Analisa Forex Mingguan: 31 Oktober-4 November 2016

USD harus berjuang untuk mempertahankan momentum penguatan di tengah isu politis meskipun data pertumbuhan ekonomi membaik. FBI dikabarkan kembali menggelar penyelidikan atas penggunaan email pribadi oleh Clinton untuk kepentingan negara.

Data pertumbuhan ekonomi AS untuk kuartal pertama memperlihatkan peningkatan terbaik dalam dua tahun terakhir, yaitu pertumbuhan sebesar 2,9% yang menandakan bahwa perekonomian AS telah kembali berada di jalur yang benar. Pertumbuhan ekonomi terlihat lamban di semester pertama yaitu rata-rata sedikit di atas 1 persen.

Solidnya angka pertumbuhan ekonomi bisa menjadi argumen bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga di akhir tahun ini.
Di tempat terpisah, kekkhawatiran akan dampak Brexit tidak mampu diredam oleh positifnya pertumbuhan ekonomi Inggris. Euro berusaha pulih menyusul membaiknya laporan dari Jerman.

Berikut adalah data ekonomi penting pekan ini:

1.    Pengumuman suku bunga Australia: Selasa (1/11), 10.30 WIB

Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga di 1,5% pada rapat yang diadakan pada bulan Oktober lalu. Keputusan tersebut sejalan dengan perkiraan pasar. Meskipun demikian, para analis memperkirakan pemangkasan suku bunga lanjutan di tahun ini.
Para pejabat RBA terlihat lebih optimistis terkait prospek pertumbuhan GDP dan akan mempercepat pertumbuhan lapangan pekerjaan dalam 12 bulan ke depan. Sejauh ini, data inflasi masih dianggap solid.

Di bulan ini, RBA diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunganya di angka 1,5%.

2.    Pengumuman suku bunga Jepang: Selasa (1/11)

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga pada rapat di bulan September lalu, namun mewacanakan perubahan kebijakan pada pendekatan kebijakan mereka sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi. BOJ mengatakan bahwa mereka akan membeli obligasi pemerintah tenor 10 tahun agar imbal baliknya berada di kisaran nol persen.

BOJ diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga di bulan ini.

3.    GDP Kanada: Selasa (1/11), 19.30 WIB

Pertumbuhan ekonomi Kanada di bulan Juli melebihi perkiraan, tumbuh sebesar 0,5% di tengah rebound yang terjadi pada produksi minyak dan gas. Aktivitas pertambangan, ekstraksi minyak dan gas mengalami peningkatan sebesar 3,9% dari bulan Juni, termasuk peningkatan sebesar 19% pada ekstraksi minyak non-konvensional.

Para ekonom memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Kanada di bulan Agustus adalah 0,2%.

4.    US ISM Manufacturing PMI: Selasa (1/11), 21.00 WIB

Sektor manufaktur AS mengalami rebound di bulan September, melampaui angka 5 poin ke 51.1. Di bulan sebelumnya, indeks tersebut hanya berada di angka 49.4.

Para analis memperkirakan tren pertumbuhan ini akan berlanjut dan berpendapat bahwa penurunan yang terjadi di bulan Agustus hanya bersifat sementara.

Indeks aktivitas manufaktur di bulan Oktober diperkirakan akan berada di angka 51.8.

5.    Data pekerjaan New Zealand: Rabu (2/11), 04.45 WIB

Pasar tenaga kerja New Zealand terus menguat di di kuartal ke-2, naik ke 2,4% mencapai 2,5 juta orang menyusul kenaikan sebesar 1,2% yang tercatat di kuartal sebelumnya. Angka tersebut mencerminkan pasar tenaga kerja yag semakin menguat.

Jumlah tenaga kerja terus meningkat di tengah kuatnya imigrasi, serta positifnya tren tingkat partisipasi kerja oleh perempuan dan para pekerja yang berusia lebih tua.

Sementara itu, tingkat pengangguran telah turun dari 5,2% menjadi 5,1%. Para ekonom memperkirakan tingkat pengangguran di tahun 2016 rata-rata akan berada di angka 5,4%, sementara di tahun 2017 diperkirakan rata-rata 5,3%.

New Zealand diperkirakan akan meningkatkan jumlah tenaga kerja sebesar 0,6% di kuartal ke-2 dan mempertahankan tingkat pengangguran di 5,1%.

6.    US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (2/11),19.15 WIB

Di bulan September, sektor swasta AS menambah sebanyak 154.000 lapangan pekerjaan, meleset di bawah perkiraan yaitu 166.000. Para analis memperkirakan laporan ADP bulan Oktober akan memperlihatkan penambahan lapangan sebanyak 166.000.

7.    US Crude Oil Inventories: Rabu (2/11), 21.30 WIB

Persediaan minyak mentah AS turun sebanyak 600.000 barrel pekan lalu, padahal di pekan sebelumnya tercatat penambahan sebanyak 4,9 juta barrel. Ketika ada “kesepakatan” di antara anggota OPEC untuk membatasi produksi, harga minyak sempat naik ke kisaran $51.60/barrel, namun ketika harapan tersebut menjadi tidak pasti harga minyak mentah kembali turun ke kisaran $50/barrel.

8.    Pengumuman suku bunga Fed: Kamis (3/11), 01.00 WIB

Dalam rapat FOMC di bulan September, Fed memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga meskipun pertumbuhan ekonomi AS memperlihatkan perbaikan. Para anggota FOMC menurunkan ekspektasi akan kenaikan suku bunga dalam tahun-tahun mendatang namun tetap mengatakan ada kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun 2016.

Fed mengatakan bahwa mereka menunggu bukti lebih lanjut terkait target-target pertumbuhan.

FOMC juga menurunkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun ini meskipun terlihat data yang solid di sektor pekerjaan.
Perkembangan ekonomi global masih menjadi perhatian FOMC, terutama dampak Brexit dan pelambatan ekonomi China.

9.    Pengumuman suku bunga Inggris: Kamis (3/11), 19.00 WIB

Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga di 0,25% dan tetap membuka kemungkinan untuk pemangkasan suku bunga dalam bulan-bulan mendatang. BoE telah memangkas suku bunga dari 0,5% ke 0,25% untuk memastikan stabilitas sistem perbankan Inggris sebagai antisipasi dampak hasil voting Brexit di bulan Juni.

Prakiraan ekonomi untuk bulan November tidak mengalami perubahan dari bulan Agustus. BoE mencatat banyak indikator ekonomi telah memperlihatkan bahwa perekonomian Inggris telah mengatasi dampak pasca-referendum, oleh karenanya BoE tidak terlalu khawatir akan situasi perekonomian jangka pendek.

10.    US Unemployment Claims: Kamis (3/11), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran AS turun sebanyak 3.000 pekan lalu, menjadi 258.000. Angka rata-rata empat mingguan berada di angka 253.000, naik sebesar 1.000 dari pekan sebelumnya.

Sampai saat berita ini dipublikasikan, belum ada prakiraan angka klaim pengangguran di pekan ini.

11.    US ISM Non-Manufacturing PMI: Kamis (3/11), 21.00 WIB

Aktivitas di sektor jasa di bulan September naik mendekati level tertinggi tahunan, dari 51.4 (di bulan Agustus) menjadi 57.1. Ini merupakan tanda bahwa pertumbuhan sektor utama perekonomian AS tersebut stabil.

Data yang lebih baik daripada perkiraan ini bisa membantu mengurangi kekhawatiran pelambatan ekonomi.

Aktivitas sektor jasa diperkirakan akan tetap mengalami ekspansi mencapai 56.2.

12.    Data pekerjaan Kanada: Jumat (4/11), 19.30 WIB

Di bulan September, lapangan pekerjaan di Kanada bertambah sebanyak 67.000, melebihi perkiraan. Ini merupakan pertumbuhan terbesar dalam empat tahun dan menandai pertumbuhan positif dalam dua bulan berturut-turut. Meskipun demikian, kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan jumlah pekerja paruh-waktu dan wirausaha.

Di bulan Oktober diperkirakan akan terjadi penurunan jumlah lapangan pekerjaan sebanyak 10.000 dan tingkat pengangguran tetap berada di angka 7%.

13.    US Non-Farm Payrolls: Jumat (4/11), 19.30 WIB

Di bulan September, penciptaan lapangan pekerjaan baru di AS di luar sektor pertanian bertambah sebanyak 156.000 sementara tingkat pengangguran naik menjadi 5%. Angka-angka tersebut meleset dari perkiraan ekonom, di mana mereka memperkirakan pertambahan lapangan pekerjaan baru sebanyak 171.000 dan tingkat pengangguran 4,9%.

Meskipun demikian, para ekonom menyatakan bahwa angka tersebut masih berada di dalam kisaran perkiraan yang memperlihatkan pertumbuhan yang lamban namun stabil.

Angka US non-farm payrolls untuk bulan Oktober diperkirakan naik 175.000 dan tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 4,9%.

Analisa Teknikal

AUD/USD

audusd-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016

AUD/USD telah bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Harga bergerak menguji area resistance di kisaran 0.76143-0.76500. Stochastic 4 jam overbought. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut sebelum membuka posisi sell dengan potensi target hingga kisaran 0.75923-0.75566. Hati-hati jika resistance 0.76500 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat aussie hingga kisaran 0.76720-0.77077.

EUR/USD

eurusd-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016

EUR/USD saat ini bergerak di atas MA 20 dan MA 50 di chart H4, menguji area resistance di kisaran 1.09907. Untuk pekan ini, euro berpotensi menguat jika berhasil tembus ke atas resistance tersebut dengan sasaran hingga kisaran 1.10239-1.10611. Namun perhatikan bahwa stochastic dan CCI overbought di chart yang sama. Sebagai alternatif, carilah konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 1.09369-1.09037 dengan potensi rebound hingga kisaran 1.09575-1.09907. Waspada jika harga berhasil tembus ke bawah 1.09037 karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan menekan euro ke kisaran 1.08831-1.08499.

GBP/USD

gbpusd-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016

GBP/USD masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Bias mingguan cenderung bearish namun ada kemungkinan akan tertahan di sekitar area support di kisaran 1.21399-1.20813. Selanjutnya jika muncul sinyal buy di area support tersebut ada kemungkinan sterling akan rebound ke area 1.22053-1.22708. Area resistance pekan ini adalah kisaran 1.22708-1.23294. Bias mingguan baru akan berubah menjadi bullish jika sterling berhasil tembus ke atas 1.23294, dengan potensi pergerakan bullish lanjutan hingga kisaran 1.23880-1.24242.

USD/CHF

usdchf-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016

USD/CHF bergerak menguji area support di kisaran 0.98568. Jika support tersebut tembus, USD/CHF berpotensi akan melanjutkan pergerakan bearish dengan sasaran hingga kisaran 0.98236-0.97864. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart H4, maka sebagai alternatif Anda bisa mencari konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.99105-0.99438 dengan potensi target di kisaran 0.98900-0.98568. Namun hati-hati jika resistance 0.99438 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 0.99643-0.99975.

USD/JPY

usdjpy-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016

USD/JPY terkoreksi ke area support di kisaran 104.755-104.280. Tunggu konfirmasi sinyal buy di area tersebut sebelum membuka posis buy dengan potensi target hingga kisaran 105.048-105.523. Namun hati-hati jika support 104.280 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh penguatan yen ke kisaran 103.987-103.512.

NZD/USD

nzdusd-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016

Pekan ini Anda bisa mencari konfirmasi sinyal sell di area resistance 0.71851 dengan potensi target di kisaran 0.71434-0.71062. Jika pull-back tidak terjadi, perhatikan support 0.71851 tersebut. Tunggu konfirmasi penembusan support tersebut sebelum membuka posisi sell, dengan potensi target hingga kisaran 0.70690-0.70273. Hati-hati jika resistance 0.71851 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.72268-0.72640.

GOLD

gold-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016

MA 20 dan MA 50 masih bergerak naik di chart H4. Pekan ini Anda bisa melihat menunggu konfirmasi sinyal buy di area support di kisaran 1275.35-1269.94 dengan potensi target di kisaran 1278.69-1284.09. Hati-hati jika support 1269.94 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga emas hingga kisaran 1266.60-1261.20.


OIL

oil-analisa-forex-mingguan-31-okt-4-nov-2016

Harga minyak mentah kembali bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4 dan bias mingguan kali ini adalah bearish. Perhatikan support 48.16, tunggu konfirmasi penembusan ke bawah support tersebut sebelum membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 47.49-46.74. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 49.24-49.91 untuk membuka posisi sell dengan potensi target hingga kisaran 48.83-48.16. Namun hati-hati jika resistance 49.91 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan akan mengangkat harga minyak hingga kisaran 50.32-50.99.

0 Comments

Penting! Ini Korelasi Emas Dan Minyak Mentah Dengan Forex

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa pergerakan harga emas dengan USD biasanya berbanding terbalik. Ketika harga emas menguat, USD biasanya melemah dan sebaliknya. Di dunia forex trading, hal ini dipercaya karena ketika “risk appetite” meningkat, investor kembali berburu dolar dan biasanya dengan menjual asset safe-haven mereka, dalam hal ini emas. Sebaliknya jika  terjadi “ketidakpastian ekonomi”, para investor cenderung akan menukar dolar mereka dengan emas.

Akhir-akhir ini, meskipun “hubungan perbandingan terbalik” antara emas dengan USD masih berlangsung, nampaknya tidak terlalu “seharmonis” dulu lagi. Ini karena ternyata USD juga sudah hampir dianggap sebagai aset safe-haven, sehingga ketika ada masalah pada perekonomian dunia, para investor juga melarikan modal mereka ke USD.

Tetapi bagaimana dengan mata uang lain?

Emas vs AUDUSD

Saat ini Australia merupakan penghasil emas terbesar ke-3 di dunia. Sebagai informasi saja, dalam setahun biasanya produksi emas dunia mencapai senilai $5 milyar dan itu jumlah yang sangat besar, Saudara-Saudara!

Mari kita intip grafik berikut ini:

trading forex, pergerakan harga emas, minyak mentah

Kalau kita cermati grafik di atas, kita bisa melihat bahwa pergerakan harga emas cenderung searah dengan pergerakan AUDUSD.

Artinya:

  • Ketika harga emas NAIK, AUDUSD juga ikut NAIK
  • Ketika harga emas TURUN, AUDUSD juga ikut TURUN

Dalam bahasa analisa teknikal, kita bisa mengatakan bahwa pergerakan harga emas dan AUDUSD memiliki korelasi positif.

Berdasarkan data pergerakan harganya, koherensi antara AUDUSD dengan harga emas mendekati 80%.

Emas vs USDCHF

Bagaimana dengan Swiss franc? Berbeda dengan AUDUSD, ternyata USDCHF memiliki korelasi negatif dengan pergerakan harga emas.

trading forex, pergerakan harga emas, minyak mentah

Dari grafik di atas bisa kita lihat bahwa:

-          USDCHF cenderung NAIK ketika harga emas TURUN

-          USDCHF cenderung TURUN ketika harga emas NAIK

Ternyata alasan di balik fakta tersebut adalah bahwa 25% uang yang dimiliki Swiss di-back up oleh cadangan emas.

Menarik bukan?

Minyak Mentah vs. USDCAD

Sekarang kita akan coba mengintip jenis “emas” yang lain, yang biasa disebut “emas hitam” alias minyak mentah. Komoditi ini sekarang menjadi salah satu komoditi yang penting bagi dunia, bahkan (mungkin) lebih penting daripada emas.

Bisa kita katakan bahwa dunia kita ini saat ini sudah “kecanduan minyak”. Anda masih bisa hidup tanpa emas, tetapi coba bayangkan jika saat ini sama sekali tidak ada minyak. Itu artinya tidak akan ada bensin, solar, gas (LPG), bahkan mungkin listrik. Artinya Anda akan mengalami kesulitan untuk pergi ke kantor, memasak, dan membaca artikel ini di internet. Hingga saat ini, minyak masih menjadi primadona energi dunia.

trading forex, pergerakan harga emas, minyak mentah

Salah satu produsen minyak terbesar dunia adalah Kanada. Negara ini mengekspor setidaknya sekitar dua juta barel minyak per hari Amerika Serikat (AS). Hal tersebut membuat Kanada menjadi penyuplai minyak terbesar bagi AS, yang membuat Kanada menjadi “bandar minyak” bagi AS.

Nah, karena besarnya ekspor minyak Kanada ke AS maka terciptalah permintaan yang sangat besar pula akan dolar Kanada (CAD).

Perlu Anda catat bahwa perekonomian Kanada bergantung pada ekspor. Sekitar 85% ekspornya dikirim ke AS. Karena inilah USDCAD sangat dipengaruhi oleh bagaimana para konsumen AS bereaksi atas perubahan harga minyak mentah.

Jika permintaan (barang) di AS meningkat, itu artinya para industrialis harus menggenjot produksi untuk memenuhi permintaan tersebut. Artinya: more oil, please!

Naiknya permintaan minyak akan menaikkan harga minyak tersebut. Jika harga minyak naik, CAD akan menguat pula. Nah, jika CAD menguat terhadap USD, apa yang akan terjadi pada USDCAD?

Benar. USDCAD akan TURUN.

Sebaliknya, jika permintaan di AS menurun, para industrialis akan menurunkan produksi mereka juga. Itu artinya, permintaan minyak akan turun juga dan ini akan membuat permintaan akan CAD juga akan turun. Jika permintaan akan CAD turun, maka CAD akan melemah.

Jika CAD melemah terhadap USD, maka Anda tentu sudah bisa mengetahui ke mana USDCAD akan bergerak.

Ya. USDCAD akan NAIK.

trading forex, pergerakan harga emas, minyak mentah

Dari uraian plus grafik yang disajikan di atas, Anda bisa melihat bahwa minyak mentah dan USDCAD memiliki korelasi negatif.

Artinya:

-          Jika harga minyak mentah TURUN, USDCAD cenderung NAIK

-          Jika harga minyak mentah NAIK, USDCAD cenderung TURUN

Apa Manfaatnya Untuk Trader?

Ketika Anda sudah mengetahui korelasi antara komoditi tertentu (misalnya emas dan minyak mentah) dengan forex, Anda tentu akan bisa memikirkan strategi apa yang akan Anda jalankan.

Misalnya, ketika Anda mendengar atau membaca ada peluang harga minyak akan naik, maka Anda bisa mempergunakan informasi ini untuk membuka posisi sell pada USDCAD.

Atau, Anda membaca berita bahwa harga emas akan turun, maka Anda bisa membuka posisi buy pada USDCHF. Atau bahkan Anda bisa membuka juga posisi sell pada XAUUSD pada saat yang sama.

Hanya saja Anda harus tetap ingat untuk selalu membatasi resiko, karena tidak mungkin ada strategi yang selalu benar.

Jika masih ada pertanyaan seputar komoditi dan forex, segera hubungi tim Market Analyst kami melalui Live Chat.

Semoga berguna.

0 Comments

Pialang Berjangka dan Wakil Pialang Berjangka, Siapa Mereka?

Istilah “pialang berjangka” dan “wakil pialang berjangka” mungkin adalah istilah-istilah yang kurang popular di Indonesia jika dibandingkan dengan istilah “broker” atau “broker forex”. Padahal, industri forex trading di Indonesia hingga saat ini masih berada di dalam industri “perdagangan berjangka”.

Banyak orang yang mengunjungi website Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) untuk mengecek legalitas sebuah perusahaan pialang berjangka. Lalu sering pula mereka melihat ada pengumuman di website tersebut bahwa ada beberapa pialang dan wakil pialang yang dicabut izinnya oleh Bappebti.

FOREXimf.com juga sering menerima pertanyaan seperti ini, “Saya lihat di website Bappebti, bahwa Bappebti telah mencabut izin PT International Mitra Futures (nama resmi pialang berjangka yang memiliki FOREXimf.com, red.). Kalau begitu, apakah FOREXimf.com masih legal?”

Ups, sebentar. Tenang dulu.

Yang terbaca oleh penanya tersebut biasanya adalah “pencabutan izin seorang Wakil Pialang Berjangka”, yaitu orang yang tadinya bekerja untuk FOREXimf.com namun sekarang sudah tidak lagi.

Pialang Berjangka sebenarnya berbeda dengan Wakil Pialang Berjangka.

Sebenarnya apa sih arti dari istilah-istilah tersebut? Yuk, kita pahami dulu definisinya.

Definisi Menurut Undang-Undang

Sebelum Anda teruskan, saya harus memberi “peringatan” dulu. Definisi yang akan Anda baca berikut ini adalah definisi yang mempergunakan – menurut istilah saya sendiri – “bahasa Undang-Undang”. Jadi jangan terkejut (atau malah mual) kalau Anda melihat kalimat-kalimat yang panjang dan seringkali membosankan, karena begitulah memang definisi yang tertuang dalam UU.

Tenang, bahasa yang rumit itu nanti akan saya sederhanakan. Namun saya merasa perlu untuk memaparkan definisi menurut UU di tulisan ini, agar apa yang akan saya sampaikan nanti ada dasarnya.

Kita mulai dari istilah “perdagangan berjangka”. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2011, Perdagangan Berjangka adalah “segala sesuatu yang berkaitan dengan jual beli Komoditi dengan penyerahan kemudian berdasarkan Kontrak Berjangka dan Opsi atas Kontrak Berjangka.”

Penyelenggaraan perdagangan berjangka di Indonesia melibatkan di antaranya Pedagang Berjangka dan Pialang Berjangka.  Nah, kita bahas Pialang Berjangka saja dulu ya.

Pialang Berjangka adalah ”badan usaha yang melakukan kegiatan jual beli Komoditi berdasarkan Kontrak Berjangka atas amanat Nasabah dengan menarik sejumlah uang dan/atau surat berharga tertentu sebagai margin untuk menjamin transaksi tersebut.”

Nah, lalu apa pula yang dimaksud dengan “Wakil Pialang Berjangka”?

Wakil Pialang Berjangka itu adalah orang perseorangan yang melaksanakan kegiatan usaha Pialang Berjangka tempat ia bernaung.

Panjang ya, definisinya? Begitulah “bahasa Undang-Undang”. :)

Pusing Bos, gampangnya bagaimana?

Pialang Berjangka itu harus berbentuk badan usaha alias perusahaan. Misalnya PT International Mitra Futures, yang memiliki FOREXimf.com ini. Nah, perusahaan ini harus memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, kalau mau mendapatkan restu dari pemerintah Indonesia untuk beroperasi di Indonesia.

OK, sekarang mulai jelas ya? Pialang Berjangka itu adalah sebuah perusahaan.

Tetapi sebuah perusahaan tidak akan bisa bekerja dengan baik jika tidak ada yang memasarkan produknya, kan? Nah, orang-orang yang bekerja untuk Pialang Berjangka itulah yang disebut Wakil Pialang.

Nah, sekarang sudah semakin jelas, kan?

Pialang Berjangka = perusahaan berbentuk perseroan terbatas.

Wakil Pialang Berjangka = ORANG yang bekerja untuk Pialang Berjangka.

Seseorang baru berhak menyandang sebuatan Wakil Pialang Berjangka jika ia telah lulus Ujian Profesi Wakil Pialang Berjangka yang diselenggarakan oleh Bappebti, barulah kemudian Bappebti menerbitkan izin bagi orang tersebut untuk bertindak sebagai Wakil Pialang Berjangka untuk perusahaan Pialang Berjangka tertentu.

Menurut Keputusan Kepala Bappepti No. 57/Bappepti/KP/9/2005, persetujuan Izin Wakil Pialang Berjangka yang diberikan hanya berlaku selama Wakil Pialang Berjangka tersebut bekerja pada perusahaan Pialang Berjangka yang bersangkutan. Izin tersebut juga akan berkhir jika orang yang bersangkutan meninggal dunia.

Nah, itu artinya jika orang tersebut tidak lagi bekerja pada perusahaan Pialang Berjangka tersebut, maka izinnya akan dicabut oleh Bappebti. Ingat ya, izin sebagai Wakil Pialang-nya yang dicabut, bukan izin Pialang Berjangka-nya.

Artinya meskipun Bappebti mencabut izin Wakil Pialang Berjangka seseorang, bukan berarti Pialang Berjangka-nya yang bermasalah.

Jadi tidak perlu khawatir jika Anda membaca bahwa Bappebti mencabut izin Wakil Pialang Berjangka dan ada nama PT International Mitra Futures di dalamnya. Selama yang dicabut hanya izin Wakil Pialangnya saja, FOREXimf.com masih tetap legal kok. Silakan cek saja di link Bappebti ini.

Nah, sekarang Anda sudah yakin bahwa FOREXimf.com masih (dan akan tetap) legal. Kalau ingin mendapatkan layanan premium dari kami, bergabunglah sekarang juga.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 24-28 Oktober 2016

Data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) tercatat cukup positif dengan peningkatan penjualan rumah bekas sebesar 3,2%, di luar dugaan melebihi perkiraan. Sementara itu izin membangun untuk rumah pribadi mencapai 1,12 juta di bulan September, 6,3% di atas angka yang tercatat di bulan Agustus di 1,152 juta. Lebih jauh lagi, data manufaktur di area Philadelphia tetap positif di indeks 9.7 meskipun mengalami penurunan dari angka 12.8 yang tercatat di bulan September. Debat capres AS yang terakhir oleh banyak kalangan dimenangkan oleh Clinton, artinya dalam setiap debat resmi capres AS, pasar menganggap Trump belum mampu mengungguli Clinton.

Semua data tersebut memberikan tenaga bagi USD untuk menguat.

Sementara itu euro tertekan karena Mario Draghi mengemukakan tapering QE. Dolar Kanada juga tertekan karena komentar dovish dari Poloz dan data ekonomi Kanada yang mengecewakan.

Berikut adalah daftar jadwal data ekonomi penting di pekan ini:

  1. German Ifo Business Climate: Selasa (25/10), 15.00 WIB

Iklim bisnis Jerman mencatatkan peningkatan bulanan terbesar sejak Juli 2010, dengan indeks yang mencapai 109.5, naik dari angka di bulan Agustus yaitu 106.3. Survei tersebut memperlihatkan bahwa para pelaku industri tidak lagi mengkhawatirkan dampak Brexit dan bersikap lebih optimis akan prospek industri.

Meskipun demikian, masih cukup banyak ekonom berpendapat bahwa Jerman tidak bisa terus menerus bergantung pada permintaan dalam negeri dan konstruksi untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Mereka berpendapat bahwa Jerman membutuhkan reformasi structural dan membentuk sebuah siklus ekonomi baru.

Ifo Business Climate diperkirakan akan kembali mengalami kenaikan, menjadi 109.6.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (25/10), 21.00 WIB

US CB Consumer Confidence di luar dugaan mengalami kenaikan di bulan September ke level tertinggi dalam lebih dari sembilan tahun; dari 101.8 yang tercatat di bulan Agustus menjadi 104.1. Hal ini mencerminkan optimisme akan sehatnya perekonomian AS.

Namun indeks US CB Consumer Confidence kali ini diperkirakan akan turun mejadi 101.5.

  1. Pidato Mark Carney: Selasa (25/10), 21.35 WIB

Gubernur Bank of England (BoE) Mark Carney dijadwalkan akan berbicara di depan House of Lords Economic Affairs Committee tentang konsekuensi-konsekuensi ekonomi yang ditimbulkan oleh keputusan Brexit. Pasar diperkirakan akan volatile merespon pernyataan Carney terutama setelah ia sempat mengatakan bahwa BoE “tidak bersikap biasa-biasa saja” terkait nilai tukar poundsterling. Pasar aka menantikan apakah Carney akan memberikan petunjuk tersembunyi terkait stimulus dan inflasi.

  1. Pidato Mario Draghi: Selasa (25/10), 22.30 WIB

Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi akan berpidato di Berlin. Ia kemungkinan akan membahas tentang pemangkasan stimulus di bulan Desember dan memberikan petunjuk tentang langkah apa yang akan diambil. Pasar kemungkinan akan volatile merespon pernyataan Draghi.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (26/10), 21.30 WIB

Persediaan minyak mentah AS di pekan lalu mengalami penurunan sebesar 5,2 juta barrel menjadi 468,7 juta barrel. Harga minyak mentah naik setelah data tersebut dipublikasikan.

  1. Data GDP Inggris: Kamis (27/10), 15.30 WIB

Perekonomian Inggris tumbuh sebesar 0,7% di kuartal ke-2 tahun 2016. Angka tersebut lebih tinggi daripada perkiraan para ekonom yang hanya memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,4%. Output industri mengalami percepatan tertinggi sejak tahun 1999. Sektor jasa dan penjualan eceran juga membaik.

Meskipun demikian, data di kuartal II tersebut merupakan cerminan dari kuartal sebelumnya dan tidak mewakili situasi terkini perekonomian Inggris atau apa yang terjadi setelah mayoritas rakyat Inggris memilih Brexit.

Pertumbuhan ekonomi Inggris di kuartal III diperkirakan akan sebesar 0,3%

  1. US Durable Goods Orders: Kamis (27/10), 19.30 WIB

Tingkat pemesanan barang pabrikan tahan lama tidak mengalami perubahan di bulan Agustus. Pelambatan yang terjadi terutama di industri energi.

Sementara itu pemesanan di luar transportasi mengalami penurunan 0,4% di bulan Agustus.

Durable goods orders diperkirakan naik menjadi 0,1% di bulan September, sementara core orders diperkirakan naik 0,2%.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (27/10), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran pekan lalu naik sebesar 13.000 menjadi 260.000, namun kenaikan ini merupakan dampak dari banyaknya bisnis yang tutup karena banjir dan kerusakan yang disebabkan oleh badai yang terjadi di kawasan Tenggara.

Jumlah klaim pengangguran baru diperkirakan akan naik menjadi 261.000 pekan ini.

  1. Data GDP AS: Jumat (28/10), 19.30 WIB

Perekonomian AS mengalami pertumbuhan yang tidak terlalu cepat di kuartal II, sebesar 1,4%. Dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Angka ini berada di bawah perkiraan ekonom yang mengharapkan pertumbuhan sebesar 2,6%. Banyak pebisnis melakukan pemangkasan anggaran selama tiga kuartal berturut-turut di tengah ketidakpastian politik AS terkait pemilihan presiden dan Brexit. Meskipun demikian belanja masyarakat naik 4,2% dibandingkan tahun lalu di tengah positifnya kondisi lapangan pekerjaan dan kenaikan upah.

Pertumbuhan GDP untuk kuartal II diperkirakan sekitar 2,5%.

Analisa Teknikal

AUD/USD

audusd-analisa-forex-mingguan-24-28-oktober-2016

AUD/USD telah bergerak di area acuan mingguan di kisaran 0.76462-0.75925. Stochastic telah memperlihatkan indikasi bullish di chart H4 sementara CCI masih oversold. Ada potensi rebound pekan ini dengan sasaran 0.76795-0.77332. Namun perhatikan bahwa harga telah bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Maka dari itu hati-hati jika support 0.75925 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan aussie hingga kisaran 0.75592-0.75055.

EUR/USD

eurusd-analisa-forex-mingguan-24-28-oktober-2016

EUR/USD saat ini bergerak di bawah tekanan, menguji area support di kisaran 1.08583. MA 20 dan MA 50 masih bergerak turun di chart H4. Untuk pekan ini, euro berpotensi melemah jika berhasil tembus ke bawah support 1.08583 dengan sasaran hingga kisaran 1.08159-1.07684. Namun perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart yang sama. Sebagai alternatif, carilah konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.09270-1.09694 dengan potensi target hingga kisaran 1.09007-1.08583. Waspada jika harga berhasil tembus ke atas 1.09694 karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro ke kisaran 1.09957-1.10381.

GBP/USD

gbpusd-analisa-forex-mingguan-24-28-oktober-2016

GBP/USD masih cenderung sideways Untuk pekan ini, perhatikan area support di kisaran 1.21450-1.20880 tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal buy dengan potensi rebound hingga kisaran 1.22724-1.23294. Hati-hati jika terjadi penembusan ke bawah 1.20880 karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bearish ke kisaran 1.20310-1.19673.

USD/CHF

usdchf-analisa-forex-mingguan-24-28-oktober-2016

USD/CHF bergerak menguji area resistance di kisaran 0.99607. Jika resistance tersebut tembus, USD/CHF berpotensi akan melanjutkan pergerakan bullish dengan sasaran hingga kisaran 0.99890-1.00206. Sebagai alternatif Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bullish jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 0.99151-0.98869 dengan potensi rebound di kisaran 0.99326-0.99608. Namun hati-hati jika support 0.98869 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bearish ke kisaran 0.98694-0.98412.

USD/JPY

usdjpy-analisa-forex-mingguan-24-28-oktober-2016

USD/JPY masih cenderung sideways Untuk pekan ini, perhatikan area resistance di kisaran 104.194-104.624 untuk mencari konfirmasi sinyal sell dengan potensi target hingga kisaran 103.230-102.800. Hati-hati jika terjadi penembusan ke atas 104.624 karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 105.054-15.536.

 

NZD/USD

nzdusd-analisa-forex-mingguan-24-28-oktober-2016

NZD/USD bergerak menguji area acuan di kisaran 0.71211-0.71756. Pekan ini Anda bisa mencari konfirmasi sinyal buy di area tersebut dengan potensi rebound di kisaran 0.72094-0.72640. Hati-hati jika support 0.71211 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan menekan Kiwi hingga kisaran 0.70873-0.70327.

GOLD

gold-analisa-forex-mingguan-24-28-oktober-2016

Emas bergerak menguji area support di kisaran 1263.56-1256.83. Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut dengan potensi rebound hingga kisaran 1267.72-1274.45. Namun hati-hati jika support 1256.83 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bearish ke kisaran 1252.67-1245.94.

OIL

oil-analisa-forex-mingguan-24-28-oktober-2016

Pola symmetrical triangle telah terbentuk di chart H4 dan harga minyak mentah telah naik dan terkoreksi kembali ke upper line dari pola tersebut. Untuk pekan ini, tunggu konfirmasi sinyal buy di area kisaran 50.43-51.11 untuk membuka posisi buy dengan potensi rebound hingga kisaran 51.53 -52.20. Namun hati-hati jika support 50.43 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan menekan harga minyak hingga kisaran 50.01-49.34.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 17-21 Oktober 2016

Data penjualan eceran AS di bulan September mengalami kenaikan 0,6% sementara penjualan inti naik 0,5%. Data tersebut merupakan pertanda baik bahwa konsumen akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi sepanjang semester II tahun 2016.

Kondisi lapangan pekerjaan dan pertumbuhan upah masih positif. Sementara itu, sentimen konsumen AS secara mengejutkan turun di bulan Oktober, di tengah hiruk pikuk pemilihan presiden. Survei University of Michigan memperlihatkan penurunan indeks sentimen konsumen menjadi 87.9 dari 91.2.

Berikut ini adalah data penting yang perlu diperhatikan pekan ini:

1.    Pidato Mario Draghi: Senin (17/10), 21.35 WIB

Presiden ECB, Mario Draghi dijadwalkan akan memberikan pernyataan di Frankfurt. Ia kemungkinan akan memberikan petunjuk terkait keputusan yang akan diambil European Central Bank (ECB) dalam beberapa hari mendatang. Pasar diperkirakan akan volatile merespon pernyataan Draghi.

2.    Data inflasi Inggris: Selasa (18/10), 15.30 WIB

Inflasi tahunan Inggris di bulan Agustus tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan bulan Juli, yaitu 0,6%. Harga makanan dan ongkos tiket pesawat terbang naik sementara tarif kamar hotel turun. Para pejabat BoE meyakini bahwa inflasi akan naik dalam beberapa bulan mendatang dan akan melampaui target BoE (2%) di awal-awal tahun 2017.

Tingkat inflasi Inggris untuk bulan September diperkirakan akan naik ke 0,9%.

3.    Data inflation AS: Selasa (18/10), 19.30 WIB

Indeks harga konsumen AS di bulan Agustus naik di atas perkiraan, sebesar 0,2%. Kenaikan ini terjadi di tengah tingginya biaya perawatan kesehatan. Dalam 12 bulan terakhir hingga Agustus, CPI telah naik 1,1% . Inflasi inti naik 0,3% dan merupakan kenaikan tertinggi sejak Februari.

Para ekonom memperkirakan CPI Oktober akan naik 0,3% dan core CPI akan naik 0,2%.

4.    Data pekerjaan Inggris: Rabu (19/10), 15.30 WIB

Klaim pengangguran naik 2.400 di bulan Agustus, meningkatkan kekhawatiran bahwa efek Brexit mulai teraa. Pertumbuhan upah juga melamba di bulan Agustus sementara survei memperlihatkan bahwa menurunnya perekrutan tenaga kerja diperkirakan akan mempengaruhi pertumbuhan lapangan pekerjaan di bulan-bulan mendatang. Sementara itu, tingkat pengangguran masih berada di 4,9%.

Jumlah pengangguran diperkirakan akan bertambah 3.400 di bulan September.

5.    US building permits: Rabu (19/10), 19.30 WIB

Jumlah izin mendirikan bangunan di AS untuk bulan Agustus mengalami penurunan sebesar 0,4% menjadi 1,139 juta unit. Jumlah izin yang dikeluarkan untuk delapan bulan pertama di tahun ini mengalami penurunan sebesar 0,8% jika dibandingkan dengan kurun waktu yang sama di tahun 2015, hanya saja terjadi peningkatan untuk izin bagi rumah tinggal keluarga (tunggal/single family) sebesar 8,4%.

Izin mendirikan bangunan kali ini diperkirakan akan meningkat menjadi 1,17 juta unit.

6.    Keputusan sukubunga Kanada: Rabu (19/10), 21.00 WIB

Bank sentral Kanada (Bank of Canada/BOC) pada pertemuannya di bulan September memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Para pejabat BOC mengatakan bahwa kekuatan positif sedang bekerja pada perekonomian Kanada. Keputusan BOC tersebut sejalan dengan perkiraan pasar.

Meskipun demikian, beberapa ekonom berpendapat bahwa para pejabat BOC terlalu optimis akan prospek pertumbuhan ekonomi. Para ekonom tersebut berpendapat bahwa perekonomian Kanada masih harus berjuang hingga akhir tahun ini karena turunnya investasi bisnis dan melambatnya perekrutan pekerja.

7.    US Crude Oil Inventories: Rabu (19/10), 21.30 WIB

Energy Information Administration melaporkan bahwa ada peningkatan persediaan minyak mentah AS sebesar 4,9 juta barel di pekan pertama bulan Oktober, namun ada penurunan persediaan bensin dan solar.

Meskipun terjadi peningkatan persediaan, para ekonom melihat bahwa peningkatan persediaan ini biasa terjadi menjelang masa perbaikan kilang minyak.

8.    Data tenaga kerja Australia: Kamis (20/10), 07.30 WIB

Tingkat pengangguran Australia di bulan Agustus mengalami penururnan ke level terendah dalam tiga tahun, mencapai angka 5,6%. Penurunan ini terjadi meskipun ada penyusutan lapangan pekerjaan sebesar 3.900.

Menteri tenaga kerja Australia, Michaelia Cash, mengatakan bahwa dalam setahun terakhir tingkat pengangguran telah turun dari 6,1% sementara lapangan pekerjaan teah bertambah sebesar 180.000.

Untuk bulan September, lapangan pekerjaan di Australia diperkirakan akan bertambah 15.200 sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan naik menjadi 5,7%.

9.    Keputusan suku bunga ECB: Kamis (20/10), 18.45 WIB

Pada pertemuannya di bulan September, ECB memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Presiden ECB, Mario Draghi, mengatakan bahwa suku bunga negatif yang diterapkan di kawasan Euro akan memberikan efek positif terhadap perbankan. Draghi mengakui bahwa ECB telah memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk dua tahun mendatang, dari semula 1,7% menjadi 1,6%.

Kali ini ECB diperkirakan belum akan mengubah tingkat suku bunga, namun ada kemungkinan akan muncul petunjuk mengenai QE.

10.    US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (20/10), 19.30 WIB

Indeks manufaktur kawasan Philadelphia menguat di bulan September menjadi 12.8 dari 2.0 di bulan sebelumnya. Pembacaan tersebut lebih tinggi daripada perkiraan. Ekpektasi masih tetap positif dengan meningkatnya harga.

Indeks manufaktur kawasan Philadelphia diperkirakan akan turun menjadi 5.2 kali ini.

11.    US Unemployment Claims; Kamis (20/10), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran baru masih belum mengalami perubahan dari pekan sebelumnya dan mencetak angka terendah dalam 43 tahun. Data positif ini bisa menjadi pertimbangan bagi Federal Reserve untuk menentukan arah kebijakan moneter di bulan Desember mendatang. Klaim pengangguran telah berada di bawah angka 300.000 selama 84 pekan berturut-turut, yang merupakan indikasi bahwa sektor tenaga kerja berada dalam kondisi yang kuat.

Klaim pengangguran pekan ini diperkirakan akan berada di angka 251.000.

Analisa Teknikal

AUD/USD

audusd-analisa-forex-mingguan-17-21-oktober-2016

AUD/USD telah bergerak di atas MA 20 dan MA 50 di chart H4 namun tertahan di 0.76464 membuat bias mingguan cenderung netral. Namun sinyal bearish terkonfirmasi di stochastic dan CCI 4 jam sehingga membuka peluang bearis pekan ini dengan potensi target di kisaran 0.75490-0.75055. Hati-hati jika resistane 0.76899 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat aussie hingga kisaran 0.77334-0.77603.

EUR/USD

eurusd-analisa-forex-mingguan-17-21-oktober-2016

EUR/USD saat ini bergerak di bawah tekanan, menguji area support di kisaran 1.09628. MA 20 dan MA 50 bergerak turun di chart H4. Untuk pekan ini, euro berpotensi melemah jika berhasil tembus ke abwah support 1.09628 dengan sasaran hingga kisaran 1.09060-1.08424. Namun perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart yang sama. Sebagai alternatif, carilah konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.10548-1.11116 dengan potensi target hingga kisaran 1.10196-1.09628. Waspada jika harga berhasil tembus ke atas 1.11116 karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro ke kisaran 1.11468-1.12036.

GBP/USD

gbpusd-analisa-forex-mingguan-17-21-oktober-2016

GBP/USD masih bergerak di sekitar area resistance di kisaran 1.22233-1.24321. Untuk pekan ini, perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal sell dengan potensi target hingga kisaran 1.20941-1.18853. Hati-hati jika terjadi akselerasi ke atas 1.24321 karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 1.25613-1.27701.

USD/CHF

usdchf-analisa-forex-mingguan-17-21-oktober-2016

USD/CHF bergerak menguji area resistance di kisaran 0.99082. Jika resistance tersebut tembus, USD/CHF berpotensi akan melanjutkan pergerakan bullish dengan sasaran hingga kisaran 0.99418-0.99793. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI overbought di chart H4, maka sebagai alternatif Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bullish jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 0.98439-0.98203 dengan potensi rebound di kisaran 0.98746-0.99082. Namun hati-hati jika support 0.98203 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bearish ke kisaran 0.97996-0.97660.

USD/JPY

usdjpy-analisa-forex-mingguan-17-21-oktober-2016

USD/JPY secara umum masih bergerak dalam uptrend untuk outlook mingguan. MA 20 dan MA 50 masih mengarah ke atas di chart H4. Pekan ini USD/JPY masih berpotensi untuk naik ke kisaran 104.624, namu waspadai koreksi karena stochastic dan CCI cenderung overbought di chart H4. Sebagai alternatif strategi trading, perhatikan area support di kisaran 103.927-103.497 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 104.194-104.624. Namun hati-hati jika support 103.497 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh penguatan yen ke kisaran 103.230-102.800.

NZD/USD

nzdusd-analisa-forex-mingguan-17-21-oktober-2016

NZD/USD bergerak menguji area resistance di kisaran 0.70961-0.71352. Pekan ini Anda bisa mencari konfirmasi sinyal sell di area resistance tersebut dengan potensi target di kisaran 0.70719-0.70327. Hati-hati jika resistance 0.71352 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.71594-0.71986.

GOLD

gold-analisa-forex-mingguan-17-21-oktober-2016

Emas bergerak sideway untuk outlook mingguan. Pergerakan harga emas diperkirakan akan berada di kisaran antara support dan resistance pekan ini. Dengan demikian, Anda bisa mencoba untuk mencari konfirmasi sinyal beli di area support di kisaran 1249.68-1241.24 dengan potensi target hingga kisaran 1263.35. Namun hati-hati jika support 1241.24 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan diikuti oleh pergerakan bearish ke kisaran 1232.80-1223.35.

OIL

oil-analisa-forex-mingguan-17-21-oktober-2016

Harga minyak mentah telah bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4 namun secara umum masih berpotensi bullish. Untuk pekan ini, tunggu konfirmasi sinyal buy di area support di kisaran 49.71-49.13 untuk membuka posisi buy dengan potensi rebound hingga kisaran 50.35-50.99. Namun hati-hati jika support 49.13 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan menekan harga minyak hingga kisaran 48.55-47.91.

0 Comments

Poundsterling Jatuh! Ini Teori-Teori Yang Berkembang

Jumat lalu (7/10/2016), poundsterling merosot dengan sangat tajam, melemah terhadap USD dari kisaran 1.2 ke kisaran 1.18 hanya dalam dua menit saja – sebuah pergerakan tajam yang sangat tidak biasa. Pasar biasa menyebut peristiwa ini sebagai “flash crash”.

Peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul enam pagi waktu Indonesia Barat, tepatnya sekitar pukul 06.07 WIB. Dalam sekitar 60 detik, GBPUSD bergerak dari kisaran 1.26 ke kisaran 1.203-an. Berdasarkan data dari Reuters, pada puku 06.09 WIB GBPUSD berhasil menyentuh level 1.1819. Tiga puluh menit setelah itu barulah GBPUSD berhasil melakukan recovery ke kisaran 1.24-an dan bertahan di kisaran tersebut hingga tulisan ini dibuat.

Apa sebenarnya yang terjadi?

Banyak teori yang berkembang namun hingga saat artikel ini ditulis belum ada kesimpulan yang bisa dibuat mengenai apa yang menyebabkan poundsterling terkapar seperti itu. Ada beberapa teori yang bisa jadi adalah kemungkinan penyebab kejadian tersebut, di antaranya adalah seperti yang dipaparkan di bawah ini.

Teori #1: Akibat sindrom “fat-finger”

“Fat-finger” adalah istilah yang dipergunakan ketika kesalahan terjadi akibat salah mengetik/meng-input angka atau besaran transaksi. Mungkin ini mirip dengan istilah anak muda sekarang: “typo”. Hampir mirip ketika Anda salah mengetikkan huruf ketika chat melalui WhatsApp atau sejenisnya. Hanya saja, typo semacam ini efeknya bisa sangat luar biasa. Sindrom fat-finger bisa juga terjadi karena error pada algoritma yang dipergunakan untuk transaksi otomatis di bursa saham.

Pada kesalahan fat-finger, yang terjadi adalah kesalahan dalam memasukkan order transaksi, entah itu buy atau sell namun ukuran transaksi terlalu besar, pada saham atau kontrak yang salah, pada harga yang salah, atau kesalahan input lainnya.

Fenomena fat-finger pernah terjadi sebelumnya, di antaranya:

  • Tahun 2006, seorang trader di Mizuho Securities di Jepang melakukan kesalahan fat-finger yang menyebabkan perusahaan itu melakukan short-sell sebuah saham hingga perusahaan tersebut merugi 40 milyar yen.
  • Tahun 2014, seorang broker saham di Jepang keliru menempatkan order senilai lebih dari 600 milyar USD pada saham-saham unggulan Jepang, termasuk Nomura, Toyota Motors dan Honda namun kemudian transaksi-transaksi tersebut dibatalkan. Seandainya tidak dibatalkan, maka nilai transaksi tersebut pada saat itu akan melebihi nilai ekonomi Swedia.
  • Tahun 2015, seorang pegawai junior di Deutsche Bank kebingungan ketika menghitung jumlah kotor dan bersih ketika memproses sebuah transaksi, yang menyebabkan bank tersebut harus membayar kepada sebuah hedge fund di Amerika Serikat sebesar 6 milyar USD, sangat jauh lebih besar daripada jumlah sesunguhnya.

Di tahun 2010 juga pernah terjadi flash-crash pada indeks Dow Jones. Semula hal ini disangka sebagai sindrom fat-finger namun setelah dilakukan investigasi ternyata melibatkan sebuah program trading otomatis yang dipergunakan seorang trader yang tinggal di Inggris bernama Navinder Singh Sarao. Ia dituding memanipulasi transaksi dengan programnya.

Nah, untuk kasus poundsterling tempo hari, sebagian ekonom menilai agak sulit untuk “menuduh” bahwa fat-finger-lah biang keladinya. Jika memang itu yang terjadi, maka konvensi pasar akan sepakat pihak-pihak yang terkait akan menghapus pergerakan harga tersebut dan menghilangkannya dari catatan grafik. Namun faktanya hal itu tida terjadi sehingga kemungkinan fat-finger adalah penyebabnya menjadi kecil.

Teori #2: Ada yang mengambil kesempatan saat likuiditas rendah

Tidak ada bukti yang dimunculkan oleh pengusung teori ini, tetapi jika ada seseorang yang memang ingin menggerakkan pasar dengan tajam, maka waktu yang tepat untuk itu adalah beberapa saat setelah New York tutup sementara para pemain Hong Kong dan Singapura baru akan menyeruput kopi pagi mereka. Memang saat itu Sydney dan Tokyo sudah berjalan, namun Singapura merupakan pusat valuta asing terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Teori #3: Ada kaitannya dengan kedaluarsa kontrak option

Hari Jumat merupakan hari di mana banyak kontrak option forex kedaluarsa dna hal ini bisa menyebabkan pergerakan ekstrim jika para penjual option – dalam hal ini bank – tiba-tiba merasa butuh melakukan hedging untuk berlindung dari penurunan yang besar atas nilai sebuah mata uang. Berdasarkan data dari DTCC (sebuah lembaga kliring dan settlement), kelompok terbesar yang memiliki option GBPUSD yang kedaluarsa berada di level 1.25-an, dengan nilai nosional sebesar 1,23 milyar USD.

Dengan kata lain, penurunan harga yang tiba-tiba ke bawah level 1.25 bisa memicu para penjual option untuk berebut menjual poundsterling demi melindungi diri dari kerugian yang besar.

Teori #4: Ini gara-gara François Hollande

François Hollande yang dimaksud adalah Presiden Perancis saat ini, yang mendesak Uni Eropa untuk melakukan “tough negotiation” dengan Inggris yang bersiap secara formal untuk meninggalkan Uni Eropa. Hal ini dilaporkan oleh Financial Times pada pukul 07.07 waktu Hong Kong (06.07 WIB).

Akan tetapi, para trader yang dihubungi oleh Financial Times melakukan transaksi persis pada pukul tujuh lebih tujuh menit dan TIGA DETIK waktu Hong Kong, dan artikel tentang pernyataan Hollande itu baru dipublikasikan pada pukul tujuh lebih tujuh menit dan TIGA BELAS DETIK waktu Hong Kong.

Mengapa sulit untuk mengetahui penyebabnya?

Pasar mata uang (forex market) bukanlah sebuah pasar tunggal melainkan kumpulan dari banyak sistem perdagangan di seluruh dunia yang memiliki zona waktu berbeda-beda, tidak seperti bursa saham di mana apa yang terjadi bisa diamati di satu tempat, seperti yang terjadi pada kasus-kasus fat-finger di atas. Penyedia data harga seperti Reuters atau Bloomberg mengambil harga yang berbeda-beda pada waktu yang berbeda-beda pula.

Memang bisa saja order yang disebabkan oleh fat-finger menjadi “viral” dan membesar terutama jika dilakukan oleh bank yang cukup besar, namun tidak ada – misalnya –  hedge fund yang berbasis pada algoritma untuk dimintai pertanggung jawaban seperti Sarao.

Apa yang mungkin akan terjadi?

Para trader beranggapan bahwa ini isyarat bahwa pondsterling masih akan terus melemah. Sterling sendiri telah berada di bawah tekanan sejak Theresa May – Perdana Menteri Inggris – memimpin Partai Konservatif. Bahkan sebelum terjadinya flash crash di poundsterling, Goldman Sachs telah memperkirakan bahwa poundsterling akan melemah lebih lanjut hingga 5 persen dalam tiga bulan ke depan. Dengan kata lain, Goldman Sachs telah memperkirakan bahwa GBPUSD akan bergerak turun menuju 1.20.

Memang GBPUSD telah mengalami recovery ke kisaran 1.24, tetapi masih di bawah 1.26 yang merupakan level sebelum flash crash.

Poundsterling, GBPUSD, Trading forex, forex indonesia

Secara teknikal, grafik harian (Daily) GBPUSD masih memperlihatkan bahwa poundsterling berada di bawah tekanan bearish yang kuat. MA 20 telah memotong ke bawah MA 50 di grafik tersebut, yang dalam analisa teknikal disebut sebagai “death cross” yang merupakan indikasi bearish. Ini memperkuat dugaan bahwa pelemahan poundsterling kemungkinan belum akan berakhir.

Meskipun demikian, kondisi jenuh jual (oversold) telah terlihat pada indicator teknikal stochastics oscillator dan CCI yang diplot di grafik yang sama – bahkan indikasi bullish terlihat pada stochastics. Walaupun belum bisa menjadi sinyal reversal (pembalikan trend) namun hal ini membuka peluang bagi pergerakan pull-back.

Untuk itu, skenario jangka panjang untuk GBPUSD masih bearish apalagi jika muncul sinyal bearish di area resistance Fibonacci 1.24769-1.28423, dengan potensi target di kisaran 1.22508-1.18853. GBPUSD baru akan membuka peluang bullish jika berhasil naik ke atas 1.28423 dengan sasaran masih terbatas di kisaran 1.30684-1.34339.

2 Comments

Analisa Forex Mingguan: 10-14 Oktober 2016

Di pekan pertama di bulan Oktober pasar dikejutkan oleh penguatan USD dan pelemahan tajam mata uang poundsterling. Di pekan ini, kita akan menunggu keputusan suku bunga oleh Bank of England, data tingkat keyakinan konsumen AS, minutes pertemuan FOMC dan pidato Janet Yellen di akhir pekan.

Data US NFP untuk bulan September dirilis di bawah perkiraan dengan hanya 156.000 lapangan pekerjaan baru. Tingkat pengangguran juga naik sebesar 0,1 persen menjadi 5 persen. Meskipun demikian, secara umum pasar masih menganggap sektor lapangan pekerjaan AS masih baik.

Data NFP ini dirilis di waktu krusial menjelang keputusan suku bunga oleh Federal Reserve. Para ekonom memperkirakan bahwa Federal Reserve baru akan kembali menaikkan suku bunga di bulan Desember.

Berikut ini adalah jadwal data ekonomi penting di pekan ini:

  1. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (11/10), 16.00 WIB

Sentimen ekonomi Jerman tidak mengalami perubahan di bulan September, tetap berada di indeks 0.5, tidak sesuai dengan perkiraan pasar yang mengharakan kenaikan menjadi 2.8 poin. Investor masih khawatir akan perekonomian Jerman karena ekspor, kebanyakan ke negara non Uni Eropa, juga produksi industri berada dalam kondisi yang mengecewakan. Sementara itu, kondisi ekonomi Uni Eropa telah membaik, memperbesar peluang untuk perbaikan yang lebih banyak di bulan Oktober.

Indeks sentimen ekonomi Jerman diperkirakan akan membaik menjadi 4.2.

  1. US FOMC Meeting Minutes: Kamis (13/11), 01.00 WIB

Ini merupakan notulensi dari pertemuan Fed yang terakhir, ketika Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga namun ada tiga anggota FOMC (Federal Open Market Committee) yang memilih untuk menaikkan suku bunga dan Fed membahas kemungkinan untuk menaikkan suku bunga. Minutes ini akan memberikan gambaran mengenai seberapa yakin para anggota FOMC mengenai perekonomian dan inflasi AS.

  1. UK Rate decision: Kamis (13/11), 18.00 WIB

Bank of England mempertahankan suku bunga di 0,25% namun membuka peluang untuk pemangkasan suku bunga di bulan-bulan mendatang. Beberapa indicator ekonomi Inggris telah menguat melebihi perkiraan namun mayoritas anggota MPC (Monetary Policy Committee) justru mendukung pemangkasan suku bunga sepanjang tahun ini.

Pertumbuhan GDP Inggris untuk kuartal ke-3 akan dirilis menjelang pertemuan MPC di bulan November dan akan menjadi poin penting yang akan dipertimbangkan MPC. MPC sendiri mengharapkan adanya pertumbuhan yang cepat di tahun 2017 jika momentum perekonomian yang saat ini positif tetap berlanjut.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (13/11), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran di AS turun sebesar 5.000 menjadi 249.000 di akhir September, berlawanan dengan perkiraan ekonom yang memperkirakan akan terjadi kenaikan menjadi 255.000. Data ini memperlihatkan bahwa jumlah PHK yang terjadi menjelang laporan NFP hanya sedikit.

Klaim pengangguran pekan ini diperkirakan akan naik menjadi 252.000.

  1. US Crude Oil Inventories: Kamis (13/11), 22.00 WIB

Suplai minyak mentah AS turun sebesar tiga juta barrel di pekan terakhir September, berlawanan dengan perkiraa ekonom yang mengharapkan kenaikan sebesar 1,1 juta barrel. Ini merupakan penurunan mingguan yang ke lima kalinya berturut-turut. Meskipun demikian, suplai minyak mentah ini masih merupakan yang tertinggi untuk abad ini.

  1. US Retail sales: Jumat (14/11), 19.30 WIB

Angka penjualan eceran di AS turun melebihi perkiraan di bulan Agustus di tengah menurunnya pembelian mobil dan beberapa barang lain, dan ini mencerminkan menurunnya daya beli domestik. Angka penjualan eceran tersebut turun 0,3% menyusul kenaikan 0,1% di bulan Juli.

Core retail sales, yang tidak memperhitungkan pembelian mobil, bensin, bahan bangunan dan jasa makanan, turun 0,1% bulan lalu.

Retail sales bulan September diperkirakan naik 0,6% sementara core sales diperkirakan naik 0,4%.

  1. US UoM Consumer Sentiment: Jumat (14/11), 21.00 WIB

Indeks tingkat keyakinan konsumen AS tidak mengalami perubahan di bulan September di angka 89.8, di bawah perkiraan ekonom yang mengharapkan angka 91.0. Meskipun demikian konsumen masih tetap optimis akan prospek ekonomi.

Indeks tingkat keyakinan konsumen kali ini diperkirakan akan naik menjadi 92.1.

  1. Pidato Janet Yellen: Sabtu (15/11), 00.30 WIB

Ketua Federal Reserve, Janet Yellen dijadwalkan akan memberikan pidato pada acara Boston’s Annual Research Conference. Ia akan berbicara tentang pemulihan ekonomi AS dan mungkin saja akan memberikan petunjuk mengenai kapan Fed akan kembali menaikkan suku bunga.

Analisa Teknikal

AUD/USD

audusd-analisa-forex-mingguan-10-14-oktober-2016

AUD/USD bergerak mendekati area resistance di kisaran 0.76047-0.76372. MA 20 telah memotong ke bawah MA 50 di chart H4. Perhatikan area resistance tersebut untuk mencari sinyal sell dengan potensi target di kisaran 0.75845-0.75520. Hati-hati jika resistane 0.76372 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat aussie hingga kisaran 0.76574-0.76899.

EUR/USD

eurusd-analisa-forex-mingguan-10-14-oktober-2016

EUR/USD saat ini bergerak di antara MA 20 dan MA 50 di chart H4. Untuk pekan ini, euro berpotensi melemah jika berhasil memperoleh konfirmasi sinyal sell di chart H4 dengan potensi target hingga kisaran 1.11445-1.11033. Tetaplah waspadai kemungkinan pergerakan naik terlebih dahulu ke area resistance mingguan di kisaran 1.12368-1.12780.

GBP/USD

gbpusd-analisa-forex-mingguan-10-14-oktober-2016

GBP/USD jatuh tajam di pekan lalu  dan saat ini bergerak di kisaran 1.22233-1.24321. Untuk pekan ini, perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal sell dengan potensi target hingga kisaran 1.20941-1.18853. Hati-hati jika terjadi akselerasi ke atas 1.24321 karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 1.25613-1.27701.

USD/CHF

usdchf-analisa-forex-mingguan-10-14-oktober-2016

USD/CHF bergerak menguji area support di kisaran 0.97619-0.97148. Tunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut untuk membuka posisi buy dengan potensi rebound di kisaran 0.97910-0.98380. Namun hati-hati jika support 0.97148 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bearish ke kisaran 0.96857-0.96387.

USD/JPY

usdjpy-analisa-forex-mingguan-10-14-oktober-2016

USD/JPY bergerak di antara MA 20 dan MA 50 di chart H4. Sebagai strategi trading, perhatikan area support di kisaran 102.845-102.040 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 103.344-104.149. Namun hati-hati jika support 102.040 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh penguatan yen ke kisaran 101.541-100.736.

NZD/USD

nzdusd-analisa-forex-mingguan-10-14-oktober-2016

NZD/USD bergerak menguji area resistance di kisaran 0.71847-072322. Pekan ini Anda bisa mencari konfirmasi sinyal sell di area resistance tersebut dengan potensi target di kisaran 0.71554-0.71079. Hati-hati jika resistance 0.72322 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.72615-0.73090.

GOLD

gold-analisa-forex-mingguan-10-14-oktober-2016

Emas bergerak di bawah tekanan, terlihat mulai melakukan pull-back mendekati area resistance di kisaran 1274.25-1294.65. Strategi trading pekan ini: tunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut untuk membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 1261.64-1241.24. Namun hati-hati jika resistance 1294.65 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 1307.26-1327.66.

OIL

oil-analisa-forex-mingguan-10-14-oktober-2016

Harga minyak mentah terkoreksi ke area support di kisaran 49.31-48.43. Stochastic dan CCI telah oversold di chart H4. Sebagai strategi trading, tunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut untuk membuka posisi sell buy dengan potensi rebound hingga kisaran 49.85-50.72. Namun hati-hati jika support 48.43 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan menekan harga minyak hingga kisaran 47.89-47.02.

0 Comments

Sulit Profit Dalam Trading Forex? Coba Baca Ini

Dalam forex trading, sebenarnya targetnya sederhana saja: Anda bisa bertahan untuk melakukan trading di hari berikutnya. Untuk membuka real account sungguh sangat mudah: Anda tinggal klik di sini, ikuti langkah-langkah selanjutnya lalu lakukan deposit. Tantangan sesungguhnya adalah mencapai memperoleh kemampuan trading yang sesungguhnya hingga Anda bisa menghasilkan profit yang konsisten.

Nah, pertanyaannya sekarang adalah: bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa Anda sudah berada on the right track? Apakah mengalami kerugian otomatis akan membuat Anda menjadi trader yang buruk? Berapa banyak transaksi yang harus Anda lakukan sebelum benar-benar bisa menghasilkan profit? Apakah Anda harus merasa panik jika mengalami beberapa kali kerugian?

Tenang. Duduk santai dulu. Bersandar dengan santai, tarik nafas pelan-pelan, lalu buang nafas perlahan-lahan juga.

Sebenarnya Anda tidak perlu memusingkan pertanyaan-pertanyaan di atas. Ingatlah bahwa loss merupakan bagian dari trading, sama halnya dengan profit. Meskipun demikian, tetap saja jika lebih banyak loss yang melanda daripada profit, berarti ada yang salah dengan proses trading Anda.

Nah, untuk itu ada setidaknya empat hal yang perlu Anda evaluasi untuk mengetahui di mana sebenarnya letak masalahnya. Tentu saja sebenarnya hal-hal tersebut sudah harus diketahui ketika Anda melakukan demo account. tetapi seandainya Anda belum sempat melakukan evaluasi ini tatkala menjalani demo account, berikut hal-hal yang perlu Anda pikirkan kembali:

  1. Apakah Anda melakukan kesalahan klasik dalam trading?

Manusia cenderung memiliki kebiasaan untuk melanggar aturan. Misalnya saja ketika seorang pemotor berkendara dengan kecepatan tinggi dan menyalip kendaraan di depannya, menyerobot jalur melawan arah arus lalu lintas dan merasa yakin bahwa semua akan baik-baik saja. Ia berpikir, “Ah, tidak akan terjadi apa-apa. Saya akan selamat.”

Trader pun demikian. Meskipun dalam setiap workshop, seminar, atau webinar selalu diingatkan bahwa lebih dari 95% trader tidak berhasil bertahan lebih dari satu bulan karena melakukan kesalahan-kesalahan klasik dalam trading forex; tetap saja ada golongan yang cukup bebal yang berpikir bahwa mereka akan “kebal” dari kesalahan-kesalahan klasik tersebut.

Ayo, coba sekarang cek apakah Anda merupakan salah satu dari “golongan bebal” tersebut. Jika memang ya, coba segera perbaiki dan hindari sekuat tenaga kesalahan-kesalahan yang sama di kemudian hari. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

  1. Apakah Anda memiliki sistem trading?

Boleh saya bertanya: bagaimana cara Anda mengambil keputusan dalam trading? Apakah Anda memilih currency pair yang pertama kali Anda lihat? Apakah Anda memilih indikator teknikal yang paling berwarna-warni dan melakukan buy atau sell berdasarkan sinyal dari indikator tersebut? Time-frame berapa yang biasanya Anda pergunakan? Atau, Anda trading berdasarkan feeling? Atau bahkan berdasarkan cuaca hari itu?

Trading tanpa sistem trading ibarat mencoba membuat sebuah artikel berkualitas namun yang Anda lakukan hanyalah menekan tombol keyboard secara acak, namun Anda berharap artikel tersebut akan memenangkan Pulitzer.

Oke, perumpamaan Pulitzer mungkin terlalu hiperbolis. Begini saja, trading tanpa sistem ibarat Anda bermain PlayStation tapi juga hanya menekan tombol di joystick secara acak dan sembarangan tapi berharap Anda akan memenangkan permainan. Ya, mungkin Anda akan memenangkan permainan sekali waktu, tetapi yang pasti Anda tidak akan tahu persis apa yang menyebabkan kemenangan tersebut.

Sebuah sistem atau strategi trading yang baik adalah alat yang membantu Anda untuk mencapai target keuntungan dengan konsisten. Jika Anda tidak tahu bagaimana cara membuatnya, mungkin cara sederhana yang pernah saya tulis di artikel lain berjudul “Rahasia Membuat Sistem Trading Sendiri” bisa membantu. Artikel tersebut ditulis dalam tiga bagian, saya sarankan membaca semuanya.

  1. Apakah Anda sudah menerapkan risk management?

Apakah Anda sudah membatasi jumlah lot sesuai dengan toleransi resiko Anda? Apakah Anda menerapkan position sizing? Apakah setiap transaksi Anda selalu memenuhi risk-to-reward-ratio yang baik?

Jangan lupa, trading tanpa risk management itu sama saja dengan gambling. Apalagi jika ternyata Anda melupakan poin nomor dua di atas. Lengkaplah sudah “dosa” Anda.

  1. Apakah Anda selalu DISIPLIN?

Nah, ini adalah pertanyaan kunci yang paling penting. Apakah Anda selalu disiplin dalam menjalankan trading plan Anda? Sebab tak peduli secanggih apa pun sistem trading yang Anda miliki, seteliti apa pun perhitungan position sizing Anda, semua itu tak akan berguna jika Anda tidak menjalankannya dengan disiplin.

Jadi, sudahkah Anda melakukan evaluasi hari ini?

0 Comments

Tak Perlu “Menang” Sepanjang Waktu Dalam Trading Forex

Dalam trading forex, mengalami kerugian adalah hal yang lumrah. Tidak selamanya strategi trading Anda berhasil. Ada kalanya strategi Anda berujung kegagalan, meskipun misalnya Anda yakin bahwa strategi Anda mampu membuahkan keuntungan dan Anda telah mengikuti semua rule yang ada. Jika tidak berhati-hati, hal tersebut bisa membuat Anda menjadi kehilangan “semangat tempur” dan akhirnya pikiran-pikiran negatif memenuhi pikiran Anda.
Sayangnya, kerugian bisa terjadi pada kita semua. Maka ketika Anda merasa beberapa kegagalan mulai menurunkan semangat, sangat penting untuk tetap ingat pada satu pedoman: Anda boleh saja kalah di beberapa pertempuran, namun pada akhirnya Anda sangat mungkin akan memenangkan peperangan.
Banyak trader melakukan kesalahan dengan membiarkan perasaan-perasaan negatif mempengaruhi kegiatan trading mereka. Mereka berpikir, “Jika saya berhasil mendapatkan keuntungan hari ini, dan setiap hari sepanjang minggu ini, maka saya melakukan hal yang benar. Tetapi jika saya gagal hari ini, atau esok, atau sepanjang minggu, maka itu berarti saya melakukan hal yang mengerikan!”
Pemikiran seperti ini berdasar pada bagaiaman orang melihat trading seperti pekerjaan kantoran. Anda masuk pukul 9 pagi, pulang pukul 5 sore, melakukan pekerjaan selama 40 jam per minggu, menyelesaikan semua tugas, dan mendapatkan gaji yang besar. OK, Anda pun merasa bahwa Anda sudah bekerja dengan rajin dan produktif sepanjang pekan.
Tetapi, ketika Anda trading, tidak selalu hasil yang Anda terima sebanding dengan upaya yang telah Anda lakukan. Begitulah adanya. Ketika Anda tidak berhasil mencapai target, sangat mudah bagi Anda untuk merasa kecewa. Betul kan?
Memang, situasi seperti itu sering terjadi, tetapi sebagai trader kita sebaiknya tidak menyikapi trading seperti pekerjaan sehari-hari yang konvensional. Tidak ada jaminan puluhan bahkan ratusan jam waktu yang Anda habiskan untuk melakukan analisa pasti akan membuahkan keuntungan. Atau setidaknya target keuntungan yang Anda tetapkan mungkin tidak akan tercapai.
Bentuk target yang lebih baik daripada target keuntungan – meskipun terdengar aneh – adalah “target pembelajaran”.
Hm, apa pula itu?
Anda mungkin tidak mampu mencapai target keuntungan Anda; katakanlah target mingguan. Tetapi Anda akan selalu bisa mencapai “target pembelajaran”.
Dalam setiap hari Anda trading forex, sadarkah bahwa Anda sebenarnya telah memperoleh pengalaman yang berharga mengenai bagaimana cara menyikapi pasar? Anda akan senantiasa bisa mempelajari berbagai macam strategi dan bagaimana strategi-strategi tersebut bisa berhasil atau tidak. Jangan sekalipun Anda meremehkan pengalaman seperti ini!
Setiap hari, pembelajaran yang Anda peroleh dari pengalaman akan bertambah. Mungkin hal ini tidak akan memberikan hasil instan berupa keuntungan berlimpah, tetapi yang pasti secara perlahan namun pasti, naluri trading Anda akan semakin matang dan tajam.
Inilah salah satu implementasi “fokus pada proses, bukan pada hasil”.
Jika Anda hanya fokus pada berapa besar uang yang bisa Anda hasilkan, dan memperlakukan trading forex seperti pekerjaan sehari-hari di mana ada gaji yang pasti akan dibayar oleh perusahaan, maka Anda justru akan gagal dalam trading. Tetapi jika Anda fokus pada bagaimana cara mempertajam kemampuan trading dan rela “mengorbankan” sebagian waktu, tenaga dan pikiran; maka apa pun hasil trading Anda di hari ini justru akan mempercepat proses pematangan Anda untuk menjadi trader yang handal.
Ibarat peperangan, Anda boleh hanya memenangkan satu atau dua pertempuran dan kalah pada beberapa pertempuran lain, namun semakin sering Anda belajar dari kekalahan dalam satu atau dua pertempuran maka “naluri bertahan hidup” Anda akan semakin kuat. Pada saatnya, Anda akan bisa mengenali potensi bahaya lebih dini dan menghindarinya agar bisa terhindar dari kerusakan yang lebih besar. Anda juga akan semakin piawai dalam mengenali celah peluang dan bisa meraih kemenangan dengan lebih gemilang. Pada akhirnya, peperangan akan Anda menangkan.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 3-7 Oktober 2016

Kuartal ketiga telah berakhir dan hampir semua mata uang bergerak mixed. Data Non-Farm Payrolls AS, keputusan suku bunga Australia akan mengisi headline ekonomi pada minggu pertama di kuartal terakhir tahun ini. Sementara itu, angka GDP AS dilaporkan mengalahkan ekspektasi, dengan pertumbuhan masih tetap lemah di 1,4%.

Kuartal 3 tampaknya lebih baik, tetapi sinyal ekonomi masih belum jelas. Kepercayaan konsumen berhasil mencapai tingkat tertinggi sejak 2007, tetapi pesanan barang tahan lama dirilis kurang meyakinkan. Kekhawatiran tentang Deutsche Bank terus membebani sentimen di pasar, tetapi kesepakatan OPEC telah mendorong harga minyak dan meningkatkan mood. Data ekonomi AS akan menjadi pusat perhatian pada minggu ini.

Berikut adalah jadwal data ekonomi penting pekan ini:

  1. ISM Manufacturing PMI AS : Senin, 21:00 WIB. Aktivitas manufaktur AS telah mengalami kontraksi pada bulan Agustus menjadi 49,4 dibanding data bulan Juli di kisaran 52,6. Hanya enam dari 18 industri melaporkan pertumbuhan ekonomi, sementara sebelas sektor industri melaporkan kontraksi. Indeks pesanan baru jatuh ke 49,1% dibanding bulan sebelumnya yang berada di kisaran 56,9. Indeks produksi menurun menjadi 49,6% pada bulan Agustus, turun dari 55,4% pada bulan Juli. Pelemahan ini dapat dikaitkan dengan pemilu di AS yang akan dilakukan. PMI manufaktur diperkirakan akan menjadi 52,1 pada bulan September.
  2. Keputusan suku bunga Australia : Selasa, 10:30 WIB. Reserve Bank of Australia telah menahan suku bunga di kisaran 1,5%. Setelah melakukan dua kali penurunan suku bunga pada tahun ini, secara luas keputusan suku bunga diantisipasi akan kembali ditahan. Bank sentral melihat penurunan suku bunga lebih lanjut akan terjadi pada tahun 2017, namun saat ini mengatakan bahwa terlalu dini untuk menilai dampak pemotongan suku bunga di pasar. Kebijakan penyesuaian RBA pada suku bunga terutama akan dilihat pada alat yang dapat menahan inflasi yang masih tinggi. Diperkirakan suku bunga masih belum berubah. Ini merupakan keputusan suku bunga pertama yang dibuat oleh gubernur RBA yang baru Philip Lowe.
  3. ADP Non-Farm Employment Change AS : Rabu, 19:15 WIB. Laporan ADP merupakan penggajian sektor swasta yang menunjukkan penciptaan lapangan kerja. Pada bulan Agustus dilaporkan terjadi pencipataan pekerjaan sebanyak 177.000 dibandingkan pada bulan sebelumnya yang berada di kisaran 179.000. Laporan ini dianggap sebagai pemanasan untuk data pekerjaan yang akan dirilis pada hari Jumat. Laporan ADP diperkirakan menunjukkan kenaikan 166.000 pekerjaan pada bulan September.
  4. ISM Non-Manufacturing PMI AS : Rabu, 21:00 WIB. Indeks non-manufaktur jatuh pada bulan Agustus menjadi 51,4 dibanding 55,5 pada bulan Juli. Ini adalah angka terendah sejak Februari 2010. Indeks aktivitas bisnis jatuh ke 51,8 dibanding 59,3 di bulan sebelumnya. Data order baru menurun tajam ke 51,4 dari 60,3 di bulan sebelumnya. 11 industri melaporkan pertumbuhan pada bulan tersebut, sementara tujuh melaporkan kontraksi. Aktivitas non-manufaktur diperkirakan akan menjadi 53,1 pada bulan September.
  5. Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran untuk pertama kali meningkat sebanyak 3.000 dalam pekan yang berakhir 24 September, tetapi tetap masih berada pada tingkat yang rendah yang menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih sehat. 4 week’s everage mengalami penurunan sebesar 2.250 ke 256.000. Klaim pengangguran awal sekarang tetap berada di bawah 300.000 selama 82 minggu berturut-turut dan menunjukkan PHK berada di level rendah dalam waktu yang sangat lama. Jumlah klaim baru diperkirakan akan berada di 255.000 pekerjaan.
  6. Non-Farm Payrolls AS : Jumat, 19:30. Laporan Non-Farm Payrolls AS pada bulan Agustus menunjukkan kenaikan 151.000 dengan prediksi tambahan sebanyak 180.000 pekerjaan hilang. Tingkat pengangguran tetap tidak berubah pada 4,9% dengan perkiraan akan menurun 4,8%. Pertumbuhan upah tahunan naik tipis hanya 3 sen dengan kecepatan 2,4%. Sisi positifnya adalah bahwa pekerjaan full time meningkat 319.000, sementara posisi paruh waktu menurun 388.000. Jumlah pekerjaan baru pada bulan September diperkirakan menjadi 171.000 sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 4,9% dan sektor upah diproyeksikan naik sebesar 0,2%.

Analisa Teknikal

AUD/USD

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam tampak berkonsolidasi. Meski demikian kecenderungan masih bullish. Jika aussie menembus resistance 0.77090, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie menguat ke kisaran 0.77722 – 0.78113. Waspadai jika ternyata support 0.76067 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie bergerak bearish ke kisaran 0.75434 – 0.74411.

2016-10-03_9-40-46-audusd

——

USD/JPY

USD/JPY tampak sedang berada di sekitar area tendline pada grafik 4-jam. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal jual jika di kisaran 101.105 – 101.743 dengan potensi target di kisaran 100.711 – 100.073. Hati-hati jika resistance 101.743 tembus yang juga merupakan area trendline karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 102.137 – 102.775.

2016-10-03_9-43-16-usdjpy

——

USD/CHF

USD/CHF tampak sedang terkoreksi dan berpeluang mendekati area trendline. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal jual jika terjadi pull-back ke area di kisaran 0.97070 – 0.97491 dengan potensi target di kisaran 0.96809 – 0.96387. Hati-hati jika resistance 0.97491 tembus yang juga merupakan area trendline karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.97752 – 0.98174.

2016-10-03_9-48-12-usdchf

—–

NZD/USD

NZD/USD pada grafik 4-jam tampak masih berada dalam kondisi bearish. Jika support 0.72186 tembus, kiwi diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.71833 – 0.71615. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.72757 – 0.73111 dengan potensi target di kisaran 0.72539 – 0.72186. Hati-hati jika resistance 0.73111 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.73329 – 0.73682.

2016-10-03_9-55-51-nzdusd

—–

GBP/USD

GBP/USD pada grafik 4-jam tampak sedang menguji support 1.29093. Jika support tersebut tembus, pound diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1.28289 – 1.28041. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.29897 – 1.30394 dengan potensi target di kisaran 1.29590 – 1.29093. Hati-hati jika resistance 1.30394 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1.30701 – 1.31198.

2016-10-03_9-34-01-gbpusd

—–

EUR/USD

Pergerakan EUR/USD pada grafik 4-jam terlihat tengah membidik resistance 1.12780. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan euro bergerak bullish ke kisaran 1.13148 – 1.3376. Kondisi indikator teknikal mendekati area jenuh beli pada grafik 4-jam. Hati – hati jika harga terus tertahan di bawah resistance 1.12780, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan euro bergerak bearish ke kisaran 1.12184 – 1.11817.

2016-10-03_9-59-23-eurusd

—–

GOLD

Pergerakan emas pada grafik 4-jam terlihat tengah membidik support 1306.09. Jika support tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bearish ke kisaran 1291.77 – 1287.35. Kondisi indikator teknikal mendekati area jenuh jual pada grafik 4-jam. Hati – hati jika emas terus tertahan di atas support 1306.09, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bullish ke kisaran 1320.41 – 1329.25.

2016-10-03_10-03-47-gold

——

0 Comments