Bukan Rahasia! Kunci Forex Trading: Kesabaran (1)

Ini bukan rahasia sukses forex trading. Percayalah, sama sekali bukan rahasia. Memang ini salah satu kuncinya, tetapi – sekali lagi – sama sekali bukan rahasia. Semua orang tahu itu. Dalam sebuah artikel di website ini saya pernah mengutip salah satu pepatah Arab: “man shobaro, zhofiro”. Siapa yang bersabar akan beruntung. Benar-benar mirip dengan forex trading.

Jadi, benar-benar bukan rahasia. Kesabaran sebagai kunci sukses dalam menjalankan strategi trading sudah diakui oleh semua orang di jagad trading ini. Sayangnya, “keahlian” yang satu inilah yang paling sulit untuk dipelajari seorang trader.

Oke. Sabar memang perlu. Saya yakin Anda juga setuju. Tetapi apa dan bagaimana sih bersabar dalam trading itu?

Di artikel ini akan kita coba untuk mengupasnya. Seperti yang dikatakan sebelumnya, bersabar adalah salah satu ilmu yang paling sulit untuk dikuasai. Jadi anggap saja membaca artikel ini sebagai salah satu latihan kesabaran Anda, karena di akhir artikel ini diharapkan Anda akan menemukan petunjuk tentang kesabaran.

Ini adalah bagian pertama dari dua tulisan. Sudahkah Anda siapkan kopi di cangkir? Mari.

Mau Buka Posisi? Tunggu Waktu Yang Pas

Bayangkan skenario seperti ini:

Sebagai trader, sebelum melakukan transaksi Anda tentu harus terlebih dahulu melakukan “kewajiban” Anda dalam melakukana analisa dan menentukan di currency pair yang mana Anda akan mencari peluang. Katakanlah Anda telah mengincar level tertentu dan merencanakan akan membuka posisi beli jika koreksi terjadi ke level tersebut. Anda pun duduk di depan komputer Anda sambil menikmati secangkir kopi.

Eh ternyata… bukannya koreksi yang terjadi melainkan harga terus naik.

Anda lantas merasa kesal. Koreksi ke level yang Anda inginkan tak terjadi. Anda pun mulai resah, khawatir tidak sempat untuk meraih potensi keuntungan dari rally yang terjadi. Tak ingin “ketinggalan kereta”, Anda pun buru-buru meng-klik tombol “Buy”.

Jika skenario itu yang terjadi pada Anda, itulah pertanda Anda kehilangan kesabaran. Saat itu, emosi yang menguasai Anda, bukan logika. Bukan hanya Anda melepaskan peluang untuk mendapatkan posisi yang lebih baik, namun juga Anda telah dengan brutal melanggar trading plan yang telah susah payah Anda rancang.

Saat Anda membiarkan emosi menguasai pikiran, saat itulah Anda membiarkan diri Anda menerima hasil yang mengecewakan. Sikap emosional dalam trading akan memicu ketidaksabaran. Ketidaksabaran akan memicu ketidakdisiplinan. Ketidakdisiplinan menyebabkan Anda melanggar trading plan. Melanggar trading plan akan berakibat pada kehancuran. Seram kan?

Menunggu Tangkapan Besar

Ada sebuah program televisi luar negeri yang menayangkan aktivitas memancing para pemancing ikan profesional. Seorang pemancing profesional tahu di mana spot memancing yang baik, yaitu tempat yang memang banyak ikannya. Pernahkah terpikir oleh Anda, jika memang banyak ikan di sana, mengapa repot-repot menggunakan joran dan kail? Mengapa tidak menggunakan jaring saja?

Bagi sang pemancing, ia tak perlu menangkap semua ikan yang ada di sana. Ia hanya butuh menangkap beberapa yang memang ia inginkan dan – tentunya – mengincar ikan yang besar-besar. Atau setidaknya ia hanya butuh menangkap jenis ikan yang ia inginkan saja.

Pasar, kurang lebih seperti itu. Ada banyak “ikan” yang berenang di sana, dalam arti: banyak peluang yang tercipta, entah kecil atau besar. Jadi sebenarnya mencari peluang tidaklah sulit, namun yang butuh trik adalah bagaimana menemukan peluang yang benar-benar bagus, dalam arti: sesuai dengan trading plan kita. Jika pasar menawarkan peluang yang tidak sesuai dengan trading plan kita, maka sebaiknya jangan sia-siakan “umpan” alias modal Anda. Ya, memang kadang kala “ikan” yang kita dapatkan kecil-kecil, namun poinnya bukan di “ukuran ikan”, melainkan apakah memang “ikan” jenis itu yang sesuai dengan trading plan kita?

Secara gampang, metafora pemancing dan ikan di atas bisa dijelaskan seperti ini: tradinglah jika dan hanya jika peluang yang muncul benar-benar sesuai dengan trading plan Anda. Lagi-lagi, emosi berperan penting di sini. Kembali ke poin pertama: tunggu waktu dan momentum yang tepat.

Nah, sampai di sini, apakah kira-kira perilaku trading Anda setidaknya memenuhi dua kriteria kesabaran di atas? Jika ya, syukurlah. Jika tidak, minimal mulailah dari dua hal ini dulu. Di bagian ke-2, kita akan meneruskan pembicaraan tentang kesabaran ini.

Stay tune.

ANALISA FOREX MINGGUAN: 30 MARET-3 APRIL 2015

Sektor Tenaga Kerja Membaik, Fed Bersiap Naikkan Suku Bunga?

Sektor tenaga kerja Amerika Serikat terus membaik seiring dengan menurunnya jumlah klaim pengangguran yang tercatat menjadi 282.000. Data inflasi dan perumahan juga membaik. Meskipun demikian, GDP akhir yang dirilis untuk kuartal ke-4 tahun 2014 agak mengecewakan karena bertahan di angka 2,2%, di bawah harapan pasar yaitu 2,4%. Angka penjualan barang tahan lama juga dirilis lebih rendah daripada perkiraan.

Di kawasan euro, data Jerman yang baik tidak cukup mampu memberikan tenaga tambahan bagi euro untuk mencapai angka di atas 1.10 terhadap USD. Dari Inggis, data penjualan eceran terbilang baik namun angka inflasi turun mencapai kisaran 0%.

Berikut adalah data ekonomi penting yang akan dirilis di pekan ini.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (31/3), 21.00 WIB.

Tingkat kepercayaan konsumen AS di bulan Februari turun, lebih buruk daripada perkiraan menapai 96.4. Di bulan sebelumnya indeks tingkat kepecayaan konsumen tercatat di 103.8. Masyarakat agak pesimis tentang prospek pertumbuhan tenaga kerja, meskipun tren pertumbuhan tenaga kerja terlihat bergerak ke arah positif. Di bulan Maret, tingkat keyakinan konsumen diperkirakan akan naik sedikit ke 96.6.

  1. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (1/4), 19.15 WIB

Sektor swasta di AS berhasil menambah lapangan pekerjaan sebesar 212.000 di bulan Februari lalu, menyusul revisi sebesar 250.000 di bulan Januari. Meskipun demikian angka ini masih berada di bawah perkiraan pasar. Begitupun, proyeksi pertumbuhan pekerjaan di sektor swasta masih cukup baik. Di bulan Maret, penambahan pekerjaan di sektor swasta diperkirakan akan tercatat sebesa 231.000.

  1. US ISM Manufacturing PMI: Rabu (1/4), 21.00 WIB

Sektor manufaktur AS melemah di bulan Februari, turun sekitar 0.6 poin menjadi 52.9. Angka ini lebih buruk pula daripada perkiraan pasar yaitu 53.4. Meskipun demikian, angka ini masih berada di atas 50, yang mengindikasikan bahwa sektor manufaktur masih mengalami pertumbuhan. Data berikutnya diperkirakan akan turun sedikit lagi menjadi 52.5.

  1. US Trade Balance: Kamis (2/4), 19.30 WIB

Defisit perdagangan AS menyempit di bulan Januari, menjadi $41.8 miliar di tengah menurunnya ekspor dan impor. Penurunan sebesar 8,3% ini sejalan dengan perkiraan pasar. Biaya di sektor impor menyusut karena rendahnya harga minyak dunia serta aksi mogok yang dilakukan para pekerja yang mengganggu pengiriman. Karena rendahnya harga minyak itu juga, produksi domestik naik dan impor bahan bakar turun 23%. Untuk data selanjutnya, defisit perdagangan AS diperkirakan menjadi $41.5 milyar.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (2/4), 19.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di Amerika Serikat telah mengalami penurunan di pekan lalu, menjadi 282.000 dari 291.000 di pekan sebelumnya. Penurunan sebesar 9.000 ini menjadi pertanda bahwa sektor tenaga kerja AS masih terus membaik. Pekan ini, klaim pengangguran diperkirakan akan naik sedikit menjadi 285.000.

  1. US Non-Farm Payrolls dan Unemployment rate: Jumat (3/4), 19.30 WIB

Pertambahan lapangan pekerjaan di bulan Februari tercatat positif 295.000, tingkat pengangguran juga turun ke level terendah 6 setengah tahun di 5,5%. Data ini bisa menjadi dasar bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga yang diperkirakan akan dilakukan mulai Juni mendatang. Untuk data selanjutnya, NFP diperkirakan akan bertambah 251.000 sementara tingkat pengangguran tetap di 5,5%.

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

EUR/USD terkoreksi ke area support yang berada di kisaran 1.08833-1.07797. Meskipun demikian, untuk pekan ini EUR/USD masih berpotensi bullish. Untuk itu Anda perlu mencari konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut sebelum membuka posisi buy, dengan potensi rebound hingga kisaran 1.09474-1.10511.

Hati-hati jika support 1.07797 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan euro ke kisaran 1.07156-1.06119.

AUD/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

AUD/USD mulai bergerak dalam bias bearish untuk outlook mingguan seiring penembusan ke bawah MA 50 di chart H4. Saat analisa ini dibuat, harga berada di area support 0.77106. Tekanan bearish diperkirakan akan semakin besar jika support tersebut tembus, dengan potensi pergerakan hingga kisaran 0.76573-0.75976.

Sebagai skenario alternatif, perhatikan pula area resistance yang berada di kisaran 0.77969-0.78503. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda masih boleh mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.77639-0.77106.

Hati-hati jika resistance 0.78503 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat aussie hingga kisaran 0.78833-0.79366.

GBP/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

GBP/USD pekan ini bergerak dalam bias netral seiring pergerakan sideway yang terlihat di chart H4. Untuk pekan ini, antisipasi penembusan valid ke bawah support di 1.48364 yang kemungkinan besar akan diikuti oleh pelemahan sterling menuju kisaran 1.47590-1.46339.

Sebaliknya, peluang bagi penguatan sterling akan terbuka jika resistance 1.49615 tembus, dengan sasaran penguatan hingga kisaran 1.50389-1.51640 di pekan ini.

USD/JPY

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

USD/JPY masih berada dalam bias bearish untuk outlook mingguan. Sebelum membuka posisi sell, sebaiknya tunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance yang berada di kisaran 119.412-120.086. Potensi targetnya adalah kisaran 118.994-118.320.

Sebaliknya hati-hati jika resistance 120.086 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/JPY hingga kisaran 120.504-121.178.

USD/CHF

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

USD/CHF masih berada dalam bias bearish untuk outlook mingguan. Sebelum membuka posisi sell, sebaiknya tunggu konfirmasi sinyal bearish di area resistance yang berada di kisaran 0.96773-0.97935. Potensi targetnya adalah kisaran 0.96054-0.94891.

Sebaliknya hati-hati jika resistance 0.97935 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/CHF hingga kisaran 0.98654-0.99817.

NZD/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

NZD/USD terkoreksi ke area support yang berada di kisaran 0.75327. Saat analisa ini dibuat, harga bergerak menguji MA 50 di chart H4. Potensi rebound masih ada, namun sebelum membuka posisi buy, sebaiknya tunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut, dengan potensi target hingga kisaran 0.76182-0.76946.

Hati-hati jika support 0.75327 tersebut tembus dengan sempurna sebab hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Kiwi hingga kisaran 0.74472-0.73708.

GOLD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Harga emas terkoreksi ke area support yang berada di kisaran 1196.69-1182.47. Saat analisa ini dibuat, harga bergerak menguji MA 20 di chart H4. Potensi rebound masih ada, namun sebelum membuka posisi buy, sebaiknya tunggu konfirmasi sinyal bullish di area support tersebut, dengan potensi target hingga kisaran 1205.48-1219.70.

Hati-hati jika support 1182.47 tembus dengan sempurna sebab hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga emas hingga kisaran 1173.67-1159.45.

Loss di Forex Trading? Tak Selamanya Buruk

Benar. Anda tidak salah baca. Loss di forex trading tak selamanya buruk. Mungkin ada di antara Anda yang langsung berkomentar tak percaya, atau bahkan miring terhadap judul artikel kali ini. Mungkin di antaranya adalah:

 “Nggak perlu menghibur diri Bro…, loss itu menyakitkan, titik!”

“Puh, omong kosong!”

atau,

“Ah, masa?”

Wajar. Ketika pertama kali mendengar senior saya bicara seperti itu, kening saya pun berkerut. Bagaimana ceritanya, loss kok tidak buruk? Bukankah bagaimanapun, profit jauh lebih baik daripada loss?

Saya cukup kaget ketika ia mengatakan bahwa tidak semua profit itu bagus. Namun semuanya menjadi benderang bagi saya ketika ia menerangkan beberapa hal. Itu yang juga akan saya sampaikan di artikel ini.

“Losing With Dignity”

Dahulu kala, para samurai tetap bisa menjaga harga diri meskipun kalah dalam suatu pertempuran. Jalan yang mereka pilih untuk mempertahankan martabat adalah melakukan seppuku, bunuh diri ala samurai dengan disaksikan musuhnya. Seburuk apa pun kekalahan yang diderita, masyarakat – bahkan musuhnya – akan tetap menghormatinya sebagai petarung yang hebat dan pemberani. Tidak ada kehinaan, melainkan kehormatan bagi mereka yang melakukan seppuku. Saya mengistilahkannya dengan losing with dignity, kalah tetapi bermartabat.

Tentu saja dalam trading kita tidak ingin melakukan “bunuh diri trading”. Kalaupun kita harus loss, tidak boleh sampai menyebabkan modal terkuras habis. Yang ingin kita tiru dari para samurai itu adalah semangatnya menjaga martabat. Kalau terpaksa loss, maka lakukanlah dengan bermartabat.

Bagaimana sebenarnya “loss bermartabat itu?

Begini.

Ketika Anda trading, tentu Anda mempergunakan sistem trading yang telah Anda uji coba sebelumnya, sehingga Anda yakin akan akurasi dan kemampuan sistem tersebut menghasilkan profit yang konsisten. Sistem trading apa pun pasti memiliki aturan-aturan yang harus dipatuhi. Jika aturan-aturan tersebut Anda jalankan dengan baik, peluang keuntungan yang konsisten sudah ada di depan mata.

Nah, di sisi lain Anda juga harus sadar bahwa secanggih apa pun suatu sistem trading, tidak akan membuat Anda menjadi “tahu segala” bagai The Oracle dalam trilogi film Matrix. Ada waktunya meskipun Anda telah mengikuti semua aturan dalam sistem trading, namun kerugian tetap terjadi. Berdasar pada konsep membatasi resiko, Anda tetap harus melakukan cut-loss ketika sistem trading tersebut menyarankan Anda untuk “menyelamatkan diri”.

Anda melakukan entry dan exit sesuai dengan aturan yang benar. Jika ternyata terjadi loss,itulah yang dikatakan “losing with dignity”. Ketika Anda mengalami loss namun bermartabat, Anda bisa mengatakan, “Oh, pasar sedang tidak setuju dengan saya.”

“Losing In Sorrow”

Ini istilah yang saya buat sebagai lawan dari “losing with dignity”. Dalam keadaan apa seorang trader bisa dikatakan losing in sorrow?

Mudah saja. Anda telah memahami bahwa forex trading – selain menyimpan potensi yang luar biasa juga memiliki resiko. Untuk itulah Anda membutuhkan sistem trading, manajemen modal serta manajemen resiko yang baik. Semua hal ini tertuang dalam trading plan.

Namun meskipun jika Anda telah menyadari semua itu dan – katakanlah – telah membuat trading plan, namun Anda TIDAK MENJALANKAN trading plan tersebut dengan baik, lalu loss, itulah yang disebut dengan losing in sorrow.

Ketika Anda mengalami loss lantaran memang tidak melakukan proses yang benar, orang akan berkata, “Ya iyalah… cara trading lu aja emang udah salah….”

“Profit With Pride”

Samurai sejati tidak pernah mempergunakan cara-cara curang. Mereka bertempur dengan cara yang lurus dan benar. Itulah yang menyebabkan kemenangan  mereka menjadi sangat berarti.

Ketika seorang trader berhasil memperoleh keuntungan setelah menjalankan trading plan-nya dengan baik, jerih payahnya terbayar. Pada saat itulah keuntungan yang diperolehnya akan sangat bermakna. Ia memperoleh profit with pride.

Mengapa? Karena profit yang diperolehnya itu melalui proses yang benar. Analisa yang dilakukan matang, posisi yang diambil pun sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam trading plan. Pada saat itu, Anda layak berbangga dan orang pun akan menaruh hormat pada Anda. “Wajar dia profit, sistem tradingnya bagus dan dia disiplin”.

Lawan dari “profit with pride” ini adalah “profit with shame”. Dalam kondisi seperti apa sih “profit with shame” ini?

Sederhana saja. Ketika Anda memperoleh profit namun tidak melalui cara yang benar, atau Anda justru tidak tahu mengapa Anda bisa profit, itulah “profit with shame”. Orang biasa menyebutnya dengan hoki. Jika ini yang terjadi pada Anda, di masa datang Anda tidak akan bisa mengulangi “prestasi” itu. Alih-alih, justru “losing in sorrow” yang akan menimpa Anda.

Mudah-mudahan pemaparan ini cukup bisa dimengerti. Sampai jumpa lagi.

Rahasia Teknik Multiple Time-Frame Analysis (2)

Di tulisan sebelumnya, kita sudah membahas prinsip dasar metode Multiple Time-Frame Analysis dalam forex trading. Untuk mempermudah penulisan – dan tentunya: pembacaan – kita singkat saja dengan MTFA. Jika Anda belum membaca bagian pertama dari tulisan ini, saya sarankan untuk mampir sebentar ke link ini: rahasia MTFA bagian-1.

Di bagian ke-2 ini, kita akan membahas cara mempraktekkan MTFA. Ingat bahwa di tulisan bagian pertama sudah dijelaskan bahwa ada tiga time-frame (TF) yang dipergunakan untuk menentukan trend jangka panjang, menengah dan pendek. Kita mengistilahkannya dengan TF Long, TF Medium dan TF Short.

Nah, mari kita mulai menerapkannya dalam trading.

Menggabungkan Ketiga TF

Kombinasi tiga TF untuk menganalisa sebuah currency pair, diharapkan akan mempermudah Anda mencari petunjuk entry level yang “terbaik”. Perhatikan tanda kutip yang mengapit kata “terbaik”. Sebenarnya tidak ada level yang terbaik, karena sejatinya kita tidak akan pernah tahu kapan persisnya harga akan berhenti di suatu level. Namun kita bisa mengusahakan untuk mencari harga yang semurah mungkin jika ingin buy, atau yang semahal mungkin jika ingin sell. Jadi, istilah “terbaik” di sini hanya untuk mengupayakan agar kita tidak terlalu cepat atau justru terlambat mengambil keputusan.

Dengan MTFA, analisa yang dilakukan bersifat “top-down”. Artinya Anda harus melihat TF yang paling besar dulu, baru kemudian bertahap turun ke TF yang lebih kecil. Sebagai contoh, jika TF Long memperlihatkan uptrend namun TF Medium dan TF Short memperlihatkan downtrend, maka Anda perlu berhati-hati jika ingin membuka posisi sell.

Ingat-ingat terus bahwa “the trend is your friend”. Dalam hal ini, TF Long-lah yang jadi patokan. Maka, sebagai “siasat perang”-nya Anda sebaiknya menunggu hingga TF yang lebih kecil mengkonfirmasi trend di TF yang lebih besar.

Oke, Lalu Bagaimana Prakteknya?

Untuk memperjelas apa yang saya tuliskan di atas, yuk kita lihat contoh berikut.

forex trading, strategi forex, belajar forex

Chart di atas adalah EUR/USD di TF H4, sebagai TF Long-nya. Misalnya Anda ingin memanfaatkan pergerakan dari mid-term trend yang terlihat, yaitu uptrend (perhatikan trendline merah). Nah, sekarang Anda sudah mendapatkan trend yang Anda inginkan dan tentunya sudah menetapkan bahwa posisi yang Anda incar adalah buy.

Selanjutnya, bergeserlah ke TF Medium yaitu TF H1. Anda akan melihatnya seperti gambar di bawah ini:

forex trading, strategi forex, belajar forex

Di chart H1, Anda juga melihat bahwa harga masih bergerak dalam uptrend. Trendline tebal berwarna merah yang berada di bawah adalah trendline yang ditarik di chart H4 tadi. Anda boleh menarik trendline lagi di chart H1 ini, sebagai accelerating trendline. Pada gambar di atas, Anda bisa melihatnya sebagai garis putus-putus berwarna merah.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI masih berada dalam kondisi overbought di chart H1. Maka untuk membuka posisi buy, Anda perlu menunggu hingga keduanya setidaknya berada dalam kondisi oversold. Akan lebih baik jika entry level berada setidaknya di area trendline putus-putus atau di area trendline yang tebal (yang ditarik di chart H4).

Jika misalnya harga telah berada di area trendline, atau stochastic dan CCI telah memperlihatkan indikasi oversold, barulah kemudian Anda bisa bergeser ke TF yang paling kecil, yaitu TF M15 sebagai TF Short-nya.

forex trading, strategi forex, belajar forex

Gambar di atas merupakan tampilan TF M15 untuk EUR/USD dalam contoh kasus kita kali ini. Jika Anda perhatikan, di TF yang terkecil ini mungkin Anda tidak akan bisa melihat trend secara jelas. Tak mengapa, karena TF yang terkecil ini fungsinya bukan lagi untuk melihat trend melainkan mem-filter sinyal entry. Ketika di TF H1 sudah ada indikasi oversold, Anda tinggal mengkonfirmasinya dengan mencari sinyal buy di TF M15 ini.

Jika sinyal bullish sudah confirmed, Anda bisa membuka posisi Buy.

Bottom Line

MTFA memang bisa membantu Anda untuk melakukan transaksi tanpa perlu khawatir terlalu dini atau terlambat masuk atau keluar pasar. Dengan sendirinya, MTFA berpotensi untuk memberikan entry level yang “terbaik” karena informasi yang Anda peroleh bisa lebih lengkap.

Namun jangan lupa bahwa tetap dibutuhkan kejelian dan kehati-hatian dalam melakukan metode analisa seperti apa pun. Selain itu, sadarilah bahwa tidak ada satu pun metode analisa yang “bebas cacat”. Sebagai metode trading, MTFA tentu juga memiliki kelemahan, salah satunya adalah waktu yang Anda perlukan untuk melakukan analisa tentu akan menjadi lebih panjang daripada jika Anda menggunakan metode single time-frame analysis.

Kelemahan lain adalah peringatan bagi para pemula, karena seringkali mereka yang mengalami floating loss mencoba untuk mencari “pembenaran” di TF yang lebih tinggi, bahkan sering sampai “kebablasan” misalnya sampai ke TF Daily, padahal ia day trader. Bahkan dalam kaidah MTFA pun, hal ini salah.

Contohnya: seorang trader membuka posisi Sell, namun ketika harga naik dan floating loss yang dialami membesar, ia bukannya melakukan cut-loss namun mencari pembenaran dengan mengatakan, “Ah… nggak apa-apa. Di TF MONTHLY masih mentok resistance….” Padahal ia day trader yang semestinya tak pernah membiarkan posisi terbuka lebih dari sehari. Ini jelas upaya pembenaran yang justru salah.

Intinya, metode apa pun yang Anda pergunakan, tetaplah miliki trading plan yang baku, termasuk di dalamnya adalah pembatasan resiko.

Rahasia Teknik Multiple Time-Frame Analysis (1)

Beberapa waktu terakhir ini banyak pertanyaan dari para trader mengenai metode “multiple time-frame analysis” dalam forex trading. Memang selama ini kami selalu mengarahkan untuk mempelajari single time-frame analysis saja dulu, terutama untuk para trader pemula. Bukan apa-apa, semata karena kami khawatir penjelasan yang tidak singkat untuk multiple time-frame analysis justru akan membuat semakin bingung. Terbukti kemudian ada yang mencampuradukkan pembacaan chart H1 (hourly) dengan M5 (5 minutes) dengan logika yang dipaksakan. Ah, sudahlah… tak usah dibicarakan di sini. Nanti malah tambah pusing.

Namun, keberadaan metode “multiple time-frame analysis” memang tidak bisa dinafikan. Bahkan sebenarnya bisa membantu seorang trader untuk menemukan level-level support dan resistance yang kuat. Ketika pertanyaan yang muncul pun semakin beruntun, akhirnya saya memutuskan untuk menulis artikel tentang metode tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai apa itu multiple time-frame analysis, bagaimana memilih periode yang tepat dan bagaimana cara menggabungkannya.

Siapkan teh hangat dan cemilan favorit Anda. Topik ini akan kita bahas dalam dua tulisan. Inilah bagian yang pertama. Here we go.

Apa Sih Sebenarnya Multiple Time-Frame Analysis?

Untuk mempermudah penyebutan, mari kita singkat saja multiple time-frame analysis menjadi MTFA. Oke? Soalnya agak ribet juga mengetikkan istilah yang panjang berulang-ulang.

MTFA melibatkan beberapa time-frame (selanjutnya kita sebut sebagai TF) untuk currency pair yang sama. Memang tidak ada batasan baku mengenai berapa banyak TF yang boleh dipergunakan, namun ada semacam “panduan” yang perlu Anda ikuti.

Penggunaan tiga TF yang berbeda biasanya cukup bisa memberikan outlook pasar yang cukup luas. Jika terlalu sedikit TF yang digunakan, maka informasi yang akan Anda dapatkan pun kurang. Sebaliknya jika terlalu banyak, justru analisanya cenderung akan “kebablasan” sehingga menjadi tidak sesuai dengan gaya trading Anda.

TF yang “medium”, atau yang pertengahan, harus pertama kali ditetapkan sebagai patokan berapa lama (rata-rata) transaksi akan dibiarkan terbuka. Nah, dari situ baru melangkah ke TF yang lebih pendek (short), yang haruslah setidaknya seperempat dari TF yang pertengahan tadi.

Jadi, jika TF pertengahan adalah H1 (hourly) alias 60 menit-an, maka TF yang “short” haruslah M15 (15-minutes).

Dengan perhitungan yang sama, TF yang “panjang” (long) setidaknya harus empat kali lebih besar daripada TF yang “medium” tadi. Nah, karena tadi TF medium adalah H1, maka TF yang “long” haruslah H4.

Aturan-aturan tersebut di atas dalam MTFA  dikenal dengan nama “aturan angka empat”.

Nah, untuk contoh ini, sekarang kita sudah punya tiga TF, yaitu:

–          M15, kitas sebut saja sebagai TF short

–          H1, kita sebut sebagai TF medium

–          H4, kita beri namaTF long

Sangat penting memilih TF yang tepat. Seorang trader jangka panjang yang biasa membiarkan posisinya terbuka selama – misalnya – sebulan, sebaiknya tidak mempergunakan kombinasi TF di atas. Ia mungkin akan lebih baik mempergunakan kombinasi lain misalnya Daily (D1), Weekly (W1) dan Monthly (MN). Kombinasi dalam contoh di atas lebih tepat untuk dipergunakan oleh trader jangka pendek atau day trader.

TF Long

Setelah Anda membekali diri dengan dasar menetapkan TF dalam MTFA, sekarang waktunya untuk menerapkannya dalam forex trading. Dengan metode ini, umumnya lebih baik memulai dari TF jangka panjang (TF long). Dengan mengamati TF long, Anda akan bisa menemukan trend yang paling dominan.

Nah, untuk membuka posisi, jangan pergunakan TF long sebagai sinyal. TF long hanya dipergunakan untuk menentukan trend umumnya saja, jadi posisi yang dibuka nanti harus searah dengan trend yang terlihat di TF long ini. Namun bukan berarti bahwa Anda sama sekali tidak boleh membuka posisi yang berlawanan dengan trend di TF long, namun sebaiknya selalu ingat konsep “the trend is your friend”. Tentu saja posisi yang berlawanan dengan trend umum akan memiliki peluang kesuksesan yang lebih rendah dibandingkan posisi yang searah dengan trend umum.

TF Medium

Di TF Medium, Anda akan bisa melihat liukan-liukan pergerakan dengan lebih jelas daripada di TF Long. Di TF Medium inilah Anda nanti bisa menentukan kira-kira kapan akan membuka posisi. Petunjuk di TF Medium ini nanti akan diperinci lagi di TF yang lebih rendah, yaitu TF Short.

Dalam perkembangan teknik trading, seringkali justru di TF Medium Anda akan mendapatkan petunjuk dini mengenai kemungkinan reversal (pembalikan arah).

TF Short

Nah, di TF inilah nanti Anda harus mencari sinyal entry (buy atau sell). Ini karena fluktuasi yang terjadi bisa terlihat lebih jelas sehingga seorang trader nantinya akan bisa mengambil entry level yang lebih baik. Namun ingat bahwa sinyal yang muncul di TF ini harus searah dengan trend yang telah diperlihatkan di TF yang lebih besar.

Di bagian ke-2 nanti Anda akan mempelajari cara menerapkan MTFA ini. Bagaimana cara menggabungkannya, cara membacanya dan mengambil keputusannya.

Stay tune.

How to Let Your Profits Run?

Pernahkah Anda merasa ragu ketika transaksi yang Anda lakukan sedang mengalami keuntungan? Anda bimbang: apakah harus menutup transaksi tersebut dan merealisasikan keuntungan, atau membiarkan posisi tersebut terbuka untuk potensi keuntungan yang lebih besar lagi? Saya yakin, mayoritas pelaku forex trading cenderung melaksanakan pilihan yang pertama: menutup transaksi. Saya juga yakin, banyak pula yang kemudian “tepok jidat” lantaran ternyata ia menutup transaksinya terlalu cepat dan berkomentar, “Aah… tuh kan, harganya naik terus!”

Kemungkinan Penyebab

Tahukah Anda, mengapa kebanyakan trader cenderung menutup posisinya terlalu cepat? Ada beberapa kemungkinan penyebabnya.

Pertama, mungkin ia tidak punya target profit sama sekali. Memang sih, tidak ada salahnya dengan hal itu. Bisa saja seorang trader memutuskan kapan akan take profit setelah harga berjalan. Tetapi, jika Anda telah memiliki target yang jelas sebelumnya, akan lebih mudah bagi Anda untuk menutup transaksi tanpa perlu bimbang dan ragu ketika harga mencapai target tersebut.

Faktor ke-2 biasanya berkaitan dengan tingkat keberanian seseorang berhadapan dengan resiko. Semakin kecil keberaniannya, semakin prematur pula biasanya ia menutup posisinya. Nah, untuk “mengakalinya”, selalu tempatkan modal Anda sesuai dengan batasan resiko yang Anda tetapkan. Contoh kongkritnya: jika batasan resiko yang nyaman Anda adalah 10% dari modal (misalnya modal Anda $10,000), maka tiap kali transaksi tetapkan batas kerugian maksimal $1,000.

Kemudian mungkin juga ada faktor psikologis seperti kurangnya rasa percaya diri. Membiarkan pasar menyentuh level take pofit, tidak hanya membutuhkan kesabaran, namun juga tingkat kepercayaan diri yang cukup tinggi. Biasanya, ketidakpastian arah pasarlah yang menurunkan derajat keyakinan seorang trader. Ada kekhawatiran keuntungan yang telah di depan mata justru akan hilang dan berubah menjadi kerugian jika pasar berbalik arah. Namun ini bisa diatasi dengan mempergunakan metode analisa atau sistem trading yang telah Anda uji sendiri keampuhannya. Saya tidak pernah bosan mengingatkan: sistem trading tak perlu 100% akurat, yang penting terbukti bisa menghasilkan profit yang KONSISTEN.

Percaya Diri

Sebenarnya memang kuncinya sederhana. Percaya diri. Sayangnya, membentuk kepercayaan diri bagi seorang trader tidak semudah mengucapkannya.

Sebagai trader, Anda harus bisa yakin pada kualitas sistem trading yang Anda pergunakan. Ya, memang tidak mudah untuk bisa memiliki strategi trading yang baik, namun itu perkara lain. Yang justru yang sering terjadi adalah orang tidak mampu memaksimalkan strategi yang ia miliki lantaran TAKUT LOSS. Ya, secanggih apa pun strategi yang dimiliki, akan percuma jika Anda tak berani mempergunakannya dengan benar.

Misalnya, sistem trading Anda berkata, “Sudah saatnya SELL! Pergunakan SL 50 pips, TP 100 pips.” Jika Anda mempergunakan sistem itu dengan benar, maka Anda akan membuka posisi sell dengan SL dan TP persis seperti yang disarankan oleh sistem tersebut. Ketika posisi Anda sudah mulai menghasilkan profit, Anda tidak akan menutup posisi tersebut sebelum sistem trading Anda mengatakan bahwa itulah saatnya menutup posisi.

Trailing Stop

Cara lain untuk membiarkan posisi Anda terbuka tanpa perlu khawatir keuntungan akan berubah menjadi kerugian, adalah mempergunakan Trailing Stop. Anda bisa mengaktifkannya di MetaTrader Anda. Jika Anda mengatur Trailing Stop misalnya 1000 pips, maka SL Anda akan bergerak ke level impas (level Open Position Anda) jika keuntungan sudah mencapai 1000 pips. Trailing Stop akan bergerak terus mengikuti pergerakan harga, namun tidak akan kembali “mundur” ketika harga terkoreksi.

Ini contoh ilustrasinya:

forex trading, strategi forex, belajar forex

ANALISA FOREX MINGGUAN: 23-27 MARET 2015

The Fed Pangkas Proyeksi Inflasi, USD Kehilangan Tenaga

USD tertekan oleh komentar Federal Reserve, menyebabkan pergerakan yang volatile di pekan lalu. Federal Reserve menghapus kata “bersabar” dari pernyataan kebijakannya, yang menaikkan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam bulan-bulan mendatang. Meskipun demikian, Federal Reserve menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasinya, yang ditangkap oleh pasar sebagai pernyataan yang dovish.

Di kawasan euro, kekhawatiran akan masa depan Yunani kembali mencuat dengan Jerman berdiri di bawah lampu sorot dan memainkan peranan yang penting. Dari Inggris, poundsterling tertekan oleh lambatnya kenaikan gaji. Dari Benua Kanguru, Australia bersiap untuk kembali memangkas suku bunga.

Berikut adalah data ekonomi penting untuk pekan ini:

  1. Pidato Mario Draghi: Senin (23/3), 21.30 WIB

Presiden ECB, Mario Draghi, akan memberikan pernyataan di depan Parlemen Ekonomi Eropa dan Komite Urusan Keuangan di Brussels. Ia diperkirakan akan berbicara tentang program GE yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan negara-negara kawasan euro. Ada kemungkinan Yunani juga masuk dalam topik pembicaraan. Sebagai catatan, pernyataan terakhirnya sebelum ini berujung pada kejatuhan euro.

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (24/3), 16.30 WIB

Tingkat inflasi Inggris turun ke level terendah dalam sejarah, yaitu 0,3% di bulan Januari, di tengah jatuhnya harga minyak dunia dan bahan makanan. Mayoritas ekonom merasa tidak mengkhawatirkan penurunan ini karena core CPI yang tidak memasukkan faktor makanan dan bahan bakar sebagai parameter ukurnya tetap naik ke 1,4% di bulan Januari. Inflasi inggris diperkirakan akan terus turun ke level 0,1%.

  1. Data inflasi AS: Selasa (24/3), 19.30 WIB

Indeks harga konsumen turun 0,7% di bulan Januari, menyusul penurunan 0,3% di bulan November dan Desember. Harga bahan bakar turun 0,7% di bulan Januari sementara harga bensin turun 18,7%. Namun inflasi inti naik 0,4% di bulan Januari, bahkan di atas 2% untuk basis tahunan. Meskipun demikian para ekonom meyakini bahwa turunnya inflasi ini bersifat sementara akibat jatuhnya harga minyak dunia. CPI diperkirakan naik 0,2% kali ini, sementara core CPI naik 0,1%.

  1. US New Home Sales: Selasa (24/3), 21.00 WIB

Jumlah penjualan rumah untuk keluarga kecil di AS turun di bulan Januari, mencapai angka 481.000. Dibandingkan data Desember yaitu 482.000, penurunan ini dikatakan tidak terlalu tajam. Para analis meyakini bahwa pasar perumahan akan terus pulih di bulan-bulan mendatang, sebab data tenaga kerja semakin membaik. Penjualan rumah baru di bulan Februari diperkirakan mencapai 475.000, turun dibandingkan Januari.

  1. German Ifo Business Climate: Rabu (25/3), 16.00 WIB

Indeks sentimen bisnis Jerman membaik di bulan Februari, menjadi 106.8. Di Januari, indeks tercatat 106.7. Meskipun angka ini di bawah perkiraan pasar, namun peningkatan ini memperlihatkan tingkat keyakinan akan pertumbuhan ekonomi setelah diluncurkannya program stimulus oleh ECB. Pertumbuhan ekonomi Jerman diperkuat oleh rendahnya harga minyak dan melemahnya euro. Meskipun demikian, krisis Yunani masih menjadi awan kelabu bagi sentimen bisnis. Kali ini, indeks sentimen bisnis Jerman diperkirakan naik lgi ke 107.4.

  1. US Durable Goods Orders: Rabu (25/3), 19.30 WIB

Di bulan Januari, pemesanan barang tahan lama naik untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir ke 2,8%. Ini memperlihatkan bahwa sektor manufaktur mulai stabil. Data tersebut lebih tinggi daripada perkiraan yaitu 1,7%. Sementara itu data Core Durable Goods Orders (tanpa sektor transportasi) naik 0,3%. Kali ini data Durable Goods Orders diperkirakan akan naik 0,6% sementara Core Orders diperkirakan naik 0,5%.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (26/3), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran di AS naik sebesar 1.000 pekan lalu, mencapai angkat 291.000. Kenaikan yang relatif kecil ini memperlihatkan bahwa sektor tenaga kerja masih cukup kuat. Meskipun naik-turun, jumlah klaim penangguran ini masih memperlihatkan tren positif di sektor tenaga kerja AS. Pekan ini, klaim pengangguran diperkirakan akan naik mencapai 295.000.

  1. US Final GDP: Jumat (27/3), 19.30 WIB

Dibandingkan dengan pertumbuhan yang luar biasa di kuartal ke-3 2014 (yaitu 5%), pertumbuhan di kuartal terakhir 2014 diperkirakan akan jauh lebih lambat. Tingkat pertumbuhan ekonomi diperkirakan hanya akan berada di kisaran 2,4%.

  1. Pidato Janet Yellen: Sabtu (28/3), 02.45 WIB

Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, dijadwalkan akan berpidato di San Francisco tentang kebijakan moneter Fed. Di pertemukan terakhir, Fed menghapus kata “bersabar” dari pernyataan resminya, sehingga pasar bersiap untuk menanti kenaikan suku bunga meskipun proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi menurun.

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

EUR/USD mulai bergerak bullish. Untuk strategi trading pekan ini, perhatikan area support yang berada di kisaran 1.08227-1.06847 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1.09081-1.10462.

Hati-hati jika support 1.06847 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan euro menuju kisaran 1.05993-1.04612.

AUD/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

AUD/USD mulai bergerak bullish. Perhatikan are resistance di 0.78461. Jika resistance itu tembus, aussie berpotensi terus menguat hingga kisaran 0.79138-0.79896.

Perhatikan stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 0.77365-0.76688. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, carilah konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.77784-0.78461.

Hati-hati jika support 0.76688 tembus karena hal itu akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan aussie ke kisaran 0.76269-0.75592.

GBP/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

GBP/USD mulai bergerak bullish. Untuk strategi trading pekan ini, perhatikan area support yang berada di kisaran 1.49619-1.48371 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1.50392-1.51640.

Hati-hati jika support 1.48371 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan sterling menuju kisaran 1.47598-1.46350.

USD/JPY

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

USD/JPY mulai bergerak bearish. Untuk strategi trading pekan ini, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 120.330-120.975 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 119.932-119.287.

Hati-hati jika resistance 120.975 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/JPY menuju kisaran 121.373 -122.018.

USD/CHF

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

USD/CHF mulai bergerak bearish. Untuk strategi trading pekan ini, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 0.98159-0.99349 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.97422-0.96231.

Hati-hati jika resistance 0.99349 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/CHF menuju kisaran 1.00086-1.01277.

NZD/USD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

NZD/USD mulai bergerak bullish. Perhatikan area resistance di 0.76623. Jika resistance itu tembus, Kiwi berpotensi terus menguat hingga kisaran 0.77311-0.78080.

Perhatikan stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 0.75165. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, carilah konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.75935-0.76623.

Hati-hati jika support 0.75165 tembus karena hal itu akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Kiwi ke kisaran 0.74396-0.73708.

GOLD

forex, analisa forex, analisa forex mingguan

Emas mulai bergerak bullish. Perhatikan area resistance di 1187.81. Jika resistance itu tembus, emas berpotensi terus menguat hingga kisaran 1198.48-1210.42.

Perhatikan stochastic dan CCI overbought di chart H4. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 1170.54-1159.86. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, carilah konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1177.14-1187.81.

Hati-hati jika support 1159.86 tembus karena hal itu akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan emas ke kisaran 1153.26-1142.59.

Rahasia Disiplin Dalam Forex Trading

Salah satu kunci sukes dalam forex trading adalah disiplin, dimulai dari membuat trading plan hingga menjalankannya sebagai aturan yang harus Anda penuhi. Setiap eksekusi tidak boleh dilakukan dengan keraguan, melainkan harus bersandar pada trading plan yang telah Anda susun dengan susah payah.

Semua trader legendaris meyakini bahwa disiplin tidak boleh lepas dari aktivitas trading yang dilakukan. Dr. Alexander Elder bahkan membahasnya dalam bukunya yang berjudul “The New Trading for a Living: Psychology, Discipline, Trading Tools and Systems, Risk Control, Trade Management”.

Disiplin Bukan Bakat

Disiplin tidaklah datang dengan sendirinya. Memangnya Anda sudah dianugerahi kedisiplinan begitu lahir? Tentu tidak. Disiplin bukanlah bakat alamiah seseorang, melainkan harus melalui latihan dan pembiasaan.

Sebenarnya setiap orang bisa menjadi disiplin, namun memang kata itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Adalah biasa bahwa setiap langkah awal terasa lebih berat, termasuk menjalankan disiplin dalam trading. Ambil contoh: mengeksekusi stop-loss. Pertama kali melakukan itubiasanya terasa sangat menyakitkan, hingga mungkin akan menyebabkan Anda memutuskan untuk tidak mempergunakan stop-loss sama sekali.

Itu jelas berbahaya, namun terkadang orang harus berhadapan dengan bahaya dulu sebelum menyadari kekeliruannya. Seperti contoh di atas, tanpa stop-loss Anda akan menghadapi resiko kerugian yang tak terukur, bahkan hingga menghabiskan modal Anda. Pada saat seperti itulah orang biasanya akan berpikir, “Seandainya tadi saya pasang stop-loss….”

Biasanya begitu. Tetapi tidak sedikit pula yang dengan pandirnya menjatuhkan diri ke lubang yang sama berkali-kali. Trader bebal seperti itulah yang memiliki riwayat frekuensi deposit jauh lebih banyak daripada withdrawal. Deposit, habis, deposit lagi, habis lagi. Begitu terus berulang-ulang.

Kecuali jika Anda ingin terjebak dalam lingkaran setan tersebut, ada baiknya Anda mulai mengetahui apa saja yang harus Anda lakukan untuk membentuk kedisiplinan dalam forex trading.

Fokus Pada Proses

Tujuan setiap orang dalam trading tentu adalah mendapatkan uang. Benarkah?

Benar bahwa setiap aktivitas ekonomi tentu mengharapkan keuntungan dalam bentuk uang. Namun Dr. Alexander Elder memiliki pandangan yang agak berbeda tentang hal ini. Ia berkata, “Target seorang trader bukanlah mencetak uang, melainkan melakukan transaksi dengan benar. Jika seorang trader bertransaksi dengan benar, uang akan datang dengan sendirinya.”

Elder jelas bermaksud bahwa seorang trader seharusnya fokus pada proses yang dilakukan, bukan pada target. Untuk bisa menjalankan proses dengan baik, mau tak mau seorang trader harus memegang teguh trading plan yang telah ia tetapkan. Tentu saja masalah pengujian keabsahan sebuah trading plan pun membutuhkan proses tersendiri.

Proses yang benar tidak selalu berbuah manis. Ada kalanya beberapa kali kerugian menghantam Anda. Namun jangan takut, karena itu biasa dalam trading. Selama Anda menjalankan trading plan yang memang telah teruji kualitasnya, yakinlah bahwa beberapa kali kerugian itu akan terbayar dengan keuntungan yang lebih besar.

Nah, jika bahkan dengan proses yang benar pun Anda masih bisa rugi, bayangkan apa yang bisa terjadi jika Anda tidak menjalankan dengan proses yang benar.

Sabar dan Bersungguh-Sungguh

Dalam membentuk kedisiplinan menjalankan strategi forex trading, kesabaran mutlak diperlukan. Bersabarlah ketika akan membuka posisi, tunggu sampai sinyal benar-benar terkonfirmasi. Bersabarlah pula ketika akan menutup posisi tersebut, tunggu sampai sistem trading Anda benar-benar memberikan sinyal untuk keluar dari pasar. Pun, bersabarlah ketika meskipun ketekunan Anda belum membuahkan hasil yang menggembirakan, bahkan melampirkan beberapa angka minus di account history Anda.

Bersabarlah, karena kesungguhan menjalankan trading plan dengan disiplin memang merupakan ujian awal yang kadang tidak mudah. Semua trader kawakan pernah mengalami hal ini, tapi lihatlah: mereka yang bersabar dan bersungguh-sungguh keluar menjadi juara.

Ada pepatah Arab yang berbunyi: “man shobaro, zhofiro”. Siapa yang bersabar, akan beruntung. Pepatah ini biasanya datang beriringan dengan “man jadda, wajada”. Siapa yang bersungguh-sungguh, akan mendapatkan (berhasil).

Selalu Berpikir Positif

Ini juga lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, namun sebenarnya ada lho, sisi positif dari setiap kejadian.

Misalnya dalam trading: Anda mengalami loss. Harga bergerak melawan keinginan Anda sehingga stop-loss dihajar oleh pasar. Apa sisi positifnya?

Si Positif akan berpikir, “Untung gue pasang stop-loss. Kalau nggak, habis uang gue.”Dan dia masih bisa tersenyum mematikan laptop atau komputernya, lalu pergi refreshing agar esok bisa kembali bertarung dengan semangat.

Si Negatif biasanya akan menggerutu, “Aah… kena deh stop-loss gue! Mending nggak usah pasang stop-loss!” Lalu di transaksi berikutnya ia benar-benar tidak mempergunakan stop-loss. Sekali, dua kali, ia selamat. Di percobaan ketiga, harga melawan kehendaknya. Ia tetap ngotot tidak mau melakukan cut loss. Beberapa waktu kemudian, forex trading tinggal menjadi halaman hitam dalam catatan sejarah finansialnya.

Perjuangan

Jelas bahwa kedisiplinan dibutuhkan untuk menjadi trader sukses. Namun jalan menuju level “trader disiplin” pun tak kalah terjal dan berliku. Cukup banyak yang menyerah di tengah jalan. Itu karena mereka hanya memikirkan hasil namun tak mau repot-repot mencurahkan tenaga dan pikiran pada proses yang harus dilalui.

Saya lupa dari mana saya mendapatkan gambar di bawah ini. Saya berterima kasih kepada siapa pun yang pertama kali menggambarnya, karena pesan yang tersirat begitu dalam. Gambar yang memberikan pesan bagi siapa pun untuk tidak menyerah, karena bisa jadi kesuksesan telah begitu dekat kala kita menyerah.

forex trading, strategi forex, belajar forex

So? Never quit.

ANALISA FOREX MINGGUAN: 16-20 MARET 2015

Dollar Masih Perkasa

Dollar masih memperlihatkan keperkasaannya. Euro dan poundsterling masih menjadi mata yang yang paling terpukul. Pasar tenaga kerja AS memperlihatkan data positif dengan penurunan klaim pengangguran sebesar 36.000 hingga tinggal menjadi 289.000 di pekan lalu. Meskipun demikian, tingkat penjualan eceran cukup mengecewakan, jatuh 0,6% di bulan Februari. Cuaca yang buruk turut menekan tingkat penjualan eceran dan menghambat pertumbuhan di kuartal pertama. Tingkat keyakinan konsumen pun turun.

Berikut adalah data ekonomi penting untuk pekan ini:

  1. Pidato Mario Draghi: Selasa (17/3), 01.45 WIB

Presiden ECB, Mario Draghi, dijadwalkan akan berbicara di Frankfurt. Ia mungkin akan membicarakan rencana QE ECB yang baru sebesar 1,1 triliun euro (setara 1,2 triliun USD). Pasar akan menanti apa yang akan disampaikan Draghi.

  1. Suku bunga BOJ: Selasa (17/3)

Di bulan Februari, Bank of Japan (BoJ) memutuskan untuk menahan suku bunga dan meneruskan stimulus senilai 80 triliun yen. Langkah ini dianggap bisa membantu BoJ mencapai target inflasi 2%. BoJ menyatakan bahwa pemulihan ekonomi berjalan moderat dan terjadi kenaikan ekspor. Belanja masyarakat juga masih tinggi seiring bertambahnya lapangan pekerjaan dan naiknya gaji. Inflasi diperkirakan tetap positif meskipun harga minyak turun. Kali ini, BoJ diperkirakan akan kembali menahan tingkat suku bunga.

  1. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (17/3), 17.00 WIB

Di bulan Februari, sentimen analis dan investor Jerman naik ke level tertinggi dalam setahun yaitu 53, dipicu oleh program stimulus ECB. Meskipun demikian, Krisis hutang Yunai dan Ukraina membebani prospek ekonomi. Pemerintah Jerman sendiri memproyeksikan pertumbuhan sebesar 1,5% ditahun 2015. Sentimen analis dan investor Jerman di bulan Maret diperkirakan naik ke 58.9.

  1. US Building Permits: Selasa (17/3), 19.30 WIB

Izin mendirikan bangunan turun di bulan Januari mencapai angka 1,053 juta. Angka ini turun 0,7% dibandingkan data Desember. Pemulihan sektor perumahan masih lambat dan harga rumah masih melampaui daya beli masyarakat. Jumlah izin membangun kali ini diperkirakan naik menjadi 1,07 juta.

  1. Data pengangguran Inggris: Rabu (18/3), 16.30 WIB

Pasar tenaga kerja Inggris terus membaik di bulan Januari dengan penurunan klaim pengangguran sebesar 38.600, yang melebihi perkirakan. Menurut data International Labour Organization, jumlah pengangguran turun sebesar 97.000 dalam tiga bulan hingga menurunkan tingkat pengangguran menjadi 5,7%. Jumlah klaim pengangguran diperkirakan turun lagi sebesar 31.000.

  1. Suku Bunga Fed: Kamis (19/3), 01.00 WIB

Pada pertemuan di bulan Januari, Federal Reserve mempertahankan suku bunga dan menyatakan akan “bersabar” terkait kemungkinan kenaikan suku bunga. Fed mengakui bahwa inflasi menurun seiring turunnya harga minyak dunia. Sektor tenaga kerja terus memperlihatkan perbaikan dan tingkat pengangguran turun ke level pra-resesi. Pengumuman suku bunga kali ini akan diikuti oleh konferensi pers pada pukul 01.30 WIB. Pernyataan Yellen akan sangat diperhatikan pasar.

  1. Pengumuman suku bunga SNB: Kamis (19/3), 15.30 WIB

Bulan Januari lalu, Swiss National Bank berhasil mengejutkan pasar dengan menghapus batas kurs CHF terhadap EUR di level 1.2 yang telah berlangsung selama tiga tahun. Hal tersebut diikuti penguatan Swiss franc terhadap euro. Sebagai negara pengekspor yang 40% targetnya adalah kawasan euro, banyak perusahaan di Swiss yang terancam. Untuk menyeimbangkan Swiss franc, SNB memangkas suku bunga lebih dalam lagi ke area negatif di -0.75%. Kali ini, SNB diperkirakan belum akan mengubah suku bunga.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (19/3), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran turun drastis pekan lalu menjadi 289.000. Penurunan sebesar 36.000 merupakan bukti bahwa sektor tenaga kerja kian membaik. Namun jumlah klaim pengangguran pekan ini diperkirakn naik ke 297.000.

  1. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (19/3), 21.00 WIB

Indeks aktivitas manufaktur di Philadelphia turun ke 5.2 di bulan Februari. Namun meskipun penurunan terjadi dalam 3 bulan berturut-turut, aktivitas manufaktur masih berada dalam tren positif. Para ekonom berpendapat bahwa indeks Philly Fed ini dipengaruhi oleh faktor penyesuaian musiman saat musim dingin dan musim gugur. Di musim semi dan musim panas diperkirakan akan ada pertumbuhan. Di bulan Maret, indeks aktivitas manufaktur diperkirakan tercatat di 7.3.

Tinjauan Teknikal

EUR/USD

EUR/USD masih berada di bawah tekanan. Tekanan bearish diperkirakan akan semakin besar jika support 1.04612 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.03563-1.02391.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi bullish di chart H4. Maka sebagai strategi alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1.06833. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 1.05661-1.04612.

Hati-hati jika resistance 1.06833 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro hingga kisaran 1.08006-1.09055.

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16 MARET 2015

AUD/USD

AUD/USD masih berada di bawah tekanan. Pergerakan bearish pekan ini diperkirakan akan mencapai support 0.75592. Namun perhatikan bahwa stochastic memperlihatkan indikasi bullish di chart H4. Maka sebagai strategi alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 0.76739-0.77488. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 0.76301-0.75592.

Hati-hati jika resistance 0.77448 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat aussie hingga kisaran 0.77886-0.78595.

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16 MARET 2015

GBP/USD

GBP/USD masih berada di bawah tekanan. Tekanan bearish diperkirakan akan semakin besar jika support 1.46984 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.46209-1.45343.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi bullish di chart H4. Maka sebagai strategi alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1.48625. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 1.47759-1.46984.

Hati-hati jika resistance 1.48625 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat sterling hingga kisaran 1.49491-1.50266.

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16 MARET 2015

USD/JPY

USD/JPY terkoreksi. Untuk strategi trading pekan ini perhatikan area support di kisaran 120.695. Jika koreksi kembali terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 121.393-122.018.

Hati-hati jika support 120.695 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan menekan USD/JPY hingga kisaran 119.996-119.371.

USDJPY  ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16 MARET 2015

USD/CHF

USD/CHF masih berada dalam bias bullish. Tekanan bullish diperkirakan akan semakin besar jika resistance 1.01277 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.01995-1.02798.

Sebagai strategi alternatif, perhatikan area support di kisaran 0.99755. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1.00559-1.01277.

Hati-hati jika support 0.99755 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/CHF hingga kisaran 0.98952-0.98234.

USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16 MARET 2015

NZD/USD

NZD/USD masih berada di bawah tekanan. Perhatikan area resistance di kisaran 0.73472-0.74469. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 0.72856-0.71860.

Hati-hati jika resistance 0.74469 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat kiwi hingga kisaran 0.75085-0.76081.

NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16 MARET 2015

GOLD

Harga emas masih berada di bawah tekanan. Tekanan bearish diperkirakan akan semakin besar jika support 1147.44 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1129.58-1109.60.

Sebagai strategi alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1176.35-1194.22. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 1165.30-1147.44.

Hati-hati jika resistance 1194.22 tembus karena hal itu akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat emas hingga kisaran 1205.27-1223.13.

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 16 MARET 2015

Tips Menghindari Penipuan Dalam Forex Trading

Forex trading semakin populer seiring dengan kemajuan teknologi informasi. Orang bisa dengan mudah mendapatkan informasi tentang forex melalui Google. Dengan kata kunci “forex”, Anda akan mendapatkan beragam informasi: mulai dari broker/pialang, strategi trading, hingga orang-orang yang menawarkan jasanya untuk mengelola dana Anda.

Kebanyakan yang muncul di Google biasanya adalah informasi mengenai broker/pialang. Di Indonesia, pialang yang bisa memfasilitasi masyarakat untuk melakukan transaksi forex secara online disebut Pialang Berjangka. Ini karena di Indonesia perdagangan forex secara derivatif tergabung komoditi berjangka dan difasilitasi pula oleh bursa berjangka. Sejauh ini, baru ada dua bursa berjangka di Indonesia. Yang pertama adalah Bursa Berjangka Indonesia (BBJ) dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). Kedua bursa tersebut beroperasi dengan izin dan di bawah pemantauan pemerintah Republik Indonesia.

Waspada Penipuan!

Gaung forex trading ini juga berhasil mencapai masyarakat Indonesia. Sayangnya, masih banyak masyarakat di negeri ini yang masih belum paham mengenai apa dan bagaimana sebenarnya forex trading ini. Celakanya, banyak pihak tak bertanggung jawab yang memanfaatkan ketidatahuan masyarakat dengan berpura-pura menyediakan jasa untuk mengelola dana investasi. Kurangnya informasi menyebabkan banyak orang menjadi korban penipuan yang berkedok “investasi forex” karena tergiur oleh janji keuntungan yang spektakuler.

Nah, apa sebenarnya yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan untuk melibatkan dana Anda dalam forex trading? Mari kita ulas.

Pastikan Brokernya Legal!

Forex trading di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi.

Salah satu aspek yang diterangkan dalam Undang-Undang tersebut adalah bahwa setiap broker (Pialang Berjangka) yang beroperasi di Indonesia harus memiliki izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Jadi, jika Anda sudah berniat untuk ikut mengalokasikan sebagian dana Anda di sektor ini, pastikan Anda melakukannya bersama Pialang Berjangka yang sudah terdaftar dan mengantongi izin dari Bappebti. Salah satunya adalah FOREXimf.com yang sudah memperoleh izin dengan nomor 736/BAPPEBTI/SI/6/2005 atas nama PT International Mitra Futures.

Mengapa harus bertransaksi melalui Pialang Berjangka yang jelas legalitasnya? Tentu saja adalah untuk melindungi Anda dari penipuan. Bayangkan apabila Anda bertransaksi melalui broker forex yang tidak jelas legalitasnya, lalu broker tersebut kabur atau bangkrut. Kepada siapa Anda akan mengadu? Pemerintah mana pun tidak akan mau bertanggung jawab, karena pemerintah tidak menjamin penghimpunan dana pada perusahaan atau perorangan yang tidak terdaftar secara resmi di badan regulasi yang mengatur hal tersebut.

Periksa Rekening Yang Dipergunakan

Ketika Anda membuka akun trading melalui sebuah Pialang Berjangka, Anda akan diminta untuk menyetorkan sejumlah uang sebagai modal Anda melakukan transaksi. Nah, pastikan bahwa Anda melakukan penyetoran dana ke rekening khusus yang disebut segregated account atau “rekening terpisah”. Rekening terpisah ini diawasi secara ketat oleh Lembaga Kliring Berjangka Indonesia.

Dana yang ada dalam rekening terpisah hanya boleh dipergunakan untuk menyelesaikan kewajiban yang muncul dari transaksi yang dilakukan oleh nasabah. Maksudnya bagaimana? Salah satu contoh misalnya ketika nasabah mengalami kerugian, maka kerugian tersebut akan dibebankan ke dana nasabah yang tersimpan di rekening terpisah tersebut. Begitu juga jika mengalami keuntungan, maka dana nasabah yang ada di rekening terpisah itu akan bertambah.

Selain itu, rekening terpisah ini juga merupakan salah satu “pengaman” bagi dana nasabah, karena telah diatur oleh Undang-Undang bahwa pialang/broker tidak bisa mempergunakan dana tersebut untuk kepentingan lain selain yang telah disebutkan tadi. Sederhananya, hanya nasabah yang bisa mengakses dananya yang tersimpan di rekening terpisah itu.

Jangan salah, terkadang ada pialang yang “nakal” meskipun sudah mendapatkan izin dari Bappebti. Mereka menggiring nasabah (korban) untuk menyetorkan dana ke rekening yang bukan rekening terpisah dan tidak terdaftar di Bappebti. Nah, kalau sudah begitu, jangan harap dana Anda akan aman. Pasti rawan diselewengkan. Ngeri!

Jadi, jika Anda berniat ingin membuka akun di salah satu pialang, sebaiknya cek terlebih dahulu nomor rekening tujuan penyetoran dana Anda. Anda bisa mengecek apakah nomor rekening tersebut sudah terdaftar atau belum di link website resmi Bappebti: http://www.bappebti.go.id/. Jika rekeningnya tidak ada dalam daftar itu, jangan pernah menyetorkan dana Anda.

Cek Layanannya

Hal yang juga perlu Anda ketahui adalah layanan apa saja yang diberikan oleh pialang tersebut. Apakah ada jalur khusus untuk nasabah sekiranya ada yang ingin ditanyakan? Lebih penting lagi: apakah mereka menyediakan layanan khusus untuk edukasi?

Perlu diketahui bahwa selain menawarkan potensi keuntungan yang besar dan cepat, sebagai konsekuensinya forex trading juga memiliki tingkat resiko yang tinggi. Oleh karena itu, edukasi sangat penting bagi siapa pun yang ingin terjun dalam bisnis ini.

Bayangkan apabila Anda melakukan transaksi tanpa tahu apa-apa mengenai seluk beluk bisnisnya. Apalagi jika Anda tidak tahu bagaimana cara melakukan analisa yang benar, mengelola modal dan menyiasati resiko.

Memang forex trading menyimpan potensi keuntungan yang luar biasa besar, namun hanya orang-orang yang masuk lewat jalan yang benarlah yang benar-benar bisa memanfaatkan potensi tersebut. Pelajarilah terlebih dahulu, dengan cara yang benar pula.

Beruntung, FOREXimf.com siap membantu Anda. Silakan coba dan buktikan sendiri manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan membuka akun simulasi di sini.

Selamat bergabung.