ANALISA FOREX MINGGUAN: 28 MARET-1 APRIL 2016

Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan estimasi GDP untuk kuartal ke-4 2015. Angka yang dirilis lebih baik daripada evaluasi sebelumnya, yaitu kenaikan 1,4%. Revisi perkiraan tersebut memperlihatkan bahwa tingkat belanja konsumen memainkan peranan penting dalam meredam efek negatif dari naiknya inventori bisnis seiring kerugian yang diderita oleh perusahaan jasa perminyakan diikuti oleh naiknya harga minyak dunia. Tingkat belanja konsumen, yang porsinya adalah dua per tiga dari aktivitas perekonomian AS, naik 2,4% dibanding dengan data bulan Februari yang hanya 2%.

Berikut ini adalah data ekonomi penting di pekan ini:

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (29/3), 21.00 WIB

Tingkat keyakinan konsumen turun ke angka terendah tujuh bulan ke 92.2 di bulan Februari, turun dari angka indeks 98.1 yang tercatat di bulan Januari. Penurunan tersebut karena negatifnya proyeksi kondisi bisnis dan keuangan personal. Meskipun demikian secara umum terlihat ada ekspansi ekonomi meskipun perlahan.

Sentimen konsumen bulan Maret diperkirakan membaik ke indeks 93.9.

  1. Pidato Janet Yellen: Selasa (29/3), 23.30 WIB

Ketua Federal Reserve (Fed), Janet Yellen, dijadwalkan akan berpidato di New York. Dalam pidatonya berjudul “Outlook Ekonomi dan Kebijakan Moneter”, ia kemungkinan akan mengacu pada keputusan Fed untuk mengurangi jumlah kenaikan suku bunga di tahun 2016 di tengah rendahnya pertumbuhan dan prediksi inflasi. Pidatonya tersebut diharapkan bisa mengurangi kebingungan pasar.

  1. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (30/3), 19.15 WIB

ADP National Employment Report memperlihatkan pertambhana lapangan pekerjaan sebesar 214.000 di bulan Februari, melebihi perkiraan ekonom yaitu 185.000. Para ekonom meyakini bahwa jika sektor lapangan pekerjaan terus membaik, jumlah pekerja akan mencukupi perekonomian AS di pertengahan tahun 2016. Laporan ADP diperkirakan akan mencatat penambahan sebesar 194.000 lapangan pekerjaan di bulan Maret.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (30/3), 21.30 WIB

Harga minyak mentah tergelincir setelah U.S. Energy Information Administration mengumumkan bahwa persediaan minyak mentah AS untuk tujuan komersil  naik 9,4 juta barrel pekan lalu, mencapai 532,5 juta barrel. Angka ini merupakan angka tertinggi di tahun ini.

  1. Pidato Mark Carney: Kamis (31/3), 15.00 WIB

Gubernur Bank of England (BOE), Mark Carney, dijadwalkan akan berpidato tentang stabilitas finansial di Tokyo. Ada kemungkinan ia akan membicarakan skenario keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dan efek yang mungkin terjadi jika skenario itu terjadi. Pernyataan Carney kemungkinan akan berdampak pada pergerakan poundsterling dan euro.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (31/3), 19.30 WIB

Jumlah warga negara AS yang mengklaim tunjangan pengangguran mengalami kenaikan pekan lalu, yaitu naik sebesar 6.000 orang menjadi 265.000. Secara umum, sektor tenaga kerja masih memperlihatkan penguatan meskipun ada sedikit volatilitas.

Angka klaim pekan ini diperkirakan naik tipis menjadi 269.000.

  1. US Non-Farm Payrolls: Jumat (1/4), 19.30 WIB

Di bulan Februari, pertumbuhan lapangan pekerjaan di AS melebihi perkiraan dengan mencatat penambahan sebesar 242.000, sementara perkiraan pasar hanya sebesar 195.000. Sebelumnya untuk bulan Januari tercatat penambahan  sebesar 172.000. Sementara itu tingkat pengangguran masih berada di 4,9%.

Di bulan Maret, penambahan lapangan pekerjaan diperkirakan sebesar 208.000.

  1. US ISM Manufacturing PMI: Jumat (1/4), 21.00 WIB

Sektor manufaktur AS masih mengalami sedikit kontraksi di bulan Februari.  Indeks aktivitas pabirkan nasional naik menjadi 49.5 dari 48.2 yang tercatat di bulan sebelumnya.

US ISM Manufacturing PMI bulan Maret diperkirakan akan naik ke atas ambang bawah menjadi 50.8.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.74074-0.74136 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.74074, 0.74136, 0.73414

Resistance: 0.75777, 0.76164, 0.76791

AUDUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 28 MARET - 1 APRIL 2016

Komentar:

AUD/USD terkoreksi mendekati area acuan di kisaran 0.74074-0.74136. Stochastic di chart H4 memperlihatkan indikasi bullish. Ada kemungkinan rebound akan terjadi ke area 0.75777-0.76164. Perhatikan MA 20 memotong ke bawah MA 50 Hati-hati jika support 0.74136 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bearish dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 0.73414-0.73122.

—-

EUR/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.11655-1.12326 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.11655, 1.11177, 1.10568

Resistance: 1.12326, 1.12742, 1.13413

EURUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 28 MARET - 1 APRIL 2016

Komentar:

EUR/USD bergerak di area acuan di kisaran 1.11655-1.12326. CCI oversold di chart H4 namun stochastic flat. Perhatikan area acuan tersebut untuk mencari sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1.12742-1.13413. Namun hati-hati jika support 1.11655tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pelemahan euro ke kisaran 1.11177-1.10568.

—-

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.42281-1.43370 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.40159, 1.39264, 1.38212

Resistance: 1.42281, 1.43370, 1.45132

GBPUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 28 MARET - 1 APRIL 2016

Komentar:

GBP/USD bergerak di bawah tekanan. Support kunci mingguan ada di 1.40519. Jika support tersebut tembus, sterling kemungkinan akan turun ke kisaran 1.39264-1.38212. Sebagai alternatif, tunggu konfirmasi sinyal bearish di area acuan di kisaran 1.42281-1.43370 dengan target 1.41506-1.40519. Hati-hati jika resistance1.43370 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat sterling ke 1.44043-1.45132.

—-

USD/CHF

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.97500-0.98119 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.97500, 0.97116, 0.96496

Resistance: 0.98119, 0.98561, 0.99123

USDCHF ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 28 MARET - 1 APRIL 2016

Komentar:

US/CHF bergerak di area acuan di kisaran 0.97500-0.98119. CCI overbought di chart H4. Perhatikan area acuan tersebut untuk mencari sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.97116-0.96496. Namun hati-hati jika resistance 0.98119 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bullish dan kemungkinan diikuti oleh pergerakan bullish ke kisaran 0.98561-0.99123.

—-

USD/JPY

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 113.627-114.435 (cari sinyal BEARISH)

Support: 112.101, 111.549, 110.658

Resistance: 113.627, 113.435, 115.462

USDJPY ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 28 MARET - 1 APRIL 2016

Komentar:

USD/JPY menguji area acuan di kisaran 113.627-114.435. Stochastic dan CCI di chart H4 memperlihatkan indikasi overbought. Ada kemungkinan harga akan kembali turun ke area 112.101-110.658. Perhatikan MA 20 memotong ke atas MA 50. Hati-hati jika resistance 114.435 tembus karena berpotensi mengubah bias mingguan menjadi bullish dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 115.462-115.878.

—-

NZD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan:0.66874-0.67578 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.66874, 0.66373, 0.65637

Resistance: 0.67578, 0.68014, 0.68718

NZDUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 28 MARET - 1 APRIL 2016

Komentar:

NZD/USD terkoreksi ke area acuan di kisaran 0.66874-0.67578sementara stochastic dan CCI oversold di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal beli di area acuan tersebut dengan target mingguan di kisaran 0.68014-0.68718. Hati-hati jika support 0.66874 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan NZD/USDturun ke kisaran 0.66373-0.65734.

—-

GOLD

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 1255.91-1238.90 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1238.90, 1226.80, 1211.38

Resistance: 1255.91, 1266.43, 1283.43

GOLD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 28 MARET - 1 APRIL 2016

Komentar:

Emas tertekan hingga ke are support di 1208.04. Jika support tersebut tembus, harga emas berpotensi terus melemah hingga kisaran 1190.96-1176.65. Stochsatic dan CCIoversold di chart H4. Sebagai alternatif, cari konfirmasi sinyal bullish jika terjadi pull-back ke area acuan di kisaran 1232.02-1246.84 dengan potensi target ke 1222.86-1208.04. Hati-hati jika resistance 1246.84 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat harga emas ke kisaran 1257.39-1270.82.

ANALISA FOREX MINGGUAN: 21-25 MARET 2016

Federal Open Market Committee (FOMC),yang merupakan badan pengambil kebijakan bagi Federal Reserve (Fed), memutuskan untuk membiarkan suku bunga mereka tetap berada di kisaran 0,25-0,5%, sejalan dengan perkiraan pasar. Fed mengumumkan rencana menaikkan suku bunga hanya dua kali di tahun ini dan menurunkan proyeksi ekonomi. Meskipun demikian, ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa lebih baik menaikkan suku bunga dengan cepat jika perekonomian AS tumbuh, daripada menunggu dan memangkas suku bunga jika perekonomian mulai goyah. Yellen juga menekankan bahwa Fed tidak mempertimbangkan untuk menerapkan suku bunga negatif dan kondisi finansial telah stabil setelah permulaan yang lambat di awal tahun 2016.

Berikut adalah data ekonomi yang perlu diperhatikan pekan ini:

  1. German Ifo Business Climate: Selasa (22/3), 16.00 WIB

Indeks sentimen industri Jerman turun di bulan Februari menjadi 105.7 dari 107.3 yang tercatat di bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi proyeksi pelambatan yang terjadi di ekonomi negara berkembang terhadap ekonomi Jerman. Mayoritas responded merasa pesimis tentang outlook bisnis di masa mendatang terutama sektor manufaktur.

Indeks sentimen bisnis Jerman diperkirakan naik menjadi 106.1 kali ini.

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (22/3),16.30 WIB

Inflasi Januari melambung ke level tertinggi dalam setahun terakhir di tengah naiknya harga minuma beralkohol dan pakaian. CPI naik 0,3% dari 0,2% yang tercatat di bulan Desember, sejalan dengan perkiraan pasar. Meskipun demikian, Bank of England memperkirakan inflasi akan tetap berada di bawah target 2%. Rendahnya harga minyak turut menekan inflasi, sehingga bank sentral Inggris tidak terburu-buru dalam menaikkan suku bunga. BOE memperkirakan inflasi berada di 0,5% di musim panas tahun ini, meskipun demikian beberapa ekonom memperkirakan tingkat inflasi yang lebih rendah di tahun ini.

Para analis memperkirakan CPI akan naik 0,4% di bulan Februari.

  1. Eurozone German ZEW Economic Sentiment: Selasa (22/3), 17.00 WIB

Sentimen investor Jerman turun di bulan Februari, menyentuh level terendah sejak Oktober 2014,di tengah pelambatan global dan ketidakpastian arah pergerakan harga minyak dunia.

Sentimen investor Jerman diperkirakan mencapai 6.3 di bulan Maret.

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (23/3), 21.30 WIB

Persediaan minyak mentah AS naik pekan lalu ke level tertinggi dalam lima pekan berturut-turt seiring penurunan persediaan bensin di tengah tingginya permintaan. Permintaan bensin dalam empat pekan ke belakang naik 6,4% dibandingkan tahun lalu di 9,4 juta barrel per hari.

  1. US Durable Goods Orders: Kamis (24/3), 19.30 WIB

Permintaan untuk barang tahan lama melonjak menjadi  4,9% di bulan Januari, mencatatkan penguatan terbesar dalam 10 bulan terakhir meskipun indeks sentimen bisnis melemah. Ekonom berpendapat bahwa kenaikan ini bukanlah kejadian sesaat melainkan tren yang berkelanjutan.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (24/3), 19.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS naik sebesar 7.000 menjadi 265.000 di pekan lalu. Angka ini merupakan yang ke-54 kalinya jumlah klaim pengangguran di bawah 300.000, mencerminkan penguatan di sektor lapangan pekerjaan.

  1. US GDP: Jumat (25/3), 19.30 WIB

Pertumbuhan ekonomi AS bergerak lambat daripada yang telah diperkirakan di kuartal III tahun 2015, dengan kenaikan 2,0%. Fed tidak mengharapkan perbaikan yang  terlalu besar di tahun 2016, dengan hanya memperirakan pertumbuhan 2,1-2,4%. Fed memperkirakan perekonomian akan tumbuh dengan kuatnya sektor lapangan pekerjaan dan meningkatnya pertumbuhan upah.

—-

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.75777-0.75150 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.75777, 0.75150, 0.74136

Resistance: 0.76164, 0.76791, 0.77513

AUDUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 21-25 MARET 2016

Komentar:

AUD/USD terkoreksi mendekati area acuan di kisaran 0.75777-0.75150. MA 20 dan MA 50 masih bergerak naik di chart 4 jam sementara stochastic dan CCI oversold. Perhatikan area acuan tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound kembali ke kisaran 0.76164-0.76791. Sebaliknya bias mingguan akan berubah menjadi bearish jika support 0.75150 tembus dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 0.74704-0.74136.

—-

EUR/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.12326-1.11655 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.12326, 1.11655, 1.10568

Resistance: 1.13413, 1.14187, 1.14836

EURUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 21-25 MARET 2016

Komentar:

MA 20 dan MA 50 masih mengarah ke atas di chart 4 jam dan harga bergerak di atas kedua MA. Stochastic memperlihatkan sinyal bullish. Perhatikan area acuan di kisaran 1.12326-1.11655 untuk mencari sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1.12742-1.13413. Namun hati-hati jika support 1.11655tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi bearish dan kemungkinan diikuti oleh pelemahan euro ke kisaran 1.11177-1.10568.

—-

GBP/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.43370-1.42281 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.43770, 1.42281, 1.40519

Resistance: 1.45132, 1.46387, 1.47438

GBPUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 21-25 MARET 2016

Komentar:

GBP/USD menguji area resistance di kisaran 1.45132 – jika tembus, harga berpotensi lanjut ke kisaran 1.46387-1.47438. Stochastic dan CCI memperlihatkan sinyal bearish di chart H4. Sebagai alternatig, tunggu konfirmasi sinyal bullish di area acuan di kisaran 1.43370-1.42281 dengan target 1.44043-1.45132. Hati-hati jika support 1.42281 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan sterling ke 1.41506-1.40519.

—-

USD/CHF

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.97500-0.98119 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.96496, 0.95781, 0.95183

Resistance: 0.97500, 0.98119, 0.99123

USDCHF ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 21-25 MARET 2016

Komentar:

USD/CHF berada di bawah tekanan, menguji support 0.96496; jika tembus, harga kemungkinan akan lanjut ke kisaran 0.95781-0.95183. MA 20 dan MA 50 dan mengarah ke bawah di chart H4. Sebagai alternatif, cari konfirmasi sinyal jual di area acuan di kisaran 0.97500-0.98119 dengan potensi target di kisaran 0.97116-0.96496. Sebaliknya bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistance 0.98119 tembus dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 0.98561-0.99123.

—-

USD/JPY

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 112.101-122.992 (cari sinyal BEARISH)

Support: 110.658, 109.631, 108.769

Resistance: 112.101, 112.992, 114.435

USDJPY ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 21-25 MARET 2016

Komentar:

USD/JPY bergerak di bawah tekanan. Perhatikan area support 110.658, jika tembus kemungkinan harga akan turun ke kisaran 109.631-108.769. Sebagai altnernatif, perhatikan juga area acuan 112.101-112.992. Tunggu konfirmasi sinyal jual di area acuan tersebut dengan target mingguan di kisaran 111.549-110.658. Hati-hati jika resistance 112.992 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mendorong USD/JPY naik ke kisaran 113.627-114.435.

—-

NZD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan:0.67578-0.66874 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.67578, 0.66874, 0.65637

Resistance: 0.68014, 0.68718, 0.69530

NZDUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 21-25 MARET 2016

Komentar:

NZD/USD terkoreksi mendekatiarea acuan di kisaran 0.67578-0.66874 sementara stochastic dan CCI oversold di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal beli di area auan tersebut dengan target mingguan di kisaran 0.68014-0.68718. Hati-hati jika support 0.66874 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan NZD/USDturun ke kisaran 0.66373-0.65734.

—-

GOLD

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 1255.91-1238.90 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1238.90, 1226.80, 1211.38

Resistance: 1255.91, 1266.43, 1283.43

GOLD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 21-25 MARET 2016

Komentar:

Harga bergerak area acuan di kisaran 1255.91-1238.90. CCIoversold di chart H4. Cari konfirmasi sinyal bullish di area acuan tersebut dengan potensi rebound ke 1266.43-1283.43. Hati-hati jika support 1238.90 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan emas hingga kisaran 1226.80-1211.38.

Ke Mana Harga Minyak Mentah Setelah Ini?

Saat artikel ini ditulis, harga minyak mentah light sweet diperdagangkan di kisaran $39/barrel, setelah sempat terkoreksi ke area $36/barrel dua hari yang lalu.

Ketika harga minyak masih berada di kisaran $30.70/barrel, kami mempublikasikan sebuah artikel yang berjudul “Mungkinkah Minyak Dunia Jatuh ke Harga $20/Barrel?” pada tanggal 13 Januari 2016. Pada intinya, di artikel tersebut kami memaparkan bahwa ada kemungkinan harga minyak akan mengalami rebound karena rata-rata ongkos produksi minyak mentah dunia saat itu berada di kisaran $27/barrel. Selain itu, disajikan juga analisa teknikal yang menyebutkan bahwa support teknikal jangka panjang berada di kisaran $33.20/barrel (harga terendah tahun 2009) hingga $16.79/barrel (harga terendah tahun 2001).

Bicara analisa teknikal, area support merupakan area yang baik untuk mencari sinyal beli, karena dalam analisa teknikal area support berarti area yang diperkirakan mampu menahan laju penurunan harga dan kemungkinan besar akan diikuti oleh rebound naik.

Dalam analisa teknikal di artikel tersebut, kami mengemukakan pendapat bahwa potensi rebound harga minyak dunia di tahun 2016 ini adalah hingga kisaran $38-40 per barrel. Jika pun ternyata harga minyak mampu tembus ke atas $40/barrel, maka target penguatan selanjutnya adalah kisaran $50-60/barrel.

Kira-kira sebulan kemudian, masih terkait pergerakan harga minyak mentah kami mempublikasikan artikel lagi berjudul “Liputan Khusus: Harga Minyak Dunia Berpeluang Naik Di Tahun 2016?” pada tanggal 16 Februari 2016. Dalam artikel tersebut kami menjelaskan bahwa ada potensi rebound harga minyak mentah berdasarkan data fundamental yang berhasil kami kumpulkan, termasuk mengutip pernyataan dari beberapa pembesar perusahaan minyak terkemuka dunia seperti Robert Warren “Bob” Dudley (bos BP) dan Patrick Pouyanné (CEO Total).

Meskipun persediaan minyak dunia saat itu masih mengalami oversupply, pada kenyataannya para spekulan secara eksplisit memperlihatkan bahwa mereka bersiap untuk menghadapi rebound harga minyak, terlihat dari banyaknya posisi long (beli) untuk kontrak minyak WTI.

Selanjutnya pada tanggal 23 Februari 2016 kami kembali meng-update analisa teknikal untuk pergerakan harga minyak mentah dalam artikel berjudul “Ketahui Hal-Hal Tentang Minyak Mentah Ini Sebelum Trading”. Secara teknikal, saat itu kami menyampaikan bahwa kendati harga minyak saat itu masih berada dalam downtrend, untuk jangka menengah harga minyak mentah berpotensi menguat ke kisaran $38.35/barrel jika mampu tembus ke atas $34.80/barrel.

Bagaimana sekarang?

Saat ini (17/3/2016), harga minyak mentah light sweet bergerak di kisaran $39/barrel, sejalan dengan perkiraan yang disampaikan sekitar dua bulan sebelumnya. Tentu saja ini adalah kabar gembira bagi Anda yang sempat membuka posisi beli di kontrak minyak mentah ketika harga masih bergerak di kisaran $30/barrel.

Pertanyaan selanjutnya adalah: bagaimana proyeksi harga minyak mentah selanjutnya? Apakah akan mencapai target di $40/barrel?

Ada alasan mengapa kami menyebutkan angka $38-40/barrel sebagai target penguatan harga minyak di tahun 2016. Secara teknikal, angka tersebut muncul karena memang itu adalah area resistance jangka menengah, sehingga wajar kami menargetkan area tersebut sebagai target penguatan harga minyak.

Ketika harga minyak sudah berada di $39/barrel, maka secara teknikal kita bisa beranggapan bahwa target telah tercapai karena angka 39 berada tepat di tengah antara 38 dan 40. Secara teknikal, untuk saat ini kurang tepat jika Anda ngotot ingin mengejar ketertinggalan dengan turut membuka posisi beli di harga sekarang. Ini karena menurut analisa teknikal area resistance merupakan area yang diperkirakan mampu menahan laju penguatan harga dan ada kemungkinan harga akan turun dari situ.

Secara teknikal, ada kemungkinan harga minyak terkoreksi ke area support jangka menengah di kisaran $34.26-31.12/barrel.

OIL DAILY 17 mar 2016

Untuk outlook jangka menengah, harga minyak mentah dunia baru akan berpeluang melanjutkan penguatan jika berhasil tembus ke atas $40/barrel. Kemungkinan sasaran pergerakan harga selanjutnya adalah kisaran $50-60/barrel.

Lalu apa yang bisa dilakukan saat ini?

Bagi Anda yang telah memiliki posisi buy di harga yang lebih rendah, ada setidaknya dua pilihan yang bisa Anda lakukan:

–          Tahan posisi beli tersebut hingga harga mencapai $40/barrel.

–          Tutup posisi beli tersebut (profit taking) dan tunggu lagi peluang beli jika terjadi koreksi.

Setiap pilihan tentu memiliki resiko. Jika Anda memilih opsi pertama, ada kemungkinan harga justru akan turun. Sementara jika ternyata harga melanjutkan penguatan, maka Anda akan kehilangan kesempatan untuk membukukan keuntungan lebih besar jika Anda memilih opsi ke-2.

Akan tetapi, memang secara teknikal posisi beli sebaiknya ditutup (profit taking) ketika harga sudah bergerak di area resistance. Namun semua itu tergantung pilihan Anda dan tentunya Anda harus siap dengan setiap kemungkinan yang bisa terjadi.

Jika Anda belum membuka posisi beli dan ingin membuka posisi beli, sebaiknya tunggu konfirmasi sinyal bullish ketika harga minyak terkoreksi ke area support, atau tunggu konfirmasi breakout seperti yang disampaikan di atas.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui strategi lebih detail untuk memanfaatkan pergerakan harga minyak mentah dunia, jangan sungkan untuk menghubungi kami melalui Live Chat. Bagi Anda yang sudah terdaftar sebagai nasabah aktif FOREXimf.com dan telah memenuhi persyaratan tertentu, silakan berkonsultasi dengan tim Market Analyst kami melalui aplikasi WhatsApp.

Tunggu terus update dari kami.

Selamat trading.

ANALISA FOREX MINGGUAN: 14-18 MARET 2016

Pengumuman kebijakan European Central Bank (ECB) yang masif tidak mampu menekan euro, sementara USD melemah pekan lalu. ECB telah melakukan semua cara untuk menghindari perangkap deflasi pada pertemuan kebijakan bulanannya. ECB telah memangkas suku bunga deposite sebesar 10 basis poin ke level terendah dalam sejarah yaitu -0,4%, menaikkan besaran quantitative easing dari 60 milyar euro menjadi 80 milyar euro per bulan, menawarkan pihak perbankan pinjaman tanpa batas dengan suku bunga hampir nol sebagai kompensasi efek negatif dari suku bunga negatif. Euro pada awalnya melemah namun hanya bertahan satu jam pasca pengumuman tersebut, hingga Draghi menyatakan bahwa mereka tidak akan mengambil langkah apa pun lagi.

Di tempat terpisah, naiknya harga minyak dunia memberikan kontribusi pada membaiknya mood pasar meskipun data China dirilis beragam. Fokus pasar saat ini kembali ke Amerika Serikat.

Berikut ini adalah data ekonomi penting pekan ini:

1. Keputusan suku bunga Jepang: Selasa (15/3)

Bank of Japan (BOJ) mengejutkan pasar finansial dengan mengadopsi suku bunga negatif untuk pertama kalinya dalam sejarah sebagai upaya menggenjot pertumbuhan ekonomi. BOJ memutuskan untuk mengimplementasikan suku bunga negatif sebesar -0,1% dan membebankan biaya bagi bank yang memarkir dana mereka di bank sentral. Para analis tidak mengantisipasi langkah ini sebelumnya. BOJ juga mempertahankan program pembelian obligasi pemerintah. BOJ mencatat bahwa pemulihan ekonomi berjalan tidak terlalu cepat dan ada kenaikan inflasi. Ada banyak ketidakpastian tentang keputusan ini. Di satu sisi, Kuroda memiliki keleluasaan setelah langkah yang diambil Draghi. Di sisi lain, efektivitas langkah tersebut terbatas.

2. US Retail sales: Selasa (15/3), 19.30 WIB

Tingkat belanja masyarakat AS naik melebihi perkiraan di awal tahun ini, naik 0,2% setelah direvisi menjadi 0,2% di bulan Desember. Penjualan naik 3,4% dibandingkan dengan Januari 2015. Lebih jauh lagi, penjualan eceran inti naik 0,1%. Penjualan terus mendapatkan keuntungan dari jatuhnya harga bensin. Angkat positif penjualan ini memperkecil ketakutan akan resesi namun tidak cukup kuat untuk mendukung kenaikan suku bunga oleh Fed.

Tingkat penjualan eceran kali ini diperkirakan akan turun 0,1% sementara penjualan inti diperkirakan turun 0,2%.

3. US PPI: Selasa (15/3), 19.30 WIB

Indeks harga produsen AS di luar dugaan naik di bulan Januari meskipun harga energi rendah. PPI naik sebesar 0,1% setelah turun 0,2% di bulan sebelumnya. Para analis memperkirakan indeks tersebut akan turun 0,2%. Permintaan di sektor jasa naik 0,5%. Marjin untuk mesin dan peralatan lain naik 4%. Meskipun terjadi kenaikan ongkos jasa, turunnya harga minyak dan menguatnya dollar terus menekan harga grosir.

Para ekonom memperkirakan PPI akan turun lagi 0,1% kali ini.

4. Data tenaga kerja Inggris: Rabu (16/3), 16.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran di Inggris turun sebesar 14.800 di bulan Januari ke level terendah sejak tahun 1975. Data tersebut mengejutkan para analis yang hanya memperkirakan penurunan sebesar 2.900. Meskipun demikian, tingkat pengangguran mengecewakan dengan masih berada di atas 5,1%.

Jumlah klami pengangguran Inggris di bulan Februari diperkirakan turun sebesar 9.000.

5. US Building Permits: Rabu (16/3), 19.30 WIB

Angka izin mendirikan bangunan turun 0,2% menjadi 1,2 juta unit di bulan Januari. Izin untuk pembangunan rumah keluarga tunggal jatuh 1,6% dan rumah untuk beberapa keluarga naik 2,1%. Sepertinya sektor perumahan jatuh di tengah cuaca buruk yang mengganggu beberapa proyek pembangunan di beberapa bagian Amerika Serikat. Pembangunan rumah keluarga tunggal yang merupakan segmen terbesar pasar perumahan, jatuh 3,9%.

Jumlah izin mendirikan bangunan diperkirakan tetap berada di sekitar 1,2 juta.

6. Data Inflation AS: Rabu (16/3), 19.30 WIB

CPI di luar komponen bahan makanan dan energy mengalami kenaikan yang terbesar sejak dalam 4 ½ tahun terakhir di bulan Januari, di tengah naiknya biaya kesehatan. Sementara itu angka CPI secara keseluruan tak berubah setelah jatuh 0,1% di bulan Desember. Kenaikan angka CPI inti bersama perbaikan yang konstan di sektor lapangan pekerjaan bisa menjadi pertimbangan bagi Bank of England untuk menaikkan suku bunga di bulan-bulan mendatang.

CPI diperkirakan akan turun 0,2% sementara inflasi inti diperkirakan naik 0,1%.

7. Keputusan suku bunga AS: Kamis (17/3), 01.00 WIB

Federal Reserve mempertahankan suku bunga di bulan Januari. Fed tetap memantau perkembangan ekonomi global sebelum memutuskan untuk menaikkan suku bunga tahun ini. Keputusan tersebut sejalan dengan perkiraan pasar. Para pejabat Fed mengatakan bahwa perekonomian AS tumbuh perlahan seiring menguatnya sektor tenaga kerja. Para ekonom memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin di tahun 2016, kemungkinan di bulan Juli.

Kali ini suku bunga diperkirakan belum akan berubah.

8. Data tenaga kerja Australia: Kamis (17/3), 07.30 WIB

Lapangan pekerjaan Australia berkurang sebanyak 7.900 di bulan Januari, sementara pasar mengharapkan penambahan sebesar 13.000. Jumlah pekerja purnawaktu turun sebesar 40.600 sementara pekerja paruh-waktu naik sebesar 32.700. Tingkat pengangguran Australia naik menjadi 6% dari 5,8%, yang merupakan tingkat pengangguran tertinggi sejak September 2015. Meskipun demikian, proyeksi untuk sektor tenaga kerja tetap positif. Para ekonom meyakini bahwa Australia belum menghadapi resesi di tahun 2016 namun rendahnya pendapatan nasional bisa beresiko pada perekonomian.

Di bulan Februari, lapangan pekerjaan di Australia kemungkinan bertambah sebesar 12.300 sementara tingkat pengangguran tetap berada di 6%.

9. Keputusan suku bunga Swiss: Kamis (17/3), 15.30 WIB

Bank sentral Swiss mempertahankan suku bunga di level terendah dalam sejarahnya menyusul langkah ECB. Hal ini memberi nafas bagi Swiss franc untuk melawan euro. SNB memutuskan target Libor 3-bulan di antara -1,25 hingga -0,25%. Aktivitas perekonomian Swiss melambat di kuartal ke-3 2015 karena pelemahan Swiss franc. SNB memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai 1,5% di tahun 2016 dengan tingkat inflasi -1,1%.

10. Keputusan suku bunga Inggris dan meeting minutes: Kamis (17/3), 19.00 WIB

Bank of England (BoE) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi, upah dan inflasi, namun memepertahankan suku bunga. Mark Carney membuat pasar berspekulasi bahwa pelambatan ekonomi global kemungkinan akan menyebabkan BoE menurunkan suku bunga. Menurut proyeksi terkini BoE, para pejabat BoE tidak melihat adanya kebutuhan untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

11. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (17/3), 19.30 WIB

Indeks aktivitas manufaktur di Philadelphia masih rendah di bulan Februari namun membaik menjadi minus 2,8 dari minus 3,5 di bulan Januari. Indeks tersebut telah berada di area negatif untuk enam bulan berturut-turut.

Philly Manufacturing Index diperkirakan membaik ke -1.1 kali ini.

12. US Unemployment Claims: Kamis (17/3), 19.30 WIB

Klaim pengangguran AS turun sebesar 18.000 di pekan lalu ke 259.000. Angka tersebut jauh lebih baik daripada perkiraan dan berada di level terendah sejak pertengahan Oktober. Ekonom memperkirakan 272.000 klaim baru pekan lalu.

Jumlah klaim pengangguran pekan ini diperkirakan mencapai 267.000.

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.74012-0.72892 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.74012, 0.72892, 0.71081

Resistance: 0.75823, 0.77113, 0.78194

AUDUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 14-18 MARET 2016

Komentar:

AUD/USD bergerak bullish, saat ini menguji area resistance 0.75823; jika tembus kemungkinan Aussie menguat hingga kisaran 0.7713-0.78194. MA 20 dan MA 50 bergerak naik di chart 4 jam sementara stochastic dan CCI overbought. Sebagai alternatif, perhatikan area acuan 0.74012-0.72892 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound kembali ke kisaran 0.74704-0.75823. Sebaliknya bias mingguan akan berubah menjadi bearish jika support 0.72892 tembus dengan potensi pergerakan bearish hingga kisaran 0.72096-0.71081.

EUR/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.10657-1.09722 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.10657, 1.09722, 1.08210

Resistance: 1.12169, 1.13246, 1.14149

EURUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 14-18 MARET 2016

Komentar:

MA 20 telah berpotongan dengan MA 50, mengarah ke atas di chart 4 jam dan harga bergerak di atas kedua MA. Stochastic telah bersilangan ke bawah dan CCI telah overbought. Perhatikan area acuan di kisaran 1.10657-1.09722 untuk mencari sinyal beli dengan potensi rebound di kisaran 1.11235-1.12169. Namun hati-hati jika support 1.09722 tembus karena dengan demikian bias mingguan berubah menjadi beraish dan kemungkinan diikuti oleh pelemahan euro ke kisaran 1.09057-1.08210.

GBP/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.43138-1.42386 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.43138, 1.42386, 1.41170

Resistance: 1.44354, 1.45220, 1.45946

GBPUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 14-18 MARET 2016

Komentar:

GBP/USD bergerak dalam bias bullish untuk outlook mingguan.Stochastic overbought dan CCI overbought di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal bullish di area acuan di kisaran 1.43138-1.42386 dengan target 1.43603-1.44354. Hati-hati jika support 1.42386 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan sterling ke 1.41851-1.41170.

USD/CHF

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.99122-0.99804 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.98016, 0.97229, 0.96569

Resistance: 0.99122, 0.99804, 1.00910

USDCHF ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 14-18 MARET 2016

Komentar:

USD/CHF berada di bawah tekanan, menguji support 0.98016; jika tembus harga kemungkinan akan bergerak turun ke kisaran 0.97229-0.96569. MA 20 telah berpotongan dengan MA 50 dan mengarah ke bawah di chart H4. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam. Sebagai alternatif, cari konfirmasi sinyal beli di area acuan di kisaran 0.99122-0.99804dengan potensi target di kisaran 0.98699-0.98016. Sebaliknya bias mingguan akan berubah menjadi bulish jika resistance 0.99804 tembus dengan potensi pergerakan bullish hingga kisaran 1.00291-1.00910.

USD/JPY

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 113.979-114.544 (cari sinyal BEARISH)

Support: 113.346, 112.662, 112.149

Resistance: 113.979, 114.544, 115.195

USDJPY ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 14-18 MARET 2016

Komentar:

USD/JPY bergerak area resistance 113.979-114.544 sementara stochastic dan CCI overbought di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal jual di area resistance tersebut dengan target mingguan di kisaran 112.662-112.149. Hati-hati jika resistance 114.544 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mendorong USD/JPY naik ke kisaran 115.195-115.742.

NZD/USD

Preferensi: NETRAL

Area Acuan:0.67583-0.68184 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.66610, 0.66182, 0.65637

Resistance: 0.67583, 0.68184, 0.68877

NZDUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 14-18 MARET 2016

Komentar:

NZD/USD bergerak area resistance 0.67583-0.68184 sementara stochastic dan CCI overbought di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal jual di area resistance tersebut dengan target mingguan di kisaran 0.66182-0.65637. Hati-hati jika resistance 0.68184 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mendorong NZD/USDnaik ke kisaran 0.68877-0.69457.

GOLD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1255.91-1238.90 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1255.91, 1238.90, 1211.38

Resistance: 1266.43, 1283.43, 1303.03

GOLD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 14-18 MARET 2016

Komentar:

Harga bergerak area acuan di kisaran 1255.91-1238.90. Stochastic oversold di chart H4. Cari konfirmasi sinyal bullish di area acuan tersebut dengan potensi rebound ke 1266.43-1283.43. Hati-hati jika support 1238.90 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan emas hingga kisaran 1226.80-1211.38.

Analisa Mingguan : 7 – 11 Maret 2016

Haruhiko Kuroda, Stephen Poloz dan Draghi akan berbicara terkait keputusan suku bunga Kanada, Selandia Baru dan zona Eropa. Data ini akan menjadi hal utama pada kalender Forex. Berikut ini adalah prospek pada penggerak pasar untuk minggu ini.

Jumat lalu, departemen tenaga kerja AS merilis Non-Farm Payrolls untuk bulan Februari yang menunjukkan bahwa pertumbuhan pekerjaan lebih baik dari yang diperkirakan menjadi 242.000, menyusul kenaikan pada bulan sebelumnya sebanyak 172.000. Sementara itu, tingkat pengangguran AS masih tetap stabil di kisaran 4,9%. Meskipun ada ekspansi di sektor pekerjaan yang dirilis positif tetapi sektor upah per jam justru mengalami penurunan pada bulan Februari sebanyak tiga sen dengan membuat keuntungan tahunan sebanyak 2,2% dibandingkan pada bulan sebelumnya di ksiaran 2,5%.

Berikut ini adalah data ekonomi penting di pekan ini:

  1. Suku Bunga Kanada : Rabu, 22:00 WIB. Bank of Canada telah mempertahankan suku bunga sebesar 0,5% pada bulan Januari dan menilai bahwa kebijakan moneter yang dilakukan pada saat ini sudah tepat. Bank sentrla telah menurunkan suku bunga sentral dua kali pada tahun 2015 dalam rangka untuk meningkatkan perekonomian. Dewan gubernur mengharapkan ekonomi Kanada untuk meningkat 1,5% pada tahun ini dan 2,5% pada tahun 2017.
  2. Persediaan Minyak Mentah AS : Rabu, 22:30 WIB. Persediaan minyak mentah AS naik tipis sebesar 10,4 juta barel ke rekor tinggi 518.000.000 pada pekan lalu. Para ekonom memperkirakan harga minyak akan naik secara bertahap selama tahun. Investor mengharapkan harga akan naik dan berharap OPEC untuk meyakinkan anggotanya agar memotong produksi.
  3. Suku Bunga Selandia Baru : Rabu, 03.00 WIB. Reserve Bank of New Zealand memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah pada 2,5% pada bulan Januari, setelah suku bunga diturunkan pada bulan Desember. Keputusan itu sejalan dengan perkiraan pasar. Kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global di Cina dan pasar negara berkembang telah menurunkan ekspektasi inflasi. Pertumbuhan diperkirakan akan meningkat pada tahun 2016 di tengah meningkatnya sektor bisnis dan kepercayaan konsumen.
  4. Suku Bunga Zona Eropa: Kamis. 19:45 WIB. Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengisyaratkan bank akan memberikan stimulus pada kebijakan moneter lanjutan pada bulan Maret di tengah meningkatnya kekhawatiran atas melemahnya pertumbuhan ekonomi global yang menyebabkan volatilitas di pasar keuangan.
  5. Klaim Pengangguran AS: Kamis, 20:30 WIB. Jumlah klaim pengangguran AS secara tak terduga meningkat 6000 klaim pada minggu lalu dengan mencapai 278.000. Analis memperkirakan klaim akan meningkat menjadi 271.000 di minggu lalu. 4 week’s average turun 1.750 ke 270.250 pada minggu lalu, ke tingkat terendah sejak akhir November. Analis memperkirakan jumlah klaim baru akan mencapai 272.000 pada minggu ini.
  6. Pidato Gubernur Bank Sentral Kanada : Kamis, 04:15 WIB. Stephen Poloz akan berbicara di Ottawa. Poloz, mengatakan pada bulan Januari bahwa tidak ada solusi sederhana ketika harga minyak terjatuh dan harga komoditas runtuhnya. Perekonomian akan membaik tetapi dengan proses yang menyakitkan dan akan membebani Kanada. Poloz mengharapkan Lonnie tetap melemah seperti awal tahun 2002 ketika harga minyak jatuh ke sekitar US $ 25 per barel.
  7. Data ketenagakerjaan Kanada: Jumat, 20:30 WIB. Pasar kerja Kanada berkontraksi sebanyak 5.700 pekerjaan pada bulan Januari, sementara tingkat pengangguran naik tipis 0,1% menjadi 7,2%. Kerugian utama terjadi pada perusahaan penghasil minyak ketika harga minyak terus terjun. Kanada memperkirakan akan menambah 10.200 pekerjaan sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 7,2%

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: Bullish

Area Acuan: 0.73144 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.73144, 0.71869, 0.71081

Resistance: 0.74419, 0.75694, 0.76482

ANALISA TEKNIKAL AUDUSD  FOREXIMF WEEKLY 7 MAR 2016

Komentar:

AUD/USD pada grafik 4 jam-an terlihat tertahan dan harga sedang berkonsolidasi. Indikator stochastic dan CCI berpotensi berada dalam kondisi jenuh beli. Pada minggu ini, perhatikan area support 0.73144 dengan mencari konfirmasi sinyal Buy dimana ada potensi harga akan bergerak ke kisaran 0.74419 – 0.75694. Bias mingguan akan berubah menjadi bearish jika support 0.73144 ditembus dimana ada potensi harga akan semakin terkoreksi hingga kisaran 0.71869.

NZDUSD

Preferensi: Bullish

Area Acuan: 0.67211 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.67211, 0.66810, 0.65637

Resistance: 0.68184, 0.69157, 0.69758

ANALISA TEKNIKAL NZDUSD FOREXIMF WEEKLY 7 MAR 2016

Komentar:

NZD/USD pada grafik 4 jam-an terlihat melakukan rally bullish pada minggu sebelumnya dan saat ini harga terlihat sedang terkoreksi. Indikator stochastic dan CCI berpotensi berada dalam konsisi jenuh jual yang memberikan peluang NZDUSD akan terkoreksi lebih dalam. Untuk minggu ini, perhatikan area support 0.67211 dengan mencari konfirmasi sinyal buy dimana ada potensi harga akan kembali ke kisaran 0.68184 – 0.69157. Bias mingguan akan berubah menjadi bearish jika support 0.66610 tembus dengan potensi pergerakan bearish lanjutan hingga kisaran 0.65637.

USDJPY

Preferensi: Netral

Area Acuan:

Support: 113.20, 112.37, 111.03

Resistance: 114.54, 115.88, 116.71

ANALISA TEKNIKAL USDJPY FOREXIMF WEEKLY 7 MAR 2016

Komentar:

USD/JPY pada grafik 4 jam-an cenderung bergerak sideways. Indikator stochastic dan CCI berpotensi berpotensi berada di area bullish sehingga memberikan peluang USDJPY akan bergerak ke atas. Pada minggu ini, perhatikan jika support 113.20 dimana ada potensi harga akan bergerak ke kisaran 112.37 – 111.03. Bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistan 114.54 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak hingga kisaran 115.88 – 116.71.

GBPUSD

Preferensi: Bullish

Area Acuan: 1.40899 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.40899, 1.39323, 1.38349

Resistance: 1.42476, 1.45026

ANALISA TEKNIKAL GBPUSD FOREXIMF WEEKLY 7 MAR 2016

Komentar:

GBP/USD pada grafik 4 jam-an mencona melakukan pergerakan Bullish dan saat ini harga sedang terkoreksi. Indikator stochastic dan CCI berada dalam kondisi jenuh beli. Pada minggu ini, perhatikan area support 1.40899 dengan mencari konfirmasi sinyal buy dimana ada harga akan bergerak ke kisaran 1.42476 – 1.44053. Bias mingguan akan berubah menjadi bearish jika support 1.40899 ditembus dimana ada potensi pergerakan bearish lanjutan hingga kisaran 1.39323 – 1.38349.

EURUSD

Preferensi: Bearish

Area Acuan: 1.10349 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.08245. 1.06141, 1.04840

Resistance: 1.10349, 1.10650, 1.12454

ANALISA TEKNIKAL EURUSD FOREXIMF WEEKLY 7 MAR 2016

Komentar:

EUR/USD pada grafik 4 jam-an terlihat berhasil menembus trendline dan saat ini sedang pullbak ke garis tren. Indikator stochastic dan CCI berpotensi berada dalam kondisi bearish yang memberikan peluang harga akan terkoreksi. Minggu ini, perhatikan area resistance 1.10349 dengan mencari konfirmasi sinyal Sell dimana ada potensi harga akan bergerak ke kisaran 1.08245. Bias mingguan akan berubah menjadi Bullish jika Resistance 1.10349 ditembus dimana ada potensi harga akan bergerak bullish hingga kisaran 1.11650.

USD/CHF

Preferensi: Bullish

Area Acuan: 0.99476 – 0.98926 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.99476, 0.98926, 0.97486

Resistance: 1.00365, 1.01804, 1.02694

ANALISA TEKNIKAL USDCHF FOREXIMF WEEKLY 7 MAR 2016

Komentar:

USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi Bullish dan saat ini akan mencoba menguji resistance. Indikator stochastic dan CCI berada dalam kondisi jenuh beli yang memberikan peluang USDCHF akan terkoreksi terlebih dahulu. Minggu ini, perhatikan area Support 0.99476 – 0.98926 dengan mencari konfirmasi sinyal Buy dimana ada potensi harga akan bergerak ke atas ke kisaran 1.00365 – 1.01804. Bias mingguan akan berubah menjadi Bearish ketika garis tren ditembus dimana ada potensi harga akan masuk ke dalam pergerakan bearish hingga kisaran 0.98926 – 0.97486.

XAUUSD

Preferensi: Bullish

Area Acuan: 1245.87 – 1258.85 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1258.85, 1245.87, 1224.88

Resistance: 1279.83, 1313.79, 1334.78

ANALISA TEKNIKAL XAUUSD FOREXIMF WEEKLY 7 MAR 2016

Komentar:

XAU/USD pada grafi k4 jam-an berada dalam kondisi bullish. Indikator CCI dan stochastic oscilator berpotensi berada dalam kondisi jenuh jual yang memberikan peluang bagi XAUUSD akan begrerak ke atas. Minggu ini perhatikan Support di area 1245.87 – 1258.85 dengan mencari konfirmasi sinyal Buy dimana ada potensi XAUUSD kembali naik hingga kisaran 1279.83 – 1313.79. Tetapi jika Support 1245.87 berhasil ditembus akan memberikan potensi emas akan bergerak ke bawah menuju kisaran 1224.88.