Analisa Forex Mingguan: 30 Juni-4 Juli 2014

HOT ISSUE: NON-FARM PAYROLLS DIRILIS LEBIH CEPAT!

USD kembali tertekan sepanjang pekan lalu. Seiring dengan permulaan kuartal baru, beberapa data penting mewarnai kalender ekonomi yang padat. Puncak di pekan ini adalah rilis data US non-farm payrolls, yang dirilis sehari lebih cepat daripada biasanya terkait hari libur kemerdekaan AS. Pada saat yang sama, Draghi dijadwalkan memberikan pernyataan resmi terkait kebijakan moneter ECB.

Berikut ini adalah data-data penting yang akan dirilis di pekan ini.

1. US Pending Home Sales: Senin (30/6), 21.00 WIB
Indeks perjanjian jual beli rumah di AS naik di bulan April sebesar 0,4% menjadi 97.8, mengindikasikan bahwa sektor perumahan mulai stabil pasca musim dingin yang buruk. Peningkatan tersebut di bawah perkiraan pasar yaitu 1,1%, menyusul kenaikan bulan sebelumnya yaitu 3,4%. Data kali ini diperkirakan akan menunjukkan kenaikan 1,4%.

2. Keputusan suku bunga Australia: Selasa (1/7), 11.30 WIB
Reserve Bank of Australia (RBA) menahan suku bunga acuan di level 2,5% pada pertemuan bulan Juni. Angka tersebut sejalan dengan perkiraan pasar. Pernyataan resmi RBA juga sama dengan bulan sebelumnya. Kondisi finansial dianggap akomodatif dan gejolak harga cukup rendah. Ekonomi domestik mengalami kejatuhan tajam dan pengangguran menyentuh level tertinggi. Kali ini pun diperkirakan suku bunga belum akan berubah.

3. US ISM Manufacturing PMI: Selasa (1/7), 21.00 WIB
Sektor manufaktur terus berkembang. Data di bulan Mei menyentuh 55.4, direvisi dari 53.2. Data tersebut lebih baik daripada data yang dirilis di bulan April, yaiu 54.8, namun berada sedikit di bawah perkiraan analis yaitu 55.7. Data tersebut mengindikasikan bahwa sektor manufaktur tumbuh dengan cepat di bulan May dibandingkan di bulan April. Data selanjutnya diperkirakan akan naik menjadi 55.6.

4. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (2/7), 19.15 WIB
Di bulan Mei, jumlah tenaga kerja yang berhasil medapat pekerjaan lebih rendah daripada perkiraan yaitu sebesra 179.000, turun dari bulan sebelumnya yaitu 215.000. Namun tren pertubuhan terlihat di sektor jasa, menjadi cerminan meningkatnya pertumbuhan ekonomi setelah awal yang lambat di awal tahun. Meskipun demikian, rilis data ADP bukanlah perkiraan data non-farm payrolls yang akan dirilis di akhir pekan ini. Data ADP kali ini diperkirakan meningkat menjadi 206.000.

5. Pernyataan Janet Yellen: Rabu (2/7), 22.00 WIB
Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan memberikan pernyataan di Washington D.C. di depan International Monetary Fund. Yellen dan FOMC membuat investor bertanya-tanya akan kemungkinan naiknya suku bunga.

6. Suku bunga Eurozone: Kamis (3/7), 18.45 WIB
European Central Bank memutuskan untuk mengambil langkah pada pertemuan di bulan Juni lalu dan membuat sejarah dengan menetapkan suku buga negatif, untuk memicu bank-bank agar lebih meningkatkan pemberian pinjaman daripada menahan dana mereka di bank sentral. Langkah ini juga dimaksudkan untuk mencegah deflasi. ECB juga memangkas suku bunga acuan dari 0,25% menjadi 0,15%. ECB kemungkinan tidak akan membuat perubahan pada saat seperti ini namun kita tahu bahwa Draghi selalu mengguncang pasar, maka waspadalah.

7. US Non-Farm Employment Change dan Unemployment Rate: Kamis (3/7), 19.30 WIB
Lapangan pekerjaan bertambah sebesar 217.000 pekerjaan di bulan Mei, medukung pandangan bahwa pemulihan ekonomi akan semakin cepat di musim semi ini. Tingkat pengangguran tetap berada di angka 6,3%. Selanjutnya diperkirakan lapangan pekerjaan akan bertambah sebesar 214.000 sementara tingkat pengangguran diperkirakan tak berubah di 6,3%.

8. US Trade Balance: Kamis (3/7), 19.30 WIB
Di bulan April, defisit neraca perdagangan AS naik 6,9% menyentuh level tertinggi dua-tahun yaitu $47,2 milyar, di tengah peningkatan barang impor seperti mobil, telepon seluler, komputer yang mengindikasikan bahwa pengeluaran konsumen meningkat. Pertumbuhan di kuartal ke-2 yang lebih lambat daripada perkiraan memperbesar defisit. Kali ini, defisit neraca perdagangan AS diperkirakan akan menyentuh 45,1 milyar dollar.

9. US ISM Non-Manufacturing PMI: Kamis (3/7), 21.00 WIB
Sektor jasa di AS terus berkembang di bulan Mei, naik menjadi 56.3 dari 55.2 di bulan April, leih tinggi 0.7 daripada perkiraan pasar. Mayoritas responden merasa yakin akan kondisi ekonomi saat ini dan masa mendatang. Indeks pekerja naik menjadi 52,4, dari 51.3 di bulan April. Kali ini, indeks sektor jasa diperkirakan akan mencapai 56.2.

TECHNICAL OUTLOOK: AUSSIE DAN YEN KEMBALI MENGUAT

AUD/USD

AUDUSD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 30-06-2014 11-18-01

Aussie kembali berhasil menguat hingga kisaran 0.9441. Koreksi terjadi namun secara umum bias mingguan masih berpotensi bullish terutama jika resistance 0.9441 tembus, dengan sasaran hingga ksiaran 0.9461-0.9484. Perhatikan area support yang berada di area 0.9397 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 0.9420-0.9441.

Sebaliknya berhati-hatilah jika support 0.9397 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Aussie hingga kisaran 0.9374-0.9353.

USD/JPY

USDJPY ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 30-06-2014 11-18-01

Yen berhasil melanjutkan penguatan sebagaimana analisa kita pekan lalu. Saat analisa ini ditulis harga masih menguji support di 101.26. Jika support tersebut tembus, penguatan yen diperkirakan akan berlanjut hingga kisaran 100.99-100.70.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam, maka sebagai skenario alternatif perhatikan area resistance di 10.81 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 101.52-101.26.

Skenario bearish di atas kemungkinan besar akan batal jika resistance 101.81 tembus, sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/JPY ke kisaran 102.10-102.36.

GOLD

GOLD ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 30-06-2014 11-18-01

Harga emas tertahan oleh area resistance 1325.82. Saat analisa ini ditulis, harga emas terkoreksi ke area support 1309.91. Rebound diperkirakan akan terjadi kembali menuju 1325.82, dan momentum bullish akan kembali terpicu jika resistance tersebut tembus sehingga berpotensi akan memperpanjang penguatan harga emas hingga kisaran 1341.73-1359.53.

Jika support 1309.91 tembus, koreksi diperkirakan akan semakin dalam mengincar 1284.15 yang merupakan area support selanjutnya. Sebagai alternatif, perhatikan area tersebut untuk menceari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound kembali ke kisaran 1300.07-1309.91. Namun waspadalah jika support 1284.15 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga emas ke kisaran 1274.31-1258.40.

NIKKEI

NIKKEI ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 30-06-2014 11-18-01

Nikkei terkoreksi hingga area acuan Fibonacci yang berada di kisaran 15056-15215. Stochastic dan CCI telah memperlihatkan sinyal bullish di chart 4 jam, sehingga jika kondisi ini diikuti oleh akselerasi ke atas 15215 maka rebound diperkirakan akan terjadi hingga 15313-15471.

Berhati-hatilah jika support 15056 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14958-14800.

KOSPI

KOSPI ANALISA MINGGUAN FOREXIMF 30-06-2014 11-18-01

Pergerakan Kospi secara umum masih berpotensi bullish namun momentumnya terlihat lemah seiring pergerakan sideways yang terjadi di chart 4 jam. Indeks saat ini berada di area resistance 262.06 dan pada saat yang sama stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli. Kospi baru akan berpotensi untuk naik jika resistance tersebut tembus, mengincar kisaran 265.30. Akselerasi ke atas 265.30 akan memperkuat bias bullish dan berpotensi akan mengangkat Kospi hingga kisaran 268.55-272.18.

Sebaliknya bias mingguan akan berubah menjadi bearish jika support256.80 tembus dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments

Analisa Forex Mingguan: 23-27 Juni 2014

HOT ISSUE: PASAR NANTIKAN KOMENTAR CARNEY

Dollar AS kembali tertekan pasca pertemuan FOMC. Federal Reserve kembali melakukan tapering sebesar $10 milyar, sehingga stimulus yang dikucurkan hanya tinggal $35 milyar saja. Meskipun demikian, pernyataan resmi Fed bernada dovish. The Fed memangkas prospek pertumbuhan ekonomi menjadi 2,3%, namun juga menurunkan proyeksi tingkat pengangguran menjadi 6-6,1%. Target inflasi tetap berada di kisaran 2,1-2,3%.

GBP/USD berhasil tembus ke atas level pasca krisis dan ditutup di kisaran 1.70 di penutupan perdagangan pekan lalu. Sementara itu euro gagal menguat lebih jauh, salah satunya akibat lemahnya sentimen bisnis Jerman.

Berikut ini adalah data-data penting yang perlu diperhatikan di pekan ini:

1. Pernyataan Haruhiko Kuroda: Senin (23/6), 13.00 WIB
Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan berbicara di Tokyo. Kuroda cukup yakin bahwa stimulus moneter yang dilancarkan oleh BOJ akan mengangkat Jepang keluar dari deflasi, namun hal itu tidaklah cukup. Kuroda mendesak Perdana Menteri Shinzo Abe untuk mendukungnya dan melakukan reformasi yang sangat diperlukan untuk memulihkan ekonomi Jepang.

2. US Existing Home Sales: Senin (23/6), 21.00 WIB
Jumlah penjualan rumah bekas di AS naik sebesar 1,3% di bulan April dibandingkan data bulan Maret, menyentuh angka 4,65 juta unit. Meningkatnya persediaan di sektor property menaikkan ekspektasi meningkatnya pembelian di musim semi. Menguatnya sektor tenaga kerja diharapkan akan turut meningkatkan daya beli masyarakat. Kali ini, data penjualan rumah bekas di AS diperkirakan akan naik lagi menjadi 4,74 juta unit.

3. German Ifo Business Climate: Selasa (24/6), 15.00 WIB
Sentimen bisnis Jerman turun di bawah perkiraan di bulan Mei, menjadi 110.4 dari 111.2 di bulan sebelumnya. Ekonomi Jerman sangat bergantung pada permintaan domestik di kala Bundesbank memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan melambat di bulan-bulan mendatang. Meskipun demikian, ekonomi Jerman diperkirakan masih akan menjadi yang terbaik di kawasan Euro. Data kondisi bisnis di Jerman selanjutnya diperkirakan akan turun lagi menjadi 110.3.

4. US CB Consumer Confidence: Selasa (24/6), 21.00 WIB
Sentimen konsumen AS naik di bulan Mei ke level tertinggi ke dua sejak 2008, menncapai angkat 83 karena meningkatnya optimisme akan ekonomi dan sektor tenaga kerja. Survei yang dilakukan memperlihatkan bahwa menguatnya sektor tenaga kerja memberikan kontribusi pada belanja konsumen hampir 70%. Meskipun demikian, ekspektasi ekonomi turun ke level terendak sejak tujuh bulan terakhir, mengindikasikan rebound yang terbatas dari lambatnya pertumbuhan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Data sentimen konsumen pekan ini diperkirakan akan naik lagi menuju angka 83.6.

5. US New Home Sales: Selasa (24/6), 21.00 WIB
Penjualan rumah keluarga naik di bulan April ke level tertinggi 3 ½ tahun yaitu 433.000 unit. Data tersebut mengakhiri penurunan yang terjadi dalam dua bulan terakhir, melebihi perkiraan pasar yaitu 426.000 unit. Meskipun demikian, para analis yakin bahwa pasar belum sepenuhnya pulih. Data selanjutnya diperkirakan akan naik lagi menjadi 442.000 unit.

6. US Durable Goods Orders: Rabu (25/6), 19.30 WIB
Tingkat pemesanan barang tahan lama di AS secara mengejutkan naik sebesar 0,8% di bulan April, justru ketika pasar memperkirakan akan ada penurunan sebesar 0,5%. Meskipun demikian, menurunnya investasi di sektor bisnis mungkin akan menghalangi pertumbuhan ekonomi di kuartal ini. Data selanjutnya yang akan dirilis diperkirakan penurunan 0,1% untuk data durable goods orders, sementara core orders diperkirakan akan naik 0,3%.

7. Pernyataan Mark Carney: Kamis (26/6), 16.30 WIB
Gubernur BOE Mark Carney akan berpidato pada dua kesempatan di London. Hasil keputusan BOE yang terakhir membuat pasar finansial bingung akan arah suku bunga ke depan. Carney berbicara mengenai menahan suku bunga meskipun data ekonomi membaik.

8. US Unemployment Claims: Kamis (26/6), 19.30 WIB
Jumlah klaim tunjangan pengangguran turun sebesar 6.000 pekan lalu, menyentuh angka 312.000, Data tersebut sejalan dengan perkiraan pasar. Menurunnya angka klaim pengangguran ini seiring dengan naiknya tingkat perekrutan tenaga kerja yang menjadi indikasi bahwa sektor tenaga kerja AS terus membaik. Data kali ini diperkirakan akan mencapai 314.000.

TECHNICAL OUTLOOK:

GBP/USD

Trading Forex legal Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Poundsterling berhasil melanjutkan penguatan hingga kisaran 1.7062. Koreksi terjadi mendekati area support yang berada di 1.6989 namun bias mingguan masih tetap bullish selama support tersebut bertahan. Rebound kemungkinan akan terjadi kembali ke kisaran 1.7028-1.7062, namun tunggu konfirmasi sinyal bullish sebelum support 1.6989 tembus.

Waspadalah jika support 1.6989 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan poundsterling menuju kisaran 1.6951-1.6917.

USD/JPY

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

USD/JPY masih berpotensi meneruskan pergerakan bearish pasca terbentuknya pola bearish flag (area merah muda). Stochastic dan CCI 4 jam memperlihatkan indikasi jenuh beli, sehingga hanya membutuhkan konfirmasi sinyal bearish sebelum resistance 102.33 tembus untuk melihat pergerakan kembali ke kisaran 101.88-101.60. Pergerakan bearish diperkirakan akan berlanjut jika support 101.60 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 101.31-101.00.

Skenario bearish di atas kemungkinan besar akan batal jika resistance 102.33 tembus, sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat USD/JPY ke kisaran 102.50-102.79.

GOLD

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Harga emas bergerak dalam rally bullish pekan lalu. Pada saat analisis ini ditulis, harga emas masih mengji area resistance 1321.91, yang jika tembus kemungkinan besar akan rally lanjutan menuju kisaran 1336.90 -1353.67.

Di sisi lain, perhatikan sinyal bearish yang terlihat di stochastic dan CCI 4 jam. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 1306.92-1282.66 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1321.91-1336.90. Namun berhati-hatilah jika support 1306.92 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga emas ke kisaran 1273.39-1258.40.

NIKKEI

NIKKEI WEEKLY OUTLOOK FOREXIMF 23-06-2014 7-48-37

Nikkei saat ini masih berada dalam bias bullish untuk outlook mingguan. Resistance kunci berada di 15471, yang jika tembus kemungkinan akan diikuti oleh rally lanjutan hingga kisaran 15630-15807.

Di sisi lain, indikasi jenuh jual terlihat pada stochastic dan CCI 4 jam. Maka dari itu waspadai kemungkinan koreksi di pekan ini. Sebagak skenario alternatif, perhatikan area support di kisaran 15215-15056 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 15313-15471. Namun berhati-hatilah jika support 15215 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14958-14800.

HANGSENG

Trading Forex legal  Dengan Komisi Termurah di Indonesia

Pergerakan HangSeng secara umum masih  didominasi bias bullish namun momentumnya terlihat lemah seiring pergerakan sideways yang terjadi di chart 4 jam. Indeks saat ini berada di area support 23074 dan pada saat yang sama stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual. Preferensi untuk pekan ini masih tetap bullish dengan potensi rebound kembali ke kisaran 23229-23368.

Namun berhati-hatilah jika support 23074 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan HangSeng ke kisaran 22918-22779.

0 Comments

Solusi Mengatasi 6 Penyebab Kegagalan Trading

Fail trader 1Dunia trading Indonesia sedang berada dalam “masa suram”!

Mengapa? Karena mayoritas “karir” trader Indonesia (terutama pemula) berhenti secara prematur sebelum mereka mampu menghasilkan apa pun. Padahal banyak sekali yang telah menghabiskan begitu banyak waktu untuk meraih peluang yang ada di pasar, namun tak mampu memperoleh hasil yang berarti.

Ada banyak hal yang menyebabkan perjalanan trading para trader forex di Indonesia berhenti  dengan cepat ibarat bunga yang layu sebelum berkembang. Kali ini, kita akan mencoba untuk membahas setidaknya 6 penyebab kegagalan dalam trading berikut cara mengatasinya.

Penyebab #1: Belum menjadikan trading sebagai kebiasaan

Pernahkah Anda melihat pekerja di pabrik rokok kretek yang bisa melinting 350 batang rokok per jam dengan sangat rapi? Atau juru ketik yang bisa mengetik 80 kata per menit tanpa kesalahan, bahkan tanpa perlu melihat papan ketik?

Rahasianya adalah latihan yang kemudian menjadi kebiasaan. Itulah mengapa mereka terlihat sangat lihai melakukan hal-hal tersebut.

typist

Dalam trading pun demikian. Selama Anda masih belum terbiasa melakukan analisa dan mengambil keputusan, maka Anda akan tetap “gagap”. “Langkah” Anda akan tersendat-sendat dan Anda akan bosan karena menganggap trading forex bukanlah pilihan yang tepat. Padahal masalahnya bukan pada forex-nya, melainkan pada ketidakbiasaan Anda.

Solusinya: jadikan aktivitas trading sebagai kebiasaan. Luangkan waktu setiap hari untuk memantau, menganalisa dan melakukan transaksi. Nah, dalam proses “pembiasaan” ini, Anda bisa menggunakan demo account terlebih dahulu.

Penyebab #2: Masalah  kepercayaan diri

Ada dua masalah tentang kepercayaan diri:

-          Kurang percaya diri

-          Terlalu percaya diri (Oh, ya! Ini juga masalah!)

Kurang percaya diri diakibatkan kurangnya pengetahuan. Terlalu banyak hal-hal negatif yang memenuhi pikiran. Takut salah perkiraan, takut rugi, dan sebagainya. Ketakutan-ketakutan itu mencegah Anda untuk melakukan transaksi dan akhirnya justru banyak kesempatan emas terlewatkan.

confident 1

Solusinya: perbanyaklah belajar. Lengkapi  pengetahuan dengan teknik trading serta manajemen modal dan manajemen resiko, sehingga beberapa kali loss tidak akan mempengaruhi hasil trading Anda, karena secara keseluruhan Anda masih tetap bisa menikmati profit yang manis.

Sebaliknya, percaya diri yang terlalu tinggi pun bisa menjadi masalah. Terlalu percaya diri akan menyebabkan Anda tidak disiplin pada trading plan. Alih-alih mendapat keuntungan, justru kerugian yang besar akan senantiasa menghantui Anda hingga suat saat akan “membunuh” akun Anda.

Solusinya:Ingat bahwa Anda tidak mungkin bisa mengendalikan pasar. Pasarlah yang selalu benar. Maka patuhi sistem trading, manajemen modal dan manajemen resiko Anda. Ketika semua parameter itu mengatakan Anda harus keluar dari pasar, maka keluarlah. Dengan kata lain, patuhi trading plan Anda!

Penyebab #3: Terlalu banyak mempelajari teori trading

Banyak sekali trader pemula “kalap” dalam melahap berbagai macam teori, trik dan strategi sehingga mereka lupa bahwa semua itu tak akan membuahkan apa-apa tanpa praktek di pasar yang sesungguhnya. Mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka tidak membutuhkan teori yang terlalu rumit atau canggih untuk bisa menangkap peluang yang ada di pasar. Akhirnya mereka menjadi bingung, teori mana yang harus mereka pakai.

overlearning

Solusinya: Pelajari satu atau paling banyak dua sistem trading saja. Kuncinya adalah: pilih sistem trading yang paling sesuai dengan karakter/style trading Anda. Kenyataannya, para trader profesional hanya menggunakan satu atau dua strategi sederhana dengan konsisten.

Belajar memang perlu, namun terlalu banyak mempelajari teori trading hanya akan membuat Anda bingung.  Semua yang serba “terlalu” memang tak baik. :)

Penyebab #4: Terlalu mudah menyerah

Seringkali para trader pemula menyerah kalah setelah didera beberapa kali kerugian. “Ini bukan dunia saya,” kata mereka. Padahal beberapa kali kerugian adalah hal yang wajar dalam bisnis.

Yang membuat mereka “angkat tangan” biasanya adalah besarnya kerugian yang diderita. Ini karena mereka tidak memiliki pengetahuan yang baik tentang manajemen modal dan manajemen resiko.

give up

Solusinya: sadari bahwa kerugian hanyalah resiko yang memang merupakan bagian dari bisnis mana pun, termasuk trading. Agar bisa meminimalkan resiko, pelajari dan terapkan manajemen resiko yang baik dan benar, sehingga Anda akan memiliki lebih banyak peluang untuk memanfaatkan pergerakan pasar.

Penyebab #5: Tidak memiliki plan

If you failed to plan, you planned to fail.” Apa pun yang dilakukan tanpa perencanaan – terutama bisnis – hampir pasti tidak akan berjalan dengan baik, bahkan berakhir dengan kegagalan.

plan

Trader yang melakukan transaksi hanya secara sporadis, tanpa perencanaan yang matang, tak pernah bisa bertahan lama di kancah per-trading-an. Mungkin pada beberapa kasus ada pemula yang bisa memperoleh keuntungan di awal-awal perjalanan trading mereka, namun tidak pernah ada yang bisa mempertahankan prestasi itu. Justru mereka biasanya “selesai” hanya dalam hitungan minggu.

Solusinya: milikilah trading plan, yang di dalamnya ada aturan-aturan yang harus Anda ikuti termasuk batasan resiko, sistem yang harus diikuti, hingga aturan menggunakan modal. Jangan lupa: disiplanlah menjalankan trading plan tersebut. Dalam trading, ada pemeo yang berbunyi, “Plan your trade, trade your plan.”

Penyebab #6: Tidak fokus

Kebanyakan trader pemula – terutama part-timer – tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan analisa dan transaksi karena kesibukan mereka. Akhirnya mereka hanya melakukan transaksi di waktu-waktu senggang saja. Sayangnya kebanyakan waktu senggang yang mereka miliki justru adalah waktu-waktu yang “sepi”, ketika tidak banyak pergerakan yang signifikan di pasar.

focus

Kalaupun ternyata waktu senggang tersebut bertepatan dengan “jam sibuk” pasar (ketika banyak peluang yang tercipta), namun tidak diimbangi dengan konsentrasi yang cukup baik. Terkadang perhatian mereka teralihkan oleh tayangan di televisi, topik obrolan yang menarik, atau mungkin rengekan sang anak yang mengajak bermain. Akibatnya, banyak sekali peluang yang terlewatkan. Trading pun menjadi tidak maksimal, tidak bisa memberikan hasil yang diharapkan, dan pada gilirannya hanya akan membuat Anda meninggalkan peluang yang sangat luar biasa.

Solusinya: sediakan waktu khusus untuk trading. Pasar biasanya akan ramai pada pukul 14.00-21.00 WIB. Pilihlah waktu di antara jam-jam tersebut. Tidak perlu terlalu lama, cukup satu atau dua jam saja sehari, seandainya aktivitas Anda sudah cukup padat. Jika waktu Anda bisa lebih panjang, tetaplah selingi dengan istirahat sekitar setengah hingga satu jam tiap dua jam sekali. Ini penting untuk menjaga kebugaran Anda.

Seandainya memungkinkan, sediakan juga tempat khusus untuk melakukan aktivitas trading, di mana gangguan bisa Anda minimalkan. Jika tidak memungkinkan, buat kesepakatan dengan teman atau anggota keluarga yang lain bahwa Anda tidak ingin diganggu pada jam-jam trading Anda tersebut.

Mudah-mudahan pemaparan ini bisa mencegah Anda menjadi trader yang “layu sebelum berkembang”, dan dunia trading Indonesia akan segera keluar dari “masa suram” ini.

Apakah Artikel ini bermanfaat? Yuk Sampaikan komentar Anda

 

 

 

26 Comments

Analisa Forex Mingguan: 16-20 Juni 2014

HOT ISSUE: FED PANTAU DATA TENAGA KERJA; POUND PERKASA

Klaim pengangguran AS pekan lalu meningkat menjadi 317.000. Seperti diketahui, data sektor tenaga kerja ini sangat diperhatikan oleh Federal Reserve. Meskipun demikian, data-data lain seperti penjualan eceran – meskipun menurun – tidak terlalu buruk.

Sementara itu poundsterling menikmati efek data tenaga kerja yang membaik, mendukung prospek dipercepatnya kenaikan suku bunga. Mark Carney secara eksplisit mengatakan bahwa kenaikan suku bunga mungkin akan dipercepat. Pernyataan tersebut sontak memperkuat pound. Di Eropa, suku bunga negatif mulai berdampak ke euro.

Untuk pekan ini, disarankan untuk memperhatikan keputusan Fed dan data inflasi Inggris. Sebagai tambahan, Philly Fed Manufacturing Index juga perlu mendapatkan perhatian.

1. Data inflasi Inggris: Selasa (17/6), 15.30 WIB
Inflasi tahunan Inggris naik 1,8% di bulan April, yang merupakan kenaikan pertama sejak hampir setahun terakhir. Penyebab utamanya adalah naiknya harga energi dan biaya perjalanan. Naiknya inflasi memicu ketakutan akan meningkatnya biaya hidup karena gaji justru menurun. Data CPI dan Core CPI diperkirakan akan sedikit turun ke 1,7%, sementara RPI diperkirakan tetap di 2,5%.

2. German ZEW Economic Sentiment: Selasa (17/6), 16.00 WIB
Sentimen ekonomi di Jerman jatuh sebesar 10.1 poin di bulan Mei, menyentuh level terendahnya sejak Januari 2013. Krisis Ukraina ditengarai menjadi penyebab utama penurunn ini, mulai memberikan dampak pada aktivitas ekonomi terutama di bagian timur Jerman. Kali ini, data tersebut diperkirakan akan naik menjadi 35.2 poin. Sementara itu, sentiment bisnis untuk Eropa secara keseluruhan diperkirakan akan naik menjadi 59.6 poin.

3. US Building Permits: Selasa (17/6), 19.30 WIB
Izin mendirikan bangunan di AS melambung di bulan April ke level tertinggi sejak hampir enam tahun terakhir, mencapai 1,08 juta unit. Kenaikan harga yang tajam menumbuhkan harapan bahwa kelesuan di pasar perumahan akan berakhir. Data yang akan dirilis selanjutnya diperkirakan akan berada di angka 1,07 juta.

4. Data inflasi AS: Selasa (17/6), 19.30 WIB
Data CPI AS naik 0,3% di bulan April setelah sebelumnya naik 0,2% di bulan Maret, karena harga makanan naik dalam empat bulan berturut-turut. Selain itu, harga bensin juga naik. Dalam 12 bulan terakhir hingga April, CPI naik 2,0% setelah naik 1,5% di bulan Maret, yang merupakan kenaikan tertinggi sejak Juli tahun lalu. Sementara itu, inflasi inti (di luar makanan dan bahan bakar), naik 0,2% (di atas prediksi 0,1%). Inflasi AS masih tetap berada di area Goldilocks. Data CPI dan Core CPI berikutnya diperkirakan akan naik 0,2% untuk tinjauan bulanan.

5. UK MPC Meeting Minutes: Rabu (18/6), 15.30 WIB
Setelah pernyataan Mark Carney mengapresiasi pound, akan sangat menarik untuk mengetahui apakah ada anggota MPC yang memilih untuk kenaikan suku bunga di bulan Juni, ketika tingkat suku bunga diputuskan tak berubah. Hingga saat ini, kebijakan moneter MPC masih diputuskan dengan suara bulat, dan itulah yang sekarang diharapkan. Jika ternyata ada anggota yang memberikan suara untuk kenaikan suku bunga, pound akan semakin melambung.

6. US rate decision: Kamis (19/6), 01.00 WIB; konferensi pers pukul 01.30 WIB
Fed diperkirakan akan kembali melakukan tapering untuk ke-5 kalinya, menjadi tinggal $35 milyar/bulan. Data ekonomi terkini memperlihatkan pertumbuhan positif di sektor tenaga kerja dan sektor lain pasca buruknya data di kuartal pertama. Pasar kemungkinan akan tetap fokus pada prospek ekonomi, terutama kapan tepatnya kenaikan suku bunga.

7. US Unemployment Claims: Kamis (19/6), 19.30 WIB
Angka klaim pengangguran sejauh ini masih bergerak di area positif, dengan perbaikan bertahap menuju kisaran 300.000. Meskipun penurunan klaim pengangguran belum pernah stabil, namun sektor tenaga kerja AS sepertinya berjalan ke arah yang benar. Jika angka klaim pengangguran berada di bawah 300.000, tentunya menjadi hal yang positif bagi dollar. Namun pasca kenaikan menjadi 317.000 di pekan lalu, untuk pekan ini data tersebut diperkirakan akan berada di angka 316.000.

8. US Philly Fed Manufacturing Index: Kamis (19/6), 21.00 WIB
Barometer manufaktur AS di kawasan Philadephia turun lebih rendah daripada perkiraan di bulan April, menyentuh indeks 15.4 setelah sebelumnya naik ke 16.6 di bulan Maret. Indeks kondisi umum Fed Philadelphia menyentuh angka 15.4 di bulan Mei. Data ini, bersama dengan Empire State, merupakan konfirmasi kondisi sektor manufaktur. Data selanjutnya diperkirakan akan sedikit turun ke 14.3.

TECHNICAL OUTLOOK:

EUR/USD

EURUSD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

Euro masih berada di bawah tekanan. Pada saat analisis ini dibuat, EUR/USD terlihat bergerak di dekat support kunci mingguan yang berada di 1.3511. Tembusnya support tersebut kemungkinan besar akan menekan euro hingga kisaran 1.3472-1.3429.
Meskipun demikian perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh jual di chart 4 jam. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance yang berada di kisaran 1.3594 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1.3550-1.3511.

Skenario bearish di atas kemungkinan besar akan batal jika resistance 1.3594 tembus, sebab hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat euro ke kisaran 1.3637-1.3676.

GBP/USD

GBPUSD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

GBP/USD saat ini berada dalam bias bullish yang kuat, menguji resistance kunci di 1.6990 pada saat analisis ini ditulis. Bias bullish akan semakin kuat jika resistance tersebut tembus, dengan potensi sasaran hingga kisaran 1.7050-1.7118.

Meskipun demikian, sinyal bearish telah muncul di stochastic 4 jam, sementara CCI bergerak di area jenuh beli. Maka dari itu waspadai koreksi yang mungkin bisa terjadi di pekan ini. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 1.6864 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1.6930-1.6990.

Waspadalah jika support 1.6864 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan poundsterling menuju kisaran 1.6795-1.6737.

GOLD

GOLD FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

Harga emas bergerak naik. Perhatikan level 1282.80 yang jika tembus kemungkinan besar akan diikuti oleh pergerakan bullish menuju kisaran 1292.85-1304.09.

Di sisi lain, perhatikan indikasi jenuh beli yang terlihat di stochastic dan CCI 4 jam. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di 1261.51 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 1272.75-1282.80. Namun berhati-hatilah jika support 1261.51 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan berpotensi akan menekan harga emas ke kisaran 1250.28-1240.23.

NIKKEI

NIKKEI FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

Nikkei terkoreksi ke area support yang berada di kisaran 14885. Cari konfirmasi sinyal bullish sebelum support tersebut tembus dengan potensi rebound hingga kisaran 15060-15215. Namun berhati-hatilah jika support 14885 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14711-14555.

KOSPI

KOSPI FOREXIMF WEEKLY OUTLOOK 16-06-2014 10-49-27

Kospi kembali terkoreksi ke area support di 258.43. Stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi sinyal bullish sehingga ada potensi rebound hingga kisaran 262.05-265.30. Namun berhati-hatilah jika support 258.43 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments

Tips-Tips Berguna Seputar MetaTrader Untuk Anda

Berbicara seputar trading forex, biasanya juga berbicara mengenai MetaTrader, yaitu software trading yang dibuat oleh MetaQuotes Corp untuk memudahkan penggunanya dalam melakukan transaksi online. Melalui MetaTrader yang terkoneksi dengan internet, Anda dapat melihat pergerakan harga melalui komputer, laptop bahkan handphone Anda.

Berikut ini adalah beberapa tips yang berguna untuk menambah pengetahuan para trader.

1. Mengubah Password

Untuk mengubah password, trader dapat mengklik menu tools dan mengaktifkan menu options. Untuk cara lain yang lebih mudah, Anda pun bisa menekan tombol Ctrl+O. Pilih tabel server dan kemudian klik tombol “Change”.

Change Password 1

Lalu akan muncul sebuah kotak dialog seperti berikut ini:

Change Password 2

Di sini Anda bisa mengubah password trader dengan cara:

  1. Masukan password trader yang lama di “Current password”
  2. Pilihlah “ Change master password ” jika Anda ingin mengubah password trading Anda. Atau, pilih “Change investor (read only) password” jika Anda hanya ingin mengganti password yang digunakan hanya untuk melihat kondisi account namun tidak dapat melakukan dipergunakan untuk melakukan trading.
  3. Setelah itu masukkan password yang baru di kotak “New password” dan juga di kotak “Confirm”. Password harus terdiri dari angka dan huruf. Jumlah karakter yang dianjurkan adalah minimal 6 karakter. Tips: jangan gunakan nomor login Anda agar tidak mudah ditebak oleh orang lain. Jangan pula gunakan password yang terlalu sederhana seperti “12345”, “abcde” atau sejenisnya.
  4. Klik tombol OK dan password tersebut akan langsung diubah oleh sistem.

2. Maximum Deviation

Apa itu maximum deviation? Maximum deviation adalah batasan toleransi bila harga tiba-tiba melompat. Melalui maximum deviation, Anda bisa mengatur toleransi berapa jarak dari harga yang bisa diterima untuk eksekusi order trader. Caranya cukup mudah, tinggal klik (check) kotak “Enable maximum deviation from quoted price” lalu tentukan seberapa besar toleransi Anda.

max deviation

Sebagai contoh: ketika Anda melakukan ingin order buy pada harga 1.36297 untuk EUR/USD ketika pasar dalam keadaan stabil atau normal, maka Anda dapat dengan mudah mendapatkan harga tersebut. Namun apa jadinya jika harga sedang bergejolak akibat berita dan sentiman pasar yang luar biasa? Ketika order harga Anda sampai ke server broker, ternyata harga sudah mencapai 1.36307. Inilah yang sering disebut oleh para trader sebagai “slippage”. Akibatnya Anda akan gagal melakukan order dan akan terjadi requote. Server akan menanyakan lagi apakah Anda mau mengeksekusi transaksi tersebut di harga 1.36307.

Jika Anda tidak ingin hal itu terjadi, Anda bisa memanfaatkan fasilitas maximum deviation ini. Tentukan maximum deviation yang anda inginkan. Sebagai contoh : Anda memasang 2 pips di maximum deviation, dengan berkaca dari contoh kasus diatas maka order Anda akan langsung dieksekusi di harga 1.36307. Demikian juga jika harga pada saat itu “tergelincir” ke 1.36287.  (untuk anda yang  baru dan ingin belajar forex bisa  kunjungi dan baca : Pengenalan Forex )

Semoga bermanfaat.

2 Comments

Analisa Forex Mingguan: 9-13 Juni 2014

HOT ISSUE: KEJUTAN OLEH ECB!

Ada peristiwa dramatis pekan lalu, yaitu European Central Bank (ECB) yang untuk pertama kalinya dalam sejarah menetapkan bunga simpanan di level negatif. Pada awalnya euro tertekan hebat merespon berita tersebut, namun kemudian pernyataan Draghi menjelaskan bahwa suku bunga telah berada di level terendah, dan euro kembali menguat.

Sementara itu data US Non-farm Payrolls memperlihatkan pertumbuhan pekerjaan sebesar 217 ribu di bulan Mei. Hal tersebut memperkuat perkiraan bahwa pemulihan akan semakin cepat di musim semi ini. Data pekerjaan di bulan April sendiri merupakan data terbaik dalam dua tahun terakhir. Sementara itu, tingkat pengangguran di bulan Mei tetap berada di angka 6,3%, yang merupakan level terendah sejak September 2008.

Berikut ini adalah data-data ekonomi yang perlu Anda pantau di pekan ini:

1. Klaim Pengangguran Inggris: Rabu (11/6), 15.30 WIB

Klaim pengangguran Inggris berkurang di bulan April. Tingkat pengangguran juga turun menjadi 6,8%. Pendapatan rata-rata masyarakat bertambah 1,7%, lebih rendah daripada perkiraan yaitu 2,1%. Pekan ini, jumlah klaim pengangguran Inggris diperkirakan akan berkurang lagi sebesar 25.000 dan tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 6,7%.

2. US Federal Budget Balance: Kamis (12/6), 01.00 WIB

Pemerintah AS mencatat surplus sebesar 106,9 milyar dollar di bulan April, membaik secara dramatis dari defisit yang sebelumnya berada di angka minus 305,8 milyar dollar. Perbaikan tersebut merupakan indikasi positif akan pengurangan defisit anggaran. Meskipun demikian, data kali ini diperkirakan akan menunjukkan defsit sebesar 142,8 juta dollar.

3. Data tenaga kerja Australia: Kamis (12/6), 08.30 WIB

Tingkat pengangguran Australia bertahan di 5,8% di bulan April, di tengah tanda-tanda pemulihan sektor tenaga kerja. Jumlah pekerja bertambah sebesar 14.200 menjadi 11,57 juta di bulan April. Jumlah kayawan tetap bertambah sebesar 14.200 menjadi 8,05 juta, sementara karyawan paruh-waktu tetap di angka 3,53 juta. Jika perbaikan ini berlanjut, RBA mungkin akan mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga. Data pekan ini kemungkinan akan memperlihatkan pertambahan tenaga kerja sebesar 10.300, sementara tingkat pengangguran mungkin akan naik menjadi 5,9%.

4. US retail sales: Kamis (12/6), 19.30 WIB

Tingkat penjualan eceran di AS melambat di bulan April pasca pertumbuhan yang cepat di dua bulan sebelumnya, namun secara umum tren pertumbuhan untuk kuartal ke dua masih bagus. Pembacaan yang rendah di bulan April mungkin mencerminkan kehati-hatian akan prospek pemulihan ekonomi. Angka penjualan eceran kali ini diperkirakan akan naik sebesar 0,5%, sementara penjualan eceran inti kemungkinan naik 0,4%.

5. US unemployment claims: Kamis (12/6), 19.30 WIB

Pekan lalu, jumlah klaim pengangguran naik menjadi 312.000 dari 304.000 di pekan sebelumnya, namun secara umum tren yang terbentuk mengarah pada penguatan sektor tenaga kerja. Pekan ini, klaim tenaga kerja diperkirakan akan mencapai 306.000. Meskipun jika pertumbuhan lapangan pekerjaan di bulan Mei melambat, para ekonom berkata bahwa itu tidak akan dilihat sebagai pelambatan sektor tenaga kerja secara keseluruhan.

6. Pidato Mark Carney: Jumat (13/6), 05.00 WIB

Gubernur BOE Mark Carney akan berpidato do London. Carney mungkin akan membicarakan keputusan suku bunga terakhir BOE dan alasan untuk mempertahankan kebijakan moneter di bulan Juni. Pasar kemungkinan akan volatile merespon pidato ini.

7. Keputusan suku bunga Jepang: Jumat (13/6)

Bank of Japan mempertahankan suku bunganya di bulan Mei dan memperbarui komiten mereka untuk menambah stimulus sebesar 60-70 trilyun yen per tahun. Dalam pernyataan resmi, BOJ menyebutkan bahwa ekonomi Jepang berjalan sesuai dengan rencana. Diperkirakan tidak ada perubahan suku bunga kali ini.

8. US PPI: Jumat (13/6), 19.30 WIB

Harga-harga barang di AS naik 0,6% di bulan April, menyusul kenaikan 0,5% di bulan Maret. Ini mengindikasikan peningkatan inflasi, yang dipicu oleh naiknya harga bahan pangan. Untuk basis tahunan, indeks harga produsen naik 2,1%, terbesar sejak lebih dari dua tahun terakhir. Kali ini, angka PPI diperkirakan akan bertambah 0,1%.

9. US UoM Consumer Sentiment: Jumat, 20.55 WIB

Indeks kepercayaan konsumen di AS turun 81,8 di bulan Mei dari data 84,1 yang tercatat sebelumnya di bulan April. Para analis memperkirakan indeks ini akan naik ke 84,7. Meskipun demikian, secara umum indeks kepercayaan konsumen terus bergerak ke arah positif meskipun pasar finansial sangat volatile akhir-akhir ini. Data selanjutnya diperkirakan menunjukkan peningkatan menjadi 83,2.

TECHNICAL OUTLOOK: STERLING MASIH TERTAHAN RESISTANCE

GBP/USD

GBPUSD WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

GBP/USD telah terkoreksi ke area resistance Fibonacci ( Baca Cara Menggunakan Fibonacci ) yang berada di kisaran 1.6779-1.6833. Stochastic dan CCI mixed di chart 4 jam; stochastic hampir oversold sementara CCI masih bergerak di sekitar area overbought. Meskipun demikian, GBP/USD masih akan berpotensi turun jika sinyal bearish terkonfirmasi sebelum resistance 1.6833 tembus, dengan sasaran di kisaran 1.6745-1.6692.

Sebaliknya, jika resistance 1.6833 tembus maka bias mingguan diperkirakan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat GBP/USD setidaknya hingga kisaran 1.6866-1.6920.

AUD/USD

AUDUSD WEEKLY OUTLLOK FOREXIMF 09-06-2014 11-23-38

AUD/USD berada dalam bias bullish untuk outlook mingguan sebagaimana yang terlihat di chart 4 jam. Perhatikan area resistance di 0.9357. Bias bullish akan semakin kuat jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.9385-0.9420.

Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support di kisaran 0.9293 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 0.9365-0.9355. Namun berhati-hatilah jika support 0.9293 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan AUD/USD hingga kisaran 0.9260-0.9228.

GOLD

GOLD WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Harga emas masih berada di bawah tekanan. Perhatikan area support 1242.13. Jika terjadi penembusan yang valid ke bawah support tersebut maka harga emas kemungkinan akan terus tertekan hingga kisaran 1227.65-1211.40.

Meskipun demikian sebagai skenario alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1265.62-1280.12 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1256.65-1242.15. Sebaliknya, bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistance 1280.12 tembus, dan berpotensi akan mengangkat harga emas menuju kisaran 1289.10-1303.60.

NIKKEI

NIKKEI WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Nikkei masih bergerak dalam uptrend. Nikkei berpotensi akan terus menguat jika resistance 15215 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 15371-15545.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 4 jam sehingga kita perlu mewaspadai koreksi pekan ini. Sebagai skenario bullish alternatif, perhatikan area support di kisaran 14885 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 15060-15215. Namun berhati-hatilah jika support 14885 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14711-14555.

KOSPI

KOSPI WEEKLY OUTOOK FOREXIMF 09-06-2014 11-20-24

Kospi masih berada dalam bias bullish meskipun momentumnya berkurang seiring koreksi yang terjadi mendekati area support di 258.43. Perhatikan area support tersebut untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 262.05-265.30. Namun berhati-hatilah jika support 258.43 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments

Kapan Sebaiknya Anda Membeli Emas?

harga+emas

Emas, siapa yang tak mengenalnya? Selain biasa dipergunakan sebagai bahan untuk membuat perhiasan, logam mulia tersebut juga dipergunakan sebagai standar keuangan di seluruh dunia. Di bidang investasi, emas kerap dianggap sebagai aset aman (safe-haven), karena terbukti mampu mengantisipasi inflasi.

Berinvestasi emas memang menggiurkan. Pertanyaannya: kapan sebaiknya Anda membeli atau menjual emas?

Sebelum berbicara mengenai timing dalam bertransaksi emas, Anda perlu mengetahui 2 cara berinvestasi emas, yaitu:

  1. Jual-beli emas fisik, berupa emas batangan atau koin
  2. Trading emas online, jual beli kontrak emas melalui broker

Anda bebas memilih cara yang Anda sukai. Namun ada baiknya Anda mengetahui bahwa cara nomor 2 memberikan beberapa kemudahan bagi Anda. Di antara kemudahan-kemudahan tersebut adalah:

  • Anda bisa melakukan transaksi dari mana pun dan kapan pun (24 jam sehari, 5 hari seminggu) karena Anda hanya membutuhkan seperangkat komputer/smartphone yang terkoneksi ke internet.
  • Anda tidak perlu memusingkan cara dan tempat penyimpanan emas karena semuanya dilakukan secara online
  • Modal yang jauh lebih murah (di bawah akan dijelaskan)

Harga emas pada umumnya mengikuti harga emas global dari bursa New York Merchantile Exchange (pasar komoditas emas terbesar di dunia) di Amerika atau LOCO London. Harga emas dicantumkan dalam mata uang dolar Amerika dalam satuan “troy ounce”. 1 troy ounce emas setara dengan 31,1 gram emas.

Untuk berinvestasi secara online, Anda perlu mengetahui tips-tips berikut:

1. Gunakan MetaTrader

MetaTrader adalah platform trading berupa program komputer yang bisa membantu Anda dalam memantau harga emas sekaligus mentransaksikannya secara online.

MetaTrader sangat mudah untuk dipergunakan. Program ini bisa dipasang (di-install) di komputer, laptop, bahkan smartphone Anda, sehingga akan lebih memudahkan Anda untuk memantau pergerakan harga serta melakukan transaksi online di mana pun.

Anda bisa memperoleh program ini di  melalui registrasi demo account kami.

2. Tentukan Level “Support” dan “Resistance”

Level “support” dan “resistance” merupakan kunci yang bisa membantu Anda untuk menentukan waktu dan level harga yang tepat dalam membeli atau menjual emas.

“Support” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak turun. Di area support, harga cenderung akan kembali naik. Di area inilah Anda sebaiknya membeli emas.

Sedangkan “resistance” merupakan suatu area di mana harga diperkirakan akan berhenti bergerak naik. Di area tersebut, harga cenderung akan kembali bergerak turun lagi. Nah, di area itulah Anda sebaiknya menjual emas.

Anda bisa mempelajari lebih jauh mengenai “support” dan “resistance” ini di halaman edukasi kami. Di halaman edukasi tersebut, Anda juga bisa mempelajari trik-trik analisis lain yang bisa Anda manfaatkan untuk bertransaksi emas. Anda tinggal menelusuri konten yang tersedia mulai dari Kelas Pemula, Dasar, Lanjutan hingga Mahir.

Berikut ini adalah aplikasi salah satu strategi yang bisa Anda pergunakan untuk bertransaksi emas secara online melalui platform MetaTrader:

a. Jalankan MetaTrader di komputer atau laptop Anda.

b. Jika seandainya Anda ingin melakukan transaksi jangka panjang, Anda bisa meng-klik timeframe W1 (Weekly) yang bisa Anda lihat di MetaTrader Anda. Contohnya adalah seperti yang terlihat di gambar berikut:

Time Frame Artikel Emas Weekly

c. Klik pilihan Line Chart (Anda juga bisa menggunakan candlesticks)

Tombol Chart Artikel Emas

d. Lalu tarik garis di titik-titik yang dapat berlaku sebagai support dan resistance.

Perhatikan gambar berikut ini sebagai contoh:

Support Resistance Artikel Emas Line Chart

Apakah Anda bisa melihat garis-garis merah di hijau pada gambar di atas? Nah, garis-garis merah tersebut adalah area support, sementara garis-garis hijau adalah area resistance. Anda bisa membeli emas di area support atau menjual emas ketika harga sudah berada di area resistance (perhatikan area kuning pada gambar).

Begitulah caranya. Mudah, bukan?

Tentu saja Anda harus menyesuaikan besaran transaksi yang Anda lakukan dengan modal yang Anda miliki. Ini erat kaitannya dengan manajemen resiko dan manajemen modal, yang juga bisa Anda pelajari di halaman edukasi kami.

3. Segera Lakukan Transaksi!

Setelah Anda mengetahui saat yang tepat untuk berinvestasi emas, sekarang anda sudah bisa memulai transaksi.

Jika Anda ingin bermain emas fisik, Anda perlu memikirkan seberapa besar dana yang Anda perlukan.

Berdasarkan contoh di atas, bisa Anda lihat bahwa area $1,200 per troy ounce merupakan area yang baik untuk membeli emas. Karena 1 troy ounce = 31,1 gram, itu artinya harga emas per gram adalah 1200 dibagi 31,1, yaitu sekitar $38.58. Dengan asumsi 1 USD = Rp 11.000,- maka harga per gram emas saat itu adalah sekitar Rp 424.380,-

Dalam trading online, satuan transaksinya adalah “LOT”, di mana 1 lot sama dengan 100 troy ounce (3,11 kilogram). Jika Anda membeli 1 lot emas di harga $1,200, berarti transaksi Anda senilai $120 ribu. Dengan asumsi 1 dollar sama dengan 11.000 rupiah, artinya seharusnya Anda menyediakan modal sebesar 1,32 milyar rupiah untuk bisa melakukan transaksi tersebut di atas!

Tetapi tenanglah, karena dalam online trading Anda tidak perlu menyediakan modal sebesar itu karena adanya leverage. Anda cukup menyediakan modal sebesar $1,000 saja untuk melakukan transaksi tersebut. Tidak, Anda tidak salah baca. Memang hanya seribu dollar saja! Dengan modal yang jauh lebih kecil, Anda bisa memperoleh keuntungan dengan persentase yang jauh lebih besar daripada modal awal.

Perhatikan tabel berikut sebagai ilustrasi pembanding transaksi emas fisik dengan online trading.

Tabel Perbandingan Trading Emas Fisik vs Online

Jadi, cara mana yang akan Anda akan pilih? Jual-beli emas secara fisik atau online? [icon color="#94d800" size="18px" target="_blank" name="awesome-smile"]

Untuk mencoba transaksi emas online, Anda bisa segera membuka demo account. Atau, jika Anda memang sudah tertarik untuk langsung bertransaksi, silakan buka real account sekarang juga. Tim edukasi FOREXimf.com selalu siap membantu Anda.

10 Comments

Rahasia Menggunakan Berita Fundamental Dalam Trading Forex

Analisa fundamental adalah hal-hal yang mewakili ekonomi suatu negara secara umum. Biasanya analisa ini diwakili oleh berita (news) yang berulang secara periodik dan mampu mengerakan pasar pada saat itu. Pengaruh dari fundamental ini pada umumnya bersifat sementara walau kadang bisa mempengaruhi trend secara makro di waktu mendatang.

Berbeda dengan analisa teknikal yang memanfaatkan “history” pergerakan harga, dalam analisa fundamental Anda justru akan mencoba untuk “menangkap” peluang yang mungkin akan muncul mengiringi berita atau data ekonomi terkait negara tertentu yang tentu akan mempengaruhi mata uang negara tersebut.  Dengan mengamati dan mempelajari data-data ekonomi tersebut, seakan-akan Anda mencoba untuk “mengintip” kemungkinan pergerakan harga selanjutnya.

Sebenarnya bagaimana caranya?

Sebenarnya Anda bisa memanfaatkan sumber seperti www.forexfactory.com. Website tersebut menyajikan data-data ekonomi dari beberapa negara penting yang dianggap bisa menggerakkan pasar.

Namun Anda harus ingat bahwa hal tersebut bukan berarti tanpa resiko. Anda harus tetap ingat bahwa tingkat pergerakan volatilitas harga meningkat saat berita di rilis dan cukup sulit untuk menduga kemana harga akan bergerak. Untuk itulah Anda memerlukan strategi yang juga akan dipaparkan dalam artikel ini.

Oke. Anda pasti sudah tidak sabar lagi untuk mengetahui trik-triknya. Kita mulai saja.

Mengenal Forexfactory.com

1. Menyamakan Zona Waktu

a.Klik link untuk angka jam di sebelah tombol “Login”. Anda bisa melihat link tersebut dalam bentuk jam yang terletak dekat dengan date & today calendar.

6-2-2014 2-41-16 PM

b. Pada bagian “Time Zone”, pilih “(GMT+7:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta”. Sedangkan pada bagian DST, pilih “DST Off”. Lalu klik “Save Settings”.

6-2-2014 2-45-41 PM2. Penyaringan Berita

Secara default www.forexfactory.com akan menampilkan semua berita dari beberapa mata uang utama yang cukup panjang dan rumit. Agar bisa fokus terhadap mata uang yang sedang di-trading-kan, berikut tips-tipsnya :

a. Klik menu “Filter” di bagian kanan website

6-2-2014 2-47-20 PMb. Pilih mata uang yang ingin diamati

c. Pilih tingkat pengaruh dari berita ( Merah : High Impact, Orange : Medium Impact, Kuning : Low Impact, Putih : Non Economic)

d. Pilih Type Berita

e. Klik tombol “ Apply Filter “

6-2-2014 2-49-08 PM3. Analisis Berita

Setelah melakukan langkah penyaringan diatas, maka daftar berita seminggu yang ditampilkan akan lebih jauh lebih pendek dan mudah untuk diamati. Berikut penjelasan dari menu-menunya :

a.Date dan time: Tanggal dan waktu dari berita

b.Currency: Mata uang yang dipengaruhi berita

c.Impact: Tingkat pengaruh berita

d.Detail: Tombol ini dapat ditekan untuk mendapatkan penjelasan lebih detail atas berita. Pengaruh berita ini dapat dipelajari dari informasi “usual  impact“

e.Actual: angka yang akan dirilis

f. Forecast: Prediksi berdasarkan analisis para ahli

g.Previous: Angka periode sebelumnya untuk data yang sama

6-2-2014 2-52-06 PM

4. Arti Berita dan Dampaknya

Untuk dapat mengerti arti dari berita tersebut dan dampaknya, Anda dapat melakukan hal berikut :

a. Klik gambar folder (kolom “Detail”)

5-29-2014 7-22-36 PM 1

b. Kolom “Specs” untuk mengetahui detail berita dan kolom history untuk melihat hasil rilis data sebelumnya. Bagian “Usual Effect” merupakan dampak berita terhadap pergerakan mata uang negara yang bersangkutan. Jika data rilis berwarna hijau berarti bagus untuk mata uang tersebut, jika data rilis berwarna merah berarti buruk untuk mata uang tersebut.

new 5-29-2014 7-23-31 PM

Strategi Trading

Nah, sekarang kita akan membahas mengenai strategi memanfaatkan berita. Perlu diingat bahwa sebaiknya Anda hanya memanfaatkan data-data ekonomi yang mempunyai dampak besar terhadap pergerakan harga, yaitu data yang memiliki ikon yang berwarna merah seperti ini:6-2-2014 3-04-51 PM , karena data data seperti itulah yang tergolong “data penting”, atau istilahnya “big figure”. Contoh yang paling populer adalah data non-farm payrolls Amerika Serikat (di Forexfactory.com namanya adalah Non-Farm Employment Change).

123 5-29-2014 9-13-01 PM

Berikut ini contoh strategi yang bisa Anda manfaatkan saat data non-farm payrolls akan dirilis. Perhatikan grafik USD/JPY di bawah ini sebelum data di rilis :

5-30-2014 4-25-40 PM

1. Tentukan harga tertinggi dan harga terendah dari candle – candle pada hari bersangkutan. (sangat baik jika kondisi harga dalam keadaan sideways sebelum data di rilis)

12345 5-30-2014 4-25-40 PM

2. Pasang Pending Order Buy Stop di harga 103.157 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)

3. Pasang Pending Order Sell Stop di harga 102.828 dengan take profit dan stop loss masing – masing 30 point (risk and reward 1 : 1)

4. Jika salah satu pending order kena, maka tutuplah pending order lawannya.

5. Ternyata hasil data rilis bagus untuk USD (berwarna hijau) dan USD menguat dratis sekitar 50 point. Dalam contoh di bawah terlihat datanya naik dari 129K menjadi 175K, padahal “forecast”-nya hanya 151K.

new123  5-29-2014 9-13-01 PM

1asd 5-30-2014 4-25-40 PM

Efek data Non-farm Payrolls AS yang dirilis pada tanggal 9 Maret 2014 pukul 20.30 WIB terhadap pergerakan USD/JPY

Jika Anda ingin mencoba strategi ini, Silahkan Anda dapat mencobanya di demo account kami dengan mengunjungi website kami di www.foreximf.com atau menghubungi tim kami di 0821-1505-1612. Semoga informasi diatas berguna bagi semua yang membacanya.

Selamat menganalisa.

 

Article by Garry Adrian

Editing & proofreading by Eko Trijuni

 

36 Comments

Analisa Forex Mingguan 2-6 Juni 2014

HOT ISSUES: NANTIKAN NON-FARM PAYROLLS PEKAN INI

Pergerakan mata uang utama dunia beragam pekan lalu dan pekan ini akan diwarnai oleh data-data penting berupa keputusan suku bunga Australia, Inggris dan Eurozone. Tak ketinggalan adalah data non-farm payrolls dari Amerika Serikat di hari Jumat.

ECB masih berupaya untuk menekan euro dengan mengeluarkan komentar tentang kemungkinan langkah yang akan diambil. Data-data ekonomi dari kawasan euro juga turut menekan mata uang tersebut. Di Amerika Serikat, kecemasan akan buruknya pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama diperkuat oleh berita kontraksi yang terjadi di kuartal pertama tersebut. Sementara itu poundsterling dan dollar Australia berhasil beranjak dari tekanan.

Berikut adalah data-data ekonomi yang akan mewarnai pekan pertama bulan ini.

1. US ISM Manufacturing PMI: Senin (2/6), 21.00 WIB
Indeks aktivitas manufaktur AS meningkat di bulan April menjadi 54,9 melebihi perkiraan yaitu 54,3. Sebelumnya, data tersebut tercatat di angka 53,7 di bulan Maret. Peningkatan tersebut terutama oleh meingkatnya permintaan dari luar China. Indeks aktivitas manufaktur pekan ini diperkirakan meningkat menjadi 55,7.

2. Pengumuman Suku Bunga Australia: Selasa (3/6), 11.30 WIB
Reserve Bank of Australia memberikan sinyal bahwa mereka akan mempertahankan suku bunga di level rendah pada bulan-bulan mendatang. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan melambat setelah sektor pertambangan mengalami penurunan yang tajam. Oleh karena itu, suku bunga 2,5% dan kebijakan moneter yang akomodatif diperkirakan akan dipertahankan hingga akhir tahun 2014.

3. GDP Australia: Rabu (4/6), 08.30 WIB
Perekonomian Australia berkembang lebih cepat daripada perkiraan di kuartal lalu, meskipun terjadi penurunan di sektor investasi bisnis. GDP naik 0,8% di kuartal terakhir 2013, melebihi perkiraan. Tingkat belanja konsumen naik seiring transaksi eskpor dan perumahan. Suku bunga yang rendah dan pelemahan mata uang telah memberikan efek positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Untuk kuartal pertama 2014 ini, pertumbuhan GDP diperkirakan akan naik sebesar 0,9%.

4. US ADP Non-Farm Employment Change: Rabu (4/6), 19.15 WIB
Jumlah pekerjaan di sektor swasta di AS meningkat sebesar 220.000 di bulan April menyusul kenaikan sebesar 209.000 di bulan sebelumnya. Kebanyakan posisi baru tercipta di bidang konstruksi. Sektor manufaktur masih melambat dengan hanya menambah 1.000 lapangan pekerjaan, turun dibandngkan data Maret yaitu 4.000 pekerjaan. Para analis memperkirakan pertambahan bulan Mei sekitar 217.000 pekerjaan.

5. US Trade Balance: Rabu (4/6), 19.30 WIB
Defisit perdagangan AS berkurang di bulan Maret menjadi $40,4 milyar, dibandingkan dengan defisit di bulan Februari yaitu $49,8 milyar. Meskipun demikian, perbaikan kecil ini tidak terlalu banyak membantu GDP kuartal pertama yang jatuh ke area negatif menandai kontraksi pertama dalam tiga tahun terakhir. Defisit perdagangan kali ini diperkirakan akan bertambah menjadi $40,8 milyar.

6. US ISM Non-Manufacturing PMI: Rabu (4/6), 21.00 WIB
Sektor jasa di AS terus membaik di bulan April. Respon para responden dalam survey tersebut positif mengenai kondisi bisnis dan ekonomi AS secara umum. Data yang baik ini bisa menjadi indikasi bahwa ekonomi AS akan menguat di kuartal ke-2. Indeks aktivitas manufaktur di sektor swasta AS diperkirakan akan menguat lebih lanjut mencapai 55,6.

7. Pengumuman Suku Bunga Inggris: Kamis (5/6), 18.00 WIB
Ada desakan yang cukup kuat pada pertemuan BoE di bulan Mei lalu unutk menaikkan suku bunga. Gubernur BoE Mark Carney, yang mendukung suku bunga rendah, mengatakan bahwa BoE semakin mendekati kondisi di mana mereka harus menaikkany biaya pinjaman. Meskipun demikian, kenaikan suku bunga tersebut diperkirakan baru akan terjadi di tahun depan. Beberapa kalangan menilai bahwa kenaikan suku kemungkinan akan dilaksankan dalam tiga bulan pertama 2015. Kali ini, suku bunga sepertinya akan ditahan di level 0,5%.

8. Pengumuman Suku Bunga ECB: Kamis (5/6), 18.45 WIB; Konferensi Pers: 19.30 WIB
ECB kemungkinan akan terus menekan euro. Meskipun euro mengalami pelemahan sepanjang Mei karena komentar terakhir Draghi, namun mata uang tersebut mungkin masih terlalu kuat. Hal tersebut turut menekan inflasi.

9. US Unemployment Claims: Kamis (5/6), 19.30 WIB
Jumlah klaim pengangguran turun drastis di pekan lalu mendekat level terendah sejak tujuh tahun terakhir menjadi 300.000 klaim. Penurunan sebesar 27.000 tersebut jauh lebih baik daripada perkiraan analis. Hal tersebut merupakan indikasi bahwa sektor tenaga kerja mengalami pemulihan meskipun GDP mengalami kontraksi di kuartal pertama 2014. Pekan ini, klaim pengangguran diperkirakan akan mencapai 314.000.

10. US Non-Farm Payrolls & Unemployment Rate: Jumat (6/6), 19.30 WIB
Sektor tenaga kerja AS menciptakan 288.000 pekerjaan di bulan April, jauh di atas perkiraan yaitu 215.000. Ini merupakan catatan terbaik sejak Januari 2012. Penambahan yang mengejutkan tersebut turut menekan tingkat pengangguran menjadi 6,3%, setelah sebelumnya berada di kisaran 6,7%. Di bulan Mei, data NFP diperkirakan akan bertambah sebesar 219.000 US economy is expected to show a 219,000 sementara tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 6.4%.

TECHNICAL OUTLOOK: STERLING DAN EURO MASIH TERTEKAN!

GBP/USD

GBPUSD IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

Bias mingguan untuk GBP/USD pekan ini adalah bearish. MA 20 telah kembali berpotongan ke bawah MA 50 di chart 4 jam. Pullback terjadi mendekati area resistance yang berada di kisaran 1.6779-1.6833. Stochastic dan CCI memperlihatkan sinyal bearish di chart 4 jam. GBP/USD diperkirakan akan bergerak turun dengan sasaran di kisaran 1.6692.

Sebaliknya, jika resistance 1.6833 tembus maka bias mingguan diperkirakan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat GBP/USD setidaknya hingga kisaran 1.6866-1.6920.

EUR/USD

EURUSD IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

EUR/USD masih berada dalam tekanan bearish sebagaimana yang terlihat di chart 4 jam. Perhatikan area support yang berada di kisaran 1.3585. Jika support tersebut tembus, bias bearish akan menjadi semakin kuat dan berpotensi akan menekan euro hingga kisaran 1.3550-1.3510.

Sebagai skenario alternatif, perhatikan area resistance di kisaran 1.3659 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target hingga kisaran 1.3620-1.3585. Namun berhati-hatilah jika resistance 1.3659 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat EUR/USD hingga kisaran 1.3698-1.3733.

GOLD

GOLD IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

Harga emas berada dalam tekanan yang kuat. Perhatikan area support 1242.13. Jika terjadi penembusan yang valid ke bawah support tersebut maka harga emas kemungkinan akan terus tertekan hingga kisaran 1227.65-1211.40.

Meskipun demikian perhatikan bahwa sinyal bullish terlihat pada stochastic dan CCI 4 jam. Maka dari itu sebagai skenario alternatif perhatikan juga area resistance di kisaran 1265.62-1280.12 untuk mencari konfirmasi sinyal bearish dengan potensi target di kisaran 1256.65-1242.15. Sebaliknya, bias mingguan akan berubah menjadi bullish jika resistance 1280.12 tembus, dan berpotensi akan mengangkat harga emas menuju kisaran 1289.10-1303.60.

NIKKEI

NIKKEI IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

Di chart 4 jam, Nikkei terlihat bergerak dalam bias bullish yang kuat. Nikkei berpotensi akan terus menguat jika resistance 14985 tembus, dengan sasaran hingga kisaran 15240-15525.

Perhatikan bahwa stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi jenuh beli di chart 4 jam sehingga kita perlu mewaspadai koreksi pekan ini. Sebagai skenario bullish alternatif, perhatikan area support di kisaran 14445 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 14730-14985. Namun berhati-hatilah jika support 14445 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan berpotensi akan menekan Nikkei menuju kisaran 14160-13095.

KOSPI

KOSPI IMF WEEKLY OUTLOOK 02-06-2014 10-31-25

Kospi masih berada dalam bias bullish meskipun momentumnya berkurang seiring pergerakan sideways di bawah area resistance 265.30. Bias bullish akan semakin kuat jika resistance tersebut tembus dan berpotensi akan memperpanjang penguatan Kospi hingga kisaran 268.55-272.20.

Meskipun demikian, perhatikan bahwa stochastic memperlihatkan indikasi bearish di chart 4 jam; mixed dengan CCI. Namun Anda tetap perlu mewaspadai kemungkinan koreksi di pekan ini. Sebagai skenario alternatif, perhatikan area support yang berada di kisaran 258.43 untuk mencari konfirmasi sinyal bullish dengan potensi rebound hingga kisaran 262.05-265.30. Namun berhati-hatilah jika support 258.43 tembus sebab hal tersebut akan mengubah bias mingguan menjadi bearish dan kemungkinan akan menekan Kospi ke kisaran 254.80-251.55.

0 Comments