Trading Plan Forex: Setiakah Anda Padanya?

Ketika trading forex, apakah Anda punya trading plan? Apakah Anda PERNAH punya trading plan namun telah Anda “khianati”?

Kalau Anda ternyata pernah berkhianat pada trading plan Anda, seharusnya Anda merasa bersalah, kendati memang “pengkhianatan” itu bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mungkin Anda memang pribadi yang mudah bosan, atau pengalaman Anda yang masih minim membuat Anda berpaling dari trading plan Anda.

Memang ada orang yang sulit untuk mempertahankan fokus sehingga kebosanan melanda lantas Anda memutuskan untuk tidak lagi mematuhi trading plan yang (menurut Anda) membuang waktu. Atau, di suatu ketika Anda menjadi sangat emosional sehingga respon yang Anda munculkan adalah melabrak semua aturan dalam trading plan.

Ya, benar bahwa kehilangan fokus dan menjadi emosional itu biasa dalam trading, tetapi tidak berarti lantas “kebiasaan” tersebut menjadi hal yang boleh dimaafkan apabila berlanjut. Apalagi kalau berujung pada pengambilan keputusan yang gegabah dan terburu-buru. Contohnya, membuka posisi terlalu cepat, mengambil keuntungan terlalu dini, atau yang paling parah adalah membiarkan kerugian berlarut-larut. Ini berbahaya.

Memang kita tidak perlu berharap menjadi “super trader” yang serba sempurna. Ada saat-saat kita merasa lelah secara fisik maupun psikis sehingga sulit untuk kita memusatkan perhatian pada trading. Terlebih jika masih ada floating loss menghiasi terminal trading kita. Kondisi seperti itu sering memancing kita untuk berpikir, “Ah, persetan dengan trading plan. Begitu profit sedikit, saya akan close posisi ini. Yang penting cepat selesai.”

Ya, saya sendiri terkadang pun tidak kuat menunggu terlalu lama. Akan tetapi bukan berarti kita boleh menjadikan hal itu sebagai apologi dan menjadikannya kebiasaan yang buruk. Untuk mengantisipasinya, Anda perlu tetap bugar ketika trading. Bugar secara fisik maupun emosional.

Sialnya, kebanyakan trader yang melanggar trading plan adalah memang mereka yang kurang memiliki pengetahuan dan pengalaman. Ia tidak sepenuhnya mengerti apa yang sedang ia lakukan, hingga ia menganggap biasa melanggar beberapa aturan dalam trading plan-nya. Biasanya ini terjadi pada mereka yang tidak memahami trading plan yang mereka pergunakan dan – biasanya – bukan mereka yang membuat perencanaan trading tersebut.

Faktor psikologis juga mempengaruhi tingkat kedisiplinan trader, terutama pemula. Para pemula biasanya memiliki tingkat kepercayaan diri yang relatif rendah, terutama mereka yang bertubi-tubi mengalami kerugian. Mereka akan mudah ragu mengambil keputusan berdasarkan trading plan yang dipergunakan. Ragu dalam mengeksekusi transaksi karena takut loss, atau – yang lebih berbahaya – ragu dalam menutup posisi yang merugi karena khawatir bisa berbalik menjadi keuntungan dan ia akan menyesal.

Sering pula keputusan mengkhianati trading plan disebabkan oleh rumitnya trading plan yang dipergunakan. Lagi-lagi ini biasa melanda trader pemula yang tidak membangun sendiri trading plan-nya. Maka untuk menghindari hal seperti ini sebaiknya Anda mulai memikirkan untuk membangun sendiri trading plan Anda dengan cara yang sesederhana mungkin, hingga mudah Anda mengerti dan terapkan. Ingat, patokannya adalah diri Anda sendiri. Jika Anda masih merasa kesulitan dalam memahami dan menjalankannya, berarti trading plan tersebut belum cocok untuk Anda.

Salah satu kunci untuk bisa memenangkan pertarungan di dunia trading forex adalah disiplin. Sekali Anda bisa menguasai “ilmu” kedisiplinan ini, maka langkah Anda akan membawa Anda semakin dekat dengan keuntungan.

4 Comments

Analisa Forex Mingguan: 25-29 Juli 2016

Pekan lalu diwarnai oleh pergerakan di yen dan poundsterling dan penguatan USD secara umum. European Central Bank (ECB) mempertahankan suku bunga dan mengatakan bahwa mereka siap meluncurkan stimulus lagi jika diperlukan. Persiden ECB, Mario Draghi, memperingatkan potensi resiko Brexit.

Spekulasi tentang “helicopter money” mengombang-ambingkan yen. Rumor pemangkasan suku bunga menekan Aussie dan Kiwi, sementara dolar Kanada tengah berjuang seiring kembali tergelincirnya harga minyak dunia.

 

Berikut data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini:

  1. German Ifo Business Climate: Senin (25/7), 15.00 WIB

Indeks keyakinan bisnis Jerman membaik di bulan Juni, naik menjadi 108.7 dari angka 107.8 yang tercatat di bulan Mei. Angka tersebut lebih baik daripda perkiraan yaitu 107.6. Perbaikan terutama terjadi di sector manufaktur, konstruksi dan penjualan partai besar.

Indeks keyakinan bisnis Jerman diperkirakan akan turun tipis di bulan Juli menjadi 107.7.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (26/7), 21.00 WIB

Optimisme konsumen AS di bulan Juni mencapai level tertinggi sejak Oktober tahun lalu. Indeks keyakinan konsumen naik menjadi 98 dari angka 92.4 yang tercatat di bulan Mei. Mayoritas responden memperkirakan kondisi bisnis akan membaik menjadi 26,9% dari 26,1%, namun sedikit yang memperkirakan lapangan pekerjaan akan mencukupi di bulan Juni.

Secara umum, angka tersebut cukup mencerminkan pertumbuhan belanja masyarakat. Indeks keyakinan konsumen kali ini diperkirakan turun ke 95.6.

  1. UK GDP: Rabu (27/7), 15.30 WIB

Perekonomian Inggris tumbuh sebesar 0,4% di kuartal pertama, turun dari 0,6% di kuartal terakhir 2015. Penurunan perdagangan internasional dan turbulensi di awal tahun 2016 merupakan penyebab utama lemahnya angka tersebut. Keputusan pemerintah Inggris untuk mengadakan referendum tidak terlalu dianggap di kuartal pertama 2016, namun mungkin akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dalam beberapa bulan mendatang.

Pertumbuhan di sektor jasa menutupi pelemahan di sector produksi, konstruksi dan pertanian. Menyusul pertumbuhan di kuartal pertama, perekonomian Inggris hampir menguat 8% dalam periode sebelum resesi yang terjadi di awal 2008.

Ekonomi di kuartal ke-2 diperkirakan tumbuh 0,5%.

  1. US Durable Goods Orders: Rabu (27/7), 19.30 WIB

Pemesanan untuk barang tahan lama turun di bulan Mei, sebesar 2,2% setelah sempat naik 3,3% di bulan April. Pelambatan belanja bisnis domestik mungkin akan membayangi perkiraan Fed bahwa perekonomian AS akan rebound hingga akhir tahun 2016.

Durable goods orders diperkirakan akan turun 1,1% sementara core orders diperkirakan akan naik 0,3% di bulan Juni.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (27/7), 21.30 WIB

Stok minyak mentah turun sebesar 2,3 juta barel pekan lalu sementara para ekonom memperkirakan penurunan sebesar 1,3 juta barel. Penurunan stok yang lebih besar daripada perkiraan ini menunjukkan bahw pasar tdak cukup kuat.

Harga minyak naik 1%, mengangkat harga minyak WTI dari level terendah dua bulan.

Meskipun demikian harga bensin turun ke angka terendah empat bulan setelah secara mengejutkan pasokan bensin naik meskipun di musim bepergian.

  1. Keputusan Fed: Kamis (28/7), 01.00 WIB

FOMC memutuskan untuk mempertahankan suku bunga karena rendahnya pertumbuhan di sector lapangan pekerjaan. Fed mempertahankan suku bunga di 0,5% dan membuka peluang untuk kesempatan menaikkan suku bunga sebanyak dua kali di tahun ini.

Meskipun demikian para pejabat Fed menurunkan ekspektasi mereka untuk beberapa tahun ke depan dan berhadap suku bunga Fed naik ke 1,6% di tahun 2017 dan 2,4% di tahun 2018.

Pasca Brexit, Fed diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunganya.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (28/7), 19.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran tercatat di angka 253.000 pekan lalu, turun sebanyak 1.000 dari pekan sebelumnya. Ini merupakan pekan ke-72 berturut-turut angka klaim tersebut berada di bawah 300.000, terpanjang sejak tahun 1973.

Klaim tunjangan pengangguran pekan ini diperkirakan mencapai 261.000.

  1. Keputusan suku bunga Jepang: Jumat (tentative)

BOJ tetap mempertahankan program pembelian obligasi sejumalh 80 triliun yen dan mempertahankan suku bunga di negatif 0,1%. Kendati Kuroda mengklai bahwa ia masih memiliki banyak amunisi untuk mengambil langkah pelonggaran, beberapa pejabat BOJ justru secara terbuka mempertanyakan kemampuan bank tersebut.

  1. GDP Kanada: Jumat (29/7), 19.30 WIB

Perekonomian Kanada tumbuh 0,1% di bulan April setelah mengalami kontraksi di bulan sebelumnya. Sektor seni, hiburan dan wisata turun 3,9%. Sementara itu, output ekonomi membaik di sector manufaktur dan jasa, namun pertambangan dan migas masih turun dan membebani GDP.

10. GDP AS: Jumat (29/7), 19.30 WIB

Pertumbuhan ekonomi AS agak melambat yaitu 1,1% di kuartal pertama 2016. Rendahnya belanja konsumen, gejolak pasar global, pelambatan di sector manufaktur serta investasi bisnis menekan pertumbuhan. Dengan rendahnya pertumbuhan sejak awal tahun ini, pertumbuhan ekonomi AS untuk tahun depan juga diperkirakan akan lambat.

Pertumbuhan GDP diperkirakan akan berada di kisaran 2% di tahun 2016 ini, meskipun demikian, pada analis memperkirakan akan ada pertumbuhan di beberapa bulan mendatang. GDP kali ini diperkirakan tumbuh 2,6%.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25-29 JULI 2016

AUD/USD menguji area support kisaran 0.74415. Jika support tersebut tembus, Aussie kemungkinan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.73850-0.73440. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.75307-0.75859 dengan target di kisaran 0.74966-0.74415. Hati-hati jika resistance 0.75859 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.76200-0.76751.

—-

EUR/USD

 eurUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25-29 JULI 2016

EUR/USD menguji area support kisaran 1.09510. Jika support tersebut tembus, euro kemungkinan akan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1.08970-1.08510. Sebagai alternatif, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1.10323-1.10824 dengan target di kisaran 1.10012-1.09510. Hati-hati jika resistance 1.10824 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.11135-1.11637.

—-

GBP/USD

 GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25-29 JULI 2016

GBP/USD bergerak di area kisaran 1.30562-1.32179. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal penembusan ke atas 1.32179 dengan target di kisaran 1.33179-1.34796. Hati-hati jika support 1.30562 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1.29562-1.27945.

—-

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25-29 JULI 2016

USD/JPY bergerak di area support di kisaran 106.111-105.265. Tunggu konfirmasi sinyal buy di area support tersebut untuk membuka posisi buy dengan target di kisaran 106.635-107.481. Hati-hati jika support 105.265 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan harga ke kisaran 104.770-103.895.

—-

USD/CHF

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25-29 JULI 2016

USD/CHF menguji area resistance di 0.99051. Jika resistance tersebut tembus, USD/CHF diperkirakan melanjutkan pergerakan bullish hingga 0.99387-0.99763. Sebagai alternatif, cari sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 0.98507-0.98171 target di kisaran 0.98715-0.99051. Hati-hati jika support 0.98171 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga ke kisaran 0.97963-0.97627.

—-

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25-29 JULI 2016

NZD/USD menguji support di 0.69495. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke bawah support tersebut dengan target di kisaran 0.68614-0.67628. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 0.70921-0.71802 dengan target di kisaran 0.70376-0.69495. Hati-hati jika resistance 0.71802 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.72347-0.73228.

—-

GOLD

XAUUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 25-29 JULI 2016

Emas menguji support di 1310.73. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke bawah support tersebut dengan target di kisaran 1302.17-1292.60. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1324.59-1333.14 dengan target di kisaran 1319.29-1310.73. Hati-hati jika resistance 1333.14 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1338.44-1347.00.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 18-22 Juli 2016

Pekan lalu sterling mencoba menguat namun tertahan. Yen juga belum memperlihatkan penguatan yang berarti. Pekan ini pasar akan menantikan data inflasi dan lapangan pekerjaan Inggris, keputusan kebijakan moneter European Central Bank (ECB), data sektor perumahan Amerika Serikat (AS) dan lain-lain.

Data penjualan eceran AS melampaui perkiraan di bulan Juni, seiring naiknya tingkat belanja masyarakat AS di sector kendaraan bermotor yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-2. Namun prospek di masa mendatang agak kurang cemerlang karena rendahnya tingkat keyakinan konsumen.

Sementara itu poundsterling sepertinya terbantu oleh formasi pemerintahan yang baru di London, serta keputusan Bank of England (BoE) yang mempertahankan suku bunga, sedangkan yen tertekan oleh adanya pembicaraan mengenai stimulus fiskal.

Berikut adalah serangakaian data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini:

  1. Data Inflasi Inggris: Selasa (19/7), 15.30 WIB

Tingkat inflasi Inggris masih tetap bertahan di 0.3% di bulan Mei seiring menurunnya harga sandang yang bisa menutupi efek naiknya ongkos transportasi. Target inflasi BoE di 2% belum mampu dicapai dalam lebih dari dua tahun. BoE memperkirakan inflasi masih akan tetap berada di abwah 1% hingga akhir tahun 2016 dan tetap berada di bawah 2% hingga 2018.

Rendahnya harga bahan bakar berperan dalam menekan inflasi dalam dua tahun terakhir. Harga makanan di inggris juga turun karena adanya perang harga di antara supermarket.

Para analis memperirakan BoE berpotensi akan meluncurkan stimulus ekonomi untuk meningkatkan inflasi.

Inflasi Inggris kali ini diperkirakan akan naik menjadi 0,4%.

  1. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (19/7), 16.00 WIB

Sentimen ekonomi di bulan Juni membaik menjadi 19.2, melonjak dari data di bulan Mei yang hanya 6.4. Survei memperlihatkan keyakinan akan perekonomian Jerman kendati terjadi ketidakpastian di pasar global.

Meskipun demikian, kondisi ekonomi secara umum masih harus menghadapi tantangan, terutama dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang menyebabkan ketidakpastian.

Indeks sentimen ekonomi kali ini diperkirakan turun menjadi 8.2.

  1. US Building Permits: Selasa (19/7), 19.30 WIB

Angka izin mendirikan bangunan naik 0,7% di bulan Mei, mencapai 1,14 juta unit. Sektor perumahan AS mulai mengalami penurunan seiring melambatnya pembangunan perumahan untuk rumah tinggal, akan tetapi naiknya izin mendirikan bangunan kemungkinan merupakan indikasi pertumbuhan di kuartal ke-2.

US building permits bulan Juni diperkirakan naik menjadi 1,15 juta.

  1. UK Claimant Count Change: Rabu (20/7), 15.30 WIB

Angka pengangguran di Inggris mengalami penyusutan sebesar 400 di bulan Mei menjadi 746.100 setelah di bulan sebelumnya mengalami peningkatan sebesar 6.000. Meskipun demikian, jumlah pegawai pemerintahan mengalami penurunan ke level terendah dalam sejarah yaitu 2,2 juta. Jumlah pekerja swasta mengalami kenaikan sebesar hampir setengah juga di tahun lalu menjadi 26 juta.

Meskipun data pengangguran ini bagus, namun para ekonom masih tetap memperingatkan kemungkinan resiko yang mengikuti Brexit dan pelambatan ekonomi.

Tingkat pengangguran di Inggris telah turun ke angka 5%, yang merupakan angka terendah sejak Oktober 2005. Di bulan Juni, jumlah pengangguran diperkirakan akan bertambah sebesar 4.100.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (20/7), 21.30 WIB

Persediaan minyak mentah AS turun sebesar 2,5 juta barel pecan lalu, melampaui perkiraan para ekonom yang memperkirakan penurunan hanya sebesar 2,3 juta. Namun persediaan bensin naik di luar dugaan. Stok yang lebih tinggi daripada perkiraan diperkirakan akan menekan harga dalam beberapa pekan mendatang.

  1. Eurozone Rate decision: Kamis (21/7), 18.45 WIB

Dalam dua bulan berturut-turut, ECB mempertahankan suku bunganya. Suku bunga deposito juga tetap berada di -0.40%. Keputusan tersebut sejalan dengan prediksi pasar.

ECB menaikkan proyeksi pertumbuhan dan inflasi di tahun ini dari 1,4% menjadi 1,6%, namun memperingatkan resiko pelambatan ekonomi pasca Brexit.

Persiden ECB, Mario Draghi, mengatakan bahwa ia mengharapkan pertumbuhan ekonomi meskipun tidak terlalu cepat namun akan stabil.

  1. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (21/7), 19.30 WIB

Indeks manufaktur yang dirilis Fed Philadelphia membaik di bulan Juni, tercatat di angka positif yang ke-2 dalam 10 bulan terakhir ini. Indeks tersebut naik menjadi 4.7 dari minus 1.8 yang tercatat di bulan sebelumnya, melampaui perkiraan.

Pemesanan baru masih tetap negative di -3.0,

Indeks manufaktur Philly diperkirakan akan naik menjadi 5.1 di bulan Juli.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (21/7), 19.30

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS tetap berada di angka 254.000 pekan lalu. Pekan ini angka klaim tersebut diperkirakan naik ke 271.000. Jika benar demikian, maka ini berarti klaim pengangguran mingguan telah berada di bawah 300.000 selama 71 pekan berturut-turut, merupakan yang terpanjang sejak tahun 1973.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JULI 2016

AUD/USD bergerak di area support Fibonacci di kisaran 0.75964-0.75478. Harga bergerak di antara MA 20 dan MA 50 di chart H4. Stochastic dan CCI oversold. Ada potensi rebound di pekan ini. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut dengan target di kisaran 0.76265-0.76751. Hati-hati jika support 0.75478 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 0.75177-0.74691.

—-

EUR/USD

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JULI 2016

EUR/USD bergerak di kisaran 1.10322-1.11686. Perhatikan bahwa MA 20 dan MA 50 bergerak flat di chart H4. Saat iini harga bergerak di area support 1.10322 sementara stochastic dan CCI oversold di chart H4. Ada kemungkinan akan rebound ke area 1.11686. Hati-hati jika support 1.10322 tembus karena kemungkinan akan diikuti pergerakan bearish hingga kisaran 1.09103.

—-

GBP/USD

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JULI 2016

GBP/USD bergerak di area support Fibonacci di kisaran 1.32179-1.30562. MA 20 telah berpotongan ke atas MA 50 di chart H4. Stochastic dan CCI oversold. Ada potensi rebound di pekan ini. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut di atas dengan target di kisaran 1.33179-1.34796. Hati-hati jika support 1.30562 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1.29562-1.27945.

—-

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JULI 2016

USD/JPY dalam bias bullish, saat ini menguji area resistance di kisaran 106.303. Jika tembus, rally diperkirakan berlanjut hingga kisaran 107.794-109.463. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal buy jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 103.889-102.398 dengan target di kisaran 104.812-106.303. Hati-hati jika support 102.398 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan harga ke kisaran 101.475-99.984.

—-

USD/CHF

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JULI 2016

USD/CHF menguji support di kisaran 0.98126-0.97631. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut dengan target di kisaran 0.98433-0.98928. Hati-hati jika support 0.97631 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga ke kisaran 0.97324-0.96629.

—-

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JULI 2016

NZD/USD menguji support di 0.70665. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke bawah support tersebut dengan target di kisaran 0.70060-0.69383. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area support di kisaran 0.71664-0.72249 dengan target di kisaran 0.71270-0.70665. Hati-hati jika resistance 0.72249 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.72623-0.73228.

—-

GOLD

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JULI 2016

Emas menguji support di 1320.07. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan ke bawah support tersebut dengan target di kisaran 1307.10-1292.60. Sebagai alternatif, cari juga konfirmasi sinyal sell jika terjadi pull-back ke area resistance di kisaran 1341.06-1354.02 dengan target di kisaran 1333.04-1320.07. Hati-hati jika resistance 1354.02 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1362.04-1375.01.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN 11 – 15 JULI 2016

 

Pound terus mengalami tekanan. Keputusan suku bunga di Inggris dan Kanada, Data ketenagakerjaan di AS dan di Australia, data inflasi konsumen AS merupakan data yang menjadi fokus perhatian pelaku pasar saat ini.

Data bulanan non-farm payrolls AS yang dirilis mengejutkan pasar dengan kenaikkan pekerjaan yang sebesar 287.000 posisi untuk bulan Juni, melebihi perkiraan 175.000 pekerjaan. Namun, Mei direvisi turun menjadi hanya 11K. Tingkat pengangguran naik lebih tinggi dari yang diharapkan menjadi 4,9% dari 4,7 pada bulan Mei. Upah naik 2,6% y / y. Ketidakpastian di sekitar Brexit terus membebani pound dan juga memiliki dampak negatif pada situasi global saat ini.

Berikut adalah data ekonomi penting di pekan ini:

1. Canadian Rate Decision : Rabu, 21.00 WIB. Bank of Canada memperingatkan, pada pertemuan bulanan, bahwa kebakaran hutan yang keras di Alberta utara dan Saskatchewan akan menempatkan GDP Kanada ke wilayah negatif pada kuartal kedua. Namun, Bank melihat tidak perlu untuk mengubah kebijakan moneter dan mengharapkan perekonomian Kanada pulih pada kuartal ketiga. Pertemuan Juli adalah tepat satu tahun setelah penurunan suku bunga lalu, turun dari 0,75% menjadi 0,50%.

2. US Crude Oil Inventories : Rabu, 21.00 WIB. Cadangan minyak mentah turun 2,2 juta barel pekan lalu, sementara analis memperkirakan penurunan 2.1million barel. Ini adalah penurunan mingguan ketujuh dalam stok minyak mentah. Harga minyak turun 5% mencapai level terendah dua bulan.

3. Australian Employement Data : Kamis, 08.30 WIB. Pasar tenaga kerja Australia naik lebih dari yang diperkirakan, menambahkan 17.900 pekerjaan setelah kenaikan 10.800 pada bulan sebelumnya. Ekonom memperkirakan kenaikkan hanya 14.900. Tingkat pengangguran tetap stabil di 5,7%. Tingkat berpartisipasi tetap tidak berubah pada 64,8%. Kenaikkan pekerjaan itu sebagian besar untuk pekerjaan paruh waktu, sementara pekerjaan full time tetap datar. Para ekonom memperkirakan kenaikkan pekerjaan sebesar 10.100, dengan kenaikan 5,8% untuk tingkat pengangguran.

4. UK Rate Decision : Kamis, 18.00 WIB. Komite Kebijakan Moneter Inggris memutuskan lagi untuk mempertahankan suku bunga pada 0,5%, atau 87 bulan sejak suku bunga terakhir berubah. pertumbuhan inflasi melemah ke 0,3% dan pertumbuhan PDB melambat menjadi 0,4% di Q1 2016. Setelah suara Brexit, ekonom memperkirakan BoE akan memotong suku bunga ke rekor rendah 0,25% untuk meningkatkan aktivitas ekonomi yang babak belur. Gubernur Mark Carney mengisyaratkan bank akan memberikan langkah-langkah stimulus lebih lanjut dalam jika data ekonomi yang negatif mengikuti referendum.

5. US Jobless Claims : Kamis, 19.30 WIB. Jumlah klaim pengangguran AS mingguan turun 16.000 minggu lalu menjadi 254.000. Analis memperkirakan angka yang lebih tinggi sebesar 269.000. Ini merupakan 70 minggu dimana klaim pengangguran berada di bawah 300.000. Empat minggu rata-rata bergerak untuk klaim baru, turun 2.500 ke 264.750. Melanjutkan klaim pengangguran turun 44.000 ke penyesuaian musiman 2.124.000. Analis memperkirakan 263.000 klaim baru minggu ini.

6. Chinese GDP : Jumat 09.00 WIB. Ekonomi negara terbesar kedua di dunia menerbitkan PDB pertama dan final GDP setelah kuartal berakhir dan banyak keraguan yang dilemparkan tentang akurasi data. Pada Q1 2016, ekonomi tumbuh pada laju tahunan 6,7%. Tingkat pertumbuhan sedikit lebih lambat sebesar 6,6% diperkirakan untuk saati ini.

7. US Inflation Data : Jumat, 19.30 WIB. Harga konsumen AS melambat pada bulan Mei, namun tetap kuat untuk biaya perumahan dan perawatan kesehatan. harga konsumen meningkat 0,2%, menyusul kenaikan 0,4% pada bulan April. Dalam 12 bulan hingga Mei, CPI naik 0,1% setelah naik 1,1% pada bulan April. Analis memperkirakan kenaikan 0,3% pada bulan Mei dan kenaikan 1,1% dari tahun lalu. The Fed mengatakan mereka memperkirakan suku bunga akan tetap tidak berubah dan inflasi akan terus di bawah target sampai 2017. sedikit ekonom mengharapkan Fed akan melanjutkan rencana kenaikan suku bunga nya. CPI Inti diperkirakan naik 0,2%.

8. Retail Sales : Jumat, 19.30 WIB. Penjualan ritel naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Mei, naik 0,5% setelah kenaikan 1,3% pada bulan April. Ekonom memperkirakan kenaikan 0,4%. Hasil positif ini adalah pertanda baik yang menunjukkan belanja konsumen akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua, menghilangkan patch lembut pada awal tahun ini. Para ekonom memperkirakan penjualan ritel naik 0,1%, sedangkan penjualan inti diperkirakan meningkat 0,4%.

Analisa Teknikal

EUR/USD

EUR/USD masih tampak ragu – ragu untuk bergerak. Namun, kecenderungan masih bearish di pekan ini. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance 1.11077 – 1.12296 dengan target di kisaran 1.10322 – 1.09103. Hati-hati jika resistance 1.12296 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.13051 – 1.14270.

2016-07-11_10-06-06 EURUSD

GBP/USD

GBP/USD masih berada dalam kondisi bearish meskipun pada pekan terakhir tampak masih bergerak sempit. Jika support 1.27945 tembus, maka ada peluang pound bergerak turun dengan target di kisaran 1.26211 – 1.25139. Sebagai alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1.30751 – 1.32485. Anda bisa menunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut dengan target di kisaran 1.29679 – 1.27945. Hati-hati jika resistance 1.32485 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.33557 – 1.35291.

2016-07-11_9-56-35 GBPUSD

USD/JPY

USD/JPY masih berada dalam bias bearish. Perhatikan area dikisaran 101.978 – 103.824. Jika di area tersebut ditemukan konfirmasi sinyal bearish maka ada peluang harga akan bergerak ke kisaran 100.835-98.989. Hati-hati jika resistance 103.824 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mendorong harga ke kisaran 104.967-106.813.

2016-07-11_10-01-56 USDJPY

USD/CHF

USD/CHF berada dalam kondisi bullish dan saat ini terkoreksi dengan menguji support di kisaran 0.97282. Perhatikan area tersebut untuk mencari sinyal buy dimana ada potensi harga akan rebound dengan bergerak ke atas menuju kisaran 0.98641 – 0.99956. Sebaliknya jika support 0.97282 ditembus maka ada kemungkinan terkoreksi kebih lanjut ke kisaran 0.96920 dan akan mengubah bias mingguan menjadi bearish.

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY USDCHF FOREXIMF 11 JULI 2016

AUD/USD

Bias mingguan AUD/USD sedang bergerak bullish dan saat ini sedang menguji area resistance. Stochastic dan CCI jenuh beli. Waspadai jika harga tertahan kuat di resistan 0.75634 maka ada kemungkinan harga akan bergerak turun ke area support di kisaran 0.74735 – 0.73836. Tetapi hati-hati jika resistance 0.75634 ditembus karena berpotensi mengangkat aussie hingga kisaran 0.76438.

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY AUDUSD FOREXIMF 11 JULI 2016

NZD/USD

Bias mingguan NZD/USD berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang menguji resistance. Stochastic dan CCI memperlihatkan kondisi jenuh beli. Jika harga bergerak ke bawah dan bertahan kuat di support 0.72254 maka cari sinyal buy yang valid dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju kisaran 0.73046 – 0.74329. Sebaliknya perhatikan jika support 0.72254 ditembus maka ada potensi dollar NZ semakin tertekan hingga kisaran 0.71367.

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY NZDUSD FOREXIMF 11 JULI 2016

EMAS

Secara umum Emas bergerak bullish dan saat ini tertahan di area resistance. Pergerakan bullish diperkirakan berlanjut jika resistance 1375.00 ditembus dengan target di kisaran 1401.62. Waspadai jika harga terkoreksi dengan mencari konfirmasi sinyal buy di area support kisaran 1343.38. Waspadai jika support 1343.38 ditembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1321.76

ANALISA TEKNIKAL WEEKLY XAUUSD FOREXIMF 11 JULI 2016

 

2 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN 4-8 JULI 2016

Pasar masih mengalami goyangan pasca Brexit dan terlihat pemulihan di banyak mata uang. Pekan pertama Juli akan diisi oleh rilis data US Non-Farm Payrolls, minutes pertemuan Fed dan beberapa pidato di berbagai even.

Efek Brexit diperkirakan akan berlanjut hingga setidaknya dua tahun ke depan. Poundsterling tertekan sementara mata uang lain terlihat menguat. Sementara itu, data ekonomi AS memperlihatkan tren positif dengan membaiknya pertumbuhan tahunan sebesar 1,1% untuk kuartal pertama 2016 serta menguatnya keyakinan konsumen di bulan Juni yang naik menjadi 98 dari 92.4 di bulan Mei.
Berikut adalah data ekonomi penting di pekan ini:

1. Keputusan suku bunga Australia: Selasa (5/7), 11.30 WIB
Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga di bulan Juni, menandakan bahwa mereka tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Gubernur RBA, Glenn Stevens menyatakan bahwa keputusan tersebut mendukung pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Tingkat keyakinan konsumen juga meningkat seiring membaiknya jumlah pembukaan lapangan pekerjaan baru. Para ekonom memperkirakan RBA masih akan menunda perubahan tingkat suku bunga setidaknya hingga Juni tahun depan.

2. Pidato Mark Carney: Selasa (5/7), 16.30 WIB
Gubernur Bank of England (BOE), Mark Carney, dijadwalkan akan berpidato di London tentang laporan stabilitas finansial. Carney kemungkinan akan menyampaikan hal terkait Brexit dan kemungkinan juga akan memberikan petunjuk tentang langkah selanjutnya yang akan ditempuh BOE. Pasar diperkirakan akan merespon pernyataan Carney.

3. ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu (6/7), 21.00 WIB
Indeks ISM non-manufacturing jatuh di bulan Mei ke angka 52.9 setelah di bulan sebelumnya tercatat di angkat 55.7. Indeks produksi turun dari 58.8 menjadi 55.1, pemesanan baru jatug ke 54.2 dari 59.9. 14 sektor non manufaktur dilaporkan mengalami ekspansi, namun 4 lainnya mengklaim bahwa aktivitas melambat. Meskipun demikian, secara umum permintaan menurun.

US non-manufacturing PMI diperkirakan naik ke 53.5 kali ini.

4. US FOMC Meeting Minutes: Kamis (7/7), 01.00 WIB
Ini merupakan ikhtisar dari rapat Fed di bulan Juni, yang sebagian besar bernada dovish. Minutes ini, yang terus mengalami pengeditan hingga saat-saat terakhir sebelum diumumkan, diperkirakan akan tetap dovish apalagi setelah Brexit.

Fed tidak berencana untuk menaikkan suku bunga di tahun depan, maka penting untuk mengikuti perkembangan terkini terkait suku bunga Fed karena masih ada peluang menaikkan suku bunga sebanyak dua kali di tahun ini.

5. Pidato Haruhiko Kuroda: Kamis (7/7), 07.30 WIB
Gubernur Bank of Japan (BOJ), Haruhiko Kuroda, dijadwalkan akan memberikan pidato di Tokyo. Kuroda mengatakan bahwa BOJ tidak perlu mengubah target inflasi 2% meskipun kritik yang disampaikan para ekonom menyebutkan bahwa target tersebut terlalu ambisius untuk bisa dicapai dalam waktu singkat.

6. US ADP Non-Farm Employment Change: Kamis (8/7), 19.15 WIB
Sektor swasta di AS menambah 173.000 lapangan pekerjaan baru di bulan Mei, sedikit lebih rendah daripada perkiraaan. Data ADP ini dirilis sebelum rilis resmi laporan tenaga kerja oleh U.S. Labor Department,.
Data ADP non-farm payrolls di bulan Juni diperkirakan akan mencapai angka 151.000.

7. US Unemployment Claims: Kamis (8/7), 19.30 WIB
Klaim tunjangan pengangguran di AS naik sebesar 10.000 pekan lalu menjadi 268.000, namun masih tetap berada di bawah 300.000 yang menandakan bahwa pasar tenaga kerja masih sehat. Meskipun para analis memperkirakan kenaikan jumlah lapangan pekerjaan selama bulan Juni, namun Brexit mungkin bisa menggagalkan perkiraan tersebut karena bisa jadi banyak perusahaan akan menunda untuk menyewa tenaga baru di tengah meningkatnya situasi politik dan ekonomi.

Klaim tunjangan pengangguran pekan ini diperkirakan mencapai 272.000.

8. US Crude Oil Inventories: Kamis (8/7), 22.00 WIB
Inventori minyak mentah AS pekan lalu turun lebih dari 4 juta barrel, mencatatkan penurunan dalam enam pekan berturut-turut. Berlanjutnya penurunan ini mungkin terkait dengan kekhawatiran bahwa AS telah kehabisan tempat untuk menampung minyak mentah yang telah dipompa. Inventori minyak mentah sempat melambung ke 543,3 juta barrel di bulan April, yang merupakan angka tertinggi dalam 86 tahun terakhir. Setiap musim panas, inventori minyak biasanya menyusut seiring tingginya frekuensi berkendara untuk berlibur.

9. Data tenaga kerja Kanada: Jumat (9/7), 19.30 WIB
Di bulan Mei tercipta 13.800 lapangan pekerjaan baru di Kanada, jauh melebihi perkiraan ekonom yaitu hanya 3.100. Sektor perumahan menambah 18.600 pekerja, sementara manufaktur menambah 12.200 posisi baru. Tingkat pengangguran turun ke 6,9% yang merupakan level terendah sejak Juli, namun tingkat partisipasi juga turun. Sektor lapangan pekerjaan Kanada diperkirkan akan menambah 6.900 posisi baru sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan sedikit naik ke 7%.

10. US Non-Farm Payrolls: Jumat (10/7), 19.30 WIB
Di bulan Mei, pertumbuhan lapangan pekerjaan di AS di luar dugaan terhenti dengan hanya menambah 38.000 posisi baru padahal di bulan sebelumnya tercatat pertambahan lapangan pekerjaan sebesar 160.000. Hal ini meningkatkan kekhawatiran akan pemulihan ekonomi AS dan rencana kenaikan suku bunga di musim panas.

Sementara itu tingkat pengangguran turun menjadi 4,7% yang merupakan level terendah sejak November 2007, turun dari data bulan April yang tercatat di angka 5%. Akan tetapi penurunan itu lebih disebabkan oleh turunnya jumlah tenaga kerja AS yang membutuhkan pekerjaan, sebesar 458.000.

Meskipun demikian, Fed masih mempersiapkan diri untuk menaikkan suku bunga di tahun ini dan tetap memantau pertumbuhan lapangan pekerjaan untuk beberapa bulan ke depan.

Laporan bulanan pertumbuhan lapangan pekerjaan di bulan Juni diperkirakan akan memperlihatkan penambahan sebesar 181.000 posisi baru, sementara tingkat pengangguran diperkirakan naik ke 4,8%.

Anda juga perlu memantau pertumbuhan upah, yang merupakan satu-satunya hal positif di laporan bulan Mei dengan peningkatan 2,5% y/y dan 0,2% m/m. Untuk bulan Juni diperkirakan akan naik lagi 0,2% m/m.
—-
Analisa Teknikal

AUD/USD

ANALISA FOREX MINGGUAN AUDUSD 4-8 JULI 2016

AUD/USD bergerak di area resistance 0.75064. Stochastic dan CCI overbought. Pekan ini ada kemungkinan harga akan turun ke area support di kisaran 0.73691-0.72842. Perhatikan bahwa harga berada di atas MA 20 dan MA 50. Hati-hati jika resistance 0.75064 tembus karena berpotensi mengangkat aussie hingga kisaran 0.75589-0.76438.
—-
EUR/USD

ANALISA FOREX MINGGUAN EURUSD 4-8 JULI 2016

EUR/USD bergerak di dalam area 1.11077-1.12297. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai strategi trading, perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.10323-1.09104. Namun hati-hati jika resistance 1.12297 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh penguatan euro ke kisaran 1.13051-1.14270.
—-
GBP/USD

ANALISA FOREX MINGGUAN GBPUSD 4-8 JULI 2016

GBP/USD bergerak menguji support kunci di 1.31188. Jika support itu tembus, sterling kemungkinan akan melemah hingga kisaran 1.26712-1.21704. Sebagai alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1.38433-1.42910 untuk mencari sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.35664-1.31188. Hati-hati jika resistance 1.42910 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 1.45679-1.50155.
—-
USD/CHF

ANALISA FOREX MINGGUAN USDCHF 4-8 JULI 2016

USD/CHF bergerak menguji support Fibonacci di kisaran 0.97151-0.96405. Perhatikan area tersebut untuk mencari sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.97612-0.98358. Hati-hati jika support 0.96405 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bearish ke kisaran 0.95944-0.95918.
—-
USD/JPY

ANALISA FOREX MINGGUAN USDJPY 4-8 JULI 2016

USD/JPY bergerak di dalam area 101.978-10.824. Sebagai strategi trading, perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 100.835-98.989. Namun hati-hati jika resistance 103.824 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pelemahan yen ke kisaran 104.967-106.813.
—-
NZD/USD

ANALISA FOREX MINGGUAN NZDUSD 4-8 JULI 2016

NZD/USD bergerak di area resistance di kisaran 0.72170-0.72959. Stochastic 4 jam memperlihatkan sinyal bearish sementara CCI overbought. Pekan ini ada kemungkinan harga akan turun ke area support di kisaran 0.70403-0.69614. Perhatikan bahwa harga berada di atas MA 20 dan MA 50. Hati-hati jika resistance 0.72959 tembus karena berpotensi mengangkat kiwi hingga kisaran 0.73748-0.74631.
—-
GOLD

ANALISA FOREX MINGGUAN GOLD 4-8 JULI 2016

Emas bergerak di area resistance 1358.23. Pergerakan bullish diperkirakan berlanjut jika resistance tersebut tembus dengan target di kisaran 1384.10-1413.03. Sebagai alternatif cari konfirmasi sinyal beli jika terjadi koreksi ke area support kisaran 1316.36-1290.50. Hati-hati jika support 1290.50 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 1274.50-1248.63.

0 Comments