Analisa Forex Mingguan: 29 Agustus-2 September 2016

USD menguat di akhir pekan lalu setelah Ketua Fed, Janet Yellen memberikan sinyalemen bahwa akan ada kenaikan suku bunga di tahun ini meskipun waktunya masih belum bisa ditentukan. Sementara itu pernyataan Yellen pada pertemuan di Jackson Hole memperkuat spekulasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan FOMC September mendatang. Begitupun, di lain pihak banyak yang berpendapat bahwa Fed baru akan menaikkan suku bunga di bulan Desember karena hampir tidak mungkin kenaikan suku bunga akan dilakukan sebelum pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada bulan November.

Berikut adalah beberapa data ekonomi penting di pekan ini:

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (30/8), 21.00 WIB

    Di bulan Juli, indeks sentimen konsumen menyentuh 97.3, berlawanan dengan perkiraan ekonom yaitu penurunan menjadi 95.6. Namun indeks di bulan Juni direvisi dari 98 menjadi 97.4.

    Para ekonom memperkirakan indeks keyakinan konsumen di bulan Agustus akan menjadi 97.2.

  2. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (31/8), 19.15 WIB

    Sektor swasta AS menambah sebesar 179.000 lapangan pekerjaan baru di bulan Juli, menurut data yang dirilis oelh ADP National Employment Report. Angka ini lebih baik daripada perkiraan yaitu 171.000. Data ADP ini merupakan datayang mendahului data resmi US Non-Farm Payrolls yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS, yang memberikan data yang lebih luas mencakup sektor swasta dan pemerintah.

    Laporan ADP kali ini diperkirakan akan tercatat di angka 173.000 lapangan pekerjaan baru di bulan Agustus.

  3. US Crude Oil Inventories: Rabu (31/8), 21.30 WIB

    Harga minyak dunia mengalami penurunan pekan lalu setelah laporan cadangan minyak yang mengejutkan. Cadangan minyak AS naik 2,5 juta barel pekan lalu. Angka ini berlawanan dengan perkiraan para ekonom, yang berharap akan ada penyusutan stok minyak sebesar 500.000 barel. Kenaikan stok ini agak aneh mengingat permintaan bahan bakar untuk kendaraan bermotor justru memuncak. Kondisi yang aneh ini mengubah perkiraan tentang pencapaian keseimbangan antara permintaan dan penawaran di kuartal ke-3.

  4. US Unemployment Claims: Kamis (1/9), 19.30 WIB

    Jumlah warga Amerika Serikat yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran mengalami penurunan di pekan lalu sebesar 1.000 orang. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pekerjaan masih sehat. Klaim ini telah berada di bawah angka 300.000 selama 77 pekan berturut-turut dan merupakan yang terpanjang sejak tahun 1973.

    Klaim tunjangan pengangguran pekan ini diperkirakan akan berada di angka 265.000.

  5. US ISM Manufacturing PMI: Kamis (1/9), 21.00 WIB

    US ISM Manufacturing index mengalami sedikit penurunan di bulan Juli menjadi 52.6 di tengah melambatnya perekrutan tenaga kerja dan keterlambatan dalam pengiriman. Meskipun demikian, faktor penting yaitu pemesanan baru masih tetap tinggi di 56.9. Angka ekspor memperlihat indeks 52.5 yang berarti terjadi ekspansi, sementara indeks produksi masih tetap berada di 55.4.

    Gambaran secara umum memperlihatkan penguatan produksi dan perekrutan di bulan Juli.

    ISM manufacturing index untuk bulan Agustus diperkirakan akan tercatat di angka 52.

  6. US Non-Farm Payrolls & Unemployment rate: Jumat (2/9), 19.30 WIB

    Di bulan Juli terjadi penambahan lapangan pekerjaan sebanyak 255.000 posisi baru. Tingkat pengangguran tetap 4,9%. Tingkat partisipasi naik menjadi 62,8%. Upah per jam juga mengalami peningkatan sebesar 8 sen atau 2,6% dan lama kerja mingguan naik menjadi 34,5 jam.

    Laporan yang bagus ini memperlihatkan bahwa sektor tenaga kerja masih terus menguat seiring meningkatnya permintaan domestik.

    Data US Non-Farm Payrolls di bulan Agustus diperkirakan mencapai 186.600 sementara tingkat pengangguran dipekirakan turun menjadi 4,8%.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 29 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2016

AUD/USD menguji area support di kisaran 0.75236. Jika support tersebut tembus, Aussie diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.74841-0.74203. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.75875-0.76269 dengan potensi target di kisaran 0.75631-0.75236. Hati-hati jika resistance 0.76269 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.76513-0.76908.

—-

EUR/USD

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 29 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2016

EUR/USD menguji area support di kisaran 1.77753. Jika support tersebut tembus, euro diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1.11365-1.10736. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.12575 dengan potensi target di kisaran 1.12141-1.11753. Hati-hati jika resistance 1.12575 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1.13010-1.13398.

—-

GBP/USD

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 29 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2016

GBP/USD menguji area support di kisaran 1.31195-1.31798. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut sebelum membuka posisi buy dengan target di kisaran 1.32170-1.32773. Hati-hati jika support 1.31195 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1.30823-1.30220.

—-

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN 29 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2016

USD/JPY menguji area resistance di kisaran 102.261. Jika resistance tersebut tembus, yen diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 102.905-103.948. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI overbought di chart H4, sehingga ada kemungkinan koreksi ke 101.218-100.896. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy jika terjadi pull-back ke area support 100.896 dengan potensi target di kisaran 101.617-102.261. Hati-hati jika support 100.896 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 100.715-99.531.

—-

USD/CHF

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN 29 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2016

USD/CHF bergerak di area resistance di kisaran 0.97915. Jika resistance tersebut tembus, Swiss franc diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.98518-0.99495. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI overbought di chart H4, sehingga ada kemungkinan koreksi ke area support 0.96939-0.96335. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support tersebut dengan potensi target di kisaran 0.97312-0.97915. Hati-hati jika support 0.96335 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.95962-0.95359.

—-

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 29 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2016

NZD/USD menguji area support di kisaran 0.72075. Jika support tersebut tembus, Kiwi diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.71670-0.71016. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart H4, sehingga ada kemungkinan pull-back ke resistance 0.72932. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance tersebut dengan potensi target di kisaran 0.72480-0.72075. Hati-hati jika resistance 0.72932 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.73384-0.73789.

—-

GOLD

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN 29 AGUSTUS - 2 SEPTEMBER 2016

Harga emas menguji area support di kisaran 1314.79. Jika support tersebut tembus, emas diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1308.35-1297.92. Perhatikan bahwa stochastic dan CCI oversold di chart H4, sehingga ada kemungkinan pull-back ke resistance 1325.22-1331.66. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance tersebut dengan potensi target di kisaran 1321.23-1314.79. Hati-hati jika resistance 1331.66 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 1335.65-1342.09.

0 Comments

Saatnya Fed Menaikkan Suku Bunga?

Gubernur Bank of England (BoE), Mark Carney, mengatakan bahwa kebijakan moneter yang lebih longgar mungkin akan diperlukan untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi Inggris pasca keputusan keluarnya Inggris dari Uni Eropa, atau yang kita kenal dengan Brexit. Apakah benar demikian?

Menurut Mark Gilbert, kolumnis Bloomberg yang juga mantan kepala biro London untuk Bloomberg News, kebijakan seperti itu akan membuat “perusahaan-perusahaan zombie” tetap bertahan hidup, memerangkap modal dalam usaha yang tidak produktif yang hampir mati. Sementara suku bunga negatif belum pernah terjadi sebelumnya dan terlihat bagaikan membiarkan seorang dokter untuk bereksperimen dengan pasien-pasiennya. Mark Gilbert melihat bahwa tingkat suku bunga yang lebih tinggi bisa jadi merupakan pendekatan yang lebih baik berdasarkan demografi.

Dalam kolomnya, Gilbert menyajikan data tentang perubahan komposisi populasi dunia antara kaum muda (di bawah usia 15-an tahun) dan tua (di atas 65-an tahun).

Saatnya Menaikkan Suku Bunga - Demografi

Komposisi penduduk dunia yang berusia di atas 65 tahun hampir mencapai 9 (sembilan) persen dari populasi dunia dan telah mengalami peningkatan yang stabil sejak awal dekade lalu. Untuk kawasan euro, komposisinya malah mendekati 18 persen sementara di Amerika Serikat (AS) sendiri ada 15 persen penduduk yang telah melewati usia pensiun. Angka itu meningkat sebesar 12,5 persen jika dibandingkan dengan angka sepuluh tahun yang lalu.

Jumlah penduduk dunia yang memasuki usia pensiun ternyata bukan hanya bertambah, namun juga bertambah kaya dan mampu membeli rumah yang benar-benar layak serta mendapatkan manfaat dari dana pensiun. Mereka juga mampu untuk membelanjakan uang yang mereka dapatkan dari tabungan mereka.

Akan tetapi, dengan suku bunga yang nyaris nol, tidak ada pemasukan dari tabungan mereka. Mereka juga tidak mau menyentuh modal yang mereka simpan dalam deposito mereka. Maka dari itu, jika suku bunga menjadi semakin rendah, maka tingkat belanja para lansia juga akan semakin rendah. Alih-alih meningkatkan investasi dan permintaan, kebijakan moneter longgar justru mungkin akan “membunuh” daya beli para generasi baby boom.

Menurut Gilbert, kebijakan suku bunga rendah yang berlarut-larut tidak hanya akan menghapus suku bunga simpanan. Para pensiunan akan terkecoh jika mereka mengikuti saran standar dari penasehat kesehatan dengan memindahkan dana pensiun mereka ke sektor lain, misalnya ke semacam reksadana fix income atau obligasi. Sebagai bukti, yield US Treasury hanya 1,4 persen, turun 1 persen dibandingkan tahun lalu dan bahkan telah turun rata-rata 4,3 persen dalam dekade terakhir. Padahal di tahun 1990-an, sekuritas ini mampu menghasilkan imbal hasil 8,5 persen. Pendek kata, semakin rendah yield obligasi maka itu berarti semakin rendah pula tingkat belanja dan ini buruk bagi perekonomian.

Mereka yang mendekati usia pensiun juga kemungkinan akan terpengaruh oleh rendahnya tingkat suku bunga. Mereka kemungkinan akan merasa butuh untuk menabung lebih banyak karena untuk mendapatkan imbal hasil yang besar dibutuhkan modal yang besar pula dengan rendahnya suku bunga. Pada gilirannya hal ini lagi-lagi akan menekan tingkat belanja.

Faktanya, bahkan meskipun tingkat suku bunga berada di level terendah sepanjang masa, tingkat tabungan masyarakat AS berdasarkan persentase dari penghasilan mereka mengalami kenaikan dan telah mencapai enam persen di akhir kuartal pertama 2016. Artinya, kuantitas uang yang mereka tabung dari penghasilan mereka semakin besar. Ini merupakan level tertinggi sejak akhir tahun 2012.

Saatnya Menaikkan Suku Bunga - Tabungan

Deputi kepala ekonom AS di UBS di New York, Drew Matus, pada bulan April 2015 pernah berargumen sebagai berikut:

“Suku bunga yang terlalu rendah bisa sama mengganggunya dengan suku bunga yang terlalu tinggi. Teorinya suku bunga yang rendah akan memacu perekonomian, mendorong konsumsi dan investasi menjadi semakin tinggi. Itu belum terjadi pada situasi pasca-krisis. Tingkat simpanan telah naik dan investasi telah melemah. Suku bunga nol justru menjadi bagian dari masalah ketimbang solusi: suku bunga rendah justru memicu bertambahnya simpanan dan keputusan perusahaan untuk menahan diri melakukan investasi, mengurangi belanja modal.”

Ide menaikkan suku bunga bisa jadi pada gilirannya akan memicu konsumsi dan mengarah pada percepatan kenaikan inflasi. Para ekonom menyebut teori ini Neo-Fisherism. Memang hal ini terlihat bertolak belakang. Dalam teori bank sentral modern, hal ini ada di dalam bab “kebijakan tak lazim”.

Sudah ada yang menerapkan suku bunga negative. Sudah ada pula petisi anggota Parlemen Eropa yang meminta European Central Bank mempertimbangkan menjalankan strategi “helicopter money”. Dengan demikian opsi kenaikan suku bunga mungkin masuk akal untuk menyelamatkan perekonomian.

Dan Federal Reserve saat ini sangat mungkin sedang mempertimbangkan hal itu.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 22-29 Agustus 2016

Beberapa anggota Fed menginginkan ada kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, namun mereka merupakan minoritas dalam FOMC. Demikian terungkap di minutes dari pertemuan FOMC yang terakhir. Meskipun banyak data ekonomi AS yang cukup baik, dampak dari buruknya data penjualan eceran AS pekan lalu dan sikap dovish Fed membebani USD.

Di Inggris, data pasca Brexit cukup positif dan membantu pemulihan sterling. Sementara itu dolar Kanada memimpin penguatan mata uang komoditi seiring menguatnya harga minyak dunia.

Berikut adalah data ekonomi penting yang perlu diperhatikan pekan ini:

  1. US New Home Sales: Selasa (23/8), 21.00 WIB

    Penjualan rumah baru memicu peningkatan aktivitas ekonomi yagn lebih luas. Di bulan Juni, tingkat penjualan rumah baru mencapai 529.000. Data bulan Juli diperkirakan akan mengalami penurunan menjadi 575.000.

  2. Existing Home Sales: Rabu (24/8), 21.00 WIB

    Kebanyakan rumah yang terjual adalah rumah bekas. Meskipun publikasi data ini tidak memiliki dampak sebesar New Home Sales namun tetap saja bisa menggerakkan pasar. Angka penjualan rumah bekas di bulan Juni tercatat sebanyak 5,57 juta unit. Di bulan Juli, angkanya diperkirakan akan turun menjadi 5,55 juta unit.

  3. Crude Oil Inventories: Rabu (24/8), 21.30 WIB

    Laporan mingguan ini berpotensi menggerakkan harga minyak mentah dan bisa juga berdampak lebih luas pada pasar finansial pada umumnya. Laporan terkini memperlihatkan angka 2,5 juta barrel, yang membantu menaikkan harga minyak mentah.

  4. German Ifo Business Climate: Kamis (25/8), 15.00 WIB

    Data ini merupakan data bulanan yang menjadi acuan bisnis ekonomi di kawasan Euro. Di bulan Juli, datanya memperlihatkan bahwa sentimen bisnis di kawasan euro masih solid pasca Brexit, dengan angka 108.3 poin, bertolak belakang dengan angka negative dari ZEW. Dengan naiknya indikator ZEW, kemungkinan IFO juga akan naik dengan 108.5 poin.

  5. Durable goods orders: Kamis (25/8), 19.30 WIB

    Penjualan barang tahan lama mencerminkan investasi jangka panjang dan berkontribusi pada GDP. Data ini mungkin saja terdistorsi oleh penjualan pesawat terbang dan persenjataan, namun data inti bisa memperlihatkan indikator yang lebih jelas. Data pemesanan barang tahan lama diperkirakan naik sebesar 3,5% setelah sempat turun sebesar 3,9%. Data inti juga diperkirakan naik 0,4%.

  6. UK GDP: Jumat (26/8), 15.30 WIB

    Ini merupakan rilis ke-2 untuk kuartall II/2016. Pertumbuhan yang kuat selama musim semi diperkirakan akan terkonfirmasi di pembacaan ke-2 ini. Sedangkan untuk kuartal ke-3 pasca Brexit, masih merupakan spekulasi.

  7. US GDP: Jumat (26/8), 19.30 WIB

    Rilis pertama kuartal II/2016 sangat mengecewakan. Perekonomian AS hanya tumbuh sekitar 1,2%, jauh lebih buruk daripada perkiraan. Ini merupakan kali ke-3 berturut-turut pertumbuhan GDP AS berada di bawah 2 persen. Diperkirakan tidak ada perubahan kali ini, justru diperkirakan akan turun menjadi 1,1%.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 22 - 26 AGUSTUS 2016

AUD/USD menguji area support di kisaran 0.75838. Jika support tersebut tembus, Aussie diperkirakan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.75650-0.75415. Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.76366-0.76691 dengan potensi target di kisaran 0.76164-0.75838. Hati-hati jika resistance 0.76691 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.76893-0.77219.

—-

EUR/USD

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 22 - 26 AGUSTUS 2016

EUR/USD menguji area support di kisaran 1.12839-1.12337. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut sebelum membuka posisi buy dengan target di kisaran 1.13150-1.13653. Hati-hati jika support 1.12337 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1.12026-1.11523.

—-

GBP/USD

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 22 - 26 AGUSTUS 2016

GBP/USD menguji area support di kisaran 1.30621-1.29868. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut sebelum membuka posisi buy dengan target di kisaran 1.31087-1.31840. Hati-hati jika support 1.29868 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1.29402-1.28649.

—-

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN 22 - 26 AGUSTUS 2016

USD/JPY menguji area resistance di kisaran 100.574-101.218. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut sebelum membuka posisi sell dengan target di kisaran 100.175-99.531. Hati-hati jika resistance 101.218 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 101.617-102.261.

—-

USD/CHF

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN 22 - 26 AGUSTUS 2016

USD/CHF bergerak di area resistance di kisaran 0.96501. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut dengan target di kisaran 0.95898-0.95359. Hati-hati jika resistance 0.96501 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.97103-0.97642.

—-

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 22 - 26 AGUSTUS 2016

NZD/USD terkoreksi ke area support di kisaran 0.72398-0.71806. CCI oversold di chart H4. Anda bisa menunggu konfirmasi bullish di area support tersebut sebelum membuka posisi buy dengan potensi target di kisaran 0.72764-0.73355. Hati-hati jika support 0.71806 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.71440-0.70849.

—-

GOLD

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN 22 - 26 AGUSTUS 2016

Emas bergerak di area support di kisaran 1338.59-1329.78. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut dengan target di kisaran 1348.45-1358.32. Hati-hati jika support 1329.78 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1322.05-1315.51.

—-

OIL

OIL ANALISA FOREX MINGGUAN 22 - 26 AGUSTUS 2016

Minyak mentah menguji area resistance di kisaran 49.34. Jika resistance tersebut tembus, minyak mentah diperkirakan akan melanjutkan penguatan hingga kisaran 51.00-52.50. Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy jika terjadi pull-back ke area support di kisaran 46.18-44.24 dengan potensi target di kisaran 47.39-49.34. Hati-hati jika support 44.24 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 43.03-41.08.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 15-19 Agustus 2016

USD pekan lalu sangat volatil. Setelah data AS cukup baik di pekan sebelumnya, namun data penjualan eceran menjadi semacam kekecewaan terbesar di pekan lalu. Tampaknya para konsumen di AS tidak terlalu banyak membelanjakan uangnya, di samping tingkat keyakinan masyarakat juga hampir tidak mengalami kenaikan. Hal ini menyebabkan harapan akan kenaikan suku bunga Fed dalam waktu dekat kembali menipis.

Data inflasi dari AS dan Inggris, data tenaga kerja dari Inggris, Selandia Baru dan Australia juga minutes dari pertemuan Fed merupakan fokus kita untuk pekan ini.

Berikut adalah data ekonomi penting yang dijadwalkan akan diumumkan di pekan ini:

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (16/8), 15.30 WIB

    Indeks harga konsumen Inggris naik di bulan Juni sebesar 0,5%. Naiknya tarif penerbangan dan mahalnya permainan komputer merupakan faktor utama naiknya indeks tersebut. Menyusul Brexit dan menguatnya harga komoditi, para analis memperkirakan inflasi akan menyentuh target resmi di 2% di tahun 2017.

    Perkiraan CPI Inggris untuk bulan Juli adalah 0,5%.

  2. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (16/8), 16.00 WIB

    Indeks sentimen investor Jerman merosot tajam di bulan Juli menjadi minus 6.8 poin dari 19.2 yang tercatat di bulan Juni. Ini merupakan angka terendah sejak November 2012. Angka itu juga lebih buruk daripada perkiraan analis yaitu 8.2 poin. Ketidakpastian ekonomi dan politik pasca Brexit merupakan penyebab utama penurunan ini, karena para responden merasa khawatir akan prospek dan stabilitas perbankan Eropa.

    Lebih jauh lagi, indikator ini telah mengalami penurunan yang cukup berarti sebesar 34.9 poin menjadi -14.7. Angka di bulan Juli diperkirakan mencapai 2.1.

  3. US Building Permits: Selasa (16/8), 19.30 WIB

    Izin mendirikan bangunan di AS mengalami kenaikan di bulan Juni, masih solid di akhir kuartal ke-2. Bulding permit naik 1,5% menjadi 1,153 juta unit setelah mengalami penurunan selama dua bulan. Proyek pembangunan rumah baru juga mengalami kenaikan di bulan yang sama, naik sebesar 4,8% menjadi 1.189 juta unit.

    Menguatnya sektor tenaga kerja telah memperkuat pertumbuhan sektor perumahan, namun proses pembangunan tertahan oleh kurangnya tenaga kerja dan lahan.

    Jumlah izin yang dikeluarkan di bulan Juli diperkirakan naik menjadi 1.16 juta unit.

  4. US CPI: Selasa (16/8), 19.30 WIB

    Indeks harga konsumen AS naik di bulan Juni, sehingga merupakan kenaikan dalam empat bulan berturut-turut di tengah naiknya biaya perumahan, bensin dan layanan kesehatan, mengindikasikan kenaikan inflasi yang stabil. CPI naik 0,2% di bulan Juni menyusul kenaikan yang sama di bulan sebelumnya. Untuk basis tahunan, CPI naik 1 persen di bulan Juni.

    Selama ini Fed menahan diri dari menaikkan suku bunga karena rendahnya inflasi. Inflasi saat ini adalah 1,6%, masih di bawah target 2%. Inflasi bulan Juli diperkirakan tidak berubah.

  5. Data tenaga kerja New Zealand: Rabu (17/8), 05.45 WIB

    Sektor tenaga kerja New Zealand mengalami perbaikan di kuartal pertama di tengah bertambahnya lapangan pekerjaan di kuartal ke-4 sebesar 1,2%. Sementara itu tingkat pengangguran naik men jadi 5,7% dari 5,4% karena banyaknya penduduk yang memasuki usia tenaga kerja. Tingkat partisipasi meningkat pesat dan merupakan peningkatan tercepat dalam lebih dari 11 tahun. Para ekonom percaya bahwa pasar tenaga kerja masih memiliki ruang untuk menampung tenaga kerja baru. Meskipun demikian, pertumbuhan upah masih tertekan.

    Lapangan pekerjaan di New Zealand diperkirakan mengalami kenaikan 0,6% di kuartal II sementara tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 5,3%.

  6. Data tenaga kerja Inggris: Rabu (17/8), 15.30 WIB

    Jumlah warga Inggris yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran naik di bulan Juni meskipun tidak sebesar yang diperkirakan. Kenaikan terjadi sebesar 0,4% menyusul kenaikan sebesar 12.200 di bulan sebelumnya. Hal ini menandakna bahwa ada perkembangan yang positif di sektor ketenagakerjaan Inggris.

    Lebih jauh lagi, di kuartal II, jumlah pekerja naik sebesar 176.000 ke level tertinggi 74,4%. Upah, termasuk bonus, naik sebesar 2,2% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sektor tenaga kerja terus menguat di sepanjang musim semi 2016, di mana tingkat pekerja dan pengangguran berada di level terendah sejak tahun 2005.

    Jumlah pengangguran kali ini diperkirakan naik sebesar 5.200.

  7. US Crude Oil Inventories: Rabu (17/8), 19.30 WIB

    Stok minyak mentah AS naik sebesar 1,1 juta barel pekan lalu, padahal diperkirakan akan turun sebesar 1,3 juta barel. Para ekonom khawatir naiknya stok ini bisa berujung pada kembali jatuhnya harga minyak.

    Selama lebih dari dua tahun, tingginya produksi minyak dari OPEC dan non-OPEC telah menyebabkan harga minyak dunia jatuh ke bawah $30 di awal tahun ini. Sejak itu, produksi telah kembali stabil dan harga minyak berhasil rebound. Meskipun demikian, dengan terus naiknya stok minyak ada kekhawatiran harga akan kembali jatuh meskipun OPEC menyatakan akan mengambil langkah untuk menstabilkan harga minyak.

  8. US FOMC Meeting Minutes: Kamis (18/8), 01.00 WIB

    Ini merupakan publikasi hasil rapat FOMC di bulan Juli, ketika Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Fed tetap bersikap hati-hati hingga mereka melihat ada perbaikan yang signifikan pada perekonomian AS. Di publikasi ini akan dibeberkan perdebatan internal yang terjadi sepanjang rap[at tersebut. Sebagai informasi, publikasi ini terus mengalami penyuntingan hingga menit-menit terakhir publikasi, dan bisa menjadi rujukan untuk mengetahui sikap Fed.

  9. Data tenaga kerja Australia: Kamis (18/8), 08.30 WIB

    Pasar tenaga kerja Australia tumbuh di bulan Juni namun tidak setinggi perkiraan, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 5,8% dari 5,7%. Jumlah lapangan pekerjaan di Australia hanya bertambah sebesar 7.900 di bulan Juni, sementara perkiraan adalah 10.000.

    Bulan Juli, lapangan pekerjaan diperkirakan akan bertambah sebesar 10.200 sementara tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 5,8%.

  10. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (18/8), 19.30 WIB

    Indeks manufaktur di wilayah Philadelphia mengalami penurunan ke minus 2.9 di bulan Juli setelah sempat naik 4.7 di bulan sebelumnya. Indeks di bulan Agustus diperkirakan akan mencapai 1.4 poin.

  11. US Unemployment claims: Kamis (19/8), 19.30 WIB

    Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS pekan lalu turun menjadi 266.000. Ini mencerminkan bahwa sektor lapangan pekerjaan masih kuat di awal Agustus dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Klaim pengangguran di pekan sebelumnya direvisi turun sebesar 2.000 menjadi 267.000. Klaim tunjangan pengangguran ini telah berada di bawah 300.000 selama 75 pekan berturut-turut. Pasar tenaga kerja yang kuat dalam teorinya akan mempertinggi tingkat belanja masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

    Klaim tunjangan pengangguran pekan ini diperkirakan naik menjadi 269.000.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

AUD/USD menguji area support kisaran 0.76583-0.75964. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish jika di area support tersebut dengan target di kisaran 0.76966-0.77202. Hati-hati jika support 0.75694 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.75581-0.75153.

—-

EUR/USD

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

EUR/USD menguji area resistance kisaran 1.11882-1.12326. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell di area resistance tersebut dengan target di kisaran 1.10890-1.10446. Hati-hati jika resistance 1.12326 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.12770-1.13266.

—-

GBP/USD

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

GBP/USD menguji support di area 1.28992. Jika support tersebut tembus, sterling diperkirakan akan terus melemah hingga kisaran 1.27880-1.26635. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.30792-1.31905 dengan target di kisaran 1.30104-1.28992. Hati-hati jika resistance 1.31905 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.32593-1.33705.

—-

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

USD/JPY bergerak di area support di kisaran 101.137-100.672. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut dengan potensi target di kisaran 102.179-102.644. Hati-hati jika support 100.672 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 100.207-99.686.

—-

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

NZD/USD bergerak di kisaran 0.71806-0.72398. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area tersebut dengan target di kisaran 0.72764-0.73355. Hati-hati jika support 0.71806 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 0.71440-0.70849.

—-

OIL

OIL ANALISA FOREX MINGGUAN 15-19 AGUSTUS 2016

MInyak mentah menguji resistance di 44.92. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke atas resistance tersebut dengan target di kisaran 45.83-46.84. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 43.45-42.55 dengan target di kisaran 44.01-44.92. Hati-hati jika support 42.55 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 41.99-41.08.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 8-12 Agustus 2016

Jumat lalu, laporan US Non-Farm Payrolls (NFP) mengejutkan pasar dengan rilis angka yang lebih baik daripada perkiraan, yaitu sebesar 255.000 di bulan Juli. Data bulan Juni direvisi naik menjadi 292.000. Data tersebut jauh lebih tinggi daripada perkiraan, yaitu 180.000. Pertumbuhan yang baik ini bisa menjadi pertimbangan bagi Fed untuk menaikkan suku bunga.

Tingkat pengangguran tetap bertahan di 4,9%, tidak mengalami penurunan seperti yang diharapkan. Tingkat upah naik 2,6% dari tahun sebelumnya namun tetap di bawah level sebelum krisis.

Berikut adalah data ekonomi yang perlu diperhatikan pekan ini:

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (10/8), 21.30 WIB

    Stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik sebesar 1,4 juta barel. Ini merupakan kenaikan dua kali berturut-turut. Angka tersebut meleset dari perkiraan analis yang memperkirakan penurunan sebesar 1,6 juta barel. Meskipun demikian, stok bensin turun sebesar 3,3 juta barel karena naiknya permintaan di musim berkendara yang sibuk. Harga minyak naik lebih dari 3% dan WTI kembali bergerak di atas $40/barel.

  2. Keputusan suku bunga New Zealand: Kamis (11/8), 04.00 WIB

    Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempertahankan suku bunga di 2,25% pada pertemuan mereka yang diadakan di bulan Juni lalu. Para pejabat RBNZ mencatat bahwa ada banyak ketidakpastian seputar prospek pertumbuhan global dan domestik. Kekhawatiran utama adalah terkait dengan prospek inflasi, imigrasi dan tekanan yang terjadi di pasar perumahan.

    RBNZ memperkirakan inflasi akan mencapai 1,6% dalam dua tahun, namun di tahun ini hanya 1,2%.

    RBNZ diperkirakan akan memangkas suku bunganya menjadi 2% pada pertemuan kali ini.

  3. US Unemployment Claims: Kamis (11/8), 19.30 WIB

    The number of initial applications for unemployment benefits unexpectedly increased by 3,000 to 269,000 for the week ended July 30, but the growth trend in the labor market remains healthy. Economists expected claims to reach 265,000. The level of claims remained below the 300,000 threshold for 74 consecutive weeks. Since the job market is near full employment, there is limited scope for further declines in claims. The four-week moving average of claims rose 3,750 to 260,250. The number of claims is expected to reach 272,000 this week.

    Angka klaim tunjangan pengangguran pekan lalu di luar dugaan meningkat sebesar 3.000 menjadi 269.000, namun pertumbuhan di pasar tenaga kerja secara umum masih sehat. Para ekonom tadinya memperkirakan klaim pengangguran akan turun menjadi 265.000.

    Angka klaim tunjangan pengangguran ini telah berada di bawah 300.000 selama 74 pekan berturut-turut. Karena lapangan pekerjaan hampir penuh, kecil peluang klaim ini akan terus mengalami penurunan. Kalaupun turun, kemungkinan tidak akan terlalu dalam.

  4. Data GDP Jerman: Jumat (12/8), 13.00 WIB

    Ekonomi Jerman tumbuh sebesar 0,7% di kuartal pertama 2016, naik dari pertumbuhan di kuartal IV/2015 yang hanya sebesar 0,3%. Stimulus yang diluncurkan ECB yang tadinya dikritik oleh para pejabat Jerman, kemungkinan justru berperan penting atas naiknya pertumbuhan ekonomi Jerman tersebut.

    Perekonomian menghadapi gejolak finansial di awal tahun ini karena pelambatan ekonomi China. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi mulai naik di bulan Maret dan April karena warga Jerman mulai menabung lagi.

    GDP Jerman diperkirakan naik sebesar 0,3% di kuartal II/2016.

  5. US Retail sales: Jumat (12/8), 19.30 WIB

    US retail sales menguat di bulan Juni, mencerminkan bahwa belanja masyarakat menjadi kekuatan utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi di semester ke-2 tahun 2016. Retail sales naik 0,6% menyusul penguatan yang terjadi di bulan Mei sebesar 0,2%, yang direvisi dari angka 0,5%.

    Para ekonom memperkirakan retail sales akan naik 0,4% di bulan Juli sementara core retail sales diperkirakan naik 0,2%.

  6. US PPI: Jumat (12/8), 19.30 WIB

    Indeks harga produsen di AS mencetak kenaikan tertinggi di tahun ini karena ongkos produk energi dan jasa mengalami kenaikan di bulan Juni, mencerminkan bahwa tekanan inflasi mulai naik. Dalam 12 bulan terakhir hingga Juni, PPI naik 0,3% yang merupakan kenaikan pertama sejak Desember 2014.

    US PPI diperkirakan naik 0,1% kali ini.

  7. US Prelim UoM Consumer Sentiment: Jumat (12/8), 21.00 WIB

    Tingkat keyakinan konsumen AS mengalami penurunan di bulan Juli sebagai dampak Brexit. Indeksnya turun menjadi 89.5 di data pendahuluan Juli, turun dari angka di bulan sebelumnya yaitu 93.5. Indeks kondisi ekonomi terkini berada di 108.7, turun dari 110.8 yang tercatat di bulan Juni.

    Sentimen konsumen di bulan Agustus diperkirakan naik menjadi 1.5.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8-12 AGUSTUS 2016

AUD/USD terkoreksi mendekati area support di kisaran 0.75741. Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Anda bisa menunggu konfirmasi bullish sebelum membuka posisi buy dengan potensi target di kisaran 0.76208-0.76625. Hati-hati jika support 0.75741 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.75275-0.74858.

—-

EUR/USD

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8-12 AGUSTUS 2016

EUR/USD menguji area support di kisaran 1.10586-1.11250. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut sebelum membuka posisi buy dengan target di kisaran 1.11661-1.12326. Hati-hati jika support 1.10586 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1.10175-1.09510.

—-

GBP/USD

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8-12 AGUSTUS 2016

GBP/USD bergerak di bawah tekanan. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke bawah 1.30202 dengan target bearish hingga kisaran 1.29550-1.28850. Sebagai alternatif, cari sinyal bearish jika terjadi pull-back hingga ke area 1.31540-1.32367 untuk membuka posisi sell dengan target di kisaran 1.31029-1.30202. Hati-hati jika resistance 1.32367 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.32878-1.33705.

—-

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8-12 AGUSTUS 2016

USD/JPY bergerak mendekati area resistance di kisaran 102.911-104.294. Stochastic dan CCI oversbought di chart H4. Anda bisa menunggu konfirmasi bearish di area tersebut sebelum membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 102.055-100.672. Hati-hati jika resistance 104.294 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 105.150-106.533.

—-

USD/CHF

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8-12 AGUSTUS 2016

USD/CHF bergerak di area resistance di kisaran 0.97529-0.98277. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut dengan target di kisaran 0.97057-0.96320. Hati-hati jika resistance 0.98277 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.98739-0.99486.

—-

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8-12 AGUSTUS 2016

NZD/USD terkoreksi ke area support di kisaran 0.70659-0.71379. Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Anda bisa menunggu konfirmasi bullish di area support tersebut sebelum membuka posisi buy dengan potensi target di kisaran 0.71824-0.72543. Hati-hati jika support 0.70659 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.70214-0.69495.

—-

GOLD

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8-12 AGUSTUS 2016

Emas terkoreksi ke area support di kisaran 1333.17-1346.14. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut dengan target di kisaran 1354.16-1367.12. Hati-hati jika support 1337.17 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1325.15-1312.18.

—-

OIL

OIL ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8-12 AGUSTUS 2016

MInyak mentah menguji area resistance di kisaran 41.91-43.60. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal sell di area resistance tersebut dengan target 40.86-39.16. Hati-hati jika resistance 43.60 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 44.65-46.35.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 1-5 Agustus 2016

USD terpukul oleh keputusan Fed dan lemahnya data GDP. GDP AS hanya tumbuh 1,2% setelah direvisi turun menjadi 0,8% di kuartal pertama, padahal para ekonom mengharapkan pertumbuhan sebesar 2,6% di kuartal ke-2. Penyebab utama penurunan tajam ini adalah penurunan investasi sebesar $8,1 milyar yang memiliki porsi 1,6 persen poin dari GDP.

Sementara itu, tingkat belanja masyarakat mengalami pertumbuhan sebesar 4,2%, tercepat ejak kuartal IV/2014. Fed masih belum memberikan sinyal yang jelas mengenai kapan kenaikan suku bunga di tahun ini akan dilaksanakan.

Berikut adalah data ekonomi yang perlu diperhatikan di pekan ini:

  1. US ISM Manufacturing PMI: Senin (1/8), 21.00 WIB

Sektor manufaktur AS mengalami peningkatan aktivitas di bulan Juni, naik menjadi 53.2 dari 51.3 di bulan sebelumnya. Angka ini berada di atas perkiraan pasar yaitu 51.3, sehingga data tersebut memperlihatkan ekspansi.

Indeks aktivitas manufaktut bulan Juli diperkirakan turun menjadi 53.1

  1. Keputusan suku bunga Australia: Selasa (2/8), 11.30 WIB

Dewan gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga mereka di 1,75% pada pertemuan di bulan Juli. Laju pertumbuhan ekonomi global masih di bawah rata-rata dan perjanjian perdagangan Australia lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. Laju pertumbuhan ekonomi Australia juga sedang-sedang saja karena banyaknya penurunan investasi. Sektor lapangan pekerjaan memperlihatkan beberapa perbaikan.

RBA menunggu perkembangan data ekonomi sebelum memutuskan untuk mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi, inflasi dan kebijakan moneter.

Pada pertemuan yang akan diadakan bulan Agustus, RBA diperkirakan akan memangkas suku bunga mereka menjadi 1,50%.

  1. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (3/8), 19.15 WIB

Sektor swasta di AS mempekerjakan 172.000 pekerja di bulan Juni. Angka tersebut melampaui perkiraan pasar yang hanya 158.000. Angka bulan sebelumnya direvisi turun menjadi 168.000 dari 173.000.

Jumlah pengangguran diperkirakan akan naik menjadi 4,8%, naik 0,1% jika dibandingkan dengan data bulan sebelumya.

Laporan ADP bulan ini diperkirakan akan memperlihatkan penambahan lapangan pekerjaan sebesar 171.000 di bulan Juli.

  1. US ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu (3/8), 21.00 WIB

Sektor jasa mengalami ekpansi melebihi perkiraan di bulan Juni, di mana indeksnya naik menjadi 56.5 yang merupakan angka tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Di bulan sebelumnya hanya tercatat di 52.9.

Kali ini, indeks sektor jasa diperkirakan akan mengalami kenaikan menjadi 56.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (3/8), 21.00 WIB

Stok minyak mentah AS naik 1,7 juta barrel pekan lalu menjadi 521,1 juta barrel. Inventori ini masih berada di level tertinggi tahun ini. Meskipun terjadi kenaikan, stok minyak mentah masih berada di angka kisaran lima tahun.

  1. Suku Bunga BOE: Kamis (4/8), 18.00 WIB

Bank of England (BOE) mempertahankan tingkat suku bunga pada pertemuan pertama pasca Brexit. Meskipun demikian, BOE tetap membuka peluang bagi pemangkasan suku bunga di bulan Agustus untuk mencegah terjadi resesi yang mungkin bisa timbul pasca Brexit. Ketidakpastian ekonomi sepertinya akan membebani pertumbuhan ekonomi dan berpotensi menyeret perekonomian Inggris ke dalam resesi ringan.

BOE diperkirakan akan memangkas suku bunga menjadi 0,25% di bulan Agustus.

  1. Pidato Mark Carney: Kamis (4/8), 18.30 WIB

Gubernur BOE, Mark Carney, dijadwalkan akan memberikan laporan inflasi di London. Setelah Brexit, Carney mengambil langkah untuk meredam kepanikan. Tantangan utamanya adalah mencegah resesi, menumbuhkan iklim kewirausahaan dan membuat perekonomian Inggris menjadi lebih baik untuk semua orang. Carney juga mengatakan bahwa BOE akan mengawaki proyek mata uang digital sebagai pelindung yang lebih baik melawan krisis seperti Brexit, kejahatan finansial, mendorong terciptanya kompetisi yang sehat, mendorong inovasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Pasar diperkirakan akan volatile merespon Carney.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (4/8), 19.30 WIB

Jumlah klai tunjangan pengangguran di AS naik melebihi perkiraan di pekan lalu; naik 266.000, lebih tinggi daripada pekan sebelumnya yaitu 252.000. Meskipun demikian masih terlihat trend penguatan di sektor tenaga kerja.

Klaim tunjangan pengangguran pekan ini diperkirakan mencapai 265.000.

  1. Data Tenaga Kerja Kanada: Jumat (5/8), 19.30 WIB

Lapangan pekerjaan di Kanada berkuran sebesar 700. Kenaikan di sektor jasa kalah oleh penurunan di sektor manufaktur dan konstruksi. Data ini memperlihatkan kemungkinan bahwa perekonomian Kanada akan menghadapi potensi kontraksi di kuartal ke-2 hingga 2%.

Tingkat pengangguran bulan Juni turun menjadi 6,8% dari 6,9% di bulan sebelumnya. Penurunan ini terjadi terutama disebabkan oleh turunnya tingkat partisipasi menjadi 65,5%, dibandingkan dengan data bulan sebelumnya di 65,7%.

Lapangan pekerjaan diperkirakan akan menambah 10.200 posisi baru, sementara tingkat pengangguran di bulan Juli diperkirakan naik menjadi 6,9%.

10. US Non-Farm Payrolls: Jumat (5/8), 19.30 WIB

Sektor lapangan pekerjaan AS mencatat kenaikan positif sebesar 287.000 di bulan Mei, di mana ekonom memperkirakan hanya ada kenaikan 175.000. Sementara itu tingkat pengangguran naik menjadi 4,9% seiring penambahan jumlah tenaga kerja.

Meskipun demikian pertumbuhan upah tidak sesuai dengan harapan, dengan peningkatan hanya 0,1% dari bulan sebelumnya. Tingkat kebutuhan tenaga kerja sebenarnya tetap tinggi namun tertutup oleh kecilnya keuntungan dan perkembangan di luar negeri pasca Brexit.

Angka US Non-Farm Payrolls diperkirakan naik sebesar 180.000 di bulan Juni, sementara tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 4,8%.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1-5 AGUSTUS 2016

AUD/USD menguji area resistance kisaran 0.76418-0.76751. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish jika di area resistance tersebut dengan target di kisaran 0.75474-0.75173. Hati-hati jika resistance 0.76751 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.77354-0.78028.

—-

EUR/USD

 EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1-5 AGUSTUS 2016

EUR/USD menguji area resistance kisaran 1.11965. Jika resistance tersebut tembus, euro kemungkinan akan melanjutkan penguatan hingga kisaran 1.12544-1.13193. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish jika terjadi pull-back ke area support di kisaran 1.11027-1.10448 dengan target di kisaran 1.11386-1.11965. Hati-hati jika support 1.10448 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1.10089-1.09510.

—-

GBP/USD

 GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1-5 AGUSTUS 2016

GBP/USD bergerak di area resistance kisaran 1.33719-1.34796. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish di area tersebut dengan target di kisaran 1.31371-1.30562. Hati-hati jika resistance 1.34796tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.36413-1.38221.

—-

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1-5 AGUSTUS 2016

USD/JPY bergerak di area support di kisaran 101.962. Jika support tersebut tembus, yen kemungkinan akan melanjutkan penguatan hingga kisaran 100.883-99.677. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 104.248 dengan target di kisaran 103.041-101.962. Hati-hati jika resistance 104.248 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 105.454-106.533.

—-

USD/CHF

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1-5 AGUSTUS 2016

USD/CHF bergerak di area support di kisaran 0.96347. Jika support tersebut tembus, Swiss franc kemungkinan akan melanjutkan penguatan hingga kisaran 0.95606-0.94778. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.97546-0.98287 dengan target di kisaran 0.97008-0.96347. Hati-hati jika resistance 0.98287 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.98745-0.99486.

—-

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1-5 AGUSTUS 2016

NZD/USD menguji area resistance di kisaran 0.72347-0.73228. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish di area resisatance tersebut dengan target di kisaran 0.71361-0.70921. Hati-hati jika resistance 0.73228 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.74109-0.75095.

—-

GOLD

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1-5 AGUSTUS 2016

Emas menguji resistance di 1354.91. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke atas resistance tersebut dengan target di kisaran 1365.34-1377.00. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 1338.03-1327.61 dengan target di kisaran 1344.48-1354.91. Hati-hati jika support 1327.61 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1321.16-1310.73.

—-

OIL

OIL ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1-5 AGUSTUS 2016

MInyak mentah menguji support di 40.56. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke bawah support tersebut dengan target di kisaran 39.19-37.66. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 42.78-44.14 dengan target di kisaran 41.93-40.56. Hati-hati jika resistance 44.14 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 44.99-46.36.

0 Comments