemungkinan akan naik sebesar 0,2%.
  6. CPI AS: Jumat, 19:30 WIB. Walaupun inflasi turun, the Fed menyebut penurunan tersebut hanya sementara. Pada bulan Mei, CPI inti tahunan turun menjadi 1,7%, lebih dari yang diperkirakan. CPI diperkirakan akan naik 0,1% dan core CPI akan sebesar 0,2%.
  7. Penjualan Ritel AS: Jumat, 19:30 WIB. Konsumsi adalah kunci bagi ekonomi AS. Pada bulan Mei, penjualan turun 0,3%, jatuh jauh dari ekspektasi. Penjualan inti juga turun sebesar 0,3%, menunjukkan bahwa konsumen AS sedang ragu. Penjualan ritel dan penjualan inti diekspektasikan akan naik ke 0,2%.

Analisa Teknikal

EUR/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Pada grafik 4-jam, bias mingguan harga EUR/USD terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahandi area resistan. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 1.13197 maka cari sinyal bullish yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju kisaran 1.14444 – 1.15691. Waspadai juga, jika ternyata EUR/USD menembus support 1.13197 dimana ada kemungkinan harga akan tertekan dengan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 1.11950.

GBP/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Secara umum, pergerakan GBP/USD berada dalam kondisi bullish tetapi saat ini harga sedang terkoreksi ke area support. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika harga tertahan kuat di support 1.28603 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi GBP/USD akan bergerak ke atas menuju resistan 1.30287 – 1.31971. Tetapi jika support 1.28603 ditembus, maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.26919.

USD/JPY

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Pergerakan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish. Perhatikan indikator stochastic sedang berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Waspadai ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah dan perhatikan support 112.95 – 113.67 dan cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 114.83 – 115.55. Tetapi jika support 112.95 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 111.79.

USD/CHF

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias mingguan, pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase konsolidasi. Secara teknikal, indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Perhatikan. jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.96833 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.96018 – 0.95514. Waspadai jika harga menembus resistan 0.96833 dimana ada potensi USD/CHF akan bergerak ke atas menuju ke area 0.97649.

NZD/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias mingguan, pergerakan NZD/USD yang terlihat pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi di area support. Perhatikan, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi bullish. Jika harga tertahan di support 0.72530 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju area 0.73097 – 0.73447. Tetapi, jika support 0.72530 ditembus maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.71963.

AUD/USD

Forex, Trading Forex, Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

Bias mingguan pergerakan AUD/USD berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase konsolidasi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.76406 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju 0.75701 – 0.75162. Tetapi, jika resistan 0.76406 ditembus akan membuka kemungkinan harga bergerak ke atas hingga kisaran 0.77112.

EMAS

Emas, Trading Emas, Investasi Emas, Trading Emas Online, Investasi Emas Online, Grafik Harga Emas

Bias mingguan, pergerakan emas pada grafik 4-jam berada dalam kondisi bearish. Perhatikan, indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di resistan 1219.34 – 1226.87 maka cari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi emas akan kembali bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1187.47. Hati – hati jika resistan 1226.87 ditembus, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju area 1246.57.

Analisa Forex Mingguan : 3 – 7 Juli 2017

Banyak bank sentral mengekspresikan optimisme dan hawkishness pada kebijakan moneter yang diambil. Draghi berbicara tentang refleksi dan penghapusan stimulus sehingga mengirim EUR/USD ke level tertinggi dalam setahun. Carney berubah pikiran setelah hanya dalam satu minggu setelah berbicara akan menghapus stimulus. Dolar Kanada juga terus menguat, karena ekspresi hawkish ketika harga minyak terus naik. Bagaimana dengan kondisi dollar ? ketika inflasi yang terlihat mulai mendingin.

Laporan pekerjaan AS akan membuat harga bergerak di pasar. Dolar AS yang terus bergerak melemah di tengah retorika hawkish dari bank sentral yang akan memberikan petunjuk mengenai langkah-langkah pengetatan yang lebih ketat sebelum akhir tahun ini. Meningkatnya kekhawatiran tentang kemampuan Trump untuk melakukan kebijakan pertumbuhan ekonomi telah membebani dolar meskipun ada upaya kuat dari bank sentral.

Berikut adalah data penting pada minggu ini :

  1. PMI ISM AS : Senin, 21:00 WIB. Sektor manufaktur AS relatif masih tertekan ketika pada bulan Mei, indeks manajer pembelian ISM menunjukkan pertumbuhan yang stabil dengan skor 54,9 poin. Ini adalah petunjuk pertama untuk data Non-Farm pad hari Jumat.
  2. Keputusan tingkat suku bunga Australia: Selasa, 11:30 WIB. Reserve Bank of Australia telah mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah sejak turun menjadi 1,5% pada bulan Agustus di tahun lalu. Fokus pasar adalah pada pernyataan yang menyertainya. Mengingat penguatan Aussie yang terjadi baru-baru ini, Gubernur Lowe dan rekan-rekannya dapat mencoba untuk melemahkan mata uangnya.
  3. PMI PMI Inggris : Rabu, 15:30 WIB. Perekonomian Inggris bersandar pada sektor jasa. Setelah pada bulan Mei indikator naik menjadi 53,8 poin yang mewakili pertumbuhan sedang menghangat, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Inggris yang sedang buruk.
  4. Pertemuan FOMC AS : Rabu, 01:00 WIB. Ini adalah risalah dari keputusan bulan Juni, yang menghasilkan kenaikan suku bunga. Yellen mengungkapkan optimisme tentang ekonomi, sektor pekerjaan dengan mengabaikan inflasi.
  5. ADP Non-Farm Payrolls AS : Kamis, 19:15 WIB. Laporan ini biasanya dirilis pada hari Rabu, namun akan ditunda karena perayaan hari kemerdekaan 4 Juli. Laporan ADP untuk pekerjaan sektor swasta sangat positif di bulan Mei dengan menunjukkan lompatan sebanyak 253K pekerjaan, jauh lebih baik dari perkiraan.
  6. Klaim pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Barometer mingguan klaim pengangguran telah stabil di sekitar 240K dalam beberapa minggu terakhir. Ini adalah pengingat bahwa jumlah pengangguran terus menurun.
  7. ISM Non-Manufacturing PMI AS : Kamis, 21:00 WIB. Laporan untuk sektor jasa merupakan indikator yang sangat penting bagi NFP. Untuk bulan Mei, indikator turun dari 57,5 menjadi 56,9 dengan masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat di Amerika.
  8. Persediaan Minyak Mentah : Kamis, 21:30 WIB. Laporan akan ditunda pada hri Rabu hingga Kamis. Jumlah minyak yang tersimpan tidak turun sangat cepat. Hasil akhirnya adalah kenaikan kecil sebesar 0,1 juta. Hal ini terus menekan harga minyak. Terlepas dari dampak langsung pada dolar Kanada, dampaknya lebih luas terhadap greenback memungkinkan korelasi terbalik antara dolar dan harga minyak. Turunnya harga minyak dapat membantu dollar.
  9. Non-Farm Payrolls AS : Jumat, 19:30 WIB. Indikator upah tetap tak kalah pentingnya jika dibandingkan dengan pertumbuhan pekerjaan. Di bulan Mei, laporan dirilis sangat mengecewakan, namun the Fed menaikkan suku bunga ketika pekerjaan hanya naik ke 138K dengan pertumbuhan tahunan meningkat hanya 2,5%. Diperkirakan, ada kenaikan pekerjaan ke 175K dan pertumbuhan upah diperkirakan naik 0,3%. Tingkat pengangguran diekspektasikan akan tetap di level 4,3% yang terlihat bulan lalu.
  10. Laporan pekerjaan Kanada : Jumat, 19:30 WIB. Data ini, dirilis bersamaan dengan laporan pekerjaan AS. Pada tahun 2017, ekonomi Kanada memperoleh posisi lebih dari yang diharapkan dengan tingkat partisipasi meningkat. Laporan pekerjaan untuk bulan Mei diperkirakan akan ke 54.5K dan tTingkat pengangguran mencapai 6,8%.

Analisa Teknikal

GBP/USD

Bias mingguan, pergerakan GBP/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahan di area resistan. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi di area 1.29247 karena ada potensi pound akan menguat terhadap dollar dan bergerak ke atas menuju resistan 1.30287 – 1.31971. Tetapi waspadai jika support 1.29247 ditembus, maka hal tersebut akan membuka kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju support 1.28083 dan mengubah bias mingguan menjadi bearish.

EUR/USD

Bias mingguan, pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berpotensi berada dalam fase koreksi. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi bearish. Jika harga bergerak ke bawah maka perhatikan support di kisaran 1.13197 dengan mencari sinyal bullish yang valid di area tersebut dimana ada potensi akan bergerak ke kisaran 1.14444 – 1.15691. Waspadai juga, jika ternyata EUR/USD menembus support 1.13197 dimana ada kemungkinan harga akan tertekan dengan bergerak ke bawah menuju support 1.12426.

USD/JPY

Bias mingguan, pergerakan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish. Perhatikan indikator stochastic sedang berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Waspadai jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 111.34 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 112.91 – 114.48. Tetapi jika support 111.34 ditembus maka ada potensi USD/JPY akan bergerak ke bawah menuju support 110.37.

USD/CHF

Bias mingguan, pergerakan USD/CHF pada grafi k4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Jika harga bergerak ke atas dan tertahan di resistan 0.96330 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi akan bergerak ke kisaran 0.95514 – 0.94698. Waspadai jika harga bergerak ke atas dan menembus resistan 0.96330 dimana ada potensi akan menuju ke area 0.96833.

NZD/USD

Bias mingguan, pergerakan NZD/USD terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan fase koreksi. Perhatikan, indikator stochastic berpotensi sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.72832 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada peluang NZD/USD akan bergerak ke atas menuju area 0.73447 – 0.74062. Tetapi, jika support 0.72832 pecah, maka hal tersebut akan membuka kemungkinan harga bergerak ke bawah menuju area 0.72216.

AUD/USD

Secara umum, bias mingguan pergerakan AUD/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan fase koreksi. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga bergerak ke bawah dan tertahan di support 0.76439 maka cari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju 0.77112 – 0.77785. Tetapi, jika support 0.76439 pecah akan membuka kemungkinan bias mingguan berubah menjadi bearish dan membuat aussie bergerak ke bawah hingga kisaran 0.75767.

XAU/USD

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4-jam berada dalam kondisi bearish. Waspadai indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh jual. Jika harga emas bergerak ke atas dan tertahan di area 1246.72 – 1253.22 maka cari sinyal sell yang valid dimana ada potensi emas akan kembali berpeluang akan bergerak ke bawah ke kisaran 1236.21 – 1219.20. Hati – hati jika resistan 1253.22 ditembus, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas akan bergerak ke atas menuju area 1263.72.