ANALISA FOREX MINGGUAN: 30 MEI-3 JUNI 2016

USD berhasil memperoleh momentum positif pekan lalun meskipun data ekonomi yang mendukung tidak banyak. Pekan ini, kita sebaiknya memperhatikan data GDP dari Kanada dan Australia, US Non-Farm Payrolls, pertemuan OPEC dan keputusan suku bunga ECB.

Data ekonomi Amerika Serikat (AS) pada dasarnya memperlihatkan perbaikan pada pertumbuhan ekonomi. Tingkat pemesanan barang tahan lama di bulan Mei naik menjadi 3,4% dari 1,9% di bulan sebelumnya. Kontrak pembelian rumah bekas naik ke tingkat tertinggi 10 tahun di 5,1% dari 1,6%. Sektor tenaga kerja kembali memperlihatkan penurunan klaim pengangguran, yaitu turun menjadi 268.000. Data GDP AS untuk kuartal pertama direvisi meningkat dari 0,5% menjadi 0,8%.

Berikut ini adalah data ekonomi penting yang perlu diperhatikan pekan ini:

  1. GDP Kanada: Selasa (31/5), 19.30 WIB

Perekonomian Kanada mengalami kontraksi sebesar 0,1% di bulan Februari, yang merupakan pelemahan pertama dalam lima bulan di tengah pelambatan yang terjadi di sektor manufaktur, pertambangan dan energi. Di bulan Februari ekonomi Kanada mengalami kontraksi setelah sebelumnya sempat tumbuh sebesar 0,6% di bulan Januari. Meskipun demikian, para ekonom memeperkirakan masih akan ada perbaikan untuk kuartal pertama.

Di bulan Maret GDP diperkirakan tidak akan berubah.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (31/5), 21.00 WIB

Tingkat keyakinan konsumen AS melemah di bulan April jatuh menjadi 94.2 dari angka 96.1 di bulan Maret. Ekonom berpendapat bahwa kemunduran ini hanya bersifat sementara karena data fundamental pada umumnya masih baik dan pertumbuhan tenaga kerja masih solid.

Indeks keyakinan konsumen di bulan Mei diperkirakan akan menyentuh angka 96.1.

  1. GDP Australia: Rabu (1/6), 08.30 WIB

Ekonomi Australia tumbuh 0,6% di kuartal terakhir 2015, lebih lambat daripada kenaikan sebesar 0,9% di kuartal sebelumnya. Akan tetapi angka tersebut lebih tinggi daripada perkiraan ekonom yaitu hanya 0,4%.

Laporan GDP ini mendukung keputusan RBA yang mempertahankan suku bunga di 2%, yang merupakan tingkat suku bunga terendah dalam sejarah Australia. Gubernur RBA, Glenn Stevens, menyatakan bahwa ia yakin perekonomian akan tumbuh di bulan-bulan mendatang, namun jatuhnya harga komoditas serta rendahnya pendapatan kemungkinan akan menekan pertumbuhan ekonomi.

Ekonom memperkirakan GDP Australia akan tumbuh 0,6% di kuartal pertama.

  1. Chinese Caixin Manufacturing PMI: Rabu (1/6), 08.45 WIB

Data ini dikeluarkan oleh pihak swasta. Menurut Caixin, dalam beberapa bulan sektor manufaktur China telah mengalami kontraksi ke bawah indeks 50. Di bulan Mei diperkirakan akan menyusut lagi dari 49.4 menjadi 49.3 poin.

  1. US ISM Manufacturing PMI: Rabu (1/6), 21.00 WIB

Sektor manufaktur AS mengalami kemunduran sementara di bulan April, turun 1% di bulan Maret, mencapai angka indeks 50.8. Angka tersebut berada di bawah perkiraaan yaitu 51.6, namun masih di atas 50 yang berarti masih ada ekspansi.

Sektor manufaktur diperkirakan tetap berada di zona pertumbuhan yaitu 50.6.

  1. Pertemuan OPEC: Kamis (2/6)

Harga minyak dunia secara bertahap pulih namun tetap diperdagangkan di kisaran rendah. Presiden OPEC, Muhammad bin Saleh al-Sada mengatakan bahwa harga yang “sangat dibutuhkan saat ini” adalah kisaran $65 per barrel. Sada juga menekankan bahwa harga yang lebih tinggin akan memungkinkan anggota OPEC untuk menginvestasikan dana lebih untuk mengamankan cadangan minyak dunia dan menghindari gejolak harga.

Ide untuk membatasi jumlah produksi masih diperbincangkan meskipun gagal disepakati pada pertemuan di Qatar beberapa waktu lalu. Venezuela telah mengusulkan agar produsen minyak non-anggota OPEC berpartisipasi pada pertemuan di bulan Juni tersebut. Sada menekankan bahwa para anggota OPEC sedang mendisusikan masalah tersebut.

  1. Keputusan suku bunga ECB: Kamis (2/6), 18.45 WIB

European Central Bank mempertahankan suku bunga pada pertemuan yang diadakan di bulan April. Presiden ECB, Mario Draghi menjawab tudingan Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schäuble bahwa kebijakan moneter ECB yang menurunkan suku bunga telah mencederai para penabung di Jerman dan memicu sentiment nasionalisme sayap kanan. Draghi mengatakan bahwa kebijakan ECB dibutuhkan untuk menaikkan inflasi ke target ECB dan memperingatkan bahwa mereka yang mengancam kemandirian ECB dengan “kritik dalam bentuk tertentu” telah membuat masalah ekonomi Eropa semakin memburuk.

  1. US ADP Non-Farm Payrolls: Kamis (2/6), 12:15

Laporan ADP di bulan April meripakan yang terburuk dalam 3 tahun terakhir, memperlihatkan bahwa lapangan pekerjaan di sektor swasta hanya bertambah sebesar 156.000 dibandingkan dengan bulan Maret sebesar 194.000. Sektor jasa menambah 166.000 lapangan pekerjaan baru, sementara sektor barang kehilangan 11.000 lapangan pekerjaan di tengah berlanjutnya kesulitan di sektor manufaktur. Meskipun demikian, bisnis kecil mengalami pertumbuhan luar biasa di bulan April.

ADP non-farm payrolls bulan Mei diperkirakan merilis pertumbuhan lapangan pekerjaan sebesar 179.000.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (3/6), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran pekan lalu turun sebesar 10.000 menjadi 268.000 dibandingkan dengan laporan pekan sebelumnya. Klaim pengangguran ini telah mengalami penurunan dalam dua pekan berturut-turut, menandakan bahwa sektor tenaga kerja terus mengalami perbaikan meskipun terjadi pelemahan sementara di kuartal pertama.

Klaim pengangguran pekan ini diperkirakan menyentuh angka 271.000.

10. US Crude Oil Inventories: Thursday, 15:00

Perubahan inventori minyak mentah AS jatuh ke level terendah dalam tujuh pekan menjadi minus 4,2 juta barel. Para analis memperkiran penurunan lebih jauh dalam impor dari Kanada dalam pekan-pekan mendatang.

11. US Non-Farm Payrolls: Jumat (3/6), 19.30 WIB

Laporan lapangan pekerjaan AS memperlihatkan data yang mengecewakan di bulan April, ketika hanya terjadi pertambahan lapangan pekerjaan sebesar 160.000 yang merupakan pertambahan terkecil dalam tujuh bulan. Hal ini mencerminkan pelambatan sementara di sektor tenaga kerja.

Pelambatan ini terjadi seiring dengan pelambatan pertumbuhan ekonomi, penurunan produktivitas dan profit yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan. Banyak ekonom menurunkan proyeksi mereka akan kenaikan suku bunga untuk tahun ini menjadi hanya satu kali (sebelumnya dua kali).

Sementara itu tingkat pengangguran tetap berada di 5% karena banyaknya orang yang tidak lagi termasuk ke dalam kategori tenaga kerja.

Non-Farm Payrolls kali ini diperkirakan memperlihatkan pertumbuhan lapangan pekerjaan sebanyak 160.000 sementara tingkat pengangguran diperkirakan berkurang menjadi 4,9%.

12. US ISM Non-Manufacturing PMI: Jumat (3/6), 21.00 WIB

Sektor jasa AS mengalami ekspansi di bulan April menurut indeks Institute for Supply Management, menjadi 55.7 setelah di bulan sebelumnya tercatat di 54.5. Aktivitas indeks bisnis turun menjadi 58.8 dari 59.8 di bulan sebelumnya dan indeks pekerja naik menjadi 53.0 dari 50.3 di bulan sebelumnya.

Indeks sektor jasa diperkirakan berada di angka 55.4 di bulan Mei.

—-

Analisa Teknikal

AUDUSD

Preferensi          : Bearish

Area Acuan         : 0.71439 (tunggu breakout); 0.72285 – 0.72808 (Cari konfirmasi Bearish)

Support                : 0.71439, 0.70837, 0.70331

Resistance          : 0.72285, 0.72808, 0.73654

ANALISA FOREX MINGGUAN AUDUSD 30 MEI - 3 JUNI 2016.docx

Komentar:

Pergerakan AUDUSD minggu ini masih menunjukkan bias bearish, meski dari stochastic oscilator dan CCI memberikan peluang AUDUSD terkoreksi. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan support 0.71439 dengan target di kisran 0.70837-0.70331. Sebagai alternatif, perhatikan resistance di area 0.72285-0.72808 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi target di kisaran 0.71962- 0.71439. Hati-hati jika resistance 0.72808 tembus.

—-

EUR/USD

Preferensi          : Bearish

Area Acuan         : 1.10969 (tunggu breakout); 1.11422-1.11703 (cari konfirmasi Bearish)

Support                : 1.10969, 1.10646, 1.10376

Resistance          : 1.11422, 1.11703, 1.12156

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 30 MEI - 3 JUNI 2016.docx

Komentar:

Pergerakan EURUSD minggu ini masih menunjukkan bias bearish, meski dari stochastic oscilator dan CCI memberikan peluang terkoreksi. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan support 1.10969 dengan target di kisaran 1.10646-1.10376. Sebagai alternatif, perhatikan resistance di area 1.11422-1.11703 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi target di kisaran 1.11249-1.10969. Hati-hati jika resistance 1.11703 tembus.

—-

GBP/USD

Preferensi          : Bullish

Area Acuan         : 1.46249-1.45548 (cari konfirmasi bullish)

Support                : 1.45548, 1.45048, 1.44412

Resistance          : 1.46249, 1.46683, 1.47385

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 30 MEI - 3 JUNI 2016.docx

Komentar:

GBPUSD terkoreksi ke area acuan di kisaran 1.46249-1.45548. Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut dengan potensi rebound hingga kisaran 1.46683-1.47385. Hati-hati jika support 1.45548 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan sterling ke kisaran 1.45048-1.44412.

—-

USD/CHF

Preferensi          : Bullish

Area Acuan         : 0.99504 (tunggu breakout); 0.98403- 0.97722 (cari konfirmasi Bullish)

Support                : 0.98403, 0.97722, 0.96621

Resistance          : 0.99504, 1.00288, 1.00945

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN 30 MEI - 3 JUNI 2016.docx

Komentar:

USDCHF menguji resistance 0.95504. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan resistance 0.99504 dengan target di kisaran 1.00288-1.00945. Sebagai alternatif, perhatikan support di area 0.98403-0.97722 untuk mencari konfirmasi sinyal buy dengan potensi rebound ke di kisaran 0.98824-0.99504. Hati-hati jika support 0.97722 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan menekan harga ke kisaran 0.97238-0.96621.

—-

USD/JPY

Preferensi          : Bullish

Area Acuan         : 111.146 (tunggu breakout); 110.365- 109.883 (cari konfirmasi Bullish)

Support                : 110.365, 109.883, 109.102

Resistance          : 111.146, 111.702, 112.168

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN 30 MEI - 3 JUNI 2016.docx

Komentar:

USDJPY menguji resistance 111.146. Untuk membuka posisi buy, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan resistance tersebut dengan target di kisaran 111.702-112.168. Sebagai alternatif, perhatikan support di area 110.365-109.883 untuk mencari konfirmasi sinyal buy dengan potensi rebound ke di kisaran 110.664-111.146. Hati-hati jika support 109.883 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan menekan harga ke kisaran 109.539-109.102.

—-

GOLD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1199.77 (tunggu breakout); 1212.87-1220.97 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1199.77, 1190.44, 1182.62

Resistance: 1212.87, 1220.97, 1234.07

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN 30 MEI - 3 JUNI 2016.docx

Komentar:

Emas menguji support 1199.77. Untuk membuka posisi sell, Anda bisa menunggu konfirmasi penembusan support tersebut dengan target di kisaran 1190.44-1182.62. Sebagai alternatif, perhatikan resistance di area 1212.87-1220.97 untuk mencari konfirmasi sinyal sell dengan potensi target ke kisaran 1207.86-1199.77. Hati-hati jika resistance 1220.97 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga ke kisaran 1226.73-1234.07.

Analisa Forex Mingguan : 23 – 27 Mei 2016

 

ANALISA FOREX MINGGUAN: 23-27 MEI 2016

USD berhasil memperoleh momentum positif pekan lalu didukung oleh pernyataan Fed. Pekan ini, kita akan menantikan update dari GDP Amerika Serikat (AS) dan Inggris, durable goods orders dari AS dan data ekonomi dari Jerman.

Rilis FOMC minutes berdasarkan rapat mereka di bulan April mendukung optimisme bahwa Fed akan menaikkan suku bunga di bulan Juni. Mayoritas anggota FOMC berpendapat bahwa jika perkembangan data ekonomi akan konsisten dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-2 tahun 2016, maka mereka akan menaikkan suku bunga di bulan Juni ini. Namun pernyataan dari Dudley menyiratkan kemungkinan bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan akan dilakukan di bulan Juli setelah Inggris melaksanakan referendum terkait keanggotaan mereka di Uni Eropa.

Sementara itu di Inggris, polling sementara memperlihatkan bahwa dukungan agar Inggris tetap berada dalam keanggotaan Uni Eropa meningkat dan hal tersebut mendukung penguatan poundstering.

Berikut ini adalah data ekonomi penting yang perlu diperhatikan di pekan ini.

  1. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (24/5), 16.00 WIB

Sentimen ekonomi di Jerman mengalami kenaikan di bulan April, menanjak menjadi 11.2 dari angka 4.3 di bulan sebelumnya. Angka tersebut jauh lebih baik daripada perkiraan yaitu 8.2. Data tersebut dipengaruhi oleh membaiknya data ekonomi China meskipun masih berpotensi memberikan resiko kepada ekspor Jerman. Lebih jauh lagi, kemungkinan keluarnya Inggris dari Uni Eropa juga kemungkinan akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Jerman karena selain China, Inggris juga merupakan mitra dagang terbesar Jerman.

Indeks ini diperkirakan akan naik menjadi 12.1.

  1. German Ifo Business Climate: Rabu (25/5), 15.00 WIB

Indeks sentimen bisnis Jerman sedikit turun ke angkat 106.6, meleset dari perkiraan yaitu kenaikan menjadi 107.1. Perusahaan-perusahaan di Jerman agak tidak yakin terhadap kondisi terkini, meskipun angka indeks ekspektasi bisnis naik menjadi 100.4 dari 100.0 di bulan Maret seiring upgrade yang dilakukan oleh kalangan manufaktur terkait rencana produksi mereka.

Para ekonom dari IFO Institute meyakini bahwa pertumbuhan aktivitas ekonomi Jerman akan naik 0,6% sementara di kuartal ke-2 diperkirakan akan tumbuh lebih lambat dengan pertumbuhan hanya sekitar 0,3%.

Indeks sentimen bisnis kali ini diperkirakan naik tipis menjadi 106.9.

  1. Keputusan suku bunga Bank of Canada: Rabu (25/5), 21.00 WIB

Pada rapat di bulan April Bank of Canada (BOC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di 0.5% dan sepertinya belum berniat untuk mengubah suku bunga dalam waktu dekat. Aktivitas perekonomian Kanada mengalami kenaikan di kuartal pertama 2016. BOC memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan berlanjut di tahun ini, dengan menaikkan estimasi pertumbuhan ekonomi tahunan dari 1,4% menjadi 1,7% di tahun 2016. Untuk tahun depan, BOC memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,3%. Meskipun demikian, penurunran investasi di sektor bisnis berpotensi menekan perekrutan pekerja dan ini akan mempengaruhi oertumbuhan ekonomi.

BOC diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada rapat kali ini.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (25/5), 21.30 WIB

Persediaan minyak mentah AS naik 1,3 juta barrel, bertolak belakang dengan perkiraan yaitu penurunan 3,1 juta barrel. Harga minyak mentah untuk sementara ini masih tinggi karena ada masalah produksi, salah satunya kebakaran yang terjadi di Alberta awal bulan ini.

  1. GDP Inggris: Kamis (26/5), 15.30 WIB

Ini merupakan rilis ke dua untuk kuartal pertama 2016. Berdasarkan rilis pertama, pertumbuhan ekonomi Inggris melambat menjadi 0,4%. Pelambatan ini berhubungan dengan ketidakpastian referendum tentang nasib Inggris di Uni Eropa.

  1. US Durable Goods Orders: Kamis (26/5), 19.30 WIB

Peningkatan pemesanan barang tahan lama hanya sedikit di bulan Maret, hanya 0,8%. Data ini mencerminkan bahwa rendahnya penjualan global dan turunnya tingkat belanja konsumen masih membebani penjualan.

Durable goods orders dan core orders di bulan April diperkirakan naik 0,3%.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (26/5), 19.30 WIB

Klaim tunjangan pengangguran AS pekan lalu turun 16.000 dibandingkan pekan sebelumnya ke angka 278.000. Ini berarti sudah 63 minggu data klaim pengangguran ini berada di bawah 300.000 yang mencerminkan sehatnya sektor tenaga kerja. Namun meskipun demikian, pasar tenaga kerja sedikit melambat dalam dua bulan terakhir, walaupun para ekonom masih meyakini bahwa sektor tenaga kerja akan kembali menguat di kuartal ke-2 seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi.

Angka klaim pengangguran pekan ini diperkirakan sedikit melemah ke 275.000.

  1. US GDP: Jumat (27/5), 19.30 WIB

Menurut rilis pertama, perekonomian AS hanya tumbuh sebesar 0,5% dalam basis tahunan. Di revisi pertama diperkirakan ada kenaikan 0,8% mengingat adanya perbaikan pada rilis data ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan di kuartal pertama cukup rendah. Kadangkala hal tersebut disebabkan oleh gangguan cuaca musim dingin, namun kali ini keadaan cuaca di AS cukup baik.

—-

Analisa Teknikal

AUDUSD

Preferensi : Bearish

Area Acuan : 0.72477 – 0.72927 (Cari konfirmasi Bearish)

Support : 0.70798, 0.71301, 0.71750

Resistance : 0.72477, 0.72927, 0.73654

 Analisa Weekly AUDUSD Foreximf 2016-05-23

Komentar:

Pergerakan AUDUSD minggu ini masih menunjukkan bias Bearish, meski dari stochastic oscilator dan CCI memberikan peluang AUDUSD terkoreksi. Oleh karena itu perhatikan resistance di area 0.72477 – 0.72927 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi AUDUSD kembali turun hingga kisaran 0.71301 – 0.71750.

—-

EUR/USD

Preferensi : Bearish

Area Acuan : 1.12434 – 1.12833 (cari konfirmasi Bearish)

Support : 1.10945, 1.11390, 1.11789

Resistance : 1.12434, 1.12833, 1.13478

 Analisa Weekly EURUSD Foreximf 2016-05-23

Komentar:

Pergerakan EURUSD minggu ini masih berpotensi Bearish, dari stochastic oscilator dan CCI memberikan peluang bagi EURUSD untuk terkoreksi, Perhatikan resistance di area 1.12434 – 1.12833 untuk mencari konfirmasi Sell dengan potensi EURUSD kembali turun dengan target pertama menguji support dikisaran 1.11789. Namun hati hati jika ternyata resistance dikisaran 1.12833 berhasil tertembus karena berpotensi mengangkat EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.13079 – 1.13478

—-

GBP/USD

Preferensi : Bullish

Area Acuan : 1.45017 (cari konfirmasi bullish)

Support : 1.42721, 1.43409, 1.44023

Resistance : 1.45017, 1.45632, 1.46626

 Analisa Weekly GBPUSD Foreximf 2016-05-23

Komentar:

Pergerakan GBPUSD minggu ini menunjukkan potensi Bullish, terlihat harga sempat terkoreksi dan tertahan di level 61.8% dari fibo, dari stochastic oscilator dan CCI di area over sold juga mendukung peluang GBPUSD kembali naik, peluang Beli bisa diambil dengan target dikisaran 1.46012 – 1.46626. Namun hati hati jika support dikisaran 1.45017 berhasil tertembus karena hal ini berpotensi menekan GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.44023.

—-

USD/CHF

Preferensi : Bullish

Area Acuan : 0.97626 – 0.98247 (cari konfirmasi Bullish)

Support : 0.96621, 0.97626, 0.98247

Resistance : 0.99252, 0.99873, 1.00567

 Analisa Weekly USDCHF Foreximf 2016-05-23

Komentar:

Pergerakan USDCHF minggu ini masih berpotensi Bullish terlihat harga masih bergerak diatas moving average, meski dari stochastic oscilator dan CCI memberikan peluang bagi USDCHF untuk terkoreksi, Perhatikan Support di area 0.97626 – 0.98247 untuk mencari konfirmasi Buy dengan potensi USDCHF kembali naik dengan target dikisaran 0.98631 – 0.99252. Namun hati hati jika ternyata Support dikisaran 0.97626 berhasil tertembus karena berpotensi menekan USDCHF lebih lanjut hingga kisaran 0.96000 – 0.96621.

—-

USD/JPY

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 109.675-109.118 (cari sinyal BULLISH)

Support: 109.675, 109.118, 108.217

Resistance: 110.576, 111.218, 111.755

 ANALISA FOREX MINGGUAN USDJPY  23-27 MEI 2016.docx

Komentar:

Koreksi terjadi mendekati area support di kisaran 109.675-109.118. Tunggu sinyal beli di area support tersebut sebelum membuka posisi buy dengan potensi rebound di kisaran 110.019-110.576. Hati-hati jika resistance 109.118 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan harga ke 108.722-108.217.

—-

NZD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.68395-0.69205 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.67083, 0.66149, 0.65366

Resistance: 0.68395, 0.69205, 0.70517

 ANALISA FOREX MINGGUAN NZDUSD 23-27 MEI 2016.docx

Komentar:

Harga bergerak mendekati area resistance 0.67141. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Cari sinyal jual jika pull-back terjadi ke area 0.68395-0.69205 dengan potensi target di kisaran 0.67893-0.67083. Hati-hati jika resistance 0.69205 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga ke 0.69782-0.70517.

—-

GOLD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1260.82-1271.44 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1243.64, 1231.41, 1221.15

Resistance: 1260.82, 1271.44, 1288.62

 GOLD FOREX MINGGUAN  23-27 MEI 2016.docx

Komentar:

Untuk strategi trading emas, perhatikan area acuan di kisaran 1260.82-1271.44untuk mencari sinyal SELL dengan potensi target hingga kisaran 1254.26-1243.64. Namun harap berhati-hati jika ternyata resistance 1271.44 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga emas ke kisaran 1278.991288.62.

trading forex, forex indonesia

 

ANALISA FOREX MINGGUAN: 16-20 MEI 2016

USD bergerak positif di pekan lalu berkat beberapa data ekonomi yang baik. Pekan ini, kita perlu memperhatikan data inflasi dari Inggris dan Amerika Serikat (AS) serta minutes dari pertemuan FOMC.

Pekan lalu, data klaim pengangguran AS tercatat lebih tinggi daripada perkiraan yaitu 294.000. Penambahan sebesar 20.000 tersebut merupakan yang tertinggi sejak Februari 2015. Meskipun demikian, tren positif USD yang telah dimulai sejak Mei berlanjut terutama setelah data penjualan eceran melebihi perkiraan, sesuatu yang jarang terjadi. Namun apakah hal tersebut akan mempengaruhi keputusan moneter Fed selanjutnya sepertinya belum bisa terbaca saat ini karena Yellen dan kawan-kawan sepertinya tidak terburu-buru dalam mengambil langkah tersebut.

Sementara itu kekhawatiran Brexit yang disoroti oleh Bank of England (BOE) merupakan topik yang harus diperhatikan.

Berikut ini adalah rangkaian data ekonomi penting yang harus diperhatikan pekan ini:

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (17/5), 15.30 WIB

Inflasi Inggris naik menjadi 0,5% di bulan Maret menyusul kenaikan 0,3% di bulan sebelumnya. Lonjakan ongkos pesawat terbang merupakan penyebab utama kenaikan tersebut. Indeks harga konsumen mencapai pembacaan tertinggi sejak Desember 2014, namun masih tetap berada di bawah tergat inflasi BOE yaitu 2%.

Meskipun terjadi kenaikan, mayoritas ekonom memperkirakan bahwa BOE tidak akan menaikkan suku bunga sebelum awal tahun 2017.

CPI Inggris untuk bulan April diperkirakan naik sebesar 0,5%.

  1. US Building Permits: Selasa (17/5), 19.30 WIB

Proyek pembangunan rumah baru di AS mengalami penurunan di bulan Maret dan izin yang dikeluarkan menyentuh level terendah dalam setahun di 1,09 juta unit. Hal ini menandakan bahwa pasar perumahan sedang kehilangan momentum di kuartal pertama tahun 2016.

Izin yang dikeluarkan unuk pembangunan rumah tinggal keluarga mengalami penurunan sebesar 1,2 persen di bulan Maret.

Jumlah izin yang dikeluarkan untuk bulan April diperkirakan mencapai 1,13 juta unit.

  1. Data inflasi AS: Selasa (17/5), 19.30 WIB

Indeks harga konsumen AS hampir tidak bergerak di bulan Maret, dengan hanya memperlihatkan kenaikan sebesar 0,1% sehingga bisa dikatakan hampir tidak ada alasan bagi Fed untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Data inflasi yang tidak terlalu memuaskan ini tidak mencerminkan perbaikan yang terjadi di sektor tenaga kerja, dengan penurunan 0,2% di bulan Februari. Dalam basis tahunan, CPI naik 0,9% setelah baik 1% di bulan Februari.

CPI kali ini diperkirakan naik 0,4% sementara core CPI diperkirakan naik 0,2%.

  1. Data tenaga kerja Inggris: Rabu (18/5), 15.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di Inggris naik sebesar 6.700 di bulan Maret, meleset dari perkiraan di mana diharapkan ada penurunan sebesar 11.900. Tingkat klaim masih di 2,1%. Menurut BOE, perekrutan tenaga kerja di bulan April hampir tak berubah, menunjukkan bahwa pertumbuhan tenaga kerja hampir tidak terjadi.

Sementara itu, tingkat pengangguran di Inggris naik untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan. Pertumbuhan lapangan pekerjaan pun hanya naik tipis, menandakan bahwa sektor tenaga kerja kehilangan momentum. Jumlah pencari kerja naik sebesar 21.000 menjadi 1,7 juta orang dalam tiga bulan sejak Februari.

Berdasarkan data tersebut, BOE sepertinya tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Sementara itu referendum terkait keanggotaan di Uni Eropa pada tanggal 23 Juni mendatang mulai membebani pertumbuhan ekonomi Ingggris.

Klaim penganguran di Inggris untuk bulan April diperkirakan naik sebesar 4.100 orang.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (18/5), 21.30 WIB

Persediaan minyak mentah AS turun menjadi 3,4 juta barel di pekan lalu, meleset dari perkiraan yaitu kenaikan 714.000 barrel. Ini merupakan penurunan yang pertama sejak Maret. Harga minyak mentah melonjak 4,6% ke kisaran $47.

EIA sendiri memperkirakan minyak mentah jenis Brent akan diperdagangkan di kisaran $76 per barel tahun depan karena permintaan terus meningkat.

  1. US FOMC Meeting Minutes: Kamis (19/5), 01.00 WIB

Dalam minutes ini akan diumumkan notulen dari pertemuan FOMC di bulan April, ketika Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga. Fed mengakui ada perbaikan di beberapa sektor ekonomi namun tidak memberikan petunjuk kapan kenaikan suku bunga akan dilakukan.

Peluang untuk menaikkan suku bunga di bulan Juni bisa dikatakan berkurang setelah rapat tersebut namun sejak saat itu data ekonomi cenderung membaik. Jadi, meskipun peluangnya berkurang masih ada kemungkinan suku bunga akan dinaikkan di bulan Juni.

Penting untuk diketahui bahwa minutes ini biasanya mengalami penyuntingan hingga saat-saat terakhir menjelang diumumkan, sehingga memberikan kesempatan bagi Fed untuk memperjelas pesan yang akan disampaikan.

  1. Data tenaga kerja Australia: Kamis (19/5), 08.30 WIB

Tingkat pengangguran Australia di bulan April turun ke level terendah sejak 2013, ke 5,7% dari 5,9% yang tercatat di bulan Maret. Lapangan pekerjaan di bulan Maret bertambah sebesar 26.100, jauh melebihi perkiraan yang hanya 18.600. Tingkat partisipasi masih bertahan di 64,9%.

Pertambahan lapangan pekerjaan diperkirakan akan sebesar 12.300, sementara tingkat pengangguran diperkirakan naik ke 5,8%.

  1. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (19/5), 19.30 WIB

Philadelphia Fed Manufacturing Index turun ke minus 1,6 di bulan April, setelah di bulan Maret tercatat naik ke 12.4. Indeks pemesanan barang baru turun dari 15.7 ke nol, sedangkan indeks pengiriman barang jatuh tajam dari 22.1 menjadi minus 10.8. Data tenaga kerja mengalami penurunan tajam. Meskipun demikian, survei responden memperlihatkan optimisme akan aktivitas sektor manufaktru di masa mendatang.

Indeks diperkirakan membaik ke 3.2 di bulan Mei.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (19/5), 19.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran AS naik di pekan lalu ke level tertinggi dalam lebih dari setahun. Angka klaim naik sebesar 20.000 menjadi 294.000. Kenaikan yang di luar dugaan ini memicu kekhawatiran bahwa beberapa perusahaan melakukan PHK karena ketidakpastikan prospek ekonomi AS.

Klaim tunjangan pengangguran telah memperlihatkan kenaikan dalam tiga minggu berturut-turut. Meskipun demikian, para ekonom berpendapat bahwa terlalu dini untuk menganggap bahwa telah terjadi pelambatan ekonomi, karena walaupun terjadi kenaikan angka klaim tersebut masih berada di level rendah yang menandakan pertumbuhan ekonomi masih stabil.

Klaim tunjangan pengangguran pekan ini diperkirakan turun ke 276.000.

10. US Existing Home Sales: Jumat (20/5), 21.00 WIB

Jumlah penjualan rumah second-hand di AS bertahan di 5,33 juta di bulan Maret. Kali ini diperkirakan akan naik menjadi 5,39 juta. Jika memang demikian, maka data ini merupakan data paling signifikan di pekan ini sehingga dampaknya terhadap pergerakan harga kemungkinan lebih besar daripada biasanya.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.73040-0.73410 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.72441, 0.72015, 0.71657

Resistance: 0.73040, 0.73410, 0.74009

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 MEI 2016

Komentar:

AUD/USD bergerak mendekati area resistance di kisaran 0.73040-0.73410. Sebagai strategi sell, cari sinyal konfirmasi sinyal bearish di area resistance tersebut dengan potensi target di kisaran 0.72811-0.72441. Hati-hati jika resistance 0.73410 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.73673-0.74009.

—-

EUR/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.12819 (tunggu BREAK); 1.13637 (cari sinyalBEARISH)

Support: 1.12819, 1.12374, 1.12001

Resistance: 1.13637, 1.14105, 1.14455

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 MEI 2016

Komentar:

EUR/USD menguji support di 1.12819. Jika support tersebut tembus, Anda bisa mencoba membuka posisi sell dengan target di kisaran berada di area acuan di kisaran 1.12374-1.12001. Perhatikan bahwa Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai atlternatif cari sinyal jual jika terjadi pull-back ke area resistance di 1.13637 dengan potensi target di kisaran 1.13205-1.12819. Namun hati-hati jika resistance 1.13637 tembus karena dengan demikian bias mingguan kemungkinan akan berubah menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh penguatan euro ke kisaran 1.14105-1.14455.

—-

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.43392 (tunggu BREAK); 1.45032-1.46045 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.43392, 1.42224, 1.41246

Resistance: 1.45032, 1.46045, 1.47685

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 MEI 2016

Komentar:

Harga bergerak menguji area support 1.43392. Jika support tersebut tembus, Anda bisa membuka posii sell dengan potensi target di kisaran 1.42224-1.41246. Perhatikan stochastic dan CCI H4 telah oversold. Sebagai alernatif cari sinyal jual jika pull-back terjadi ke area 1.45032-1.46045 dengan target di kisaran 1.44405-1.43392. Hati-hati jika resistance 1.46045 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat sterling ke 1.46766-1.47685.

—-

USD/CHF

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.97728 (tunggu BREAKOUT); 0.96467-0.95688 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.96467, 0.95688, 0.94427

Resistance: 0.97728, 0.98626, 0.99379

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 MEI 2016

Komentar:

Harga bergerak menguji area resistance di kisaran 0.97728. Jika resistance tersebut tembus, Anda bisa mencoba untuk membuka posisi buy dengan potensi target di kisaran 0.98626-0.99379. Namun perhatikan bahwa stochastic dan CCI overbought di H4. Sebagai alternatif, cari sinyal buy jika koreksi terjadi ke area 0.96467-0.95688 dengan potensi target di kisaran 0.96949-0.97728. Hati-hati jika support 0.95688 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan sterling ke 0.95133-0.94427.

—-

USD/JPY

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 107.960-109.455 (cari sinyal BEARISH)

Support: 107.960, 107.036, 105.541

Resistance: 109.455, 110.519, 111.874

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 MEI 2016

Komentar:

Pull-back terjadi ke area acuan di kisaran 107.960-109.455. Tunggu sinyal jual di area resistance tersebut sebelum membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 107.036-105.541. Hati-hati jika resistance 109.455 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga ke 110.519-111.874.

—-

NZD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.67141 (tunggu BREAKOUT); 0.68431-0.69227 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.67141, 0.66223, 0.65453

Resistance: 0.68431, 0.69227, 0.70517

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 MEI 2016

Komentar:

Harga kembali bergerak mendekati area support0.67141. Jika support tersebut tembus, Anda bisa membuka posisi sell dengan potensi target ke kisaran 0.66223-0.65453. Sebagai alernatif cari sinyal jual jika pull-back terjadi ke area 0.68431-0.69227 dengan potensi target di kisaran 0.67938-0.67141. Hati-hati jika resistance 0.69227 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga ke 0.69795-0.70517.

—-

GOLD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1274.44-1256.42 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1256.42, 1243.60, 1227.27

Resistance: 1274.44, 1285.58, 1303.59

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 MEI 2016

 

Komentar:

Untuk strategi trading emas, perhatikan area acuan di kisaran 1274.44-1256.42 untuk mencari sinyal buy dengan potensi rebound hingga kisaran 1285.58-1303.59. Namun harap berhati-hati jika ternyata support 1256.42 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan harga emas ke kisaran 1243.60-1227.27.

3 Strategi Forex Yang Dipakai Trader Profesional

Berbicara tentang forex trading berarti juga berbicara tentang berbagai informasi mengenai strategi trading yang bisa Anda dapatkan di internet. Meskipun demikian, pada kenyataannya tidak semua strategi yang diklaim “hebat” bisa benar-benar berfungsi.

Dalam artikel ini saya mencoba untuk merangkum setidaknya tiga strategi yang biasa dipergunakan para trader profesional.

  1. Trading Ketika Ada Faktor Penggerak Fundamental Yang Kuat

    Cara ini memanfaatkan respon pasar ketika ada rilis data ekonomi. Pasar biasanya akan bergerak lebih volatile jika angka dari sebuah data ekonomi tertentu diumumkan lebih baik atau lebih buruk daripada perkiraan.

    Contohnya, jika data US non-farm payrolls (NFP) dirilis lebih baik daripada perkiraan, USD biasanya akan menguat signifikan setidaknya dalam 20 menit pertama. Sebaliknya jika data tersebut ternyata lebih buruk daripada perkiraan maka USD biasanya akan melemah tajam. Dengan demikian, counterpart atau “pasangan mata uang”-nya biasanya akan bergerak naik atau turun dengan tajam pula.

    Jika misalnya akibat data tersebut USD menguat, maka pair seperti EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD akan bergerak turun. Dengan demikian, untuk memperoleh keuntungan dari pergerakan harga pasca rilis data NFP maka para trader membuka posisi sell pada pair-pair tersebut.

    Data ekonomi yang paling sering dimanfaatkan untuk menerapkan strategi ini biasanya adalah US NFP dan keputusan suku bunga Fed.

  1. Mempergunakan “Angka Bulat” Sebagai Acuan Support/Resistance

    Yang dimaksud dengan “angka bulat” di sini adalah level-level harga seperti 1.50000, 1.0000, 0.50000, 100.000 dan sebagainya. Sedangkan yang dianggap “tidak bulat” adalah harga seperti yang biasa kita lihat, seperti 1.38775, 1.58837, 139.387 dan sebagainya.

    Angka bulat” ini juga sering disebut sebagai “level psikologis” yang biasanya merupakan area support atau resistance kunci.

    Contohnya, ketika Anda melihat harga bergerak di atas area level psikologis itu, maka level tersebut menjadi support kunci. Anda bisa membuka posisi buy dengan acuan stop loss di area level psikologis tersebut. Sebaliknya jika harga tembus ke bawah level tersebut, Anda justru bisa mendapatkan peluang untuk membuka posisi sell.

  1. Mempergunakan Kombinasi Indikator Teknikal

    Ini yang sering disebut sebagai sistem trading. Para trader profesional biasanya mempergunakan beberapa indikator teknikal sekaligus dengan maksud agar indikator yang satu bisa menutupi kelemahan indikator yang lain sehingga sinyal yang dihasilkan diharapkan lebih confirmed.

    Sebagai contoh, Anda bisa melihat analisa teknikal yang diterapkan oleh tim Market Analyst FOREXimf.com. Di situ kami mempergunakan Stochastic Oscillator, Commodity Channel Index (CCI), Moving Average dan Fibonacci Retracement.

    Moving Average (MA) dipergunakan untuk membantu memperkuat bias. Jika trend terlihat jelas (misalnya uptrend atau downtrend), maka MA lebih berfungsi sebagai area support atau resistance dinamis. Namun jika trend cenderung sulit untuk ditentukan, maka MA bisa memberikan petunjuk, kira-kira apakah bias intraday bullish, bearish, atau netral.

    Selain itu MA juga bisa berkolaborasi dengan Fibonacci Retracement untuk memberi informasi area entry yang baik. Sebenarnya area acuan untuk entry market bisa ditentukan dari Fibonacci Retracement saja, namun jika diperkuat oleh MA, yaitu ketika area acuan Fibonacci Retracement beririsan dengan area MA, maka area tersebut akan semakin valid untuk melakukan entry market.

    Sementara itu stochastic dan CCI berfungsi sebagai “trigger” atau “pemicu”, yang memberikan sinyal untuk membuka posisi (buy atau sell). Ketika harga sudah berada di area acuan, maka Anda tinggal menunggu konfirmasi sinyal buy atau sell dari stochastic dan CCI, sesuai dengan bias intraday-nya.

    Fibonacci Retracement juga berfungsi sebagai acuan untuk mempersiapkan antisipasi jika ternyata analisa kita salah. Penembusan support atau resistance kunci berdasarkan Fibonacci Retracement akan mengubah bias intraday dari bullish menjadi bearish atau sebaliknya. Hal tersebut seharusnya dijadikan “warning” jika Anda sudah telanjur membuka posisi buy atau sell.

Agar bisa mengoptimalkan trading forex Anda, sebaiknya carilah strategi yang benar-benar sesuai untuk Anda. Sesuai dengan karakter Anda, sesuai pula dengan kekuatan modal Anda. Jangan mencoba untuk memaksakan diri mempergunakan strategi trading orang lain yang tidak sesuai dengan Anda. Meskipun misalnya strategi tersebut bisa berhasil dengan baik ketika dipergunakan orang tersebut, belum tentu bisa berhasil pada Anda, karena memang belum tentu cocok.

Masih ada pertanyaan? Jangan sungkan untuk menghubungi tim Market Analyst FOREXimf.com melalui Live Chat, setiap Senin sampai Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Hadiri pula Webinar GRATIS yang kami adakan setiap hari Senin dan Kamis pukul 15.30 WIB. Informasi lebih lengkap, silakan klik di sini

ANALISA FOREX MINGGUAN: 9-13 MEI 2016

Data US non-farm payrolls menunjukkan bahwa pertumbuhan tenaga kerja di bulan April hanya sebesar 160.000, lebih rendah daripada perkiraan. Meskipun demikian pertumbuhan upah cukup solid sebesar 2,5% yang ternyata kemudian menjadi fokus pasar. Sementara diperkirakan Federal Reserve (Fed) belum akan menaikkan suku bunga pada pertemuan di bulan Juni mendatang, data pertumbuhan upah tersebut cukup memberikan dukungan terhadap USD setelah di awal pekan lalu melemah.

Sementara itu, dolar Australia terpukul oleh keputusan Reserve Bank of Australia (RBA), dolar Kanada terkoreksi karena sekumpulan data ekonomi yang melemah dan tertekannya harga minyak, dan euro melemah di tengah kembali munculnya masalah di Yunani. Yen Jepang juga sedikit kehilangan momentum penguatan.

Berikut adalah data ekonomi penting pekan ini:

  1. Laporan stabilitas finansial RBNZ: Rabu (11/5), 04.00 WIB, disusul pernyatan oleh Gubernur RBNZ Graeme Wheeler

Wheeler kemungkinan akan menjelaskan faktor-faktor ekonomi yang menjadi pertimbangan keputusan moneter yang dilakukan menjelang akhir April, yang membingungkan para investor. Penguatan dolar New Zealand berlawanan dengan peningkatan yang terjadi di sektor perumahan dan upaya RBNZ dalam melawan rendahnya inflasi. Para analis kesulitan untuk menafsirkan keputusan Wheeler yang memangkas suku bunga di bulan Maret. Setelah RBA memangkas suku bunga, RBNZ mungkin akan mengikuti.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (11/5), 21.30 WIB

Persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik sebesar 2,8 juta barel, jauh lebih tinggi daripada perkiraan. Kenaikan tersebut berhasil menekan harga minyak mentah. Minyak mentah jenis Brent turun lebih dari 5 persen sejak Jumat karena meningkatnya produksi dari OPEC, yang menjadi cerminan bahwa terjadi pelambatan ekonomi di AS dan Asia, serta penguatan USD.

  1. Keputusan Bunga BOE dan laporan inflasi: Kamis (12/5), 18.00 WIB, dilanjutkan pidato gubernur BOE Mark Carney pukul 18.45 WIB

Bank of England (BOE) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan di bulan April dan menargetkan inflasi 2%. Para anggota MPC dengan suara bulan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di 0,5% dan mempertahankan stimulus di £375 miliar.
Para pejabat BOE mencatat adanya resiko dalam rendahnya harga energi dan makanan, namun diperkirakan akan mereda di tahun depan.

Meskipun kenaikan inflasi inti agak tersendat karena rendahnya tingkat inflasi global dan menghambat pertumbuhan domestik, MPC memperkirakan bahwa suku bunga BOE akan naik untuk memastikan target inflasi kembali ke level yang layak.

Meskipun demikian, efek referendum Uni Eropa mungkin akan menghambat perkiraan tersebut. BOE bisa jadi akan mempertimbangkan isu Brexit yang telah menjadi isu global.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (12/5),19.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di Amerika meningkat melebihi perkiraan di pekan lalu dan tercatat di angka yang tertinggi dalam lebih dari setahun. Lebih jauh lagi, sektor energi memperlihatkan peningkatan jumlah PHK karena rendahnya harga minyak dunia. Jumlah klaim pengangguran telah meningkat sebesar 17.000 ke 274.000.

Pekan ini, klaim pengangguran diperkirakan akan naik ke 277.000.

  1. GDP Jerman: Jumat (13/5), 13.00 WIB

Perekonomian Jerman terus tumbuh stabil namun tidak terlalu cepat, yaitu sebesar 0,3% di kuartal terakhir 2015. Ekspansi ekonomi ini terutama disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi dalam negeri.

Sektor ekspor mengalami penurunan du kuartal ke-3 karena rendahnya permintaan dari China, Rusia dan negara-negara berkembang. Sementara itu, permintaan dalam negeri mempertahankan pertumbuhan ekonomi  Jerman di akhir tahun 2015.

Pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 2016 diperkirakan mencapai 0,6%.

  1. US retail sales: Jumat (13/5), 19.30 WIB

Penjualan eceran di AS secara mengejutkan mengalami penurunan di bulan Maret. Penurunan terjadi sebesar 0,3% setelah di bulan sebelumnya juga turun 0,1%. Meskipun demikian, para analis yakin bahwa sektor tenaga kerja akan tetap memperlihatkan kemajuan dan pada akhirnya akan meningkatkan konsumsi dalam jangka panjang.

Sementara itu penjualan inti di luar penjualan mobil mengalami kenaikan 0,2%, di bawah perkiraan yaitu 0,4%.

Retail sales selanjutnya diperkirakan turun 0,3% sementara penjualan inti diperkirakan naik 0,6%.

  1. US PPI: Jumat (13/5), 19.30 WIB

Indeks harga produsen AS turun melebihi perkiraan di bulan Maret, dengan penurunan 0,1%. Rendahnya inflasi berada di balik penurunan tersebut.

Fed merasa cukup percaya diri dengan partumbuhan di sektor tenaga kerja AS namun ada kekhawatiran terkait rendahnya inflasi yang merupakan penghalang bagi Fed untuk menaikkan suku bunga.

PPI selanjutnya diperkirakan naik 0,3%.

  1. US Consumer Sentiment: Jumat (13/5), 21.00 WIB

Sentimen konsumen mengalami penurunan dalam empat bulan berturut-turut hingga April, berad di angka indeks 89.7 dari 91 yang tercatat di bulan Maret, di tengah kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Ada kekhawatiran pelambatan ini akan mempengaruhi upah dan menekan pertumbuhan lapangan pekerjaan.

Indeks sentimen konsumen selanjutnya diperkirakan naik ke 89.9.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.74822-0.75722 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.73365, 0.72328, 0.71458

Resistance: 0.74622, 0.75722, 0.77179

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9-13 MEI 2016

Komentar:

AUD/USD menguji support 0.73365. Sebagai strategi sell, tunggulah hingga support tersebut tembus karena berpotensi akan diikuti pelemahan aussie ke kisaran 0.72328-0.71458. Sebagai alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 0.74822-0.75722. Jika terjadi pull-back ke area tersebut, cari sinyal sell dengan potensi target di kisaran 0.74265-0.73365. Hati-hati jika resistance 0.75722 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.76363-0.77179.

—-

EUR/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.13685-1.14627 (cari sinyalBULLISH)

Support: 1.13685, 1.13014, 1.12159

Resistance: 1.14627, 1.15210, 1.16153

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9-13 MEI 2016

Komentar:

EUR/USD berada di area acuan di kisaran 1.13685-1.14627. Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal bullish untuk membuka posisi buy dengan potensi target hingga kisaran 1.15210-1.16153. Namun hati-hati jika support 1.13685 tembus karena dengan demikian bias mingguan kemungkinan akan berubah menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pelemahaneuro ke kisaran 1.13014-1.12159.

—-

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.45438-1.46296 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.44049, 1.43060, 1.42231

Resistance: 1.45428, 1.46296, 1.47685

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9-13 MEI 2016

Komentar:

Harga bergerak menguji area support 1.44049. Jika support tersebut tembus, Anda bisa membuka posii sell dengan potensi target di kisaran 1.43060-1.42231. Perhatikan stochastic dan CCI H4 telah oversold. Sebagai alernatif cari sinyal jual jika pull-back terjadi ke area 1.45428-1.46296 dengan target di kisaran 1.44907-1.44049. Hati-hati jika resistance 1.46907 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat sterling ke 1.46907-1.47685.

—-

USD/CHF

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 0.97203-0.97959 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.95776, 0.95261, 0.94427

Resistance: 0.97203, 0.97959, 0.98920

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9-13 MEI 2016

Komentar:

Harga bergerak menguji area resistance di kisaran 0.97203-0.97959. Jika sinyal bearish terkonfirmasi di area resistance tersebut, Anda bisa mencoba untuk membuka posisi sell dengan potensi target di kisaran 0.95776. Namun hati-hati jika resistance 0.97959 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga ke 0.98920.

—-

USD/JPY

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 107.960-109.455 (cari sinyal BEARISH)

Support: 105.541, 103.818, 102.374

Resistance: 107.960, 109.455, 111.874

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9-13 MEI 2016

Komentar:

Harga bergerak mendekati area resistance 107.960-109.455. Cari sinyal jual di area resistance tersebut dengan potensi target di kisaran 107.035-105.541. Hati-hati jika resistance 109.455 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga ke 110.519-111.874.

—-

NZD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0. 68997-0.69578 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.68058, 0.67389, 0.66829

Resistance: 0.68997, 0.69578, 0.70517

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9-13 MEI 2016

Komentar:

Harga bergerak menguji area support0.68058. Jika support tersebut tembus, Kiwi kemungkinan akan melanjutkan pelemahan ke kisaran 0.67389-0.66829. Sebagai alernatif cari sinyal jual jika pull-back terjadi ke area 0.68997-0.69578 dengan target di kisaran 0.68638-0.68058. Hati-hati jika resistance 0.69578 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga ke 0.69991-0.70517.

—-

GOLD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1247.74-1256.45 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1274.47, 1256.45, 1227.30

Resistance: 1303.62, 1324.38, 1341.78

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9-13 MEI 2016

Komentar:

Untuk strategi trading emas, perhatikan area support di kisaran 1247.74-1256.45 jika kembali terjadi koreksi ke area tersebut untuk mencari sinyal buy dengan potensi rebound hingga kisaran 1285.61-1303.62. Namun harap berhati-hati jika ternyata support 1256.45 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan harga emas ke kisaran 1243.63-1227.30.

Stress Bisa Berguna Dalam Forex Trading?

Forex trading pada gilirannya akan “memaksa” Anda untuk berhadap-hadapan dengan potensi resiko setiap hari. Karena ketidakpastian yang ada, Anda sering kali harus mengantisipasi kejadian yang sangat bisa jadi akan membuat Anda merasa stress. Secara psikologis, terserang stress merupakan reaksi normal yang terjadi selama trading. Sama normalnya seperti seekor elang yang memangsa seekor kelinci.

Lho, tunggu dulu… bukankah stress itu selalu buruk? Hal baik apa yang bisa dimanfaatkan dari stress?

Stress, dalam kadar tertentu, bisa bermanfaat jika bisa memberikan jalan untuk mengambil keputusan apakah akan “bertahan” atau “menghindar” jika Anda telah menjadi semakin waspada dan siap secara mental untuk menghadapi setiap kemungkinan. Jika diibaratkan, kondisi seperti itu seperti ketika seorang pendekar yang mendapatkan lecutan adrenalin ke otaknya dan kemudian pikirannya akan memberi perintah kepada tubuhnya untuk bereaksi secara spontan atas serangan lawannya. Dalam hal ini, stress justru berfungsi untuk melindungi diri.

Namun jika seorang trader yang tidak memiliki kemampuan untuk bereaksi secara positif terhadap stress, justru hal tersebut akan memperburuk performanya. Alih-alih meningkatkan kewaspadaan dan bereaksi pada sebuah situasi, ia justru akan tenggelam dalam ketakutan dan menjadi gugup atau bahkan diam terpaku. Pada situasi seperti itu ia tidak akan mampu membuat keputusan yang baik karena ia kehilangan kemampuannya untuk tetap tenang dan fokus.

Bayangkan jika ketika Anda sedang menyeberang jalan kemudian tiba-tiba ada sebuah mobil – atau lebih besar lagi: truk – melaju ke arah Anda dengan kecepatan tinggi. Bagaimana kira-kira Anda akan bereaksi?

Normalnya, ketika itu terjadi Anda akan berada dalam tingkat stress yang cukup tinggi. Jika Anda memiliki kemampuan untuk “bereaksi positif” terhadap stress yang muncul saat itu, Anda akan berlari untuk menyelamatkan diri. Jika tidak, Anda hanya akan terpaku di tengah jalan dan entah apa yang akan terjadi selanjutnya.

Pada akhirnya, kemampuan dan kualitas reaksi Andalah yang akan membedakan hasil yang akan Anda terima. Dalam situasi kritis, kemampuan Anda mengatasi stress adalah hal yang menentukan apakah Anda akan selamat atau sekarat.

OK, lalu bagaimana agar hal tersebut bisa diaplikasikan dalam trading?

Langkah pertama adalah menyadari benar bahwa resiko adalah bagian yang tak terpisahkan dengan trading forex. Kerugian yang diderita dari sebuah transaksi, atau bahkan beberapa kali transaksi, bukanlah merupakan akhir dunia. Tentu saja jika Anda melakukan trading dengan manajemen resiko yang benar dan tepat. Sekali Anda menyadari fakta ini, Anda akan bisa fokus pada hal-hal yang mampu Anda lakukan.

Langkah ke dua adalah menyadari bahwa memang ada potensi Anda akan berada dalam tekanan. Anda harus bisa belajar bagaimana caranya bertindak dengan tenang, fokus dan rasional dalam situasi seperti itu. Anda harus berlatih untuk mengenali “potensi bahaya” kemudian menghindari situasi tersebut seperti halnya Anda menyelamatkan diri dari truk yang hampir menabrak Anda.

Menerima kekalahan juga adalah merupakan salah satu cara membangun respon positif. Anda akan bisa bersikap positif jika dan hanya jika anda berlatih sungguh-sungguh untuk itu. Dengan berlatih (Anda bisa mempergunakan akun demo lalu mengevaluasi respon Anda terhadap stress), reaksi negatif dengan sendirinya akan berkurang dan Anda bahkan bisa mempertajam intuisi Anda untuk menghindari “lubang-lubang jebakan” dalam trading, yang bisa muncul karena ketidakpastian pasar.

Cara termudah untuk bisa mencapai tahap “rileks” dalam trading forex tentu saja adalah dengan memiliki modal yang kuat, yang didukung oleh trading plan yang matang.

Jika Anda bisa berlatih dengan benar di akun demo, maka ketika dihadapkan pada situasi real Anda tidak lagi akan gugup, lalu terpaku, yang bisa menyebabkan kehancuran modal Anda.

Selamat berlatih mengendalikan stress. 

Analisa Forex Mingguan : 2 – 6 Mei 2016

USD sedikit tertekan sementara yen memperlihatkan performa terbaik pada penutupan April. Pidato Draghi, keputusan suku bunga Australia dan US Non-farm Payrolls menanti di pekan ini.

Federal Reserve sendiri memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga meskipun pernyataan yang dikeluarkan terdengar lebih optimis daripada sebelumnya, kendati sepertinya belum akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni mendatang. Hal tersebut membebani USD sementara data GDP juga tidak terlalu memuaskan.

Yen menguat tajam setelah Bank of Japan mengumumkan pelonggaran baru. Euro juga mengalami rally sementara harga minyak dunia turut memberi tenaga bagi dolar Kanada.

1. Pidato Mario Draghi: Senin (2/5), 21.00 WIB
Presiden ECB, Mario Draghi, dijadwalkan memberikan pidato di Frankfurt. Ia kemungkinan akan membicarakan kritik dari Jerman mengenai rendahnya suku bunga ECB yang dianggap memeras para penabung. Draghi mempertahankan kebijakan tersebut dan mengatakan bahwa strategi tersebut terbukti efektif. Draghi juga meminta para pemerintah yang tergabung di kawasan euro untuk membantu menopang perekonomian yang melambat melalui reirmasi ekonomi. Pasar diperkirkan akan volatile merespon pernyataan Draghi.

2. US ISM Manufacturing PMI: Senin (2/5), 21.00 WIB
Sektor manufaktur menguat di bulan Maret, di tengah kenaikan pemesanan yang cukup tajam. Indeks ISM naik dari 49.5 ke 51.8. Ini merupakan kali pertama terjadi ekspansi aktivitas manufaktur sejak Agustus 2015. Indeks selanjutnya diperkirakan sedikit turun menjadi 51.6.

3. Chinese Caixin Manufacturing PMI: Selasa (3/5), 08.45 WIB
Sektor manufaktur China berada di area kontraksi menurut data independen. Kabar baiknya adalah situasi mulai menunjukkan perbaikan. Diperkirakan akan ada sedikit kenaikan menjadi 49.8 dari 49.7. Data ini memiliki efek yang signifikan terutama bagi dolar Australia. Mengingat China merupakan negara dengan ekonomi terbesar ke dua di dunia, bisa jadi mata uang lain juga akan terpengaruh.

4. Keputusan suku bunga Australia: Selasa (3/5), 11.30 WIB
Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga di level terendahnya yaitu 2%. Hal ini sudah berlangsung dalam 10 kali pertemuan bank sentral tersebut berturut-turut. Gubernur RBA, Glenn Stevens, menyatakan bahwa rendahnya inflasi bisa jadi akan kembali memicu pemangkasan suku bunga demi memicu aktivitas ekonomi.
RBA sepertinya tidak terlalu mengkhawatirkan perekonomian global karena perekonomian dalam negeri mereka terus memperlihatkan stabilitas menyusul booming investasi yang terjadi di sektor pertambangan. Pada pertemuan kali ini RBA diperkirakan tetap akan mempertahankan suku bunganya.

5. Data tenaga kerja New Zealand: Rabu (4/5), 05.45 WIB
Sektor tenaga kerja New Zealand mengalami pemulihan di kuartal terakhir 2015 seiring turunnya tingkat pengangguran menjadi 5,3% dari 6% yang tercatat di kuartal sebelumnya. Meskipun demikian, penurunan tersebut diikuti oleh berkurangnya partisipasi pasar tenaga kerja sebesar 0,2%. Jumlah tenaga kerja di New Zealand meningkat sebesar 0.9% menjadi 2,369 juta sepanjang kuartal terakhir 2015. Jumlah lapangan pekerjaan diperkirakan naik 0,6% di kuartal pertama 2016 sementara tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 5,5%.

6. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (4/5), 19.15 WIB
Sektor swasta AS menambah 200.000 lapangan pekerjaan di bulan Maret, melebihi perkiraan yang hanya sebesar 195.000. Data tenaga kerja swasta di bulan Februari direvisi menjadi turun 205.000 dari data yang dilaporkan sebelumnya, yaitu penambahan sebesar 214.000. Laporan ADP dirilis menjelang data resmi yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS, yang memasukkan sektor swasta dan pemerintah. Data ADP di bulan April diperkirakan ada penambahan 205.000 lapangan pekerjaan baru.

7. US ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu (4/5), 21.00 WIB
Data di bulan Maret memperlihatkan kenaikan menjadi 54.5, sementara di bulan sebelumnya hanya tercatat di angkat 53.4. Angka tersebut memperlihatkan bahwa sektor non-manufaktur mengalami ekspansi dalam 74 bulan terakhir. Meskipun demikian, data tersebut mengalami penurunan sejak Juli 2015, yang tercatat di angka 60.3. Laporan ini memperlihatkan bahwa kondisi bisnis pada mayoritas positif dan perekonomian stabil serta akan tumbuh perlahan namun stabil. Di bulan April diperkirakan akan naik ke 54.9.

8. US Crude Oil Inventories: Rabu (4/5), 21.30 WIB
Persediaan minyak mentah AS naik sebesar 2 juta barrel pekan lalu, mencapai puncak tertinggi yaitu 540,6 juta barrel. Harga minyak mentah naik sekitar 3%, menyentuh level tertinggi 2016 seiring pelemahan USD setelah Federal Reserve mengumumkan bahwa mereka mempertahankan suku bunga. Para ekonom meyakini bahwa kenaikan persediaan minyak mentah AS dipicu oleh pelemahan USD.

9. US Unemployment Claims: Kamis (5/5), 19.30 WIB
Jumlah warga negara Amerika yang mengisi klaim tunjangan pengangguran di pekan lalu meningkat sebesar 257.000 namun tetap berada di kisaran rendah, konsisten dengan peningkatan di sektor lapangan pekerjaan. Jumlah klaim tersebut bertambah sebesar 9.000 dibandingkan dengan pekan sebelumnya, sejalan dengan perkiraan pasar. Sektor lapangan pekerjaan terus memperlihatkan perbaikan meskipun ada kekhawatiran pelambatan ekonomi Amerika Serikat di awal tahun 2016. Angka klaim baru pekan ini diperkirakan mencapai 261.000.

10. Data tenaga kerja Kanada: Jumat (6/5), 19.30 WIB
Lapangan pekerjaan di Kanada bertambah sebesar 40.600 di bulan Maret, membuat tingkat pengangguran turun menjadi 7,1% dari sebelumnya 7,3%. Penambahan ini meripakan peningkatan bulanan terbesar sejak Oktober 2015. Laporan tersebut juga memperlihatkan bahwa ada pertumbuhan jumlah wirausaha di seluruh Kanada bulan lalu sebesar 22.000, sementara jumlah pegawai bertambah sebesar 62.600. Data selanjutnya diperkirakan lapangan pekerjaan hanya akan bertambah sebanyak 200 sementara tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 7,2%.

11. US Non-Farm Payrolls: Jumat (6/5), 19.30 WIB
Data tenaga kerja AS memperlihatkan ekspansi di bulan Maret diiringi oleh kenaikan upah, menjadi indikasi bahwa perekonomian AS masih membaik. Hal ini menjadi sinyalemen bahwa Fed akan segera memulai rencana kenaikan suku bunga secaara bertahap. Meskipun demikian tingkat pengangguran naik menjadi 5%, merangkak dari level terendah delapan tahun di 4,9% yang tercatat di bulan Februari. Banyak rakyat AS kembali mendapatkan pekerjaan, yang merupakan sinyal positif dari sektor lapangan pekerjaan. Angka Non-farm Payrolls April diperkirakan akan mencapai 206.000, sementara tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di 5%.

—-
Analisa Teknikal

EURUSD
Preferensi: BULLISH
Area Acuan: 1.13176 – 1.13797 (cari sinyal BULLISH)
Support: 1.12170, 1.13176, 1.13797
Resistance: 1.14803, 1.15424, 1.15809

Analisa EURUSD Mingguan Foreximf 2016-05-02

Komentar:
EURUSD bias Bullish MA 20 memotong MA 50 dari bawah, meski Stochastic dan CCI di area overbought berpotensi EURUSD akan terkoreksi terlebih dahulu. Perhatikan support di area 1.13176 – 1.13797 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi EURUSD kembali rebound hingga kisaran 1.14182 – 1.14803. Dan jika resistance 1.14803 tembus berpotensi melanjutkan bullishnya dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.15424 – 1.15809. Hati hati jika support dikisaran 1.13176 tertembus karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bearish dan menekan EURUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.12170 – 1.12791

———-
GBPUSD
Preferensi: BULLISH
Area Acuan: 1.44743 – 1.45827 (cari sinyal BULLISH)
Support: 1.43860, 1.44843, 1.45827
Resistance: 1.46706, 1.47585, 1.48568

Analisa GBPUSD Mingguan Foreximf 2016-05-02

Komentar :
GBPUSD cenderung sideways meski tekanan Bullish masih membayangi. Stochastic dan CCI memberikan peluang GBPUSD untuk turun. Perhatikan support di area 1.44843 – 1.45827 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi GBPUSD kembali rebound hingga kisaran 1.46706. Hati hati jika support dikisaran 1.44843 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan GBPUSD lebih lanjut hingga kisaran 1.43860 – 1.44404.
——
USDCHF
Preferensi: BEARISH
Area Acuan: 0.96539 – 0.97082 (cari sinyal BEARISH)
Support: 0.94514, 0.95120, 0.95662
Resistance: 0.96539, 0.97082, 0.97959

Analisa USDCHF Mingguan Foreximf 2016-05-02

Komentar :
USDCHF masih dalam tekanan bearish meski dari Stochastic Oscilator dan CCI di area over sold memberikan peluang koreksi. Perhatikan resistance di area 0.96539 – 0.97082 untuk mencari peluang Sell dengan potensi harga kembali turun hingga kisaran 0.95662 – 0.96204. Waspadai jika resistance dikisaran 0.97082 pecah karena berpotensi mengangkat USDCHF hingga kisaran 0.97417 – 0.97959.
—-
USDJPY
Preferensi: BEARISH
Area Acuan: 107.497 – 108.334 (cari sinyal BEARISH)
Support: 103.281, 104.794, 106.146
Resistance: 107.497, 108.334, 109.686

Analisa USDJPY Mingguan Foreximf 2016-05-02

Komentar :
USDJPY masih dalam tekanan bearish meski Stochastic Oscilator dan CCI di area over sold memberikan peluang koreksi. Perhatikan resistance di area 107.497 – 108.334 untuk mencari peluang Sell dengan target hingga kisaran 106.146. Waspadai jika resistance dikisaran 108.334 pecah karena berpotensi mengangkat USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 109.686. Sebagai alternatif perhatikan jika support dikisaran 106.146 tertembus karena berpotensi menekan USDJPY lebih lanjut hingga kisaran 104.794
——
AUDUSD
Preferensi: BEARISH
Area Acuan: 0.76300 – 0.76811 (cari sinyal BEARISH)
Support: 0.74386, 0.74959, 0.75471
Resistance: 0.76300, 0.76811, 0.77640

Analisa AUDUSD Mingguan Foreximf 2016-05-02

Komentar :
AUDUSD dalam tekanan bearish terlihat dari trendline pada grafik H4. Dari stcohastic oscilator dan CCI memberikan AUDUSD rebound. Perhatikan resistance di area 0.76300 – 0.76811 untuk mencari konfirmasi sinyal Sell dengan potensi harga kembali turun dengan target pertama menguji support dikisaran 0.75471. Namun waspadai apabila resistance dikisaran 0.76811 atau trendline tertembus karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi bullish dan mengangkat AUDUSD hingga kisaran 0.77128 – 0.77640
——-
NZDUSD
Preferensi: BULLISH
Area Acuan: 0.68867 – 0.69370 (cari sinyal BULLISH)
Support: 0.68051, 0.68867, 0.69370
Resistance: 0.70186, 0.70690, 0.71254

Analisa NZDUSD Mingguan Foreximf 2016-05-02

Komentar:
NZDUSD dalam bias Bullish meski dari Stochastic dan CCI di area over bought memberikan peluang NZDUSD terkoreksi. Perhatikan support di area 0.68867 – 0.69370 untuk mencari konfirmasi sinyal Beli dengan potensi NZDUSD kembali rebound hingga kisaran 0.69682 – 0.70186. Hati hati jika support dikisaran 0.68867 berhasil tertembus karena berpotensi mengubah bias minggu ini menjadi Bearish dan menekan NZDUSD lebih lanjut hingga kisaran 0.68051 – 0.68555.
——–
GOLD
Preferensi: BULLISH
Area Acuan: 1260.10 – 1274.05 (cari sinyal BULLISH)
Support: 1237.55, 1260.10, 1274.05
Resistance: 1296.60, 1310.50, 1326.10

Analisa XAUUSD Mingguan Foreximf 2016-05-02

Komentar :
Emas mengalami rally dan saat ini menguji level psikologis di 1300.00, namun dari stochastic dan CCI di area over bought memberikan peluang emas terkoreksi. Jika resistance 1296.60 tidak tertembus maka emas berpotensi terkoreksi hingga kisaran 1260.10 – 1274.05. Hati hati jika resistance dikisaran 1296.60 pecah karena berpotensi mengangkat emas lebih lanjut hingga kisaran 1310.50 – 1326.10

—-