Belajar “Wave” Sebagai Strategi Trading Forex

Ketika Anda mencermati pergerakan harga, Anda mungkin (pasti?) menyadari bahwa grafik harga tidak pernah bergerak dalam satu garis lurus yang sempurna. Selalu ada “liukan-liukan” yang berbentuk seperti gelombang (wave). Tahukah Anda bahwa ternyata di akhir tahun 1920-an ada juga seorang trader yang mencermati hal ini? Hasil “perenungannya” itu kemudian dikenal dengan “Elliott Wave Theory”, dinamai sesuai dengan kreatornya yaitu Ralph Nelson Elliott. Nah, kali ini kita akan belajar mengenali konsep dasar teori tersebut, yang sekarang cukup populer juga sebagai salah satu strategi dalam trading forex.

Elliott menyadari bahwa “siklus gelombang” yang terjadi merupakan hasil dari reaksi para pelaku pasar, atau merupakan cerminan dari psikologi pasar pada saat itu. Ia menemukan bahwa “ayunan” (swing) yang merupakan pergerakan naik dan turun selalu muncul dalam pola-pola yang berulang.

Teori Elliott ini sebenarnya juga berakar pada Dow theory (market action discounts everything, price moves in trend, dan history repeats itself). Begitupun, Elliot berhasil memerinci hal tersebut dan menganalisanya secara lebih mendetil.

Memperkirakan pasar berdasarkan “wave”

Elliott membuat analisa harga yang lebih detil berdasarkan karakteristik unik yang ia temukan dalam pola “wave” itu sendiri. Ada wave yang dinamakan impulsive wave, yang merupakan wave yang bergerak searah dengan pergerakan pasar. Wave ini selalu memperlihatkan lima buah wave.

Uniknya, jika di-zoom lagi, dalam tiap impulsive wave juga ada lima wave lagi! Dalam prinsip Elliott Wave, wave yang lebih kecil ini ditandai dengan “derajat” yang berbeda.

Sampai di sini dulu deh, supaya tidak membuat bingung, ya? Nanti akan ada gambar yang bisa menjelaskannya. Sabar, OK? 🙂

Kita sudah belajar bahwa dalam dunia trading forex kita mengenal bahwa harga selalu bergerak dalam trend tertentu. Telah disinggung di awal artikel bahwa pergerakan tersebut tidak pernah terjadi dalam satu garis lurus yang sempurna. Elliot memahami ini sebagai “aksi dan reaksi”. Tiap pergerakan (aksi) selalu diikuti oleh pergerakan lain yang berlawanan arah (reaksi). “Reaksi” biasa dicerminkan oleh apa yang selama ini kita kenal sebagai “koreksi” atau “pull-back”.

Oleh Elliott, “aksi” dan “reaksi” ini dilabeli dengan nama “impulsive” dan “corrective” wave.

Bagaimana bentuknya?

Eliott Wave Theory memiliki konsep dasar sebagai berikut:

  • Setiap “aksi” selalu diikuti oleh “reaksi”
  • LIMA impulsive wave bergerak searah dengan trend, diikuti oleh TIGA corrective wave. Supaya lebih mudah, kita bisa menggunakan istilah “5-3 Move”
  • 5-3 Move merupakan satu siklus
  • 5-3 Move ini kemudian menjadi bagian dari 5-3 Move yang lebih besar lagi
  • Pola ini akan konstan, namun jangka waktunya bisa berubah-ubah

Bagaimana? Bingung? Mudah-mudahan tidak. Untuk membantu memahami konsep di atas, coba perhatikan gambar berikut.

Trading Forex

Gambar di atas merupakan pergerakan yang terdiri atas DELAPAN wave, yaitu LIMA WAVE NAIK dan TIGA WAVE TURUN. Wave yang terbentuk diberi label 1, 2, 3, 4, 5, A, B dan C.

Nah, sekarang Anda bisa lihat, kan? Konsep-konsep yang panjang di atas bisa dijelaskan dengan mudah lewat gambar.

Mulai populer di tahun 1970-an

Di tahun 1970-an, popularitas konsep wave ini mulai menanjak berkat Frost dan Prechter. Mereka menerbitkan buku yang hingga kini dianggap legendaris, berjudul “The Elliott Wave Principle – The Key to Stock Market Profits”. Dalam buku ini, para penulisnya memperkirakan bahwa di tahun 1970-an pasar saham akan, dan Robert Precther memperkirakan kejatuhan pasar di tahun 1987.

Trading Forex

Formasi corrective wave biasanya memiliki tiga pergerakan yang berbeda, yaitu dua wave searah koreksi (A dan C) dan satu wave yang melawan arah koreksi (B). Wave 2 dan 4 dalam gambar di atas adalah koreksi. Jika di-zoom lagi, wave tersebut akan terlihat seperti ini:

Trading Forex

Perhatikan bahwa wave A dan C bergerak searah dengan trend jangka pendeknya, dan karena itu merupakan impulsive wave dan terdiri atas lima wave lagi, seperti yang terlihat di gambar di atas.

Formasi impulsive wave, diikuti oleh corrective wave, membentuk Elliott wave yang terdiri atas trend dan koreksinya. Meskipun pola-pola yang digambarkan di artikel ini adalah pola-pola bullish, namun hal yang sama berlaku pula pada keadaan bearish.

Meskipun pada awalnya teori ini dipraktekkan pada bursa saham, namun pada perkembangannya orang mulai belajar menerapkan teori ini dalam trading forex juga.

Tingkatan-tingkatan Elliott Wave

Elliott wave memiliki tingkatan-tingkatan dari yang terbesar hingga yang terkecil. Berikut ini adalah tingkatan-tingkatannya:

  1. Grand Supercycle
  2. Supercycle
  3. Cycle
  4. Primary
  5. Intermediate
  6. Minor
  7. Minute
  8. Minuette
  9. Sub-Minuette

Tentu saja, untuk bisa menerapkan teori ini dalam trading forex, Anda harus belajar mengenali terlebih dahulu mana wave utamanya, atau supercycle-nya. Kemudian Anda barulah Anda bisa menentukan akan mengambil posisi buy atau sell.

Ini tentu bukan hal yang mudah. Di kesempatan lain, mudah-mudahan kita akan bisa membahas teori ciptaan Ralph Nelson Elliott ini lebih rinci lagi.

Selamat berselancar.

Memulai Trading Forex Pun Butuh Strategi

Pernahkah Anda mendengar anggapan bahwa kalau ingin cepat kaya, lewat trading forex? Banyak pemula yang terjun di dunia trading juga karena beranggapan demikian. Akan tetapi, tak sedikit diantara mereka kemudian terus menerus mengalami loss bahkan menghabiskan modal yang mungkin mereka kumpulkan dengan susah payah. Tragis, bahkan dapat menimbulkan trauma sehingga banyak pemula yang kapok trading forex lagi bahkan mungkin menyebarluaskan bahwa trading forex itu “nggak bener”. Padahal banyak penyebab seorang trader pemula gagal lantaran pengetahuan dan pengalaman yang masih minim, menerapkan strategi forex yang asal-asalan, atau dari emosi yang tidak stabil.

Artikel sederhana ini akan mengulas dan membedah apa saja yang perlu diperhatikan seorang trader dalam trading forex.

1. Pelajari betul-betul

Ada pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang”. Sama halnya apabila Anda belum mengenal dunia trading forex, mana mungkin Anda bisa meraih keuntungannya. Pelajari semua yang berhubungan dengan trading forex secara utuh, jangan setengah-setengah. Memang perlu waktu untuk seorang pemula memahaminya. Akan tetapi, tidak perlu khawatir ada banyak jalan, bisa dipelajari sendiri dan bertanya pada ahlinya. Banyak pialang yang secara sukarela menyediakn tim untuk menjadi mentor para pemula, contohnya FOREXimf.com.

2. Pilihlah broker forex yang teregulasi resmi

Penting bagi seorang trader memilih broker forex karena semua kegiatan trading kita melalui broker tersebut. Pilihlah yang teregulasi resmi oleh pemerintah, dalam hal ini mendapat izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Lokasi kantor pialang tersebut juga harus jelas, jangan sampai broker Anda berada di negeri antah-berantah atau bisa dibilang alamatnya palsu. Tak kalah pentingnya, ada jaminan dana Anda tersimpan aman.

3. Kenali karakter diri dan analisa market

Setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda, yang tahu pribadi seperti apa Anda ya hanya diri Anda sendiri. Mengapa karakter Anda penting karena karakter tersebut akan membentuk seperti apa sistem dan strategi trading Anda. Jangan sampai Anda ikut-ikutan strategi orang lain yang katanya bisa mendatangkan profit besar, tetapi mungkin tidak cocok dengan Anda. Karakter seorang trader juga menentukan dia akan menjadi tipe trader jangka pendek atau pun jangka panjang.

Setelah Anda benar-benar tahu seperti apa karakter Anda, hal yang tak kalah penting adalah memilih market yang cocok. Misalkan Anda ingin trading forex, maka Anda harus memilih di pair mana saja Anda akan ber-trading karena setiap pasangan mata uang tersebut memiliki tingkat volatilitas yang berbeda-beda. Ingat, jangan terlalu banyak memilih pasangan mata uang karena akan memecah perhatian dan menjadikan Anda tidak fokus. Dan yang terakhir coba beradaptasilah dengan keadaan market Anda.

4. Buat rencana trading

Rencana trading alias trading plan sangatlah berpengaruh terhadap jalannya proses trading forex. Pertama Anda tentukan target profit Anda tentunya berdasarkan analisa dan keadaan market saat itu. Kemudian jangan lupa menentukan besaran resiko yang sanggup Anda tanggung dengan memasang stoploss. Dalam penentuan target profit dan resiko loss Anda harus memperhatikan risk-to-reward ratio, yang sebaiknya perbandingan profit lebih besar dari pada loss. Terapkan juga money and risk management yang baik. Jagalah selalu agar Anda selalu berada di jalur yang benar sesuai rencana trading Anda.

5. Buat strategi trading yang sesuai dengan pribadi Anda

Sempat disinggung di atas bahwa suatu strategi trading forex tidak serta merta bisa diterapkan kepada semua orang. Strategi forex disesuaikan dengan kondisi karakter seorang trader. Ada banyak macam strategi mulai dari yang sederhana hingga tingkat kerumitan tinggi. Untuk menjadi seorang trader yang sukses tidak perlu berlagak jago menggunakan strategi yang rumit karena hal itu akan menyulitkan Anda sendiri. Gunakanlah strategi yang sederhana yang menggunakan analisa teknikal yang secukupnya. Ada teknik menggunakan trendline, teknik support-resistance, candlestick pattern, price pattern, dan masih banyak teknik lainnya. Semua teknik analisa ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kembali lagi pada trader lah yang memilih teknik analisa seperti apa yang cocok dengan pribadi nya.

6. Berlatih trading dan evaluasi strategi trading

Point pamungkas yang perlu Anda perhatikan yaitu berlatih trading forex dengan menerapkan strategi forex yang sudah Anda buat sendiri. Para pemula bisa belajar trading di demo account untuk menguji strateginya apakah mendatangkan profit atau malah merugi. Kuncinya jangan takut untuk mencoba, karena pengalaman Anda sendiri adalah guru terbaik Anda.

Setelah Anda mencoba strategi trading Anda, jangan lupa untuk mengevaluasinya. Evaluasi diperlukan untuk menilai kinerja strategi Anda. Keberhasilan strategi forex dilihat secara akumulatif memberikan profit yang konsisten. Pada perjalanan trading forex mengalami loss beberapa kali merupakan hal yang biasa asalkan tidak melebihi dari risk-to-reward ratio Anda. Dan yang paling penting Anda tidak boleh panik ketika menghadapi loss. Istirahatlah sebentar dan carilah dimana letak kesalahan Anda agar tidak terulang lagi. Ketika Anda sudah merasa mantap dan siap maka jangan ragu untuk melakukan real trading.

Selamat trading dan semoga sukses selalu. 🙂

Anda Pemula? Pakailah Strategi Forex Sederhana

Apakah Anda seorang pendatang baru di dunia forex? Jangan khawatir ataupun bimbang untuk terjun dan mendalami dunia ini. Sebagai pemula, mungkin Anda menemui beberapa hambatan. Hal itu wajar. Hambatan yang sering dihadapi oleh trader pemula biasanya adalah menentukan strategi forex yang paling cocok dan tentunya mudah diaplikasikan.

Trader pemula yang notabene masih minim ilmu dan pengalaman di dunia forex sebaiknya menggunakan strategi yang sederhana. Bahkan para trader yang hebat sekalipun yang sudah banyak makan asam garam di bidang ini juga tak sedikit yang menerapkan strategi forex yang sederhana.

Simplicity is the ultimate sophistication”, kata Leonardo da Vinci. Quote ini mengandung arti yang sangat mendalam. Bagaimana bisa kesederhanaan menjadi suatu hal yang mewah, mungkin kalimat itu yang ada di benak orang yang mendengarnya. Penerapan petuah ini pada seorang trader yaitu untuk mencapai keberhasilan atau keuntungan dalam trading tidak harus menggunakan strategi forex yang rumit dan berbelit.

Kelebihan strategi forex yang sederhana yaitu memudahkan proses trading sehingga seorang trader bisa menjaga kestabilan mental dan emosi. Strategi forex yang sederhana tidak membuat trader bingung, sehingga meminimalkan terjadinya kesalahan yang dilakukan trader. Selain itu, strategi sederhana tidak membuat trader terjebak pada analisa rumit yang dapat mengakibatkan trader ketinggalan moment berharga.

Sebelum melakukan trading, seorang trader sebaiknya menentukan apa target yang ingin dicapai, kemudian menetapkan tingkat resiko yang sanggup dia tanggung, fokus pada salah satu produk forex, menerapkan strategi yang cocok dengan karakternya, dan yang terakhir berpegang teguh pada rencana trading yang sudah dibuat dari awal. Kepercayaan pada diri sendiri dan kedisiplinan dalam menerapkan rencana yang sudah disusun sangat menentukan, jangan sampai karena emosi yang tidak stabil menyebabkan Anda keluar dari rencana awal.

3M (Mind, Method, Money)

Mind berhubungan erat dengan kondisi mental dan karakter Anda. Apakah Anda orang yang agresif dan cepat bereaksi dengan naik turunnya kondisi market atau Anda orang yang tenang dan sabar menunggu saat yang tepat. Yang perlu diperhatikan yaitu jangan sampai seorang trader melakukan trading pada saat emosi sedang meluap-luap karena akan berdampak buruk. Karakter seorang trader inilah yang menentukan akan seperti apa akhir kisah trading forex-nya nanti.

Method yang dimaksud yaitu strategi forex yang trader gunakan. Seperti penjelasan sebelumnya, mind dan method sangat berhubungan erat. Strategi forex dapat didasarkan oleh beberapa hal yaitu analisa fundamental (berdasarkan kondisi ekonomi dan politik dunia) dan analisa teknikal (berdasarkan grafik pergerakan harga). Perpaduan kedua analisa ini dapat membentuk strategi yang tepat.

Sebaiknya gunakan analisa teknikal yang sederhana, cukup menggunakan beberapa konsep dan indikator. Contohnya, penggunaan konsep trendline untuk melihat trend harga yang sedang terjadi apakah bullish (naik) atau kah bearish (turun). Kemudian dipadukan dengan beberapa indikator untuk konfirmasi trend yang sedang terjadi. Misal trend indicator menggunakan Moving Average, kemudian oscillator indicator menggunakan Stochastic Oscillator dan Commodity Channel Index (CCI). Indikator tersebut sebagai penguat dari konsep trendline tadi sehingga kita dapat menentukan posisi buy ataupun sell. Sebenarnya masih banyak macam indicator yang bisa digunakan. Akan tetapi, strategi forex  sederhana yang menggunakan indicator yang cukup sangat dianjurkan.

Money disini mencakup modal yang Anda miliki dan bagaimana cara Anda menggunakannya lebih tepatnya money management dan risk management. Kedua management ini bertujuan agar pada pengolahan dana Anda dapat memaksimalkan profit dan meminimalkan resiko loss. Tentunya seorang trader melakukan trading dengan tujuan keuntungan yang sebanyak-banyaknya. Akan tetapi, Anda tidak boleh tamak maksudnya Anda harus realistis dengan modal yang Anda miliki dan kondisi pergerakan harga saat itu. Oleh karena itu, Anda dapat menentukan target profit sekian persen dari modal Anda dan sekian persen resiko rugi yang bisa Anda tanggung. Strategi forex yang Anda miliki berdasarkan karakter dan hasil analisa Anda akan lebih mantap jika dipadukan dengan money and risk management untuk menentukan waktu yang tepat untuk entry dan exit.

Strategi+Forex+Sederhana

Dengan mempelajari semua pemaparan teori tentang strategi forex yang panjang lebar tidak lah berguna jika Anda tidak mencoba menerapkannya. Alangkah lebih baik nya, jika Anda mencoba praktek trading langsung agar Anda dapat merasakan sensasi dan atmosfer di pasar yang sesungguhnya sesuai slogan Learning by Doing. Anda tidak perlu khawatir dan takut jika Anda tidak memiliki modal yang cukup karena Anda dapat belajar melalui demo account yang tersedia di website foreximf.com dan semuanya free tanpa biaya apapun, cukup dengan bermodalkan internet Anda bisa mengakses di mana saja.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk semua terutama para pendatang baru. Happy trading.

Analisa Forex Mingguan 29 Desember – 2 Januari 2014

Pekan lalu, di tengah liburan Natal dollar berhasil menguat terhadap beberapa mata uang utama. Revisi GBP AS di kuartal ke-3 lebih baik daripada perkiraan. Ekonomi AS tumbuh 5% antara Juli dan September, melebihi perkiraan awal yaitu 3,9%. Data positif dirilis oleh sekto tenaga kerja ditandai dengan terus menurunnya initial claims.

Pekan ini sepi data ekonomi, namun jika Anda ingin mencermati data ekonomi pekan ini, berikut ini yang perlu diamati:

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa, 22.00 WIB

Tingkat kepercayaan konsumen di AS turun di bulan November ke level terendah 88.7 setelah sempat mencatat angka 94.5 di bulan Oktober. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya prospek kondisi bisnis jangka pendek. Di bulan Desember, indeks kepercayaan konsumen diperkirakan akan pulih ke 94.6.

  1. US Unemployment Claims: Rabu, 22.30 WIB

Klaim pengangguan turun sejak awal November, menandakan bahwa sektor tenaga kerja terus menguat. Klaim pengangguran di pekan ini diperkirakan akan tercatat di angka 287.000.

  1. US ISM Manufacturing PMI: Jumat, 23.00 WIB

Sektor manufaktur AS kehilangan momentum di bulan November, menyentuh angka indeks 58.7 setelah di bulan Oktober tercatat di angkat 59. Rendahnya harga bahan bakar diperkirakan bisa mendorong sektor manufaktur, meningkatkan permintaan konsumen dan melanjutkan penguatan di sektor tenaga kerja. Kali ini, angka PMI diperkirakan tercatat di 57.6

TECHNICAL OUTLOOK:

EUR/USD

EUR/USD masih bergerak di bawah tekanan, menguji support di 1.21635. Preferensi untuk minggu ini adalah bearish terutama jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.20679-1.19610.

Meskipun demikian perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi bullish di chart H4. Maka dari itu sebagai skenario alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1.22591-1.23651 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran kembali ke area support 1.21635.

Hati-hati jika terjadi penembusan ke atas 1.23651 karena hal tersebut diperkirakan akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat EUR/USD ke kisaran 1.24730-1.25686.

EURUSD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 29 DESEMBER 2014

AUD/USD

AUD/USD masih bergerak di bawah tekanan, menguji support di 0.80869. Preferensi untuk minggu ini adalah bearish terutama jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.80190-0.79430.

Sebagai skenario alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 0.81968-0.82648 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran kembali ke kisaran 0.81548-0.81968.

Hati-hati jika terjadi penembusan ke atas 0.82648 karena hal tersebut diperkirakan akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat AUD/USD ke kisaran 0.83068-0.83747.

AUDUSD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 29 DESEMBER 2014

GBP/USD

GBP/USD masih bergerak di bawah tekanan, namun pull-back terjadi ke area Fibonacci di kisaran 1.55596-1.56060. Preferensi untuk minggu ini adalah bearish terutama jika sinyal bearish terkonfirmasi di area tersebut, dengan sasaran hingga kisaran 1.55310-1.54846.

Hati-hati jika terjadi penembusan ke atas 1.56060 karena hal tersebut diperkirakan akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat GBP/USD ke kisaran 1.56346-1.56810.

GBPUSD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 29 DESEMBER 2014

USD/JPY

USD/JPY menguji resistance di 120.815. Preferensi untuk minggu ini adalah bullish terutama jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 122.057-122.447.

Sebagai skenario alternatif perhatikan juga area support di kisaran 118.804-117.562 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan sasaran rebound ke area 119.573-120.815.

Hati-hati jika terjadi penembusan ke bawah 117.562 karena hal tersebut diperkirakan akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/JPY ke kisaran 116.793-115.551.

USDJPY FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 29 DESEMBER 2014

USD/CHF

USD/CHF menguji resistance di 0.98853. Preferensi untuk minggu ini adalah bullish terutama jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.99640-1.00520.

Sebagai skenario alternatif perhatikan juga area support di kisaran 0.97186 untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan sasaran rebound ke area 0.98066-0.98853.

Hati-hati jika terjadi penembusan ke bawah 0.97186 karena hal tersebut diperkirakan akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/CHF ke kisaran 0.96306-0.95519.

USDCHF FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 29 DESEMBER 2014

NZD/USD

NZD/USD bergerak sideway secara umum , namun terlihat menguji resistance di 0.77941. Preferensi untuk minggu ini adalah netral.

Meskipun demikian ada kemungkinan harga akan bergerak bearish mengingat stochastic dan CCI overbought di chart H4, dengan sasaran hingga kisaran 0.76793-0.76067.

Hati-hati jika terjadi penembusan ke atas 0.77941 karena hal tersebut diperkirakan akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat NZD/USD ke kisaran 0.78691.

NZDUSD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 29 DESEMBER 2014

GOLD

XAU/USD masih bergerak di bawah tekanan, namun pull-back terjadi ke area Fibonacci di kisaran 1187.06-1197.24. Preferensi untuk minggu ini adalah bearish terutama jika sinyal bearish terkonfirmasi di area tersebut, dengan sasaran hingga kisaran 1180.77-1170.59.

Hati-hati jika terjadi penembusan ke atas 1197.24 karena hal tersebut diperkirakan akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat XAU/USD ke kisaran 1203.53-1213.71.

GOLD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 29 DESEMBER 2014

Rahasia Sukses Trading Forex: Strategi Belajar Atau Bakat?

Suatu ketika mungkin Anda pernah merasa bahwa waktu Anda terbuang sia-sia karena mencoba peruntungan Anda di trading forex. Strategi yang telah Anda pelajari tak mampu memberikan keuntungan sebagaimana harapan Anda, padahal Anda merasa sudah berupaya semaksimal mungkin untuk belajar menguasai ilmu analisa teknikal maupun fundamental. Di titik itu, mungkin Anda berpikir, “Ah, saya memang tidak berbakat trading.”

Tapi, tunggu dulu! Benarkah ada relevansi antara bakat dengan keberhasilan seseorang dalam trading? Benarkah sekeras apa pun upaya seseorang untuk berhasil dalam trading, tak ada gunanya jika ia tak memiliki bakat? Sebesar apa sih sebenarnya peran bakat dalam trading?

Berbakat vs tidak berbakat

Kebetulan beberapa bulan terakhir ini saya lagi getol mempelajari salah satu olahraga pernafasan asal Tiongkok. Namanya Chi-kung. Namun kita tidak akan membahas Chi-kung di sini. Saya hanya ingin mengutip ucapan pelatih Chi-kung tersebut. Ia berujar, “Kemampuan seseorang meningkatkan kemampuan mengolah Chi-nya bergantung pada dua hal: bakat, atau “ngotot”. Artinya, “ngotot” untuk bisa meningkatkan kemampuannya. Tentu yang berbakat akan lebih mudah meningkatkan kemampuannya daripada yang tidak berbakat, namun yang “ngotot” pun bisa saja melampaui kemampuan yang berbakat.”

Masuk akal. Kita tidak bisa memungkiri bahwa bakat akan mempermudah seseorang menguasai suatu keahlian. Namun, seperti yang dikatakan pelatih Chi-kung tadi, orang yang tak berbakat pun berpeluang untuk mencapai derajat yang sama asal dia bersedia berlatih dengan kadar yang lebih besar daripada orang yang berbakat. Jadi, intinya ada di niat dan tekad.

The “turtle traders”

Anda pernah mendengar tentang “turtle trader”? Di dunia trading – termasuk trading forex – nama itu cukup populer; setidaknya bagi mereka yang serius mendalami strategi trading.

Di sekitar tahun 1983, ada seorang trader yang bernama Richard Dennis. Ia lahir di Chicago bulan Januari 1949. Ia mengawali karirnya sebagai pesuruh di Chicago Merchantile Exchange ketika berusia 17 tahun. Di awal tahun 1970-an, ia meminjam uang sejumlah $1,600 dan berhasil mengembangkan modal itu menjadi $3,000. Di tahun 1973, modalnya sudah lebih dari $100,000.

Di akhir tahun 1974, ia berhasil meraih profit dari transaksi komoditi kedelai sebesar setengah juta dollar, dan di akhir tahun tersebut ia sudah menjadi milyuner. Kala itu usianya baru sekitar 26 tahun.

Ia percaya bahwa SIAPA PUN bisa menjadi trader yang hebat jika diajari dengan cara belajar forex  yang benar. Rekannya, William Eckhardt, mulanya tidak setuju dengan pendapat tersebut. Perdebatan mereka berujung pada sebuah “eksperimen” atas sekelompok orang yang direkrut untuk menjadi trader komoditi. Itulah awal perjalanan Turtle trader.

Dennis merekrut 21 pria dan 2 wanita dan dimasukkan ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama mulai di bulan Desember 1983, sedangkan kelompok kedua mulai Desember 1984. Dennis memberi julukan “Turtles” (kura-kura) kepada murid-muridnya ini. Ia mengajari mereka cara menganalisa dan bertransaksi hanya dalam waktu dua minggu.

Januari 1984, dua minggu setelah kursus dimulai, Dennis memberikan tiap “Turtle” akun trading (real!) dan menyuruh mereka mempraktekkan strategi yang telah mereka pelajari. Dalam satu bulan, mereka hanya boleh melakukan maksimal 12 transaksi per market. Mereka trading di berbagai market, termasuk forex. Setelah periode praktek selesai, Dennis memberikan para “Turtles” tersebut sebagian keuntungan yang mereka peroleh dari transaksi yang mereka lakukan. Ya, para “Turtles” berhasil mendapatkan keuntungan.

Ingat bahwa SEBELUMNYA MEREKA TAK TAHU APA-APA TENTANG TRADING, sebelum diajari oleh Dennis.

Eksperimen berakhir lima tahun kemudian. Tahukah Anda berapa banyak uang yang diperoleh para “Turtles”? Rata-rata sekitar $175 JUTA!

Bakat?

William Eckhardt sendiri – yang perdebatannya dengan Dennis melatarbelakangi kelahiran Turtle traders – tetap berpendapat bahwa bakat tetap berperan penting. Begitupun, Eckhardt tetap percaya bahwa “underdog” pun mampu menjadi trader yang hebat.

Bagaimana dengan Richard Dennis?

Richard Dennis sendiri percaya bahwa kemampuan tradingnya bukanlah bakat alamiah. Ia melihat pasar seperti halnya ia melihat permainan Monopoli. Di situ ada strategi, ada aturan main, juga ada target yang ingin dicapai. Ia menganggap semua itu bisa dipelajari. Maka dari itu, dalam bukunya ia menyatakan bahwa semua hal tentang pasar bisa dipelajari.

Kesimpulan

Dennis berhasil membuktikan bahwa SIAPA PUN bisa menjadi trader yang hebat, asal mempelajari teknik dan strategi trading dengan cara yang benar, kendatipun Eckhardt berpendapat sebaliknya. “Turtle traders” menjadi bukti nyata teori Dennis tersebut, bahkan menjadi fenomena di Wall Street. Dalam salah satu headline-nya, The Wall Street Journal meliput fenomena ini dengan headline: “Winning Commodity Traders May Be Made, Not Born” (edisi tanggal 5 September 1989).

 trading+forex

Jadi, Anda merasa tak berbakat trading forex? Belajarlah, dengan cara yang benar tentunya.

Selamat belajar, Turtle!

Analisa Teknikal & Fundamental Untuk Strategi Forex (Bag-2)

Hai, apa kabar? Pada tulisan sebelumnya (bisa baca disini ), saya membahas mengenai analisa fundamental. Nah, kali ini saya akan membahas lebih dalam mengenai analisa teknikal sebagai salah satu metode yang bisa Anda pilih untuk menyusun strategi  forex Anda.

OK, kita mulai saja yuk.

strategi-forex

Apa sih analisa teknikal itu?

Analisa teknikal merupakan metode yang sebenarnya lebih “muda” daripada analisa fundamental. Meskipun demikian, masa penggunaan yang cukup panjang telah membuat metode ini menjadi salah satu “senjata” yang populer di kalangan para trader, bahkan mungkin merupakan satu-satunya alat yang bisa dipergunakan untuk menentukan level entry dan exit terutama untuk short-term trading.

Analisa teknikal berdasar pada tiga asumsi tentang pergerakan pasar.

Pertama, analisa teknikal percaya bahwa pergerakan pasar adalah cerminan dari semua informasi yang beredar di pasar (market action discounts everything).

Kedua, asumsi bahwa pergerakan harga bukanlah pergerakan yang acak, melainkan selalu bergerak dalam trend tertentu (price moves in trend). Maka dari itu analisa teknikal bisa dipergunakan untuk mengenali trend yang sedang berlangsung (naik, turun, atau datar-datar saja) dan menjadi dasar pengambilan keputusan untuk transaksi yang akan dilakukan (beli atau jual).

Asumsi ke tiga adalah bahwa pola-pola pergerakan harga cenderung akan berulang dari waktu ke waktu (history repeats itself). Dengan kata lain, perilaku pasar di masa lalu cenderung akan terjadi kembali. Dengan memahami dan mengenali pola-pola yang terjadi dan mengetahui “sejarah” pegerakan harga ketika pola tersebut muncul, maka seorang trader akan bisa mengambil keputusan apakah ia mau membuka posisi beli atau jual.

Paket komplit: pergerakan harga

OK, jadi karena tiga asumsi di atas, analisa teknikal menganggap bahwa pergerakan harga itu sendiri bisa memberikan informasi mengenai apa yang terjadi di pasar, berikut sentimen apa yang sedang berkembang di pasar. Pokoknya, pergerakan harga merupakan “paket komplit” yang bisa menyediakan semua informasi yang kita perlukan dalam menyusun strategi trading forex.

Intinya, dengan mempelajari perilaku pasar di masa lalu, kita akan bisa memperkirakan arah pergerakan pasar selanjutnya, sehingga kita bisa mengambil keputusan sesuai dengan perkiraan tersebut.

Mengapa bisa begitu?

Untuk menjelaskannya, saya akan menggunakan simplifikasi dengan analogi sebagai berikut:

Suatu saat Anda ingin menyeberang jalan. Yang Anda lakukan biasanya adalah melihat dulu ke kanan dan kiri, bukan? Setelah Anda memastikan bahwa jalanan cukup aman untuk Anda seberangi – karena arus lalu lintas cukup sepi dan tidak banyak kendaraan yang lewat – barulah Anda menyeberang.

Mengapa Anda memutuskan untuk menyeberang? Karena berdasarkan PENGALAMAN Anda, kemungkinan  untuk Anda akan selamat sampai ke seberang cukup besar dalam kondisi jalanan sepi. Jadi, Anda mengambil keputusan itu berdasarkan pengetahuan Anda: aman untuk menyeberang jika jalanan sepi dari kendaraan.

Demikianlah kira-kira konsep yang diterapkan dalam analisa teknikal.

Keunggulan analisa teknikal

Analisa teknikal cukup sederhana dan gamblang dibandingkan dengan analisa fundamental. Ada banyak tool yang tersedia UNTUK SEMUA ORANG, sekalipun untuk trader level pemula hingga trader sekaliber manajer investasi. Indikator teknikal justru seringkali lebih mudah dimengerti daripada indikator fundamental, yang biasanya memerlukan waktu yang lebih panjang untuk dipelajari.

Karena analisa teknikal hanya fokus pada pergerakan harga, maka para trader teknikal hanya memerlukan tiga hal ini: grafik pergerakan harga, indikator teknikal (termasuk di dalamnya price pattern), plus manajemen modal (termasuk di dalamnya manajemen resiko).

Hati-hati

Meskipun analisa teknikal pada dasarnya sangat sederhana, namun tetap saja ada beberapa hal yang perlu Anda mengerti. Analisa teknikal bisa saja memberikan beberapa sinyal yang berbeda, tergantung pada intrepretasi trader yang menggunakannya.

Jadi, sebelum memutuskan untuk menggunakan analisa teknikal sebagai strategi trading forex Anda, ada baiknya Anda mempelajari terlebih dahulu konsep-konsep dasar analisa teknikal.

Kemudian, latihlah terus kemampuan Anda menganalisa grafik. Dengan mengetahui kemampuan dan kelemahan Anda, justru akan semakin membuat Anda semakin lihai dalam melakukan analisa teknikal. Dan jika kemampuan Anda semakin baik, kesuksesan hanya tinggal beberapa langkah lagi.

Kesimpulan

Analisa fundamental dan teknikal sama bergunanya dalam mempelajari dan memperkirakan perilaku pasar. Jadi, metode mana yang sebaiknya Anda pergunakan?

Style trading Anda turut menentukan metode mana yang sebaiknya Anda pergunakan. Jika Anda bertipe investor yang suka menahan posisi untuk jangka panjang, analisa fundamental mungkin cocok untuk Anda. Jika Anda adalah tipe trader short-term, maka analisa teknikal bisa menjadi pilihan yang tepat.

Sederhananya, silakan Anda memilih metode mana yang Anda sukai, tentu dengan keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Sebelum memutuskan, ada baiknya Anda mempelajari lagi kedua metode tersebut sedikit lebih dalam.

Atau, Anda bisa saja menggabungkan analisa fundamental dan analisa teknikal sekaligus. Strategi ini pun populer dalam trading forex. Kebetulan sekali, kami sudah pernah membahasnya di blog ini. cek disini artikel forex tsb

Selamat melakukan analisa.

Analisa Teknikal & Fundamental Untuk Strategi Forex (Bag-1)

Apakah Anda pernah mendengar nama Martin Schwartz? Atau Jim Rogers? Martin Schwartz adalah trader kawakan yang dikenal sebagai seorang technician, yaitu trader yang hanya menggunakan analisa teknikal. Sementara, Jim Rogers adalah trader terkenal yang berpatokan pada analisa fundamental. Bagaimana dengan Anda? Apakah strategi forex Anda berbasis pada analisa teknikal atau fundamental? Lalu sejauh mana Anda menerapkan metode tersebut dalam trading forex Anda?

strategi+forex

Dalam artikel yang bersahaja ini, kita akan mencoba untuk mengupas lebih dalam lagi mengenai kedua konsep analisa tersebut. Anda siap? Sebaiknya ya, karena artikel ini mungkin akan turut menentukan pilihan Anda. Contohnya Scalping salah satu  strategi forex yang cukup populer.

Dalam melakukan analisa, trader forex biasanya menggunakan dua jenis analisa. Mereka yang fokus pada pergerakan harga dan memilih untuk cuek pada faktor lain memilih untuk menyempurnakan skill analisa teknikal. Sebaliknya, kelompok lain yang suka mempelajari data-data ekonomi sebagai salah satu faktor penggerak pasar, akan fokus pada analisa fundamental.  Tidak ada yang salah dengan dua hal itu. Dalam trading forex, analisa teknikal dan fundamental sama-sama bisa dipergunakan sebagai acuan strategi forex Anda.

Banyak trader mengkombinasikan analisa fundamental dan teknikal  untuk menghasilkan sinyal untuk trading forex. Ada juga yang hanya berkonsentrasi pada satu metode analisa saja, dan bisa dikatakan bahwa metode yang mana pun sebenarnya masing-masing memiliki keunggulan.

Schwartz dan Rogers memiliki banyak ketidaksepakatan dalam hal metode analisa, namun ada dua hal yang mereka sepakati dalam trading: bahwa penguasaan emosi dan disiplin adalah faktor terpenting dalam trading. Dua hal itu bahkan lebih penting daripada metode analisa yang dipilih.

Perbedaan analisis fundamental dan analisis teknikal ?

Sebelum kita melangkah lebih jauh, perlu digarisbawahi bahwa meskipun penjelasan mengenai analisa fundamental dan teknikal bisa saja berbeda satu sama lain namun bisa jadi – dan cukup sering – output yang dihasilkan sama: keputusan jual atau beli.

Contohnya begini:

Suatu ketika pasar memperlihatkan pergerakan yang tajam. Harga bergerak ke atas dengan cepat. Trader yang menganut analisa teknikal akan melihat kembali grafiknya, mencoba mencari peluang berdasarkan sistem trading yang dimilikinya. Memperhatikan apakah resistance kunci sudah tembus atau belum. Jika semua faktor teknikal mengkonfirmasi bahwa harga memang telah bullish, barulah ia mengambil posisi buy.

Sementara itu, penganut analisa fundamental akan mencari penyebab pergerakan yang tajam itu melalui – misalnya – rilis data ekonomi. Jika berita atau data ekonomi yang dirilis terkonfirmasi sebagai penyebab pergerakan harga itu, ia pun akan mengambil posisi buy.

Nah, sekarang bisa dilihat kan? Penganut kedua metode analisa yang berbeda bisa mengambil posisi yang sama, yaitu buy.

Analisa fundamental itu apa sih?

Analisa fundamental merupakan analisa yang mencoba memperkirakan pergerakan harga melalui data ekonomi atau berita. Dibandingkan analisa teknikal, analisa fundamental sebenarnya menggunakan “alat” yang jauh lebih banyak. Meskipun pada umumnya para trader cenderung hanya menggunakan rilis data ekonomi dan berita, sebenarnya analisa fundamental mengacu pada banyak aspek lain termasuk politik, hukum, sosial dan banyak hal lain yang terkait dengan kehidupan manusia. Kita tahu bahwa yang menggerakkan pasar adalah manusia, kan?

Analisa fundamental bertujuan untuk menemukan hubungan SEBAB DAN AKIBAT antara pergerakan harga dengan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, metode ini berbeda dengan analisa teknikal yang mengacu pada PERGERAKAN HARGA.

Meskipun analisa fundamental telah terbukti efisien, ada hal yang harus Anda ingat agar Anda tak menjadi “overconfidence” jika Anda memilih analisa fundamental sebagai strategi forex Anda. Memang, analisa fundamental bisa memberikan “alarm” mengenai potensi pergerakan harga selanjutnya, namun metode ini TIDAK BISA MEMBERIKAN indikasi KAPAN koreksi akan terjadi. Jika Anda menjadi “terlalu fanatik” menjalankan analisa fundamental, Anda justru cenderung akan mencari pembenaran jika suatu saat posisi Anda salah dan pasar menyeret Anda ke dalam kerugian. ( lihat analisa fundamental di calender forexfactory.com )

Keunggulan analisa fundamental untuk Strategi Forex 

Keunggulan analisa fundamental adalah kemampuan metode ini untuk memahami PENYEBAB pergerakan harga. Karenanya, Anda bisa semakin percaya diri dalam membuka posisi, atau mempertahankan posisi selama belum ada data atau berita yang bisa memicu perubahan trend. Oleh karena itu, dalam trading forex, analisa fundamental cenderung bekerja lebih baik untuk trading jangka panjang.

Dalam artikel selanjutnya, kita akan membahas mengenai apa itu analisa teknikal dan apa pula keunggulannya.

Tetap ikuti blog ini, ya? J

(To be continued) 

Mengupas Strategi Scalping Dalam Trading Forex (Bag-2)

Akhir-akhir ini, scalping menjadi strategi forex yang kembali populer terutama di kalangan trader pemula, karena mereka sangat ingin memperoleh keuntungan dari trading forex setiap hari. Mereka tidak mau membiarkan posisi mereka terbuka hingga beberapa jam, hari, apalagi minggu. Mereka tidak mau menempatkan stop loss karena mereka tidak mau kehilangan uang mereka. Ada ketakutan bahwa mereka akan kehilangan uang mereka di keesokan hari jika mereka membiarkan posisi mereka overnight.

Alasan-alasan tersebut di atas sekilas terdengar masuk akal, namun masalahnya kemudan adalah tidak ada strategi forex yang menjamin bahwa seorang trader tidak akan mengalami kerugian dalam trading forex. Benar: TIDAK ADA. Tidak long term trading, tidak day trading, tidak pula scalping.

Bahkan strategi forex yang “terbaik” sekalipun tidak bisa menjamin bahwa setiap transaksi yang dilakukan PASTI akan berakhir dengan keuntungan. Tidak ada jaminan “akurat 100%”. Namun, dalam trading forex yang penting bukanlah akurasi dari setiap analisa, melainkan akumulasi hasil trading dari seluruh transaksi yang dilakukan. Strategi forex yang “terbaik” hanya bisa memberikan keuntungan pada Anda dalam jangka waktu yang panjang, bukannya instan. Itu pun harus disertai dengan pengelolaan modal yang baik dan langkah antisipasi resiko yang mantap.

Mengapa scalping menjadi begitu populer?

Bagaimana sih sebenarnya cara scalping yang baik? Mengapa scalping menjadi begitu populer?

Begini: sebenarnya tidak ada strategi forex yang terbaik. Setiap metode pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, tinggal apakah si trader yang menggunakan metode tersebut tahu atau tidak bagaimana dan kapan menggunakan metode tersebut. Suatu metode bisa jadi bekerja dengan baik pada seorang trader namun tidak bisa berjalan pada trader lain. Dalam trading forex, karakteristik dan tingkat pengetahuan masing-masing trader mempengaruhi tingkat kesuksesan sebuah strategi.

Hanya saja, scalping seakan-akan sudah menjadi “mainstream”. Apalagi ada klaim bahwa ada yang bisa “memformulasikan” pergerakan harga sehingga pasar menjadi sangat mudah untuk ditebak atau diprediksi. Tentu saja itu tidak benar, karena pergerakan pasar merupakan efek dari perilaku manusia, sementara perilaku manusia sendiri tidak bisa ditebak. Dus, pasar pun pada dasarnya unpredictable.

Konsep “history repeats itself”

Lalu bagaimana dengan konsep “history repeats itself” dalam analisa teknikal?

Konsep ini sebenarnya tidak mengacu pada kemampuan seorang technician (penganut analisa teknikal) dalam “meramal” pergerakan harga selanjutnya. Dalam analisa teknikal, seorang technician sebenarnya hanya “membaca” apa yang terjadi di pasar melalui pergerakan harga itu sendiri. Di masa lalu – dan selalu berulang – harga cenderung akan bergerak ke arah tertentu setelah kemunculan pola-pola pergerakan harga tertentu. Itulah yang dijadikan acuan untuk mengambil keputusan beli atau jual.

Begitupun, techinican mana pun tidak akan serta-merta menganggap hal itu adalah suatu kepastian. Dalam buku “Technical Analysis of the Financial Markets” karya John J. Murphy – yang konon adalah “the bible of technical analysis” – disebutkan bahwa analisa teknikal hanya memiliki akurasi sekitar 70%. Yang membuat analisa teknikal menjadi berharga adalah ketika ia dikombinasikan dengan risk & money management serta memiliki risk-reward-ratio yang baik.

Apa pun klaim orang tentang strategi forex tertentu, pada kenyataannya trading forex tetaplah aktivitas bisnis yang memiliki resiko. Dengan demikian, meskipun peluang keuntungan yang ditawarkan memanglah sangat tinggi, pada kenyataannya hal itu baru akan bisa dicapai dengan tingkat keahlian yang memadai. Trading forex bahkan bisa berbahaya bagi mereka yang melakukan transaksi dengan emosional.

Beruntung, FOREXimf.com menyediakan konten edukasi dan secara rutin mengadakan Webinar untuk membantu dan membimbing siapa pun yang ingin belajar trading forex.

Kapan metode scalping bisa diterapkan?

Karena para scalper senantiasa melakukan transaksi dalam “kecepatan tinggi”, maka konsentrasi yang tinggi pun mutlak diperlukan. Koneksi internet yang cepat dan stabil juga harus dimiliki, agar memungkinkan untuk mengeksekusi transaksi dalam hitungan detik.

Jika Anda ingin melakukan scalping, Anda sebaiknya memilih major currency pair yang memiliki likuiditas dan aktivitas perdagangan yang tinggi. Selain itu, waktu yang dipilih untuk menjalankan strategi scalping sebaiknya adalah waktu-waktu di mana ada “overlapping” pasar, misalnya di waktu ketika pasar Asia, Eropa dan London sama-sama aktif.

Jangan jalankan metode ini jika Anda merasa tak punya cukup waktu atau tak bisa berkonsentrasi penuh pada chart Anda. Jangan pula mencoba untuk scalping jika Anda tidak fit secara fisik maupun psikis. Apalagi ketika Anda sedang dalam kondisi psikologis yang emosional. Bahkan keinginan untuk membalas kerugian yang terdahulu (revenge trading) pun harus Anda hilangkan dari pikiran Anda.

Kesimpulan

Scalping, betapa pun diklaim sebagai strategi trading forex yang menguntungkan, tidaklah cocok untuk semua orang. Metode ini justru hanya cocok untuk mereka yang memenuhi kriteria-kriteria berikut:

  1. Sabar
  2. Teliti
  3. Tidak mudah stress
  4. Bisa dengan cepat mengambil keputusan yang efektif di situasi genting
  5. Tidak emosional dalam trading
  6. Memiliki pengetahuan memadai tentang beragam metode trading
  7. Memiliki “jam terbang” tinggi
  8. Memiliki daya konsentrasi yang tinggi (fokus)
  9. Memiliki daya tahan tubuh yang tinggi
  10. Jangan lupa: koneksi internet yang cepat dan stabil.

Jika Anda memenuhi semua kriteria di atas, go with it. Jika tidak, jangan coba-coba. Tunggulah hingga Anda memiliki semua kriteria tersebut.

Jangan menelan mentah-mentah kisah manis mengenai scalping yang mungkin Anda dengar dari teman Anda. Ingatlah bahwa tidak pernah ada rumus khusus yang menjamin bahwa Anda akan sukses dalam melakukan scalping. Ingat bahwa metode yang berhasil pada seseorang belum tentu akan berhasil pada diri Anda. Yang sebaiknya Anda lakukan adalah mencoba untuk menemukan metode apa yang cocok sebagai strategi trading forex Anda.

Semoga sukses. 🙂

Mengupas Strategi Scalping Dalam Trading Forex (Bag-1)

Salah satu teknik yang saat ini sedang naik daun dalam dunia trading forex adalah “scalping”. Para trader seolah-olah “terhipnotis” dengan istilah tersebut dan scalping mendadak menjadi strategi forex yang sedang naik daun.

Berdasarkan data yang diperoleh melalui Google per tanggal 22 Desember 2014, dalam kata “scalping” menempati jumlah pencarian terbanyak dalam sebulan hanya untuk netter di Indonesia saja. Rata-rata 210 pencarian dalam sebulan, bahkan mengalahkan kata kunci analisa teknikal (rata-rata 170 pencarian sebulan). Ini menujukkan bahwa scalping menjadi salah satu teknik yang cukup membuat penasaran para trader, setidaknya di Indonesia.

strategi forex

Apakah Anda termasuk di antara para trader yang penasaran mengenai scalping? Apakah Anda setidaknya pernah berpikir untuk menjadi seorang scalper?

Warning!

Ada yang perlu Anda ketahui: bahwa meskipun scalping terlihat seperti cara mudah untuk mencetak profit kecil dalam hitungan menit, sebenarnya tidaklah semudah itu. Meskipun dalam trading forex scalping dikenal cepat memberikan hasil, namun strategi forex yang satu ini hanya bisa memberikan hasil hanya jika Anda bisa mengambil keputusan yang tepat dalam waktu singkat. Itu pun jika Anda tak diganggu oleh koneksi internet di Indonesia yang terkenal sering “putus-nyambung”, atau spread yang melebar, atau re-quote karena harga yang volatile sementara koneksi internet tak mendukung.

Scalping ibarat game komputer yang mengandalkan kecepatan mata dan tangan. Misalnya game balap mobil di mana Anda harus bisa mengambil keputusan di saat genting dalam waktu singkat, atau mobil Anda akan tergelincir ke luar jalur. Sekilas terlihat menyenangkan, namun dalam scalping, uang Anda yang menjadi taruhannya.

Begitupun, scalping mungkin menjadi salah satu strategi forex yang perlu Anda ketahui juga, atau setidaknya Anda tahu bagaimana cara kerjanya. Setidaknya untuk menambah wawasan Anda sebelum Anda mencobanya.

Apa sih scalping itu?

Dalam trading forex, scalping merupakan strategi forex di mana sang trader mencoba untuk “memungut” profit kecil secara beruntun. Seorang trader akan masuk dan keluar dari pasar beberapa kali dalam sehari, mencoba untuk mencari keuntungan di antara pergerakan pasar yang volatile. Para scalper biasanya juga akan bereaksi dengan cepat ketika ada rilis data ekonomi atau berita lain yang memiliki dampak besar terhadap pergerakan pasar.

Meskipun terlihat mirip dengan day trading, namun sebenarnya tak sama. Dalam day trading, seorang trader hanya akan membuka posisi sebanyak satu atau dua kali dan posisi tersebut akan ditutup sebelum hari perdagangan tersebut berakhir. Ia tak pernah – atau sangat jarang – membiarkan posisi tersebut mengalami overnight. Sementara itu seorang scalper bisa membuka dan menutup posisi lebih banyak lagi dan hanya mengincar profit-profit kecil tiap kali membuka posisi. Jika day trader menggunakan chart 15 menit hingga 1 jam, maka scalper memanfaatkan chart 1 menit.

Day trader biasanya menargetkan keuntungan $200 hingga $500 tiap kali membuka posisi, sementara scalper biasanya hanya menargetkan $5-$10 per transaksi. Jika ia berhasil melakukan 10 kali transaksi yang menghasilkan keuntungan, maka ia akan bisa membukukan keuntungan sebesar $50-$100 per hari. Tentu saja, jumlah itu hanya bisa diperoleh jika semua transaksi yang ia lakukan berakhir dengan keuntungan. Terkadang justru sekali transaksi yang merugi justru menghapuskan keuntungan yang diperoleh dari 9 transaksi sebelumnya.

Scalping atau tidak?

Scalping merupakan strategi forex yang membutuhkan konsistensi dan konsentrasi yang sangat tinggi. Anda harus siap sedia di depan komputer untuk memantau aktivitas pasar dan bereaksi secepat kilat merespon setiap peluang. Anda harus bisa duduk berjam-jam di depan monitor Anda dan harus bisa membuat keputusan dalam waktu singkat. Jika perhatian Anda teralihkan sebentar saja, Anda akan melewatkan peluang yang ada atau justru mengalami kerugian yang menyakitkan.

Anda harus bisa dengan cepat keluar dari pasar secepat Anda masuk menggunakan berbagai macam metode trading forex. Untuk itu, sambungan internet yang bisa diandalkan mutlak Anda miliki. Bayangkan jika Anda tak bisa menutup posisi Anda yang sedang merugi gara-gara sambungan internet terputus. Konyol, kan?

Anda juga harus bisa menghadapi tingkat stress yang lebih tinggi daripada day trading. Jika Anda masih sering diliputi emosi tiap kali Anda trading, sebaiknya berpikirlah lagi sebelum memutuskan untuk menerapkan strategi scalping, sebab teknik ini bukan untuk mereka yang mudah dilanda emosi. Bahkan sebenarnya seorang day trader pun tak boleh emosional ketika trading, apalagi seorang scalper.

Apakah Anda sudah siap untuk semua hal di atas? Jika ya, silakan mencoba kemampuan Anda. Jika tidak – atau bahkan ragu – pikir-pikirlah dahulu.

Analisa Forex Mingguan: 22 – 26 Desember 2014

HOT ISSUE : Apakah Dollar AS Akan Terus Menguat Ketika Yellen mengatakan “Sabar”

US dollar masih menikmati penguatannya terhadap major currencies pada minggu kemarin sebelum pasar masuk libur Natal. Dan pertanyaan minggu ini apakah penguatan US Dollar untuk minggu ini akan berlanjut di saat likuiditas relatif sempit ?

Minggu kemarin, gubernur the Fed Janet Yellen dalam pernyataannya mengubah kata “waktu yang cukup” menjadi kata “sabar” dalam kerangka mengenai kebijakan kenaikkan suku bunga. Pernyataan ini di maksudkan untuk sedikit menenangkan gejolak yang ada di pasar yang mengkuatirkan perubahan kebijakan yang tajam. Namun demikian, Janet Yellen tidak secara jelas menerangkan mengenai penurunan harga minyak saat ini, tidak secara jelas menjelaskan tentang kondisi sektor tenaga kerja dan juga kepastian kenaikkan suku bunga.

Sementara itu di eropa, pernyataan lainnya dari Bank Sentral Eropa (ECB) bahwa semakin menguatnya kebijakan QE yang akan diluncurkan bulan Januari tahun depan. Untuk Aussie terpantau mengalami pelemahan kembali dan Yen masih melanjutkan pelemahannya terhadap US dollar.

  1. Data Durable Goods Orders dari AS: Selasa, 20.30 WIB. Data Durable Goods Order AS untuk bulan Oktober mengalami penurunan lebih besar dari perkiraan analis yaitu turun sebesar 0.4%. Untuk data New Order mengalami kenaikkan 0.4% mencapai $243.8 milyar. Sementara itu permintaan untuk barang barang manufaktur diluar sektor transportasi turun 0.9% menjadi $167.6 miliar setelah kenaikkan 0.1% pada bulan sebelumnya. Para analis percaya bahwa penurunan ini menyiratkan bahwa capital business spending melemah untuk kuartal ke emoat. The Fed memperkirakan GDP akan melamban menjadi 2.5% untuk kuartal keempat. Untuk data yang akan dirilis durable goods order diperkirakan akan turun 3% sementara core durable goods order diperkirakan akan naik 1.1%.
  2. Data GDP dari AS : Selasa, 20:30 WIB. GDP tahunan AS untuk kuartal ketiga tahun 2014 menunjukkan kenaikkan 3.9% atau lebih rendah dari kuartal sebelumnya sebesar 4.6%. Bagaimanapun juga hasil ini mengalami revisi dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 3.5% yang dirilis pada bulan Oktober. Tingkat konsumsi masyarakat mengalami kenaikkan lebih besar dari perkiraan tetapi pertumbuhan ekspor mengalami penurunan dari periode sebelumnya. Untuk data yang akan dirilis kali ini GDP diperkirakan akan sebesar 4.3%.
  3. Data New Home Sales dari AS : Selasa, 22:00 WIB. Penjualan perumahan di AS untuk bulan Oktober mengalami kenaikkan sebesar 0.7% atau mengalami kenaikkan menjadi 458 ribu, hasil ini lebih rendah dari perkiraan analis yangt sebesar 471 ribu. Sementara penjualan rumah bekas untuk bulan Oktober mengalami kenaikkan 1.5%. Untuk data yang akan dirilis kali ini penjualan perumahan di AS diperkirakan akan mencapai 461 ribu untuk bulan November.
  4. Data Unemployment Claims dari AS : Rabu, 20:30 WIB. Penduduk AS yang mengajukan klaim pengangguran minggu lalu tercatat mengalami penurunan hal ini mengindikasikan bahwa adanya kepercayaan di sektor pekerja. Jobless claims terpantau mengalami penurunan sebesar 6 ribu menjadi 289 ribu atau level terendah sejak akhir Oktober. Untuk rata rata mingguan turun 750 menjadi 298.750. Untuk data yang akan dirilis kali ini diperkirakan jobless claims akan sebesar 291 ribu.
  5. Haruhiko Kuroda speaks: Kamis, 10:45 WIB. Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda akan berpidato di Tokyo. Kuroda menyatakan bahwa BoJ menargetkan tingkat inflasi sebesar 2% dan akan melanjutkan menaikkan stimulus moneter baik secara cash ataupun dalam bentuk deposito di perbankan sebesar $674 miliar. Kuroda mengatakan bahwa perekonomian Jepang terus menunjukkan recovery setelah efek kenaikkan pajak mulai mereda.

GBP/USD

Bias intraday pergerakan GBP/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam bias netral. Tetapi jika kita perhatikan harga saat ini berada di area support dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas. Minggu ini ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas seiring kondisi indicator stochastic yang berpotensi berada dalam kondisi bullish.

Perhatikan jika harga tertahan kuat di atas support 1.56336 dan muncul sinyal beli yang terkonfirmasi maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.56913-1.57271.

Tetapi perhatikan juga jika ternyata sterling melemah terhadap dollar dan menembus support 1.56336 maka ada peluang harga akan bergerak ke bwah untuk masuk ke dalam pergerakan bearish menuju support berikutnya pada kisaran 1.55978 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bearish.

 ANALISA TEKNIKAL FOREXIMF GBPUSD MINGGUAN 22 DES 2014

EUR/USD

Secara umum, pergerakan EUR/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dengan ditandai dengan harga bergerak di bawah dua indicator moving average. Minggu ini harga berpotensi akan bergerak bearish dengan dua scenario yang mungkin akan muncul, walaupun ada potensi harga melakukan fase pullback tipis ke atas, seiring kondisi indicator stochastic yang berpotensi akan bergerak bullish.

Skenario pertama, jika harga menembus support 1.22191 maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 1.21240. Skenario kedua yang mungkin muncul adalah jika harga bergerak ke atas dan tertahan di area resistan 1.23016 akan membuka kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju support berikutnya pada kisaran 1.22191.

Sebaliknya jika resistan 1.23016 ditembus akan membuka peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.23939 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bullish.

 ANALISA TEKNIKAL FOREXIMF EURUSD MINGGUAN 22 DES 2014

NZD/USD

Pergerakan NZD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam bias netral. Tetapi jika kita perhatikan harga saat ini berada di area support dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas. Secara teknikal indicator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Minggu ini ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas.

Perhatikan jika harga tertahan kuat di atas support 0.76782-0.77225 dan muncul sinyal beli yang terkonfirmasi maka ada potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 0.77940-0.78383.

Tetapi perhatikan juga jika ternyata kiwi melemah terhadap dollar dan menembus support 0.76782 maka ada peluang harga akan bergerak ke bwah untuk masuk ke dalam pergerakan bearish menuju support berikutnya pada kisaran 0.76067 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bearish.

 ANALISA TEKNIKAL FOREXIMF NZDUSD MINGGUAN 22 DES 2014

AUD/USD

Secara umum, pergerakan AUD/USD pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish dengan ditandai dengan harga bergerak di bawah dua indicator moving average. Minggu ini harga berpotensi akan bergerak bearish dengan dua scenario yang mungkin akan muncul, walaupun ada potensi harga melakukan fase pullback tipis ke atas, seiring kondisi indicator stochastic yang berpotensi akan bergerak bullish.

Skenario pertama, jika harga menembus support 0.81057 maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 0.79872. Skenario kedua yang mungkin muncul adalah ketika harga bergerak ke atas dan tertahan di area resistan 0.82085 dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 0.81057.

Sebaliknya jika resistan 0.82085 ditembus akan membuka peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 0.83235 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bullish.

 ANALISA TEKNIKAL FOREXIMF AUDUSD MINGGUAN 22 DES 2014

USD/JPY

Bias intraday pergerakan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bearish. Secara teknikal indicator stochastic dan CCI berada dalam kondisi jenuh beli dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah untuk melakukan fase koreksi. Minggu ini ada kemungkina harga akan berada dalam kondisi netral.

Jika dollar menguat terhadap yen maka perhatikan jika resistan 120.35 ditembus maka ada kecenderungan harga akan bergerak ke atas untuk melakukan pergerakan bullish lanjutan menuju resistan 121.83.

Sebaliknya, jika harga bergerak ke bawah dan langsung menembus support 118.69 maka ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 117.03 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bearish.

 ANALISA TEKNIKAL FOREXIMF USDJPY MINGGUAN 22 DES 2014

USD/CHF

Bias intraday pergerakan USD/CHF pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bulish. Saat ini harga berada di area resistan dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah. Secara teknikal indicator stochastic dan CCI berada dalam kondisi jenuh beli. Minggu ini harga kemungkinan akan bergerak bullish.

Jika harga bergerak ke atas dan langsung menembus resistan 0.98467 maka ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 0.99239 dan diperkirakan harga akan melakukan pergerakan bullish lanjutan.

Sebaliknya waspadai jika dollar melemah terhadap swiss franc maka perhatikan jika support 0.97771 ditembus maka ada kecenderungan harga akan bergerak ke bawah untuk melakukan pergerakan bearish lanjutan menuju support pada kisaran 0.96993.

 ANALISA TEKNIKAL FOREXIMF USDCHF MINGGUAN 22 DES 2014

XAU/USD

Bias intraday pergerakan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish. Secara teknikal indicator stochastic dan CCI berpotensi berada dalam kondisi bullish dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas. Minggu ini ada kemungkinan harga akan berada dalam kondisi bullish.

Jika emas menguat terhadap dollar maka perhatikan jika resistan 1215.58 ditembus maka ada kecenderungan harga akan bergerak ke atas untuk melakukan pergerakan bullish lanjutan menuju resistan 1238.11.

Sebaliknya, jika harga bergerak ke bawah dan langsung menembus support 1190.38 maka ada peluang harga akan bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 1165.18 dan diperkirakan bias intraday akan berubah menjadi bearish.

ANALISA TEKNIKAL FOREXIMF XAUUSD MINGGUAN 22 DES 2014