Share The Joy of Christmas by Giving

Share the Joy of Christmas by Giving merupakan kegiatan charity yang tujuannya sama dengan kegiatan terdahulu. Hanya saja kali ini acaranya diselenggarakan menjelang perayaan natal.

Drop box diletakkan selama 1 bulan (November – Desember 2013) untuk menampung sumbangan dari para dermawan FOREXimf.com. Karyawan FOREXimf.com dapat memberikan sumbangannya yang berupa buku, alat tulis, sembako, perlengkapan mandi, alat

tulis dan perlengkapan kebersihan. Sumbangan yang terkumpul disumbangkan kepada penghuni panti asuhan Vincentius Putri yang terletak di Jl. Otista Raya, Jakarta Timur pada hari Jumat, 20 Desember 2013.

Acara ini dimulai dengan doa bersama, dan sambutan dari Ibu Natal selaku koordinator panti. Sambutan dari FOREXimf.com diwakili oleh Dona, Corporate Communication. Dilanjutkan dengan quiz seputar pengetahuan keagamaan dan juga pertanyaan kasual seputar musik terkini yang pastinya diketahui dengan baik oleh adik – adik penghuni panti.

Acara dilanjutkan dengan makan siang dan pembagian goodie bag serta ditutup dengan doa dan foto bersama.

-Corcomm2013-

0 Comments

Perayaan Natal FOREXimf.com 2013

Berubahlah oleh Perubahan Akal Budi (Kolose 3:10)

 

Desember adalah bulan yang dinantikan oleh umat Kristiani. Acara yang kami persiapkan bagi karyawan FOREXimf.com kali ini adalah perayaan natal yang bertema Berubahlah oleh Perubahan Akal Budi (Kolose 3:10). Perayaan Natal dilaksanakan pada hari Kamis, 19 Desember 2013. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi karyawan yang akan mudik ke kampung hal amannya masing – masing menjelang Natal dan Tahun Baru.

Acara dimulai dengan doa pembuka yang disampaikan oleh Bapak Lavly M. Kawengian (HRD Head FOREXimf.com) yang kemudian dilanjutkan dengan puji – pujian, doa firman dan Khotbah Refleksi yang disampaikan oleh Pendeta Rohadi Joshua Sutisna.

Doa syafaat, pujian persembahan, doa persembahan, penyalaan lilin (diiringi lagu malam kudus) adalah acara yang mengantarkan perayaan natal FOREXimf.com ini sampai selesai hingga akhirnya ditutup dengan makan malam bersama. Semoga berkah Natal selalu menyertai kita.

-Corcomm2013-

0 Comments

Donor Darah FOREXimf.com “Give the Gift of Blood”

FOREXimf.com berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan donor darah dua kali dalam satu tahun.

Pada donor darah kedua FOREXimf.com ini, tema yang diangkat adalah Gove the Gift of Blood, karena kami percaya bahwa darah memiliki magical power nya sendiri yang apabila diberikan bagi yang membutuhkan dapat memberikan keajaiban berupa kelangsungan hidup.

Donor darah yang berlangsung pada hari Rabu, 18 Desember 2013 ini kami masih bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia cabang Kota Tangerang. Dari kegiatan donor darah kali ini, 67 kantong darah berhasil kami kumpulkan

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dalam rangka memelihara pribadi-pribadi yang senang berbagi kepada sesame.

-Corcomm2013-

0 Comments

Seminar “Menemukan Instrumen Investasi Terbaik” di STIE IPWIJA

Sebagai bagian dari aktivitas marketing, kali ini salah satu tim marketing FOREXimf menyelenggarakan kegiatan edukasi bagi staf dosen STIE IPWIJA yang kampusnya berlokasi di Gedung Surveyor, Jakarta Selatan.

Seminar ini dilaksanakan pada hari Selasa, 18 Desember 2012 dan dihadiri oleh 21 orang staf dosen STIE IPWIJA. Pembicara dalam seminar ini adalah Bapak Rizal Perwira (Head of Research and Education IM Futures) yang menyampaikan market outlook, Bapak Adiansyah (Division Manager) dan Bapak Nudianto (Assistant Manager) yang secara bergantian memaparkan analisa teknikan dan fundamental.

Pertanyaan cukup serius ditanyakan oleh salah satu peserta seminar mengenai kenapa nasabah industri futures seringkali mengalami kerugian habis habisan? Pertanyaan ini dijawa oleh Bapak Rizal Perwira bahwa disambping memiliki kelebihan modal, nasabah juga sangat dianjurkan untuk mempelajari dengan baik manajemen resiko dalam dunia trading.

Kegiatan edukasi semacam ini diharapkan mampu memotivasi memotivasi IM Futures untuk menyelenggarakan event-event edukatif lanjutan. Tujuannya tidak lain adalah untuk memperluas wawasan masyarakat tentang manfaat di balik investasi berjangka dan komoditi.

See you at our next event!

-Corcomm2012-

0 Comments

Strategi Sederhana Menghadapi Market Sideway

Banyak yang mengatakan bahwa satu aturan yang harus diikuti oleh setiap trader yaitu mempunyai dan menentukan suatu trading plan atau rencana trading dan harus disiplin dengan rencana trading yang sudah disusun, meski bagaimanapun juga kita tidak bisa menutup mata bahwa kita harus selalu fleksible dengan rencana trading yang sudah kita susun bukan dalam artian menggantinya akan tetapi lebih tepat memodifikasinya karena keadaan pasar itu sendiri yang selalu berubah tidak selalu bergerak hanya dalam satu arah trend.

Jadi apabila kita ibaratkan perang, medan perang yang kita hadapi tidak akan selalu sama dan diperlukan strategi yang berbeda pula. Kalau dalam dunia trading kondisi pasar yang trending dan sideway tentu saja diperlukan strategi atau rencana trading yang berbeda pula.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi salah satu strategi untuk menghadapi pasar yang sideways atau ranging seperti kata bijak “when the market gives you range, trade range”. Saat pasar bergerak sideways banyak indikator yang bisa kita manfaatkan untuk menganalisanya, banyak para trader yang menggunakan indikator CCI, RSI, Stochastic Oscilator, MACD yang digabungkan dengan garis support resistance untuk bertransaksi di pasar yang ranging

Perhatikan grafik di bawah ini :

sideways

Dari grafik GBPUSD diatas bisa kita lihat dari awal bulan mei Poundsterling berada dalam kondisi downtrend dan dari awal bulan Juni sampai Juli Poundsterling berada dalam ranging market atau sideways lalu bulan agustus mulai mengalami kondisi uptrend.

Ciri ciri pergerakan harga yang normal yaitu apabila harga bergerak dalam suatu trend yang kuat seperti contoh diatas Poundsterling yang berada dalam kondisi downtrend, tidak akan selamanya harga turun biasanya ada waktunya harga mengalami koreksi dalam beberapa waktu atau yang biasa di kenal dengan istilah konsolidasi, nah dari konsolidasi inilah market biasanya akan bergerak dalam rentang waktu tertentu atau sideways yang ditandai dengan membentuk harga high dan harga low yang cenderung berada dalam level yang sama. Apabila harga high ini kita hubungkan akan membentuk garis lurus yang kemudian kita kenal dengan area resistance lalu harga low kalau kita hubungkan akan membentuk garis lurus yang kemudian kita kenal dengan area support.

Kemudian pada saat konsolidasi inilah kita akan lihat harga akan bergerak kemana apabila harga tembus resistance maka harga akan mengalami reversal atau pembalikan trend namun apabila harga tembus support maka harga akan meneruskan downtrendnya.

Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba mengambil keuntungan saat pasar berada dalam kondisi sideways atau biasa disebut pelaku pasar berada dalam kebingungan karena tidak ada fundamental yang mampu menggerakkan pasar, jadi strategi yang bisa kita manfaatkan yaitu saat harga berada di area resistance kita bisa mengambil posisi Sell atau jika harga berada di area support kita bisa mengambil posisi Buy, begitu seterusnya sampai harga bergerak menembus resistance atau support karena jika itu terjadi maka pasar sudah tidak lagi berada dalam situasi ranging atau sideways.

Dari chart diatas yang digabungkan dengan indikator CCI, saat pasar berada dalam range trading, kita bisa menggunakan CCI untuk mengetahui level level dimana harga berada dalam area overbought atau oversold untuk menentukan masuk posisi. Tidak seperti trader yang memanfaatkan trend, trader yang memanfaatkan range trading bisa mempunyai kesempatan bertransaksi di dua arah, ini artinya bisa mendapatkan peluang untuk mengambil posisi Buy atau Sell.

Untuk mengambil posisi sell kita bisa melihat saat harga bergerak di area resistance dan CCI berada diarea overbought atau berbalik arah menembus level 100 dari atas dan untuk targetnya jika harga mendekati area support. Dan saat harga berada di area support dan CCI berada di area oversold atau berbalik arah menembus level -100 dari bawah itu menunjukkan sinyal Buy dan untuk targetnya saat harga berada di area resistance, demikian bolak balik seterusnya.

Manajemen resiko

Setiap strategy memerlukan manajemen resiko sebagai satu kesatuan dari sebuh trading plan, sama halnya seperti trend, kondisi sideways bisa juga berakhir yaitu harga akan reversal atau harga akan meneruskan trendnya dan kita harus menyiapkan semua kemungkinan yang bisa terjadi. Jika kita mengambil posisi Sell dan ternyata harga tembus resistance itu saatnya kita harus keluar dari market dan membatasi kerugian kita karena analisa kita salah demikian juga saat kita mengambil posisi Buy dan harga tembus area support itu artinya saatnya kita membatasi resiko kita dan mengakui bahwa analisa kita salah.

Happy Trading….

 

0 Comments

Analisis Teknikal dan Analisis Fundamental, atau 2-2nya?

Menjalani profesi sebagai seorang trader sangatlah diperlukan kemampuan menganalisis pergerakan atau mengenal karakter mata uang tertentu sehingga ia bisa trading pada saat yang tepat dan menghasilkan keuntungan. Dibutuhkan pertimbangan yang matang dalam setiap pengambilan keputusan. Untuk pengambilan keputusan tersebut, ada dua pendekatan analisis yaitu analisa fundamental dan analisa teknikal.

teknikal vs fundamental

Analisis teknikal lebih berfokus atas apa yang ada di dalam grafik yang tertera dalam trading platform, sedangkan analisis fundamental lebih berdasarkan atas faktor – faktor ekonomi yang mempengaruhi pergerakan harga di pasar. Ada trader yang hanya mengacu pada analisis teknikal untuk perdagangan jangka pendek dan ada juga yang hanya mengacu pada analisis fundamental untuk perdagangan jangka panjang. Akan tetapi ada juga yang menggunakan perpaduan keduanya untuk membantu dalam pengambilan keputusan untuk masuk ke pasar dan keluar dari trading.

Lalu perlu diingat juga bahwa bukan grafik yang mengerakan pasar akan tetapi faktor fundamental yang menyebabkan pasar bergejolak dan ditampilkan dalam bentuk grafik. Seperti diketahui, bahwa pergerakan mata uang suatu negara akan dipengaruhi oleh kondisi negara yang bersangkutan terutama dari sudut ekonomi, social dan politik. Secara garis besar, ada beberapa hal yang mempengaruhi pergerakan mata uang suatu negara, yakni perekonomian negara, tingkat pertumbahan, kebijakan pemerintah, anggaran perdagangan, dan tingkat suku bunga. Sebagai contoh, di pasar keuangan pada umumnya akan bereaksi terhadap tingkat suku bunga dan tingkat inflasi suatu negara. Biasanya bila tingkat inflasi meninggi maka bank sentral akan berupaya menaikkan tingkat suku bunga untuk menekan laju konsumsi. Dengan semakin berkurangnya mata uang yang beredar di pasar karena banyaknya orang yang menginvestasikan uang di bank dapat menyebabkan mata uang negara tersebut naik.

Lalu mana yang dipilih? Analisis teknikal atau analisis fundamental?

Biasanya banyak orang lebih menyukai analisis teknikal karena terkesan lebih sederhana dan instan. Selain itu, analisis teknikal hanya berfokus dengan apa yang bisa dilihat di grafik. Manfaat utama dari analisis fundamental adalah untuk membantu trader memahami trend secara global terhadap satu atau beberapa mata uang dan kaitan – kaitannya dengan dinamika ekonomi satu atau beberapa negara. Walau ada perubahan fundamental yang pengaruhnya hanya secara bertahap, tetapi ada juga dinamika yang bisa membuat gejolak besar sesaat yang bisa mempengaruhi posisi trading trader, bila ia tidak paham atas apa yang sedang terjadi. Analisa fundamental lebih menekankan terhadap siklus ekonomi yang mempengaruhi pergerakan harga dalam waktu menengah atau jangka panjang. Jadi, mana yang harus dipilih? Pemilihan analisis teknikal atau fundamental atau kedua – duanya, dikembalikan kembali kepada kebutuhan dan kesukaan dari masing – masing trader karena analisa teknikal dan fundamental memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Happy trading J

0 Comments

Seminar Pengenalan Perdagangan berjangka Komoditi bagi Mahasiswa/i STIE IPWIJA Cibubur

Seminar Pengenalan Perdagangan Berjangka Komoditi yang diprakarsai oleh IM Futures kali ini merupakan kegiatan ke dua yang dilakukan di lingkungan Kampus STIE IPWIJA. Namun kali ini seminar diselenggarakan diSTIE IPWIJA yang berlokasi di Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 7 Desember 2013 ini dihadiri oleh 86 peserta yang terdiri dari dosen dan juga mahasiswa.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Bapak Dr. Suyanto MM., MAK. Selaku Ketua STIE IPWIJA yang menyampaikan kegembiraaannya menyambut kegiatan seminar pengenalan perdagangan berjangka komoditi ini yang sudah kedua kalinya diselenggarakan di STIE IPWIJA.

Sambutan kedua dilanjutkan oleh Bapak Freddy Chandra selaku Direktur Utama PT. International Mitra Futures(IM Futures) yang menyambut baik kegiatan seperti ini untuk dilakukan secara konsisten dalam upaya mensosialisasikan dunia berjangka dan komoditi kepada masyarakat, khususnya kalangan Mahasiswa.

Pembicara dalam seminar kali ini adalah Ricky Ferlianto, Kepala Divisi Research and Development Jakarta Futures Exchange yang menyampaikan tentang peranan dan fungsi bursa. Sementara pembicara ke dua adalah Bapak Rizal Perwira, Head of Research and Education PT. International Mitra Futures yang memaparkan materi berupa istilah teknis, sistem dan cara bertransaksi di perusahaan pialang berjangka, dalam hal ini IM Futures

Memasuki sesi tanya jawab, Bapak Rianto Tohang selaku moderator memberikan doorprize berupa buku dan souvenir kepada enam orang penanya pada seminar kali ini.

Acara kemudian ditutup dengan foto bersama serta pertukaran plakat antara STIE IPWIJA, Jakarta Futures Exchange dan IM Futures.

-Corporate Communciation 2013-

0 Comments

Mengenal Teori Elliot Wave

Prinsip Elliott Wave dikembangkan oleh Ralph Nelson Elliott pada 1930-an hingga 1940-an dan merupakan alat bantu analisis yang masih popular digunakan untuk forecasting perilaku pasar. Konsep dasar pada prinsip ini adalah bahwa harga di pasar akan naik dan turun dalam pola yang berbeda dan bahwa pola-pola tersebut dapat dihubungkan bersama-sama menjadi satu gelombang.

Sejak pertama kali dipakai, panduan klasik Elliott Wave Principle telah memperoleh status pengkultusan global di kalangan para analis teknikal.

Elliott Wave dapat disimpulkan sebagai berikut :

 eliot wave

Wave 1 biasanya merupakan pergerakan yang paling lemah dari gelombang impuls. Hal ini didasarkan pada short-covering dari pergerakan bearish dari gerakan sebelumnya.

Wave 2 dibuat pada akhir Wave pertama dan setelah pasangan mata uang tersebut masuk ke dalam fase jual akan berakhir ketika pasar gagal membuat harga terendah baru.

Wave 3 adalah wave yang paling panjang dan paling kuat dari gelombang impuls. Hal ini menyebabkan pasar sedang dalam keadaan atau posisi membeli atau menjual mata uang pada arah tren yang biasanya dimulai dengan pergerakan perlahan, tetapi cenderung akan cepat ketika berhenti di harga tertinggi baru di atas puncak wave 1.

Wave 4 dimana fase koreksi akan terjadi, terutama setelah tren bergerak kuat. Para trader kemudian akan mulai mengambil aksi ambil untung, dengan membuka jalan agar harga masuk ke dalam Wave 4.

Wave 5 terjadi ketika pasangan mata uang akan bergerak rally untuk masuk ke dalam pergerakan rally pada Wave 5. Gelombang ini biasanya didukung oleh trader kecil dan bukan pembeli institusi serta cenderung kurang memberikan momentum seperti yang dihasilkan dalam wave ketiga.

Singkatnya pengunaan analisis Elliott Wave dapat digunakan untuk evaluasi para trader forex dalam meningkatkan perdagangan. Jika kita melihat lebih dekat ke dalam teori Elliott Wave dan strategi lainnya maka Elliot wave dapat berguna bagi para trader dan memungkinkan mereka untuk menggunakan alat ini untuk meningkatkan peluang pada perdagangan forex.

Ketika mengevaluasi peluang ayunan perdagangan di pasar pasar Forex, fokus harus ditempatkan pada forecasting pada perubahan arah pada pasangan mata uang tertentu, yang bergantung pada analisis teknikal.

Elliott sangat percaya bahwa pergerakan pasar adalah akibat langsung dari pergerakan psikologi pada satu massa waktu serta pasar adalah fraktal yang merupakan objek yang sama dalam bentuk, tetapi pada skala yang berbeda. Sebuah contoh dari fraktal alami adalah tangkai brokoli. Tangkai dan cabang terlihat sangat sama karena cabang-cabang yang lebih kecil dalam skala. Menurut Elliott langkah ini merupakan fase psikologis massa yang akan mempunyai dan menyerupai satu kecenderungan yang sama.

Market Price Actions bukan penyebab dari pertumbuhan ekonomi atau perlambatan ekonomi, tetapi refleksi dari psikologi dari pasar. Jika suasana hati publik investasi terlihat optimis maka akan tercermin pada pasar yang bullish yang akan terjadi kemudian. Demikian juga sebaliknya, jika suasana hati publik investasi terlihat pesimis maka akan tercermin pada pasar yang bearish yang akan terjadi kemudian. Artinya penggunaan Elliot wave dapat digunakan untuk memperkirakan arah pergerakan harga selanjutnya.

0 Comments

Fase-Fase Sepak Terjang Seorang Trader (Part-2)

Sedikit review, untuk menjadi seorang trader yang sukses, perlu melewati tahapan-tahapan seperti kita memulai di bangku pendidikan. Dimulai dari tahap TK, lalu SD, kemudian SMP, SMA, universitas, lulus menjadi sarjana dan bekerja di dunia profesional. Analoginya, apabila Anda sudah lulus dan bekerja di dunia profesional. Melanjutkan artikel sebelumnya, penulis akan menjelaskan fase berikutnya yakni tahap SMP, SMA dan universitas.

3.    Fase “SMP”

Menjelang akhir fase “SD”, seorang trader biasanya mulai menyadari bahwa bukan sistem yang membuat perbedaan. Ia menyadari bahwa untuk menghasilkan profit secara konsisten tidak ada kata lain ia harus dapat mengelola psikologi yang ada dalam dirinya dan mengatur keuangannya dengan baik. Ia akan mulai membaca buku-buku, berselancar di internet atau apapun tentang psikologi trading dan mengidentifikasi karakter yang digambarkan dari apa yang telah ia baca tersebut.

Oleh karena pemikiran ini, ia mulai berhenti menelan bulat-bulat metode hasil pemikiran atau analisa orang lain. Ia menjadi individu dengan sistem tradingnya sendiri yang mandiri dan mulai beraksi dengan sistem yang telah diciptakannya sendiri. Ia mulai mendapatkan kenyamanan dan dapat menentukan batas resikonya. Ketika hasil tradingnya buruk, ia tidak mudah menjadi emosional. Ia mulai berpikir akan memiliki peluang keberhasilan lebih tinggi di kesempatan berikutnya karena ia tahu bagaimana sistem tradingnya bekerja. Di fase ini, ia telah menyadari bahwa yang terpenting di dalam trading adalah konsistensi dalam manajemen resiko dan disiplin dalam mengambil tindakan.

high school

high school

4.    Fase “SMA”

Di fase “SMA” ini, seorang trader akan sadar akan kompetensinya di dalam trading. Ia akan melakukan transaksi setiap kali sistemnya memberikan sinyal untuk masuk ke pasar. Ia menerima kenyataan kerugian yang dideritanya, sama mudahnya saat saat ia memperoleh keuntungan. Ia bisa sepenuhnya menerima resiko dan mengetahui bahwa sistemnya bisa membuat profit lebih banyak daripada loss. Bahkan ekstrimnya, ketika ia berada di posisi floating loss, dengan cepat ia akan menutup posisi tersebut apabila memang situasi tidak memungkinkan dengan maksud untuk meminimalisir resiko yang mungkin akan dihadapinya.

Ia sekarang berada di suatu titik dimana ia merasa telah mendapatkan hasil dari sebagian besar tradingnya. Hal ini bisa dikatakan profit konsisten. Bisa jadi ia akan berhasil memperoleh 100 pips di suatu pekan minggu namun di pekan lainnya ia kehilangan 100 pips, meskipun secara keseluruhan ia tetap profit.

5.    Fase “Universitas”

Di fase ini, bila seorang trader melakukan trading rasanya akan seperti mengendari sebuah mobil. Setiap hari ia dapat duduk di kursinya dan melakukan trading dan segala sesuatu pada tingkat bawah sadar. Ia bisa mulai memilih trading volume cukup besar dan mendapatkan ratusan pips dalam sehari. Hal ini biasa saja baginya, dan tidak membuatnya menjadi terlalu bersemangat secara berlebihan dibandingkan pada saat ia hanya mendapatkan 1 pip.

Ketika ia lulus dari fase ini, maka ia telah sampai pada suatu tahap di mana ia  telah menguasi emosi sepenuhnya dengan account yang tumbuh dengan pesatnya.  Metode tradingnya tidak berubah, hanya saja ia semakin menguasai metodenya tersebut. Kini ia dikatakan telah memiliki apa yang disebut dengan “intuisi” dan dapat mengatakan dengan tegas, “Saya adalah seorang trader.”

Bagaimana para pembaca? Ada di tahapan mana Anda sekarang? Teruslah belajar dan berusaha agar Anda dapat melalui setiap fase dan akan berujung kesuksesan di dunia trading.

0 Comments

Donor Darah “Give the Gift of Blood” IMFutures untuk warga Jakarta

Untuk warga Jakarta dan sekitarnya, mari berbagi kepedulian untuk sesama, melalui program donor darah. “Help to Save a Life”.

Donor darah ini akan diselenggarakan IMFutures di Multivision Tower Lt.20 Jl Kuningan Muda Lot 9B, Komplek Kuningan Persada Jakarta Selatan – 12980. Acara ini diadakan tanggal 18 Desember 2013 pukul 11AM-2PM.

donor darah

donor darah

Informasi lebih lanjut hubungi Donna – 081318662949.

 Tiap tetes darah Anda berharga.

0 Comments