Brexit: Article 50 Sudah Dieksekusi, Bagaimana Selanjutnya? (Part-2)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul Brexit: Article 50 Sudah Dieksekusi, Bagaimana Selanjutnya? (Part-1). Tulisan yang dibagi menjadi dua bagian ini membahas apa yang selanjutnya akan terjadi yang merupakan rangkaian Brexit dari mulai dijalankannnya Article 50 of Lisbon Treaty hingga akhir masa negosiasi selama dua tahun ke depan.

Apa Saja yang Akan Dibahas Dalam Negosiasi?

Surat yang ditulis oleh PM Theresa May kepada Presiden Dewan Eropa Donald Tusk antara lain berisi garis besar berikut:

  • Kita seharusnya berdiskusi satu sama lain secara konstruktif dan penuh rasa hormat, dalam semangat kerja sama
  • Kita seharusnya selalu mengedepankan kepentingan rakyat
  • Kita seharusnya bekerja sama untuk mencapai perjanjian yang komprehensif
  • Kita harus bekerja sama untuk meminimalisir gangguan dan sebisa mungkin memberikan kepastian
  • Kita harus memperhatikan hubungan yang unik antara Inggris dengan Irlandia dan pentingnya proses perdamaian di Irlandia Utara
  • Kita seharusnya memulai pembicaraan teknis tentang area kebijakan yang rinci sesegera mungkin, namun kita harus memprioritaskan tantangan yang terbesar
  • Kita seharusnya terus bekerja sama dan melindungi kepentingan Eropa

Inggris mengatakan bahwa perjanjian dagang harus menjadi bagian dari negosiasi, sementara perwakilan Uni Eropa beranggapan bahwa pembicaraan tersebut harus dibicarakan secara terpisah.

Isu lain yang mungkin akan dibicarakan adalah hal-hal yang terkait pengaturan keamanan lintas perbatasan, memindahkan agensi-agensi Uni Eropa yang memiliki kantor pusat di Inggris dan kontribusi Inggris untuk dana pension pekerja sipil Uni Eropa; dan itu adalah perjanjian yang menurut beberapa laporan bisa memakan biaya hingga 50 miliar poundsterling.

Pemerintah Inggris telah mempublikasikan laporan sebelum referendum di tahun 2016 tentang proses pengunduran diri dari Uni Eropa. Dalam laporan tersebut juga dipaparkan hal-hal yang bisa jadi akan diperdebatkan.

Siapa Saja yang Akan Melakukan Negosiasi?

Komisi Eropa telah membentuk satuan kerja yang dikepalai oleh Michel Barnier, yang akan bertanggung jawab untuk melakukan negosiasi dengan Inggris.

Dari pihak Inggris, secara umum tanggung jawab negosiasi ini akan ditangani oleh perdana menteri langsung, didukung oleh Department of Exiting the European Union yang dipimpin oleh David Davis.

Bagaimana Jika Tidak Terjadi Kesepakatan Dalam Dua Tahun?

Seperti yang digambarkan di infografis yang dimuat dalam tulisan sebelumnya, Inggris tetap akan keluar dari Uni Eropa dan hubungan dagangnya dengan negara-negara lain (khususnya anggota Uni Eropa) akan diatur sesuai dengan aturan yang berlaku di World Trade Organization.

Beberapa menteri berpendapat bahwa mungkin akan ada masa transisi segera setelah Inggris secara resmi keluar dari Uni Eropa.

Apakah Parlemen Juga Akan Bersuara?

Article 50 menyatakan bahwa setiap kesepakatan harus disetujui oleh Parlemen Eropa, namun tidak mengatur tentang persetujuan parlemen negara yang akan keluar tersebut.

Meskipun demikian, PM Theresa May mengatakan di bulan Januari lalu bahwa House of Commons dan House of Lords akan melakukan pemilihan suara atas kesepakatan yang dicapai. Parlemen Inggris akan mencermati kesepakatan yang diraih oleh pemerintah melalui debat parlementer, memilih komite kerja dan mengambil suara atas rencana undang-undang yang diajukan.

Selama proses negosiasi, Inggris akan tetap menjadi anggota Uni Eropa, tetapi tidak lagi memiliki hak untuk menjadi pimpinan di Dewan Eropa untuk berkonsentrasi pada proses Brexit. Pemilihan pimpinan Dewan Eropa sendiri dijadwalkan akan diakukan di paruh ke dua tahun 2017.

Apakah Sekarang Inggris Bisa Melakukan Negosiasi Dagang Dengan Negara Lain?

Tidak, karena biar bagaimanapun Inggris masih menjadi anggota Uni Eropa sehingga tidak bisa secara bebas melakukan negosiasi dagang dengan negara non-Uni Eropa lain.

Akan tetapi, akan tetap dimungkinkan untuk melakukan diskusi umum tentang perdagangan dan calon mitra dagang yang berminat terhadap proses negosiasi tersebut.

Brexit: Article 50 Sudah Dieksekusi, Bagaimana Selanjutnya? (Part-1)

Sembilan bulan setelah rakyat Inggris memutuskan melalui referendum bahwa Inggris harus keluar dari Uni Eropa (Brexit), Perdana Menteri Theresa May mengaktifkan mekanisme undang-undang yang akan merealisasikan hal tersebut, yaitu Pasal 50 Perjanjian Lisbon, atau yang biasa disebut Article 50 of Lisbon Treaty. Ia menandatangani sebuah surat yang memulai proses tersebut, yang kemudian diserahkan ke tangan Presiden Dewan Eropa Donald Tusk.

Kemudian PM May memberikan pernyataan di depan House of Commons, di mana ia berkata bahwa sekarang adalah waktunya Inggris bersatu.

Apa Yang Akan Terjadi?

Akan ada perundingan dengan para pejabat Uni Eropa. Namun pekerjaan berat yang sesungguhnya belum akan dimulai hingga Mei atau Juni, ketika negosiasi dengan negara-negara anggota Uni Eropa rencananya akan dimulai.

Perundingan-perundingan tersebut diperkirakan akan berakhir di musim semi tahun depan. Setelah itu, segenap elemen pemerintahan Inggris akan membicarakan kesepakatan-kesepatakan yang telah tercapai untuk memungut suara.

Kapan Persisnya Inggris Akan Keluar Dari Uni Eropa?

Berdasarkan Article 50, proses negosiasi boleh memakan waktu selama dua tahun. Itu pun hanya bisa dilanjutkan jika ada persetujuan dari mayoritas negara anggota Uni Eropa.

Jika tidak ada kesepakatan yang tercapai dalam tempo dua tahun maka Inggris secara otomatis akan keluar dari Uni Eropa dan semua perjanjian yang telah ada – termasuk akses ke pasar tunggal – tidak lagi berlaku bagi Inggris. Jika ternyata demikian kasusnya, maka Brexit secara resmi akan terjadi pada tanggal 29 Maret 2019.

Apa Itu Article 50?

Article 50 adalah aturan yang berlaku bagi negara anggota Uni Eropa yang berniat untuk keluar dari persekutuan tersebut. Pasal tersebut dibuat sebagai bagian dari Perjanjian Lisbon yang ditandatangani oleh semua negara anggota Uni Eropa yang kemudian menjadi hukum yang mengikat sejak tahun 2009. Sebelum adanya perjanjian tersebut, tidak ada mekanisme formal yang mengatur jika ada negara yang ingin keluar dari keanggotaan Uni Eropa.

Kesepakatan yang terjadi harus disetujui oleh “mayoritas yang kompeten” (72% dari anggota yang tersisa, merepresentasikan 65% populasi) dan didukung oleh Anggota Parlemen Eropa.

Anda bisa membaca teks lengkap Article 50 of Lisbon Treaty.

Bisakah Prosesnya Dihentikan?

Belum pernah ada negara yang keluar dari Uni Eropa dan Article 50 tidak secara eksplisit menyatakan apakah proses tersebut bisa dihentikan. Pemerintah Inggris tidak bisa memberikan pernyataaan legal atas isu ini.

Meskipun demikian, dalam pidatonya di depan House of Commons, Perdana Menteri Theresa May mengatakan bahwa “tidak akan ada jalan untuk kembali”.

Akan tetapi, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk mengatakan ia yakin bahwa Article 50 memungkinkan hal tersebut.

Diplomat kawakan Inggris, Lord Kerr juga setuju dengan Donald Tusk. Lord Kerr turut merumuskan Article 50 dan ia berkata dalam wawancara dengan BBC di bulan November 2016, “Anda bisa mengubah pikiran sementara proses berlangsung.” Tetapi Lord Kerr juga mengatakan bahwa ia tak yakin ada politisi Inggris yang ingin kembali.

Mengapa Harus Menunggu Lama?

PM Theresa May pada Oktober tahun lalu mengatakan bahwa ia secara resmi akan mengabari Dewan Eropa di akhir Maret 2017. Ia mengatakan bahwa ia tidak ingin terburu-buru memulai proses Brexit sebelum target-target yang diinginkan internal pemerintah Inggris sendiri belum disepakati.

brexit, article 50

Analisa Forex Mingguan : 24 – 28 April 2017

Dolar AS bergerak cukup lincah setelah mendapat support di saat Trump berada di dekat pemerintahan seratus hari pertamanya di Gedung Putih. Pemilu Presiden Perancis, keputusan suku bunga Jepang, suku bunga Eropa, GDP Inggris, AS akan membuat pergerakan mingguan cukup sibuk.

Dugaan serangan teroris di Paris sebelum putaran pertama Pemilu Presiden Prancis telah menempatkan masalah keamanan yang berpotensi akan mengubah peluang bagi dua kandidat presiden yang dapat membuat pemilih Marine Le Pen kehilangan tekanan.

Berikut data data penting pada minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan dapat menggerakkan harga di pasar :

  1. Iklim Bisnis Ifo Jerman : Senin, 15:00 WIB. Bisnis di Jerman melonjak pada bulan Maret ke tingkat tertinggi dalam hampir enam tahun, menunjukkan bahwa bisnis tidak terlalu memperhatikan proteksionisme Trump yang baru. Indeks iklim bisnis Jerman naik menjadi 112,3 menyusul kenaikan 111,1 di bulan Februari. Kenaikan ini didorong oleh sentimen yang membaik di bidang manufaktur, konstruksi dan ritel. Menurut angka tersebut, pertumbuhan tahunan diperkirakan akan mencapai 2% pada tahun ini.
  2. Keyakinan Konsumen AS : Rabu, 21:00 WIB. Keyakinan konsumen di AS naik tipis menjadi 125,6 di bulan Maret, mencapai tingkat tertinggi sejak Desember 2000, di tengah sikap positif terhadap kondisi saat ini. Kondisi bisnis naik menjadi 32,2% dari 28,2%. Selanjutnya, indeks berprospek akan optimis dalam jangka waktu pendek.
  3. Keputusan suku bunga Jepang : Kamis, Tentative. Bank of Japan telah mempertahankan kebijakan moneternya tidak berubah pada bulan Maret setelah Federal Reserve AS menaikkan tingkat suku bunga untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir. Meningkatnya sentimen proteksionis global dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS membuat Gubernur Haruhiko Kuroda akan melanjutkan kebijakan ultra-longgar dengan target suku bunga jangka pendek minus 0,1 dengan janji akan memandu yield obligasi pemerintah 10 tahun di sekitar nol persen untuk pembelian aset yang agresif. Kuroda menyatakan bahwa ekonomi akan terus membaik dan mengharapkan pertumbuhan akan berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.
  4. Keputusan suku bunga Eropa : Kamis, 18:45 WIB, Konferensi pers akan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Bank Sentral Eropa kembali mempertahankan kebijakan stimulus pada bulan Maret dan berniat untuk melakukannya setidaknya sampai akhir 2017. Namun, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa urgensi untuk pelonggaran lebih lanjut telah memudar ketika deflasi tidak lagi menjadi ancaman. Jerman yang merupakan negara ekonomi terbesar Eropa telah mengurangi skema pembelian obligasi 2,3 triliun euro sejak inflasi dan pertumbuhan telah menguat. Namun Draghi masih percaya bahwa risiko pertumbuhan masih tetap bergerak ke sisi negatif.
  5. Core Durable Goods Orders AS : Kamis, 19:30 WIB. Pesanan untuk barang tahan lama meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Februari dengan meningkat 1,7% setelah mengalami kenaikan 2,3% di bulan sebelumnya. Ini merupakan kenaikan keenam berturut-turut yang mengindikasikan meningkatnya permintaan domestik yang dapat memperluas pertumbuhan ekonomi AS dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu, pesanan inti tidak termasuk peralatan transportasi naik tipis 0,4% setelah mengalami kenaikan 0,2% di bulan Januari.
  6. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah pencari kerja baru telah meningkat di bulan April menjadi 244.000, menyusul kenaikan 234.000 di minggu sebelumnya. Analis memperkirakan klaim mencapai 241.000. Namun demikian, pasar tenaga kerja terus mendekati lapangan kerja penuh, dengan tingkat pengangguran pada level terendah 10 tahun di bawah 4,5%. Kenaikan ini dimungkinkan karena perbedaan waktu liburan musim semi dan Paskah. Klaim 4 week’s average turun sebanyak 4.250 menjadi 243.000.
  7. GDP Inggris : Jumat, 15:30 WIB. Perekonomian Inggris bertumbuh 0,6% pada kuartal terakhir 2016. Belanja konsumen yang kuat telah membuat pertumbuhan bertahan meskipun ada tekanan pada Brexit. Meski demikian, banyak analis yakin perlambatan akan terjadi pada tahun ini karena inflasi diperkirakan naik dua kali lipat di tahun ini sehingga akan mengurangi pengeluaran rumah tangga. Sektor jasa bertumbuh 0,8%, sementara produksi industri tetap datar dan konstruksi naik 0,1%.
  8. GDP Kanada : Jumat, 19:30 WIB. Perekonomian Kanada pada tahun ini bernada optimis ketika laporan GDP meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,3% dengan kenaikan 0,6% untuk bulan tersebut. Namun, Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz tetap berhati-hati mengatakan bahwa risiko ekonomi masih ada dalam bentuk proteksionisme AS.
  9. GDP AS : Jumat, 19:30 WIB. Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal terakhir 2016, gagal memenuhi ekspektasi dengan naik 2,1% dimana pertumbuhan tahunan masih berada di bawah 3% selama sebelas tahun berturut-turut. Tingkat ekspansi melambat dari 3,5% pada kuartal ketiga dan lebih rendah dari pertumbuhan 2,1% yang diperkirakan oleh analis. Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia akan meningkatkan ekonomi dengan kombinasi pemotongan pajak yang agresif, mengurangi peraturan dan meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk proyek publik.

Tinjauan Teknikal

GBP/USD

Secara umum, bias mingguan GBPUSD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi dengan potensi akan melakukan pergerakan bullish lanjutan. Skenario yang harus diperhatikan jika harga tertahan di support 127767 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas dengan target menyentuh resistan 1.29040 – 1.31100. Namun jika support 1.27767 ditembus maka ada potensi GBP/USD akan bergerak ke bawah menuju support 1.25708.

EUR/USD

Bias mingguan, EUR/USD berada dalam kondisi BULLISH dan saat ini harga sedang terkoreksi. Skenario yang harus diperhatikan adalah jika EUR/USD tertahan atau bergerak ke bawah ke sekitar area 1.07850 – 1.08361 maka cari sinyal BUY yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju resistan 1.09187 – 1.10524. Namun waspadai, jika support 1.07850 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BEARISH dan membuat harga bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1.06613.

AUD/USD

Bias mingguan, AUD/USD pada minggu ini berada dalam kondisi BEARISH. Waspadai karena saat ini harga sedang mendapatkan tekanan. Oleh karena itu perhatikan support di kisaran 0.75206 – 0.74719 karena ada potensi akan disentuh oleh pergerakan harga. Namun, jika resistan 0.75885 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BULLISH dan membuat AUD/USD bergerak ke atas menuju resistan di kisaran 0.76783.

NZD/USD

Bias mingguan NZD/USD berada dalam kondisi BULLISH. Melihat kondisi stochastic yang berpotensi sedang jenuh beli maka waspadai jika harga bergerak ke bawah menuju support 0.69964 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 0.70513 – 71062. Namun waspadai juga jika support 0.69864 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi BEARISH dan membuat NZD/USD bergerak ke bawah menuju support 0.69415.

USD/CHF

Bias mingguan, USD/CHF berada dalam kondisi BEARISH dan saat ini harga sedang melakukan fase rebound. Waspadai, jika harga begerak ke atas dan tertahan di resistan 1.00008 maka cari sinyal SELL yang valid di sekitar area tersebut dimana ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.98951. Namun waspadai jika resistan 1.00008 ditembus maka ada potensi USD/CHF akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 0.1.1064 dan mengubah bias mingguan menjadi BULLISH.

USD/JPY

Secara umum, bias mingguan USD/JPY berada dalam kondisi BEARISH dan saat ini harga sedang mendapatkan tekanan. Perhatikan jika harga terus bergerak ke bawah maka support 109.43 – 108.12 akan disentuh oleh pergerakan harga. Tetapi, jika resistan 110.75 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dimana USD/JPY akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 111.57.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas berada dalam kondisi BULLISH dan saat ini harga emas sedang terkoreksi. Perhatikan jika harga emas bergerak ke bawah dan tertahan di support 1267.49 maka cari sinyal buy yang valid di area terebut dimana ada potensi harga emas akan kembali rebound dengan bergerak ke atas hingga kisaran 1282.22 – 1295.39. Namun waspadai jika support 1267.49 ditembus maka ada potensi harga emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1252.77.

Analisa Forex Mingguan : 17 – 21 April 2017

Dolar melemah hingga perdagangan akhir minggu lalu ketika hari Paskah membuat beberapa pasar ditutup karena libur. Beberapa peristiwa ekonomi AS yang akan dirilis pada minggu ini berpotensi akan penentu pergerakan mata uang.

Pada minggu ini, sebagian besar peristiwa ekonomi AS dan pernyataan pejabat keuangan akan menjadi kunci pasar ketika indeks kondisi ekonomi AS melambung ke dekat level tertinggi di kisaran 115,2 tetapi turunnya harga konsumen AS menjadi 0,3% pada bulan Maret merupakan penurunan pertama sejak Februari 2016 dimana penyebab utama untuk musim gugur ini adalah penurunan tajam harga BBM. Kekecewaan lain juga terlihat ketika penjualan ritel jatuh ke 0,2% setelah mengalami penurunan di 0,3% untuk bulan Februari.

Namun, biar bagaimanapun arah angin telah berubah di tahun 2017 ketika Donal Trump gagal mendapatkan kesepakatan UU kesehatan sehingga membuat dolar terjatuh. Selain itu, the Fed terlihat masih tetap berhati-hati memberikan kebijakan setelah memberikan pernyataan “dovish.”

Apakah dollar akan melanjutkan pelemahannya ?

Berikut data data penting minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan bisa menggerakkan pasar :

  1. Pidato Haruhiko Kuroda : Senin, 13:15 WIB. Gubernur BOE Haruhiko Kuroda akan berbicara di Tokyo. Dalam pidato pada tanggal 24 Maret, Kuroda mengatakan Bank tidak akan menaikkan target imbal hasil surat utang jangka panjang meskipun meningkatnya tekanan dari suku bunga dari luar negeri. Selain itu, pelonggaran moneter bertujuan untuk mencapai target inflasi BOJ dari 2%. Namun, ekspektasi bahwa suku bunga jangka panjang akan terus meningkat menciptakan beberapa keraguan, apakah BOJ dapat mempertahankan kontrol dari imbal hasil surat hutang secara jangka panjang.
  2. Izin Bangunan AS : Selasa, 19:30 WIB. Data izin bangunan AS menurun lebih dari yang diharapkan pada bulan Februari, turun ke 6,2% ke tingkat tahunan menjadi 1,21 juta unit dari 1,29 juta unit pada bulan Januari. Rinciannya menunjukkan izin rumah keluarga tunggal melonjak ke level tertinggi sembilan tahunan sementara izin multi-keluarga terjun sehingga mengimbangi angka secara keseluruhan. Data perumahan AS terlihat mulai naik 3,0% ke tingkat tahunan menjadi 1.29 K untuk bulan Februari. Ini adalah angka tertinggi dalam empat bulan dengan peningkatan tahunan sebanyak 6,2%. Jumlah izin bangunan diperkirakan akan meningkat sebanyak 1,25 juta.
  3. Persediaan Minyak Mentah AS : Rabu, 21:30 WIB. Biro Administrasi Informasi Energi AS melaporkan persediaan minyak mentah sebanyak 2,2 juta barel untuk minggu 7 April, sehari setelah Arab Saudi mengumumkan pihaknya bersedia bergabung untuk memotong produksi. Para analis telah memperkirakan penurunan moderat sebanyak 100.000 barel. Harga minyak melonjak setelah AS memerintahkan serangan udara terhadap infrastruktur Suriah, diikuti oleh gangguan produksi dari ladang minyak terbesar Libya.
  4. Data inflasi Selandia Baru : Rabu, 05:45 WIB. Indeks harga konsumen dilaporkan naik 0,4% pada kuartal keempat 2016, mengalahkan perkiraan dengan kenaikan 0,3%. Biaya konstruksi yang tinggi, kenaikan harga energi, pengeluaran domestik yang lebih kuat dan permintaan untuk layanan telah mendorong indeks begrerak ke atas. Para ekonom memperkirakan RBNZ tidak akan mengubah kebijakan moneter pada tahun ini dan mengantisipasi kenaikan suku bunga di tahun 2018 setelah inflasi pulih ke 2%. CPI diperkirakan akan meningkat 0,8% pada kuartal pertama 2017.
  5. Indeks Philly Fed Manufacturing AS : Kamis, 19:30 WIB. Aktivitas manufaktur daerah Philadelphia dirilis melemah dari 43,3 pada bulan Februari dan menjadi 32,8 pada bulan Maret. Ekonom mengantisipasi bahwa penurunan akan lebih besar sebanyak 30 poin. Pesanan baru naik tipis menjadi 38,6 pada bulan Maret dibanding 38,0 pada bulan Februari, sementara indeks pengiriman meningkat menjadi 32,9 dari 28,6. Indeks kerja dirilis meluas menjadi 17,5 pada bulan Maret dari 11,1 pada bulan Februari yang mencapai level tertinggi sejak November 2014. Indeks manufaktur diperkirakan akan menurun ke 25,6 untuk bulan April.
  6. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun secara tak terduga dalam minggu yang berakhir 8 April dengan mencapai 234.000 yang menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja masih tetap kuat meskipun pertumbuhan pekerjaan hanya suam-suam kuku pada bulan Maret. Klaim tetap di bawah 300.000 untuk 110 minggu berturut-turut yang merupakan terpanjang sejak 1970 ketika pasar kerja masih jauh lebih kecil. Jumlah klaim baru diperkirakan akan mencapai 241.000 pada minggu ini.

Tinjauan Teknikal

GBP/USD

Secara umum, bias mingguan pergerakan GBPUSD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi NETRAL dengan potensi akan melakukan fase rebound sebelumnya. Skenario yang harus diperhatikan ketika harga bergerak ke bawah menuju support di area 1.24937 – 1.24691 dengan mencari sinyal buy yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas dengan target menyentuh resistan 1.25734 – 1.26531. Sebagai alternatif, perhatikan jika resistan 1.26734 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.26531. Namun jika support 1.24691 ditembus maka ada potensi GBP/USD akan bergerak ke bawah menuju support [ada kisaran 1.23648.

EUR/USD

Bias mingguan, pergerakan EUR/USD berada dalam kondisi bearish. Skenario yang harus diperhatikan pada minggu ini adalah dengan memperhatikan resistance di area 1.06975 dengan mencari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support 1.05692 – 1.04409. Namun waspadai, jika resistance 1.06975 ditembus maka ada potensi mengubah bias mingguan berubah menjadi bullish dan membawa EUR/USD bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 1.08258.

AUD/USD

Bias mingguan, pergerakan AUD/USD pada minggu ini berada dalam kondisi bearish walaupun saat ini harga sedang melakukan rebound. Skenario ynag harus diperhatikan adalah dengan memperhatikan resistan di kisaran 0.75995 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support 0.75208 – 0.74719. Namun, jika resistan 0.75995 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi semakin bullish dan AUD/USD akan terus bergerak ke atas menuju resistan di kisaran 0.76783.

NZD/USD

Secara umum, bias mingguan pergerakan NZD/USD berada dalam kondisi bearish. Waspadai, jika harga bergerak ke bawah menuju support 0.69869 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan 0.70287 – 0.70661. Sebagai alternatif, jika resistan 0.70287 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju kisaran 0.70661. Namun waspadai juga jika support 0.69869 ditembus maka ada potensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan membawa NZD/USD bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 0.69450.

USD/CHF

Bias mingguan, pergerakan USD/CHF masih berada dalam kondisi bulllish walaupun saat ini harga sedang tertekana dan tertahan di area resistan. Waspadai, jika harga begerak ke bawah menuju support di area 0.99940 maka cari sinyal buy yang valid di sekitar area tersebut dimana ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan 1.01064 – 1.02188. Namun waspadai jika support 0.99940 ditembus maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.98816 dan mengubah bias mingguan menjadi bearish.

USD/JPY

Bias mingguan pergerakan USDJPY berada dalam kondisi bearish. Pada minggu ini, perhatikan jika harga bergerak ke atas menuju resistance 109.43 maka cari sinyal sell yang valid di area tersebut dimana ada potensi USD/JPY akan bergerak ke bawah menuju support 108.12 – 106.80. Tetapi, jika resistance 109.43 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dimana USD/JPY akan bergerak ke atas menuju resistan pada kisaran 110.75.

EMAS

Pergerakan emas, secara umum masih berada dalam kondisi bulllish walaupun saat ini harga emas sedang terkoreksi tipis. Skenario minggu ini, perhatikan jika harga emas bergerak ke bawah menuju support di kisaran 1276.91 maka cari sinyal buy yang valid di area terebut dimana ada potensi harga emas kembali rebound dengan bergerak ke atas hingga kisaran 1295.39 – 1313.87. Namun waspadai jika support 1276.91 ditembus maka ada potensi harga emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1258.43.

OIL

Bias mingguan pergerakan oil, secara umum masih berada dalam kondisi bulllish walaupun saat ini harga emas sedang tertekan. Waspadai, jika harga emas bergerak ke bawah menuju support di kisaran 52.16 – 51.19 maka cari sinyal buy yang valid di area terebut dimana ada potensi harga oil akan kembali bergerak ke atas hingga resistan pada kisaran 53.73 – 56.27. Namun waspadai jika support 51.19 ditembus maka ada potensi harga oil akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 48.64.

Dollar Kanada Menguat, Naiknya Harga Minyak

US dolar bergerak melemah terhadap Dollar Kanada pada hari Kamis, meskipun data klaim pengangguran AS yang positif, karena harga minyak yang lebih tinggi dan data dari Kanada yang hasilnya lebih baik dari perkiraan memberikan dukungan untuk mata uang lokal.

USD / CAD menguat hingga kisaran 1,3224 selama awal perdagangan AS, merupakan level terendah sejak Februari 28; harga kemudian mengalami konsolidasi dikisaran 1,3234, merayap turun 0,11%.

Harga cenderung untuk mencari tahanan dikisaran 1,3162, rendahnya 28 Februari dan resistance pada 1,3341, tertinggi pada hari Rabu. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa klaim pengangguran awal turun 1.000 ke 234.000 untuk pekan yang berakhir April 8 dari sebelumnya minggu direvisi 235.000. Para analis telah memperkirakan klaim pengangguran naik ke 245.000 minggu lalu.

Namun greenback tetap berada di bawah tekanan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Wall Street Journal pada hari Rabu bahwa dolar “semakin terlalu kuat” dan bahwa ia akan lebih memilih Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga rendah.

Pasar juga gelisah setelah Presiden Trump mengatakan hubungan Amerika Serikat dengan Moskow ‘mungkin sedang renggang.’ komentar Trump datang setelah ia memerintahkan serangan rudal di Suriah untuk menghukum pemerintah yang diduga menggunakan gas beracun. Rusia mengecam tindakan AS.

Analisa Forex Mingguan : 10 – 14 April 2017

Dolar AS akhirnya muncul sebagai pemenang dalam seminggu terakhir. Apakah ini awal dari sebuah tren? Pidato Janet Yellen, keputusan suku bunga Kanada, data tenaga kerja Australia, data inflasi AS, dan data konsumen AS merupakan data ekonomi yang dapat membuat harga di pasar bergerak.

Minggu lalu, rilis data tenaga kerja AS tidak berjalan sesuai dengan skenario. NFP AS hanya menunjukkan penciptaan lapangan kerja hanya 98.000 di bulan Maret, sementara para ekonom memperkirakan kenaikan pekerjaan sebanyak 174,000.

Masalah cuaca telah memainkan bagian dalam data yang membingungkan pada bulan ini ketika sebuah badai salju besar pada pertengahan bulan mungkin telah membuat aktivitas ekonomi terhambat. Oleh karena itu, ada kemungkinan kinerja lemah dalam penciptaan lapangan kerja menjadi insiden sementara. Sementara itu, pertumbuhan upah terus meningkat dengan penghasilan per jam rata-rata naik 2,7% pada basis tahunan. Titik terang lain adalah penurunan 0,2% dalam tingkat pengangguran. Perhatikan, rilis data yang bercampur ini tidak semuanya buruk.

Berikut data data penting minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan bisa menggerakkan pasar :

  1. Janet Yellen : Selasa, 03:10 WIB. Chair’s the Fed, Janet Yellen akan berbicara di Universitas Michigan. Analis memperkirakan bahwa salah satu isu kunci pembicaraan adalah meeting minutes Fed yang memperingatkan bahwa harga saham yang relatif terlalu tinggi untuk langkah-langkah penilaian standar. Masalah lainnya yang mungkin dibicarakan adalah memangkas neraca AS yang berada di $ 4.5 triliun.

  2. Data Inflasi Inggris : Selasa, 15:30 WIB. Harga konsumen Inggris naik tipis 2,3% pada bulan Februari dibandingkan pada bulan Januari di 1,8%. Kenaikan ini disebabkan kenaikan harga bahan bakar dan makanan. Saat ini, Brexit yang menyebabkan penurunan pound terhadap dolar. Inflasi Inggris diperkirakan akan menyentuh 2.2%.

  3. Suku Bunga Kanada : Rabu, 21:00 WIB. Bank of Canada mempertahankan suku bunga acuan dengan tidak berubah pada bulan Maret. Para pembuat kebijakan khawatir bahwa kebijakan ekonomi dari Donald Trump, seperti pajak perbatasan dan kebijakan proteksionis, akan memiliki efek negatif pada investasi dan ekspor Kanada. Bank sentral memperkirakan pertumbuhan kuat pada kuartal keempat 2016 menurut data GDP yang positif. Namun, ekspor terus menghadapi kesulitan ketika pertumbuhan upah melemah.

  4. Data ketenagakerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Pasar tenaga kerja Australia berkontraksi menjadi 6400 pekerjaan pada Februari, sehingga mendorong tingkat pengangguran ke level tertinggi 13-bulan di kisaran 5,9%. Angka tersebut bertentangan dengan perkiraan pekerjaan dengan keuntungan 16.300. Diperkirakan ada keuntungan 20.300 pekerjaan pada bulan Maret dengan tingkat pengangguran tidak berubah di 5,9%.

  5. PPI AS : Kamis, 19:30 WIB. Harga produsen AS naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Februari, naik 0,3% dibandingkan dengan kenaikan 0,6% pada bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan ada kenaikan sebanyak 0,1%. Dalam 12 bulan terakhir, PPI melonjak 2,2% yang merupakan kemajuan terbesar sejak Maret 2012 karena melebihi perkiraan keuntungan 2,0%. Tingkat inflasi saat ini berada di 1,7% mendekati target Federal Reserve di 2%. Para ekonom memperkirakan harga produsen akan dirilis datar.

  6. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun sebanyak 25.000 menjadi 234.000 untuk pekan yang berakhir 1 April. Para ekonom mengharapkan tunjangan pengangguran jatuh ke 251.000.

  7. CPI AS : Jumat, 19:30 WIB. Harga konsumen AS hanya naik pada bulan Februari sebesar 0,1% setelah naik tajam pada bulan Januari di 0,6%. Pada basis tahunan, CPI naik 2,7%. Sementara itu, CPI inti yang tidak termasuk biaya makanan dan bahan bakar, naik 0,2% setelah mengalami kenaikan 0,3% pada bulan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan CPI tetap tidak berubah sedangkan CPI inti naik 0,2%. Kenaikan biaya hidup selama setahun terakhir tak banyak berpengaruh karena pertumbuhan upah yang juga meningkat. CPI diperkirakan akan tetap tidak berubah, sementara inflasi inti diperkirakan naik sebesar 0,2% di bulan Maret.

  8. Penjualan Retail AS : Jumat, 19:30 WIB. Penjualan ritel AS naik tipis menjadi 0,1% pada bulan Februari setelah naik 0,6% pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan pekerjaan yang sehat dan pendapatan yang stabil dapat kembali meningkatkan sektor belanja dalam beberapa bulan mendatang.

Tinjauan Teknikal

GBP/USD

Bias mingguan, GBPUSD pada grafik 4 jam-an menunjukkan berada dalam kondisi bearish. Skenario minggu ini, perhatikan resistan di area 1.24236 – 1.24894 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga kembali bergerak ke bawah dengan target menyentuh support 1.23648 – 1.22696. Sebagai alternatif, jika support 1.23648 pecah maka ada potensi GBPUSD akan bergerak ke bawah menuju 1.24894. Namun jika resistan 1.24894 ditembus maka ada potensi bias minggu ini akan berubah menjadi bullish dan membawah harga bergerak ke atas menuju area 1.26141.

EUR/USD

Bias mingguan, harga EUR/USD berada dalam kondisi bearish. Skenario minggu ini, perhatikan resistance di area 1.06484 – 1.06975 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju support 1.05692 – 1.04409. Sebagai alternatif, perhatikan juga jika support 1.05692 ditembus karena berpotensi menekan harga bergerak ke bawah lebih lanjut menuju support 1.04409. Namun waspadai, jika resistance 1.06975 ditembus maka ada potensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membuat EUR/USD bergerak ke atas hingga kisaran 1.08258.

AUD/USD

Bias pergerakan AUD/USD pada minggu ini berada dalam kondisi bearish. Jika diperhatikan saat ini indikator stochastic dan CCI berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada kemungkinan akan bergerak ke atas. Perhatikan resistan di kisaran 0.75539 – 0.75777 dengan mencari sinyal sell yang terkonfirmasi dimana ada potensi harga kembali bergerak ke bawah menuju support 0.74770 – 0.73526. Namun waspadai, jika resistan 0.75777 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dan membawa harga bergerak ke atas menuju resistan di kisaran 0.76783.

NZD/USD

Bias mingguan, NZD/USD berada dalam kondisi bearish. Skenario minggu ini, jika harga bergerak ke atas maka perhatikan resistan 0.69837 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi support 0.69191 di sentuh oleh pergerakan harga. Sebagai alternatif, perhatikan juga jika support 0.69191 ditembus karena ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.68545. Namun waspadai jika resistan 0.69837 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membawa NZD/USD bergerak ke atas menuju kisaran 0.70482.

USD/CHF

Bias mingguan, USDCHF berada dalam kondisi bulllish. Skenario minggu ini, jika harga begerak ke bawah perhatikan support di area 0.99921 – 1.00347 dengan mencari sinyal buy yang valid dimana ada potensi akan bergerak ke atas menuju resistan 1.01034 – 1.02147. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance 1.01034 ditembus dimana ada potensi USD/CHF bergerak ke atas menuju area 1.00347 – 1.02834. Namun waspadai jika support 0.99921 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan membuat harga bergerak ke bawah menuju kisaran 0.98808.

USD/JPY

Bias mingguan, USDJPY berada dalam kondisi bearish dan saat ini sedang melakukan fase rebound. Skenario minggu ini, perhatikan resistance 111.47 dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi USD/JPY bergerak ke bawah menuju support 110.09 – 109.04. Namun waspadai juga jika resistance 111.47 ditembus maka ada potensi bias mingguan berubah menjadi bullish dan membawa USD/JPY bergerak ke atas menuju kisaran 112.85.

EMAS

Bias mingguan, pergerakan emas berada dalam kondisi bulllish walaupun saat ini harga emas sedang terkoreksi. Skenario minggu ini, perhatikan support di kisaran 1243.59 – 1248.79 dengan mencari sinyal buy yang valid dimana ada potensi harga kembali rebound dengan bergerak ke atas hingga kisaran 1270.81 – 1287.63. Namun waspadai jika support 1243.59 ditembus karena ada potensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan emas akan bergerak ke bawah menuju support pada kisaran 1226.77.

Analisa Forex Mingguan : 3 – 7 April 2017

 

Pergerakan mata uang minggu kemarin bergerak relatif mixed untuk kuartal pertama tahun ini, keputusan suku bunga di Australia, meeting the Fed sampai dengan data non farm payroll yang akan dirilis minggu ini merupakan data yang bisa menggerakkan sentimen pelaku pasar.

GDP AS untuk kuartal akhir 2016 direvisi naik ke 2,1% dari 1,9% perkiraan sebelumnya, karena belanja konsumen naik tipis menjadi 3,5%. Data ini menunjukkan kontribusi penting dari belanja konsumen untuk pertumbuhan AS sebagai gambaran pasar tenaga kerja terus menggembirakan. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan kuartal pertama 1,9%.

Berikut data data penting minggu ini yang harus diperhatikan dan diperkirakan bisa menggerakkan pasar :

1. US ISM Manufacturing PMI: Senin, 21:00 WIB. ISM manufaktur PMI melebihi harapan pada bulan Februari yaitu sebesar 57,7. Ini adalah angka tertinggi sejak Desember 2014, menunjukkan pertumbuhan yang solid di sektor manufaktur. Analis memperkirakan kenaikkan sebesar 56,2. Terlepas dari kenyataan bahwa ISM dan angka PMI manufaktur tidak bertepatan, kecenderungan umum menunjukkan sektor manufaktur adalah kuat. PMI manufaktur diperkirakan menurun ke 57,2 untuk bulan Maret.

2. Australian rate decision: Selasa, 10:30 WIB. Reserve Bank mempertahankan suku bunga resmi di 1,5% pada bulan Maret, menjaga tingkat tidak berubah untuk pertemuan keenam berturut-turut. Gubernur Bank Philip Lowe sering berbicara tentang menjaga tingkat suku bunga untuk menyeimbangkan kebutuhan untuk meningkatkan inflasi tetap dan menjaga stabilitas keuangan di tengah rekor utang rumah tangga. Pembuat kebijakan akan menunggu pergerakan suku bunga internasional sebelum membuat keputusan.

3. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu, 19:15 WIB. Menurut laporan ADP menambahkan kenaikkan pekerjaan sebesar 298.000 pada bulan Februari, diluar dari layanan-sektor untuk produsen barang. Para ekonom memperkirakan kenaikan 184.000. Hasil ini didahului laporan Non-Farm Payrolls, dengan kenaikkan 235.000, membuka jalan bagi kenaikan suku bunga baru-baru ini oleh The Fed. Laporan ADP diperkirakan menunjukkan kenaikan 191.000 pekerjaan pada bulan Maret.

4. US ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu, 21:00 WIB. Sektor jasa AS menguat pada bulan Februari, naik menjadi 57,6 dari 56,5 pada bulan Januari. Para ekonom memperkirakan indeks untuk tetap tidak berubah. Mayoritas responden yang positif tentang kondisi bisnis dan perekonomian secara keseluruhan. Indeks aktivitas bisnis meningkat menjadi 63,6 pada Februari dari 60,3 pada Januari, mencapai tertinggi mencapai sejak Februari 2011. Indeks pesanan baru naik 61,2 pada Februari dari 58,6 pada bulan Januari dan indeks tenaga kerja naik ke 55,2 pada Februari dari 54,7 di Januari.

5. US Crude Oil Inventories: Rabu, 21:30 WIB. Stok minyak mentah AS meningkat sebesar 867.000 barel dalam pekan yang berakhir 24 Maret seiring peningkatan output kilang, menyebabkan stok bensin dan persediaan distilat menurun. Analis mengharapkan pembacaan lebih tinggi dari 1,4 juta barel. stok bensin turun 3,7 juta barel, impor minyak mentah AS turun 543.000 barel per hari.

6. US FOMC Meeting Minutes: Kamis, 01:00 WIB. Pertemuan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Maret akan dirilis pada bulan April, menyediakan informasi lengkap mengenai alasan di balik kenaikan suku bunga 0,25 persen. Yellen mengatakan, dalam konferensi pers setelah pertemuan bahwa perekonomian berjalan dengan baik dan bahwa pembuat kebijakan percaya diri dalam kekokohan ekonomi. Meeting the Fed juga akan mencakup outlook The Fed mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

7. US Unemployment Claims: Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun 3.000 untuk pekan yang berakhir 25 Maret menyarankan beberapa kehilangan momentum di pasar tenaga kerja yang kuat. kenaikkan 258.000 klaim baru yang terdaftar lebih tinggi dari yang diharapkan sebesar 240.000 tetapi jumlah klaim tetap di bawah 300.000 yang menggambarkan pasar tenaga kerja yang sehat. Empat minggu rata-rata klaim meningkat 7.750 ke 254.250. klaim pengangguran diperkirakan akan mencapai 251.000 pekan ini.

8. Canadian employment data: Jumat, 19.30 WIB. Ekonomi Kanada menciptakan 15.000 pekerjaan pada bulan Februari, mendorong tingkat pengangguran ke level terendah sepuluh tahun sebesar 6,6%. Sebuah kenaikkan yang sehat dari 105.000 posisi penuh waktu mengimbangi 90.000 penurunan pekerjaan paruh waktu. Angka itu jauh lebih baik daripada kenaikkan 600 pekerjaan yang diperkirakan oleh analis. Data positif ini bergabung tren optimis dalam perekonomian Kanada menunjukkan perekonomian Kanada telah berbelok. Para ekonom memperkirakan penciptaan lapangan kerja Kanada 5700 dan kenaikan menjadi 6,7% pada tingkat pengangguran.

9. US Non-Farm Employment Payrolls: Jumat, 19:30 WIB. AS Nonfarm payrolls yang rilis menunjukkan penciptaan lapangan kerja sebesar 235.000 pada bulan Februari, mengalahkan ekspektasi. Upah juga meningkat memberikan jaminan bahwa ekonomi AS siap untuk kenaikan suku bunga kembali. Sektor konstruksi mencatat gain terbesar dalam hampir 10 tahun. Analis memperkirakan penciptaan lapangan kerja dari 196.000 pada bulan Februari. Upah terus meningkat naik 0,2% seperti pada bulan Januari. Tingkat pengangguran turun sepersepuluh dari persentase poin menjadi 4,7% meskipun tingkat partisipasi yang lebih tinggi di pasar kerja. laporan pekerjaan AS untuk Maret diperkirakan menunjukkan kenaikkan pekerjaan 176.000 sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap tidak berubah pada 4,7%.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia
Bias pergerakan mingguan GBPUSD menunjukkan tekanan bulllish meskipun dari stochastic dan cci membuka ruang harga terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Support di area 1.24343 – 1.25030 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi GBPUSD kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji resistance dikisaran 1.26142. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance dikisaran 1.26142 pecah karena berpotensi mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.27254 – 1.27597. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.24343 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.23230.

EURUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan mingguan EURUSD menunjukkan tekanan bearish meskipun dari stochastic dan cci membuka ruang harga terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Resistance di area 1.07477 – 1.08078 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi EURUSD kembali rebound ke bawah dengan target pertama menguji Support dikisaran 1.06505. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 1.06505 pecah karena berpotensi menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.05233 – 1.05533. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 1.08078 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.09050.

USDCHF

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan mingguan USDCHF menunjukkan tekanan bulllish meskipun dari stochastic dan cci harga berpotensi terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Support di area 0.98948 – 0.99458 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan target pertama menguji resistance dikisaran 1.00285. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance dikisaran 1.00285 pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 1.01112 – 1.01367. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.98948 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.98121.

USDJPY

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan USDJPY minggu ini menunjukkan tekanan bearish meskipun dari stochastic dan cci membuka ruang harga terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Resistance di area 111.422 – 112.227 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi USDJPY kembali rebound ke bawah dengan target pertama menguji Support dikisaran 110.121. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 110.121 pecah karena berpotensi menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 108.417 – 108.820. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 112.227 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 113.528.

NZDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan mingguan NZDUSD menunjukkan tekanan bulllish meskipun dari stochastic dan cci harga berpotensi terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Support di area 0.69667 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan target pertama menguji resistance dikisaran 0.70131. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance dikisaran 0.70131 pecah karena berpotensi mengangkat NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.70881. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.69667 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.68917.

AUDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan AUDUSD minggu ini menunjukkan tekanan bearish meskipun dari stochastic dan cci berada di area over sold membuka ruang harga terkoreksi, Saat ini harga berusaha menguji Support dikisaran 0.75860, jika pecah berpotensi menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.75050 – 0.75241. Sebagai alternatif perhatikan resistance dikisaran 0.76481 – 0.76864 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi harga kembali rebound ke bawah dengan target menguji Suport dikisaran 0.75860. Namun waspadai apabila Resistance dikisaran 0.76864 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.77484.

XAUUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan XAUUSD minggu ini masih menunjukkan tekanan bulllish meskipun dari stochastic dan cci harga berpotensi terkoreksi, skenario minggu ini perhatikan Support di kisaran 1239.79 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi harga kembali rebound ke atas hingga kisaran 1252.84 – 1260.90. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1239.79 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan XAUUSD lebih lanjut hingga kisaran 1226.75.

Crude Oil

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan Oil minggu ini masih menunjukkan tekanan bulllish, saat ini harga tertahan dikisaran 50.80 yang menjadi resistance terdekat, perhatikan jika resistance tersebut pecah karena berpotensi mengangkat oil lebih lanjut hingga kisaran 52.23 – 52.67, sebagai alternatif perhatikan Support di area 48.50 – 49.38 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi Oil kembali rebound ke atas dengan target pertama menguji resistance dikisaran 50.80. Namun waspadai apabila Support dikisaran 48.50 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan Oil lebih lanjut hingga kisaran 47.07.