Clinton Atau Trump: Siapa Pilihan Pasar?

Dalam trading, termasuk forex, bukan hanya data ekonomi yang perlu dijadikan bahan analisa. Hal-hal yang terkait politik pun tak lepas dari pengamatan para pelaku pasar. Termasuk juga kehebohan politik yang terjadi di Amerika Serikat, di mana Hillary Clinton dan Donald Trump dipastikan akan bertarung untuk menempati kursi Kantor Oval di Gedung Putih.

Di antara pelaku pasar di Amerika Serikat, ternyata 45% berpendapat bahwa pasar akan lebih baik jika ternyata Hillary Clinton yang menjadi Presiden Amerika Serikat, sementara hanya 34% yang “mendukung” Donald Trump. Setidaknya itu yang tercermin dari survey yang dilakukan oleh E*Trade Financial (ETFC) yang dilakukan Juli lalu. Survey tersebut melibatkan orang-orang yang memiliki akun trading online dengan kapital setidaknya $10,000.

Mungkin bukan hal yang mengejutkan jika pasar cenderung memilih Clinton dibandingkan Trump. Investor yang bisa dikatakan “investor serius” dengan jumlah ribuan (atau mungkin bahkan jutaan) di pasar mungkin tidak terlalu peduli apabila House of Representatives dikuasai oleh Demokrat ataupun Republik.

Survey tersebut di atas juga menanyakan pada para responden, kira-kira kandidat mana yang akan bisa memperbaiki perekonomian Amerika Serikat. Hasilnya lebih kurang mirip, yaitu 41% meyakini bahwa Clinton-lah yang akan memilliki prestasi tersebut, sementara 33% berpendapat Trump mampu melakukan hal itu. Sisanya menjawab “tidak satu pun dari kedua orang tersebut”.

Ekonomi: Isu Politik Terkini

Perekonomian Amerika Serikat merupakan isu utama Pemilu kali ini. Amerika Serikat memang mencatat tingkat pengangguran yang rendah dan pertumbuhan ekonomi yang – meskipun tidak secepat harapan – cukup baik. Hanya saja, kegelisahan warganya cukup tinggi terkait prospek ekonomi ke depan. Bahkan di kalangan investor yang disurvey oleh E*Trade, mayoritas responden hanya memberikan nilai B atau C untuk pertumbuhan ekonomi negeri Adidaya tersebut.

Clinton dan Trump saat ini sama-sama berusaha untuk meyakinkan calon pemilih bahwa mereka adalah pilihan terbaik untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Dalam survey yang berbeda, di mana semua pemilih (bukan hanya investor) ditanya siapakah yang akan bisa memperbaiki perekonomian, Trump memang unggul. Tetapi, sepertinya ada semacam “kesepakatan” antara Wall Street dengan Silicon Valley (sebuah daerah di selatan San Francisco Bay yang memiliki banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang komputer dan semikonduktor) bahwa Clinton akan menjadi pilihan terbaik untuk dunia bisnis dan teknologi. Clinton dianggap telah menawarkan pertumbuhan pesat untuk infrastruktur, memperbaiki jalan-jalan di Amerika Serikat, jembatan dan IT. Selain itu Clinton juga menghendaki adanya kenaikan pajak bagi kaum “the haves”.

Moody’s Dan Analisisnya

Ada semacam kekhawatiran bahwa rencana Trump untuk mengurangi perdagangan luar negeri dan membebankan tarif yang tinggi untuk barang impor asal China – rival ekonomi Amerika Serikat – berpotensi memicu “perang dagang” yang justru beresiko menenggelamkan Amerika Serikat ke dalam resesi. Ekonom di Moody’s Analytics memperkirakan tiga setengah juta lapangan pekerjaan akan menghilang di bawah pemerintahan Trump dan akan terjadi koreksi (atau lebih buruk) di pasar modal. Merespon analisis dari Moody’s ini, seorang penasehat Trump mengatakan bahwa analisis tersebut adalah “sampah” dan berargumen bahwa rencana Trump untuk pemangkasan pajak besar-besaran bagi pebisnis justru akan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Pemilihan gubernur negara bagian Indiana, Mike Pence, sebagai partner Trump memunculkan keraguan tentang bagaimana Trump akan mampu membatasi perdagangan internasional. Pence selama ini diketahui sebagai pendukung perdagangan bebas, termasuk salah seorang yang mendukung perjanjian dagang dengan Panama, Korea Selatan dan Kolumbia ketika ia masih menjadi anggota Kongres.

Clinton Atau Trump

Greg Valliere, kepala strategi di Horizon Investments, berpendapat bahwa skenario terbaik bagi bisnis adalah jika Clinton menang – tetapi tidak menang mutlak – di mana setiap kebijakannya akan selalu dipantau dengan ketat oleh Kongres yang dikuasai kubu Republik.

Akan tetapi, investor harus juga mulai memikirkan bagaimana seandainya jika Clinton menang mutlak dan Demokrat akan “mengambil alih” Senat. “Tiga Serangkai” Demokrat: Clinton, Ketua DPR Nancy Pelosi dan pemimpin mayoritas Senat Chuck Schumer, menurut Valliere bukanlah “skenario yang diinginkan pasar”.

Adapun skenario jika Trump yang menang, yang mungkin saja bisa menyebabkan ketidakpastian di pasar, adalah merupakan hal yang biasanya sangat tidak disukai oleh pasar. Trump, yang sulit untuk ditebak, bisa saja memenangkan pertarungan; dan ini tentu akan memaksa para CEO – terutama mereka yang mencoba untuk menjalin kerja sama dengan China dan negara lain di dunia – untuk berpikir lebih keras.

Memang, beberapa survey terhadap pasar mengunggulkan Clinton sebagai pilihan yang lebih baik. Namun politik, seperti biasa, sangat unik dan seringkali memunculkan kejutan-kejutan. Kita tunggu saja nanti pada tanggal 8 November.

0 Comments

8 Ciri Bahwa Anda Cocok Menjadi Trader Forex

Apakah pernah ada teman yang mengajak Anda untuk trading forex di Indonesia? Apakah Anda merasa cukup pintar dalam memahami pasar, namun tidak terlalu yakin tentang hal itu? Berikut ini ada 8 hal yang bisa menjadi pertanda bahwa sebenarnya deep inside Anda berpotensi menjadi trader forex yang handal.

Penasaran ciri apa saja yang ada pada diri Anda? Yuk kita kupas.

Ciri #1: Anda cenderung menggunakan otak kiri

Otak kiri manusia berperan dalam logika dan analitik. Analisis dan logika merupakan hal yang dimiliki oleh trader sukses, karena dua hal itulah yang membantu trader untuk menafsirkan apa yang diperlihatkan oleh grafik pergerakan harga. Seorang trader akan memutuskan apakah ia akan melakukan transaksi atau tidak berdasarkan segala pertimbangan logisnya.

Ciri #2: analisa menarik bagi Anda

Anda merasa tertarik dan bersemangat ketika harus melakukan analisa. Jika Anda adalah seseorang yang senantiasa melakukan analisa akan segala hal, mulai dari hobi bermain game hingga suka strategi memikirkan hal-hal detil dalam menentukan rute untuk menghindari kemacetan, berarti Anda memiliki modal untuk menjadi trader handal.

Ciri #3: Anda mampu mengendalikan emosi

Kualitas ini dimiliki oleh semua trader sukses. Stabilitas emosi merupakan kunci untuk mempertahankan disiplin dalam trading. Mohon maaf, anak alay yang emosinya labil tidak cocok untuk menjadi trader. Jadi, jika Anda adalah orang yang bisa mengendalikan emosi, tidak mudah merasa sedih atau marah, artinya Anda sudah memiliki bakat dasar untuk menjadi trader forex.

Ciri #4: Anda mampu menyerap informasi dengan cepat

Ada orang yang harus membaca sebuah paragraf selama berjam-jam sebelum mampu memahami maksud paragraf tersebut. Mereka harus membacanya berulang-ulang sebelum benar-benar mengerti ide tulisannya.

Ada pula orang yang cukup membaca satu halaman buku dalam beberapa belas detik saja lalu mampu menyimpulkan apa yang dimaksud oleh tulisan itu. Jika Anda termasuk golongan ini, itu adalah modal yang baik untuk menjadi trader.

Ciri #5: Anda bukan penakut dan bukan peragu

Ketika sudah mengambil keputusan, tidak pernah ada rasa ragu atau takut keputusan tersebut akan salah. Jika Anda memiliki kualitas ini, maka Anda sebenarnya sangat berpotensi menjadi trader jempolan. Seorang trader sukses tidak akan ragu untuk menekan tombol beli atau jual segera ketika analisanya mengatakan itulah saatnya melakukan aksi.  Ia selalu memiliki rasa percaya diri dalam kadar yang terkontrol: tidak terlalu percaya diri, tidak pula kurang percaya diri.

Ciri #6: Anda tidak takut menjadi “minoritas”

Seorang trader yang hebat tidak peduli jika ternyata analisanya berbeda dengan analisa kebanyakan orang. Trader yang hebat tidak suka senantiasa mengekor pendapat orang lain. Jika ia memiliki pendapat sendiri berdasarkan analisa yang telah dibuatnya, ia akan bersungguh-sungguh berpegang pada analisa tersebut meskipun mayoritas orang di sekitarnya menentang analisanya tersebut. Pada kenyataannya, “pengekor” dalam dunia trader seringkali keluar sebagai pecundang, sementara ia yang teguh keyakinan seringkali keluar sebagai pemenang. Jadi, jika Anda tak  mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain yang berbeda, maka sepertinya Anda perlu mencoba menjadi seorang trader.

Ciri #7: Anda cenderung ingin membuktikan kebenaran sebuah teori

Perlu Anda ketahui, bahwa di dunia forex banyak sekali orang yang menawarkan “bantuan yang menggiurkan”. Banyak sekali orang yang mengklaim bahwa ia memiliki sebuah strategi trading yang “luar biasa hebat” dan berupaya menawarkan “bantuannya” itu kepada Anda. Tentunya tidak gratis, ada biaya yang harus Anda keluarkan. Anda harus membeli “ilmunya” itu dengan harga tertentu yang seringkali tak masuk akal.

Trader pintar akan selektif memilih penawaran tersebut. Ia tidak akan mudah percaya begitu saja, melainkan akan membuktikan terlebih dahulu klaim tersebut berdasarkan pengalamannya sendiri. Baginya, “If it sounds too good to be true, it’s not true at all until proven otherwise.”

Jika Anda pun selalu selektif dan berhati-hati dalam menerima sebuah penawaran, berbahagialah karena itu merupakan salah satu ciri trader sukses.

Ciri #8: Anda sudah memiliki demo account dan bisa menghasilkan profit dengan konsisten

Jika Anda sudah mulai mempelajari pasar forex melalui demo account, mempelajari pasar dengan serius, mempelajari cara membangun sebuah strategi trading lalu melakukan transaksi berdasarkan analisa dan data dan berhasil mengumpulkan profit dengan konsisten meskipun tidak besar, maka itu adalah modal yang cukup baik untuk bisa menjadi trader forex sungguhan dengan uang sungguhan pula. Anda tinggal selangkah lagi untuk menjadi trader sukses dengan membuka real account.

Jadi, berapa ciri yang sudah ada pada diri Anda? Jika Anda belum pernah mencoba trading, cobalah untuk melakukan simulasi di demo account kami. Gratis, plus Anda bisa belajar langsung pada ahlinya.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 26-30 September 2016

Pekan lalu, Federal Reserve mempertahankan suku bunga dalam pertemuan FOMC namun kembali menyatakan bahwa kenaikan suku bunga diperkirakan akan dilakukan sebelum akhir tahun 2016. Fed masih merasa yakinn akan pertumbuhan ekonomi AS namun lebih memilih untuk menunda kenaikan suku bunga. Tiga anggota FOMC menentang keputusan tersebut sementara para anggota FOMC menurunkan perkiraaan pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun 2016.

Pasar memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga akan kembali dilakukan pada pertemuan FOMC di tanggal 13-14 Desember mendatang.

Sementara itu Bank of Japan juga tidak membuat perubahan kebijakan yang berarti, hanya saja lebih menargetkan suku bunga jangka panjang daripada target QE. Di tempat terpisah, poundsterling melemah akibat munculnya kekhawatiran akan dampat Brexit.

Pekan ini, kita akan menantikan apa yang akan disampaikan oleh Yellen dan Draghi. Kita juga akan menantikan rilis US data Consumer Confidence, Durable Goods Orders dan GDP dari AS, Inggris dan Kanada.

Berikut adalah jadwal data ekonomi penting pekan ini:

1. German Ifo Business Climate: Senin (26/9), 15.00 WIB

Di luar dugaan, indeks iklim bisnis Jerman mengalami penurunan di bulan Agustus, menjadi 106.2 dari 108.3 yang tercatat di bulan sebelumnya di tengah kekhawatiran efek Brexit. Ini merupakan penurunan tertajam dalam lebih dari empat tahun. Meskipun para pejabat masih memperlihatkan keyakinan yang tinggi, namun para ekonom khawatir bahwa melemahnya permintaan dari luar akan memperngaruhi pertumbuhan di bulan September.

Para ekonom memperkirakan indeks iklim bisnis Jerman untuk bulan September akan berada di angka 106.3.

2. Pidato Mario Draghi: Senin (26/9), 22.00 WIB

Presiden ECB, Mario Draghi dijadwalkan akan memberikan pernyataan resmi di depan Komite Ekonomi dan Moneter Parlemen Eropa di Brussels. Draghi kemungkinan akan membicarakan kemungkinan resiko deflasi kendati ada QE dan suku bunga yang berada di area negatif. Draghi kemungkinan akan memberikan detil tentang QE, yang tidak ia sampaikan di pernyataan pers sebelumnya pasca pengumuman suku bunga.

3. Pidato Stephen Poloz: Selasa (27/9), 06.10 WIB

Gubernur Bank of Canada, Stephen Poloz akan memberikan pidato di Washington DC. Pada pidato sebelumnya Poloz berbicara tentang berkembangnya ketidakpastian akan pemulihan ekonomi Kanada, bertentangan dengan pandangan yang ia sampaikan sebelumnya di bulan Juli. Saat itu ia menyatakan bahwa perekonomian Kanada akan tumbuh di bulan Juni dan akan menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

4. US CB Consumer Confidence: Selasa (27/9), 21.00 WIB

Konsumen AS terlihat lebih optimis di bulan Agustus setelah indeks consumer confidence mencetak angka 101.1, melebihi perkiraan analis yang hanya memperkirakan angka 97.2. Sebanyak 30% responden menyatakan bahwa kondisi bisnis di bulan Agustus berada dalam kondisi baik. Persentase tersebut lebih tinggi daripada persentase di bulan Juli yaitu 27,3%. Sementara itu, hanya 18,4% yang menyatakan bahwa kondisi bisnis buruk. Responden menyatakan bahwa lapangan pekerjaan sangat banyak, namun jumlah responden yang menyatakan sulit mencari pekerjaan juga meningkat.

US consumer confidence kali ini diperkirakan berada di angka 98.6.

5. US Durable Goods Orders: Rabu (28/9), 19.30 WIB

Angka pemesanan barang pabrikan tahan lama mengalami kenaikan dalam dua bulan berturut-turut mulai Juli di tengah meningkatnya permintaan akan produk permesinan dan produk-produk lain. Ini merupakan kenaikan berturut-turut yang pertama kalinya sejak Januari 2015. Meskipun demikinan, investasi bisnis masih belum terlihat terlalu bergairah di kuartal ke-3.

Durable goods orders diperkirakan akan turun sebesar 1 persen sementara core orders diperkirakan akan turun 0,5% di bulan Agustus.

6. US Crude Oil Inventories: Rabu (28/9), 21.30 WIB

Persediaan minyak mentah AS terus mengalami penurunan dan sudah memasuki pekan ke-3. Penurunan terjadi hingga sebesar 6,2 juta barrel, berlawanan dengan perkiraan ekonom yang memperkirakan kenaikan hingga 3,2 juta barrel. Menyusul laporan tersebut, harga minyak mentah sempat menguat sekitara 3%. Beberapa analis memperkiraan bahwa persediaan minyak mentah AS masih terlalu tingi dan harga minyak mentah bisa kembali berada di bawah tekanan.

7. Pidato Haruhiko Kuroda: Kamis (29/9), 13.35 WIB

Gubernur Bank of Japan, Haruhiko Kuroda dijadwalkan akan berpidato di Tokyo. Pasar menantikan apakan Kuroda akan berbicara tentang kesiapan perekonomian Jepang untuk pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut jika diperlukan, guna mencapai target inflasi 2% dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

8. US GDP: Kamis (29/9), 19.30 WIB

Pertumbuhan ekonomi AS tertekan dalam 3 kuartal terakhir, sekitar 1% saja. Menurut estimasi kuartal II/2016, perekonomian AS tumbuh 1,1%. Pertumbuhan final di kuartal ke dua diperkirakan 1,3% saja. Di kuartal ke-3, diperkirakan tidak akan terlihat pertumbuhan yang signifikan.

9. US Unemployment Claims: Kamis (29/9), 19.30 WIB

Klaim tunjangan pengangguran bagi warga AS kembali turun di pekan lalu menjadi 252.000. Ini merupakan angka terendah sejak April 2016, menandakan bahwa pasar tenaga kerja masih bagus. Angka tersebut juga lebih baik daripada perkiraan analis yaitu di angka 262.000.

Klaim pengangguran pekan ini diperkirakan akan berada di angka 260.000.

10. Pidato Ketua Fed Janet Yellen: Jumat (30/9), 03.00 WIB

Ketua Fed, Janet Yellen dijadwalkan akan berpidato di dapan Minority Bankers Forum di Kansas City. Ia kemungkinan akan berbicara tentang alasan-alasan di balik keputusan Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan FOMC di bulan September. Ia juga diperkirakan akan memberikan petunjuk tentang kemungkinan kenaikan suku bunga selanjutnya.

11. GDP Kanada: Jumat (30/9), 19.30 WIB

GDP Kanada naik 0,6% di bulan Juni setelah sempat mengalami penurunan sebesar 0,6% di bulan sebelumnya. Angka tersebut lebih baik daripada perkiraan. Sektor manufaktur menguat sebesar 1,6% namun pelemahan yang konsisten di sektor konstruksi tetap menjadi perhatian. Sektor jasa masih stabil dengan ekspansi sebesar 0,2% di bulan Juni.


Analisa Teknikal

AUD/USD

audusd-analisa-forex-mingguan-26-30-september-2016

AUD/USD bergerak mendekati area support di kisaran 0.75868-0.75319. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart H4. Perhatikan area support tersebut untuk mencari sinyal buy dengan potensi rebound di kisaran 0.76207-0.76755. Hati-hati jika support 0.75319 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dan menekan aussie hingga kisaran 0.74980-0.74432.

EUR/USD

eurusd-analisa-forex-mingguan-26-30-september-2016

EUR/USD saat ini bergerak di area 1.12001-1.12484. Untuk pekan ini, euro berpotensi menguat jika berhasil tembus ke atas 1.12484 dengan potensi target hingga kisaran 1.12782-1.13265. Sebaliknya, ada kemungkinan euro akan kembali tertekan jika justru support 1.12001 yang tembus, dengan potensi pelemahan hingga kisaran 1.11703-1.11220.

GBP/USD

gbpusd-analisa-forex-mingguan-26-30-september-2016

GBP/USD bergerak di dekat area support kunci mingguan di 1.29119. Jika support itu tembus, sterling kemungkinan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1.28550-1.27900. Sebagai alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1.30524-1.31392 untuk mencari sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.29987-1.29119. Hati-hati jika resistance 1.31392 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 1.31929-1.32797.

USD/CHF

usdchf-analisa-forex-mingguan-26-30-september-2016

USD/CHF bergerak menguji area support di kisaran 0.96891-0.96491. Tunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut untuk membuka posisi buy dengan potensi rebound di kisaran 0.97338-0.97785. Namun hati-hati jika support 0.96491 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bearish ke kisaran 0.96150-0.95800.

USD/JPY

usdjpy-analisa-forex-mingguan-26-30-september-2016

USD/JPY masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Sebagai strategi trading, perhatikan area resistance di kisaran 101.336-102.106 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 100.860-100.091. Namun hati-hati jika resistance 102.106 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pelemahan yen ke kisaran 102.582-103.351.

NZD/USD

nzdusd-analisa-forex-mingguan-26-30-september-2016

NZD/USD bergerak menguji area support di kisaran 0.72200. Jika support itu tembus, Kiwi kemungkinan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.71900-1.71500. Sebagai alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 0.72767-0.73118. Jika terjadi pull-back ke area tersebut, cari konfirmasi sinyal sell dengan potensi target di kisaran 0.72550-0.72200. Hati-hati jika resistance 0.73118 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.73335-0.73685.

GOLD

gold-analisa-forex-mingguan-26-30-september-2016

Emas bergerak di dekat area resistance di kisaran 1341.42-1352.36. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut untuk membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 1323.71. Namun hati-hati jika resistance 1352.36 yang tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 1363.80-1371.60.

0 Comments

Mengenal Indikator Trading Forex: Awesome Oscillator

Salah satu fungsi indikator teknikal dalam trading forex adalah timing, atau memberikan informasi kepada kita mengenai kapan kira-kira kita bisa mulai membuka posisi (buy atau sell). Indikator yang difungsikan untuk keperluan ini biasanya adalah indikator yang tergolong osilator, meskipun dalam beberapa teknik indikator trend pun bisa dipergunakan sebagai entry signal, misalnya teknik MA cross.

Kali ini, kita akan membahas indikator teknikal yang berada dalam golongan osilator, tepatnya keluarga indikator Bill Williams yang bernama Awesome Oscillator.

Apakah indikator ini benar-benar mengagumkan seperti namanya? Untuk menjawab pertanyaan itu, tentu saja harus melalui serangkaian penelitian yang tidak singkat. Kali ini, kita hanya akan membahas apa dan bagaimana cara mempergunakan indikator ini. Mengenai uji cobanya, mudah-mudahan akan bisa kita bahas di kesempatan lain.

Apa Itu Awesome Oscillator?

Awesome Oscillator (selanjutnya kita singkat dengan AO), sebenarnya merupakan indikator yang dikembangkan dari simple moving average. Jadi, akarnya sebenarnya adalah MA yang merupakan indikator trend. Akan tetapi, pada AO, dengan algoritma tertentu, pembuatnya memodifikasi dan memfungsikannya sebagai osilator.

Berikut ini adalah contoh penampakan AO pada chart:

trading-forex-indonesia-awesome-oscillator

AO hanya memiliki dua komponen, yaitu histogram dan garis nol (nought line). Pada gambar di atas Anda bisa melihat angka nol koma nol (0.0) yang ditandai dengan lingkaran merah, itulah garis nol yang dimaksud.

Sinyal Trading Forex

Pada AO, ada beberapa metode yang bisa dipergunakan untuk mendapatkan sinyal trading untuk buy atau sell. Berikut ini akan dibahas satu per satu metode-metode yang biasa dipergunakan pada AO.

Metode 1: Saucer

Sinyal trading berdasarkan metode saucer bisa dikenali ketika histogram berada di atas garis nol. Syarat-syarat sebuah sinyal saucer adalah sebagai berikut:

  1. Sinyal Buy

Dengan metode saucer, sinyal buy akan terkonfirmasi jika Anda melihat ada tiga batang histogram yang memenuhi kondisi berikut:

  • Semua histogram berada di atas garis nol.
  • Histogram ke-2 harus lebih rendah daripada histogram pertama dan harus berwarna merah.
  • Histogram ke-3 harus lebih tinggi daripada histogram ke-2 dan harus berwarna hijau.

Agar lebih jelas, gambar di bawah ini adalah contoh buy saucer:

Trading forex indonesia, strategi trading forex

  1. Sinyal Sell

Dengan metode saucer, sinyal sell akan terkonfirmasi jika Anda melihat ada tiga batang histogram yang memenuhi kondisi berikut:

  • Semua histogram berada di bawah garis nol.
  • Histogram ke-2 harus lebih tinggi daripada histogram pertama dan harus berwarna hijau.
  • Histogram ke-3 harus lebih rendah daripada histogram ke-2 dan harus berwarna merah.

Agar lebih jelas, gambar di bawah ini adalah contoh sell saucer:

Trading forex indonesia, strategi trading forex

Metode 2: Nought Line Crossing

Yang dianggap sebagai sinyal pada metode ini adalah ketika histogram “menyeberang” dari area negatif (di bawah nol) ke area positif (di atas nol) atau sebaliknya.

Untuk metode ini, kita hanya memerlukan konfirmasi dua batang histogram.

Sinyal buy diperoleh ketika histogram naik dari area negatif ke area positif. Histogram pertama berada di area negatif, sedangkan histogram ke dua berada di area positif.

Ini contohnya:

Trading forex indonesia, strategi trading forex

Sinyal sell diperoleh ketika histogram turun dari area positif ke area negatif. Histogram pertama berada di area positif, sedangkan histogram ke dua berada di area negatif.

Ini contohnya:

Trading forex indonesia, strategi trading forex

Metode 3: Two Pikes

Metode ini memiliki beberapa nama. Ada yang menyebutnya dengan nama “Twin Pikes”, ada juga yang menyebutnya dengan nama “Twin Peaks”.

Dengan metode ini, Anda bisa mendapatkan sinyal trading dengan mengamati “puncak” dan “lembah” yang terbentuk oleh histogram.

Perhatikan gambar berikut ini untuk contoh sinyal buy berdasarkan metode two pikes.

Trading forex indonesia, strategi trading forex

Perhatikan bahwa Pike 1 dan Pike 2 harus berada di bawah garis nol. Pike 2 harus lebih tinggi daripada Pike 1 dan diikuti oleh histogram hijau. Itulah konfirmasi sinyal buy-nya.

Nah, untuk contoh sinyal sell berdasarkan metode two pikes, Anda bisa memperhatikan gambar berikut ini:

Trading forex indonesia, strategi trading forex

Perhatikan bahwa Pike 1 dan Pike 2 harus berada di atas garis nol. Pike 2 harus lebih rendah daripada Pike 1 dan diikuti oleh histogram merah. Itulah konfirmasi sinyal sell-nya.

Di lain kesempatan, kita akan mencoba membahas strategi trading forex yang melibatkan AO.

Sampai jumpa. :)

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 19-23 September 2016

USD secara umum mengalami penguatan sepanjang pekan lalu meskipun data ekonomi yang dirilis kurang meyakinkan. Pekan ini akan datang berita besar yaitu keputusan suku bunga Federal Reserve. Sebagai tambahan, akan ada juga data perumahan AS, keputusan suku bunga Bank of Japan dan Reserve Bank of New Zealand.

Pekan lalu, data ekonomi AS di sektor penjualan eceran meleset dari perkiraan dan jatuh melebihi perkiraan sebesar 0,3% di bulan Agustus di tengah lemahnya pembelian kendaraan bermotor dan produk-produk lain, yang menandakan lemahnya permintaan domestik. Laporan ini bisa jadi akan mempengaruhi keputusan Fed nanti. Sementara itu, biaya hidup di AS untuk bulan Agustus naik melebihi perkiraan, sebesar 0,2% setelah sempat flat di bulan sebelumnya. Ini menandakan bahwa inflasi mulai naik menuju target Fed, namun perlahan.

Berikut adalah data ekonomi penting yang perlu diperhatikan sepanjang pekan ini:

  1. US Building Permits: Selasa (20/9), 19.30 WIB

    Angka izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan di bulan Juli mengalami penurunan 0,1% dari bulan sebelumnya menjadi 1,15 juta unit, sementara para ekonom mengharaipkan angka 1,16 juta. Ini merupakan peringatan untuk data di bulan-bulan mendatang. Meskipun demikian, jumlah rumah yang mulai dibangun telah naik 2,1% dari Juni ke angka tahunan 1,211 juta yang merupakan angka tertinggi sejak Februari.

    Jumlah izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan di bulan Agustus diperkirakan naik menjadi 1,17 juta.

  2. Keputusan Bunga BOJ: Rabu (21/9), waktu tentative

    Bank of Japan mengatakan akan menggandakan stimulus menjadi 6 triliun yen dari 3,3 milyar pada pertemuan di bulan Juli, membuka peluang bagi perubahan stimulus di bulan September. Kuroda mengatakan bahwa ada banyak pilihan terkait suku bunga negatif dan stimulus. Meskipun demikian, ada ketidakpastian ekonomi global terkait Brexit dan pelambatan ekonomi yang terjadi di negara-negara berkembang.

  3. US Crude Oil Inventories: Rabu (21/9), 21.30 WIB

    Suplai minyak mentah turun sebesar 600.000 barrel pekan lalu menjadi 510,8 juta barrel. Angka ini lebih baik daripada perkiraan analis yaitu penambahan sebesar 2,8 juta barrel, hanya saja kontraksi yang terjadi relatif kecil. Tren positif ini kemungkinan besar akan menenangkan pasar. Suplai bensin naik sebesar 600.000 barrel setelah penurunan yang terjadi di pekan sebelumnya sebesar 4,2 juta barrel.

  4. Keputusan Suku Bunga Fed: Kamis (22/9), 01.00 WIB; Konferensi Pers oleh Yellen pukul 01.30 WIB

    Data ini paling dinanti dalam beberapa bulan terakhir. Di bulan September biasanya ada update pertumbuhan, tenaga kerja dan inflasi yang merupakan unsur yang diperhitungkan dalam menentukan kebijakan moneter. Proyeksi terakhir di bulan Juni, masih ada kemungkinan dua kali kenaikan suku bunga di tahun 2016. Yellen mengatakan, “Peluang kenaikan suku bunga telah menguat.”

    Meskipund demikian, pernyataan tersebut bukanlah kepastian bahwa suku bunga pasi akan naik, apalagi ada anggota FOMC lain yang masih bersikap dovish.

    Pertumbuhan ekonomi cukup buruk dalam tiga kuartal terakhir dan inflasi tidak tumbuh dengan cukup cepat. Lagipula data tenaga kerja bulan Agustus tidak terlalu memuaskan.

    Jika Fed jadi menaikkan suku bunga maka ada kemungkinan USD akan menguat tajam. Jika suku bunga tidak berubah, fokus pasar akan bergeser kepada data pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja dan inflasi serta pernyataan resmi dari Janet Yellen. Jika pernyataan Yellen bernada hawkish, atau setidaknya ia membuka peluang bagi kenaikan suku bunga di bulan Desember (setelah pemilu), USD kemungkinan besar akan tetap mendapatkan dukungan untuk menguat.

    Tetapi jika pernyataan Yellen cenderung dovish, USD bisa jadi akan tertekan.

  5. Keputusan Suku Bunga RBNZ: Kamis (22/9), 04.00 WIB

    Bank sentral Selandia Baru memangkas suku bunga ke level terendah barunya di angka 2,0% di bulan Agustus lalu, sejalan dengan perkiraan pasar. Langkah itu diambil untuk menandingi rendahnya inflasi. Gubernur RBNZ, Graeme Wheeler menyatakan bahwa ia memperkirakan inflasi akan berada di area pertengahan dari target inflasi.

    Wheeler juga mengumumkan aturan kredit baru untuk investor di sektor properti untuk meredam pasar perumahan dan memungkinkan pemangkasan suku bunga di bulan-bulan mendatang.

  6. US Unemployment Claims: Kamis (22/9), 19.30 WIB

    Jumlah warga negara AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran pekan lalu mengalami kenaikan namun di bawah perkiraan, ke angka 260.000. Para analis sebelumnya memperkirakan jumlah klaim tersebut akan naik menajdi 262.000. Angka ini masih memperlihatkan bahwa sektor lapangan pekerjaan masih terus mengalami penguatan.

    Para ekonom memperkirakan klaim tunjangan pengangguran pekan ini akan naik ke 261.000.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

analisa-forex-mingguan-audusd-19-23-september-2016

AUD/USD bergerak mendekati area resistance di kisaran 0.75518-0.76202. Perhatikan bahwa CCI overbought di chart H4. Perhatikan area resistance tersebut untuk mencari sinyal sell dengan potensi target di kisaran 0.75095-0.74411. Perhatikan pula bahwa ada pola inverse head and shoulders terbentuk di chart H4 yang memungkinkan pull-back ke area resistance tersebut di atas. Hati-hati jika resistance 0.76202 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat aussie hingga kisaran 0.76625-0.77309.

—-

EUR/USD

analisa-forex-mingguan-eurusd-19-23-september-2016

EUR/USD tertekan dan saat ini bergerak di area support 1.11702-1.11221. Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai strategi trading, perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal buy dengan potensi rebound hingga kisaran 1.12240-1.12777. Namun hati-hati jika support 1.11221 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pelemahan lanjutan euro ke kisaran 1.10740-1.10202.

—-

GBP/USD

analisa-forex-mingguan-gbpusd-19-23-september-2016

GBP/USD bergerak menguji support kunci di 1.29954. Jika support itu tembus, sterling kemungkinan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1.29288-1.28543. Sebagai alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1.31364 untuk mencari sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.30620-1.29954. Hati-hati jika resistance 1.31364 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 1.32109-1.32775.

—-

USD/CHF

analisa-forex-mingguan-usdchf-19-23-september-2016

USD/CHF bergerak menguji resistance di kisaran 0.97935. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut untuk membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 0.97036-0.96480. Namun hati-hati jika resistance 0.97935 tersebut tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 0.98279-0.98835.

—-

USD/JPY

analisa-forex-mingguan-usdjpy-19-23-september-2016

USD/JPY masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Sebagai strategi trading, perhatikan area resistance di kisaran 102.347-102.729 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 102.111-101.729. Namun hati-hati jika resistance 102.729 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pelemahan yen ke kisaran 102.965-103.347.

—-

NZD/USD

analisa-forex-mingguan-nzdusd-19-23-september-2016

NZD/USD bergerak mendekati area resistance di kisaran 0.73287-0.73877. Perhatikan area resistance tersebut untuk mencari sinyal sell dengan potensi target di kisaran 0.72921-0.72330. Hati-hati jika resistance 0.73877 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dan mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.74243-0.74834.

—-

GOLD

analisa-forex-mingguan-gold-19-23-september-2016

Emas bergerak di dekat area support 1306.06. Pergerakan bearish diperkirakan berlanjut jika support tersebut tembus dengan target di kisaran 1295.12-1282.89. Sebagai alternatif cari konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance kisaran 1323.76-1334.70. Hati-hati jika resistance 1334.70 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1341.46-1352.40.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 13 September – 16 September 2016

Pasar forex akan berfokus pada data ekonomi besar terutama pada rilis data AS yang dapat menggerakan dolar AS di pasar. Data inflasi dari Inggris dan AS, serta data GDP di Selandia Baru akan menjadi perhatian pasar. Keputusan suku bunga Inggris, data ketenagakerjaan Inggris dan Australia juga ikut menjadi perhatian pasar dan menjadi peristiwa penting yang ditunggu para pelaku pasar pada minggu ini.

Berikut adalah beberapa data ekonomi penting di pekan ini :

CPI Inggris : Selasa, 15:30 WIB. Inflasi Inggris bergerak seperti yang diharapkan pada bulan Juli, dengan naik pada tingkat tahunan sebesar 0,6% dibandingkan data bulan sebelumnya yang diposting pada kisaran 0,5%. Bank of England kemungkinan akan menurunkan suku bunga lebih lanjut untuk merangsang pertumbuhan. Para ekonom memperkirakan CPI akan meningkat lebih lanjut menjadi 0,7%.

ZEW Economic Sentiment Jerman : Selasa, 16:00 WIB. Sentimen ekonomi Jerman pulih kurang dari yang diperkirakan pada bulan Agustus setelah terjun ke level terendah empat tahun di minus 6,8 pada bulan Juli. Laporan ini juga memberitahukan bahwa risiko politik di dalam dan di luar Eropa dapat mencegah pandangan yang optimis untuk Jerman. Sentimen ekonomi diperkirakan akan meningkat menjadi 2,8% pada bulan September.

Data Ketenagakerjaan Inggris : Rabu, 15:30 WIB. Jumlah pencari kerja di Inggris turun secara tak terduga sebanyak 8.600 pada bulan Juli, meski ada kekhawatiran bahwa Brexit akan meningkatkan resiko kehilangan pekerjaan. Jumlah pengangguran diperkirakan akan meningkat sebanyak 1.700 pada bulan Agustus.

GDP New Zealand : Kamis, 05:45 WIB. Pertumbuhan ekonomi Selandia Baru pada kuartal pertama naik melampaui perkiraan, naik 0,7% dalam tiga bulan pertama. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan tingkat ekspansi 0,9% yang dibuat pada kuartal terakhir 2015. GDP pada kuartal kedua diperkirakan naik sebesar 1,1%.

Data ketenagakerjaan Australia: Kamis, 08:30 WIB. Pasar kerja Australia berhasil menambah 26.200 pekerjaan baru pada bulan Juli. Tingkat pengangguran turun menjadi 5,7% dari 5,8% yang diposting pada bulan Juni. Analis memperkirakan sektor pekerjaan akan positif 15.200 pekerjaan pada bulan Agustus, sementara tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap 5,7%.

Suku Bunga Inggris : Kamis, 18:00 WIB. Bank of England memutuskan untuk mengambil kebijakan baru pada bulan Juli dengan sepakat untuk menurunkan suku bunga menjadi 0,25%. Bank sentral juga meluncurkan empat-langkah paket stimulus yang dirancang untuk meningkatkan perekonomian dan mencegah resesi setelah Brexit. Langkah ini akan mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Inggris.

Penjualan Retail AS : Kamis, 19:30 WIB. Penjualan ritel terlihat datar pada bulan Juli, dibandingkan dengan kenaikan 0,8% pada bulan sebelumnya, penjualan di pengecer dan restoran tetap stabil. Belanja konsumen tetap hangat meskipun pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja dan kenaikan upah. Penjualan ritel diperkirakan akan menurun sebesar 0,1% pada bulan Agustus, sedangkan penjualan inti diperkirakan akan meningkat sebesar 0,3%.

PPI AS : Kamis, 19:30 WIB. Harga produsen AS turun secara tak terduga pada bulan Juli ketika biaya jasa dan produk-produk energi menurun sehingga inflasi terlihat terdiam. Tren inflasi yang terkendali akan membuat sulit bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Harga produsen mengalami penurunan sebesar 0,4% dibandingkan dengan kenaikan 0,5% pada bulan Juni.

Indeks US Philly Fed Manufacturing AS : Kamis, 19:30 WIB. Aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia rebound pada bulan Agustus, naik menjadi 2,0 dari minus 2,9 pada bulan Juli. Angka itu secara luas sejalan dengan perkiraan pasar dengan peningkatan 1,4. Indeks aktivitas Philly Manufacturing diperkirakan akan mencapai 1,1 pada bulan September.

Klaim Pengangguran AS : Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran turun secara tak terduga sebanyak 4000 pada pekan lalu menjadi 259.000 klaim. Jumlah klaim baru diperkirakan akan mencapai 262.000 pada pekan ini.

Inflasi AS : Jumat, 19:30 WIB. Harga konsumen AS tetap datar pada bulan Juli karena harga BBM turun untuk pertama kalinya dalam lima bulan dan tekanan inflasi dimoderasi. Sementara itu, CPI inti, tidak termasuk biaya makanan dan energi, naik tipis 0,1% pada bulan Juli, CPI diperkirakan akan meningkat sebesar 0,1% pada bulan Agustus, sementara CPI inti diperkirakan akan menyentuh 0,2%.

Sentimen Consumer AS : Jumat, 21:00 WIB. Sentimen konsumen AS meningkat pada awal Agustus untuk 90,4 dari 90 pada bulan Juli. Sebagian besar pelemahan terjadai pada keuangan rumah tangga. Sentimen konsumen diharapkan akan meningkat menjadi 91 pada bulan Agustus.

ANALISA TEKNIKAL

AUD/USD

analisa-teknikal-mingguan-audusd-foreximf-13-sep-2016

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam tampak sedang bearish dan saat ini harga berpotensi membentuk formasi double bottom. Waspadai karena harga berada di bawah indikator moving average. Jika aussie tertahan di bawah resistan 0.75838 dan muncul sinyal sell yang terkonfirmasi maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 0.74978 – 0.73737. Waspadai jika ternyata harga menembus resistance 0.75838 karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan AUD/USD bergerak naik ke kisaran 0.76747. Perhatikan indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli.

USD/JPY

analisa-teknikal-mingguan-usdjpy-foreximf-13-sep-2016

USD/JPY pada grafik 4 jam-an terlihat tertahan kuat di atas area support psikologis dimana ada kemungkinan harga berpeluang untuk melakukan fase rebound. Indikator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual. Jika konfirmasi sinyal bullish muncul di sekitar area 101.05 maka akan membuka peluang USD/JPY bergerak hingga ke kisaran 102.17 – 103.30. Waspadai jika harga menembus support 101.05 maka ada potensi pergerakan bearish lanjutan akan terjadi hingga kisaran 100.04.

USD/CHF

analisa-teknikal-mingguan-usdchf-foreximf-13-sep-2016

Secara umum pergerakan USD/CHF berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga bergerak di atas garis tren. Perhatikan, konfirmasi sinyal buy yang mungkin muncul jika harga melakukan pull-back ke area garis tren dan support 0.96610 dimana ada potensi harga akan bergerak ke kisaran 0.97723 – 0.98835. Tetatpi hati-hati jika support 0.96610 tembus karena momen tersebut akan membuat harga semakin jatuh dengan bergerak ke bawah menuju kisaran 0.95923.

EUR/USD

analisa-teknikal-mingguan-eurusd-foreximf-13-sep-2016

Pada grafik 4 jam-an, EUR/USD bergerak di dalam bullish channel dimana ada kecenderungan harga akan bergerak ke atas. Perhatikan jika resistan 1.12993 ditembus maka euro diperkirakan akan melanjutkan pergerakan hingga kisaran 1.13540. Sebaliknya jika support 1.12107 ditembus maka akan membuat bias mingguan berubah menjadi bearish dimana ada potensi harga akan bergerak hingga kisaran 1.11221. Indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish.

NZD/USD

analisa-teknikal-mingguan-nzdusd-foreximf-13-sep-2016

Bias mingguan, pergerakan NZD/USD terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan pullback ke garis tren. Jika harga tertahan kuat di bawah resistan 0.73760 dan muncul sinyal sell yang valid maka ada potensi akan bergerak ke bawah menuju support 0.72586 – 0.72023.

Sebaliknya jika resistance 0.73760 ditembus maka ada kemungkinan NZD/USD bergerak ke kisaran 0.74834. Kondisi indikator stochastic berada di area jenuh beli pada grafik 4 jam-an.

GBP/USD

analisa-teknikal-mingguan-gbpusd-foreximf-13-sep-2016

GBP/USD pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam kondisi bullish dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistance 1.34446. Jika resistance tersebut kembali ditembus maka pound berpotensi akan bergerak ke atas hingga kisaran 1.35918. Hati-hati jika support 1.32974 ditembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dimana ada potensi harga bergerak ke kisaran 1.31502. Indikator stochastic berada dalam kondisi jenuh beli.

EMAS

analisa-teknikal-mingguan-emas-foreximf-13-sep-2016

Emas pada grafik 4 jam-an terlihat terkoreksi dan saat ini harga sedang tertahan di resistan dimana ada kecenderungan emas akan kembali mendapatkan tekanan jika muncul sinyal sell yang valid di area tersebut maka ada potensi support 1314.20 – 1302.39 akan disentuh oleh pergerakan harga. Jika resistance 1333.31 ditembus maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak ke kisaran 1352.43. Indikator stochastic sedang berada dalam kondisi jenuh beli.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 5 September – 9 September 2016

Bulan September berpotensi akan terjadi turbulensi bagi pergerakan harga ketika bereaksi secara tak terduga terhadap pasar. Keputusan suku bunga Australia dan zona Eropa berpotensi akan menjadi penggerak pada minggu pertama di bulan September.

Jatuhnya angka tenaga kerja AS untuk bulan Agustus, data pertumbuhan yang melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan Agustus telah membuat Nonfarm payrolls hanya meningkat 151.000. Pertumbuhan upah yang suam-suam kuku dan tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,9% dari 4,8% pada bulan sebelumnya telah membuat perlambatan pada sektor pekerjaan di bulan Agustus yang dapat mengurangi peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve di bulan ini. Akankah tren ini terus berlanjut?

Berikut adalah beberapa data ekonomi penting di pekan ini :

Keputusan Suku Bunga Australia : Selasa, 11:30 WIB. Bank sentral telah menurunkan suku bunga Australia sebanyak seperempat poin menjadi 1,5% pada bulan Agustus, penurunan ini dilakukan untuk memindahkan perekonomian dari area deflasi dan menahan mata uang Australia yang terlalu kuat. Ekonom mengantisipasi langkah-langkah pelonggaran dalam beberapa bulan mendatang dengan probabiltas 68% untuk potong suku bunga di bulan Desember.

ISM Non-Manufacturing PMI AS : Selasa, 21:00 WIB. Indeks ISM Non-Manufacturing turun pada bulan Juli menjadi 55,5 tetapi kepercayaan prospek bisnis masih tetap kuat karena meningkatnya pesanan. Aktivitas bisnis dilaporkan tetap menguat di 59,3 dan pesanan baru naik menjadi 60,3. Indeks ISM Non-Manufacturing diperkirakan akan mencapai 55,4.

GDP Australia : Rabu, 08:30 WIB. Pertumbuhan ekonomi Australia naik pada kuartal pertama di tengah volume ekspor yang kuat dan pengeluaran rumah tangga yang terus membaik. Produk domestik bruto naik menjadi 1,1%. Pertumbuhan ekonomi kemungkinan akan naik menjadi 3.1% dari bulan sebelumnya 2,9%.

Keputusan Suku Bunga Kanada : Rabu, 21:00 WIB. Bank sentral Kanada mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 0,5% di bulan Juli. Bank sentral telah memotong suku bunga sebanyak dua kali di tahun lalu dalam upaya untuk meningkatkan ekonomi yang sedang melemah dikarenakan harga minyak dunia yang murah. Para ekonom tidak mengharapkan perubahan dalam kebijakan moneter dalam waktu dekat.

Keputusan Suku Bunga Eropa : Kamis, 19:30 WIB. Bank Sentral Eropa telah mempertahankan suku bunga pada level 0% di bulan Juli ketika langkah-langkah stimulus lanjutan mulai membebani perekonomian daerah. Mario Draghi mengatakan akan menganalisa beberapa waktu sebelum bank dapat menilai apakah situasi sangat membutuhkan perubahan dalam kebijakan moneter. Analis memperkirakan ECB akan merubah kebijakan pada musim gugur atau musim dingin untuk memperpanjang program stimulus pembelian obligasi.

Tingkat pengangguran AS: Kamis, 19:30 WIB. Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran naik tipis sebanyak 2000 pada pekan lalu menjadi 263.000. Hal ini merupakan 78 minggu berturut-turut bahwa klaim pengangguran tetap berada di bawah level 300.000.

Persediaan Crude Oil AS : Kamis, 22:00 WIB. Stok minyak mentah AS meningkat 2,3 juta barel pada pekan lalu. Minyak mentah berjangka naik sebanyak 11% pada bulan Agustus yang kemungkinan akan memaksa OPEC untuk mengurangi output pada bulan September. Analis memperkirakan persediaan akan naik 1,1 juta barel.

Data ketenagakerjaan Kanada: Jumat, 19:30 WIB. Perekonomian Kanada kehilangan 31.200 pekerjaan pada bulan Juli di tengah penurunan tajam dalam pekerjaan penuh waktu. Tingkat pengangguran naik tipis menjadi 6,9% dari 6,8% pada bulan Juni, sejalan dengan perkiraan pasar. Jumlah pekerja full-time menurun 71.400 yang merupakan penurunan satu bulanan terbesar sejak Oktober 2011. Sementara itu, pekerjaan paruh waktu meningkat 40.200 pada bulan Juli.

—–

ANALISA TEKNIKAL

AUD/USD

2016-09-05_14-05-37 AUDUSD MINGGUAN

Pergerakan AUD/USD pada grafik 4-jam tampak sedang berada dalam fase koreksi. Meski kecenderungan masih bearish, namun perlu berhati – hati karena harga sudah berada di atas moving average. Jika aussie menembus support 0.75661, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie melemah ke kisaran 0.75366 – 0.74890. Waspadai jika ternyata resistance 0.76137 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan aussie bergerak naik ke kisaran 0.76432 – 0.76908.

USD/JPY

2016-09-05_14-15-00 USDJPY MINGGUAN

USD/JPY terpantau berada dalam kondisi bullish namun saat ini harga cenderung berpeluang untuk terkoreksi. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area 101.677 – 102.681 dan jika ada maka harga berpeluang ke kisaran 100.303 – 104.308. Hati-hati jika support 101.677 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 101.055 – 100.050.

USD/CHF

2016-09-05_14-21-14 USDCHF MINGGUAN NEW

USD/CHF tampak sedang menguji area support 0.97869 dan berpeluang mendekati area trendline. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal beli jika terjadi pull-back ke area di kisaran 0.97271 – 0.97869 dengan potensi target di kisaran 0.98238 – 0.98835. Hati-hati jika support 0.97271 tembus yang juga merupakan area trendline karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.96902 – 0.96305.

EUR/USD

2016-09-05_14-36-48 EURUSD

EUR/USD pada grafik 4-jam tampak masih berada dalam kondisi bearish. Jika support 1.11212 tembus, euro diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1.10696 – 1.10377. Perhatikan bahwa stochastic oversold di chart H4. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.12047 – 1.12563 dengan potensi target di kisaran 1.11728 – 1.11212. Hati-hati jika resistance 1.12563 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1.12882 – 1.13398.

NZD/USD

2016-09-05_14-34-19 NZDUSD MINGGUAN

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4-jam terlihat tengah membidik resistance 0.73789. Jika resistance tersebut pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan kiwi bergerak bullish ke kisaran 0.74206 – 0.74672. Kondisi indikator teknikal mendekati area jenuh beli pada grafik 4-jam. Jika harga terus tertahan di bawah resistance 0.73789, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas bergerak bearish ke kisaran 0.73114 – 0.72698.

GBP/USD

2016-09-05_14-32-13 GBPUSD MINGGUAN

GBP/USD terlihat masih berada disekitar resistance 1.33514. Jika resistance tersebut tembus, pound diperkirakan akan melanjutkan hingga kisaran 1.34206 – 1.34980. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI cenderung bearish di chart H4, sehingga ada kemungkinan koreksi ke 1.31702 – 1.32394. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy jika terjadi pull-back ke area tersebut dengan potensi target di kisaran 1.32822 – 1.33514. Hati-hati jika support 1.31702 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1.31274 – 1.30582.

EMAS

2016-09-05_13-27-20 EMAS MINGGUAN

Pergerakan emas pada grafik 4-jam tampak mencoba menguat dan harga sudah berada di atas moving average. Kecenderungan emas di minggu ini adalah bullish. Jika resistance 1326.92 pecah, maka hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas menguat ke kisaran 1332.72 – 1342.09. Waspadai jika support 1317.56 pecah, karena hal tersebut dapat membuka kemungkinan emas akan melemah ke kisaran 1311.76 – 1302.39.

0 Comments