Analisa Forex Mingguan : 30 Januari – 3 Februari 2017

Fokus pasar masih berada di rilis data ekonomi AS besar yang dapat menggerakan mata uang dolar AS ketika presiden Trump melakukan aktifitas kantor pada minggu pertama. Keputusan suku bunga Jepang, Amerika Serikat dan Inggris, serta data GDP Kanada dan Non-Farm Payrolls AS yang akan dirilis pada hari Jumat akan membuat minggu ini menjadi sibuk. Ini adalah peristiwa utama di kalender forex. Berikut ini adalah prospek di pasar-penggerak untuk minggu ini.

Rilis data GDP pertama AS untuk kuartal akhir 2017 yang melemah dari perkiraan estimasi telah menjadi pertanyaan para pelaku pasar. Penurunan ekspor adalah alasan utama di balik rilis data yang mengecewakan.

Berikut ini adalah prospek dari peristiwa besar minggu ini :

  1. Suku Bunga Jepang : Selasa, Tentative. Bank of Japan kembali mempertahankan kebijakan moneter dalam pertemuan Desember di tengah pertumbuhan yang melaju secara moderat. Keputusan itu sejalan dengan perkiraan pasar. Bank sentral juga mengatakan akan terus meningkatkan pembelian ETF pada sebesar ¥ 6 triliun untuk tingkat tahunan. Harga konsumen naik sedikit pada bulan Oktober untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan, dan ekspor sedikit menurun yang menunjukkan aktivitas ekonomi lebih kuat.
  2. Consumer Confidence AS : Selasa, 22:00 WIB. Kepercayaan konsumen melompat pada bulan Desember ke level tertinggi sejak Agustus 2001 ketika orang Amerika lebih percaya diri tentang prospek ekonomi. Keyakinan naik ke 113.7 menyusul revisi 109,4 pada bulan November. AS memiliki harapan tinggi bahwa Trump akan memimpin ekonomi AS ke posisi tertinggi baru.
  3. ADP Non-Farm Employment Change AS : Rabu, 20:15 WIB. Sektor swasta AS berhasil menambah 153.000 pekerjaan pada bulan Desember. Para ekonom memperkirakan Laporan ADP National Employment akan naik 171.000 pekerjaan. Keuntungan jumlah penerima gaji swasta di bulan sebelumnya menunjukkan ada tambahan dengan direvisi turun dari 215.000 pekerjaan. Diperkirakan ada 165K pekerjaan sektor swasta pada bulan Januari.
  4. PMI ISM Manufacturing AS : Rabu, 22:00 WIB. Indeks manufaktur ISM naik tipis 1,5 poin pada bulan Desember. Analis memperkirakan indeks akan mencapai 53,7. Pesanan baru naik ke 60,2 naik 7,2 poin. Produksi. Diperkirakan indeks akan berada di 55 poin untuk bulan Januari.
  5. FOMC AS : Kamis, 02:00 WIB. Federal Reserve memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan pada bulan Desember. Tingkat suku bunga federal meningkat sebesar 25 basis poin. Ini adalah kenaikan suku bunga kedua dalam satu dekade. The Fed berencana untuk secara bertahap mengangkat dukungan kebijakan moneter dan memungkinkan ruang ekonomi untuk maju. Presiden terpilih Donald Trump berjanji untuk memotong pajak untuk perusahaan dan individu dan akan berinvestasi sekitar $ 550.000.000.000 dalam infrastruktur. Para ekonom memperkirakan langkah-langkah ini akan memacu pertumbuhan ekonomi dan inflasi sementara mendukung pendapatan perusahaan.
  6. Suku bunga Inggris : Kamis, 19:00 WIB. Bank of England mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 0,25% dengan memperingatkan bahwa inflasi akan bergerak lebih tinggi dan pertumbuhan upah akan lebih lambat dengan menimbang anggaran rumah tangga di 2017. MPC menegaskan kembali sikap sebelumnya bahwa pihaknya siap untuk membuat kebijakan moneter yang lebih ketat atau longgar tergantung pada perekonomian yang berkembang ketika Brexit akan berlangsung. BOE juga menerbitkan laporan inflasi kuartalan.
  7. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 20:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim untuk tunjangan pengangguran meningkat lebih dari yang diharapkan pada pekan yang berakhir 21 Januari dengan naik tipis 22.000 menjadi 259.000. 4 week’s average jatuh 2.000 ke 245.500 minggu lalu, terendah sejak November 1973. Para ekonom memperkirakan klaim mencapai 247.000, diperkirakan klaim akan ke 251K.
  8. Non-Farm Payrolls AS : Jumat, 20:30 WIB. Nonfarm payrolls tumbuh kurang dari yang diharapkan pada bulan Desember, dengan hanya menambahkan 156.000 pekerjaan. Namun, lebih kecil dari yang diperkirakan yang dibayangi dengan kenaikan tajam pada sektor upah. Tingkat pengangguran naik lebih tinggi menjadi 4,7%. Penghasilan per jam rata-rata melonjak 10 sen menjadi $ 26, yang membuat keuntungan tahunan 2,9%. Pertumbuhan pendapatan per jam rata-rata adalah bukti nyata bahwa pasar tenaga kerja telah pulih. Untuk bulan Januari, NFP AS diperkirakan 170K. Sektor upah diproyeksikan naik sebesar 0,3%. Tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap di 4,7%.
  9. PMI ISM Non-Manufacturing AS : Jumat, 22:00 WIB. Kegiatan pelayanan sektor terdaftar keuntungan yang solid pada tahun 2016. Institute of Supply Management melaporkan indeks non-manufaktur tetap tidak berubah pada 57,2 untuk bulan November.

Analisa Teknikal

GBP/USD

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY GBPUSD FOREXIMF 30 JAN 2017

Bias mingguan GBP/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang sedang melakukan fase konsolidasi. Sebagai strategi trading mingguan, tunggu konfirmasi sinyal buy di area 1.24102 dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas menuju kisaran 1.26726 – 1.29350. Hati-hati jika support 1.24102 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan membeuat harga bergerak ke bawah menuju kisaran 1.21479.

EUR/USD

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY EURUSD FOREXIMF 30 JAN 2017

Bias mingguan EUR/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang berkonsolidasi. Perhatikan indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Sebagai strategi trading, tunggu konfirmasi sinyal buy di area 1.06133 dimana ada potensi harga akan rebound dengan bergerak ke atas menuju kisaran 1.07738 – 1.08964. Hati-hati jika area 1.06133 ditembus maka ada potensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan membawa harga bergerak menuju kisaran 1.04528.

USD/JPY

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY USDJPY FOREXIMF 30 JAN 2017

Bias mingguan USD/JPY berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang rebound. Sebagai strategi trading cari konfirmasi sinyal sell di area 115.60 dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 113.69 – 112.51. Hati-hati jika area 115.60 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membawa USD/JPY menuju resistan pada kisaran 117.52.

NZD/USD

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY NZDUSD FOREXIMF 30 JAN 2017

Bias mingguan, NZD/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga berpotensi tertahan di resistan dan bergerak ke area support di kisaran 0.71717. Sevagai strategi trading, tunggu konfirmasi sinyal buy di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke kisaran 0.73105 – 0.74493. Sebaliknya, hati-hati jika area 0.71717 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan membawah harga bergerak ke bawah hingga kisaran 0.70329.

USD/CHF

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY USDCHF FOREXIMF 30 JAN 2017

Secara umum, bias mingguan USD/CHF berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga sedang berada di area support kuat. Sebagai strategi, tunggu konfirmasi sinyal sell di area 1.01025 dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke bawah menuju kisaran 0.99581. Sebaliknya, hati-hati jika resistan 1.01025 ditembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membawa harga bergerak ke atas hingga kisaran 1.02649.

AUD/USD

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY AUDUSD FOREXIMF 30 JAN 2017

Bias mingguan, pergerakan AUD/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang tertahan kuat di area resistan. Sebagai strategi trading, tunggu konfirmasi sinyal buy di area support 0.74474 dimana ada kemungkinan akan bergerak ke atas menuju kisaran 0.76078 – 0.77303. Waspadai juga jika support 0.74474 ditembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan menekan harga menuju kisaran 0.73628 – 0.7287.

EMAS

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY XAUUSD FOREXIMF 30 JAN 2017

Harga emas berada dalam kondisi bearish dan saat ini sedang terkoreksi dari area resistan. Sebagai alternatif cari konfirmasi sinyal sell di kisaran 1196.43 karena ada potensi emas akan kembali tertekakan dengan bergerak ke bawah hingga kisaran 1170.90. Hati-hati jika resistan 1196.43 ditembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi membawa emas ke kisaran 1219.95.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan : 23 – 27 Januari 2017

 

Dolar AS mixed dengan Donald Trump resmi menjadi Presiden AS. Terlepas dari Trump sebagai Presiden, ada beberapa rilis data yang menarik yang menjadi penggerak pasar minggu ini : AS dan PDB Inggris, pesanan barang tahan lama dari AS

Donald Trump dilantik sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat. Dunia saat ini menunggu untuk melihat langkah pertama Trump dalam menepati janji kampanyenya untuk secara drastis mengubah kebijakan AS di hampir semua bidang. Hubungan dagang dengan China dan Meksiko, hubungan AS dengan Rusia, NATO, stimulus fiskal kesehatan dan topik lainnya. Akankah Trump melaksanakan rencananya?

Berikut ini adalah prospek dari peristiwa besar minggu ini :

  1. Mario Draghi speaks: Senin, 06:00 WIB. Presiden ECB Mario Draghi akan berbicara di Torino. Draghi telah mempertahankan kebijakan moneter pada pertemuan ECB pertama tahun ini mengatakan akan menjadi periode badai politik. Terbaru rilis data ekonomi positif mendorong Jerman untuk menyerukan keluar QE pada tahun 2017. Jika data terus meningkatkan, suara-suara tersebut dapat juga didengar di dewan gubernur ECB. Namun, Draghi ingin membungkam saran ini mengatakan masih cukup dini.

  2. German Ifo Business Climate: Rabu, 16:00 WIB. Sentimen bisnis Jerman naik tipis menjadi 111 pada Desember dari 110,4 pada bulan sebelumnya, naik ke level tertinggi sejak Februari 2014. Hasil data yang kuat menunjukkan pertumbuhan yang kuat di kuartal keempat. Angka itu lebih tinggi daripada yang diantisipasi menampilkan Jerman tahan terhadap risiko penurunan dari Brexit dan ketidakpastian mengenai kebijakan baru AS di bawah Presiden yang baru terpilih. Ekonom percaya pertumbuhan akan melemah pada 2017 dibandingkan dengan 2016 karena suku bunga yang tinggi menyebabkan inflasi yang lebih tinggi dan perlambatan di pasar kerja. iklim usaha diperkirakan akan naik ke 111,3 saat ini.

  3. US Crude Oil Inventories: Rabu, 22:30 WIB. Administrasi Informasi Energi melaporkan kenaikkan 2,3 juta barel selama seminggu sampai 13 Januari, sehari setelah API melaporkan 5,04 juta barel penurunan persediaan minyak AS mentah. Kilang menghasilkan 9 juta barel per hari bensin, turun dari minggu sebelumnya 9,7 juta barel per hari. Persediaan bahan bakar meningkat sebesar 6 juta barel pada periode, dibandingkan dengan kenaikan 5 juta barel dalam pekan sampai 6 Januari Impor minyak mentah terdaftar 8,4 juta barel per hari.

  4. UK GDP data: Kamis, 16:30 WIB. Ekonomi U.K. melambat kurang dari perkiraan pada kuartal ketiga setelah pemungutan suara Brexit, di tengah kenaikan jasa. Hasil ini menepis kekhawatiran tentang kejatuhan sebelum referendum. ekonomi tumbuh 0,6% di data terakhir, hasil yang baik. Namun, efek diredam suara Brexit dapat dijelaskan dengan proses yang panjang di mana Inggris berencana memisahkan dari Uni Eropa. pembicaraan resmi untuk memulai proses hanya karena pada akhir Maret 2017. Tingkat pertumbuhan kuartal keempat diperkirakan akan mencapai 0,5%.

  5. US Unemployment Claims: Kamis, 20:30 WIB. klaim baru untuk tunjangan pengangguran AS turun 15.000 pada minggu kedua Januari sebesar 234.000, hasil itu lebih baik dari perkiraan 252.000. Untuk rata rata empat minggu turun ke level terendah 43-tahun dari 246.750. Rendahnya tingkat klaim dibawah 300.000 secara beruntun hampir dua tahun. Jumlah klaim baru diperkirakan akan mencapai 247.000 pekan ini.

  6. US GDP data: Jumat, 20:30 WIB. Ekonomi AS tumbuh pada tingkat tahunan 3,5 pada kuartal ketiga dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menampilkan pertumbuhan ekonomi tercepat dalam dua tahun. Pertumbuhan lambat pada semester pertama tahun ini, rata-rata di atas 1%, namun laju pertumbuhan telah diharapkan menguat di bulan-bulan berikutnya, mendapatkan momentum di kuartal ketiga. presiden baru terpilih Donald Trump telah menjanjikan kenaikan 4% jika dia terpilih. Ekonomi AS diperkirakan akan tumbuh sebesar 2,1% pada kuartal keempat 2016.

  7. US Durable Goods Orders: Jumat, 13:30 WIB. Pesanan untuk barang tahan lama produk di AS menurun 4,6% pada bulan November menjadi $ 228.2 milyar, in merupakan kenaikkan dalam empat bulan. Para ekonom memperkirakan penurunan 4,9%. Namun, pesanan inti, tidak termasuk transportasi, naik tipis 0,5%, sementara diperkirakan naik hanya 0,2%. pesanan pertahanan untuk pesawat pertahanan dua kali lipat, naik 103%. komponen non-pesawat seperti peralatan komunikasi meningkat 6,7%, logam dasar naik 2,3%, mesin 1,3%, dan mobil 0,8%. pesanan barang tahan lama untuk Desember diperkirakan naik 2,7%, sementara pesanan inti diharapkan untuk sebesar 0,5%.

Analisa Teknikal

AUDUSD

Analisa Mingguan FOREXimf AUDUSD

Bias Mingguan AUDUSD masih dalam bayang bayang Bullish, terlihat harga masih bergerak di atas moving average. Saat ini harga berusaha menguji resistance dikisaran 0.75874 atau upper line. Tunggu Resistance tersebut pecah sebagai konfirmasi peluang beli dengan target dikisaran 0.76571. Sebagai alternatif perhatikan Support di kisaran 0.75340 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi AUDUSD kembali rebound ke atas hingga kisaran 0.75874. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.75340 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan AUDUUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.74480.

NZDUSD

Analisa Mingguan FOREXimf NZDUSD

Bias pergerakan NZDUSD dalam tekanan Bullish, terlihat pada grafik H4 terdapat pola Ascending Triangle, dimana ini merupakan salah satu pola continuation. Peluang Beli bisa diambil jika Resistance dikisaran 0.72239 pecah karena berpotensi mengangkat emas lebih lanjut hingga kisaran 0.72869 – 0.73573. Sebagai alternatif perhatikan Support di kisaran 0.71220 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi NZDUSD kembali rebound ke atas hingga kisaran 0.72239. Namun waspadai apabila Support dikisaran 0.71220 karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.69752.

USDJPY

Analisa Mingguan FOREXimf USDJPY

Bias pergerakan USDJPY dalam tekanan bearish, terlihat harga bergerak dibawah moving average. meski dari Stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Untuk minggu ini harga berusaha menguji Support dikisaran 112.556, peluang Sell bisa diambil jika Support tersebut pecah dengan target dikisaran 111.390 – 111.836. Sebagai alternatif perhatikan resistance di area 113.722 – 114.442 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan target dikisaran 112.556. Namun hati hati apabila resistance di kisaran 114.442 pecah karena berpotensi mengangkat USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 115.608.

USDCHF

Analisa Mingguan FOREXimf USDCHF

Bias pergerakan USDCHF untuk minggu ini dalam tekanan bearish terlihat dari trendline yang terbentuk, bahkan saat ini harga telah berhasil menembus Support dikisaran 0.99948. Peluang Sell bisa diambil saat ini dengan potensi USDCHF turun lebih lanjut hingga kisaran 0.68687 – 0.98985. Sebagai alternatif perhatikan resistance di area 1.00543 – 1.00911 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi USDCHF kembali turun hingga kisaran 0.99353 – 0.99948. Namun waspadai apabila resistance dikisaran 1.00911 atau trendline pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 1.01506.

EURUSD

Analisa Mingguan FOREXimf EURUSD

Bias pergerakan EURUSD minggu ini dalam tekanan Bullish, terlihat harga bergerak di atas moving average. Meski dari Stochastic dan CCI memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan jika resistance dikisaran 1.07358 pecah karena berpotensi mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.07929 – 1.08366. Sebagai alternatif perhatikan Support dikisaran 1.06514 – 1.06905 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi EURUSD kembali rebound ke atas hingga kisaran 1.07538. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.06514 pecah karena berpotensi menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.05880.

GBPUSD

Analisa Mingguan FOREXimf GBPUSD

Bias pergerakan GBPUSD minggu ini dalam tekanan bullish, saat ini harga sedang menguji resistance dikisaran 1.24716, jika berhasil tertembus berpotensi mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.25871. sebagai alternatif perhatikan Support di area 1.22850 – 1.23783 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi GBPUSD kembali rebound keatas hingga kisaran 1.24716. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1.22850 pecah karena berpotensi menekan GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.21695.

XAUUSD

Analisa Mingguan FOREXimf XAUUSD

Bias pergerakan emas minggu ini masih dalam tekanan Bullish, saat ini harga tertahan resistance dikisaran 1219.36, peluang beli bisa diambil jika resistance tersebut pecah karena berpotensi mengangkat emas lebih lanjut hingga kisaran 1224.93 – 1231.17. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 1204.76 – 1210.34 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi emas kembali rebound ke atas hingga kisaran 1219.36. Namun waspadai apabila Support dikisaran 1204.76 pecah karena berpotensi menekan emas lebih lanjut hingga kisaran 1195.75

 

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 16 – 20 Januari 2017

Dolar berada di bawah tekanan turbulensi dalam seminggu setelah melihat konferensi pers Presiden-AS Trump yang akan memasuki Gedung Putih pada minggu ini. Selain itu, pasar akan melihat pidato dari Mark Carney dan Janet Yellen. Data Inflasi Inggris dan AS, serta data ketenagakerjaan Inggris dan Australia akan menjadi perhatian pasar.

Konferensi pers pertama Trump sejak kemenangannya dalam pemilihan presiden menyebutkan bahwa stimulus fiskal menjadi penyebab kekhawatiran pasar ketika dolar bergerak reli. Sentimen Konsumen AS tetap tinggi pada bulan Januari dengan berada di kisaran di 98,1. Lonjakan data pasca pemilu juga memberikan optimisme dan kekhawatiran.

Berikut ini adalah prospek dari peristiwa besar minggu ini :

  1. Pidato Mark Carney : Selasa, 01:30 WIB. Gubernur BOE Mark Carney akan berbicara di London. Mark Carney mengatakan pekan lalu bahwa bank of England kemungkinan akan meningkatkan perkiraan ekonomi pada bulan depan meskipun ada kekhawatiran Brexit.
  2. Inflasi Inggris : Selasa, 16:30 WIB. Harga Konsumen Inggris naik tipis pada bulan November menjadi 1,2% dari 0,9% pada bulan Oktober. Namun penurunan baru-baru pada mata uang sterling diperkirakan akan menyebabkan peningkatan lebih lanjut dalam inflasi selama tahun ini. Bank of England memperkirakan inflasi akan meningkat selama 2017di kisaran -2,7% dan tetap berada di atas target 2% sampai 2020.
  3. Tenaga Kerja Inggris : Rabu, 16:30 WIB. Data ketenagakerjaan Inggris melemah dari yang diharapkan pada bulan November, karena jumlah orang yang mengklaim tunjangan pengangguran meningkat sebanyal 2.400 menjadi 809.000. Data ini telah mengalami tekanan sejak Brexit yang menunjukkan pasar Inggris kehilangan tenaga kerja setelah referendum Uni Eropa.
  4. Data Inflasi AS: Rabu, 20:30 WIB. Harga konsumen AS tumbuh dengan kecepatan yang lebih lambat pada bulan November, tetapi tren terus menunjukkan bahwa ada tekanan inflasi di tengah meningkatnya harga sewa. Harga Konsumen meningkat 0,2%, sejalan dengan perkiraan pasar. Bank sentral memperkirakan ada tiga kali kenaikan suku bunga pada tahun 2017 di tengah rencana fiskal Presiden AS terpilih Donald Trump untuk meningkatkan pertumbuhan melalui belanja infrastruktur dan pemotongan pajak.
  5. Suku bunga Kanada : Rabu, 22:00 WIB. Bank sentral Kanada telah mempertahankan suku bunga overnight pada kisaran 0,5% pada pertemuan bulan Desember. Meskipun ada peningkatan kondisi global, ketidakpastian masih tetap tinggi dan sangat mempengaruhi kepercayaan bisnis dan investasi. Dewan gubernur mengatakan bahwa perekonomian Kanada memiliki ruang untuk melakukan perbaikan. Dolar Kanada adalah kehilangan kekuatan dan ketidakseimbangan sektor rumah tangga kembali meningkat.
  6. Pidato Janet Yellen : Rabu, 03:00 WIB. Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan berbicara di San Francisco. Diperkirakan ada volatilitas pergerakan harga di pasar.
  7. Suku bunga Eropa : Kamis, 119:45 WIB. Bank Sentral Eropa telah mempertahankan suku bunga dengan tidak berubah pada bulan Desember dan memotong pembelian aset menjadi 60 miliar euro per bulan, dari 80 miliar euro. ECB telah memperpanjang program pembelian obligasi selama sembilan bulan sampai akhir 2017.
  8. Izin Bangunan AS : Kamis, 20:30 WIB. Jumlah izin bangunan AS pada bulan November menyusut 4,7% menjadi 1,20 juta tingkat unit, sisanya di atas level 1,20 juta unit selama tiga bulan berturut-turut. Izin tinggal keluarga tunggal naik 0,5% sementara izin untuk unit multi-keluarga turun 13,0%. Para ekonom memperkirakan perumahan akan terus bertumbuh meskipun meningkatnya suku bunga KPR setelah pemilu Trump.
  9. Indeks Philly Fed Manufacturing AS : Kamis, 20:30 WIB. Aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia melemah pada bulan Desember menjadi 0,9 dari 1,5 poin pada bulan sebelumnya. Pesanan baru tetap positif di kisaran 11,4 vs 3,1 untuk data bulan November. Namun demikian, kekuatan dan optimisme untuk pesanan baru menunjukkan finish yang kuat untuk 2016.
  10. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 20:30 WIB. Jumlah klaim pengangguran AS tetap rendah meskipun ada kenaikan sebanyak 10.000 pada pekan lalu. Klaim pengangguran AS mencapai 247.000. Rendahnya tingkat klaim menunjukkan sektor bisnis yakin naiknya permintaan di masa mendatang sehingga meningkatkan perekrutan pekerja. Kepercayaan bisnis telah menguat sejak pemilihan sejak rencana Trump untuk meningkatkan perekonomian.

Analisa Teknikal

AUD/USD

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY AUDUSD FOREXIMF 16 JAN 2017

Bias mingguan, pergerakan AUD/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang bergerak mendekati area 0.74277. Sebagai strategi trading, tunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut dimana ada kemungkinan akan bergerak ke atas menuju kisaran 0.75418 – 0.70619. Waspadai juga jika support 0.74277 ditembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan menekan harga hingga kisaran 0.73407.

EUR/USD

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY EURUSD FOREXIMF 16 JAN 2017

Bias mingguan EUR/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang menguji area support di kisaran 1.06023 – 1.06520. Sebagai strategi trading, tunggu konfirmasi sinyal buy di area tersebut dimana ada potensi harga akan rebound ke kisaran 1.06836 – 1.08152. Hati-hati jika area 1.06520 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan membawa euro hingga kisaran 1.04707.

GBP/USD

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY GBPUSD FOREXIMF 16 JAN 2017

Bias mingguan GBP/USD berada dalam kondisi bearish dan saat ini harga berpotensi akan menguji area di kisaran 1.20953. Sebagai strategi trading mingguan, tunggu konfirmasi sinyal sell di area tersebut dimana ada potensi harga akan kembali tertekan ke kisaran 1.19915 – 1.18235. Hati-hati jika resistance 1.20953 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membawa harga hingga kisaran 1.22114.

USD/CHF

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY USDCHF FOREXIMF 16 JAN 2017

Secara umum, bias mingguan USD/CHF berada dalam kondisi bearish dan saat ini sedang bergerak menguji area 1.01530. Sebagai strategi, tunggu konfirmasi sinyal sell di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 1.00412. Sebaliknya, hati-hati jika area 1.01530 ditembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membawa harga hingga kisaran 1.02649.

USD/JPY

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY USDJPY FOREXIMF 16 JAN 2017

Bias mingguan USD/JPY berada dalam kondisi bearish dan saat ini sedang berkonsolidasi. Sebagai strategi trading cari konfirmasi sinyal sell di area 114.89 – 115.59 dimana ada potensi harga akan bergerak ke kisaran 113.74 – 111.88. Hati-hati jika area 115.59 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan membawa harga hingga kisaran 117.45.

NZD/USD

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY NZDUSD FOREXIMF 16 JAN 2017

Bias mingguan pergerakan NZD/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga berpotensi akan terkoreksi ke area support di kisaran 0.70469. Sevagai strategi trading, tunggu konfirmasi sinyal buy di area tersebut dimana ada potensi harga akan bergerak ke kisaran 0.71466 – 0.72473. Sebaliknya, hati-hati jika area 0.70459 ditembus karena berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan harga hingga kisaran 0.69451.

EMAS

ANALISA TEKNIKAL HARIAN XAUUSD FOREXIMF 16 JAN 2017

Harga emas berada dalam kondisi bullish dan saat ini sedang menguji area resistan. Sebagai alternatif cari konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 1188.14 karena dengan ada potensi emas akan rebound hingga kisaran 1206.82 – 1237.06. Hati-hati jika support 1188.14 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi membawa emas ke kisaran 1167.24.

0 Comments

3 Pelajaran Dari Pengalaman Trading di Tahun 2016

Tahun 2016 baru saja berakhir. Pergerakan pasar di tahun 2016 bisa dikatakan agak “ramai” dan sebenarnya ada setidaknya tiga hal penting yang bisa kita jadikan pelajaran sebagai bekal untuk menghadapi pasar trading forex di tahun-tahun berikutnya. Apa saja ya, kira-kira? Yuk, kita mulai.

1. Jangan terburu-buru “mengejar” even besar

Volatilitas memang adalah “sahabat baik” bagi trader-trader jangka pendek dan pada kenyataannya memang saat terbaik dalam “menangkap” peluang dalam volatilitas adalah ketika ada data ekonomi atau berita geopolitik yang besar.

Di tahun 2016 sendiri kita bisa melihat ada beberapa even besar yang memicu volatilitas dengan signifikan, semisal referendum Brexit dan pemilihan presiden Amerika Serikat (pilpres AS).

Banyak trader yang mencoba untuk “menerka” pergerakan harga bahkan sebelum kedua even besar tersebut diwartakan. Mereka yang “bertaruh” bahwa Inggris akan tetap berada di dalam keanggotaan Uni Eropa, atau mereka yang yakin bahwa Donald Trump tidak akan memenangkan pilpres AS,  ternyata tidak sukses meraih keuntungan. Bahkan “kubu” trader yang beranggapan kemenangan Donald Trump akan berakibat buruk bagi USD juga harus bertekuk lutut ketika sentimen pasar berbalik 180 derajat dengan cepat.

Pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa tersebut adalah bahwa ada kalanya kita harus bersabar untuk membiarkan gejolak pasar sedikit mereda sebelum mengambil keputusan. Karena seringkali ada banyak peluang untuk menangkap koreksi-koreksi kecil seiring pembentukan trend yang jelas, yang mana hal itu bisa berlangsung selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

2. Ingat selalu: “The trend is your friend”

Kalimat “the trend is your friend” ini – mungkin – bagi sebagian trader terdengar usang, itulah mungkin sebabnya mengapa mereka cenderung mengabaikan konsep trading yang paling dasar ini.

Tugas utama kita sebagai trader adalah me-manage resiko ketika kita salah. Salah satu implementasinya adalah sebisa mungkin memperkecil kerugian. Sebaliknya, manakala kita benar (profit), maka tantangan yang dihadapi adalah memaksimalkan keuntungan tersebut dan hal ini dimungkinkan jika kita melakukan transaksi yang searah dengan trend yang sedang berlangsung.

Itulah hal yang menarik dari trading forex. Jika manajemen resiko dijalankan dengan benar dan dikombinasikan dengan mematuhi konsep “the trend is your friend”, maka potensi untuk memperbesar keuntungan akan jauh lebih besar daripada resikonya.

3. Setialah pada trading plan

Kesalahan klasik dan selalu berulang – dan merupakan “dosa besar” dalam trading – yang sering dilakukan trader adalah “pengkhianatan” terhadap trading plan yang disusunnya sendiri.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seorang trader mengkhianati trading plan-nya sendiri. Di antaranya adalah hilangnya rasa percaya diri akibat kerugian yang baru dialami.

Anda seharusnya menganggap setiap transaksi sebagai “awal yang baru”, agar Anda tetap bisa mempertahankan kepercayaan diri. Jangan biarkan kerugian yang dialami membuat Anda menjadi terlalu berhati-hati sehingga menurunkan batas toleransi resiko dari yang telah ditetapkan dalam trading plan. Jangan batasi potensi keuntungan yang bisa dihasilkan oleh strategi yang sebenarnya sudah bagus hanya karena ketakutan akan mengalami kerugian lagi. Menurunkan batas toleransi resiko hanya karena ketakutan seperti ini justru akan mempersulit langkah Anda untuk menutupi kerugian yang telah terjadi sebelumnya.

Tidak ada alasan untuk – misalnya – menurunkan toleransi resiko per transaksi dari 10% menjadi 5% hanya karena Anda mengalami kerugian sebelumnya. Yang seharusnya bisa masuk posisi sebesar 1 lot, direduksi menjadi 0.5 lot. Ini tidak perlu.

Sebaliknya, banyak pula trader yang lantas merasa terlalu percaya diri karena baru mendapatkan keuntungan yang besar. Sebagai contoh, ada trader yang sempat memperoleh untung besar karena berhasil mendapat peluang dari pergerakan GBPUSD saat referendum Brexit. Di transaksi selanjutnya, karena merasa jumawa, ia menjadi lebih agresif dan melipatgandakan lot. Ini berbahaya karena ketika ia mengalami kerugian maka hal tersebut dengan cepat melenyapkan keuntungan yang telah diperoleh sebelumnya. Kesalahan fatal dalam manajemen resiko.

Semoga di tahun 2017 ini kita bisa meningkatkan performa trading forex dengan mengambil pelajaran dari kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat di tahun 2016.

Selamat menyambut tahun baru, semoga semakin sukses.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 9-13 Januari 2017

USD mengalami sedikit guncangan di permulaan tahun 2017 sebagai respon pasar atas kombinasi berita baik dan buruk. Laporan bulanan pertumbuhan pekerjaan di bulan Desember 2016 ternyata tidak sesuai dengan harapan meskipun upah naik sebesar 2,9%. Ekonomi Amerika Serikat (AS) hanya mampu menambah 156.000 posisi pekerjaan, di bawah harapan yaitu 175.000. Tingkat pengangguran naik menjadi 4,7% dari 4,6%.

Sementara itu preside terpilih Donald Trump berjanji untuk menerapkan kebijakan fiscal yang agresif termasuk pemangkasan pajak.

Berikut adalah ringkasan data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini:

1.    US Crude Oil Inventories: Rabu (11/1), 22.30 WIB
Persediaan minyak mentah AS menurun tajam di akhir tahun 2016 sebesar hingga 7 juta barrel, namun persediaan bensin meningkat karena kilang minyak mempercepat produksi untuk mengurangi persediaan minyak mentah untuk menghindar dari pajak yang lebih besar. Harga minyak meningkat karena Arab Saudi menyetujui permintaan OPEC untuk mengurangi produksi setelah melemahnya harga minyak pasca rilis data dari AS.

2.    US Unemployment Claims: Kamis (12/1), 20.30 WIB
Jumlah warga negara AS yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran mengalami penurunan di pekan lalu hingga mendekati level terendah 43 tahun, mengonfirmasi bahwa sektor pekerjaan terus mengalami perbaikan. Klaim pengangguran turun 28.000 ke angka 235.000 untuk pekan terakhir bulan Desember. Angka klaim pengangguran minngguan ini telah berada di bawah 300.000 selama 96 pekan berturut-turut.
Angka klaim pengangguran pekan ini diperkirakan naik menjadi 262.000.

3.    US Retail sales: Jumat (13/1), 20.30 WIB
Penjualan eceran di AS mengalami pertumbuhan di bulan November meskipun tidak mencapai perkiraan, menyusul penguatan yang terjadi pada dua bulan sebelumnya. Penjualan meningkat 0,1% di bulan November, lebih rendah daripada peningkatan di bulan Oktober yaitu sebesar 0,6%. Sementara itu, penjualan inti, yang tidak mengikutsertakan variabel kendaraan bermotor dan jasa mengalami peningkatan sebesar 0,2%.

4.    US PPI: Jumat (13/1), 20.30 WIB
Indeks harga produsen AS meningkat di bulan November di tengah kenaikan ongkos jasa, mengindikasikan bahwa tekanan inflasi mengalami kenaikan dengan stabil. Harga-harga barang jadi naik 0,4% yang merupakan kenaikan terbesar sejak Juni tahun lalu. Sejak Oktober 2015 hingga Oktober 2016, PPI telah mengalami kenaikan sebesar 1,3% yang merupakan kenaikan terbesar sejak November 2014.

5.    US UoM Consumer Sentiment: Jumat (13/1), 22.00 WIB
Survey University of Michigan di bulan Desember memperlihatkan bahwa sentimen konsumen menyentuh indeks tertinggi sejak Januari 2015. Indeks sentimen konsumen mencapai angka 98 poin setelah mencatat indeks 93.8 di bulan November. Peningkatan ini diperkirakan karena kemenangan Donald Trump yang mengejutkan, di mana konsumen memperlihatkan harapan yang tinggi atas kebijakan-kebijakan ekonomi baru yang direncanakan oleh presiden terpilih.

Analisa Teknikal

AUD/USD

audusd-analisa-forex-mingguan-9-13-januari-2017

AUD/USD bergerak mendekati area support di kisaran 0.72822-0.72370. Sebagai strategi trading mingguan pekan ini tunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut dengan target mingguan di kisaran 0.73102-0.73555. Hati-hati jika support 0.72370 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan menekan aussie hingga kisaran 0.72090-0.71637.

EUR/USD

eurusd-analisa-forex-mingguan-9-13-januari-2017

EUR/USD bergerak menguji area support di kisaran 1.05323-1.04586. Sebagai strategi trading mingguan pekan ini tunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut dengan potensi rebound mingguan di kisaran 1.05780-1.06517. Hati-hati jika support 1.04586 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan menekan euro hingga kisaran 1.04129-1.03392.

GBP/USD

gbpusd-analisa-forex-mingguan-9-13-januari-2017

GBP/USD bergerak menguji area support di kisaran 1.21769. Sebagai strategi trading mingguan pekan ini tunggu penembusan support tersebut sebelum membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 1.21168-1.20497. Di sisi lain perhatikan bahwa stochastics dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.22741-1.23342 dengan target mingguan di kisaran 1.22370-1.21769. Hati-hati jika resistance 1.23342 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat GBP/USD hingga kisaran 1.23713-1.24314.

USD/CHF

usdchf-analisa-forex-mingguan-9-13-januari-2017

USD/CHF  bergerak menguji area resistance di kisaran 1.01805-1.02391. Anda bisa mencari konfirmasi sinyal sell di area resistance tersebut dengan target mingguan di kisaran 1.01442-1.00856. Hati-hati jika resistance 1.02931 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat USD/CHF hingga kisaran 1.02754-1.03340.

USD/JPY

usdjpy-analisa-forex-mingguan-9-13-januari-2017

USD/JPY bergerak menguji area resistance di kisaran 116.412-117.249. Sebagai strategi trading mingguan pekan ini konfirmasi sinyal sell di area resistance tersebut dengan target mingguan di kisaran 115.895-115.059. Hati-hati jika resistance 117.249 tembus sekali lagi karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat USD/JPY hingga kisaran 117.766-118.602.

NZD/USD

nzdusd-analisa-forex-mingguan-9-13-januari-2017

NZD/USD terkoreksi ke area support di kisaran 0.69435-0.69810. Tunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut sebelum membuka posisi buy dengan potensi target di kisaran 0.70041-0.70416. Hati-hati jika support 0.69435 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan Kiwi hingga kisaran 0.69204-0.68829.

GOLD

xauusd-analisa-forex-mingguan-9-13-januari-2017

Harga emas berpotensi naik untuk menguji area resistance di kisaran 1184.87. Sebagai alternatif Anda bisa mencari konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 1169.99-1160.81 dengan potensi rebound hingga kisaran 1175.68-1184.87. Hati-hati jika support 1160.81 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan harga emas hingga kisaran 1155.12-1145.93.

OIL

oil-analisa-forex-mingguan-9-13-januari-2017

Harga minyak mentah bergerak melemah, di bawah area resistance 53.28-54.00. Potensi pergerakan bearish untuk pekan ini adalah kisaran 52.83-52.11. Hati-hati jika resistance 54.00 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga minyak hingga kisaran 54.45-55.17.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan : 02 – 06 Januari 2017

 

Minggu kemarin pasar bergerak relatif sideways meski US dollar cenderung mengalami pelemahan setelah sempat mengalami penguatan hingga mencetak level terkuatnya, hal ini seiring dengan adanya aksi ambil untung yang diambil oleh banyak pelaku pasar jelang akhir tahun.

Untuk minggu di awal tahun 2017 ini, pelaku pasar akan memberikan fokus terhadap data data yang akan dirilis khususnya dari AS yang bisa menjadi motor penggerak US dollar apakah akan kembali menguat ataukah masih tertekan.

Berikut data data penting yang dirilis minggu ini yang diperkirakan bisa menjadi penggerak pasar :

1. US ISM Manufacturing PMI: Selasa, 22:00 WIB. Aktivitas manufaktur AS naik pada bulan November menjadi 53,2, dari 51,9 pada bulan Oktober, menunjukkan ekonomi mendapatkan momentum. Para ekonom memperkirakan kenaikan lebih moderat menjadi 52,1. Naiknya pesanan, menunjukkan pabrik harus mempercepat produksi dalam beberapa bulan mendatang untuk memenuhi permintaan yang lebih tinggi. Kebangkitan saat ini dalam kegiatan manufaktur konsisten dengan ekonomi tumbuh pada laju tahunan sekitar 3,2%. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan akan naik lebih lanjut di bawah President-Donald Trump, yang menjanjikan pembangunan infrastruktur, deregulasi, dan pembenahan besar untuk meningkatkan perekonomian. Aktivitas manufaktur diperkirakan akan menguat lebih lanjut ke 53,7 pada bulan Desember.

2. US Crude Oil Inventories: Rabu, 22:30. Stok minyak mentah AS meningkat secara tidak terduga untuk minggu kedua berturut-turut, menjadi 614.000 barel dalam pekan yang berakhir 23 Desember menjadi naik sebesar 1,3 juta barel. Volume yang diperdagangkan lemah untuk liburan akhir tahun Namun, pasar berada dalam kondisi yang baik tahun ini, diperkirakan akan melanjutkan tren naik pada awal Januari.

3. US FOMC Meeting Minutes: Rabu, 02:00. Pertemuan Federal Reserve diselenggarakan pada bulan November menunjukkan ekonomi telah mengalami pertumbuhan untuk menjamin kenaikan suku bunga dalam pertemuan kebijakan berikutnya pada bulan Desember. Para anggota voting melihat risiko yang sama terhadap ekonomi akan memenuhi perkiraan mereka untuk pertumbuhan dan pasar tenaga kerja yang akan ketat. Beberapa berpendapat kenaikkan harus datang pada pertemuan Desember Fed dalam rangka menjaga “kredibilitas.” Ketua the Fed Janet Yellen mencatat bahwa pemilihan Trump tidak melakukan apa pun untuk mengubah rencana Fed untuk kenaikan tarif “relatif segera.”

4. US ADP Non-Farm Employment Change: Kamis, 20.15 WIB. Laporan Pekerjaan ADP menunjukkan bahwa tenaga kerja nonfarm payroll meningkat 216.000 pada bulan November menyusul 119.000 peningkatan kenaikan bulan Oktober, direvisi dari 147.000. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Juni. Payrolls naik rata-rata 176.000 per bulan pada tahun 2016, turun dari 209.000 rata-rata selama tahun 2015 dan 237.000 rata-rata pada tahun 2014. ADP non-farm payrolls diperkirakan akan mencapai 171.000 kali ini.

5. US Unemployment Claims: Kamis, 20:30 WIB. Klaim pengangguran AS menurun untuk pekan ketiga dari empat terakhir, turun 10.000, mencapai 265.000. Klaim tetap di bawah garis 300.000 untuk 95 minggu terakhir atau periode terpanjang sejak tahun 1970 menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat. Analis memperkirakan angka yang lebih tinggi dari 277.000 klaim baru. Empat minggu rata-rata klaim menolak untuk 263.000 dari 263.750 minggu sebelumnya. Jumlah klaim baru diperkirakan mencapai 262.000 pekan ini.

6. US ISM Non-Manufacturing PMI: Kamis, 22:00 WIB. Aktivitas sektor jasa AS mencapai level tertinggi satu tahun pada bulan November, naik ke 57,2 dari 54,8 pada bulan Oktober. Jasa industri melaporkan 4 poin persentase lonjakan produksi dengan kerja melonjak 5,1% ke level tertinggi 13-bulan. Sektor layanan data kinerja yang kuat disertai belanja konsumen yang kuat menunjukkan ekonomi yang bagus di kuartal Juli-September memungkinkan Fed untuk membuat keputusan kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya. Sektor Layanan AS diperkirakan akan tetap mengalami kenaikkan dengan perkiraan sebesar 56,6 poin pada Desember

7. US Non-Farm Employment Change and Unemployment Rate: Friday, 20:30 WIB. Pasar tenaga kerja AS yang terdaftar mengalami kenaikkan yang kuat pada bulan November, mengurangi tingkat pengangguran ke level terendah sembilan tahun dari 4,6%. Ekonomi AS menciptakan 178.000 lapangan pekerjaan yang mendukung keputusan Fed untuk menaikkan suku pada pertemuan bulan Desember kemarin. Para ekonom mengharapkan pertumbuhan sebesar 177.000 sementara pengangguran tidak berubah pada 4,9%. Namun, penurunan tingkat pengangguran tidak terkait secara eksklusif untuk kenaikan lapangan kerja tetapi juga karena angkatan kerja dikontrak naik 62,7%. pertumbuhan upah mencatat penurunan 0,1% tetapi analis sebagian menyalahkan penurunan penghasilan per jam rata-rata pada perhitungan yang berkaitan dengan kalender. Beberapa analis percaya rencana Trump untuk meningkatkan belanja infrastruktur dan memotong pajak bisa meningkatkan perekrutan dan memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tahun-tahun mendatang. Kenaikkan lapangan pekerjaan bulan Desember diperkirakan 175.000 dan tingkat pengangguran diperkirakan meningkat menjadi 4,7%.

Tinjauan Teknikal

GBPUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan GBPUSD untuk minggu ini masih dalam tekanan Bearish, meski saat ini harga sedang mengalami koreksi, terlihat stochastic dan cci berada di area over bought. Skenario minggu ini tunggu harga di area 1.23988 – 1.25220 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi GBPUSD kembali turun hingga kisaran 1.21995 – 1.23226. Namun waspadai apabila ternyata resistance dikisaran 1.25220 pecah karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bullish dan mengangkat GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.25982 – 1.27213.

EURUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan EURUSD minggu ini masih menunjukkan peluang Bearish, meski harga sempat menguat namun gagal menembus resistance dikisaran 1.06689. Saat ini harga berusaha menguji Support dikisaran 1.04714, jika berhasil tertembus berpotensi menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.03493. Sebagai alternatif perhatikan resistance di area 1.05935 – 1.06689 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi EURUSD kembali turun hingga kisaran 1.04714. Namun waspadai apabila resistance di kisaran 1.06689 pecah karena berpotensi mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.07443 – 1.08287.

USDCHF

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan USDCHF masih menunjukkan peluang bullish, meski harga sempat turunt namun gagal menembus Support dikisaran 1.01221. Saat ini harga berusaha menguji resistance dikisaran 1.02346, jika berhasil tertembus berpotensi mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.03471. Sebagai alternatif perhatikan resistance di area 1.02346 – 1.03471 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi EURUSD kembali turun hingga kisaran 1.0221. Namun waspadai apabila resistance di kisaran 1.02346 pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 1.03471

USDJPY

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan USDJPY menunjukkan tekanan Bearish, terlihat dari trendline yang terbentuk pada grafik H4 diatas. Saat ini harga mengalami reboound ke atas menguji trendline atau resistan dikisaran 117.344, peluang Sell bisa diambil jika resistance atau trendline gagal tertembus dengan target USDJPY kembali turun hingga kisaran 116.035. Sebagai alternatif perhatikan jika Support dikisaran 116.035 pecah karena berpotensi menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 114.725 – 115.417. Namun hati hati apabila trendline pecah karena berpotensi mengubah bias menjadi Bullish dan mengangkat USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 118.036 – 18.654.

AUDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan AUDUSD cenderung bergerak datar meskipun bias bearish masih membayangi, perhatikan jika Support dikisaran 0.71598 pecah karena berpotensi menekan AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.69779 – 0.70739. Sebagai alternatif perhatikan Resistance di area 0.72988 – 0.73846 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi AUDUSD kembali turun hingga kisaran 0.71598. Namun hati hati jika resistance dikisaran 0.73846 pecah karena berpotensi mengubah bias menjadi Bullish dan mengangkat AUDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.74377 – 0.75236.

NZDUSD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan NZDUSD minggu ini cenderung bergerak sideways meskipun bias bearish masih membayangi, saat ini harga menguji Support dikisaran 0.68600, jika Support tersebut pecah berpotensi menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.66717 – 0.67712. Sebagai alternatif perhatikan Resistance di area 0.70040 – 0.70930 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi NZDUSD kembali turun hingga kisaran 0.68600. Namun hati hati jika resistance dikisaran 0.70930 pecah karena berpotensi mengubah bias menjadi Bullish dan mengangkat NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.71480 – 0.72369.

XAUSUD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan XAUUSD untuk minggu ini menunjukkan potensi Bullish, meski dari stochastic dan cci memberikan peluang harga terkoreksi. Perhatikan Support di area 1138.11 – 1147.64 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi XAUUSD kembali rebound ke atas hingga kisaran 1163.07. Sebagai alternatif perhatikan jika resistance dikisaran 1163.07 pecah karena berpotensi mengangkat XAUUSD lebih lanjut hingga kisaran 1172.60 – 1183.26. Namun hati hati apabila support dikisaran 1138.11 pecah karena berpotensi menekan XAUUSD lebih lanjut hingga kisaran 1122.68 – 1132.21.

OIL

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Bias pergerakan Oil untuk minggu ini masih menunjukkan tekanan Bullish, saat ini harga menguji resistance dikisaran 54.36, jika pecah maka berpotensi mengangkat Oil naik lebih lanjut hingga kisaran 55.40 – 56.57. Sebagai alternatif perhatikan Support di area 52.15 – 53.32 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi Oil kembali naik hingga kisaran 54.36. Namun waspadai apabila Support di kisaran 52.15 pecah karena berpotensi mengubah bias menjadi Bearish dan menekan Oil lebih lanjut hingga kisaran 50.98.

 

0 Comments