Analisa Forex Mingguan: 29 September-3 Oktober 2014

HOT ISSUE: USD Masih Perkasa

USD masih memperlihatkan keperkasaannya. Sentimen positif bertambah setelah data penjualan rumah baru mencapai level tertinggi 6-tahun serta pertumbuhan ekonomi sebesar 4,6% di kuartal II.

Sebaliknya, euro kembali terhantam oleh buruknya sentimen bisnis Jerman dan penegasan ECB bahwa mereka siap meluncurkan stimulus.

Berikut ini adalah data ekonomi yang perlu diperhatikan di pekan ini.

  1. Data inflasi Eurozone: Selasa (30/9), 16.00 WIB

Inflasi kawasan euro naik 0,4% di bulan Agustus. Peningkatan terjadi terutama karena naiknya harga penyewaan dan perbaikan mobil. Kawasan euro masih berada di “area berbahaya” karena inflasi berada di bawah 1% dalam 11 bulan berturut-turut. Pemangkasan suku bunga dan stimulus ekonomi dipharapkan dalam meningkatkan ekonomi dan menaikkan level inflasi. Inflasi diharapkan akan naik lagi sebesar 0,3% kali ini.

  1. US CB Consumer Confidence: Selasa (30/9), 21.00 WIB

Tingkat kepercayaan konsumen berdasarkan survey naik di bulan Agustus ke angka 92,4. Kondisi bisnis dan pertumbuhan lapangan pekerjaan yang baik turut meningkatkan kepercayaan konsumen. Tingkat kepercayaan konsumen diperkirakan akan mencapai angka 92,2 kali ini.

  1. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (1/10), 19.15 WIB

Data ADP untuk sektor upah turun di bulan Agustus menjadi 204.000 dari 212.000 yang tercatat di bulan Juli. Namun data ADP ini sangat volatile, hanya memperlihatkan perkiraan trend umum Non-farm payroll untuk bulan selanjutnya. Data untuk bulan September diperkirakan 206.000 penambahan lapangan pekerjaan.

  1. US ISM Manufacturing PMI: Rabu (1/10), 21.00 WIB

Aktivitas manufaktur di AS naik ke level tertinggi dalam hampir 3 setengah tahun di bulan Agustus, ke angka 59. Sektor konstruksi swasta yang memegang porsi terbesar dalam pengeluaran konstruksi, naik 1,4% yang merupakan angka tertinggi sejak November 2008. Kali ini data aktivitas manufaktur diperkirakan tercatat di angkat 58.6.

  1. Keputusan suku bunga ECB: Kamis (2/10), 18.45 WIB

ECB memangkas suku bunga acuan ke 0,05% di bulan September, dari angka sebelumnya yaitu 0,15%. Presiden ECB, Mario Draghi, mencatat bahwa pemangkasan suku bunga ini dalam rangka menyikapi rendahnya inflasi di kawasan Euro yang berada di bawah target inflasi 2%. Kali ini diperkirakan tidak akan ada perubahan suku bunga, namun pernyataan resmi Draghi nanti perlu dicermati.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (2/10), 19.30

Jumlah klaim tunjangna pengangguran naik sebesar 12.000 di pekan lalu, menjadi 293.000. Meskipun terjadi kenaikan tajam namun angka ini tetap berada di bawah angka pra-resesi, yang menjadi indikasi bahwa lapangan pekerjaan masih cukup luas. Kali ini data klaim tunjangan pengangguran diperkirakan naik lagi ke 299.000.

  1. US Non-Farm Employment Change & Unemployment rate: Jumat (3/10), 19.30 WIB

Lapangan pekerjaan hanya bertambah 142.000 di bulan Agustus, terndah di tahun ini. Meskipun demikian tingkat pengangguran turun ke 6,1% dari sebelumnya 6,2%. Dalam 12 bulan terakhir, pertumbuhan lapangan pekerjaan per bulan di AS rata-rata sebesar 216.000. Trend pertumbuhannya masih positif. Data NFP selanjutnya diperkirakan 216.000.

  1. US Trade Balance: Jumat (3/10), 19.30 WIB

Defisit perdagangan AS mengecil di bulan Juli menjadi $40.5 milyar. Angka ini terendah sejak Januari. Ini menjadi indikasi bahwa perekonomian AS terus membaik. Defisit kali ini diperkirakan menjadi $41.0 milyar.

  1. US ISM Non-Manufacturing PMI: Jumat (3/10), 21.00 WIB

Sektor jasa terus membaik di bulan Agustus mencapai angka 59.6. Secara umum, data ini memperlihatkan perbaikan yang berkelanjutan dalam ekonomi AS. Kali ini data ISM Non-Manufacturing PMI diperkirakan menapai angka 58.5.

TECHNICAL OUTLOOK:

EUR/USD

Kecenderungan untuk EUR/USD pekan ini masih bearish. Tekanan bearish terlihat sangat kuat dan harga bergerak di area support 1.26653 saat analisa ini dibuat. Pelemahan euro diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika support tersebut tembus dengan sasaran hingga kisaran 1.26099-1.25479.

Sebagai strategi alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1.27550-1.28104 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran kembali ke kisaran 1.27207-1.26653. Perhatikan area trendline. Hati-hati jika resistance 1.28104 tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro hingga kisaran 1.28447-1.29001.

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 29 SEPTEMBER 2014

———-o———-

USD/JPY

Secara umum, USD/JPY masih berada dalam bias bullish. Rally bullish diperkirakan akan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisran 110.074-110.774.

Di sisi lain stochastic dan CCI overbought di chart 4 jam, maka waspadai kemungkinan koreksi ke area support 108.124 (Fibonacci 50%). Sebagai alternatif, cari sinyal bullish di area tersebut dengan potensi rebound hingga kisaran 108.824-109.449. Hati-hati jika support 108.124 itu tembus karena bias mingguan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/JPY hingga kisaran 107.424-106.799.

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 29 SEPTEMBER 2014

———-o———-

GOLD

Harga emas di pekan bergerak sideway dalambias netral. Saat analisa ini ditulis, harga bergerak di area support yang berada di kisaran 1215.92-1207.88. Sinyal bullish terlihat dari stochastic 4 jam sehingga ada kemungkinan rebound akan terjadi ke area resistance di kisaran 1228.94-1241.95. Namun penguatan harga emas pekan ini mungkin akan tertahan di area resistance tersebut.

Sebaliknya, jika justru support 1207.88 yang tembus, harga emas mungkin saja akan jatuh ke kisaran 1199.84-1190.85. Berhati-hatilah.

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 29 SEPTEMBER 2014

———-o———-

NIKKEI

Nikkei masih bergerak dalam bias bullish untuk outlook mingguan. Rally diperkirakan akan berlanjut jika resistance 16360 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 16450-16550. Koreksi berpotensi terjadi ke area support di kisaran 16215-16125. Sebagai skenario bullish carilah konfrmasi sinyal bullish di area support tersebut – terutama trendline – dengan potensi rebound hingga kisaran 16270-16360.

Hati-hati jika support 16215 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei hingga kisaran 16070-15980.

NIKKEI ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 29 SEPTEMBER 2014

———-o———-

KOSPI

Kecenderungan untuk Kospi pekan ini masih bearish. Tekanan bearish terlihat cukup kuat dan indeks bergerak di area support 257.95 saat analisa ini dibuat. Pelemahan Kospi diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika support tersebut tembus dengan sasaran hingga kisaran 256.18-254.20.

Sebagai strategi alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 261.70 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran kembali ke kisaran 259.72-257.95. Perhatikan juga area trendline. Hati-hati jika resistance 261.70 tersebut tembus karena akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat Kospi hingga kisaran 263.68-265.45.

KOSPI NIKKEI ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 29 SEPTEMBER 2014

Indonesia Financial Expo Forum 2014

logo_ifef1Indonesia Financial Expo Forum 2014 hadir kembali dengan tema: “Rencanakan, Investasikan, Nikmati Hasilnya”. Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 26 – 28 September 2014 di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center ini diikuti berbagai perusahaan penyedia jasa keuangan seperti FOREXimf.com, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia Stock Exchange (IDX) dan lain – lain.

PT. International Mitra Futures (FOREXimf.com) kembali berpartisipasi dalam Indonesia Financial Expo Forum ke -4 pada tahun 2014 ini. Target FOREXimf kali ini adalah menghasilkan fresh data base dan menargetkan account masuk senilai lebih dari 600 juta dari event yang digelar selama 3 hari tersebut.

Upacara pembukaan Indonesia Financial Expo Forum (IFEF) dilaksanakan pada hari Jumat (26 September 2014) yang dihadiri oleh perwakilan dari setiap perusahaan peserta pameran. Pada hari pertama jumlah pengunjung booth FOREXimf.com lebih ramai di pagi hari. Sementara pada hari ke-2 (Sabtu, 27 September) jumlah pengunjung lebih banyak di siang menjelang sore hari dan memasuki hari terakhir pameran (Minggu, 28 September) pengunjung paling banyak adalah pada siang sampai dengan malam hari.

Jumlah pengunjung di booth FOREXimf.com pada IFEF 2014 ini meningkat 100% dibandingkan tahun lalu sehingga mampu menghasilkan lebih dari 400 data base yang saat ini sedang dalam proses follow up dalam upaya memenuhi target yng telah ditetapkan.

Donna reporting from FOREXimf’s booth on IFEF 2014

3 Cara Meningkatkan “Pede” Dalam Trading

3 Cara Meningkatkan Pede Dalam Trading 1Sudah bukan rahasia lagi bahwa faktor psikologi adalah hal yang sangat memegang peranan penting dalam trading. Lebih spesifik lagi, rasa percaya diri alias “pede” mutlak dimiliki oleh seorang trader.

Dalam trading, pada dasarnya rasa percaya diri bisa dilihat dari performa trading seseorang. Bicara performa bukan berarti fokusnya ada pada hasil trading semata, namun juga pada kemampuan seseorang dalam menjalankan proses yang benar dalam setiap transaksi yang dilakukannya. Contoh yang paling mudah adalah kemampuannya melawan rasa takut dan mengendalikan keserakahan.

Permasalahan yang sering ditemui adalah sulitnya mempertahankan rasa percaya diri ketika pasar berubah drastis yang menyebabkan loss.  Lalu bagaimana cara menyiasatinya?

Beruntung sekali Anda menemukan artikel ini. Di sini, kita akan membahas cara mempertahankan dan meningkatkan rasa percaya diri ketika melakukan aktivitas trading, apa pun situasi pasarnya.

1. Fokuslah pada proses, bukan pada hasil

Setiap trader tentu ingin menghasilkan uang sebanyak mungkin dari pergerakan pasar. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya bukan itu yang menjadi fokus Anda?

3 Cara Meningkatkan Pede Dalam Trading 2

Pada dasarnya pasar itu tidak bisa ditebak. Tidak ada jaminan bahwa Anda akan tahu persis apakah transaksi yang Anda lakukan akan menghasilkan keuntungan berlipat atau kerugian yang menyakitkan. Maka daripada Anda fokus pada peluang keuntungan atau resiko kerugian, sebaiknya curahkan konsentrasi Anda pada melaksanakan trading plan Anda dengan baik.

Dalam trading plan ada batasan resiko, ada pengaturan modal, juga ada sistem yang telah Anda yakini tingkat probabilitasnya dalam menghasilkan keuntungan. Itu sudah cukup lengkap, maka pikirkanlah bagaimana cara menjalankan semua  rencana itu dengan baik. Tak usah pikirkan bagaimana nanti hasilnya, karena proses yang baik dan benar tentu akan diikuti oleh hasil yang memuaskan juga.

Latihlah kedisiplinan Anda dalam menjalankan trading plan, misalnya dengan sabar menunggu konfirmasi sinyal jual atau beli sebelum membuka posisi trading. Kesabaran mungkin tidak akan memberikan hasil yang instan, namun percayalah pada akhirnya Anda akan menikmati buah kesabaran itu dengan senyum yang lebar.

2. Berlatih, teruslah berlatih!

Seorang karateka pemegang sabuk hitam tidak mendapatkan sabuk hitam tersebut tanpa latihan yang serius dan konsisten. Tidak mungkin seorang karateka langsung berada di level sabuk hitam hanya dalam waktu semalam. Ia tentu telah melalui bertahun-tahun latihan yang serius, melelahkan bahkan seringkali menyakitkan.

Demikian juga dengan trader. Kebanyakan orang hanya melihat dampak kesuksesan seorang trader saja, namun mereka malas menelisik proses apa yang telah dilalui trader tersebut. Padahal bisa dipastikan bahwa trader tersukses di dunia ini pun pernah merasakan pahitnya loss. Namun pengalaman bertahun-tahun, jatuh-bangun dan tak henti mengembangkan kemampuannya bisa mengantarkannya ke jenjang tertinggi kemampuan seorang trader; yaitu profit yang konsisten.

3 Cara Meningkatkan Pede Dalam Trading 3

Sebagai trader, Anda tak akan pernah tahu apa yang akan Anda hadapi bahkan dalam lima menit ke depan, namun latihan yang serius dan konsisten akan membantu kesiapan mental Anda dalam menghadapi kemungkinan yang terburuk sekalipun. Anda akan dengan percaya diri mengambil keputusan-keputusan yang penting bahkan di saat yang genting.

3. Selalu berpikir positif

Anda tentu pernah mendengar ungkapan ini: “Selalu ada sisi positif dari setiap hal”. Percayalah bahwa itu benar adanya, setidaknya dalam dunia trading.

3 Cara Meningkatkan Pede Dalam Trading 4

Arah pembicaraan ini sebenarnya adalah cara menyikapi loss yang tentu sering dialami oleh trader mana pun. Di  sini, kita sedang membicarakan cut loss yang telah menjadi bagian dari trading plan, yaitu manajemen resiko, bukannya loss yang terjadi berlarut-larut karena seseorang enggan memasang Stoploss.

Cut loss tentu adalah hal yang sangat negatif, namun apakah Anda pernah menyadari bahwa cut loss itu justru menyelamatkan “hidup” Anda dari kemungkinan kerugian yang semakin besar, bahkan seringkali tak terhingga? Nah, sekarang Anda bisa melihat sisi positif dari loss yang baru saja tercatat dalam sejarah transaksi Anda.

Hal yang bisa Anda latih adalah selalu fokus pada hal-hal yang harus Anda lakukan DENGAN BENAR dalam setiap transaksi, bahkan terutama pada saat Anda sedang mengalami kerugian. Anda bisa membuat semacam “checklist” sebelum melakukan transaksi. Misalnya: “Apakah akan ada rilis data penting? Apakah saya sudah mencermati chart dan melihat konfirmasi sinyal jual atau beli? Apakah saya sudah memperhitungkan batasan resiko sesuai dengan kekuatan modal saya?” Dan sebagainya.

3 Cara Meningkatkan Pede Dalam Trading 5

Jika semua daftar dalam checklist Anda sudah terjawab dengan jawaban “ya”, maka tak perlu ragu lagi untuk mengambil keputusan untuk segera membuka posisi, sebab tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Sinyal sudah terkonfirmasi, batasan resiko sudah jelas, potensi keuntungan pun telah terlihat. Jadi, tunggu apa lagi?

Analisa Forex Mingguan: 22-26 September 2014

HOT ISSUE: USD Masih Positif, Skotlandia Pilih Integrasi

Dollar masih positif sepanjang pekan lalu. Pertemuan FOMC memutuskan untuk menahan suku bunga, namun tetap membuka kemungkinan meningkatnya suku bunga di tahun 2015. Dari Inggris, hasil referendum Skotlandia ternyata menginginkan integrasi dengan Inggris Raya, memberikan efek positif bagi poundsterling meskipun kemudian tak mampu menyaingi dominasi USD.

Berikut ini adalah beberapa data ekonomi yang perlu diamati sepanjang pekan ini.

1. Pernyataan Mario Draghi: Senin (22/9), 20.00 WIB

Presiden ECB Mario Draghi dijadwalkan untuk memberikan pernyataan di depan Parlemen Ekonomi dan Komite Moneter Eropa di Brussels. Draghi diperkirakan akan berbicara tentang kebutuhan kawasan euro akan investor di samping bantuan dari pemerintah. Ada kemungkinan ia juga akan berbicara mengenai QE. Pasar kemungkinan akan volatile.

2. Chinese HSBC Flash Manufacturing PMI: Selasa (23/9), 08.45 WIB
Negara dengan ekonomi terbesar ke-2 di dunia, China, berada dalam sorotan setelah buruknya data sektor industri. Survey yang dilakukan lembaga independen ini berada di indeks 50.2 di bulan Agustus, mencerminkan pertumbuhan yang sangat kecil.

3.German Ifo Business Climate: Rabu (24/9), 15.00 WIB
Sentimen bisnis Jerman turun dalam empat bulan berturut-turut, di tengah kekhawatiran krisis Ukraina dan sanksi yang diberaikan oleh Eurozone atas Rusia. Nilai transaksi perdagangan dari Jerman ke Rusia turun sebesar 15,5% menjadi tinggal 15,3 milyar euro dalam semester pertama 2014. Sektor eskpor juga turun karena kecilnya permintaan dari Rusia. Sentimen bisnis Jerman diperkirakan akan turun lagi ke 105.9 kali ini.

4.US New Home Sales: Rabu (24/9), 21.00 WIB
Penjualan rumah baru untuk keluarga kecil turun untuk ke dua kalinya dalam dua bulan berturut-turut. Di bulan Juli, angka penjualan rumahbaru turun ke 412.000 dari 422.000 yang tercatat di bulan Juni. Meskipun demikian, tren pertumbuhkan sektor perumahan secara umum masih positif. Angka penjualan di bulan Agustus diperkirakan menjadi 432.000.

5.US Durable Goods Orders: Kamis (25/9), 19.30 WIB
Angka pemesanan barang tahan lama naik 22,6%. Permintaan pesawat komersil naik luar biasa sebesar 318%, setelah Boeing berhasil mendapatkan kontrak beberapa maskapai di bulan Juli. Sektor otomotif naik sebesar 10,2%. Namun kali ini data U.S. durable goods orders diperkirakan akan jatuh sebesar 17,7%.

6.US Unemployment Claims: Kamis (25/9), 19.30 WIB
Jumlah klaim tunjangan pengangguran turun pekan lalu menjadi 280.000 dari 316.000 di pekan sebelumnya. Jumlah PHK juga terus turun. Pekan ini, klaim tunjangan pengangguran diperkirakan akan naik menjadi 294.000.

7.Final US GDP: Jumat (26/9), 19.30 WIB
Menurut rilis ke dua, perekonomian AS naik sebesar 4,2 persen di kuartal ke-2 tahun 2014. Angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 4,6%. Hal ini dianggap mampu membalas kontraksi yang terjadi di kuartal pertama, yaitu 2,1%.

TECHNICAL OUTLOOK:

GBP/USD

Kecenderungan untuk GBP/USD pekan ini cenderung bullish. Sterling sempat menguat hingga 1.65234. Saat analisa ini dibuat, koreksi terjadi ke area support di 1.63428-1.62870. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi bullish di chart 4 jam. Rebound berpotensi terjadi dengan sasaran di kisaran 1.65234-1.66350.

Hati-hati jika harga tembus ke bawah support 1.62870 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan sterling hingga kisaran 1.61621-1.60505.

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 22 SEPTEMBER 2014

———-o———-

EUR/USD

EUR/USD bergerak dalam bias bearish untuk outlook mingguan. Saat analisa ini dibuat, terlihat harga mendekati area resistance di kisaran 1.28896-1.29295. Perhatikan area tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi hingga kisaran 1.28649-1.28250. Perhatikan juga area trendline.

Hati-hati jika harga tembus ke atas resistance1.29295 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro hingga kisaran 1.29542-1.29941.

EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 22 SEPTEMBER 2014

———-o———-

GOLD

Harga emas di pekan ini masih berada dalam bias bearish. Harga emas melemah hingga 1207.88, yang bisa dianggap sebagai support pekan ini. Pelemahan harga emas ini diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus dengan sasaran hingga kisaran 1199.84-1190.85.

Di sisi lain stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam. Maka sebagai strategi alternatif waspadai potensi terjadinya pull-back hingga trendline atau area resistance di kisaran 1224.92. Area tersebut bisa menjadi acuan untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran hingga kisaran 1215.92-1207.88.

Hati-hati jika harga tembus ke atas resistance 1224.92 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1233.91-1241.95.

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 22 SEPTEMBER 2014

———-o———-

NIKKEI

Nikkei bergerak dalam bias bullish untuk outlook mingguan. Saat analisa ini dibuat, terlihat indeks mengalami koreksi dari area resistance yang berada di 16295. Namun penguatan Nikkei diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika resistance tersebut tembus dengan sasaran hingga kisaran 16470-16665.

Sebagai strategi alternatif waspadai potensi terjadinya koreksi hingga area support di kisaran 15925. Area tersebut bisa menjadi acuan untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 16120-16295.

Hati-hati jika harga tembus ke bawah support 15925 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei hingga kisaran 15730-15555.

NIKKEI ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 22 SEPTEMBER 2014

———-o———-

HANGSENG

HangSeng bergerak dalam bias bearish untuk outlook mingguan. Saat analisa ini dibuat, terlihat indeks menguji area support yang berada di 23925. Pelemahan HangSeng diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika support tersebut tembus dengan sasaran hingga kisaran 23588-23210.

Sebagai strategi alternatif waspadai potensi terjadinya pull-back hingga area resistance di kisaran 24471-24809. Area tersebut bisa menjadi acuan untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 24262-23925.

Hati-hati jika harga tembus ke atas resistance24809 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat HangSeng hingga kisaran 25018-25355.

HANGSENG ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 22 SEPTEMBER 2014

Analisa Forex Mingguan : 15-19 September 2014

HOT ISSUE: USD Menguat Kecuali Terhadap AUD

Dollar masih dalam performa yang mengesankan pekan lalu. Ketika euro mulai stabil pasca efek pernyataan Draghi, mata uang lain masih lemah terhadap USD. Sterling masih tertekan dan salah satu latar belakangnya adalah referendum Skotlandia. Aussie juga melemah meskipun data tenaga kerja memperlihatkan perbaikan.

Berikut ini adalah data-data penting sepanjang pekan ini.

  1. Konferensi Pers Haruhiko Kuroda: Selasa (16/9), 12.30 WIB

Gubernur BOE, Haruhiko Kuroda, akan memberikan peryataan di depan media di Osaka. Pasar kemungkinan akan bergerak volatile, terutama jika Kuroda menyinggung pelemahan yen atau buruknya GDP.

  1. Data inflasi Inggris: Selasa (16/9), 15.30 WIB

Di bulan Juli, inflasi tahunan turun di luar dugaan mencapai 1,6%. Ini memperkecil kemungkinan naiknya suku bunga di tahun 2014. Tingkat inflasi telah berada di bawah target 2% BOE selama 7 bulan berturut-turut, mencerminkan stabilnya ekonomi Inggris. Namun biaya hidup dan pajak penghasilam masih dianggap terlalu tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan gaji. Inflasi di bulan Agustus diperkirakan akan mencapai 1,5%.

  1. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (16/9), 16.00 WIB

Sentimen ekonomi Jerman turun ke 8.76 di bulan Agustus, jauh dari indeks di bulan Juli yaitu 27.1. Ketegangan geopolitik yang berlanjut merupakan penyebab utama penurunan ini. Kali ini, sentimen diperkirakan akan terus turun ke 5.2.

  1. US PPI: Selasa (16/9), 19.30 WIB

PPI naik 0,1% di bulan Juli. Meskipun data PPI cukup volatile namun tren inflasi mulai positif dan meredakan kekhawatiran The Fed. PPI di bulan Agustus diperkirakan akan naik 0,1%.

  1. Data tenaga kerja Inggris: Rabu (17/9), 15.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran di Inggris turun di bulan Juli sebesar 33.600. Tingkat pengangguran bulan Juni turun menjadi 6,4%. Jumlah pencari kerja di bulan Agustus diperkirakan akan turun sebesar 29.700.

  1. Data inflasi AS: Rabu (17/9), 19.30 WIB

CPI AS naik 0,1% di bulan Juli. Sementara itu core CPI naik 1,9%, tak berubah dari angka bulan Juni. Kali ini CPI diperkirakan naik 1,9% sementara Core CPI naik 0,2%.

  1. FOMC Statement: Kamis (18/9), 01.00 WIB, konferensi pers: 01.30 WIB

Fed diperkirakan akan kembali melakukan tapering untuk ke-7 kalinya menjadi tinggal $15 miliar menjelang rencana diakhirnya QE di bulan Oktober. Yellen dkk mungkin akan mengeluarkan pernyataan terkait suku bunga, meskipun sepertinya tidak akan ada perubahan suku bunga mengingat sektor tenaga kerja tak terlalu membahagiakan. Setiap pernyataan FOMC akan dicermati oleh pasar. Volatilitas kemungkinan akan tinggi.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (18/9), 19.30 WIB

Jumlah pengangguran yang mengklaim tunjangan nauk sebesar 11.000 pekan lalu, menjadi 315.000. Namun secara umum sektor tenaga kerja AS menampakkan perbaikan. Pekan ini, klaim pengangguran diperkirakan 312.000.

  1. Pernyataan Janet Yellen: Kamis (18/9), 19.45 WIB

Ketua Fed Janet Yellen akan memberikan pernyataan di Washington DC. Ia kemungkinan akan membahas sektor tenaga kerja AS dan prospek suku bunga terkait berakhirnya tapering. Ia juga kemungkinan akan mengklarifikasi pernyataan sebelumnya saat pengumuman suku bunga.

  1. Referendum Kemerdekaan Skotlandia: Kamis (18/9)

Tanggal 18 September nanti, warga Skotlandia akan memutuskan apakah mereka akan tetap berada di bawah naungan United Kingdom bersama-sama England, Wales dan Irlandia Utara, atau merdeka sebagai negara yang berdaulat penuh. Polling yang diadakan YouGov untuk The Sunday Times yang dirilis Senin lalu memperlihatkan 51% warga memilih untuk merdeka dan hal tersebut turut menekan sterling. Perdana Menteri David Cameron ingin agar Skotlandia tetap menjadi bagian United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland. Jika hasilnya adalah kemerdekaan bagi Skotlandia, bukan tak mungkin sterling akan kembali melemah.

TECHNICAL OUTLOOK:

GBP/USD

Pergerakan harga GBP/USD pada grafik 4 jam-an terlihat sedang melakukan fase pullback ke atas dan saat ini harga terlihat tertahan di area resistan 1.62768 – 1.63467. Waspadai jika muncul sinyal jual di sekitar area tersebut akan membawa harga bergerak ke bawah untuk melanjutkan pergerakan bearish menuju support 1.61903 – 1.60505.

Sebaliknya waspadai jika penguatan poundsterling terhadap dollar akan terlihat ketika harga berhasil menembus resistan 1.63467 dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas menuju resistan 1.64165 – 1.65030.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

———-o———-

USD/JPY

Secara umum, pergerakan USD/JPY pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish yang di tandai dengan harga yang bergerak di atas dua garis MA. Waspadai jika resistan 107.37 ditembus akan membuka peluang harga melanjutkan pergerakan bullish menuju resistan 108.12 – 109.05.

Sebaliknya jika harga terkoreksi ke bawah, perhatikan area support 106.34 karena jika muncul sinyal beli di sekitar area tersebut akan membuka peluang harga kembali bergerak ke atas menuju resistan 106.73 – 107.37.

Tetapi jika support 106.34 ditembus akan membuka potensi yen kembali menguat terhadap dollar dimana support 105.30 akan menjadi area target jika harga bergerak ke bawah.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

———-o———-

XAU/USD

Secara umum, pergerakan emas pada grafik 4 jam-an masih berada dalam tekanan bearish yang di tandai dengan harga yang bergerak di bawah dua indicator MA.

Saat ini indicator stochastic berada dalam kondisi jenuh jual dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas untuk menguji resistan 1245.26. Jika muncul sinyal jual di sekitar area tersebut akan membuka potensi harga emas kembali masuk dalam tekanan bearish menuju support 1237.74 – 1225.58.

Sebaliknya waspadai jika resistan 1245.26 ditembus akan membuka peluang bias bearish pada emas akan berubah menjadi bullish dimana resistan 1264.95 akan menjadi target pergerakan selanjutnya.

 Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

———-o———-

NIKKEI

Bias pergerakan index Nikkei pada grafik 4 jam-an berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga sedang melakukan fase koreksi ke bawah. Jika harga tertahan kuat di atas support 15694 dan muncul sinyal beli akan membuka peluang harga bergerak ke atas menuju resistan 15834 – 15920.

Waspadai jika harga berhasil menembus support 15694 dan garis tren yang berfungsi sebagai support bagi pergerakan harga dimana ada kemungkinan index Nikkei akan masuk ke dalam bias bearish dan bergerak menuju support 15555.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

———-o———-

HANG SENG

Bias pergerakan index Hang Seng pada grafik 4 jam-an terlihat berada dalam keadaan netral. Tetapi harga index terlihat bergerak di bawah dua indicator MA yang membuka kemungkinan harga berada dalam kondisi bearish.

Perhatikan, jika index menembus support 24279 akan membuka potensi harga kembali masuk ke dalam tekanan bearish dimana support 23983 akan disentuh oleh pergerakan harga.

Sebaliknya jika index menguat dan menembus resistan 24533 akan membuka peluang harga masuk ke dalam bias netral dan resistan 24817 akan menjadi target pergerakan selanjutnya.

Forex,Trading Forex,Investasi Forex, Broker Forex, Online Trading Indonesia

———-o———-

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal FOREXimf.com

Topik kali ini mungkin adalah juga pertanyaan yang sering berseliweran dalam pikiran Anda tiap kali membaca analisa teknikal di internet. Khususnya mungkin analisa teknikal yang setiap hari di-update oleh tim analis FOREXimf.com.

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal 1

Sebenarnya patut disayangkan jika Anda sampai mengalami kesulitan dalam memahami analisa teknikal yang kami sajikan, sebab sangat sering harga bergerak sejalan dengan analisa tersebut. Bahkan kami sudah membuat jalan bagi Anda yang ingin bertanya lewat fasilitas Live Chat, di mana Anda bisa “curhat” langsung kepada tim analis kami mengenai apa pun terkait analisa dan peluang pasar.

Kami menyadari bahwa “bahasa analisa teknikal” sebenarnya bukanlah “bahasa manusia” yang bisa dengan mudah dimengerti oleh setiap orang. Itulah sebabnya kami senantiasa berusaha untuk “memanusiakan” setiap analisa teknikal yang kami sajikan untuk Anda, agar bisa membantu Anda dalam mengenali peluang yang ada di pasar. Untuk itulah kali ini kami akan mencoba untuk membantu menerjemahkan “bahasa analisa teknikal” ke dalam bahasa yang lebih “manusiawi”. Harapannya, Anda akan bisa memanfaatkan setiap peluang yang bisa Anda kenali setelah membaca analisa teknikal kami.

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal 2

OK, kita mulai.

Bullish? Bearish? Maksudnya banteng dan beruang?

“Bullish” dan “bearish” adalah istilah yang dipergunakan untuk menggambarkan situasi pergerakan harga. Memang istilah-istilah tersebut terinspirasi oleh banteng (bull) dan beruang (bear). Istilah bullish terinspirasi dari pergerakan banteng yang mengangkat tanduknya jika ingin menyerang musuhnya. Dalam menyerang, sang banteng akan menundukkan kepalanya terlebih dahulu, baru menanduk musuhnya. Serangannya selalu bergerak dari bawah ke atas, alias NAIK.

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal 3

Sebaliknya, seekor beruang mengandalkan cakarnya untuk menyerang musuhnya. Ia biasanya akan berdiri dahulu di atas dua kaki, baru kemudian mengayunkan cakarnya yang besar itu dari atas ke bawah, alias TURUN. Itulah cara beruang menyerang musuhnya. Maka lahirlah istilah bearish.

Untuk gampangnya, Anda tinggal menghafalkan ini saja: “BULL” berarti naik, sementara “BEAR” artinya turun.

Apa artinya “intraday”?

Intraday berarti “di dalam satu hari perdagangan”. Kebanyakan analisa teknikal yang di-update oleh tim analis FOREXimf.com adalah analisa teknikan untuk outlook intraday, artinya analisa tersebut memang dimaksudkan untuk perdagangan short-term. Meskipun demikian, stiap hari Senin kami juga meng-update analisa mingguan.

Apa itu “bias”? Apa itu “preferensi”?

“Bias” adalah istilah yang dipergunakan dalam analisa teknikal untuk menggambarkan “kecenderungan pergerakan harga” pada saat itu. Jadi, jika dalam analisa teknikal Anda membaca “bias intraday adalah bullish”, maka itu artinya sang analis berpendapat bahwa “pada hari itu harga cenderung akan bergerak bullish alias naik”.

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal 4

Lalu, apa itu “preferensi”? Sebenarnya maksudnya sama saja, yaitu “kecenderungan”. Jadi Anda tak perlu bingung lagi ya? J

OK, lalu bagaimana membaca analisanya sendiri?

Sebenarnya untuk membaca analisanya cukup mudah. Baca saja dengan perlahan dan teliti dari atas hingga selesai, lalu buat garis besarnya. Jika perlu catat satu per satu.

Oke, lebih untuk lebih jelasnya mari kita ambil contoh analisa AUD/USD tanggal 4 September 2014.  Dari analisa tersebut bisa kita ambil kalimat-kalimat utama dari setiap paragraf:

– “Bias intraday untuk AUD/USD telah berubah menjadi bullish.”

Ini artinya preferensi hari itu adalah bullish. Berarti kita sebaiknya bersiap-siap mencari sinyal beli.

– “Penguatan aussie diperkirakan akan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.93870-0.94318.”

Berarti, skenario utamanya adalah bullish jika resistance 0.93631 tembus. Nah, jika Anda ingin menerapkan strategi breakout, bisa mencoba untuk mengambil posisi beli jika resistance 0.9361 telah benar-benar tembus (valid breakout). Targetnya di 0.93870 hingga 0.94318.

– “Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support yang berada di kisaran 0.93244-0.93004 untuk mencari konfirmasi sinyal beli potensi rebound hingga kisaran 0.93392-0.93631.”

Artinya, kalau terjadi koreksi ke area 0.93244-0.93004, kita bisa mencari sinyal beli. Targetnya di 0.93392 sampai 0.93631. Sinyalnya bisa kita cari dari stochastic atau CCI.

“Berhati-hatilah jika support 0.93004 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Aussie hingga kisaran 0.92856-0.92617.”

Nah, ini antisipasinya. Penganalisa tidak menyarankan untuk tetap mempertahankan posisi beli jika harga tembus ke bawah support 0.93004. Dengan kata lain, Anda bisa menempatkan stop loss sedikit di bawah level support tersebut. Atau Anda bisa melakukan teknik manajemen resiko yang lain seandainya tak mau melakukan cut loss. Misalnya jika Anda ingin melakukan “switching”, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk open sell jika harga tembus ke bawah 0.93004. Targetnya di antara 0.92856 hingga 0.92617.

Hasil analisa tersebut bisa Anda lihat di analisa selanjutnya (5 September 2014). Ternyata harga bergerak sesuai dengan analisa, bahkan melampaui target yang diperkirakan.

Tentu saja, ada resiko yang menyertai setiap transaksi. Itulah sebabnya dalam setiap analisa kami selalu menyertakan “warning” seandainya support atau resistance yang bisa mengakibatkan perubahan bias tembus. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mempersiapkan antisipasi seandainya harga tidak bergerak sesuai keinginan Anda.

Cara Mudah Menerapkan Analisa Teknikal 5

Bagaimana, mudah kan? Jadi, manfaatkan segera analisa teknikal kami!

Analisa Forex Mingguan: 8-12 September 2014

HOT ISSUE: USD Menguat Kecuali Terhadap AUD

Pekan lalu merupakan pekan yang membanggakan bagi USD, yang berhasil menguat atas beberapa mata uang utama kecuali Aussie. Euro dan poundsterling mendapatkan tamparan yang paling keras. Mario Draghi bersama ECB memutuskan untuk memangkas suku bunga dan mengumumkan program ABS (semacam QE), menyediakan sebesar hingga 500 miliar euro. Hal itu memberi andil bagi pelemahan euro. Sementara itu, dari Inggris ada kekhawatiran referendum di Skotlandia akan menghasilkan keputusan untuk memisahkan diri.

Padahal, data Non-farm Payrolls AS cukup mengecewakan dengan hanya mencatat pertumbuhan sebesar 142.000, namun hal ini ternyata tidak terlalu mempengaruhi penguatan USD. Perekonomian AS terlihat cukup kuat akhir-akhir ini. Namun AUD tidak turut tertekan oleh USD berkat kuatnya data GDP.

Berikut ini adalah data-data ekonomi yang perlu diperhatikan pekan ini:

1. Pidato Mark Carney: Selasa (9/9),15.30 WIB

Gubernur BOE Mark Carney akan berpidato di Liverpool. Pidato tersebut kemungkinan akan membicarakan tentang kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum kenaikan gaji. International Monetary Fund memperkirakan pertumbuhan ekonomi Inggris akan melonjak tahun ini, meskipun demikian mungkin tidak akan diikuti oleh pertumbuhan gaji. Carney pernah menyatakan bahwa BOE telah membuat “kemajuan yang substansial”.

2. US JOLTS Job Openings:  Rabu (10/9), 21.00 WIB

Pertumbuhan pembukaan lapangan kerja baru merupakan data yang sangat diperhatikan oleh Federal Reserve untuk memperkirakan proyeksi sektor tenaga kerja jangka panjang, meskipun data tersebut sebenarnya “lagging”. Data yang akan dirilis nanti adalah data bulan Juli, bukan data Agustus seperti halnya Non-farm Payrolls. Rilis data selanjutnya diperkirakan naik menjadi 4.72.

3. New Zealand Rate decision: Kamis (11/9), 04.00 WIB

Bulan Juli lalu Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,5%, yang merupakan kenaikan ke-4 dalam 5 bulan di tengah pertumbuhan ekonomi yang positif. Kali ini, RBNZ diperkirakan akan menahan suku bunga di 3,5%.

4. Data tenaga kerja Australia: Kamis (11/9), 08.30 WIB

Tingkat pengangguran di Australia melambung ke angka tertinggi dalam 12 tahun yaitu 6,4% di bulan Juli. Kontraksi terjadi di sektor pekerjaan, hanya tumbuh sebesar 15.900 lapangan pekerjaan, berkurang 300 dibandingkan bulan sebelumnya. Pertambahan karyawan tetap naik sebesar 14.500 namun karyawan paruh waktu turunt 14.800. Namun para ekonom meyakini bahwa penurunan ini hanya sementara. Kali ini, lapangan pekerjaan diperkirakan akan naik 15.200 sementara tingkat pengangguran diharapkan turun ke 6,3%.

5. US Unemployment Claims: Kamis (11/9), 19.30 WIB

Jumlah klaim pengangguran naik sebesar 4.000 di pekan lalu, menjadi 302.000. Namun secara umum jumlah klaim pekan lalu masih berada di bawah 4.388.758 yang tercatat setahun yang lalu. Pekan ini, jobless claims diperkirakan akan naik sebesar 306.000.

6. Pidato Haruhiko Kuroda: Jumat (12/9), 13.05 WIB

Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan berpidato di National Gracuate Institute for Policy Studies di Tokyo. Diperkirakan ia akan berbicara mengenai rencana BOJ untuk kembali menaikkan pajak penjualan dengan tujuan mengurangi defisit anggaran negara. Kuroda masih optimis untuk bisa mengeluarkan Jepang dari deflasi dan mencapai target inflasi 2%. Kuroda juga yakin bahwa ekonomi Jepang akan terus tumbuh di bulan-bulan mendatang.

7. US Retail sales: Jumat (12/9), 19.30 WIB

Di bulan Juli, data retail sales secara mengejutkan tak berubah dibandingkan di bulan Juni. Ini merupakan pertanda hingalnya momentum pertumbuhan ekonomi di awal kuartal ke-3. Meskipun demikian, pertumbuhan lapangan pekerjaan tetap positif sehingga di bulan-bulan mendatang tingkat penjualan kemungkinan akan kembali naik. Retail sales diperkirakan akan naik 0,3% sementara core sales diperkirakan naik 0.2%.

8. US UoM Consumer Sentiment: Jumat (12/9), 20.55 WIB

Menurut data awal, tingkat kepercayaan konsumen di AS secara mengejutkan turun di bulan Agustus ke level terendah 9-bulan yaitu 79.2 poin. Meskipun demikian data tersebut kemudian direvisi menjadi 82.5 point, sejalan dengan kuatnya data CB Consumer Confidence. Kali ini, tingkat kepercayaan konsumen AS diperkirakan akan naik ke 83.2.

TECHNICAL OUTLOOK:

GBP/USD

Kecenderungan untuk GBP/USD pekan ini masih bearish. Tekanan bearish terlihat sangat kuat dan harga bergerak di area support 1.61840 saat analisa ini dibuat. Pelemahan sterling diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika support tersebut tembus dengan sasaran hingga kisaran 1.60757-1.59546.

Sebagai strategi alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1.63593-1.64675 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran kembali ke kisaran 1.62923-1.61840. Namun berhati-hatilah jika harga tembus ke atas resistance 1.64675 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat sterling hingga kisaran 1.65345-1.66428.

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8 SEPTEMBER 2014

———-o———-

USD/JPY

USD/JPY terkoreksi mendekati area support yang berada di kisaran 104.874-104.366. Stochastic memperlihatkan sinyal bullish di chart 4 jam. Rebound kemungkinan terjadi pekan ini hingga kisaran 105.188-105.696. Namun waspadai kemungkinan koreksi terlebih dahulu ke area support tersebut di atas dan beri perhatian khusus pada area trendline.

Hati-hati jika harga tembus ke bawah support 104.366 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/JPY hingga kisaran 104.052-103.544.

USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8 SEPTEMBER 2014

———-o———-

GOLD

Harga emas di pekan ini masih berada dalam bias bearish. Pelemahan harga emas terjadi hingga area support yang berada di 1257.33, sejalan dengan analisa di pekan lalu. Pelemahan harga emas diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika support tersebut tembus dengan sasaran hingga kisaran 1248.12-1237.81.

Di sisi lain CCI masih bergerak naik di chart 4 jam. Maka sebagai strategi alternatif waspadai potensi terjadinya pull-back hingga area resistance di kisaran 1276.86 (Fibonacci 50%). Area tersebut bisa menjadi acuan untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran hingga kisaran 1266.55-1257.33. Beri perhatian khusus pada area trendline yang terlihat.

Hati-hati jika harga tembus ke atas resistance 1276.86 karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1287.17-1296.38.

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8 SEPTEMBER 2014

———-o———-

NIKKEI

Nikkei masih bergerak dalam bias bullish untuk outlook mingguan. Saat analisa ini dibuat, koreksi terjadi mengarah ke area support di kisaran 15652-15533. Rebound berpotensi terjadi hingga kisaran 15726-15845, namun waspadai kemungkinan koreksi kembali ke area support tersebut di atas sebelum  rebound.

Hati-hati jika indeks tembus ke bawah support 15533 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei hingga kisaran 15459-15340.

NIKKEI ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8 SEPTEMBER 2014

———-o———-

HANGSENG

HangSeng terkoreksi mendekati area support di 24940. Stochastic 4 jam memperlihatkan indikasi jenuh jual namun CCI masih bergerak turun. Bias intraday masih bullish, maka perhatikan area support tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 25159-25355.

Hati-hati jika terjadi penembusan ke bawah support 24940 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan HangSeng hingga kisaran 24720-24524.

HANGSENG ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 8 SEPTEMBER 2014

Analisa Forex Mingguan: 1-5 September 2014

HOT ISSUE: Bank-Bank Sentral Akan Umumkan Suku Bunga Pekan Ini

Euro mengalami tekanan yang cukup besar pekan lalu, efek pidato Draghi di Jackson Hole. Data-data ekonomi kawasan euro pun tak terlalu membantu.

Sementara itu, data pertumbuhan AS tercatat positif daripada perkiraan awal, yaitu pertumbuhan sebesar 4,2% di kuartal ke-2. Tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi dan klaim pengangguran yang rendah membantu USD.

Dari Jepang, yen juga tertekan akibat data inflasi yang mengecewakan.

Berikut adalah data-data ekonomi yang perlu diperhatikan pekan ini:

  1. Keputusan suku bunga RBA: Selasa (2/9), 11.30 WIB

Pada pertemuan terakhir RBA mempertahankan suku bunga di level terendahya yaitu 2,5%. RBA menyatakan bahwa prospek ekonomi Australia belum jelas. Melambatnya sektor pertambangan turut menekan pertumbuhan. Isu global seperti ketegangan di Ukraina dan Gaza juga turut mempengaruhi. Kali ini, RBA sepertinya akan tetap mempertahankan suku bunga di 2,5%.

  1. US ISM Manufacturing PMI: Selasa (2/9), 21.00 WIB

Di bulan Juli, sektor manufaktur AS membaik; mencapai indeks 57.1 poin. Ekspansi terus terjadi dalam 14 bulan berturut-turut. Namun kali ini diperkirakan akan terjadi penurunan tipis menjadi 57.

  1. GDP Australia: Rabu (3/9), 08.30 WIB

Ekonomi Australia tumbuh 1,1% di kuartal pertama. Kenaikan ini diakibatkan oleh pertumbuhan yang di luar dugaan dari sektor pertambangan, finansial dan jasa asuransi, serta konstruksi. RBA memperkirakan pertumbuhan 2,75% tahun ini dan 2,5% untuk tahun 2015. Di kuartal ke-2 ini, ekonomi Australia diperkirakan akan tumbuh 0,4%.

  1. Keputusan suku bunga BOJ: Kamis (4/9), tentative

Bank of Japan memepertahankan stimulus dari 60 triliun yen menjadi 70 triliun yen, pasca lemahnya rilis data produksi dan ekspor. Sektor penjualan eceran juga mengalami penurunan. Pertumbuhan ekonomi menurun akibat kenaikan pajak penjualan yang diluncurkan bulan April lalu. GDP mengalami kontraksi sebesar 1,7% dari kuartal pertama.

  1. Keputusan suku bunga BOE: Kamis (4/9), 18.00 WIB

Pada pertemuan di bulan Agustus, Bank of England memutuskan untuk mempertahankan suku buga di level 0,5%. Meskipun demikian, untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, keputusan tersebut tidak bulat. Ada dua anggota MPC yang di luar dugaan memilih untuk menaikkan suku bunga menjadi 0,75%. BOE sendiri menurunkan perkiraannya untuk pertumbuhan gaji 2014 dan mengatakan bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga hingga pertumbuhan gaji membaik, meskipun tingkat pengangguran telah berkurang. Kali ini pun BOE sepertinya akan tetap mempertahankan suku bunga di 0,5%.

  1. Keputusan suku bunga ECB: Kamis (4/9), 18.45 WIB, konferensi pers: 19.30 WIB

Dalam pidatonya di Jackson Hole, Mario Draghi secara mengejutkan menyatakan bahwa inflasi yang rendah di kawasan euro tidak bersifat sementara dan diperkirakan akan terus turun. Ini menaikkan ekspektasi bahwa ECB kemungkinan akan mengubah kebijakan moneter pada pertemuan di bulan September. Meskipun demikian, sepertinya pemangkasan suku bunga belum akan terjadi saat ini. Pernyataan Draghi nanti sangat mungkin akan kembali mengguncang pasar.

  1. US ADP Non-Farm Employment Change: Kamis (4/9), 19.15 WIB

Di bulan Juli, pertambahan jumlah karyawan swasta tercatat sebanyak 218.000. Para ekonom percaya bahwa sektor pekerjaan akan kembali pulih di akhir tahun 2016. Kali ini diperkirakan akan ada pertambahan sebesar 216.000 lapangan pekerjaan.

  1. US Trade Balance: Kamis (4/9), 19.30 WIB

Defisit perdagangan AS berkurang di bulan Juni ke level terendah sejak Januari menjadi $41.5 milyar. Perbaikan ini dibantu oleh berkurangnya impor dan naiknya ekspor. Rakyat Amerika lebih banyak membeli produk dalam negeri. Namun kali ini defisit perdagangan AS diperkirakan akan mencapar $42.5 milyar.

  1. US Unemployment Claims: Kamis (4/9), 19.30 WIB

Jumlah klaim tunjangan pengangguran turun 1.000 pekan lalu. Tahun ini, jumlah pekerja bertambah rata-rata 230.000. Namun pekan ini diperkirakan akan bertambah menjadi 298.000.

    10. US ISM Non-Manufacturing PMI: Kamis (4/9), 21.00 WIB

Aktivitas sektor jasa di AS melambung, indeks tercatat 58.7 di bulan Juli. Ini merupakan kenaikan tercepat sejak lebih dari 3 tahun terakhir. Namun kali ini, indeks aktivitas sektor jasa diperkirakan akan turun menjadi 57.3.

    11. US Non-Farm Payrolls & Unemployment rate: Jumat (5/9), 19.30 WIB

Angka NFP di bulan Juli tercatat 209.000, di bawah perkiraan analisa yaitu 231.000. Tingkat pengangguran naik menjadi 6,2% karena penyusutan jumlah tenaga kerja. Kali ini, NFP diperkirakan akan naik 222.000 sementara tingkat pengangguran diharapkan turun menjadi 6,1%.

TECHNICAL OUTLOOK:

GBP/USD

Kecenderungan untuk GBP/USD pekan ini masih bearish meskipun momentumnya berkurang seiring pergerakan sideway di chart 4 jam. Pelemahan sterling diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika support 1.66135 tembus dengan sasaran hingga kisaran 1.64907-1.64382.

Sebagai strategi alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1.66135-1.66604 untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran hingga kisaran 1.65845-1.65376. Namun berhati-hatilah jika harga tembus ke atas resistance 1.66604 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat sterling hingga kisaran 1.66894-1.67363.

GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1 SEPTEMBER 2014

———-o———-

AUD/USD

AUD/USD terkoreksi mendekati area support yang berada di kisaran 0.93199-0.92873. Stochastic dan CCI mulai memperlihatkan sinyal bullish di chart 4 jam. Rebound kemungkinan terjadi pekan ini jika resistance sinyal bullish terkonfirmasi di area support tersebut. Kalaupun tidak terjadi koreksi ke area support, perhatikan bahwa harga telah bergerak di antara MA 20 dan MA 50 di chart 1 jam. Potensi rebound pekan ini adalah kisaran 0.93401-0.93728.

Hati-hati jika harga tembus ke bawah support 0.92873 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan AUD/USD hingga kisaran 0.92761-0.92344.

AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1 SEPTEMBER 2014

———-o———-

GOLD

Harga emas di pekan ini masih berada dalam bias bearish. Perhatikan harga bergerak dalam channel di chart 4 jam. Jika harga tembus ke bawah area channel, maka pelemahan harga emas diperkirakan kembali terjadi hingga area support yang berada di 1272.88. Pelemahan harga emas ini diperkirakan akan berlanjut pekan ini jika support tersebut tembus dengan sasaran hingga kisaran 1261.13-1247.99.

Di sisi lain CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam. Maka sebagai strategi alternatif waspadai potensi terjadinya pull-back hingga area resistance di kisaran 1291.90-1303.64. Area tersebut bisa menjadi acuan untuk mencari konfirmasi sinyal jual dengan sasaran hingga kisaran 1282.63-1272.88.

Hati-hati jika harga tembus ke atas resistance 1303.64 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1310.91-1322.66.

GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1 SEPTEMBER 2014

———-o———-

NIKKEI

Nikkei masih bergerak dalam bias bullish untuk outlook mingguan. Saat analisa ini dibuat, koreksi terjadi mengarah ke area support di kisaran 15259-15031. Area tersebut bisa menjadi acuan untuk mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 15401-15630.

Hati-hati jika harga tembus ke bawah support 15031 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei hingga kisaran 14889-14660.

NIKKEI ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1 SEPTEMBER 2014

———-o———-

HANGSENG

HangSeng terkoreksi hingga area 24781-24530. Sinyal beli telah terlihat pada stochastic dan CCI 4 jam. Bias intraday masih bullish dan HangSeng diperkirakan akan rebound hingga kisaran 24936-25186.

Meskipun demikian perhatikan bahwa indeks telah berada di bawah MA 20 dan MA 50 di chart 4 jam. Hati-hati jika kondisi ini diikuti oleh penembusan ke bawah support 24530 karena hal tersebut kemungkinan besar akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan HangSeng hingga kisaran 24375-24125.

HANGSENG ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 1 SEPTEMBER 2014