Rahasia Membuat Sistem Trading Forex Sendiri (3)

Pada artikel sebelumnya Anda telah mengetahui langkah-langkah yang harus dilalui dalam membangun sebuah sistem trading forex, dalam hal ini adalah mechanical trading system. Ada setidaknya tujuh langkah yang harus dilakukan mulai dari perencanaan hingga pengujian sistem trading tersebut.

Di artikel penutup ini saya akan mencoba untuk memberikan contoh mudah sebuah sistem trading yang sederhana berdasarkan pemaparan yang telah dijabarkan di artikel sebelumnya.

Setup:

  • Time frame: Daily (D1)
  • Indikator trend:
  1. Simple Moving Average (SMA), periode: 20
  2. Simple Moving Average (SMA), periode: 50
  • Indikator konfirmator:
  1. Stochastic (5,3,3)
  2. RSI (14)

Aturan Trading:

Entry Rule:

  • Aturan BUY:
  1. SMA 20 telah memotong ke atas SMA 50 (golden cross)
  2. Pastikan kedua SMA mengarah ke atas
  3. Tunggu hingga koreksi terjadi ke area di antara SMA 20 dan SMA 50, lalu cari sinyal bullish dari stochastic
  4. Konfirmasi sinyal bullish stochastic tersebut dengan RSI, pastikan nilai RSI berada di atas 50 tetapi belum overbought
  5. Jika semua kondisi di atas terpenuhi, buka posisi buy
  6. Tempatkan Stop Loss sejauh 2000 pips (5 desimal) dari OP
  • Aturan SELL:
  1. SMA 20 telah memotong ke bawah SMA 50 (death cross)
  2. Pastikan kedua SMA mengarah ke bawah
  3. Tunggu hingga pull-back terjadi ke area di antara SMA 20 dan SMA 50, lalu cari sinyal bearish dari stochastic
  4. Konfirmasi sinyal bearish stochastic tersebut dengan RSI, pastikan nilai RSI berada di bawah 50 tetapi belum oversold
  5. Jika semua kondisi di atas terpenuhi, buka posisi sell
  6. Tempatkan Stop Loss sejauh 2000 pips (5 desimal) dari OP

Exit Rule:

  • Tutup posisi buy jika SMA 20 dan SMA 50 membentuk death cross, atau jika nilai RSI jatuh ke bawah 50, atau jika Stop Loss tersentuh.
  • Tutup posisi sell jika SMA 20 dan SMA 50 membentuk golden cross, atau jika nilai RSI naik ke atas 50, atau jika Stop Loss tersentuh.

Nah, sekarang mari kita lihat bagaimana ilustrasi penerapannya.

Gambar-gambar di bawah ini akan menjelaskan contoh penerapan strategi buy berdasarkan sistem trading forex yang baru kita bangun ini.

Pada gambar berikut ini, Anda bisa melihat telah terjadi golden cross di chart daily pair USD/CAD.

trading forex, strategi forex, belajar forex

Saat itu harga telah berada di atas SMA 20 dan SMA 50 namun stochastic telah memperlihatkan indikasi bearish sedangkan CCI berada dalam kondisi overbought. Nah, selanjutnya kita tinggal menunggu akan terjadi pull-back/koreksi ke area di antara kedua SMA tersebut.

trading forex, strategi forex, belajar forex

Setelah pull-back/koreksi terjadi ke area di antara SMA 20 dan SMA 50, Anda tinggal menunggu konfirmasi sinyal bullish dari stochastic. Ketika sinyal bullish terkonfirmasi di stochastic, pastikan nilai RSI telah berada di atas 50. Perlu diingat bahwa sinyal tersebut sebaiknya harus terkonfirmasi setelah candlestick closed.

Gambar berikut ini memperlihatkan pergerakan harga selanjutnya setelah sinyal buy terkonfirmasi berdasarkan sistem trading tersebut. Terlihat bahwa harga telah bergerak sejauh 2278 pips setelah buka posisi.

trading forex, strategi forex, belajar forex

Pada saat itu Anda mungkin akan menutup posisi jika merasa sudah puas, namun sebenarnya berdasarkan sistem trading forex yang telah disusun di atas, sebaiknya posisi tersebut baru ditutup jika terjadi death cross atau nilai RSI jatuh ke bawah 50.

trading forex, strategi forex, belajar forex

Perlu diingat bahwa sistem trading ini mempergunakan time-frame daily, sehingga sebenarnya lebih condong kepada gaya trading long-term. Oleh karena itu, wajar jika dalam contoh di atas transaksi yang dilakukan bisa mencapai keuntungan hingga lebih dari 13.000 pips!

Kesabaran adalah kunci. Kembali kepada konsep mechanical trading system, memang faktor emosi sebaiknya tidak terlalu terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Buy, sell dan close posisi Anda hanya jika ada sinyal valid yang telah terkofirmasi.

Nah, sistem trading yang saya paparkan ini hanya contoh saja. Anda bebas memodifikasi atau bahkan menciptakan sendiri sistem trading yang kira-kira sesuai dengan karakter dan gaya trading Anda dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dipaparkan mulai dari tulisan bagian pertama, bagian ke-2 hingga ke-3 ini.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.

5 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN: 25-29 JANUARI 2016

Kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi China dan jatuhnya harga minyak dunia menjadi topik utama yang menjadi perhatian pasar pekan lalu. Yen Jepang sempat menguat sebelum kembali melemah di akhir pekan sementara mata uang komoditi cenderung melemah. Berkembang spekulasi bahwa Bank of Japan (BOJ) akan mengambil langkah kebijakan baru.

Poudsterling melemah setelah Mark Carney, Gubernur Bank of England (BOE), mengeluarkan pernyataan yang sangat dovish.

Euro juga melemah setelah Mario Draghi, Presiden European Central Bank (ECB), juga mengeluarkan pernyataan yang dovish.

Berikut ini adalah serangkaian data penting yang dijadwalkan akan dirilis pekan ini:

1. German Ifo Business Climate: Senin (25/1), 16.00 WIB

Sentimen bisnis Jerman sedikit mengalami pelemahan di bulan Desember, jatuh ke indeks 108.7 padahal sempat tercatat di angka 109 di bulan November. Indeks kondisi terkini mencapai 112.8, lebih rendah daripada data bulan sebelumnya yaitu 113.4. Meskipun demikian, perekonomian Jerman terus tumbuh di kuartal ke-3 di tengah meningkatnya konsumsi domestik. Indeks iklim bisnis selanjutnya diperkirakan akan melanjutkan penurunan ke 108.5.

2. Pidato Mario Draghi: Selasa (26/1), 01.00 WIB

Presiden ECB, Mario Draghi, dijadwalkan akan bebicara di Frankfurt. Ia kemungkinan akan membahas keputusan ECB dan bisa jadi akan memberikan petunjuk tentang peluang perubahan kebijakan moneter pada rapat dewan gubernur ECB di bulan Maret mendatang. Pasar diperkirakan akan bergerak volatil pada saat Draghi memberikan pernyataan terkait hal tersebut dan bisa jadi efek pernyataannya tersebut tidak hanya berdampak pada euro namun juga pasar secara keseluruhan.

3. Pidato Mark Carney: Selasa (26/1), 17.45 WIB

Gubernor BOE, Mark Carney, dijadwalkan akan membacakan laporan stabilitas finansial. Ia kemungkinan akan menjelaskan tentang keberatannya menaikkan suku bunga meskipun Federal Reserve (Fed) telah terlebih dahulu mengambil langkah tersebut pada bulan Desember 2015. Ada kemungkinan pasar akan volatile, terlebih jika ada pernyataan terkait referendum untuk memutuskan apakah Inggris tetap akan bergabung dengan Uni Eropa atau tidak.

4. US CB Consumer Confidence: Selasa (26/1), 22.00 WIB

Tingkat keyakinan konsumen di Amerika Serikat naik di bulan Desember di tengah membaiknya kondisi sektor tenaga kerja. Indeks keyakinan konsumen naik menjadi 96.5 dari angka bulan sebelumnya yaitu 92.6. Perekonomian Amerika Serikat (AS) tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 2% di kuartal ke-3 2015 dan diperkirakan juga akan bertumbuh di kuartal terakhir tahun 2015. Pertumbuhan lapangan pekerjaan rata-rata adalah 210.000 di tahun 2015 dan tingkat pengangguran turun ke kisaran 5% di bulan November. Tingkat keyakinan konsumen untuk bulan Januari diperkirakan akan mencapai 96.6.

5. Data inflasi Australia: Rabu (27/1), 07.30 WIB

Tingkat inflasi Australia naik 0,5% di kuartal III/2015, lebih rendah daripada perkiraan analis yaitu 0,7%. Tingkat inflasi yang lebih rendah daripada perkiraan ini merupakan salah satu alasan pemangkasan suku bunga di bulan Desember lalu. Data inflasi yang lemah ini kemungkinan akan menggiring Reserve Bank of Australia (RBA) untuk kembali melakukan pemangkasan suku bunga lagi dalam waktu dekat. Indeks harga konsumen diperkirakan akan naik 0,3% kali ini. Ini merupakan salah satu data kunci yang diperhatikan RBA dalam menentukan arah kebijakan moneternya dalam rapat yang akan digelar pekan depan.

6. Keputusan suku bunga AS: Kamis (28/1), 02.00 WIB

Fed menaikkan suku bunga dari kisaran 0-0,25% menjadi 0,25-0,5% pada pertemuan bulan Desember lalu. Kenaikan suku bunga ini mempengaruhi para investor, pembeli rumah dan para penabung. Kenaikan tersebut sudah diantisipasi oleh pasar dan perekonomian AS terus membaik dengan pemulihan optimal dari masa Resesi Besar. Fed memberikan catatan bahwa kenaikan suku bunga selanjutnya akan dilakukan secara bertahap untuk menghindari terhentinya pemulihan ekonomi. Pada pertemuan kali ini, Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga dan untuk saat ini cukup kecil kemungkinannnya mereka akan menaikkan suku bunga pada bulan Maret.

7. Keputusan suku bunga New Zealand: Kamis (28/1), 03.00 WIB

Pada rapat dewan gubernur yang diadakan bulan Desember 2015, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) memangkas suku bunganya untuk yang ke-4 kalinya sejak Juni 2015. Gubernur RBNZ, Graeme Wheeler, menyebutkan bahwa perekonomian New Zealand mengalami pelemahan karena rendahnya harga susu dan meningkatnya pengangguran menyusul kenaikan jumlah imigran. Tingkat inflasi masih berada di bawah target RBNZ yaitu kisaran 1-3%, namun Wheeler berharap harga ekspor akan meningkat di tahun 2016 dan menaikkan inflasi ke target pertengahan.

8. GDP Inggris: Kamis (28/1), 16.30 WIB

Pertumbuhan ekonomi Inggris turun menjadi 0,4% di kuartal III menurut data akhir. Tingkat jasa menunjukkan performa terbaik hampir dalam setahun dengan pertumbuhan sebesar 0,7%. Tingkat konstruksi turun lebih dari 2% sementara industri mengalami kontraksi untuk ke tiga kalinya dalam tiga kuartal berturut-turut.

Pertumbuhan yang tidak terlalu menggembirakan ini kemungkinan akan menahan BOE untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Meskipun demikian, beberapa ekonom mengklaim masih ada kemungkinan BOE akan menaikkan suku bunga di pertengahan tahun 2016. GDP Inggris diperkirakan naik 0,5% di kuartal terakhir 2015.

9. US Durable Goods Orders: Kamis (28/1), 20.30 WIB

Tingkat pemesanan barang pabrikan tahan lama ternyata tidak mengalami perubahan di bulan November, meskipun para ekonom memperkirakan akan penurunan sebesar 0,6%. Perencanaan investasi bisnis jatuh di bulan November. Penguatan dollar terus membebani sektor manufaktur serta pemangkasan anggaran di sektor energi memperlihatkan sedikit pengurangan. Sementara itu pemesanan inti (core orders/selain produk transportasi) turun 0,1% di bulan November.

Durable goods orders diperkirakan turun 0,7% di bulan Desember, sementara core orders diperkirakan tidak mengalam perubahan.

10. US Unemployment claims: Kamis (28/1), 20.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran AS naik menjadi 293.000 pekan lalu. Ini mengisyaratkan kemunduran terjadi di sektor tenaga kerja di tengah pelambatan ekonomi dan jatuhnya bursa saham utama. Kenaikan klaim sebesar 10.000 tersebut berlawanan dengan perkiraan ekonom yang memperkirakan penurunan ke 279.000.

Data klaim pengangguran pekan ini diperkirakan berada di angka 281.000.

11. Keputusan suku bunga Jepang: Jumat (29/1), tentative

BOJ mempertahankan target stimulus moneternya di bulan Desember namun memutuskan untuk mengubah tata cara pembelian surat berharga. Gubernur BOJ, Haruhiko Kuroda, mengatakan bahwa perubahan tersebut didesain untuk mempermudah BOJ dalam mempertahankan kebijakan yang sedang berjalan. Meskipun demikian, Kuroda menegaskan bahwa ia tidak akan ragu untuk mengubah kebijakan moneter jika diperlukan.

12. GDP Kanada: Jumat (29/1), 20.30 WIB

Pertumbuhan ekonomi Kanada tidak mengalami perubahan di bulan Oktober setelah sempat mengalami kontraksi sebesar 0,5% di bulan September. Pertambangan, penggalian, ekstraksi minyak dan gas mengalami pertumbuhan, demikian juga dengan sektor publik. Sedangkan manufaktur dan perdagangan eceran mengalami penyusutan dan menyebabkan perekonomian Kanada mengalami pelambatan di tahun 2015. Di kuartal IV diperkirakan tidak ada perubahan.

13. GDP AS: Jumat (29/1), 20.30 WIB

Perekonomian AS tumbuh 2% berdasarkan data final kuartal III. Para ekonom memperkirakan bahwa pertumbuhan GDP AS akan mencapai 0,8% di kuartal IV/2015.

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 0.69952-0.70475 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.68781, 0.68258

Resistance: 0.69952, 0.70475, 0.71078

Komentar:

AUD/USD bergerak dalam bias netral untuk outlook mingguan. Perhatikan harga telah bergerak di atas MA 20 dan MA 50 di chart H4. Perhatikan area resistance di kisaran 0.69952-0.70475untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target di kisaran 0.68781-0.68258. Hati-hati jika resistance 0.70745 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Aussie hingga kisaran 0.71078-0.71583.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

EUR/USD

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 1.07743-1.07096 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.07743, 1.07096, 1.06351

Resistance: 1.09189, 1.09836

Komentar:

Euro masih bergerak dalam fase konsolidasi, saat ini menguji area support di kisaran 1.07743-1.07096. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi oversold di chart H4. Jika sinyal bullish terkonfirmasi di area support tersebut, euro kemungkinan rebound ke kisaran 1.09189-1.09836. Namun jika support 1.07096 tembus justru euro kemungkinan akan tertekan hingga kisaran 1.06351-1.05726.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.42304-1.43238 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.42304, 1.41726, 1.40792

Resistance: 1.43238, 1.43816, 1.44750

Komentar:

GBP/USD masih bergerak di bawah tekanan. Pull-back terjadi ke area acuan di kisaran 1.42304-1.4323. Stochastic telah mengarah ke bawah sementara CCI overbought di chart H4. Pekan ini sterling kemungkinan akan melemah dengan sasaran hingga kisaran 1.41726-1.40792, namun hati-hati jika resistance 1.43238 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat sterling hingga kisaran 1.43816-1.44750.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/CHF

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.00863-1.00370 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.00863, 1.00370, 0.99572

Resistance: 1.01661, 1.02229, 1.02706

Komentar:

USD/CHF bergerak menguji resistance di kisaran 1.01661. Jika resistance tersebut tembus, Swiss franc kemungkinan akan melanjutkan pelemahan terhadap USD hingga kisaran 1.02229-1.02706. Di sisi lain perhatikan stochastic dan CCI oerbought di chart. Sebagai alternatif, cari konfirmasi sinyal bullish jika terjadi koreksi ke area support di kisaran 1.00863-1.00370 dengan potensi rebound hingga kisaran 1.01168-1.01661. Sebaliknya bias intraday akan berubah menjadi bearish jika support 1.00370 tembus dengan potensi hingga kisaran 1.00065-0.99572.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/JPY

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 118.151-118.826 (cari sinyal BEARISH)

Support: 116.639, 115.964

Resistance: 118.151, 118.826, 119.604

Komentar:

USD/JPY bergerak dalam bias netral untuk pekan ini. Perhatikan harga bergerak di area resistance 118.151-118.826. Jika sinyal bearish terkonfirmasi di area tersebut, yen kemungkinan akan kembali menguat ke kisaran 116.639-115.964. Hati-hati jika resistance 118.826 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat USD/JPY hingga kisaran 119.604-120.257.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

NZD/USD

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 0.65313-0.65887 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.64030, 0.63456

Resistance: 0.65313, 0.65887, 0.66548

Komentar:

NZD/USD bergerak dalam bias netral untuk pekan ini. Perhatikan harga bergerak di area resistance 0.65313-0.65887. Jika sinyal bearish terkonfirmasi di area tersebut, Kiwi kemungkinan akan kembali melemah ke kisaran 0.64030-0.63456. Hati-hati jika resistance 0.65887 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.66548-0.67102.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

GOLD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1092.01-1079.05 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1092.01, 1079.05, 1058.08

Resistance: 1112.98, 1127.91, 1140.43

Komentar:

Emas masih berpotensi bullish pekan ini, dengan sasaran hingga kisaran 1112.98. Jika resistance tersebut tembus, emas kemungkinan akan melanjutkan penguatan hingga kisaran 1127.91. Sebagai alternatif, cari konfirmasi sinyal bullish jika kembali terjadi koreksi ke area acuan di kisaran 1092.01-1079.05 dengan potensi target di kisaran 1100.02-1112.98. Hati-hati jika support 1079.05 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan emas hingga kisaran 1071.04-1058.08.

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

av_hr class=’short’ height=’50′ shadow=’no-shadow’ position=’center’]

0 Comments

Rahasia Membuat Sistem Trading Forex Sendiri (2)

Pada artikel sebelumnya, Anda telah mempelajari mengenai apa itu mechanical trading system. Nah, fokus utama artikel ini adalah untuk memandu Anda dalam step-by-step proses pembuatan sistem trading forex Anda sendiri. Meskipun tidak membutuhkan banyak waktu untuk membuat sebuah sistem, namun untuk menguji sistem trading tersebut mutlak membutuhkan waktu. Maka dalam hal ini kesabaran Anda diperlukan.

Ada tujuh langkah yang harus Anda jalankan dalam membangun sebuah mechanical trading system.

Langkah 1: Tentukan time-frame

Hal pertama yang harus Anda tetapkan ketika membangun sistem trading Anda adalah menentukan tipe trader seperti apa Anda ini. Apakah Anda seorang day trader? Swing trader? Apakah Anda suka memantau chart setiap hari, sekali seminggu, atau mungkin sebulan sekali? Ketika Anda melakukan trading, berapa lama biasanya Anda menahan posisi terbuka?

Unsur-unsur tersebut di atas akan membantu Anda untuk menentukan time frame berapa yang akan Anda pergunakan. Meskipun misalnya Anda ingin bertransaksi menggunakan metode multiple time-frame analysis, tentukan time-frame utama mana yang biasanya Anda pergunakan untuk mencari entry signal.

Langkah 2: Tentukan indikator trend

Karena tujuan utama sistem trading adalah mengidentifikasi trend sedini mungkin, Anda selayaknya memanfaatkan indikator yang bisa memenuhi tujuan tersebut. Misalnya moving average (MA), yang  merupakan salah satu indikator trend yang cukup populer.

Para trader biasanya mempergunakan dua buah MA dengan periode yang berbeda dan menunggu hingga terjadi perpotongan antara kedua MA tersebut. Metode ini merupakan metode dasar yang dikenal dengan metode “MA crossover”. Teknik yang paling sederhana dari metode ini merupakan cara tercepat dan termudah dalam mengidentifikasi potensi perubahan trend.

Memang ada banyak metode lain dalam forex trading untuk mengenali trend, namun MA merupakan salah satu yang paling mudah untuk dipergunakan.

Langkah 3: Pergunakan indikator yang bisa mengonfirmasi trend

Target ke dua dari sebuah sistem trading adalah mampu menghindari whipsaw. Anda tentu tidak mau terjebak oleh sinyal palsu. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan memastikan sinyal yang muncul telah terkonfirmasi dengan arah trend yang berlangsung. Konfirmasi sinyal biasanya menggunakan indikator yang termasuk golongan momentum atau oscillator.

Ada banyak indikator teknikal yang bisa dipergunakan sebagai sinyal yang mengonfirmasi trend. Tim Market Analyst FOREXimf.com biasa mempergunakan stochastic dan CCI. Selain itu Anda juga bisa mempergunakan MACD atau RSI. Silakan Anda mencoba beberapa jenis indikator. Jika Anda sudah terbiasa maka Anda akan menemukan indikator mana yang sekiranya cocok dengan gaya trading Anda lalu masukkan ke dalam sistem trading yang Anda bangun.

Langkah 4: Tetapkan batasan resiko

Dalam membangun sistem trading, sangat penting menentukan tingkat toleransi atau batasan resiko. Memang tidak banyak orang yang suka membicarakan kerugian, namun pada kenyataannya trader forex yang baik adalah trader yang mampu berpikir untuk membatasi berapa besar kerugian yang mungkin bisa ia derita. Mereka selalu memikirkan resiko terlebih dahulu sebelum membayangkan berapa besar keuntungan yang bisa mereka dapatkan.

Tingkat toleransi resiko pada masing-masing orang tentu berbeda-beda. Anda memang harus menentukan batasan resiko namun tetap harus dalam batas “kenyamanan” Anda sendiri. Jadi jangan bulat-bulat meniru trader lain yang toleransi resikonya lebih tinggi daripada Anda.

Ini erat kaitannya dengan money management,yang memegang peranan sangat penting dalam trading forex. Anda bisa membaca banyak topik tentang money management di website ini.

Langkah 5: Tentukan aturan entry dan exit

Setelah Anda menetapkan batasan resiko, langkah selanjutnya adalah menetapkan aturan entry (membuka posisi) dan exit (menutup transaksi).

Ada trader yang membuka posisi setelah semua indikator yang dipergunakan terlihat memberikan sinyal meskipun candlestick belum close.  Ada pula yang lebih suka menunggu hingga candlestick close.

Kami sendiri mengikuti pendapat yang ke-2, yaitu menunggu hingga candlestick close, karena seringkali ternyata indikator teknikal berubah setelah candlestick close dan sinyal yang tadinya tampak telah terkonfirmasi ternyata “menghilang”.

Namun sebenarnya itu hanya masalah gaya trading saja. Trader yang tidak merasa perlu menunggu konfirmasi candlestick biasanya adalah tipe trader yang agresif.

Sementara itu ada beberapa opsi untuk aturan exit. Salah satu cara adalah menggunakan trailing stop. Cara lain adalah menetapkan target dan hanya akan menutup transaksi ketika target telah tercapai. Banyak yang menggunakan support dan resistance sebagai acuan target, sementara ada pula yang hanya menetapkan target dalam bentuk sekian pip.

Anda juga bisa menggunakan “sinyal-kontra” sebagai aturan exit. Misalnya jika Anda masuk posisi buy berdasarkan MA golden cross (MA memotong dari bawah ke atas), maka Anda hanya akan menutup posisi tersebut jika terjadi MA death cross (MA memotong dari atas ke bawah) dan sebaliknya.

Oh ya, ingat bahwa aturan exit tidak hanya berlaku saat profit saja. Anda juga harus menerapkan aturan exit saat terjadi loss.

Opsi mana pun yang Anda pilih, pastikan Anda akan selalu menjalankannya. Jangan pernah membuka atau menutup posisi terlalu cepat sebelum kondisi atau aturan yang telah Anda tetapkan terpenuhi. Apa pun yang terjadi – ya, APA PUN YANG TERJADIstick to the plan!

Langkah 6: Tulis aturan sistem trading Anda dan PATUHI!

Inilah langkah paling penting dalam menciptakan sistem trading. Tuliskanlah aturan sistem trading Anda dan selalu patuhi. Sekali lagi: SELALU PATUHI. No matter what!

Disiplin adalah salah satu sikap yang HARUS dimiliki seorang trader. Tidak ada sistem trading yang bisa berhasil dengan baik jika Anda tidak disiplin dalam mematuhi aturan sistem trading tersebut.

Langkah 7: Uji Sistem Trading Anda

Cara termudah untuk menguji sistem trading yang baru Anda buat adalah mempergunakan Strategy Tester yang tersedia di MetaTrader. Cara ini biasa disebut backtesting. Terapkan semua aturan sistem trading Anda dengan jujur dan disiplin. Ini penting. Sangat penting.

Pergunakan data harga yang cukup. Minimal pergunakan data pergerakan harga dua atau tiga tahun ke belakang agar Anda tahu apakah sistem Anda bisa mengikuti dinamika pasar atau tidak. Jika hasil backtesting Anda cukup memuaskan, lanjutkan ke tahap pengujian ke-2, yaitu forward testing dengan menggunakan demo account.

Lakukan forward testing setidaknya dua bulan. Ini akan memberikan kesempatan bagi Anda untuk “merasakan” kinerja sistem trading Anda secara live. Selain itu, kesabaran dan kedisiplinan Anda akan kembali diuji dengan pergerakan market secara real time.

Setelah dua bulan, Anda akan mengetahui apakah sistem tersebut benar-benar bisa Anda pergunakan. Jika hasil demo account masih memuaskan dan Anda sudah cukup percaya diri dengan sistem trading yang Anda ciptakan, maka langkah selanjutnya adalah menerapkannya dalam real account.

Selamat! Anda telah berhasil menciptakan sistem trading forex Anda sendiri.

6 Comments

Rahasia Membuat Sistem Trading Forex Sendiri (1)

Sejauh ini, Anda mungkin telah banyak mempelajari mengenai cara membuat trading plan dari FOREXimf.com. Anda mungkin telah mengetahui betapa pentingnya trading plan dalam trading forex. Anda juga telah mengetahui bahwa gaya trading setiap trader berbeda-beda, untuk itulah Anda perlu memiliki sistem trading yang sesuai dengan gaya trading Anda.

Nah, kali ini kami akan membagikan tips untuk Anda tentang bagaimana cara menciptakan sistem trading sendiri, khususnya sistem trading ala analisa teknikal, atau yang sering disebut dengan “mechanical trading system”.

Apakah mechanical trading system itu?

Mechanical trading system adalah sistem trading yang berdasar pada analisa teknikal dan memproduksi sinyal trading. Disebut “mechanical” karena semestinya trader yang menggunakan sistem trading seperti ini harusnya membuat keputusan buy, sell, atau close berdasarkan sinyal yang muncul dari sistem tersebut, tanpa mempedulikan sentimen apa pun yang berkembang di pasar.

Teorinya, sistem trading seperti ini semestinya akan mengeliminasi (atau setidaknya menekan hingga ke titik terendah) subyektivitas dan faktor emosi seorang trader, karena yang dilakukan hanyalah mengikuti aturan dari sistem tersebut APA PUN YANG TERJADI.

Anda mungkin pernah melakukan pencarian sistem trading di internet. Jika Anda mengetikkan kata kunci “sistem trading forex” atau “forex trading system”, bisa kami pastikan Anda akan menemukan banyak orang (bahkan terlalu banyak!) yang menawarkan sistem trading yang mereka  klaim sebagai “holy grail” dengan harga “hanya” beberapa juta rupiah saja.

Holy grail? Apa itu?

Dalam dunia trading, holy grail adalah istilah yang diberikan untuk sistem trading yang tak pernah salah dan tak pernah kalah. Sistem trading seperti itu diklaim akan menghasilkan keuntungan ribuan pips per minggu (bahkan konon per hari!) dan tak akan pernah menghasilkan transaksi yang merugi. Mereka – para penjual sistem tersebut – akan menampilkan semacam “hasil trading” berdasarkan sistem trading yang “sempurna” itu dan dijamin akan membuat mata Anda terbelalak kagum. Ada kemungkinan Anda akan segera melakukan transaksi internet banking dan mentransfer uang sejumlah “beberapa juta saja” ke penjual sistem tersebut, karena Anda berpikir harga itu sangat murah dibandingkan dengan apa yang akan Anda dapatkan.

Eh… tunggu dulu. Sebelum Anda telanjur membuang uang Anda, coba pikirkan kalimat terakhir di paragraf di atas. Pernahkah Anda mendengar peribahasa “ada harga, ada rupa”? Jika sistem trading tersebut memang SEHEBAT ITU, wajarkah dijual dengan harga yang murah?

Fakta pertama, ya memang mungkin ada sistem trading yang sangat luar biasa yang bisa menghasilkan keuntungan yang cukup mengundang decak kagum. Masalahnya, justru sistem seperti itu biasanya disimpan rapat-rapat oleh pembuatnya. Kalaupun ia “membagikannya”, biasanya ada “kompensasi” yang setimpal yang harus Anda keluarkan.

Fakta ke dua adalah, daripada Anda harus mengeluarkan beberapa juta rupiah untuk sistem trading yang belum tentu cocok dengan Anda, sebenarnya Anda bisa membuat sistem trading Anda sendiri dengan GRATIS. Jika Anda membuat sendiri, tentu cocok dengan karakteristik Anda sebagai trader. Inilah yang ingin kami bagikan pada Anda. Ada banyak orang di dunia maya ataupun dunia nyata yang menjual sistem trading, namun kami belum pernah melihat ada yang mau membantu Anda membuat sistem trading sendiri.

Sebenarnya membuat sistem trading sendiri tidaklah terlalu sulit. Yang sulit adalah bagaimana benar-benar disiplin mengikuti aturan yang telah Anda terapkan ketika membangun sistem trading tersebut.

Bagian pertama ini akan memberikan informasi yang Anda perlukan untuk mulai mengembangkan sistem trading yang tepat untuk Anda. Pada akhir tulisa, kami akan memberikan contoh sistem trading.

Tentukan Target Sistem Trading Anda

Mungkin Anda berpikiran untuk membuat sistem trading yang bisa mencetak profit ribuan (atau bahkan jutaan) dollar. Ya, itu pemikiran yang sangat luar biasa, namun sebenarnya bukan itu target yang benar.

Ketika Anda membangun sistem trading, target sistem tersebut sebenarnya hanya dua:

-          Mampu mengindentifikasi tren sedini mungkin

-          Mampu menghindari whipsaw (pergerakan harga naik-turun yang cepat dan ekstrim)

Jika sistem trading Anda mampu memenuhi dua target tersebut, peluang Anda untuk menjadi trader yang sukses akan menjadi semakin besar. Namun masalahnya, kedua hal tersebut seringkali bertolak belakang.

Jika Anda memiliki sistem yang target utamanya adalah mengidentifikasi perubahan tren sedini mungkin, ada kemungkinan Anda akan sering mendapatkan sinyal palsu. Sebaliknya, jika Anda memiliki sistem trading yang fokus menghindari whipsaw, ada kemungkinan Anda akan terlambat untuk mengambil posisi dan kehilangan kesempatan.

Tugas Anda ketika membangun sistem trading adalah menemukan “jalan tengah” antara kedua target tersebut. Anda harus mencari cara untuk bisa mengidentifikasi tren sedini mungkin namun juga bisa mereduksi kemunculan sinyal palsu.

Pada tulisan berikutnya, kita akan membahas langkah-langkah menyusun sistem trading forex yang sederhana.

Sampai jumpa.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN: 18-22 JANUARI 2016

Euro dan yen berhasil menguat pekan lalu terhadap mata uang utama lainnya. Kejatuhan bursa China dan devaluasi yuan plus anjloknya harga minyak dunia menekan mata uang. AUD, CAD dan GBP menyentuh level multi-tahunan terhadap USD sementara USD juga melemah terhadap euro dan yen. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) tidak terlalu meyakinkan untuk dijadikan referensi oleh Federal Reserve (Fed) untuk menaiikkan suku bunga pada pertemuan Maret mendatang.

Berikut ini adalah data ekonomi yang perlu diperhatikan pekan ini:

  1. GDP China: Selasa (19/1), 09.00 WIB

China menjadi pusat perhatian dalam beberapa pekan terakhir, seiring lemahnya data ekonomi, jatuhnya bursa saham serta devaluasi yuan yang memperlihatkan ketidakmampuan negara tersebut melakukan transisi dari sektor manufaktur dan investasi ke sektor jasa dan konsumsi. Setelah berperan sebagai mesin pertumbuhan global, terutama pasca krisis finansial, China mungkin justru berpotensi menjadi penyebab krisis. GDP China untuk kuartal IV/2015 diperkirakan naik sebesar 6,9%, sama seperti di kuartal sebelumnya.

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (19/1), 16.30 WIB

Tingkat inflasi Inggris menguat untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir, naik 0,1% di bulan November. Kenaikan terutama terjadi di ongkos transportasi, harga minuman keras dan tembakau, sementara harga pakaian turun. Anjloknya harga minyak terus menekan ongkos produksi, sementara inflasi inti naik menjadi 1,2%. Kali ini CPI diperkirakan akan kembali naik 0,1%.

  1. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (19/1), 17.00 WIB

Sentimen ekonomi menurut laporan ZEW naik 5.7 poin di bulan Desember mencapai 16.1 poin. Meskipun sentimen membaik di bulan Desember, tetap lebih rendah daripada rerata jangja panjang di 24.8 poin. Meskipun demikian, kenaikan ekspor mungkin akan memberikan angin segar bagi perekonomian Jerman. Indeks sentimen ekonomi di bulan Januari diperkirakan turun menjadi 8.2.

  1. Data inflasi New Zealand: Rabu (20/1), 04.45 WIB

Tingkat inflasi New Zealand sedikit lebih tinggi daripada perkiraan di kuartal II/2015, naik 0,3% menyusul kenaikan 0,4% di kuartal sebelumnya. Penyebab utama kenaikan tersebut adalah naiknya harga rumah sebesar 1,2%. Inflasi kuartal IV/2015 diperkirakan turun 0,2%.

  1. Data tenaga kerja Inggris: Rabu (20/1), 16.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di bulan November 2015 naik melebihi perkiraan, sebesar 3.900, sementara klaim bulan sebelumnya direvisi turun menjadi hanya 200 orang. Meskipun angka bulan November mengalami kenaikan, tingkat pengangguran Inggris turun dari 5,3% menjadi 5,2% dalam tiga bulan sejak Oktober.  Jumlah klaim pengangguran kali ini diperkirakan naik sebesar 4.100.

  1. US Building Permits: Rabu (20/1), 20.30 WIB

Izin mendirikan bangunan naik sebesar 11% di bulan November, mencapai 1,29 juta unit. Ini merupakan angka tertinggi sejak Juni 2015. Jumlah izin yang diterbitkan merupakan indikator yang baik untuk sektor perumahan, menandakan bahwa pasar perumahan sedang berada dalam tren positif. Angka izin yang diterbitkan bulan Desember diperkirakan mencapai 1,2 juta.

  1. Data inflasi AS: Rabu (20/1), 20.30 WIB

Turunnya harga bahan bakar minyak membuat data CPI tak berubah di bulan November, sementara inflasi inti naik 0,2%. Inflasi inti telah naik sejak November 2015. Dalam 12 bulan terakhir hingga November, inflasi inti telah naik 2%, yang merupakan kenaikan terbesar sejak Mei 2014. Tingkat inflasi diperkirakan akan tetap flat sementara inflasi inti diperkirakan naik 0,2% di bulan Desember.

  1. Keputusan suku bunga Kanada: Rabu (20/1), 22.00 WIB

Pada pertemuan terakhir, Bank of Canada (BOC) menahan suku bunga di 0,5% sejalan dengan perkiraan pasar di tengah rendahnya harga minyak dunia. Tingkat inflasi keseluruhan tetap berada di kisaran 1-3% karena rendahnya harga bahan bakar. BOC diperkirakan akan memangkas suku bunga dari 0,5% menjadi 0,25% kali ini.

  1. Keputusan suku bunga ECB: Kamis (21/1), 19.45 WIB; konferensi pers pukul 20.30 WIB

Pada pertemuan ECB sebelumnya, pasar mengharapkan bahwa ECB akan menambah stimulus namun hasilnya sedikit lebih kecil. Pemangkasan bunga simpanan menjadi -0,3% dan pengumuman memperpanjang stimulus hingga Maret 2017 tidaklah cukup. Kali ini diperkirakan belum akan ada perubahan tingkat suku bunga, namun kita bisa mencari petunjuk dari pernyataan resmi Draghi apa kira-kira langkah yang akan diambil ECB di bulan Maret mendatang.

10. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (21/1), 20.30 WIB

Indeks aktivitas manufaktur di Philadephia jatuh ke -5.9 di bulan Desember, yang merupakan pembacaan negatif untuk ke tiga kalinya dalam empat bulan. Penurunan yang di luar dugaan ini menyusul penurnan sebesar 1.9 poin di bulan sebelumnya. Data selanjutnya untuk bulan Januari diperkirakan mencapai -1.3.

11. US Unemployment claims: Kamis (21/1), 20.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran baru secara mengejutkan naik pekan lalu, namun tetap berada di bawah 300.000. Klaim pengangguran naik 7.000 menjadi 284.000. Klaim pengangguran pekan ini diperkirakan mencapai 281.000.

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.69105-0.69628 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.68258, 0.67655, 0.67149

Resistance: 0.69105, 0.69628, 0.70475

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JANUARI 2016

Komentar:

AUD/USD masih bergerak di bawah tekanan. Perhatikan stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, perhatikan area acuan di kisaran 0.69105-0.69628 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target di kisaran 0.68781-0.68258. Hati-hati jika resistance 0.69628 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Aussie hingga kisaran 0.70001-0.70475.

EUR/USD

Preferensi: NEUTRAL

Area Acuan: 1.08838-1.08172 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.08838, 1.08172, 1.07096

Resistance: 1.09914, 1.10680, 1.11323

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JANUARI 2016

Komentar:

Euro masih bergerak dalam fase konsolidas. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi bearish. Perhatikan area support di kisaran 1.08838-1.08172. Jika sinyal bullish terkonfirmasi di area tersebut, euro kemungkinan rebound ke kisaran 1.09311-1.09914. Namun jika support 1.08172 tembus justru euro kemungkinan akan tertekan hingga kisaran 1.07761-1.07096.

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.43846-1.44681 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.42494, 1.41531, 1.40725

Resistance: 1.43846, 1.44681, 1.46033

gbpUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JANUARI 2016

Komentar:

GBP/USD masih bergerak di bawah tekanan, menguji support di 1.42494. Jika support tersebut tembus, Sterling diperkirakan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1.41531-1.40725. Perhatikan stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, perhatikan area acuan di kisaran 1.43836-1.44681 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target di kisaran 1.43329-1.42494. Hati-hati jika resistance 1.44681 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Sterling hingga kisaran 1.42576-1.46033.

USD/CHF

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 1.00192-0.99552 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.00192, 0.99552, 0.98514

Resistance: 1.01230, 1.01969, 1.02588

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JANUARI 2016

Komentar:

USD/CHF bergerak di sekitar area acuan di kisaran 1.00192-0.99552. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi bullish di chart H4. Swiss franc kemungkinan akan kembali melemah ke kisaran 1.00589-1.01230. Sebaliknya bias intraday akan berubah menjadi bearish jika support 0.99552 tembus dengan potensi hingga kisaran 0.99095-0.98514.

USD/JPY

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 117.387-117.937 (cari sinyal BEARISH)

Support: 116.498, 115.865, 115.334

Resistance: 117.387, 117.937, 118.826

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JANUARI 2016

Komentar:

USD/JPY masih bergerak dalam bias bearish untuk pekan ini. Harga bergerak di area acuan 117.387-117.937. Jika sinyal bearish terkonfirmasi di area tersebut, yen kemungkinan akan kembali menguat ke kisaran 117.047-116.498. Hati-hati jika resistance 117.937 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat USD/JPY hingga kisaran 118.328-118.826.

NZD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan:0.64593-0.65087 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.64287, 0.63793, 0.63223

Resistance: 0.64593, 0.65087, 0.65887

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JANUARI 2016

Komentar:

NZD/USD masih bergerak di bawah tekanan. Perhatikan area acuan di kisaran 0.64593-0.65087 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target di kisaran 0.64287-0.63793. Hati-hati jika resistance 0.65087 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.65439-0.65887.

GOLD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1079.05-1092.01 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1079.05, 1069.83, 1058.08

Resistance: 1092.01, 1100.02, 1112.98

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 18-22 JANUARI 2016

Komentar:

Emas bergerak di area acuan di kisaran 1079.05-1092.01. Pekan ini carilah konfirmasi sinyal beli di area tersebut dengan potensi target di kisaran 1100.02-1112.98. Hati-hati jika support 1079.05 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi menekan emas hingga kisaran 1069.83-1058.08.

0 Comments

Mungkinkah Minyak Dunia Jatuh ke Harga $20/Barrel?

Harga minyak mentah dunia terperosok hingga tembus ke bawah $30 per barrel. Apa yang terjadi? Bagaimana potensi pergerakan selanjutnya?

Untuk harga minyak mentah dunia, level harga $20 per barrel merupakan level yang perlu diperhatikan. Rata-rata ongkos produksi per barrel minyak mentah berdasarkan ongkos produksi 20 negara penghasil minyak terbesar di dunia berada di kisaran angka itu, tepatnya sekitar $27. Dengan demikian, secara fundamental harga minyak mentah sulit untuk bertahan lama di bawah $20 per barrel. Pertanyaannya kemudian adalah: berapa lama dan di mana batas bawahnya?

Oil, Minyak mentah, trading oil, trading minyak

Sumber: UCube by Rystad Energy; Interactive published Nov. 23, 2015

West Texas Intermediate (WTI) telah mengalami kejatuhan hingga $29.93 per barrel pada tanggal 12 Januari 2016. Harga itu merupakan level terendah sejak Desember 2003, yang artinya terendah dalam 12 tahun terakhir.

Masalah Biaya Operasional

Jatuhnya harga minyak akibat rendahnya permintaan dari negara berkembang (sehingga persediaan menjadi terlalu berlimpah) bisa jadi akan mengundang masalah bagi perusahaan minyak dan mereka akan menghadapi masalah biaya operasional. Menurut perkiraan pemerintah Malaysia, mereka akan mengalami kerugian sebesar 300 juta ringgit (sekitar $68 juta) setiap penurunan harga minyak mentah sebesar satu dollar. Conoco Phillips kehilangan pendapatan bersih sebesar $1,79 juta tiap kuartal untuk setiap penurunan harga minyak sebesar 10 USD.

British Petroleum Plc (Inggris) terpaksa harus memutus hubungan kerja dengan  4.000 pekerjanya, Petroleo Brasileiro SA (Brasil) memangkas rencana anggaran menjadi $98,4 milyar dari sebelumnya $130 milyar. Sementara itu Petronas (Malaysia) menyatakan bersiap untuk menghadapi tahun-tahun yang berat.

U.S. Energy Information Administration merevisi perkiraannya untuk harga minyak WTI di tahun 2016 sebesar 24% menjadi $38.54 per barrel. Mereka memperkisakan bahwa harga minyak akan kembali mencapai keseimbangan di tahun 2017.

Penguatan USD juga bisa mempengaruhi harga minyak dan membuat harga tertekan di bawah $30.

Tekanan yang dialami harga minyak dunia saat ini seolah mengabaikan pernyataan Sekjen OPEC, Abdullah Al-Badri, menjelang penghujung tahun lalu. Al-Badri menyatakan bahwa harga minyak tidak akan terus mengalami penurunan dan akan naik paling tidak dalam beberapa bulan hingga setahun mendatang. Ini karena produksi negara-negara non-OPEC telah mengalami penurunan hingga 400-500 ribu barrel per hari dan di tahun 2016 OPEC tidak akan melakukan produksi di harga minyak yang sekarang.

Pandangan Teknikal

Harga minyak secara teknikal memang sedang berada di bawah tekanan. Untuk outlook jangka pendek hingga menengah, bias bearish masih mendominasi pergerakan harga minyak mentah. Namun untuk outlook jangka panjang, terlihat bahwa harga minyak mentah saat ini berada di area support teknikal jangka panjang, yaitu kisaran $33.20 (harga terendah tahun 2009) hingga $16.70 (terendah tahun 2001). Secara teknikal, area support adalah area yang tepat untuk membuka posisi buy. Dengan kata lain, area support – sekali lagi secara teknikal – adalah area yang diperkirakan mampu menahan laju penurunan harga dan kemungkinan besar akan diikuti oleh rebound naik.

Oil, Minyak mentah, trading oil, trading minyak

Trader komoditi yang melihat peluang ini biasanya mencoba untuk mencari sinyal teknikal guna membuka posisi buy untuk jangka panjang. Apalagi stochastic dan CCI di chart bulanan telah memperlihatkan indikasi jenuh jual (oversold). Memang benar bahwa indikasi oversold belum tentu akan diikuti oleh kenaikan harga, namun area support yang terlihat membuat indikasi oversold itu menjadi berarti.

Adapun potensi rebound harga minyak untuk sementara adalah kisaran $38-40 per barrel sebagai target jangka menengah. Secara teknikal, agak berat untuk melihat rebound yang lebih tinggi untuk tahun ini, kecuali jika harga minyak mampu tembus ke atas $40 per barrel. Jika pun itu terjadi, target pergerakan realistis selanjutnya hanyalah hingga kisaran $50-60 per barrel.

Namun apa yang terjadi jika seandainya harga minyak terus turun? Tampaknya kisaran $16.70 untuk sementara menjadi level ekstrim yang mungkin bisa dicapai harga minyak tahun ini.

Let’s wait and see.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN: 11-15 JANUARI 2016

Pasar tidak memulai tahun 2016 dengan positif dan ini berakibat pada munculnya sentimen risk-off. Data US Non-farm payrolls mencatatkan penambahan lapangan pekerjaan sebesar 292.000 di bulan Desember 2015. Namun ada kekecewaan di sektor gaji yang mengalami sedikit penurunan. Meskipun demikian jika pertumbuhan lapangan pekerjaan tetap positif, pertumbuhan gaji dengan sendirinya bisa mengikuti. Hal ini sedikit menaikkan sentimen positif di kalangan para investor di tengah kekhawatiran akan China, jatuhnya harga minyak dunia dan situasi geopolitik di beberapa belahan dunia. Hal ini pada gilirannya bisa memberikan sedikit kekuatan bagi euro dan yen namun mata uang lain kemungkinan akan tertekan.

Berikut adalah data penting di pekan ini:

  1. US Crude Oil Inventories: Rabu (13/1), 22.30 WIB

Laporan mingguan memperlihatkan bahwa persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) untuk tujuan komersil mengalami penyusutan sebesar 5,1 juta barel, sehingga total persediaan minyak AS menjadi 482,3 juta barel. Para ekonom sebelumnya memperkirakan kenaikan sebesar 700.000 barel. Jumlah persediaan bensin naik sebesar 10,6 juta barel pekan lalu. Harga minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) menyentuh level terendah sejak 2004 dan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa tingginya persediaan tidak diimbangi oleh permintaan.

  1. Data tenaga kerja Australia: Kamis (14/1), 07.30 WIB

Tingkat pengangguran di Australia turun menjadi 5,8% di bulan November, di tengah bertambahnya lapangan pekerjaan sebesar 71.400. Tingkat pengangguran ini mencapai angka terendah dalam 20 bulan. Data ini berlawanan dengan perkiraan para analis yang memperkirakan menyusutnya lapangan pekerjaan sebesar 10.000. Tingkat partisipasi naik menjadi 65,3% di bulan Oktober. Pekerja full-time bertambah sebesar 41.600 sementara part-time bertambah sebesar 29.700. Namun jumlah lapangan pekerjaan di bulan Desember diperkirakan akan berkurang sebesar 10.300 sementara tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 5,9%.

  1. Suku bunga Inggris: Kamis (14/1), 19.00 WIB

Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di 0,5% di tengah kemungkinan bahwa tingkat inflasi akan tetap rendah setelah jatuhnya harga minyak dan melambatnya pertumbuhan gaji. Bank of England mengatakan bahwa kebijakan moneter hanya akan tergantung pada proyeksi inflasi dan tidak akan terpengaruh oleh langkah bank sentral lain.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (14/1), 20.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS turun menjadi 277.000 dari 287.000 (yang merupakan level tertinggi tiga pekan). Data tersebut memperlihatkan bahwa sektor tenaga kerja masih kuat meskipun ada tanda-tanda pelambatan pertumbuhan ekonomi selama kuartal IV-2015. Jumlah klaim pengangguran AS pekan ini diperkirakan akan mencapai 278.000.

  1. US Retail sales: Jumat (15/1), 20.30 WIB

Penjualan eceran meningkat 0,2% di bulan November, setelah naik 0,1% di bulan sebelumnya. Data ini sejalan dengan perkiraan pasar. Meskipun demikian, penjualan mobil mengalami penurunan 0,4% melanjutkan penurunan sebesar 0,3% di bulan sebelumnya. Core sales yang tidak mengikutsertakan penjualan kendaraan bermotor mengalami kenaikan 0,4%, melampaui perkiraan yaitu 0,3%. Tingkat belanja, yang merupakan data yang mencatat lebih dari tiga per empat aktivitas perekonomian AS, mengalami penurunan di bulan September dan Oktober.

  1. US PPI: Jumat (15/1), 20.30 WIB

Indeks harga produsen AS naik 0,3% di bulan November, meskipun tren inflasi moderat. Di luar kategori makanan dan bahan bakar, harga inti naik 0,3%. Secara umum harga produsen turun 1,1% di bulan November dibandingkan tahun sebelumnya.

  1. US UoM Consumer Sentiment: Friday, 15:00

Data sentimen konsumen University of Michigan untuk bulan Desember berada di angka 92.6, lebih tinggi daripada data pertama yaitu 91.8, mencapai angka tertinggi sejak Juli 2015. Konsumen merasa lebih puas terhadap kondisi saat ini karena rendahnya inflasi sehingga menaikkan pemasukan sesungguhnya. Meskipun demikian, konsumen masih merasa belum terlalu yakin akan kondisi di masa mendatang. Sementara itu, inflasi unYuk tahun 2016 diperkirakan akan sedikit mengalami penurunan.

Analisa Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.70792-0.71736 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.69263, 0.68174, 0.67262

Resistance: 0.70792, 0.71736, 0.73265

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 11-15 JANURI 2016

Komentar:

AUD/USD bergerak di bawah tekanan, menguji support di 0.69263. Jika support tersebut tembus, Aussie diperkirakan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.68174-0.67262. Perhatikan stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, perhatikan area acuan di kisaran 0.70792-0.71736 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target di kisaran 0.70207-0.69263. Hati-hati jika resistance 0.71736 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Aussie hingga kisaran 0.72409-0.73265.

EUR/USD

Preferensi: NEUTRAL

Area Acuan: 1.09311-1.09914 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.07761, 1.07096

Resistance: 1.09311, 1.09914

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 11-15 JANURI 2016

Komentar:

Euro bergerak dalam fase konsolidasi menguji area resistance di kisran 1.09311-1.09914. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi overbought. Jika sinya bearish terkonfirmasi di area resistance tersebut, euro kemungkinan akan melemah ke kisaran 1.07761-1.07096. Sebaliknya bias intraday akan berubah menjadi bullish jika resistance 1.09914 tembus dengan potensi hingga kisaran 1.10680-1.11323.

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.46286-1.47122 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.44931, 1.43966, 1.43158

Resistance: 1.46286, 1.47122, 1.48477

Komentar:

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 11-15 JANURI 2016

GBP/USD bergerak di bawah tekanan, menguji support di 1.44931. Jika support tersebut tembus, Aussie diperkirakan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 1.43966-1.43158. Perhatikan stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, perhatikan area acuan di kisaran 1.46286-1.47122 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target di kisaran 1.45768-1.44931. Hati-hati jika resistance 1.47122 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Aussie hingga kisaran 1.47718-1.48477.

USD/CHF

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: 0.99290-1.00031 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.99290, 0.98763, 0.98091

Resistance: 1.00031, 1.00489, 1.01230

USDCH ANALISA FOREX MINGGUAN 11-15 JANURI 2016

Komentar:

USD/CHF bergerak di area acuan di kisaran 0.99290-1.00031. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi oversold di chart H4. Jika sinyal bullish terkonfirmasi di area support tersebut, Swiss franc kemungkinan akan kembali melemah ke kisaran 1.00489-1.01230. Sebaliknya bias intraday akan berubah menjadi bearish jika support 0.99290 tembus dengan potensi hingga kisaran 0.98763-0.98091.

USD/JPY

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 117.831-118.541 (cari sinyal BEARISH)

Support: 116.682, 115.864, 115.178

Resistance: 117.831, 118.541, 119.690

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN 11-15 JANURI 2016

Komentar:

USD/JPY masih bergerak dalam bias bearish untuk pekan ini. Harga bergerak di area support di kisaran 116.682. Jika support tersebut tembus yen diperkirakan akan melanjutkan penguatan hingga kisaran 115.864-115.178. Sebagai alternatif perhatikan area acuan 117.831-118.541 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target di kisaran 117.392-116.682. Hati-hati jika resistance 118.541 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat USD/JPY hingga kisaran 119.046-119.690.

NZD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan:0.66499-0.66783 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.65069, 0.64051, 0.63197

Resistance: 0.66499, 0.66783, 0.68813

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN 11-15 JANURI 2016

Komentar:

NZD/USD bergerak di bawah tekanan, menguji support di 0.65069. Jika support tersebut tembus, Kiwi diperkirakan melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.64051-0.63197. Perhatikan stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif, perhatikan area acuan di kisaran 0.66499-0.67383 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan target di kisaran 0.65953-0.65069. Hati-hati jika resistance 0.67383 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.68012-0.68813.

GOLD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1092.01-1079.05 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1092.01, 1079.05, 1058.08

Resistance: 1112.98, 1127.91, 1140.43

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN 11-15 JANURI 2016

Komentar:

Emas bergerak dalam bias bullish menguji area resistance di kisaran 1112.98. Penguatan diperkirakan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan potensi hingga kisaran 11127.91-1140.43. Sebagai alternatif, perhatikan area acuan di kisaran 1092.01-1079.05 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan target di kisaran 1100.02-1112.98. Hati-hati jika support 1079.05 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi menekan Aussie hingga kisaran 1069.83-1058.08.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN : 4-8 JANUARI 2016

Dolar mampu menguat terhadap mata uang Eropa dalam beberapa hari terakhir tahun 2015 meskipun beberapa data yang dirilis cukup mengecewakan. Data penting AS yang akan dirilis selama seminggu ke depan, secara keseluruhan akan sangat penting untuk melihat arah dolar AS pada kuartal pertama tahun 2016. Mengingat ekonomi non-manufaktur AS masih terlihat menguat sehingga aksi beli mata uang AS akan menjadi pilihan.

Awal tahun 2016 akan dimulai dengan kalender ekonomi yang cukup sibuk: PMI AS, Neraca Perdagangan AS, FOMC Meeting Minutes dan data ketenagakerjaan yang berpuncak pada Non-farm payrolls akan menjadi penggerak pasar. Selain itu, likuiditas uang akan kembali masuk ke pasar setelah sempat hilang pada musim liburan.

Berikut ini adalah beberapa data penting yang perlu diperhatikan pada pekan ini:

  1. ISM Manufacturing PMI AS : Senin, 22:00 WIB. Aktivitas manufaktur AS jatuh pada bulan November ke level terburuk sejak Juni 2009. Indeks aktivitas pabrik nasional menurun menjadi 48,6 menembus garis 50 untuk pertama kalinya sejak November 2012.

  1. ADP Non-Farm Employment Change AS : Rabu, 20:15 WIB. Laporan data pekerjaan dari sektor swasta dilaporkan meningkat sebesar 217.000 pada bulan November menurut Laporan ADP. Peningkatan ini terutama didorong oleh rebound pada tenaga kerja profesional / layanan bisnis. Pertumbuhan pekerjaan tetap kuat dengan laju penciptaan lapangan kerja adalah dua kali yang dibutuhkan untuk menyerap pertumbuhan penduduk usia kerja.

  1. Trade Balance AS : Rabu, 20:30 WIB. Defisit perdagangan AS dilaporkan melebar secara tak terduga pada bulan Oktober di tengah penurunan ekspor. Kesenjangan perdagangan terlihat meningkat sebanyak 3,4% menjadi $ 43900000000, yang dihasilkan oleh penguatan dolar. Defisit perdagangan September direvisi naik ke $ 42500000000 dari sebelumnya yang dilaporkan pada $ 40800000000. Defisit diperkirakan akan menyentuh $ 44 miliar.

  1. ISM Non-Manufacturing PMI AS : Rabu, 22:00 WIB. Sektor jasa AS yang tercermin pada aktivitas bisnis terlihat melambat pada bulan November dengan turun menjadi 55,9 dibanding bulan Oktober yang dirilis 59,1 tetapi masih membukukan bacaan di atas 55.

  1. FOMC Meeting Minutes AS : Kamis, 02:00 WIB. Keputusan kenaikan suku bunga bersejarah yang akan menjadi penting untuk dicatat terhadap sentimen kenaikan suku bunga lebih lanjut di tahun 2016. The Fed akan memutuskan untuk menempatkan penekanan pada inflasi.

  1. Klaim Pengangguran AS: Kamis, 20:30 WIB. Klaim pengangguran awal di AS meningkat sebesar 20.000 pada minggu lalu dengan disesuaikan revisi musiman di kisaran 287.000. Peningkatan ini lebih besar dari 274.000 awalnya diharapkan. Sementara itu, pergerakan 4 week’s average meningkat sebesar 4.500 ke 272.500. Klaim pengangguran diperkirakan akan mengalami penurunan ke 271K.

  1. US Non-Farm Employment Payrolls: Jumat, 20:30 WIB. Laporan NFP bulan lalu hanya memperoleh 211.000 pekerjaan pada bulan November dengan mengalahkan perkiraan sebanyak 201.000. Tingkat pengangguran masih stabil di kisaran 5%. Keuntungan pada sektor pekerjaan sesuai dengan kebutuhan Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan Desember. Sektor upah tahunan meningkat 2,3% pada bulan November sedikit lebih rendah dari kenaikan 2,5% yang diposting pada bulan Oktober.

Tinjauan Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.71501 – 0.71838 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.71838, 0.71501, 0.70956

Resistance: 0.72720, 0.73265, 0.73893

ANALISA TEKNIKAL AUDUSD 4 JAN 2016

Komentar:

AUD/USD terlihat bergerak dalam tekanan bearish pada grafik 4 jam-an dan secara umum harga masih dalam kondisi bullish. Jika diperhatikan, harga sedang melakukan fase koreksi ke area support dimana anda dapat mencari konfirmasi sinyal buy di area acuan. AUD/USD akan berpotensi bergerak hingga ke atas hingga kisaran 0.72720 – 0.73265 jika sinyal tersebut muncul. Tetapi, hati-hati jika support 0.71501 ditembus berpotensi akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan membawa Aussie bergerak ke bawah hingga kisaran 0.70956.

USD/CHF

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.99179 – 0.99385 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.99385, 0.99179, 0.98514

Resistance: 1.00255, 1.00729, 1.01331

ANALISA TEKNIKAL USDCHF 4 JAN 2016

USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish. Harga bergerak di atas MA 20 dan MA 50. Indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bearish dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju area acuan di kisaran 0.99385 – 0.99179. Anda dapat mencari konfirmasi sinyal buy di area acuan tersebut dimana ada potensi harga akan kembali bergerak ke atas hingga kisaran 1.00255 – 1.00729. Tetapi hati-hati, jika support 0.99179 ditembus karena bias mingguan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga hingga kisaran 0.98514.

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.48207 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.46916, 1.45428

Resistance: 1.48207, 1.49650

ANALISA TEKNIKAL GBPUSD 4 JAN 2016

Komentar:

GBP/USD pada grafik 4 jam-an terlihat bergerak di bawah MA 20 dan MA 50. Indikator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada kecenderungan harga akan rebound dengan bergerak menuju area acuan di kisaran 1.48207. Awasi area acuan dengan mencari konfirmasi sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju kisaran 1.46916 – 1.45428. Tetapi jika resistan 1.48207 ditembus maka bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan akan membawa harga ke kisaran 1.49650.

EUR/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.0.9300 – 1.09603 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.08621, 1.08014, 1.07315

Resistance: 1.09300, 1.09603, 1.10585

ANALISA TEKNIKAL EURUSD 4 JAN 2016

Komentar:

EUR/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dan harga bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 dan saat ini harga sedang rebound ke area acuan di kisaran 1.09300 – 1.09603. Indikator stochastic berpotensi bullish. Perhatikan area acuan dengan mencari sinyal sell yang valid dimana ada potensi harga bergerak ke bawah hingga 1.1.08621 – 1.08014. Waspada jika resistan 1.09603 ditembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi membawa euro bergerak ke atas hingga kisaran 1.10585.

NZD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: -

Support: 0.67270, 0.66793

Resistance: 0.67803, 0.68336

ANALISA TEKNIKAL NZDUSD 4 JAN 2016

Komentar:

NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam bias bullish dan jika diperhatikan harga sedang terkoreksi ke bawah. Perhatikan area di kisaran 0.67803 dimana ada potensi harga akan rebound ke kisaran 0.68336. Sebaliknya waspada jika support 0.67270 ditembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan membawa harga bergerak ke bawah menuju kisaran 0.66793.

EMAS

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: -

Support: 1064.63, 1055.63

Resistance: 1073.62, 1081.67

ANALISA TEKNIKAL XAUUSD 4 JAN 2016

Komentar:

Pergerakan emas pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish. Jika resistance 1073.62 ditembus maka ada kemungkinan harga akan bergerak ke kisaran 1081.67. Perhatikan indicator stochastic dan CCI yang saat ini sedang jenuh beli dimana ada potensi harga akan terkoreksi. Waspadai jika support 1064.63 ditembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi membawa emas bergerak bawah ke kisaran 1055.63

0 Comments