ANALISA FOREX MINGGUAN: 30 NOVEMBER-4 DESEMBER 2015

Perekonomian Amerika Serikat (AS) mencatatkan beberapa data positif seperti pertumbuhan ekonomi yang positif berupa kenaikan GDP sebesar 2,1 persen di kuartal III. Klaim tunjangan pengangguran juga turun sebesar 12.000 pekan lalu menjadi 260.000. Memang tidak semua data ekonomi tercatat dengan angka memuaskan namun cukup bisa dijadikan pertimbangan bagi Federal Reserve (Fed) untuk memungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan tanggal 16 Desember mendatang.

Sementara itu dari kawasan euro ada juga kemungkinan European Central Bank (ECB) akan memangkas suku bunga dan hal tersebut memberikan tekanan bagi euro.

Berikut ini adalah data ekonomi penting yang dijadwalkan akan dirilis pekan ini:

  1. Chinese Caixin Manufacturing PMI: Selasa (1/12), 08.45 WIB

Data ini selalu mempengaruhi USD dan pasar global pada umumnya, terutama setelah terjadinya crash di bulan Agustus lalu. Kali ini data PMI diperkirakan akan tetap berada di 48.3 poin di bulan November, yang mengindikasikan terjadi kontraksi.

  1. Suku bunga Australia: Selasa (1/12), 10.30 WIB

Reserve Bank of Australia (RBA) memutuskan untuk menahan suku bunga di 2% pada pertemuan di bulan November, namun membuka peluang untuk pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan. Gubernur RBA, Glenn Stevens, mengatakan bahwa lambannya kenaikan inflasi memungkinan RBA untuk mengambil langkah tersebut.

  1. Pidato Mark Carney: Selasa (1/12), 16.00 WIB

Gubernur Bank of England (BOE), Mark Carney, dijadwalkan akan berpidato di tentang laporan stabilitas finansial dan stress test perbankan Inggris. Ia mengatakan bahwa suku bunga Inggris akan tetap rendah untuk beberapa waktu, kemungkinan akan tetap berada di kisaran 0,5% hingga setidaknya pertengahan tahun 2016. Sementara itu, BOE memantau perkembangan belanja masyarakat untuk mengetahui dampak yang mungkin akan ditimbulkan jika suku bunga dinaikkan.

  1. US ISM Manufacturing PMI: Selasa (1/12), 21.00 WIB

Indeks manufaktur yang dirilis oleh Institute for Supply Management mengalami penurunan menjadi 50.1 di bulan Oktober. Angka tersebut merupakan yang terendah sejak Mei 2013. Di bulan September, data tersebut tercatat di angkat 50.2. Indeks tersebut berada di ambang ekspansi atau kontraksi. Penguatan USD serta rendahnya harga minyak dunia turut menekan sektor manufaktur terutama untuk ekspor. Indeks pekerja mengalami kontraksi di bulan Oktober untuk pertama kalinya dalam enam bulan, menyentuh level terendah sejak Agustsu 2009, menandakan penurunan pekerja pabrik. Indeks Manufacturing PMI bulan November diperkirakan berada di angka 50.6.

  1. GDP Australia: Rabu (2/12), 07.30 WIB

Pertumbuhan ekonomi Australia bergerak sangat lambat di tengah turunnya volume ekspor. GDP hanya bertambah sebesar 0,2% menyusul kenaikan sebesar 0,9% di kuartal sebelumnya. Belanja negara dan masyarakat memperlihatkan kenaikan tertinggi sementra ekspor barang dan jasa turun 3,3%. RBA memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan mengalami pertumbuhan sekitar 2 hingga 3% di bulan Juni 2016. Kali ini, pertumbuhan ekonomi Australia diperkirakan akan naik sebesar 0,7%.

  1. US ADP Non-Farm Payrolls: Rabu (2/12), 20.15 WIB

Lapangan pekerjaan di sektor swasta AS mengalami kenaikan di luar perkiraan di bulan Oktober, menjadi 182.000. Angka tersebut meningkatkan optimisme bahwa ekonomi AS semakin sehat dan kemungkinan Fed akan menaikkan suku bunga tahun ini pun semakin besar. Lapangan pekerjaan tercipta sebesar 190.000 di bulan September, direvisi dari angka sebelumnya yaitu 200.000. Data ini merupakan petunjuk pertumbuhan lapangan pekerjaan di sektor swasta. Untuk bulan November, ADP diperkirakan dirilis di angka 191.000.

  1. Pidato Janet Yellen: Rabu (2/12), 20.30 WIB dan Kamis (3/12) 00.25 WIB pada konferensi and pernyataan resmi pukul 22.00 WIB

Ketua Fed, Janet Yellen, akhir-akhir ini memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga mungkin akan dilakukan di bulan Desember 2015 meskipun komite belum membuat keputusan tentang hal itu. Dalam pernyataannya di depan publik, Yellen mengatakan kenaikan suku bunga tersebut kemungkinan akan diikuti oleh kenaikan secara bertahap.

  1. Keputusan suku bunga Eurozone: Kamis (3/12), 19.45 WIB, konferensi pers pukul 20.30 WIB

Presiden ECB, Mario Draghi, telah mengingatkan bahwa ada kemungkinan QE akan berlanjut di bulan Desember. Ia menjelaskan bahwa ECB akan melanjutkan pembelian aset hingga $92 milyar sebagai bagian dari program QE dan angka tersebut bisa saja bertambah. Draghi juga menyatakan bahwa proyeksi terbaru untuk makro-ekonomi akan diumumkan pada pertemuan ECB di bulan Desember dan akan menjadi pertimbangan untuk mengkaji ulang kebijakan moneter. Ada kemungkinan bahwa suku bunga simpanan juga akan dipangkas namun hal tersebut masih belum jelas. Ada potensi ECB akan membuat kejutan dengan memangkas suku bunga acuan.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (3/12), 20.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS turun, mendekati level terendah 42 tahun. Jumlah klaim turun menjadi 260.000. Klaim pekan ini diperkirakan akan mencapai 269.000.

10. US ISM Non-Manufacturing PMI: Kamis (3/12), 22.00 WIB

Aktivitas sektor jasa di AS mengalami kenaikan di bulan Oktober, meningkatkan optimisme bahwa perekonomian semakin sehat dan membuka kemungkinan kenaikan suku bunga dalam bulan-bulan mendatang. Indeks tersebut naik menjadi 59. 1poin di bulan Oktober dari 56.9 di bulan September. Non-Manufacturing PMI untuk bulan November diperkirakan dirilis di angka 58.1.

11. US Non-Farm Payrolls: Jumat (4/12), 20.30 WIB

Lapangan pekerjaan bertambah 271.000 di bulan Oktober, naik tajam dari angka yang tercatat di bulan Agustus dan September yaitu 137.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 5%. Upah rata-rata per jam naik 9 sen, yang berarti kenaikan 0,9% untuk jangka waktu bulanan dan 2,5% untuk jangka waktu tahunan. Fed memantau angka-angka tersebut untuk mengetahui sejauh mana penguatan yang terjadi di sektor lapangan pekerjaan dan pengaruhnya terhadap inflasi, terutama pertumbuhan gaji. Bulan ini pertumbuhan lapangan pekerjaan diperkirakan sebesar 201.000 sementar tingkat pengangguran tetap di 5%.

Tinjauan Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.71495-0.7200 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.71495, 0.71135, 0.70676

Resistance: 0.72000, 0.72313, 0.72819

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 30 NOV-4 DES 2015

Komentar:

AUD/USD terkoreksi ke area acuan. Bias mingguan tetap bullish selama support 0.71495 bertahan. Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal bullish di area acuan sebagai sinyal buy dengan potensi rebound hinga kisaran 0.72313-0.72819.Hati-hati jika support 0.71495 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan Aussie hingga kisaran 0.71135-0.70676.

EUR/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.06401-1.06867 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.05648, 1.05112, 1.04662

Resistance: 1.06401, 1.06867, 1.07620

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 30 NOV-4 DES 2015

Komentar:

Euro masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4; uji support 1.05648. Jika support tembus euro kemungkinan melemah hingga 1.05112-1.04662. Stochastic perlihatkan indikasi bullish dan CCI oversold di chart H4; sebagai alternatif perhatikan area acuan untuk mencari sinyal bearish dengan potensi target hingga 1.06113-1.05648. Waspada jika resistance 1.06867 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat euro ke kisaran 1.07198-1.07620.

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.51366-1.52121 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.50142, 1.49271, 1.48541

Resistance: 1.51366, 1.52121, 1.53345

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 30 NOV-4 DES 2015

Komentar:

Sterling masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4; uji support 1.50142. Jika support tembus sterling kemungkinan melemah hingga 1.49271-1.48541. Stochastic dan CCI oversold di chart H4; sebagai alternatif perhatikan area acuan untuk mencari sinyal bearish dengan potensi target hingga 1.50898-1.50142. Waspada jika resistance 1.52121 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat sterling ke kisaran 1.52660-1.53345.

USD/CHF

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.02562-1.02127 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.02562, 1.02127, 1.01423

Resistance: 1.03266, 1.03767, 1.04187

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 30 NOV-4 DES 2015

Komentar:

USD/CHF masih bergerak dalam uptrend di chart H4. Jika resistance 1.03266 tembus, kemungkinan akan terjadi pergerakan bullish lanjutan hingga 1.03767-1.04187. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Alternatifnya perhatikan area acuan untuk mencari sinyal bullish dengan potensi rebound hingga 1.02831-1.03266. Waspada jika support 1.02127 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan USD/CHF ke kisaran 1.01817-1.01423.

USD/JPY

Preferensi: NETRAL

Area Acuan: -

Support: 122.542, 122.215, 121.799

Resistance: 123.382, 123.743, 124.159

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 30 NOV-4 DES 2015

Komentar:

USD/JPY bergerak dalam bias netral untuk pekan ini. Harga bergerak di area support di kisaran 122.542-122.215. Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bullish di area support dengan potensi rebound hingga kisaran 123.382-123.743. Sebaliknya waspada jika support 122.215 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan USD/JPY hingga kisaran 121.799-121.451. Atau Anda bisa mencari sinyal bearish di area 123.382-123.743 dengan potensi target ke kisaran 122.542-122.215. Waspada jika resistance 123.743 tembus karena berpotensi diikuti pergerakan bullish lanjutan hingga kisaran 124.159-124.507.

NZD/USD

Preferensi: NETRAL

Area Acuan:-

Support: 0.64640, 0.64268, 0.63280

Resistance: 0.65656, 0.66085, 0.66513

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 30 NOV-4 DES 2015

Komentar:

Kiwibergerak dalam bias netral untuk pekan ini. Harga bergerak di bawah area resistance di kisaran 0.65656-0.66085. Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bearish di area resistance dengan potensi target hingga kisaran 0.64640-0.64268. Sebaliknya waspada jika resistance 0.66085 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.66513-0.67124. Atau Anda bisa mencari sinyal bullish di area 0.64640-0.64268 dengan potensi target ke kisaran 0.65656-0.66085. Waspada jika support 0.64268 tembus karena berpotensi diikuti pergerakan bearish lanjutan hingga kisaran 0.63280-0.62452.

GOLD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1063.46-1070.16 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1052.62, 1044.90, 1038.43

Resistance: 1063.46, 1070.16, 1081.00

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 30 NOV-4 DES 2015

Komentar:

Emas masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4; uji support 1052.62. Jika support tembus harga emas kemungkinan melemah hingga 1044.90-1038.43. Stochastic dan CCI oversold di chart H4; sebagai alternatif perhatikan area acuan untuk mencari sinyal bearish dengan potensi target hingga 1058.69-1052.62. Waspada jika resistance 1070.16 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat emas ke kisaran 1074.30-1081.00.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN: 23-27 NOVEMBER 2015

USD masih berjuang pasca pengumuman notulen rapat FOMC namun cenderung menguat. Notulen pertemuan FOMC yang diadakan Oktober lalu masih membuka peluang bagi kemungkinan kenaikan suku bunga bulan Desember mendatang. Para pejabat Fed merasa yakin bahwa perekonomian Amerika Serikat (AS) masih cukup kuat untuk menghadapi pengetatan moneter. Mereka juga berharap Fed mampu untuk menyeimbangkan sektor tenaga kerja dan target inflasi dua persen.

Berikut adalah data ekonomi penting di sepanjang pekan ini:

  1. German Ifo Business Climate: Selasa (24/11), 16.00 WIB

Skandal yang menimpa Volkswagen berdampak cukup besar terhadap optimisme bisnis Jerman di bulan Oktober lalu. Indeks untuk industri dan perdagangan Jerman mengalami penurunan menjadi 108.2 poin. Di bulan sebelumnya, indeks tersebut tercatat di 108.5. Meskipun demikian, proyeksi bisnis masih naik dari 103.3 di bulan September menjadi 103.8 di bulan Oktober, yang merupakan level tertinggi sejak Juni tahun lalu. Namun kondisi saat ini mengalami penurunan dari 114.0 menjadi 112.6. Sentimen bisnis diperkirakan mencapai 108.3 kali ini.

  1. US GDP: Selasa (24/11), 20.30 WIB

Menurut data pendahuluan, perekonomian AS mengalami pelambatan sebesar 1,5% di kuartal III/2015, setelah di kuartal sebelumnya tumbuh 3,9%. Dalam kali ini, yang merupakan rilis ke dua, pertumbuhan diperkirakan mengalami penambahan menjadi 2%. Masih belum terlalu tinggi namun membaik.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (24/11), 22.00 WIB

Indeks kepercayaan konsumen AS memburuk di bulan Oktober, mengalami penurunan ke level terendah tiga bulan di 97.6. Angka tersebut sedikit menurunkan ekspektasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga di tahun ini. Indeks kepercayaan konsumen di bulan November diperkirakan naik ke 99.3.

  1. US Durable Goods Orders: Rabu (25/11), 20.30 WIB

Tingkat pemesanan barang tahan lama terus turun di bulan September untuk yang ke empat kalinya dalam lima bulan terakhir dan mengalami kontraksi melebihi perkiraan: turun 1,2% dari minus 2% di bulan Agustus. Sementara itu pemesanan barang selain produk transportasi turun 0,4% setelah di bulan Agustus direvisi dengan penurunan 0,9%. Pemesanan untuk otomotif naik 1,8%.

Para analis memperkirakan data pemesanan barang tahan lama di bulan Oktober akan naik 1,6%.

  1. US Unemployment Claims: Rabu (25/11), 20.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di AS mengalami penurunan pekan lalu sebesar 5.000, menjadi 271.000. Hal ini memperlihatkan bahwa sektor tenaga kerja masih mengalami penguatan. Klaim pengangguran ini telah berada di bawah angka 300.000 untuk 37 pekan berturut-turut. Para ekonom memperkirakan bahwa pertumbuhan tenaga kerja akan bertambah setidaknya sebesar 200.000 di bulan November, yang akan membuat Fed semakin percaya diri untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan yang akan digelar tanggal 15-16 Desember mendatang.

Klaim tunjangan pengangguran pekan ini diperkirakan akan mencapai angka 273.000.

  1. UK GDP: Jumat (27/11), 16.30 WIB

Perkiraan awal pertumbuhan ekonomi Inggris di kuartal II memperlihatkan angka 0,5%. Meskipun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan di kuartal sebelumnya, para pejabat Bank of England masih merasa puas. Konfirmasi pertumbuhan ekonomi Inggris akan dinantikan pada rilis data yang ke dua.

Tinjauan Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.71957-0.71043 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.71957, 0.71043, 0.70148

Resistance: 0.72492, 0.73130, 0.73664

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 23-27 NOVEMBER 2015

Komentar:

AUD/USD telah tembus ke atas trendline turun di chart H4. Jika resistance 0.72492 tembus, penguatan Aussis berpotensi lanjut ke kisaran 0.73130-0.73664.Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Perhatikan area acuan jika koreksi terjadi; cari sinyal bullish dengan potensi rebound ke 0.71939-0.72492. Hati-hati jika support 0.71043 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan Aussie hingga kisaran 0.70650-0.70148.

EUR/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.06974-1.07476 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.06160, 1.05581, 1.05095

Resistance: 1.06974, 1.07476, 1.08290

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 23-27 NOVEMBER 2015

Komentar:

Euro masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4; uji support 1.06160. Jika support tembus euro kemungkinan melemah hingga 1.05581-1.05095. Stochastic dan CCI oversold di chart H4, maka sebagai alternatif perhatikan area acuan untuk mencari sinyal bearish dengan potensi target hingga 1.06663-1.06160. Waspada jika resistance 1.07476 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat euro ke kisaran 1.07834-1.08290.

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.52057-1.53167 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.51371, 1.50261, 1.48982

Resistance: 1.52057, 1.53167, 1.54963

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 23-27 NOVEMBER 2015

Komentar:

GBP/USD masih berada di area area resistance di kisaran 1.52057-1.53167. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area acuan sebelum membuka posisi sell dengan potensi target hingga kisaran 1.51371-1.50261. Hati-hati jika harga tembus ke atas 1.53167 karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat sterling ke kisaran 1.53957-1.54963.

USD/CHF

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 1.01303-1.00759 (cari sinyal BULLISH)

Support: 1.01303, 1.00759, 0.99879

Resistance: 1.02183, 1.02810, 1.03335

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 23-27 NOVEMBER 2015

Komentar:

USD/CHF masih bergerak dalam uptrend di chart H4. Jika resitance 1.02183 tembus, kemungkinan akan terjadi pergerakan bullish lanjutan hingga 1.02810-1.03335. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Alternatifnya perhatikan area 1.01303-1.00759 untuk mencari sinyal bullish; potensi rebound hingga 1.01639-1.02183. Waspada jika support 1.00759  tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan USD/CHF ke kisaran 1.00372-0.99879.

USD/JPY

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 122.225-121.381 (cari sinyal BULLISH)

Support: 122.225, 121.381, 120.013

Resistance: 122.748, 123.593, 124.567

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 23-27 NOVEMBER 2015

Komentar:

USD/JPY secara umum masih berpotensi bullish pekan ini meskipun turun ke bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Perhatikan area acuan untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 122.748-123.593. Waspada jika spport 121.381 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan USD/JPY hingga kisaran 120.779-120.013.

NZD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.65656-0.66513 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.65125, 0.64268, 0.63280

Resistance: 0.65656, 0.66513, 0.67901

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 23-27 NOVEMBER 2015

Komentar:

NZD/USD bergerak di bawah area acuan. Perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal jual potensi target hingga kisaran 0.65125-0.64268. Waspada jika resistance 0.66513 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.67124-0.67901.

GOLD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1077.22-1085.16 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1072.31, 1064.38, 1055.24

Resistance: 1077.22, 1085.16, 1098.00

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 23-27 NOVEMBER 2015

Komentar:

Emas telah melakukan pull-back ke area acuan. Harga berada di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4, kedua MA masih cenderung turun. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area acuan sebagai sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1072.31-1064.38. Waspada jika resistance 1085.16 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1090.81-1098.00.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN: 16-20 NOVEMBER 2015

Pergerakan USD terlihat beragam sepekan pasca rilis data US Non-Farm Payrolls (NFP). Prospek kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) di bulan Desember 2015 masih menjadi perdebatan di kalangan para pelaku pasar. Sekian banyak pejabat Federal Reserve termasuk Janet Yellen tidak memberikan kepastian akan kemungkinan tersebut. Di sisi lain data ekonomi AS juga beragam; data penjualan eceran mengecewakan namun tingkat keyakinan konsumen justru meningkat.

Presiden European Central Bank (ECB), Mario Draghi, kembali menegaskan keinginannya untuk mengambil langkah kebijakan di bulan Desember dengan menambah stimulus. Di Australia, data laporan tenaga kerja memperlihatkan angka yang sangat bagus.

Berikut adalah data ekonomi penting di pekan ini:

  1. Pidato Mario Draghi: Senin (16/1), 17.15 WIB dan Jumat (20/11), 17.00 WIB

Mario Draghi dijadwalkan akan memberikan pernyataan di Madrid dan Frankfurt. Sebelumnya, di depan Parlemen Eropa pekan lalu, Draghi menyiratkan bahwa ECB sedang mempersiapkan stimulus lagi untuk mendorong pemulihan ekonomi kawasan Eropa. Presiden ECB tersebut mengakui bahwa akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai target inflasi 2% dan ECB akan mengkaji ulang program QE di awal Desember. Pasar diperkirakan akan volatile sepanjang pernyataan Draghi.

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (17/11), 16.30 WIB

Indeks harga konsumen (CPI) di Inggris jatuh menjadi -0,1% di bulan September. Sepanjang tahun ini angka tersebut berada di kisaran nol persen. Harga bahan makanan turun 2,5% tahun ini di tengah perang harga yang terjadi antar supermarket. Terkait rendahnya data CPI, Bank of England (BOE) menyatakan bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Lebih jauh lagi, CPI inti masih tetap rendah yaitu 1 persen, menandakan bahwa tingkat inflasi masih rendah. CPI kali ini diperkirakan tetap di -0,1 persen.

  1. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (17/11), 17.00 WIB

Sentimen ekonomi Jerman jatuh di bulan Oktober ke 1.9 poin di tengah skandal yang menimpa Volkswagen dan melemahnya pasar negara berkembang. Data bulan September menunjukkan angka 12.1. Kali ini, indeks sentiment ekonomi Jerman diperkirakan mencapai 6.7.

  1. Data inflasi AS: Selasa (17/11), 20.30 WIB

CPI AS turun 0,2% di bulan September sementara core CPI naik 0,2%. Kenaikan core CPI memperbesar kemungkinan Fed akan menaikkan suku bunga Desember mendatang. CPI dan Core CPI diperkirakan naik 0,2% di bulan Oktober.

  1. US Building Permits: Rabu (18/11), 20.30 WIB

Izin mendirikan bangunan di As turun 5% menjadi 1,1 juta di bulan September. Angka tersebut merupakan yang terendah sejak Maret. Sementara itu, pengajuan untuk rumah keluarga kecil turun 0,3% menjadi 697.000 unit. Jumlah izin yang dikeluarkan bulan Oktober diperkirakan sebesar 1,15 juta.

  1. US FOMC Meeting Minutes: Kamis (19/11), 02.00 WIB

Dalam keputusan di bulan Oktober, pernyatan Fed cenderung hawkish terkait inflasi dan lapangan pekerjaan. Sebagai tambahan, Fed membuka kemungkinan akan adanya kenaikan suku bunga di bulan Desember. Notulensi pertemuan Oktober yang akan dirilis kemungkinan akan memberikan petunjuk, seberapa hawkish sebenarnya anggota FOMC dan seberapa besar kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Desember. Perlu diperhatikan bahwa data NFP Oktober sangat bagus dan Fed juga kembali menyunting notulensi rapatnya menjelang publikasi. Pasar kemungkinan besar akan merespon publikasi tersebut.

  1. Suku bunga Jepang: Kamis (19/11), tentative

Bank of Japan (BOJ) memutuskan untuk tidak mengubah kebijakan moneternya dan tidak menambah stimulus pada keputusan di bulan Oktober. Meskipun demikian, para pejabat BOJ menegaskan bahwa mereka berjanji akan meningkatkan stimulus pada angka 80 triliun yen ($600 milyar). Pada konferensi pers pasca pertemuan dewan gubernur, Haruhiko Kuroda (gubernur BOJ) menyatakan bahwa tidak ada permintaan untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan tersebut serta mengatakan bahwa rendahnya harga bahan bakar merupakan penyebab gagalnya BOJ mencapai target inflasi.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (19/11), 20.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran di AS tidak mengalami perubahan pekan lalu, menandakan bahwa kondisi sektor lapangan pekerjaan masih kuat. Meskipun data yang dirilis lebih buruk daripada perkiraan, namun secara umum masih cukup baik untuk bisa mendukung niat Fed untuk menaikkan suku bunga bulan depan. Jumlah klaim pengangguran pekan ini diperkirakan mencapai angkat 272.000.

  1. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (19/11), 22.00 WIB

Indeks manufaktur yang dikeluarkan Fed Philadelphia masih berada di area negatif dalam dua bulan berturut-turut. Untuk bulan Oktober, indeks tersebut berada di -4.5, naik dari angka bulan sebelumnya yaitu -6. Angka negatif ini memperlihatkan pelambatan yang tajam di sektor manufaktur. Penguatan USD juga memberikan tekanan pada sektor industri AS sejak musim gugur tahun lalu karena produk AS menjadi kurang kompetitif di pasar global. Indeks manufaktur Philadelphia di bulan November diperkirakan naik menjadi 0.1.

Tinjauan Teknikal

AUD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.07585-1.08111 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.70944, 0.70640, 0.70148

Resistance: 0.71435, 0.71785, 0.72231

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 NOVEMBER 2015

Komentar:

AUD/USD terlihat bergerak di bawah trendline turun di chart H4. Perhatikan harga sudah berada di area acuan. Perhatikan juga bahwa stochastic dan CCI hampir oversold di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area acuan sebagai sinyal jual dengan potensi hingga kisaran 0.70640-0.70148. Hati-hati jika trendline dan resistance 0.71435 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Aussie hingga kisaran 0.71785-0.72231.

EUR/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.07585-1.08111 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.06732, 1.06125, 1.05616

Resistance: 1.07585, 1.08111, 1.08964

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 NOVEMBER 2015

Komentar:

Euro masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Perhatikan support 1.06732; jika tembus kemungkinan euro melemah hingga 1.06125-1.05616. Stochastic dan CCI oversold di chart H4, maka sebagai alternatif perhatikan area acuan untuk mencari sinyal bearish dengan potensi target hingga 1.07259-1.06732. Waspada jika resistance 1.08111 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat euro ke kisaran 1.08486-1.08964.

GBP/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1.52057-1.53167 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1.51371, 1.50261, 1.48982

Resistance: 1.52057, 1.53167, 1.54963

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 NOVEMBER 2015

Komentar:

GBP/USD telah melakukan pull-back ke area resistance di kisaran 1.52057-1.53167. Stochastic dan CCI mengarah ke bawah di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area acuan sebelum membuka posisi sell dengan potensi target hingga kisaran 1.51371. Hati-hati jika harga tembus ke atas 1.53167 karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat sterling ke kisaran 1.53957-1.54963.

USD/CHF

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 0.99944-0.99333 (cari sinyal BULLISH)

Support: 0.99944, 0.99333, 0.98343

Resistance: 1.00934, 1.01639, 1.02229

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 NOVEMBER 2015

Komentar:

USD/CHF masih bergerak dalam uptrend di chart H4. Jika resitance 1.00934 tembus, kemungkinan akan terjadi pergerakan bullish lanjutan hingga 1.01639-1.02229. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Alternatifnya perhatikan area 0.99944-0.99333 untuk mencari sinyal bullish; potensi rebound hingga 1.00323-1.00934. Waspada jika harga tembus ke bawah  0.99333 karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan USD/CHF ke kisaran 0.98897-0.98343.

USD/JPY

Preferensi: BULLISH

Area Acuan: 122.225-121.381 (cari sinyal BULLISH)

Support: 122.225, 121.381, 120.013

Resistance: 122.748, 123.593, 124.567

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 NOVEMBER 2015

Komentar:

USD/JPY terkoreksi mendekati area 122.225-121.381. Harga masih dalam uptrend meskipun sempat turun ke bawah MA 50 di chart H4. CCI oversold di chart H4. Perhatikan area acuan tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 122.748-123.593. Waspada jika spport 121.381 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi menekan USD/JPY hingga kisaran 120.779-120.013.

NZD/USD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 0.66087-0.66780 (cari sinyal BEARISH)

Support: 0.64966, 0.64168, 0.63499

Resistance: 0.66087, 0.66780, 0.67901

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 NOVEMBER 2015

Komentar:

NZD/USD masih bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart H4. Jika support 0.64966 tembus, Kiwi berpotensi melanjutkan pelemahan hingga kisaran 0.64168-0.63499. Sebagai alternatif, perhatikan area 0.66087-0.66780 jika terjadi pull-back untuk mencari sinyal bearish dengan potensi hingga kisaran 0.65659-0.64966. Waspada jika resistance 0.66780 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.67273-0.67901.

GOLD

Preferensi: BEARISH

Area Acuan: 1087.90-1096.47 (cari sinyal BEARISH)

Support: 1082.60, 1074.04, 1064.17

Resistance: 1096.47, 1102.56, 1110.33

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16-20 NOVEMBER 2015

Komentar:

Emas telah melakukan pull-back ke area acuan di 1087.90-1096.47. Harga berada di antara MA 20 dan MA 50 di chart H4, kedua MA masih cenderung turun. CCI overbought di chart H4. Tunggu konfirmasi sinyal bearish di area acuan sebagai sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1082.60-1074.04. Waspada jika resistance 1096.47 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1102.56-1110.33.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN: 9-13 NOVEMBER 2015

USD menguat karena meningkatnya optimisme pasar bahwa Federal Reserve (Fed) akan menaikkan suku bunga di bulan Desember mendatang. Data US Non-Farm Payrolls bulan Oktober memperlihatkan pertumbuhan sebesar 271.000. Tingkat pengangguran turun ke level terendah tujuh setengah tahun yaitu 5 persen. Data positif ini direspon oleh pasar dengan harapan Fed benar-benar akan menaikkan suku bunga pada pertemuan Desember 2015.

Berikut adalah beberapa data ekonomi penting di pekan ini:

  1. Data tenaga kerja Inggris: Rabu (11/11), 16.30 WIB

Sektor lapangan pekerjaan di Inggris terus membaik di kuartal ke-3, dengan mencatatkan tingkat pengangguran terendah sejak kuartal II-2008 yaitu 5,4 persen. Tingkat gaji termasuk bonus meningkat 3%, mencerminkan pertumbuhan ekonomi Inggris. Meskipun demikian, jumlah klaim pengangguran meningkat sebesar 4.600 di bulan September. Jumlah klaim pengangguran kali ini diperkirakan meningkat sebesar 1.600.

  1. Pidato Mark Carney: Rabu (11/11), 17.30 WIB

Gubernur Bank of England (BOE), Mark Carney, dijadwalkan untuk memberikan penjelasan mengenai laporan inflasi yang dirilis pekan lalu. Menyusul pernyataan Carney yang menyarankan suku bunga tetap rendah untuk jangka waktu yang lebih panjang, ada petunjuk bahwa BOE akan menaikkan suku bunga dalam sekitar dua tahun lagi. Carney mengatakan bahwa pertumbuhan global telah melambat sejak laporan inflasi sebelumnya dan mungkin bisa menekan pertumbuhan ekonomi Inggris. Terkait proyeksi inflasi, BOE menurunkan perkiraannya hingga ke kisaran 2,7% untuk tahun 2015. Carney mengatakan bahwa jika suku bunga tidak dinaikkan hingga semester pertama tahun 2017, inflasi diperkirakan akan mencapai target 2 persen.

  1. Pidato Mario Draghi: Rabu (11/11), 20.15 WIB

Presiden European Central Bank (ECB), Mario Draghi, dijadwalkan untuk berpidato di London. Ia kemungkinan akan memberikan penjelasan terkait pengumumannya bahwa ECB bersiap untuk memangkas suku bunga dan menambah stimulus untuk mencegah memburuknya perekonomian di kawasan euro. Draghi menyatakan bahwa para pejabat ECB tidak akan bersikap “wait and see” melainkan “wait and assess” mulai dari sekarang hingga rapat dewan gubernur ECB yang dijadwalkan tanggal 3 Desember 2015.

  1. Data tenaga kerja Australia: Kamis (12/11), 07.30 WIB

Lapangan pekerjaan Australia mengalami penyempitan sebesar 5.100 di bulan September, berlawanan dengan perkiraan pasar yang mengharapkan peningkatan sebesar 5.000. Tingkat partisipasi jatuh menjadi 64,9% dari 65% yang tercatat di bulan Agustus. Meskipun demikian tingkat pengangguran tetap stabil di 6,2%. Para ekonom memperkirakan pertumbuhan lapangan pekerjaan akan melambat karena menurunnya kondisi ekonomi di tengah rendahnya aktivitas sektor perumahan dan lemahnya mata  uang. Lapangan pekerjaan di Australia diperkirakan akan bertambah 15.200 kali ini, sementara tingkat pengangguran tetap di 6,2%.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (12/11), 20.30 WIB

Klaim pengangguran meningkat menjadi 276.000 pekan lalu, naik dibandingkan dengan pekan sebelumnya yaitu 260.000. Meskipun demikian, jumlah klaim pengangguran masih tetap berada di kisaran level terendah dalam 10 tahun terakhir.

  1. GDP Jerman: Jumat (13/11), 14.00 WIB

Ekonomi Jerman tumbuh 0,4% di kuartal II-2015 berdasarkan perkiraan bulan Agustus. Tingkat ekspor naik 2,2% dalam tiga bulan terakhir sejak Juni. Jerman menghadapi resiko penurunan ekspor karena pelambatan ekonomi yang terjadi di China, yang merupakan mitra dagang Jerman terbesar ke-3. Meskipun demikian, sektor manufaktur Jerman terus mengalami peningkatan dan tingkat belanja masyarakat masih tinggi di tengah rendahnya tingkat pengangguran dan suku bunga pinjaman. Para ekonom memperkirakan GDP Jerman akan naik sebesar 0,3% di kuartal ke-3.

  1. US Retail sales: Jumat (13/11), 20.30 WIB

Data penjualan eceran di Amerika Serikat tercatat lemah di bulan September, hanya naik sebesar 0,1%, di bawah perkiraan yaitu 0,2%. Core retail sales akan turun 0,3%. Penjualan kendaraan bermotor dan suku cadangnya naik sebesar 1,7%. Penjualan bensin turun 3,2%. Tingkat belanja masyarakat merupakan penyumbang terbesar bagi GDP AS. Rendahnya tingkat konsumsi berarti pukulan bagi GDP. Data retail sales kali ini diperkirakan naik 0,3% di bulan Oktober dan core sales diperkirakan naik sebesar 0,4%.

  1. US PPI: Jumat (13/11), 20.30 WIB

Data US PPI turun di bulan September ke level terendah dalam 8 bulan di tengah rendahnya harga barang dan energy. PPI turun 0,5%. Data inflasi merupakan salah satu data kunci yang dipergunakan Fed untuk mengambil keputusan terkait suku bunga. PPI diperkirakan naik 0,1% kali ini.

  1. US UoM Consumer Sentiment: Jumat (13/11), 22.00 WIB

Sentimen konsumen mengalami kenaikan tajam di bulan Oktober, menandakan bahwa pemulihan ekonomi masih berada dalam tren positif meskipun penguatan dollar dan pelambatan ekonomi global mempengaruhi sektor industri dan manufaktur. Sentimen konsumen yang dirilis oleh University of Michigan naik menjadi 92.1 dari 87.2 di bulan September. Selanjutnya diperkirakan mencapai 91.2 di bulan November.

Tinjauan Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9 NOVEMBER 2015

AUD/USD bergerak di bawah tekanan. Saat analisa ini ditulis, harga menguji area support di kisaran 0.70215. Pelemahan Aussie diperkirakan berlanjut jika support tersebut tembus dengan potensi hingga kisaran 0.69667-0.69250. Perhatikan Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif waspadai pull-back ke area resistance kisaran 0.70985-0.71461 dan cari sinyal bearish di area tersebut. Target kembali ke kisaran 0.70691-0.70215. Hati-hati jika tembus ke atas 0.72078 karena justru akan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga kisaran 0.71800-0.72231.

EUR/USD

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9 NOVEMBER 2015

EUR/USD bergerak di bawah tekanan. Saat analisa ini ditulis, harga menguji area support di kisaran 1.07057. Pelemahan euro diperkirakan berlanjut jika support tersebut tembus dengan potensi hingga kisaran 1.06062-1.05400. Perhatikan Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif waspadai pull-back ke area resistance kisaran 1.08455-1.09318 dan cari sinyal bearish di area tersebut. Target kembali ke kisaran 1.07921-1.07057. Hati-hati jika tembus ke atas 1.09318 karena justru akan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga kisaran 1.09933-1.10716.

GBP/USD

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9 NOVEMBER 2015

GBP/USD bergerak di bawah tekanan. Saat analisa ini ditulis, harga menguji area support di kisaran 1.50261. Pelemahan sterling diperkirakan berlanjut jika support tersebut tembus dengan potensi hingga kisaran 1.48982-1.48150. Perhatikan Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif waspadai pull-back ke area resistance kisaran 1.52057-1.53167 dan cari sinyal bearish di area tersebut. Target kembali ke kisaran 1.51371-1.50261. Hati-hati jika tembus ke atas 1.53167 karena justru akan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga kisaran 1.53957-1.54963.

USD/CHF

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9 NOVEMBER 2015

USD/CHF bergerak dalam uptrend. Saat analisa ini ditulis, harga menguji area resistance di kisaran 1.00751. Pelemahan Swiss franc diperkirakan berlanjut jika resistance tersebut tembus dengan potensi hingga kisaran 1.01406-1.02070. Perhatikan Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai alternatif waspadai koreksi ke area support kisaran 0.99831 dan cari sinyal bullish di area tersebut. Target rebound adalah kisaran 1.00183-1.00751. Hati-hati jika tembus ke bawah 0.99831 karena justru akan membuka peluang bagi pergerakan bearish hingga kisaran 0.98858-0.98343.

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9 NOVEMBER 2015

USD/JPY bergerak dalam uptrend. Saat analisa ini ditulis, harga menguji area resistance di kisaran 123.397. Pelemahan yen diperkirakan berlanjut jika resistance tersebut tembus dengan potensi hingga kisaran 124.317-125.070. Perhatikan Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai alternatif waspadai koreksi ke area support kisaran 122.104-121.306 dan cari sinyal bullish di area tersebut. Target rebound adalah kisaran 122.598-123.397. Hati-hati jika tembus ke bawah 121.306 karena justru akan membuka peluang bagi pergerakan bearish hingga kisaran 120.737-120.013.

NZD/USD

MZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9 NOVEMBER 2015

NZD/USD bergerak di bawah tekanan. Saat analisa ini ditulis, harga menguji area support di kisaran 0.64966. Pelemahan Kiwi diperkirakan berlanjut jika support tersebut tembus dengan potensi hingga kisaran 0.64168-0.63585. Perhatikan Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif waspadai pull-back ke area resistance kisaran 0.66087-0.66780 dan cari sinyal bearish di area tersebut. Target kembali ke kisaran 0.65659-0.64966. Hati-hati jika tembus ke atas 0.66780 karena justru akan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga kisaran 0.67273-0.67901.

GOLD

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 9 NOVEMBER 2015

Emas bergerak di bawah tekanan. Saat analisa ini ditulis, harga menguji area support di kisaran 1085.36. Pelemahan emas diperkirakan berlanjut jika support tersebut tembus dengan potensi hingga kisaran 1058.85-1042.90. Perhatikan Stochastic dan CCI oversold di chart H4. Sebagai alternatif waspadai pull-back ke area resistance kisaran 1122.59-1145.58 dan cari sinyal bearish di area tersebut. Target kembali ke kisaran 1108.36-1085.36. Hati-hati jika tembus ke atas 1145.58 karena justru akan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga kisaran 1161.96-1182.81.

0 Comments

ANALISA FOREX MINGGUAN: 2-6 NOVEMBER 2015

USD menguat oleh sentiment positif di pekan terakhir bulan Oktober. Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga namun memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga mungkin akan dilakukan pada pertemuan berikutnya yaitu pada bulan Desember mendatang. Federeal Reserve menyatakan bahwa sektor tenaga kerja masih dalam pemulihan meskipun terjadi pelambatan dalam pertumbuhan lapangan pekerjaan bulan lalu. Para pejabat Federal Reserve akan terus memantau perkembangan sektor lapangan pekerjaan dan data inflasi sebagai pertimbangan untuk menentukan kebijakan moneter.

Berikut ini adalah data ekonomi penting yang perlu diperhatikan sepanjang pekan ini:

1. US ISM Manufacturing PMI: Senin (2/11), 22.00 WIB

Sektor manufaktur menurut Institute for Supply Management mengalami penurunan ke level terendah dalam lebih dari dua tahun di bulan September, mencapai angka 50.2. Penurunan tersebut diakibatkan oleh pelambatan ekonomi China dan isu-isu ekonomi global. Penurunan terutama terjadi di sektor ekspor. Manufacturing PMI untuk bulan Oktober diperkirakan mencapai angka 50.00.

2. Keputusan Bunga Australia: Selasa (3/11), 10.30 WIB

Reserve Bank of Australia (RBA) menahan suku bunga di 2.0% pada pertemuan bulan Oktober, sejalan dengan perkiraan pasar. Gubernur RBA, Glenn Stevens, menyatakan bahwa ia masih “cukup nyaman” dengan kondisi sekarang. Beberapa ekonom memperkirakan bahwa suku bunga akan mulai dinaikkan pada tahun 2016 sementara ada juga yang memperkirakan bahwa RBA bisa jadi akan terpaksa memangkas suku bunga di tengah rendahnya pertumbuhan dan inflasi. Kali ini diperkirakan tidak akan ada perubahan suku bunga.

3. US ADP Non-Farm Payrolls: Rabu (4/11), 20.15 WIB

Laporan ADP memperlihatkan pertumbuhan lapangan pekerjaan sebesar 200.000 di sektor swasta pada bulan September. Bisnis kecil mengalami pertumbuhan sebesar 37.000 lapangan pekerjaan, bisnis menengah menambah 56.000 dan bisnis besar menambah 106.000 lapangan pekerjaan. Data pertumbuhan tenaga kerja versi ADP kali ini diperkirakan mencapai 181.000 di bulan Oktober.

4. US Trade Balance: Rabu (4/11), 20.30 WIB

Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) bertambah melebihi perkiraam di bulan Agustus di tengah bertambahnya impor. Defisit mencapai $48.3 milyar dari sebelumnya $41.8 milyar di bulan Juli. Peningkatan impor dianggap sebagai masalah sementara, namun melemahnya ekspor merupakan masalah yang serius. Penurunan ekspor mencerminkan pelambatan ekonomi negara-negara mitra dagang AS. Defisit perdagangan saat ini diperkirakan mencapai $43.2 milyar kali ini.

5. Pernyataan Janet Yellen: Rabu (4/11), 22.00 WIB

Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, dijadwalkan untuk memberikan pernyataan di depan DPR AS di Washington DC. Pasar diperkirakan akan bergerak volatile, mencari petunjuk apakah Federal Reserve benar-benar akan menaikkan suku bunga di bulan Desember atau tidak.

6. US ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu (4/11), 22.00 WIB

Indeks ISM non-manufacturing untuk bulan September melemah di luar perkiraan, mencapai 56.9 dari angka 59 di bulan sebelumnya. Meskipun demikian indeks tersebut masih berada di area positif dalam 68 bulan terakhir, mengindikasikan bahwa sektor tenaga kerja masih tumbuh dan berkembang. Perekonomian AS sendiri melambat di kuartal ke-3 ke kisaran 2,2% namun hal tersebut kemungkinan hanya bersifat sementara setelah pertumbuhan yang kuat di kuartal sebelumnya. Indeks ISM non-manufacturing diperkirakan berada di angka 56.6. untuk bulan Oktober.

7. Pidato Mario Draghi: Rabu (4/11), 16.00 WIB di Frankfurt dan Kamis (5/11), 18.45 di Milan

Presiden European Central Bank (ECB), Mario Draghi, dijadwalkan berpidato di dua kesempatan. Pasar akan mencermati pernyataannya untuk mencari petunjuk mengenai data inflasi dan arah suku bunga.

8. Keputusan Bunga Inggris: Kamis (5/11), 19.00 WIB

Bank of England (BOE) telah menahan suku bunga di level rendah pada pertemuannya di bulan Oktober. Ian McCafferty merupaakan satu-satunya anggota yang menginginkan kenaikan suku bunga sebesar seperempat basis poin dan telah ia lakukan dalam tiga pertemuan terakhir. BOE menyatakan bahwa tekanan harga di sektor tenaga kerja Inggris tidak cukup untuk menaikkan inflasi ke target 2% dan inflasi diperkirakan akan tetap berada di bawah 1% hingga musim semi 2016.  Sekarang ini BOE tidak hanya harus memutuskan suku bunga namun juga merilis laporan inflasi per kuartal.

9. US Unemployment Claims: Kamis (5/11), 20.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran baru naik sebagian di pekan lalu ke 260.000 dari angka sebelumnya di 259.000. Rendahnya klaim pengangguran ini merupakan pertanda sehatnya sektor lapangan pekerjaan. Jumlah klaim pengangguran kali ini diperkirakan mencapai 264.000.

10. US Non-Farm Payrolls: Jumat (6/11), 20.30 WIB

Pertumbuhan lapangan pekerjaan AS hanya naik sebesar 142.000 di bulan September, meleset dari perkiraan di 201.000. Hal tersebut menurunkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Tingkat pengangguran tetap berada di 5,1%. Data tenaga kerja merupakan salah satu data yang diamati para petinggi Federal Reserve sebagai pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan moneter. Angka NFP bulan Oktober diperkirakan naik ke 182.000 sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap berada di 5,1%.

Tinjauan Teknikal

AUD/USD

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 2 NOVEMBER 2015

AUD/USD bergerak dalam bias bearish. MA 20 dan MA 50 mengarah ke bawah; harga bergerak di antara kedua MA tersebut. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Pekan ini cari sinyal jual di area resistance 0.71538-0.72078 dengan potensi target hingga kisaran 0.71204-0.70664. Hati-hati jika harga tembus ke atas 0.72078 karena hal itu akan menggagalkan skenario bearish ini dan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga kisaran 0.72412-0.72852.

EUR/USD

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 2 NOVEMBER 2015

EUR/USD bergerak dalam bias bearish. MA 20 dan MA 50 mengarah ke bawah; harga bergerak di antara kedua MA tersebut. CCI overbought di chart H4, stochastic beri sinyal bearish. Pekan ini cari sinyal jual di area resistance 1.10831-1.11988 dengan potensi target hingga kisaran 1.10116-1.08959. Hati-hati jika harga tembus ke atas 1.11988 karena hal itu akan menggagalkan skenario bearish ini dan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga kisaran 1.12703-1.13860.

GBP/USD

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 2 NOVEMBER 2015

GBP/USD bergerak di atas MA 20 dan MA 50 namun MA 20 masih berada di bawah MA 50. CCI overbought di chart H4, stochastic beri sinyal bearish. Pekan ini cari sinyal jual di area resistance 1.55073-1.54346 dengan potensi target paling jauh hingga kisaran 1.52719-1.51992. Hati-hati jika harga tembus ke atas 1.55073 karena hal itu akan menggagalkan skenario bearish ini dan membuka peluang bagi pergerakan bullish lanjutan hingga kisaran 1.55911-1.56614.

USD/CHF

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 2 NOVEMBER 2015

USD/CHF bergerak dalam bias bullish. MA 20 dan MA 50 mengarah ke atas; harga terkoreksi di antara kedua MA tersebut. CCI oversold di chart H4, stochastic beri sinyal bullish. Pekan ini cari sinyal beli di area support 0.98793 -0.98319 dengan potensi rebound hingga kisaran 0.99086-0.99559. Hati-hati jika harga tembus ke bawah 0.98319 karena hal itu akan menggagalkan skenario bullish ini dan membuka peluang bagi pergerakan bearish hingga kisaran 0.98026-0.97553.

USD/JPY

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 2 NOVEMBER 2015

USD/JPY masih bergerak dalam bias bullish namun momentum berkurang seiring pergerakan sideway di chart H4. MA 20 dan MA 50 mulai mendatar; harga bergerak di bawah kedua MA tersebut. Stochstic dan CCI oversold di chart H4. Pekan ini cari sinyal beli di area support 120.769-119.361 dengan potensi rebound hingga kisaran 120.668-121.476. Hati-hati jika harga tembus ke bawah 119.361 karena hal itu akan menggagalkan skenario bullish ini dan membuka peluang bagi pergerakan bearish hingga kisaran 118.862-118.054.

NZD/USD

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 2 NOVEMBER 2015

NZD/USD bergerak dalam bias bearish namun harga telah berada di atas MA 20 dan MA 50 di chart H4, meskipun MA 20 masih berada di bawah MA 60. Stochastic dan CCI overbought di chart H4. Pekan ini cari sinyal jual di area 0.67704-0.67129 dengan potensi target hingga kisaran 0.66773-0.66197. Namun jika harga konsisten berada di atas 0.67704 justru akan menggagalkan skenario bearish ini dan membuka peluang bagi pergerakan hingga kisaran 0.68060-0.68636.

GOLD

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 2 NOVEMBER 2015

Emas bergerak dalam bias bearish. MA 20 dan MA 50 mengarah ke bawah; harga bergerak di bawah kedua MA tersebut. CCI oversold di chart H4, stochastic beri sinyal bullish. Tunggu penembusan ke bawah 1134.10 sebelum membuka posisi jual dengan target hingga kisaran 1120.85-1109.75. Alternatifnya, perhatikan area 1152.71-1164.20 untuk cari sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1145.60-1134.10. Hati-hati jika harga tembus ke atas 1164.20 karena akan menggagalkan skenario bearish ini dan membuka peluang bagi pergerakan hingga kisaran 1171.31-1182.81.

0 Comments